Blora Raih 2 Penghargaan Nasional, dalam Harganas XXVIII

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Blora, Hj. Ainia Sholichah, SH., S.Pd.AUD., S.Pd.BI, dan jajaran Forkopimda pada Selasa pagi kemarin  (29/06/2021) mengikuti Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVIII Tahun 2021.

Peringatan secara daring diikuti dari Pendopo Rumah Dinas Bupati, dan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin dari Jakarta, bersama sejumlah Menteri terkait dan Kepala BKKN. 

dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG, selaku Kepala BKKBN menyampaikan bahwa Peringatan Harganas adalah momen untuk merefleksikan pentingnya institusi terkecil dalam suatu masyarakat, yaitu keluarga. Suatu bangsa, suatu negara, atau masyarakat luas tidak akan memiliki populasi yang produktif jika para keluarganya tidak berkualitas.

“Peringatan Harganas XXVIII mengambil tema "Keluarga Keren Cegah Stunting". Sebagaimana diketahui, Stunting adalah istilah medis untuk menunjukkan kondisi anak kerdil dan pendek; ketika anak gagal tumbuh, dalam usia di bawah lima tahun (balita) karena kekurangan gizi kronis,” ungkapnya.

Stunting juga dapat disebabkan karena infeksi penyakit yang terjadi berulang kali pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dalam rentang usia 0-23 bulan. Seorang anak tergolong stunting jika panjang atau tinggi badannya di bawah minus standar deviasi panjang atau tinggi anak-anak sebayanya.

“Berdasarkan data dari Kemenkes RI, diketahui, jumlah kasus stunting di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 27,67 persen. Angka itu berhasil ditekan dari 37,8 persen pada tahun 2013. Namun, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan toleransi maksimal stunting yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu kurang dari 20 persen. Oleh sebab itu dalam momentum Harganas ini kita ajak seluruh keluarga untuk mencegah terjadinya stunting,” pintanya.

Berbicara mengenai stunting, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan bahwa peran keluarga sangat penting dalam pencegahan stunting. Menurutnya, keluarga adal unit terkecil dalam masyarakat yang berperan sangat besar.

“Keluarga menjadi sekolah pertama dalam menyiapkan generasi yang akan datang. Keluarga adalah jaminan generasi penerus bangsa ini menjadi baik,” tegasnya.

Ma’ruf Amin mendorong agar BKKBN dapat memastikan agar pembangunan keluarga berjalan sesuai harapan, dengan terciptanya keluarga yang berkualitas, sehat, sejahtera, mandiri, dan bertakwa kepada Tuhan YME.

“Keluarga juga harus berperan aktif dalam penanggulangan stunting. Tidak cukup pemerintah saja yang bergerak,” lanjutnya.

Menyinggung kasus pandemi Covid-19 yang terus meningkat belakangan ini, Ma’ruf Amin mengingatkan untuk menjaga disiplin porotokol kesehatan dengan terus menerapkan 5M.

“Hari ini juga dilakukan peluncuran vaksin Covid-19 bagi ibu hamil, menyusui dan anak usia 12-17 tahun. Ini merupakan upaya kita bersama untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19 agar pandemi ini segera berakhir,” tutup Ma’ruf.

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa BKKBN memiliki target untuk menurunkan angka stunting di angka 14 di tahun 2024.

“Bapak Presiden memberi mandat kepada BKKBN untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui program Keluarga Berencana, keluarga yang tentram, mandiri, dan bahagia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hasto Wardoyo juga menyatakan bahwa BKKBN sudah melakukan langkah-langkah untuk menyiapkan calon-calon ibu, untuk dilakukan skrining, agar ketika hamil sehat, melahirkan anak yg sehat, tidak stunting.

“Selain itu, BKKBN juga melakukan pendataan keluarga sebanyak 71 juta lebih keluarga untuk mencegah terjadinya stunting. Maka dari itu, tema Harganas ke-28 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi stunting di Indonesia,” pungkasnya.

Masih dalam rangkaian Harganas XXVIII ini, Kabupaten Blora juga menerima dua penghargaan sekaligus dari BKKBN Pusat atas pelaksanaan KB dan pelaksanaan PKK Bangga Kencana. Yang pertama Pasangan Lilik Hernanto (mantan Plt. Kadinkes Blora) beserta istri, Emy Ratnawati yang memperoleh predikat Terbaik 1 Nasional sebagai Pasangan KB Lestari 20 Tahun.

Yang kedua Desa Geneng Kecamatan Jepon terpilih sebagai  Pelaksana Terbaik ke-2 Momentum Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan tingkat Nasional kategori Kabupaten periode 2020-2021.

“Selamat kepada Pak Lilik dan istri, begitu juga untuk Desa Geneng. Semoga dapat menginspirasi dan bermanfaat untuk masyarakat. Kita tahu bahwa saat ini kesehatan merupakan aspek yang sangat penting untuk dijaga. Melalui Harganas ini, mari kita jaga kesehatan masing-masing dan terus lakukan pencegahan stunting. Blora pasti bisa,” ucap Bupati H. Arief Rohman.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinsos P3A, Kepala Dinas PMD, dan OPD terkait lainnya. (Redaksi)
Share:

Jelang Hari Bhayangkara Ke-75, Polsek Kunduran Sambangi Purnawirawan

BLORA - Kepolisian Sektor (Polsek) Kunduran Polres Blora Polda Jawa Tengah menyambangi purnawirawan Polri Bapak Widodo, Senin, (28/06/2021). Kegiatan tersebut adalah salah satu wujud kepedulian terhadap Purnawirawan yang ikut berjasa dalam melaksanakan tugas semasa aktif menjadi anggota Polri.

Kegiatan anjangsana tersebut dipimpin oleh Kapolsek Kunduran AKP Sudarno,SH beserta anggotanya. 

Selain untuk menjalin silaturahmi, dalam kegiatan tersebut juga di serahkan bingkisan kepada bapak Widodo.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Kunduran AKP Sudarno mengungkapkan
bahwa kegiatan Anjangsana yang telah dilakukan ini adalah bentuk kepedulian Polres Blora kepada anggota polri yang telah purna.
Lebih lanjut, dijelaskannya kegiatan anjangsana dilakukan secara rutin setiap tahun pada momen Hari Bhayangkara.

Kapolsek berharap kegiatan seperti ini harus tetap dipertahankan.

“Harapannya terhadap generasi Polri saat ini, dapat mengambil keteladanan atas dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan Negara dari Purnawirawan Polri," tandasnya. (Redaksi)
Share:

Polres Blora Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri

BLORA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap Purnawirawan Polri dan Warakawuri Polri, Polres Blora Polda Jawa Tengah melakukan anjangsana sekaligus memberikan bingkisan kepada Purnawirawan Polri dan warakuri, Minggu, (27/06/2021).

Kegiatan anjangsana tersebut dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Blora Kompol Sunarso,SH,MH bersama Kasubbag Hukum AKP Eko Septi Supriyono,SE beserta anggota Polres Blora. Adapun sasarannya adalah Bapak Purn sartono di kelurahan Karangjati, Ibu marjuki  warakawuri di kelurahan karangjati,  Ibu sunardi warakawuri di Dukuh Nglawihan kelurahan Karangjati dan
Ibu Sukardi serta Bapak Purn Sudarwiyono di Kelurahan Karangjati.

Selain menjalin silaturahmi, dalam kegiatan tersebut juga di serahkan bingkisan kepada purnawirawan dan warakawuri.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Sumda Kompol Sunarso mengungkapkan
bahwa kegiatan Anjangsana yang telah dilakukan adalah bentuk kepedulian Polres Blora kepada anggota polri yang telah purna.
Lebih lanjut, dijelaskannya kegiatan anjangsana dilakukan secara rutin setiap tahun pada momen Hari Bhayangkara, tuturnya.

Kabag Sumda juga berharap kegiatan seperti ini harus tetap dipertahankan.

“Harapannya terhadap generasi Polri saat ini, dapat mengambil keteladanan atas dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan Negara dari Purnawirawan Polri," tandasnya. (Red)
Share:

Bupati Minta Dinkes Blora Sediakan Hotline Untuk Masyarakat

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda, pada Sabtu pagi (26/06/2021) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan secara massal serentak se-Kabupaten Blora. 

Titik peninjauan yang dikunjungi berlokasi di Gedung Auditorium Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora, di Jl. Raya Blora-Cepu km 5 Jepon. Disini Bupati dan rombongan melihat langsung proses pemberian vaksin kepada masyarakat umum dan memberikan arahannya agar proses berjalan lancar sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Pihak medis yang terlibat dalam acara vaksinasi di Gedung Auditorium MPP Blora ini merupakan gabungan dari tim Dokkes Polres Blora, Rumkitban DKT Blora, Puskesmas Jepon, dan Puskesmas Puledagel.

“Kami lihat prosesnya sudah diatur baik, lancar. Kita apresiasi, dan semoga kedepan bisa terus kita tingkatkan. Hari ini merupakan vaksinasi massal yang kita sukseskan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 75. Terimakasih Pak Kapolres, Pak Dandim, dan seluruh jajaran yang telah peduli kepada masyarakat Blora,” ucap Bupati Arief.

Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, Bupati lantas meminta agar Dinas Kesehatan bersama seluruh jajaran Puskesmas bisa segera menyiapkan nomor layanan atau hotline untuk informasi vaksinasi.

“Animo, antusias masyarakat untuk bisa segera mendapatkan vaksin cukup tinggi. Sedangkan hari ini disediakan 4000 dosis dari Polres. Oleh karena itu kita minta kedepan Dinas Kesehatan bisa menyiapkan nomor khusus untuk layanan vaksinasi ini. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah memperoleh informasi tahapan vaksinasinya,” tambah Bupati.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 yang akan jatuh pada 01 Juli 2021.

“Program Presiden dan Kapolri tentang satu juta vaksin sehari kita sukseskan dengan vaksinasi serentak ini, dirangkaikan dalam rangka HUT Bhayangkara. Semoga bermanfaat untuk masyarakat, mengingat saat ini kasus Covid-19 di Blora juga sedang naik,” terangnya.

Selanjutnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd. M.H., M.Kes., menjelaskan bahwa selain dilaksanakan di Auditorium MPP Blora, kegiatan vaksinasi serentak ini juga dilaksanakan di seluruh Puskesmas wilayah Kabupaten Blora.

“Seluruhnya ada 25 lokasi yang hari ini melaksanakan vaksinasi serentak. Ada 4000 dosis dari Polres untuk usia 18 tahun ke atas. Sedangkan Dinas Kesehatan sendiri masih menyelesaikan vaksinasi untuk lansia dan pelayan publik yang pekan lalu dapat 30 ribuan dosis,” jelas Edi Widayat.

Terpisah, Satrio Aji, salah satu pemuda asal Jepon mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti kegiatan vaksinasi di Gedung Auditorium MPP Blora. Menurutnya vaksinasi cukup berjalan baik dan tidak sakit.

“Terimakasih atas pemberian vaksin gratis ini. Tadi tidak sakit, vaksinnya aman dan halal kok. Ini saya sudah selesai dan dapat surat keterangan telah divaksin. Tinggal nunggu jadwal vaksin kedua,” ucap Satrio.

Hadir dalam acara peninjauan vaksinasi tersebut Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST, MM., Dandim 0721/Blora, Ketua DPRD, perwakilan Yonif 410/Alugoro, dan OPD terkait. Tampak petugas dari Satpol PP dan BPBD Kabupaten Blora turut membantu kesuksesan acara. (Redaksi)
Share:

Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar, Petugas Gabungan Di Blora Patroli Sinergitas

BLORA - Berbagai upaya terus dilakukan oleh Polres Blora Polda Jawa Tengah untuk menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayahnya. Seperti yang dilakukan, Jumat, (25/06/2021) malam hingga dini hari tadi. Polres Blora bersama Kodim 0721/Blora dan Satpol PP menggelar patroli gabungan.

Selain untuk mencegah tindak kejahatan, patroli gabungan juga bertujuan untuk antisipasi balap liar yang meresahkan masyarakat. Patroli gabungan di awali dengan apel bersama TNI Polri dan Satpol PP, kemudian dilanjutkan patroli dengan sasaran obyek vital, pemukiman penduduk, tempat ibadah, kawasan perkantoran serta tempat keramaian masyarakat. 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Budi Yuwono mengungkapkan bahwa patroli gabungan malam selain untuk antisipasi kejahatan juga untuk antisipasi balap liar.

"Tindak kejahatan seperti curas maupun curat cenderung dilakukan malam hingga dini hari, karena mereka mencari waktu sepi disaat masyarakat sudah istirahat malam, untuk itulah patroli digelar hingga dini hari," kata Kasubbag Humas Polres Blora.

Untuk diketahui patroli sinergitas TNI Polri dan Satpol PP bukan hanya di gelar tingkat Polres saja, namun kegiatan serupa di gelar di 16 Polsek jajaran di seluruh kabupaten Blora, "Patroli gabungan dilakukan oleh seluruh Polsek dan Koramil se kabupaten Blora, dengan tujuan utama tentunya terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Blora," pungkas Kasubbag Humas Polres Blora. (Redaksi)
Share:

Ganjar Apresiasi Pelaksanaan Jogo Tonggo di Kelurahan Cepu

BLORA - Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP, didampingi Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP.,M.Si meninjau pelaksanaan Jogo Tonggo di Kampung  Sidoarjo RW 002, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Kamis (24/06/2021).

Dalam tinjauan terkait pelaksanaan Jogo Tonggo di Kampung Sidoarjo, Gubernur nampak menyapa dari kejauhan salah satu warga  yang menjalani isolasi mandiri. 

Ganjar pun menanyakan terkait kondisi yang dialaminya selama menjalani isolasi di rumah, termasuk apakah ada dokter yang mengecek kondisinya. Usai menyapa salah satu warga tersebut Ganjar kemudian mengecek salah satu Posko Jogo Tonggo yang ada. 

Retno salah satu relawan Jogo Tonggo menuturkan bahwa komunikasi masyarakat sudah terjalin dengan baik salah satunya melalui Whatsapp grup (WAG) dan sering terjun ke lapangan.

“Disini untuk komunikasinya kita juga sudah terbentuk forum komunikasi melalui Whatsapp (WA) yang isinya Ketua RW, RT, dan juga warga sehingga kalau ada apa-apa bisa melalui WA,” ungkap Retno.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi keaktifan dan inisiatif dari warga setempat untuk menggerakan Jogo Tonggo termasuk dalam menyediakan logistik makanan. 

“Dengan WA mereka bisa komunikasi terus kemudian mereka bisa membantu masyarakat dengan kesadarannya, ada juga motor relawan dibuat, yang penting sebenarnya komunikasinya itu,” ungkap Ganjar.

Menurutnya, dengan adanya nomor telepon tersebut akan sangat penting untuk komunikasi bagi warga.

“Kalau itu bisa dibangun, komunikasi lancar maka masyarakat akan mengerti kemana harus melapor, saya kira ini model jogo tonggo yang menurut saya bagus karena inisiatifnya bagus,” ungkap Gubernur

Ganjar juga berpesan kepada warga untuk waspada dan saling mengingatkan serta selalu menggiatkan gerakan Jogo Tonggo.

“Ini yang paling penting gotong-royong, maka saya ajak untuk kita bergerak eling karo ngelingke, eling karo awake dewe kudu nganggo masker, lan ngelingke karo liyane ojo nganti berkerumun,” tambahnya

Selanjutnya, Gubernur dan Bupati meninjau tempat isolasi mandiri yang ada di Hotel Mega Bintang dengan kapasitas hingga 100 kamar (200 TT). Pihaknya pun turut mendukung upaya Pemkab Blora dalam menyediakan tempat isolasi guna  mengantisipasi lonjakan kasus.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, juga meminta seluruh relawan Jogo Tonggo bisa membuat system shif untuk jaga di pos yang sudah disediakan agar masyarakat bisa ayem. 

“Selain lewat WA, pos juga bisa selalu stanby. Semangat, semoga di wilayah Cepu dan Blora umumnya bisa segera pulih kembali, aamiin,” ucap Bupati.

Hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Povinsi Jawa Tengah , Dr. Yulianto Prabowo M.Kes, Dandim 0721 Blora dan Kapolres Blora, Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, beserta Camat Cepu. (Red)
Share:

Pemkab Gelar Rakor Lintas Sektoral untuk Tangani Lonjakan Covid-19 di Blora

BLORA - Menindaklanjuti lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 1442 H/2021 yang meningkat tajam di Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Blora. Pemerintah Kabupaten Blora mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) 
Lintas Sektoral untuk menangani lonjakan Covid-19 bersama Satgas Covid-19 dan Ormas Keagamaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (23/6/2021).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora per 23 Juni 2021, kasus Covid-19 positif di Kabupaten Blora sebanyak 8.681 kasus. Jumlah hari ini meningkat sebanyak 118 kasus. Sebanyak 70 orang dirawat di Rumah Sakit, dan isolasi mandiri 564 orang.

Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., selaku pimpinan rapat, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda, menyerap beberapa permasalahan medis yang dihadapi di lapangan. 

Adapun masalah yang dihadapi oleh Rumah Sakit di Kabupaten Blora adalah terbatasnya ketersediaan tabung oksigen. Hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Blora, dr. Nugroho Adiwarso. Masalah yang sama juga dihadapi oleh RSUD Cepu, RS Permata, dan RS PKU Muhammadiyah.

“Sedangkan untuk ketersediaan tempat tidur, beberapa sudah ditambah. Namun demikian, tambahan tersebut juga masih dirasa kurang karena lonjakan jumlah pasien,” terang Direktur RSUD Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG.

Kepala Kemenag Blora, Drs. H. Suhadi, M.Ag., yang juga hadir dalam rapat ini mengungkapkan kendala dalam penanganan pandemi Covid-19 adalah banyaknya masyarakat yang tidak percaya bahwa virus ini benar-benar ada.

"Saya sering mendengar ada warga yang berkata "opo kui Covid?", ungkap Suhadi.

Maka dari itu, dia berharap seluruh tokoh masyarakat dan tokoh agama tidak bosan untuk terus mengedukasi masyarakat agar sadar akan bahaya Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Arief Rohman meminta agar OPD terkait, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terus memberikan pemahaman yang baik agar masyarakat tidak menganggap enteng Covid-19.

"Saya minta kepada semua yang hadir di sini untuk terus memberikan informasi yang akurat, dan edukatif kepada masyarakat tentang Covid-19. Manfaatkan semua saluran komunikasi termasuk media sosial," ujar Bupati Arief.

Pihaknya juga meminta pihak RS untuk terus mengupdate kebutuhan oksigen setiap hari agar bisa segera ditindaklanjuti untuk pembelian. Hal ini nampaknya juga dialami daerah lain seperti Rembang, Pati dan lainnya. Sehingga sempat dibahas Gubernur dengan beberapa perusahaan distributor oksigen pekan lalu. 

Untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Blora, Arief Rohman juga menekankan beberapa hal lainnya, yaitu:

1. Baznas agar dioptimalkan dalam mendukung penanganan Covid-19.
2. Meningkatkan peran serta organisasi masyarakat dan organisasi keagamaan untuk mendukung penanganan Covid-19.
3. Membentuk relawan di bawah koordinasi MUI Kabupaten Blora. Relawan ini harus terorganisir dan siap membantu Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Blora.

“Salah satu tugas relawan ini nantinya adalah membantu pemulasaran jenazah. Nanti tugas teknis lainnya akan dikoordinasikan dengan BPBD,” terang Arief.

“Dengan semangat sesarengan ini, antara Pemerintah dan organisasi keagamaan, kita berharap pandemi Covid-19 dapat segera berakhir. Tolong kita dibantu untuk terus mengampanyekan protokol kesehatan 5M dan mendukung upaya 3T untuk deteksi dini,” pungkas Arief.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Administrasi Umum, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD terkait, Direktur Rumah Sakit di Kabupaten Blora, Baznas, dan ormas keagamaan. (Redaksi)
Share:

Kunjungan Kerja Danrem 073, Pastikan Blora sudah menyiapkan lokasi Isolasi Mandiri terpusat

BLORA - Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK bersama Forkopimda Blora yang terdiri dari Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati,ST,MM, Danyonif 410/Alugoro Blora, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi,SE,MM dan Kepala Dinas Kesehatan Blora bersama Forkopimcam Cepu mendampingi kunjungan kerja Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos, MM, Selasa, (22/06/2021).

Kunjungan kerja Danrem 073/Makutarama ke wilayah Blora dalam rangka meninjau kegiatan penanganan Covid-19 di wilayah kabupaten paling timur Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Danrem 073/Makutarama didampingi Pasi Ops Korem 073/Makutarama Mayor Inf Hermawan melakukan kunjungan ke beberapa lokasi diantaranya, pertama di Markas Koramil Cepu kodim 0721/Blora, kemudian dilanjutkan meninjau lokasi isolasi terpusat Covid-19 kabupaten Blora yang ada di Hotel Mega Bintang Cepu. 

Dalam peninjauan lokasi isolasi tersebut, Danrem 073/Makutarama yang didampingi oleh Forkopimda Blora dan Forkopimcam Cepu menyempatkan diri untuk menyapa dan memberikan semangat kepada warga yang sedang dalam perawatan di isolasi tersebut.

Adapun warga yang diisolasi ditempatkan khusus pada lantai atas hotel Mega Bintang Cepu. Meskipun dari kejauhan, Danrem sempat mengobrol dan memberikan semangat kepada mereka. Danrem menanyakan perihal kenyamanan di lokasi isolasi dan perihal makanan serta multivitamin.

Salah satu warga yang diisolasi asal kecamatan Kunduran mengatakan bahwa ruangan isolasi nyaman dan makanannya pun enak, namun demikian ia ingin cepat sembuh dan ingin segera pulang.

Di sela - sela kegiatan, kepada awak media Danrem mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah menindaklanjuti instruksi Pangdam IV Diponegoro untuk melihat, mengecek dan mendorong agar Pemda menyiapkan lokasi isolasi terpusat sehingga perawatan warga yang terpapar Covid-19 bisa lebih maksimal.

"Kita melihat, mengecek dan memantau supaya Pemda setempat menyiapkan lokasi isolasi mandiri terpusat, agar lebih maksimal dalam pengawasan sehingga lebih cepat sembuh," kata Danrem 073/Makutarama.

Lebih lanjut Danrem membeberkan bahwa pihaknya terus berkeliling di seluruh wilayahnya, yaitu di 9 kabupaten. Menyikapi adanya peningkatan kasus Covid-19 di Blora Danrem menegaskan agar warga masyarakat betul betul menerapkan disiplin protokol kesehatan.

"Meskipun kenaikan kasus Covid-19 di Blora tidak sebanyak di wilayah lain, masyarakat harus membiasakan protokol kesehatan," tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menyampaikan bahwa Polres Blora akan terus bersinergi dengan TNI, Dan Pemkab terutama dalam setiap kegiatan percepatan penanganan Covid-19.

"Sejak awal kami telah berkomitmen, dan akan terus menjalin sinergi dengan lintas sektoral untuk melaksanakan tugas tugas penanganan Covid-19," kata Kapolres Blora.

Setelah meninjau lokasi isolasi mandiri terpusat di Cepu, Danrem beserta rombongan mengecek Posko PPKM Mikro di kelurahan Balun Cepu, dari Cepu bertolak ke Blora, kunjungan kerja di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Makodim 0721/Blora dan Yonif 410/Alugoro. (Red)
Share:

Pemkab Blora akan lakukan Penyederhanaan Birokrasi


BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora dalam waktu dekat akan melaksanakan penyederhanaan birokrasi guna meningkatkan kualitas kerja aparatur perangkat daerah. Sebagai kesiapannya, Senin siang (21/06/2021) dilaksanakan Rapat Koordinasi Penyederhanaan Birokrasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yang dipimpin Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM.

Rapat dihadiri sekitar 17 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Blora yang nantinya terdampak dengan adanya penyederhanaan ini.

Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Etik ini berharap agar segenap OPD tetap memberikan pelayanan yang optimal meski nantinya akan ada penyederhanaan birokrasi.

“Perubahan dan penyederhanaan ini semoga tidak mengubah semangat bapak ibu untuk memberikan pelayanan pada masyarakat, bagaimana kita harus sama-sama menyadari ini adalah aturan dari Pemerintah Pusat,” pesan Wakil Bupati.

Menindaklanjuti rakor kali ini, Wabup meminta agar Kepala  OPD segera berkoordinasi dengan Bagian Organisasi Setda Blora dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Panjenengan yang hadir, Kepala Dinas bisa mulai untuk berfikir ada beberapa bagian itu perlu penyederhanaan, nanti berkoordinasi dengan Kepala Bagian Organisasi dengan BKD, komunikasikan, agar nanti dalam pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Adminitsrasi Umum Sekda Blora, dr. Henny Indriyanti, M.Kes menyampaikan tahapan identifikasi Penyederhanaan Birokrasi yang kemudian mengalami perubahan berdasarkan surat Mendagri Nomor 800/3484/OTDA tertanggal 31 Mei 2021.

Selanjutnya, tindak Lanjut Penyederhanaan Birokrasi (versi baru) berdasarkan Surat Mendagri nomor 800/3484/OTDA) tersebut diantaranya adalah dasar pelaksanaan penyederhanaan birokrasi meliputi Permen PANRB Nomor 17 Tahun 2021, Permen PANRB No. 25 Tahun 2021, dan kemudian Surat Kemenpan RB Nomor B/467/KT.01/2021.

dr. Henny mengungkapkan, ada model-model penyederhanaan birokrasi di Kabupaten Blora yang disesuaikan dengan OPD.

“Sehingga bapak ibu yang perlu kita kerjakan, adalah model penyederhanaan birokrasi yang ini harus kita kirimkan ke Kemendagri terakhir tanggal 30 Juni,” ungkapnya

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bagian Organisasi Setda Blora, Bawa Dwi Raharja S.STP, M.Si dengan adanya surat terbaru tersebut dilakukan penyederhanaan birokrasi. Pihaknya pun turut memaparkan model-model yang dapat diterapkan sesuai dengan OPD terkait. Setelah itu, pihaknya turut meminta agar OPD segera mendata terkait usulan fungsional.

Adapun berdasarkan Model dari Kemenpan RB tersebut, OPD/Unit Kerja di Kabupaten Blora yang tidak mengalami Penyederhanaan adalah UPT pada Dinas dan Badan, RSUD, BPBD, Kantor Kesbangpol, Kecamatan dan Kelurahan.

Pada Sekretariat Daerah di Kabupaten Blora misalnya, adapun jabatan yang dipertahankan adalah eselon III di bawah Asisten Sekda, serta jabatan eselon IV yang menangani tugas dan fungsi bidang protokol, Selain itu untuk jabatan eselon IV lainnya akan mengalami penyederhanaan. (Red)

Share:

Jangan Tolak Pasien Covid-19 dengan Alasan RS Penuh, Ini Langkah Bupati

BLORA - Adanya laporan masuk tentang beberapa pasien Covid-19 yang tidak bisa rawat inap di rumah sakit karena penuh, membuat Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, ambil sikap. Jumat siang (18/06/2021), Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini mengumpulkan seluruh direktur rumah sakit se Kabupaten Blora.

Dengan didampingi Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si, serta Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Sugiyanto, M.Si., Bupati meminta agar seluruh rumah sakit di Kabupaten Blora baik rumah sakit pemerintah maupun swasta bisa menambah ruang isolasi dan jumlah tempat tidur (TT) pasien Covid-19.

“Semalam kita lembur rapat sampai malam. Kita minta RSUD Blora dan RSUD Cepu untuk menambah ruang isolasi dan TT nya hingga 2/3 kapasitas yang ada secepat mungkin. Sehingga masih ada 1/3 nya untuk pasien umum. Kini kami mohon kerjasamanya untuk rumah sakit swasta juga ikut membantu ini. Jangan sampai ada lagi pasien Covid-19 tidak bisa masuk rumah sakit dengan alasan penuh,” ujar Bupati.

Hal ini perlu dilakukan, karena menurut Bupati hanya kepada rumah sakit yang ada di Kabupaten Blora lah masyarakat meminta pertolongan agar bisa sembuh.

“Mau kemana lagi kalau semuanya penuh? Tidak mungkin ke rumah sakit wilayah lain karena disana juga digunakan untuk pasiennya sendiri. Oleh karena itu kita harus mengoptimalkan potensi yang ada. Termasuk SDM atau tenaga nakesnya. Coba dibuka saja lowongan tenaga medis Covid-19,” tambah Bupati.

Bupati Arief juga meminta masing-masing RS bisa menyediakan nomor call center untuk diumumkan kepada masyarakat. Sehingga jika ada yang membutuhkan bisa langsung dihubungi tentang ketersediaan kamar.

“Tolong nanti dibuat daftar call center masing-masing rumah sakitnya juga. InshaAllah ini menjadi amal ibadah Bapak Ibu semuanya dalam melayani masyarakat kita yang sedang sakit,” pungkas Bupati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama, dipandu Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si. Turut hadir Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, RS Permata, RS PKU Muhammadiyah Blora, RS PKU Muhammadiyah Cepu dan Rumkitban (DKT) Blora.

“Semalam RSUD Blora dan Cepu kita targetkan bisa menambah TT menjadi 100 unit dengan waktu 3 hari sampai Minggu, dan Senin nanti siap semuanya. Kini giliran rumah sakit swastanya. Tadi disampaikan Rumkitban bersedia menambah menjadi 35 TT, RS Permata dari 16 rencana bisa tambah 20 TT, RS PKU Blora dari 19 akan ditambah jadi 24 TT, dan RS PKU Cepu ada 13 akan ditambah 6 TT,” ungkap Sekda.

Pihaknya pun meminta penambahan ini bisa segera diselesaikan mengingat angka kasus Covid-19 di Kabupaten Blora masih mengalami penambahan. Pihaknya pun meminta agar masyarakat bisa terus memperketat kepatuhan pada protokol kesehatan 5M dan mendukung upaya 3T untuk deteksi dini guna mencegah penularan.

Berdasarkan monitoring data Dinas Kesehatan, per hari ini Jumat (18/6/2021), kasus Covid-19 mencapai 8.134 (ada penambahan 78 kasus baru dalam satu hari), 7086 diantaranya sudah sembuh, 568 isolasi mandiri, 57 dirawat di rumah sakit, dan 423 meninggal dunia. (Red)
Share:

Rakor Satgas Covid-19, Bupati Blora Tegaskan jangan Ada Pasien IGD terlantar

BLORA - Penambahan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir yang mengakibatkan banyaknya antrian pemeriksaan di RSUD mengusik perhatian Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM.

Kamis malam (17/06/2021), Bupati dengan didampingi Wakil Bupati langsung mengundang Satgas Covid-19 Kabupaten Blora bersama unsur TNI-Polri dan para direktur RSUD baik RSUD dr. R. Soetijono Blora maupun direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu untuk rapat terbatas.

Tampak hadir Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K, bersama Wakapolres, perwakilan Kodim 0721/Blora, Sekda, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Pelaksana BPBD Blora.

“Selasa sudah saya cek langsung ke IGD RSUD Blora, ada yang masih di luar IGD untuk antri menunggu diagnosa. Sampai hari ini juga masih ada laporan seperti itu. Tolong SOP nya dibenahi, jangan terulang lagi. Kesannya pasien ditelantarkan. Ini urusan nyawa,” tegas Bupati.

Disamping itu, Bupati juga meminta agar penambahan ruang isolasi pasien Covid-19 di kedua RSUD bisa segera diselesaikan.

“Banyak juga laporan RSUD penuh, baik Blora maupun Cepu. Tolong segera ditambah ruangan nya. Kami minta penambahan bisa segera selesai dua hingga tiga hari lagi,” tambah Bupati.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati. Menurutnya tadi siang pihaknya datang langsung ke RSUD Blora dan melihat masih ada pasien yang menunggu penanganan di luar IGD.

“Saya trenyuh, naluri saya sebagai seorang ibu tersentuh. Kami minta agar petugas segera membawa masuk dan menanganinya. Meskipun antri, jangan dibiarkan diluar begitu saja,” ujar Tri Yuli Setyowati.

Setelah berdiskusi dengan seluruh peserta rapat, Bupati dan jajaran menyepakati agar RSUD Blora dan RSUD Cepu bisa menyediakan 2/3 jumlah tempat tidurnya untuk pasien Covid-19 karena rata-rata pasien umum (non Covid-19) jumlahnya hanya 1/3 dari kapasitas rumah sakit.

“Saat ini pasien Covid-19 terus bertambah. Kita sepakati bahwa 2/3 kapasitas tempat tidur sesegera mungkin disiapkan untuk pasien Covid-19. Secepatnya, teknisnya tolong diatur agar bisa segera dilaksanakan,” ucap Bupati.

Direktur RSUD Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG menyatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan penambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19 agar mencapai 85 hingga 90.

“Saat ini ada 55 dan sudah terisi 51 pasien. Proses penambahan akan terus kita upayakan sesuai petunjuk Bapak Bupati dan Bu Wakil,” ujarnya.

Begitu juga dengan direktur RSUD Cepu, dr. Fathkur Rokhim akan segera mengusahakan penambahan tempat tidur menjadi 80. Sedangkan untuk tempat isolasi terpusat bagi OTG, Pemkab menambahkan satu lokasi lagi di Hotel Mega Bintang Cepu, yang mana per hari ini sudah ada 31 pasien yang menempati.

Untuk diketahui, per 17 Juni 2021 jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Blora berdasarkan data monitoring yang disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Edy Widayat, S.Pd., M.H., M.Kes menunjukkan kasus positif sebanyak 8056 (ada penambahan 126 kasus dalam sehari). Yang mana 7008 diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 574 isolasi mandiri, 57 dirawat di rumah sakit, dan 417 meninggal. (Red)
Share:

TMMD Sengkuyung Tahap II 2021 Resmi Dimulai

BLORA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2021 resmi dimulai pelaksanaannya di Desa Geneng, Kecamatan Jepon oleh Kodim 0721/Blora dan jajaran bersama Polri, OPD terkait serta masyarakat.

Hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan berita acara TMMD Sengkuyung Tahap II/2021 yang dilakukan oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dengan Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol. Inf. Ali Mahmudi, S.E., M.M., disaksikan Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K., perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri, dan Komandan Yonif 410/Alugoro, di ruang rapat Gedung Samin Surosentiko.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol. Inf. Ali Mahmudi, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap II/2021 ini sebagai wujud keberlanjutan sinergitas dalam rangka untuk membantu pemerintah daerah menyukseskan pembangunan wilayah.

“Kali ini TMMD kita laksanakan di Desa Geneng, Kecamatan Jepon. Ada berbagai program yang akan kita laksanakan disana. Selain kegiatan fisik pembangunan jalan dan lainnya, juga kegiatan non fisik seperti penyuluhan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ucap Dandim.

Untuk kegiatan fisik diantaranya pembangunan jalan dari Dukuh Tanjung Desa Geneng menuju Desa Kawengan sekitar 765 m x 3 m, kemudian pembangunan talud A : 171 m x 1 m, talud B : 131 m x 1 m, plat beton 4 m x 0,6 m, 4 m x 0,8 m, dan Box Coulvert ukuran 4 m x 2 m x 2, 25 m.

“Dengan mengangkat  tema “TMMD WUJUD SINERGI MEMBANGUN NEGERI” meneguhkan bahwa TNI bersama dengan Pemerintah Daerah, Polri dan masyarakat, secara bersama-sama melaksanakan proses percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Selama satu bulan kedepan para Prajurit Kodim 0721/Blora, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat saling bahu-membahu bersama-sama menyelesaikan program TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2021.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung II/2021 yang kali ini dilaksanakan di Desa Geneng.

“Ini merupakan program yang bagus dan efektif untuk mempercepat pembangunan di desa-desa. Maturnuwun, terimakasih Pak Dandim dan jajaran yang terus melaksanakan TMMD di desa-desa. Program ini wujud sinergitas TNI Polri bersama rakyat, semangat gotong royong tumbuh dan kebersamaan begitu indah,” ucap Bupati.

“Ibarat anggaran yang biasanya 400 juta hanya untuk cukup membangun satu ruas jalan, lewat TMMD bisa dapat banyak kegiatan. Tidak hanya untuk membangun jalan namun juga banyak program lainnya, apalagi gotong royong,” lanjut Bupati.

Pihaknya berharap tahun depan porsi anggaran TMMD bisa dinaikkan agar bisa lebih banyak lagi desa-desa di Kabupaten Blora yang tersentuh lewat program ini. Bupati juga berpesan, selama pelaksanaan TMMD mulai 15 Juni hingga 14 Juli 2021 nanti bisa digunakan sekaligus untuk kampanye protokol kesehatan kepada masyarakat agar penularan Covid-19 bisa terus ditekan.

Hadir dalam acara tersebut Forkopimcam Jepon, Kepala Desa Geneng, dan OPD terkait dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD). Usai penandatanganan berita acara, dilanjutkan dengan foto bersama. (Red)
Share:

Rakor Covid-19 dengan Gubernur, Bupati Blora Siap Perketat 5-M 3-T

BLORA - Perkembangan kasus penularan Covid-19 di Jawa Tengah terus dipantau Gubernur Ganjar Pranowo agar jumlahnya bisa terus ditekan, mengingat adanya varian Covid-19 yang baru dari India di wilayah Kabupaten Kudus.

Gubernur pun meminta agar seluruh Kepala Daerah (Bupati/Walikota) untuk terus melaksanakan pengetatan protokol kesehatan 5M dan penelusuran 3T, termasuk Blora karena masih satu wilayah eks Karesidenan Pati dengan Kudus.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memimpin Rakor Pimpinan Daerah tentang Percepatan Penanganan Covid-19 pasca Lebaran, Senin siang (14/06/2021) secara daring dari Kantor Gubernuran, Semarang.

“Selain 5-M dan 3-T yang digencarkan, kami minta BOR di rumah sakit dan tempat isolasi terpusat bisa terus dikontrol. Sebagai antisipasi, harus ditambah. Terimakasih kepada beberapa daerah yang sudah mulai menambah tempat isolasi terpusat seperti Sragen, Pati, Tegal, Kudus, dan Blora,” ungkap Ganjar Pranowo.

Pihaknya juga meminta data capaian vaksinasi di masing-masing Kabupaten/Kota agar segera dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk evaluasi. Mana saja daerah yang masih rendah, menurutnya harus terus digenjot.

“Jika kurang, laporkan saja. Nanti akan kita kirim lagi dan kita mintakan ke Pemerintah Pusat. Kami minta masing-masing kepala daerah yang bertetangga bisa terus koordinasi melakukan pembatasan aktifitas masyarakat,” sambung Gubernur.

Sementara itu, menurut data dari Dinkes Jawa Tengah per 6 Juni 2021 masih ada 8 Kabupaten/Kota yang masuk kategori zona merah yakni Kudus, Demak, Jepara, Pati, Grobogan, Kabupaten Tegal, Brebes, dan Wonogiri.

Usai rapat dengan Gubernur, Bupati Blora. H. Arief Rohman, S.I.P., M.Si., yang mengikuti secara daring dari ruang rapat di kantornya bersama jajaran Forkopimda dan OPD terkait, lanjut koordinasi dengan jajaran Kabupaten.

Pihaknya menyatakan kesiapannya untuk memperketat pengawasan 5M dan 3T sesuai arahan Gubernur.

“Pengetatan protokol kesehatan dengan 5M : Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta
Membatasi mobilisasi dan interaksi, akan kita lakukan melalui operasi yustisi menggandeng TNI Polri, Satpol PP dan lainnya hingga seluruh Kecamatan. Kalau perlu ada jam malam, kita kaji bersama,” ungkap Bupati.

Selain itu, Bupati meminta agar masyarakat bisa bekerjasama dalam upaya pelacakan penularan melalui 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) yang dilakukan teman-teman medis baik dari Puskesmas maupun Rumah Sakit.

“Beberapa hari ini kasus positif di Blora naik rata-rata 50 hingga 80 kasus per hari. Ini harus kita antisipasi. Tempat isolasi terpusat mulai kita tata di asrama Poltekkes Blora dan asrama Migas Cepu karena infonya RSUD kita sudah penuh. Kami minta masing-masing Camat juga bisa mengupayakan tempat isolasi terpusat di wilayahnya,” tambah Bupati.

Selanjutnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Edy Widayat, S.Pd., M.Kes., M.H., melaporkan bahwa per hari ini, Senin (14/6/2021) perkembangan Covid-19 mengalami kenaikan kasus sebanyak 89 sehingga total ada 7640 kasus positif. Yang mana 6831 sudah dinyatakan sembuh, 344 isolasi mandiri, 67 isolasi di rumah sakit karena bergejala, dan 398 meninggal.

“Adapun zona merahnya ada di 8 Kecamatan (Blora, Jepon, Banjarejo, Ngawen, Kunduran, Randublatung, Kedungtuban, Cepu). Zona oranye di Todanan, Tunjungan, Jiken, Kradenan, dan Jati. Sedangkan zona kuning hanya ada di Bogorejo, Japah dan Sambong,” ujar Edy Widayat.

“Jika kondisi seperti ini terus terjadi maka bukan tidak mungkin peta zonasi resiko penularan kita akan berubah menjadi zona merah pada minggu depan. Kami mohon kerjasamanya agar seluruh jajaran bisa terus mengetatkan 5M dan 3T,” sambungnya.

Saat ini menurutnya klaster yang terjaadi penularan masih pada klaster keluarga, dan hajatan. Pihaknya juga menyampaikan bahwa proses vaksinasi terus dilakukan nakes hingga ke desa-desa dengan menyasar kaum rentan seperti halnya lansia. 

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Kapolres, perwakilan Kodim 0721/Blora, Kejari, Kepala Kemenag, Sekda, para Direktur RSUD, dan OPD terkait lainnya. (Redaksi)
Share:

Suguhi Berbagai Tarian di Acara Muwadaah An Nawa Blora

BLORA  -  Puluhan anak -anak PAUD dan TK An Nawa Blora tampil menawan di acara Muwaddaah. Ketrampilan dan kepiawaian mereka sontak membuat para orang tua bangga dan bertepuk tangan. Minggu, (13/06/2021).

Ada beberapa tarian yang disuguhkan. Mulai dari tari adat Manuk Dadali, Tari Tor-Tor, Tari Badindin serta tarian islmi. Yaitu Ya Habibi Ya Muhammad, Isyfa' Lana, Allahulkahfi serta Asmaul Husna metode Hanifida.

Wakil Kepala PAUD An Nawa Blora Arohmin Solikah mengaku, dalam kesempatan ini juga ada penghargaan bagi anak yang hafal Juz 30. Dia adalah Aurelia Ratu Hafshoh dan Muhammad Mahfudz.

“Ada puluhan anak yang wisuda. Hadir juga Abah Yai Mukahror Ali, dan keluarga ndalem,” tambahnya.

Harapannya, bagi yang telah di Wisuda, semoga ilmunya yang telah diperoleh akan tetap terpatri sampai mereka besar. Siap mental menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.
Sementara bagi yang belum, semoga tambah semangat belajarnya, hingga lulus nanti.

“Terlebih semoga mbarokai. Bermanfaat untuk semuanya,” tambahnya.
 
Sementara itu, Gus Ikhsan pengasuh PAUD An Nawa Blora mengaku bahagia melihat dan menyaksikan anak-anak berkembang dengan baik. Apalagi setelah belajar di AN Nawa, anak-anak menjadi matang dalam berfikir untuk menuju masa depan cerah. Sama-sama bisa membaca Alquran. Bisa mengaji Alquran sesuai makhraj. 

“Jadi jangan kaget. Yang awalnya super diam, kalem jadi disiplin, jadi pintar membawa alquran, fasih, tertil membaca. Bisa menghafalkan surat-surat dalam Alquran. Bapak ibu akan tau manfaat dan perkembangan anak-anaknya,” ucapnya.

Harapannya, kedepan, peserta didik di AN Nawa cita-citanya, impiannya dijabah Allah SWT.

“Selamat kepada wisudawan dan wisudawati di tahun 2021 ini,” kata Gus Ikhsan.

Sementara itu, Maliki, perwakilan orang tua siswa mengucapkan matursuwun, beribu-ribu terimakasih kepada para pengasuh, guru yang telah mendidik anak-anak semua.

“Yang marai (mendidik, red) anak-anak kita. Yang awalnya belum tau huruf bisa tau dan fasih. Begitu juga kepada pendidik bisa mendidik dasar-dasar ilmu. Terutama mendidik toto kromo, akhlakqul karimah, sopan santun dan sebagainya,” ucapnya.

Lanjut Maliki, An Nawa memang pantas untuk semuanya. Atas nama para orangtua  minta maaf, seandainya saat mendidik anak-anak kita ada yang njengkelno, angel dikandani, dituturi dan sebagainya.

“Kita doakan semoga Paud An Nawa semakin lama semakin jaya. Semakin maju, lengkap fasilitasnya dan lengkap segala-galanya. Mohon doa pangestu poro guru, supoyo ilmu lare-lare (Anak-anak, red) berkah, manfaat lan migunani. Saget sae, bener lan pener,” pungkas Maliki. (Red)
Share:

Pemkab Gandeng FTM UPN Veteran Yogyakarta, Wujudkan Geoheritage dan Geopark Nasional Kabupaten Blora



BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si melakukan Koordinasi Persiapan Pembuatan Geoheritage dan Geopark Nasional Kabupaten Blora bersama dengan Fakultas Teknologi Mineral (FTM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Sabtu (12/06/2021), di Ruang Rapat FTM UPN Veteran Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut Bupati memaparkan potensi-potensi geopark di Kabupaten Blora yang disambung dengan diskusi bersama Ketua Tim Penyusunan Geoheritage dan Geopark, Dr. Ir. Jatmika Setiawan, MT, Dekan FTM UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Ir. Sutarto, MT, dan Ketua Pusat Studi Geoheritage dan Geopark UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Ir. C Prasetyadi, M.Sc.

Bupati Blora H. Arief Rohman mengungkapkan, Blora memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi Geoheritage maupun Geopark Nasional, maka kemudian dibutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak untuk mewujudkannya.

"Siang ini saya berada di UPN Yogyakarta kita sedang melakukan pembicaraan, penjajakan untuk kerjasama antara Blora dengan UPN untuk menyusun rencana Geoheritage dan Geopark Nasional yang ada di Blora," papar Bupati.

Termasuk, dengan bekerjasama menggandeng FTM UPN Veteran Yogyakarta.

"Blora ini punya potensi untuk itu, ibaratnya bahannya bagus, tapi selama ini belum diolah, belum 'dijahit'. Kita minta UPN Jogja untuk menjadi penjahitnya untuk mewujudkan itu," lanjut H. Arief Rohman.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Penyusunan Geoheritage, Dr. Ir. Jatmika Setiawan, MT menyatakan kesiapannya untuk membantu mewujudkan impian Blora tersebut.

"Kami tim khusus untuk Geoheritage dan Geopark Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta, kami siap membantu mewujudkan Geoheritage Blora dan juga Geopark Nasional Kabupaten Blora, syukur nanti bisa internasional, kami siap mendampingi" ucap Jatmika Setiawan.

Menurutnya, Kabupaten Blora memiliki keunikan tersendiri untuk pengembangan Geoheritage maupun Geopark nasional, pasalnya di Blora terdapat petroleum system yang nantinya dapat diunggulkan.

“Selama ini geoheritage, geopark nasional dan internasional itu adalah geopark yang berbau pegunungan, kemudian lantai samudra, tetapi untuk yang petroleum system, kawasan bentang alam sistem petroleum itu belum ada, baik di indonesia maupun di dunia,” papar Jatmika.

“Sehingga nanti kalau Blora itu menjadi geopark nasional yang namanya petroleum system, maka itu akan menjadi satu-satunya geopark yang berupa sistem minyak bumi. Itu akan menjadi unggulan, apalagi tadi ada fosil-fosil yang berkelas internasional, semoga juga akan mendukung menjadi geopark nasional dan juga berkelas internasional,” tandas Jatmika Setiawan.

Hal senada juga  diungkapkan oleh Dr. Ir. C Prasetyadi, M.Sc, terkait keunikan potensi yang ada di Blora.

“Kelebihan dari Blora itu dia mempunyai keunikan sebagai wilayah yang menghasilkan migas, sehingga mempunyai sistem yang menghasilkan migas itu nanti yang akan kita kemas menjadi geopark yang unik,” jelas Prasetyadi.

Pada kesempatan itu, Dekan FTM UPN Veteran Yogyakarta menyatakan kesiapannya mendukung upaya Pemkab Blora dalam mewujudkan Geoheritage dan Geopark Kabupaten Blora.

“Insa Allah apa yang nanti diinginkan Pak Bupati bahwa Blora itu dikatakan punya potensi dikembangkan menjadi geopark, Insa Allah kita siap untuk membantu,” ungkap Dekan FTM UPN Veteran Yogyakarta.

Selanjutnya, Jatmika Setiawan berpesan, usai dilangsungkan koordinasi kali ini nantinya dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) guna mengawali studi.

"Nanti setelah ini akan FGD, FGD nya kita anggap sebagai kick off meeting tim kami untuk awal studi. Kemudian di tahun ini semoga kami sudah bisa mengemas Geoheritage Blora dulu untuk kita ajukan penilaiannya ke Menteri ESDM," pungkas Jatmika Setiawan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora, Perwakilan Bappeda Kabupaten Blora. (Redaksi)
Share:

Gandeng Poltekbang Surabaya Untuk Siapkan SDM Bandara Ngloram

BLORA - Dalam rangka menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni guna menyambut operasional Bandara Ngloram. Pemerintah Kabupaten Blora terus melakukan terobosan. Salah satunya pada Kamis siang (10/06/2021), Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menerima pimpinan Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya.

Didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, S.T., M.M., Bupati menerima Direktur Poltekbang Surabaya dan jajarannya di ruang rapatnya. Turut hadir Kepala Satker Bandara Ngloram, Abdul Rozaq, Plt. Kepala Dinperinaker dan OPD terkait.

Direktur Politeknik Penerbangan Surabaya , Andra Adityawarman, dalam paparannya menjelaskan secara singkat profil dari Politeknik Penerbangan Surabaya yang berdiri sejak 1989.

“Di Politeknik Penerbangan Surabaya  ada beberapa pendidikan diploma dan pendidikan jangka pendek. Diantara D3 Teknik Pesawat Udara, Teknik Navigasi Udara, Teknik Lalu Lintas Udara, Teknik Bangunan dan Landasan, Teknik Listrik Bandara, Manajemen Transportasi Udara, dan Komunikasi Penerbangan,” jelasnya.

Andra  menjelaskan kedepan pihaknya juga mengupayakan pendidikan D4 yang diharapkan bisa terlaksana pada tahun ini. Selain itu pihaknya baru mengusulkan  S2 vokasi yang diharapkan juga bisa terlakasana pada tahun ini.
 
“Kami juga ada jalur pola pembibitan (ikatan dinas), jalur reguler dan non regular. Kami juga siap membantu Pak Bupati untuk ikut mensukseskan bandara di Blora ini. Kami siap membantu, pelatihan pelatihan bagi tenaga tenaga yang nantinya ikut terlibat di bandara,” ungkap Andra .

Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengemukakan keinginannya untuk merintis kerjasama dengan Poltekbang Surabaya tentang pendidikan dan pelatihan teknik penerbangan guna mempersiapkan SDM lokal agar bisa ikut bekerja di Bandara Ngloram.

“Selamat datang Pak Andra Adityawarman, Direktur Poltekbang Surabaya di Kabupaten Blora. Terimakasih atas kesediannya untuk membantu kita dalam menyiapkan SDM penerbangan. Kami ingin dalam operasional bandara nanti tetap mengutamakan konten lokal,” tegas Bupati.

“Syukur-syukur jika memungkinkan Poltekbang Surabaya bisa membuka kelas jauh dan kampusnya di Blora. Kami akan sangat senang dan terbuka, seperti Poltekkes Semarang yang saat ini sedang membangun kampus baru di Blora. Dulu Pak Pratikno (Mensesneg) juga ingin ada sekolah penerbangan disini,” sambung Bupati.

Menurut Bupati, saat ini di Cepu sendiri juga sudah ada sekolah tinggi seperti PEM Akamigas dan beberapa sekolah vokasi la .innya yang sudah melakukan penjajakan.


Untuk teknis kerjasamanya, Bupati meminta Dinas terkait atau OPD teknis untuk membahas lebih detail. Kemudian, untuk pengelolaan bandara nanti, Bupati ingin agar Kementerian Perhubungan bisa kerjasama dengan Pemkab.

“Kami berharap bisa untuk ikut mengelola bandara. Entah melalui BUMD kami atau bagaimana. Misalnya kerjasama penjualan tiket penerbangannya dengan maskapai, atau pengelolaan pusat kulinernya, atau lainnya. Sehingga Daerah juga bisa dapat berperan,” tambah Bupati.

Sementara itu, Abdul Rozaq selaku Kasatker Bandara Ngloram mengatakan bahwa saat ini pembangunan terminal bandara direncanakan pertengahan Juli akan selesai.

“Jalan akses juga mulai dikerjakan, saat ini pihak bandara sedang membangun jalan utama menuju terminal bandara yang targetnya akan selesai pada akhir September,” tambahnya.

Tak hanya itu Abdul Rozak juga siap dan akan mendukung untuk perekrutan putra daerah, jadi tinggal koordinasi dengan politeknik Penerbangan Surabaya nantinya seperti apa.

“Bandara ngloram kami yakin akan ramai, hanya saja tinggal waktunya. Saat ini support dari pemerintah Daerah sangat luar biasa, semoga segera bisa dibuka penerbangannya. Jika untuk penerbangan saja saat ini sudah siap, namun jika untuk pelayanan standar penerbangannya akan siap bulan Oktober setelah terminal penumpang dan fasilitas penunjang lainnya jadi,” bebernya. (Redaksi)
Share:

Kapolres Blora Pantau Vaksinasi Anggota Polri dan Keluarga

BLORA - Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK memantau langsung pelaksanan vaksinasi Covid-19 bagi anggota Polres Blora dan Polsek Jajaran yang dilaksanakan di Aula Arya Guna, Kamis, 
 (10/06/2021)

Ketika melakukan pemantauan, Kapolres Blora mengimbau peserta vaksinasi yang sedang antre dan yang tengah divaksin untuk selalu menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah di vaksin.

"Walaupun sudah divaksin, tetap jalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M, yaitu dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas,” kata Kapolres Blora.

Selain anggota Polres Blora, Bhayangkari dan keluarga Polripun juga mendapatkan vaksinasi, bahkan guru TK Bhayangkari di wilayah kabupaten Blora juga mendapatkannya.

“Tidak hanya untuk anggota polri penyuntikan vaksin juga diperuntukkan kepada ibu bhayangkari dan juga keluarga yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyuntikan vaksin,” tandas AKBP Wiraga.

Menurutnya Pelaksanaan penyuntikan vaksin yang digelar pemerintah merupakan wujud implementasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Lebih lanjut Kapolres AKBP Wiraga mengimbau kepada masyarakat “agar jangan takut divaksin. Sebab di samping mempertebal antibodi, vaksin juga akan melindungi diri kita dari penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Red)
Share:

Diapresiasi, Program DEA Diharapkan Berkelanjutan di Blora

BLORA - Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.I.P., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, S.T., M.M., pada Rabu pagi (09/06/2021) menghadiri pembukaan Program Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang dilaksanakan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yogyakarta di Kabupaten Blora.

Bertempat di ruang pertemuan Hotel Kyriad Arra Cepu, acara pembukaan juga dihadiri Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta yang diwakili Kepala Sub Koordinator TU sekaligus peneliti BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Suwarto, S.H., M.PA., bersama Kepala Dinkominfo Blora Drs. Sugiyono, M.Si., serta perwakilan Dindagkop UKM.

Di depan Wakil Bupati, Suwarto, S.H., M.PA., menyampaikan bahwa pelatihan DEA yang mengutamakan tentang digital konten ini ditujukan untuk para pelaku usaha kecil menengah agar kedepan bisa tetap eksis membangun ekonomi di tengah pandemi yang serba online melalui berbagai kanal digital seperti media sosial dan lainnya.

“Kami menggandeng Mitra Global Tech Company, Perguruan Tinggi, dan Start-up Lokal. Sasaran program ini adalah mencetak Digital Entrepreneur (Digipreneur) baru dengan target nasional sejumlah 22.000 orang dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.,” ungkapnya.

Pada DEA 2021 ini, menurutnya pengusaha UKM dan UMKM akan dilatih untuk mengenal dan mengevaluasi model bisnisnya. Selain itu juga membuat foto produk dan konten yang lebih menarik disertai copywriting yang mengajak konsumen membeli, optimasi media sosial dan marketplace.

“Pada awalnya kami akan melaksanakan program ini di Kudus, namun karena pertimbangan pandemi Covid-19 yang meningkat di sana sehingga kami alihkan ke Blora. Alhamdulillah disambut baik Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, sehingga bisa terlaksana mulai hari ini. Antusias pelaku UKM juga luar biasa. Untuk tahap awal ini ada 239 pendaftar, dan yang lolos sebanyak 101 peserta,” terang Suwarto.

Pengumuman pendaftaran sebelumnya telah dimuat di akun instagram BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Dinkominfo Blora hingga akun instagram Bupati Blora. Pihaknya juga menyatakan bahwa semua peserta telah menjalani swab antigen dan dinyatakan negative Covid-19. Pelaksanaannya juga akan dipisah per kelas 25-26 orang sesuai protokol kesehatan.
“Acara dilaksanakan selama dua hari, mulai hari ini hingga Kamis (10/6/2021) besok. Peserta tidak bermalam di hotel, melainkan pulang ke rumah dan besok kembali ke hotel guna mengantisipasi terjadinya kerumunan,” tambahnya.

Selama pelatihan peserta mendapatkan masker, hand sanitizer, uang saku, fasilitas makan siang, sertifikat kepesertaan, serta ilmu jualan online yang dapat diaplikasikan langsung.

Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati pun mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Dirinya berharap agar program ini bisa berkelanjutan di Kabupaten Blora karena masih banyak teman-teman pelaku UKM yang masih ingin mengikuti. 

“Kami mewakili Bapak Bupati mengucapkan terimakasih kepada BPSDMP Kominfo Yogyakarta yang telah mengadakan program DEA di Kabupaten Blora. Beliau titip salam untuk teman-teman semua. Karena masih mengikuti pembekalan kepemimpinan dari Kementerian Dalam Negeri, hingga mewakilkan kepada kami,” ucap Mbak Etik, sapaan akrabnya.

“Sebenarnya pelaku UKM di Kabupaten Blora jumlahnya sangat banyak, ribuan. Oleh sebab itu, kalian 101 pelaku UKM yang terpilih harus bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini. Kami juga berharap nantinya BPSDMP Kominfo Yogyakarta bisa melaksanakan tahap selanjutnya di Blora saja. Kami dari Pemkab siap mendukung penuh, apalagi untuk teman-teman UKM,” sambung Wakil Bupati.

Pembukaan dilakukan dengan penyematan tanda peserta pelatihan oleh Wakil Bupati kepada empat perwakilan pelaku UKM, dilanjutkan foto bersama. Usai pembukaan, langsung dibagi menjadi empat kelas untuk melanjutkan sesi materi. (Redaksi)
Share:

Petugas Gabungan Di Cepu Blora Lakukan Penyemprotan Disinfektan

BLORA - Nampaknya Petugas gabungan di Kabupaten Blora Jawa Tengah betul betul all out dalam percepatan penanganan Covid-19 diwilayah setempat. Kegiatan sosialisasi, edukasi dan penegakkan protokol kesehatan terus didengungkan.

Rabu, (09/06/2021) beberapa wilayah di Kecamatan Cepu kembali diguyur dengan cairan disinfektan oleh petugas gabungan Polsek, Koramil dan Satpol PP serta instansi terkait lainnya.

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Jateng dan Rapat Lintas Sektoral yang digelar oleh Forkompinda Blora dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora, Senin, (07/06/2021).

Penyemprotan disinfektan dilakukan dengan sasaran tempat fasilitas umum, tempat ibadah, lokasi berkumpulnya masyarakat banyak, serta pemukiman penduduk terutama lingkungan sekitar yang ditinggali oleh warga yang terpapar Covid-19.

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH membeberkan bahwa kegiatan pencegahan Covid-19 terus dilakukan secara masif diwilayah kecamatan Cepu. Apalagi kecamatan Cepu sudah masuk zona merah. Pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Koramil dan Kecamatan Cepu untuk lebih gencar lagi dalam kegiatan penyemprotan disinfektan, operasi yustisi protokol kesehatan, serta patroli woro woro imbauan protokol kesehatan.

"Kita gelorakan kembali Protokol kesehatan. Minimal 5 M harus dilakukan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas," ungkap Kapolsek Cepu. (Red)
Share:

Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2020 diserahkan ke DPRD


BLORA (SUARABARU.ID) - Wakil Bupati  Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, menyerahkan  Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2020 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Blora, Selasa (08/06/2021).

Sebelum melakukan penyerahan Buku Ranperda, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP,M.Si terlebih dahulu dihadapan para anggota dewan.

“Pada hari ini secara resmi kami menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 kepada DPRD Kabupaten Blora untuk dapat dilakukan pembahasan oleh DPRD Kabupaten Blora dan selanjutnya dilakukan persetujuan bersama,”  kata Wakil Bupati

Tri Yuli merinci, Pada Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Kabupaten Blora telah berhasil merealisasikan Pendapatan Daerah sebesar Rp2.127.946.961.535, atau sebesar 99,77%.

Sementara itu, untuk Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp2.109.122.887.754,00 atau sebesar 94,75%. Sedangkan untuk Surplus sebesar Rp18.824.073.781,00. Dan Silpa Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp112.205.265.15,00.

“Pada Laporan Keuangan Tahun 2020 terdapat Belanja Tidak Terduga yang terealisasi sebesar Rp53.941.665.170,00,”  Jelas Tri Yuli

“Belanja Tidak Terduga ini digunakan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dan upaya penghentian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blora,” lanjutnya

H. Arief Rohman  menambahkan bahwa pada akhir April 2021 lalu, Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah telah selesai melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2020.

“Dan kami telah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan tersebut, di mana untuk pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Kabupaten Blora mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian,” paparnya

Meski demikian, sambungnya, dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah tersebut, masih ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian dan fokus pemerintah untuk mengambil langkah-langkah perbaikan dan pemulihan berkaitan dengan sistem pengendalian internal dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Sehingga di masa yang akan datang pengelolaan keuangan daerah akan semakin transparan, akuntabel dan dapat mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian,”  pungkasnya

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blora, HM. Dasum SE,MMA mengungkapkan bahwa salah satu tugas kepala daerah adalah menyusun dan mengajukan rancangan perda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD untuk dibahas bersama-sama.

“Selanjutnya kepada semua anggota dewan kami berharap untuk segera dilakukan pembahasan karena sesuai ketentuan pasal 194 ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomot 12 Tahun 2019 diatur bahwa persetujuan bersama antara Bupati dengan DPRD atas rancangan perda dimaksud dilakukan paling lambat 7 bulan setelah tahun anggaran berakhir, artinya paling lambat pada akhir bulan Juli 2021,”  ungkapnya

Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda Blora, Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Blora, dan anggota dewan DPRD Kabupaten Blora. (Redaksi)

Share:

Harus Serius, Wabup Minta Peserta Pelatihan PPSDM Migas Bisa Ditambah

BLORA - Jangan mau hanya menjadi penonton, mari bersama-sama menjadikan kesempatan mengikuti pelatihan ini sebagai bekal untuk masa depan adik-adik.

Pesan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM saat mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si memberi sambutan dalam pembukaan pelatihan Program Bantuan Masyarakat dari Kementerian ESDM RI Tahun Anggaran 2021 pada Senin (07/06/2021) bertempat Aula PPSDM Migas Cepu.

Pelatihan program bantuan masyarakat kali ini berupa Pelatihan Operator Pesawat Angkat Unit Forklift, Operator Scaffolding dan Teknik Listril Migas Level Teknisi Sistem Utilitas.

Jumlah peserta tiap pelatihan sebanyak 25 orang yang berasal dari Kab. Blora, Kab. Tuban, Kab. Bojonegoro, Kab. Bangkalan, Kab. Cilacap, Kab. Indramayu, Kab. Natuna, Kab. Sorong, Kab. Teluk Bintuni, Kab. Seram Bagian Timur dan Kab. Maluku Barat Daya.

Lebih lanjut Wakil Bupati menyampaikan pesan kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

"Diluar sana banyak yang berharap dapat kesempatan seperti adik-adik, jangan sampai adik-adik yang ada disini mensia-siakan kesempatan yang ada didepan mata. Serap ilmu sebanyak-banyaknya dari para pengajar tapi jangan lupakan adab kita sebagai orang Indonesia yaitu saling hormat menghormati antar sesama," pesan Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga berharap semoga kedepan kuota peserta pelatihan dari Kabupaten Blora bisa ditambah lagi agar lebih banyak SDM yang terlatih tentang operasional industri migas.

Sementara itu, Kepala PPSDM Migas Cepu, Waskito Tunggul Nusanto dalam sambutan pengarahannya menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu Program Pelatihan Nasional dari Kementerian ESDM RI.

"Pelatihan ini gratis. Murni dibiayai oleh Kementerian ESDM. Dan aumni PPSDM ini sudah banyak dan berkiprah di kancah dunia usaha bahkan ada yang menjadi pejabat. Dan PPSDM ini sudah terakreditasi sesuai dengan standart internasional," kata Tunggul.

"Untuk para peserta saya minta tolong menjaga sikap. Fokus belajar. Serap ilmu sebanyak-banyaknya dari para pelatih, mentor maupun widyaiswara, sehingga meningkat kompetensinya. Jangan sungkan untuk bertanya, tanyalah sampai bisa," pungkasnya.

Danang salah satu peserta dari Jiken, Blora merasa bersyukur mendapat kesempatan mengikuti program pelatihan ini.

"Syukur Alhamdulillah...saya mendapat kesempatan belajar disini..Semoga ini menjadi bekal saya nantinya," katanya.

Hal serupa disampaikan oleh Marthin, salah satu peserta yang berasal dari Sorong, Papua.

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Natuna, Rodhiul Huda beserta jajaran, Dinas Tenaga Kerja Cilacap, serta Forkopimcam Cepu. (Redaksi)
Share:

Beribadah Minggu di Gereja Blora Aman, di jaga Polisi

BLORA - Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia. Wujud nyata dari pelaksanaan tugas pokok ini salah satunya adalah pelaksanaan pengamanan yang dilaksanakan dengan tujuan supaya kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Seperti yang dilakukan oleh Polres Blora Polda Jawa Tengah, Minggu, (06/06/2021). Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menginstruksikan anggotanya untuk melakukan patroli dan penjagaan digereja yang melaksanakan kegiatan ibadah.

Melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si, Kapolres menjelaskan bahwa hal ini dilakukan guna memberi rasa aman dan nyaman kepada kaum Nasrani saat melaksanakan ibadah serta menjaga Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Blora.

"Anggota telah kita ploting untuk patroli ataupun penjagaan digereja. Tentunya dengan melibatkan TNI, dan stake holder terkait dimasing masing Polsek jajaran di 16 kecamatan," kata Kabag Ops Kompol Supriyo.

Lebih lanjut Kompol Supriyo menambahkan bahwa sasaran kegiatan difokuskan pada kegiatan ibadah rutin setiap hari Minggu, ini adalah sebagai upaya untuk mencegah adanya gangguan kamtibmas terhadap gereja dan jemaat sehingga rangkaian kebaktian dapat berjalan aman dan lancar. 

"Selain kita lakukan pengamanan, tak lupa kita sampaikan imbauan protokol kesehatan serta edukasi terkait larangan mudik ditengah pandemi," tambah Kabag Ops.

Masih tambah Kabag Ops, dalam setiap kegiatan dilapangan dirinya telah berpesan kepada anggota agar menyampaikan edukasi terkait pentingnya protokol kesehatan. Apalagi menyikapi perkembangan lonjakan Covid-19 di kabupaten tetangga, yaitu di Kudus. Untuk itu masyarakat harus menyadari akan pentingnya protokol kesehatan. (Red)
Share:

Dibuka Bupati, Konfercab GP-Ansor Blora Tetapkan Yusuf Jadi Ketua


BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si menghadiri dan membuka Konferensi Cabang (Konfercab) XIII Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Blora. Konfercab GP Ansor digelar di Ruang Pertemuan Setda pada Sabtu (05/06/2021).

Pembukaan Konfercab dihadiri oleh Ketua PCNU Blora, M. Fatah, Wakil Ketua DPRD, Mustofa, Ketua GP Ansor Pusat Gus Ulil Arham, Ketua GP Ansor Wilayah Teguh Darus Jamil, Ketua PC GP Ansor Blora, Ahmad Riyadi.

“Terima kasih atas sumbangsihnya selama ini dengan ikut andil dalam pembangunan di Blora. Saya berharap sinergi yang sudah terbangun ini bisa terus dijaga," ujar Bupati dalam sambutannya.

Bupati juga mengajak pemuda Ansor dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, dan berperan sebagai salah satu kekuatan dalam membangun bangsa dan negara, khususnya generasi muda di Blora, serta meningkatkan ukhuwah Islamiyah.

"Kedepan kita harus bersama-sama merubah wajah Blora, agar lebih manfaat, barokah, maslahah untuk umat untuk masyarakat, dengan meningkatkan kapasitas SDM maupun program-program baik itu dengan pelatihan maupun program  pemberdayaan bidang pertanian, peternakan, dan UKM," ungkapnya

Disampaikan juga oleh Bupati bahwa menurut data sensus BPS, akan ada bonus demografi terkait usia yakni akan banyak generasi muda.

"Demografi ini merupakan tantangan bagi kita sebagai generasi muda, bagaimana kita mengawal agenda-agenda pembangunan," jelasnya.

Sedangkan Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Ulil Arham mengharapkan agar PC GP Ansor Blora lebih mengedepankan sinergi dengan pihak terkait Seperti TNI, Polri dan Pemerintah Daerah.

“Kita harus bersinergi menjadi mitra yang baik kepada Pemerintah Daerah dan TNI-Polri, maupun organisasi lainya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Blora, M. Fatah menyampaikan, keterlibatan NU pada organisasi Ansor sangat berperan karena Ansor sendiri adalah anak dari NU. Untuk itu, gerakan maupun kegiatan Ansor perlu adanya koordinasi dengan NU. GP Ansor sendiri sudah diakui sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia, yang berafiliasi dengan NU.

"Saya selalu menekankan bahwa sebagai keluarga besar bapak bapak di NU, ibu ibu Muslimat, pemuda Ansor, Fatayat IPNU IPPNU Banser harus saling bersinergi seiya, sekata," himbaunya.

Disisi lain, konfercab tersebut untuk menentukan kepengurusan PC GP Ansor yang baru Masa Khidmah 2021- 2025 dimana untuk posisi ketua terpilih secara musyawarah mufakat, Ahmad Yusuf.

Sebagai informasi, acara tersebut terpantau menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat dengan menyediakan hand sanitizer, mewajibkan peserta menggunakan masker dan serta pengecekan suhu tubuhnya dengan menggunakan (thermo gun). Peserta yang terdiri dari para ketua PAC dan ketua Ranting GP Ansor se kabupaten Blora dan tamu undangan pun dibatasi maksimal 50 orang. Untuk anggota PAC dan Ranting menyaksikan melalui virtual zoom meeting. (Redaksi)

Share:

Bupati Blora Ajak MKKS Dukung Program Satu Desa Dua Sarjana

BLORA - Slogan “Sesarengan mBangun Blora” terus diwujudkan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dengan menggandeng berbagai pihak. Kini giliran para Kepala SMA-SMK yang tergabung dalam forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) diajak untuk diskusi bersama guna memajukan pembangunan SDM di Kabupaten Blora.

Hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah wilayah Blora-Grobogan, Drs. Sugiyanto, M.Pd.

Bertempat di Ruang Rapat Bupati, Jumat pagi (4/6/2021), diskusi berlangsung hangat dengan membahas berbagai isu pembangunan SDM di Kabupaten Blora. Diantaranya keinginan Bupati untuk melaksanakan program “Satu Desa Dua Sarjana”.

“Selamat datang para Kepala Sekolah, kami mohon didukung dan dikawal untuk menyukseskan program Satu Desa Dua Sarjana. Mohon kerjasamanya untuk kita tingkatkan kualitas pendidikan di menengah atas dan kejuruan, sehingga generasi kita siap melanjutkan ke pendidikan tinggi,” ucap Bupati.

Bupati mengaku bahwa pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi untuk melakukan kerjasama. Sehingga bisa disinkronkan untuk mendukung program “Satu Desa Dua Sarjana”.

“Khusus untuk SMK, kita juga ingin ada kerjasama dengan PPSDM Migas Cepu. Harapannya lulusan SMK kita nantinya bisa mengikuti diklat disana. Sehingga ketika sudah punya sertifikat migas, peluang kerjanya akan lebih besar. Semoga ini bisa kita kerjasamakan,” tambah Bupati.

Mendengar apa yang disampaikan Bupati, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah wilayah Blora-Grobogan, Drs. Sugiyanto, M.Pd pun langsung meresponnya.

“Yang pertama, alhamdulillah kami senang bisa diajak Bapak Bupati berdiskusi bersama dalam rangka memajukan pendidikan di Kabupaten Blora. Dari apa yang disampaikan beliau tadi. Kami mencatat ada dua program yang bagus sehingga perlu kita dukung bersama, yakni “Satu Desa Dua Sarjana”, dan pelatihan diklat sertifikasi bagi lulusan SMK. Ini ide yang bagus dan kami siap mendukung,” ungkap Drs. Sugiyanto, M.Pd.

Pihaknya lantas meminta teman-teman Kepala Sekolah untuk bisa membantu program Bupati Arief Rohman, dengan memetakan prestasi anak didik dan minat bakatnya. Serta merumuskan kekurangan yang ada untuk dibahas bersama.

Di depan Bupati, Drs. Sugiyanto, M.Pd, juga mengutarakan keinginannya untuk mendirikan Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Randublatung. Karena menurutnya saat ini banyak anak berkebutuhan khusus yang ingin sekolah di wilayah Blora Selatan.

Mendengar hal itu, Bupati pun siap mendukung pendirian SLB di Randublatung. Bupati lantas meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Bappeda untuk mengawal tahapan pendiriannya, baik tentang lahan maupun teknis regulasinya.

Acara dilanjutkan dialog teknis antara MKKS dengan OPD Pemkab Blora. Diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Blora, Hendi Purnomo, S.STP, MMA, serta Plt. Kepala Bappeda Aunur Rofiq, SE, M.Si. (Redaksi)
Share:

Petugas Gabungan lakukan penyemprotan Disinfektan, di wilayah Jiken

BLORA - Petugas gabungan Polsek dan Koramil Jiken bersama warga gencar melakukan penyemprotan disinfektan di tempat fasilitas umum serta pemukiman warga. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 diwilayah setempat.

Seperti yang dilakukan Jumat, (04/05/2021) Bhabinkamtibmas Desa Jiken Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Eko Supriyono bersama Babinsa Koramil Jiken Serda Pitoyo bersama warga melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah dukuh Kalitengah Desa Jiken karena berdasarkan tracing PPKM ada yg positif Covid-19.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengungkapkan bahwa kegiatan penyemprotan dilakukan bersama sama dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan warga desa binaan masing masing. Dengan tujuan utama untuk memutus mata rantai Covid-19. 

"Dengan penyemprotan disinfektan diharapkan dapat menekan penularan Covid-19. Terutama di wilayah kecamatan Jiken. Selain kegiatan antisipasi kita juga terus melakukan imbauan protokol kesehatan agar warga tidak bosan menerapkan protokol kesehatan," ucap Kapolsek Jiken.

Penyemprotan disinfektan tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat. Salah satunya adalah Suyitno, Ia mengaku senang di wilayahnya dilakukan penyemprotan. Ia berharap penyemprotan dilakukan rutin dan berkala.

"Baguslah jika dilakukan penyemprotan, kalo bisa rutin malah baik. Harapannya ya, semoga Corona segera sirna," kata Suyitno.

Untuk diperhatikan, Penanganan Covid-19 memang menjadi salah satu atensi dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK. Untuk itulah Polsek jajaran di 16 kecamatan di tuntut aktif untuk bersinergi bersama Koramil dan Kecamatan di wilayah masing masing untuk menggelorakan protokol kesehatan. (Red)
Share:

Kunker Ke BBWS-BS, Bupati Blora berharap Bendung Gerak Karangnongko Pasok Air Bersih 3 Kecamatan

BLORA - Dalam rangka mendukung kelancaran tahapan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko di Kecamatan Kradenan yang akan membendung Sungai Bengawan Solo. Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pada Rabu siang kemarin  (02/06/2021) melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke kantor Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS) yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta penjelasan perkembangan terakhir tahapan pembangunan Bendung Gerak yang menjadi salah satu proyek strategis nasional tersebut. Sehingga Pemkab Blora bisa merumuskan langkah-langkah pendamping agar dalam pelaksanaannya di lapangan nanti tidak ada hambatan.

“Ya, kita datang langsung ke BBWS Bengawan Solo selain untuk silahturahim juga untuk berkoordinasi tentang pembangunan Bendung Gerak Karangnongko yang tahun ini akan dimulai tahapannya di Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan. Mengingat nantinya juga mengharuskan adanya relokasi pemukiman warga di beberapa desa bagian hulu. Sehingga butuh penyamaan langkah,” ucap Bupati Arief.

Selain itu, Bupati berharap dengan sangat agar bending gerak ini nantinya bisa menyukupi kebutuhan air bersih untuk wilayah 3 Kecamatan yakni Kradenan, Randublatung hingga Jati yang selalu kekeringan saat musim kemarau tiba.

“Kami mohon dari BBWS Bengawan Solo bisa ikut mengupayakan ini. Salah satu janji politik kami bersama Bu Wakil Bupati adalah tentang air bersih. Nah kami sangat berharap adanya proyek nasional bending gerak Karangnongko ini bisa menunjang program tersebut. Untuk teknisnya seperti apa, kami dari Pemkab siap,” tambah Bupati.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati yang ikut hadir dalam acara tersebut. Dirinya ingin keberadaan bending gerak bisa benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat di Blora Selatan.

“Beban sosial kami cukup berat karena harus merelokasi pemukiman warga. Sehingga kami sangat berharap azas manfaatnya bisa benar-benar untuk Blora. Selain untuk air baku pemenuhan air bersih, juga irigasi dan pariwisatanya. Tampak mukanya di wilayah Blora,” ungkap Wakil Bupati.

Adapun permintaan Bupati, direspon langsung oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dr. Ir. Agus Rudyanto, M.Tech.

“Nanti bisa kita hitung lagi untuk asas manfaat bagi warga Blora. Tolong dihitung saja Pak seberapa besar kebutuhan air bersih di wilayah tersebut. Agar bisa kita sampaikan lagi ke Dirjen. Untuk tampak muka Bendung Gerak sampai saat ini masih di wilayah Blora,” respon Kepala BBWS Bengawan Solo.

Sementara itu, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur SDA, Ali Rahmat, ST, MT menyampaikan bahwa desain terakhir untuk bending gerak ini ada perubahan. 

“Berdasarkan hasil Pembahasan Desain Bendungan Karangnongko dengan Balai Teknik Bendungan pada 20 Mei 2021, diputuskan untuk lokasi as bendung dipindahkan dari instream ke offstream. Pertimbangan pemilihan as bendung gerak di offstream karena tidak membutuhkan saluran pengelak sungai, efisiensi waktu pelaksanaan, dan tidak membutuhkan jembatan penghubung antar desa,” ungkap Ali Rahmat.

Bendung Gerak akan berada di perbatasan Desa Mendenrejo Kecamatan Kradenan (Blora), dan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo (Bojonegoro). Luas Genangan Full Suply Water 1.026,55 ha, dan Kapasitas Tampung Efektif 59,1 juta m3.

“Manfaat dari Bendung Gerak ini nantinya untuk suplai Air D.I. Karangnongko Kiri 1.746 Ha sebesar 2,85 m3/dt, suplai Air D.I. Karangnongko Kanan 5.203 Ha sebesar 7,90 m3/dt . Kemudian untuk Air Baku Blora, Bojonegoro, Ngawi sebanyak 880 lt/dt, serta PLTMH sebesar 1 MWatt. Potensi irigasi seluas 152.000 hektar,” papar Ali Rahmat.

Sedangkan untuk kebutuhan lahan menurut Ali Rahmat, total seluas 680,3 Ha dengan rincian wilayah Kabupaten Blora 386 Ha dan Kabupaten Bojonegoro 294,3 Ha.

“Untuk pembebasan lahannya nanti akan ada tahapan dan sosialisasinya sendiri dari tim. Pak Bupati tidak perlu khawatir, untuk anggaran pembebasan lahannya akan dicover dari anggaran APBN pemerintah pusat. Kami minta kerjasamanya untuk dampak sosialnya ke masyarakat, dari hati ke hati,” pintanya.

Atas penjelasan dari Kepala Balai Besar dan timnya tersebut, Bupati meminta agar OPD teknis terkait baik dari Bappeda , DPUPR, Dinrumkimhub, Dinporabudpar hingga Dinas Sosial untuk terus berkomunikasi dengan BBWS Bengawan Solo. Sehingga apa-apa saja yang harus dilakukan Pemkab bisa sejalan dan sesuai time schedhulenya.

Untuk diketahui, saat ini masih sampai pada persiapan tahapan pembebasan lahan yakni pemberitahuan perencanaan pembangunan. Bulan Juli akan dilaksanakan pendataan awal untuk konsultasi publik di Agustus. Untuk penetapan lahan mana saja yang akan dibebaskan ditetapkan bulan September hingga Oktober 2021. Adapun target pembangunan selesai pada 2023 akhir. 

Hadir mendampingi Bupati dalam acara kunjungan kerja tersebut Wakil Bupati, Plt. Kepala Bappeda, Kepala DPUPR, Kepala Dinrumkimhub, perwakilan Disporabudpar dan OPD terkait lainnya (Redaksi).
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels