bangsamandiri.com
- Walaupun Ujian Nasional tingkat SMA masih lama, namun perjuangan harus
dimulai dari sekarang. Bagi para siswa-siswi kelas XII SMA/SMK/MA, ada tahapan
lain yang harus dilalui untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi,
yaitu perkuliahan.
Penerimaan mahasiswa baru pun diadakan oleh
perguruan-perguruan tinggi tanah air, baik negeri maupun swasta. Perguruan
tinggi negeri diselenggarakan oleh pihak pemerintah, sedangkan perguruan tinggi
swasta dikelola oleh suatu lembaga atau yayasan.
Semua tahu bahwa proses penerimaan masuk perguruan
tinggi tidaklah mudah. Berbagai prosedur harus ditempuh para pelajar sebagai
jalur seleksi yang telah ditentukan pihak universitas, di antaranya SBMPTN
(Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan ujian mandiri yang diadakan
oleh universitas negeri, serta jalur tes tertulis oleh universitas swasta.
Jalur tes tertulis ini diperuntukkan bagi pelajar
yang sebelumnya tidak lolos jalur tanpa tes, yakni SNMPTN (Seleksi Nasional
Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan).
Ujian tertulis yang diselenggarakan oleh perguruan
tinggi berbeda dengan UN. Jika soal-soal UN kemarin dirasa cukup sulit, maka
ujian masuk perguruan tinggi tak bisa disepelekan begitu saja. Namun, jangan
minder dulu. Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Berbagai persiapan
khusus dapat kamu lakukan. Berikut enam langkah sukses menghadapi ujian
tertulis masuk perguruan tinggi.
1. Bangun
Motivasi Diri
Jangan pesimis hanya karena tidak pernah mendapat
ranking di kelas, punya nilai mata pelajaran sebatas Kriteria Ketuntasan
Minimal (KKM), atau sering remedial. Bukan berarti kamu tidak bisa lolos ujian
masuk perguruan tinggi kok. Teman-teman kamu yang langganan ranking tiga besar
di kelas pun belum tentu lolos.
Yang terpenting adalah memiliki niat kuat untuk
dapat diterima di universitas yang kamu inginkan. Tak hanya mengandalkan niat,
kamu juga harus membangun motivasi agar bisa mewujudkan niat tersebut.
Berusahalah tanpa kenal lelah dan selalu optimis!
2. Ikut
Bimbel
Bimbingan belajar (Bimbel) yang disebut juga dengan bimbel mirip seperti les atau
kursus pada umumnya. Perbedaannya terletak ada pada materi khusus yang
diajarkan oleh tutor ahli mengenai prediksi soal-soal ujian masuk perguruan
tinggi. Biasanya bimbel disambangi oleh para pelajar yang memilih perguruan
tinggi negeri sebagai tujuan melanjutkan studi.
Pada umumnya, bimbel ramai diikuti saat mendekati
SBMPTN. Jika tidak lolos SBMPTN, maka tempat bimbel akan kembali diramaikan
oleh para pelajar yang mengejar ujian mandiri dari universitas-universitas
negeri tertentu. Mengikuti bimbel ini tentu memerlukan biaya yang tidak bisa
dibilang sedikit. Oleh karena itu, bimbel lebih disarankan bagi kamu yang
memiliki biaya atau sudah mempersiapkan anggaran khusus jauh-jauh hari.
3. Rajin
Latihan Soal
Tidak perlu takut gagal meskipun kamu belajar tanpa
ikut bimbel di mana pun, alias otodidak. Yang perlu kamu lakukan adalah rajin
berlatih menjawab soal-soal yang kemungkinan keluar di ujian masuk perguruan
tinggi. Selain soal latihan yang diberikan guru-guru di sekolah, kamu bisa
meminjam dan menggandakan soal bimbel milik teman seperjuangan. Soal-soal dari
berbagai buku persiapan ujian masuk perguruan tinggi juga jadi langganan
diserbu para pejuang tes tertulis.
Buku persiapan tersebut membahas semua materi yang
diprediksi akan muncul dalam ujian tertulis masuk perguruan tinggi. Biasanya
dilengkapi juga dengan bank soal tahun-tahun sebelumnya. Buku ini sendiri
dibedakan sesuai dengan peminatan kamu, yaitu Saintek (Sains dan Teknologi)
untuk jurusan IPA, Soshum (Sosial dan Humaniora) bagi jurusan IPS, serta
campuran antara Saintek dan Soshum. Beberapa di antaranya seperti The King
Bedah Kisi-Kisi SBMPTN dan Mega Bank SBMPTN. Berbagai buku persiapan ujian
masuk perguruan tinggi lainnya bisa langsung kamu cari di Gramedia.com.
4.
Sering-Sering Ikut Try Out
TO (try out) bisa dibilang memiliki peran cukup
krusial dalam persiapan ujian masuk perguruan tinggi, terutama universitas
negeri. TO bukan hanya latihan soal biasa, tapi dapat jadi simulasi ujian yang
sesungguhnya. Banyak keuntungan dari mengikuti TO ini. Dengan TO, kamu dapat
melatih penggunaan waktu ujian yang sangat terbatas, yakni 105 menit dan 75
menit untuk soal Saintek dan Soshum. Selain itu, TO juga bisa kamu jadikan
evaluasi materi yang menjadi penghambat dalam mengerjakan ujian.
Try out sendiri diadakan oleh sekolah dan tempat
bimbel. Akan tetapi, ada juga institusi lain yang menyelenggarakan TO bagi para
pejuang tes tertulis masuk perguruan tinggi. Misalnya saja, Simulasi SBMPTN
LoopXGramedia di 22 kota se-Indonesia. Kemudian ada juga try out daring SBMPTN
2018 oleh Wangsit Education dan try out yang diadakan oleh Tunas Muda
Universitas Indonesia. Yuk, jangan malas ikut try out!
5. Bikin
Jadwal Belajar
Materi-materi ujian masuk perguruan tinggi itu
berlimpah ruah. Seakan-akan tak ada habisnya mempelajari teori dan rumus-rumus
yang selain perlu dihapal, juga perlu dipahami. Oleh karena itu, kamu sebaiknya
membuat jadwal belajar khusus agar tidak keteteran saat mengerjakan soal.
Jadwal belajar ini dapat membuat kamu selalu
disiplin untuk latihan prediksi soal-soal SBMPTN atau jalur tertulis lainnya.
But, you must stick to it! Tidak ada gunanya kalau kamu sudah capek-capek
membuat jadwal belajar, tetapi malah melakukan kegiatan lain.
6. Persiapkan
Fisik dan Mental
Persiapan belajar sudah total dan optimal. Namun
saking getolnya belajar, kondisi badan mulai tidak fit. Lalu pada hari H,
sangat sulit untuk berkonsentrasi. Lebih parahnya lagi jika sampai jatuh sakit
dan tidak bisa mengikuti ujian sama sekali. Ada juga yang mentalnya down;
merasa grogi dan tidak percaya diri. Segala materi yang sudah dipelajari buyar
seketika. Alhasil tak mampu mengerjakan soal dengan baik.
Peristiwa-peristiwa tersebut tak jarang terjadi.
Mungkin saja keluarga, teman, atau bahkan orang terdekatmu yang lain pernah
mengalaminya. Oleh karena itu, hal ini harus diantisipasi. Sebelum mengikuti
ujian masuk perguruan tinggi, alangkah baiknya untuk mempersiapkan fisik dan
mental. Jaga kesehatan kamu agar bisa enjoy saat mengikuti ujian masuk
universitas!







0 comments:
Post a Comment