bangsamandiri.com
- Penyajian dan kemasan merupakan tahapan final dan memegang peranan penting
dalam perjuangan pengolahan makanan. Makanan dengan penampilan menarik akan
menggugah selera alasannya yaitu untuk mengonsumsinya.
Pertama-tama harus pandangan mata yang bekerja,
lalu diikuti untuk indra penciuman untuk aroma, yang tentunya panduan bumbu
yang memberi indra rasa bekerja menghasilkan rasa nikmat.
Makanan khas tempat pada masa lampau biasanya
dikemas dengan memakai kemasan tradisional ibarat kendil dari tanah liat, anyaman
daun pisang, daun kelapa, kelobot jagung, dan lainnya. Sesuai dengan kemajuan
zaman teknologi dan kebutuhan manusia, produk kemasan pun berkembang
terus-menerus.
Saat ini, kuliner khas tempat banyak dikemas
memakai kertas, plastik, kaca/gelas, aluminium foil, dan ada pula yang
dikombinasikan dengan kemasan tradisional.
Penyajian ataupun kemasan akan menjadi daya tarik
konsumen untuk membelinya dan memakannya. Oleh alasannya yaitu itu, jenis,
bentuk, warna dan dekorasi kemasan perlu diperhatikan biar sanggup menawarkan
tampilan unik, menarik, dan berkarakter pada penyajian dan kemasan produknya.
Teknik yang bisa dipakai untuk menjaga kualitas
kuliner khas tempat tetap baik, dipakai teknik pengemasan vacuum dan disimpan
dalam suhu rendah.
Kriteria-kriteria tertentu yang harus diperhatikan
dalam pemilihan wadah penyajian/kemasan, antara lain sebagai berikut:
a. Bahan
kemasan/wadah penyajian bisa melindungi isinya dari aneka macam risiko dari
luar.
b. Bahan
kemasan tidak berbau.
c. Bahan
kemasan/wadah penyajian mempunyai daya tarik terhadap konsumen.
d. Bahan
kemasan/wadah penyajian gampang didapat.
e. Dalam
wadah/kemasan disertakan label yang memuat nama produk, tanggal, nama produsen,
berat bersih, komposisi, merek dagang, tanggal kadaluarsa, pengaruh samping.







0 comments:
Post a Comment