500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora


BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus, Pati, Grobogan, Rembang dan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, melakukan rembug samin, di Pendopo Pengayoman Samin Surosentiko, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. Rabu, (10/7/2024). 

Silaturahmi bersama dalam rangka Festival Budaya Spiritual 2024 itu terlaksana atas kerja bareng antara Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Paguyuban Sedulur Sikep dan Pemkab Blora. 

Pemilihan lokasi di Pendopo Pengayoman Samin, Desa Kediren, tempat itu dipercaya sebagai awal mula lahirnya ajaran laku sikep yang diajarkan Mbah Samin Surosentiko. Di tempat itu, mereka melaksanakan rembug sedulur sikep dengan tema 'Ngukuhi Wonge, Nutugno Babadane' (mengonfirmasi orangnya, melanjutkan ajarannya).

Salah satu tokoh sedulur sikep dari Pati, mewakili peserta rembug sedulur sikep, Gun Retno menjelaskan di Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Blora, merupakan petilasan awal mula lahirnya ajaran Samin (sikep) yang dicetuskan Samin Surosentiko (1859-1914). Sebelum menyebar ke berbagai wilayah sebagai pedoman hidup.

“Untuk itu, kami melaksanakan silaturahmi, rembugan bersama dengan mengundang seluruh sedulur sikep dari berbagai wilayah. Bertemu bersama disini, mengenang awal mula ajaran yang diajarkan simbah dulu. Ngukuhi wonge, nutugno babadane. Mengonfirmasi sedulur sedulur mana saja yang masih melaksanakan ajarannya simbah, dan bersemangat untuk terus melanjutkannya kepada anak cucu,” ungkap Gun Retno.

Dikemukakan, pihaknya juga terus membuka pintu jika masih ada sedulur sikep dari wilayah lain hendak bergabung. Karena menurutnya, semua sedulur sikep itu ajarannya sama, hanya beda lokasi hidupnya.

''Terimakasih sedulur sedulur dari Rembang, Kudus, Pati, dan Grobogan yang hadir. Bahkan ada dari Bojonegoro, Jawa Timur, seperti Tapelan Ngraho, Margomulyo, dan Malo. Ini menandakan bahwa kita semua masih satu nafas dari Kediren ini," ujar Gun Retno.

Gun Retno berharap semua sedulur sikep dimanapun berada mendapatkan pengakuan dan perlakuan yang sama dari Pemerintah. 

"Termasuk dukungan dalam melestarikan ajaran sikep," kata  Gun Retno.

Tercatat ada sekitar 500 orang sedulur sikep yang hadir. Mereka ada yang jalan kaki dari Pati, ada yang naik kendaraan umum, ada juga yang naik motor. Semuanya tampak guyub rukun saling membantu terselenggaranya acara rembug sedulur sikep di Kediren.

Dari unsur Pemerintah juga hadir Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan YME dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi, SH., MM. Kemudian Bupati Blora, H. Arief Rohman, Pj. Bupati Kudus, H. Muh. Hasan Chabibie, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto.  Serta perwakilan Bupati Pati, Rembang dan Grobogan.

Dalam sambutannya, Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan YME dan Masyarakat Adat, Sjamsul Hadi, SH, merasa senang bisa mendukung terlaksananya Festival Budaya Spiritual 2024 yang mengangkat Sedulur Sikep di Kabupaten Blora.

“Awalnya kami rembugan dengan Mas Gun Retno, soal sedulur sikep. Ternyata menurut beliau sedulur sikep samin belum pernah menyelenggarakan silaturahmi akbar yang menghadirkan seluruh penganut dari berbagai wilayah. Baru pernah sekali di 2019 dan saat itu belum dihadiri semuanya. Sehingga muncul gagasan acara ini dan disambut baik Bupati Blora,” ucap Sjamsul Hadi.

Gayung bersambut, sehingga terlaksanalah Festival Budaya Spiritual selama 3 hari di Blora. Yang salah satu agendanya adalah rembug sedulur sikep hari ini, imbuh Sjamsul Hadi.

“Kami sangat menghargai atas kelestarian ajaran ajaran Samin yang terus dijalankan sedulur sikep. Bahkan kemarin saat pelaksanaan sarasehan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa 9 Juli 2024. Ada usulan agar sedulur sikep bisa masuk menjadi salah satu pembelajaran muatan lokal di sekolah. Agar generasi muda paham sejarah dan laku sikep,” jelas Sjamsul Hadi.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan para pimpinan daerah yang telah berkenan hadir, meluangkan waktu dalam rembug sedulur sikep. 

''Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara, para seniman, budayawan, kadang sedulur sikep dan semua pihak yang telah berkontribusi hingga terselenggaranya acara ini. Saya sangat bangga dan berbahagia dapat berada di tengah-tengah para pecinta dan pegiat seni budaya. Rembug sedulur sikep ini juga sebagai salah satu upaya pelestarian kebudayaan tradisional yang telah diwariskan oleh leluhur kita,” ucap Bupati Blora.

Melalui rembug sedulur sikep ini, kata Bupati Blora, pihaknya berharap dapat belajar banyak tentang kehidupan, kebijaksanaan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada generasi muda, agar dapat mengenal dan mencintai budaya sendiri.

“Kami berharap Festival Budaya Spiritual ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya, serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya kita untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan. Pemkab Blora siap terus mendukung upaya pelestarian budaya sedulur sikep,” imbuh Bupati Blora.

Untuk diketahui, sebagai wujud penghormatan kepada Samin Surosentiko dan pelestarian budaya Samin. Pemkab Blora pada tanggal 11 setiap bulannya mewajibkan seluruh ASN dan pelajar memakai pakaian adat samin untuk bekerja/sekolah. Gedung Pemkab Blora yang berada di Jl. Pemuda juga dinamakan Gedung Samin Surosentiko.

Di Kabupaten Blora sendiri setidaknya ada 4 kampung Samin yang masih eksis melanjutkan ajaran samin sebagai pedoman hidup. Yakni Kampung Samin Blimbing Sambongrejo, Kampung Samin Karangpace Klopoduwur, Kampung Samin Sumber Kradenan, dan Kampung Samin Tanduran Kedungtuban. (Prokompim/Redaksi).
Share:

APTRI Blora Terus Perjuangkan Harga Tebu, Meski PT GMM Sudah Naikkan Harga Secara Berkala


𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 — Tak henti - hentinya Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Blora berusaha memperjuangkan harga tebu di Blora hingga maksimal.

Berbagai langkah mereka lakukan, mulai dari menyurati PT Gendhis Multi Manis (GMM), menyurati Bupati Blora, DPRD Blora, dan sekarang mau menyurati Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Meskipun secara berkala PT GMM Blora telah menaikkan harga tebu secara berkala. Bahkan sejak di mulainya masa giling pada Rabu (8/5) hingga Senin (20/5) kemarin sudah naik dua kali. 

Pada awal giling semula harganya Rp 69.000/kuintal, Senin (20/5) pukul 15.00 menjadi Rp 72.000/kuintal untuk pos 1 Blora, pos 2 Puncakwangi Rp 74.000/kuintal, pos 3 Ronngo Rp 75.000/kuintal, pos 4 Rembang Rp 74.000/kuintal, Pos 5 Cepu Rp 74.000/kuintal, pos 6 Kradenan Rp 74.000/kuintal, pos 7 Sragen Rp 74.000/kuintal dan pos 8 Purwodadi Rp 74.000/kuintal.

Kenaikan harga tersebut, menurut Sekertaris APTRI Blora Anton Sudibyo masih dianggap kurang maksimal, karena rendemennya masih rendah.

"Harusnya rendemen tebu Blora dinaikan lagi, karena kwalitas tebu Blora bagus, dan Pabrik lain berani menerima harga tebu Blora lebih tinggi,"  jelas Anton Sudibyo. Selasa, (21/5/2024).

APTRI Blora, kata Anton Sudibyo, akan terus memperjuangkan nasib petani tebu Blora, agar mendapatkan harga tebu agar mencapai harga maksimal.

"Paling tidak sama dengan pabrik lainya,"  tegas Anton Sudibyo.

Karena APTRI sudah menyurati DPRD Blora, belum ada tanggapan sampai sekarang, pihaknya akan menyurati kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang akan ditembuskan ke Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Bulog pusat.

Sementara pendiri PT GMM yang juga mantan Direktur Utama (Dirut) Lie Kamadjaja, menganjurkan agar APTRI tidak usah membuat gerakan yang frontal untuk mengadu domba atau melakukan aksi ke GMM.

"Kita main elegan, kita surati berjenjang. Mulai dari PT GMM, Pemkab, Provinsi ditembuskan ke Bulog dan Pak Prabowo, nanti beliau akan membantu. Karena pak Prabowo itu sejak dulu memperhatikan nasib petani," jelas Lie Kamadjaja.

Lie Kamadjaja meyakinkan kepada APTRI bahwa dirinya akan memulai membangun pabrik gula di wilayah Rembang, tepatnya di Kemadu Kecamatan Sulang dengan kapasitas giling 3000 ton/hari.

Menurutnya pabrik Gula baru ini, ditargetkan 2026 sudah beroperasi. Lie Kamadjaja mulai sekarang akan menggandeng petani tebu di Rembang dan di wilayah Blora.

"Saya akan memanggil pengusaha kaya di Jakarta, untuk menjadi bapak angkat untuk petani tebu di Blora. Mulai sekarang kita akan tanam tebu sebanyak-banyaknya, agar nanti begitu pabrik berdiri bisa giling secara kontinyu,"  ucap Lie Kamadjaja.

Ditambahkan Lie Kamadjaja, bahwa dirinya berjanji akan membantu perjuangan APTRI, namun dengan caranya sendiri.

"Biarlah GMM berjalan seperti itu. Jangan diganggu, saya punya cara sendiri", tegas Lie Kamadjaja.

Pada kesempatan berbeda,  PT GMM Blora sudah memberikan tanggapan melalui surat nomor 151/BLR- DO/LT-LT-APTRI/V/2024 tertanggal 20 Mei 2024 terkait harga tebu, yang ditanda tangani Sri Emilia Mudiyanti selaku Direktur.

Per 20 Mei 2024 pukul 15 .00 WIB. telah menaikkan harga tebu untuk wilayah Blora Rp 72.000/kuintal dan untuk yang di luar Blora Rp 74.000/kuintal.

Dengan ketentuan 'tebu harus manis, bersih dan segar (MBS)'. Ketentuan ini masih berlaku dan harganya akan mengikuti dengan kwalitas tebu, karena saat ini tebu MBS sudah mulai berkurang.

Seperti yang disampaikan Direktur operasional sebelumnya bahwa PT GMM, Krisna  akan menaikkan harga tebu bagi petani secara berkala, berdasarkan kwalitas tebu petani yang di kirim ke PT GMM.

“Saat ini PG lain belum buka giling sedangkan PT GMM sudah buka untuk kegiatan giling, kami punya skema kenaikan harga tebu berkala untuk musim giling tahun ini,” kata Krisna Murtiyanto.

Awal musim giling biasanya rendemen berkisar 5,5 persen sd 6  apalagi kalau curah hujan tinggi seiring dengan berjalannya waktu kemasakan tebu akan semakin matang.  

“Mudah-mudahan didukung dengan cuaca yang baik InshaAllah rendemen akan naik dan tentunya akan berpengaruh terhadap kenaikan harga beli tebu oleh PG,” imbuh Direktur Operasional. 

PT GMM adalah salah satu Pabrik Gula yang melaksanakan giling lebih awal dibanding PG lainnya. Diketahui per tanggal 08 Mei 2024 baru PG Blora dan PG Madukismo Jogja yang sudah melaksanakan proses giling. 

“Salah satu bentuk komitmen kami untuk menyerap tebu petani adalah dengan membuka giling lebih awal agar potensi tebu tidak terserap dapat diminimalisir, sebab dikhawatirkan musim hujan jatuh lebih awal atau kemarau basah seperti tahun 2022,” jelas Dirops. 

Selain skema kenaikan harga tebu berkala, giling lebih awal, PT GMM juga melakukan persiapan mesin yang lebih serius agar tidak ada kendala saat on season. 

“Kami optimis hasil tahun ini akan lebih baik karena persiapan pabrik kita juga lebih matang,” ujar Krisna Murtiyanto.

Untuk diketahui, PT GMM memasang target penyerapan tebu 400.000 Ton dan rendemen 8 persen  serta 150 hari giling. (Redaksi)
Share:

Bupati Tebar Benih Ikan di Embung Rowo Blora


BLORA - Dalam mendukung upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) melakukan Rerestocking ikan atau Penebaran ikan di Embung Rowo Karangjati, Kecamatan Blora. Rabu, (20/3/2024).

Kegiatan penerbaran ikan dilakukan langsung secara simbolis oleh Bupati Blora  H. Arief Rohman dengan didampingi Kepala DP4 Kabupaten Blora bersama seluruh staf karyawannya.

Bupati Blora H. Arief Rohman mengatakan bahwa kegiatan 
penebaran ikan di perairan umum merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan populasi ikan dalam satu kawasan tertentu. 

"Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi dan kepada jajaran DP4 Kabupaten Blora yang secara rutin melakukan penebaran ikan. Dan pada tahun 2024 ini sudah ditebar 49.500 ekor ikan nila, tawes, tombro dan patin di 15 embung/waduk," jelas Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, melalui kegiatan penebaran ikan di perairan umum ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam peningkatan angka konsumsi ikan Kabupaten Blora,
yang pada akhir tahun 2022 baru mencapai 21,77 kg/kapita/tahun.

"Tentunya ini masih jauh bila dibandingkan dengan angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Tengah sebesar 38,83
kg/kapita/tahun dan angka konsumsi ikan nasional sebesar 56,48 kg/kapita/tahun," ucap Bupati Blora.

Hal ini menurut Bupati Blora menjadi tantangan bagi kita untuk terus dan selalu menyosialisasikan kebaikan kebaikan makan ikan, sebab ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia, utamanya untuk perkembangan sel - sel otak yang dimulai saat janin, balita sampai usia dewasa karena 
ikan kaya akan asam lemak omega 3, vitamin dan berbagai mineral.

"Selain memiliki kandungan gizi yang sangat baik, ikan menjadi sumber bahan makanan yang
ketersediaannya sangat beragam, dengan jumlah yang melimpah. Ikan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat, baik secara adat dan agama manapun. Ikan dapat dikonsumsi oleh semua kelompok umur, harganya terjangkau serta halal untuk dikonsumsi," kata Bupati Blora.

Kepada seluruh warga masyarakat di sekitar Embung Rowo ini dan pendatang dari luar, Bupati Blora berpesan untuk tidak menggunakan alat dan atau bahan-bahan yang berbahaya dalam usaha menangkap ikan seperti penggunaan obat/ racun, listrik/stroom, jala/ jaring dengan yang menyebabkan ikut terperangkapnya ikan atau biota air lainnya yang belum layak panen.

"Saling mengingatkan dan secara bersama-sama menjaga keberadaan dan kelestarian lingkungan agar kegiatan penangkapan ikan di perairan umum dapat terus dilakukan dan diwariskan kepada anak cucu," pesan Bupati Blora.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman mengatakan pada penebaran bibit ikan di Embung Rowo ini sebanyak 3000 bibit ikan dari 3 jenis diantaranya ikan Tombro, Patin, Tawes.

"Kegiatan ini sejalan dengan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan, restocking ikan diyakini mendukung upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dan di Blora setiap tahun secara rutin juga dilakukan penebaran ikan di Embung/waduk," ucap Ngaliman.

Kepala DP4) Blora menjelaskan bahwa  penebaran ikan sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat untuk mengenal dan menumbuhkan rasa suka/ gemar makan ikan.

"Mengonsumsi ikan juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta dapat mencegah risiko serangan penyakit seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke dan kanker. Dan sejumlah penyakit lainnya," kata Ngaliman. 

Oleh sebab itu, Ngaliman  berharap restocking ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya dengan jumlah benih yang lebih banyak sehingga dapat lebih banyak lokasi embung/waduk/bendungan yang dapat di jangkau dan di tebar benih ikan sebagai salah satu penyumbang data produksi perikanan tangkap di Kabupaten Blora.

"Hal ini berdampak pada meningkatnya tingkat konsumsi ikan masyarakat Blora," tandas Ngaliman. (Red)
Share:

Ada 4 Macam Pengetahuan Sederhana Untuk Lanjut Usia, dan Kenali Stroke



Semakin Tua Rentan Penyakit diantaranya : 
1. Lansia tersedak makanan.
2. Lansia salah bantal. 
3. Lansia kram kaki.
4. Lansia kaki kesemutan.

Ini adalah pengetahuan yg dapat menolong lansia dan diri sendiri.

Cara pertolongan sebagai berikut:

1. Tersedak Makanan
(Keselek)

Anda hanya perlu  mengangkat tangan.
Dengan mengangkat tangan ke atas kepala maka makanan yg tersangkut di tenggorokan akan turun dengan sendirinya. 

2. Salah Bantal

Kadangkala ketika bangun tidur, salah bantal, yaitu merasa nyeri di leher. Apa yg harus dilakukan ketika salah bantal? Ketika merasa salah bantal, hanya perlu mengangkat kaki, kemudian tarik ibu jari kaki dan pijat dgn memutar searah atau berlawanan arah jarum jam.

3. Kram Kaki

Ketika kram kaki kiri, angkat tangan kanan tinggi2, ketika kram kaki kanan, angkat tangan kiri tinggi2, segera akan terasa lebih enak.

4. Kaki Kesemutan

Ketika kaki kiri kesemutan, ayun telapak tangan kanan dgn sekuat tenaga, ketika kaki kanan kesemutan, ayun telapak tangan kiri dgn sekuat tenaga.
 
Jangan simpan saja info ini. Silahkan berbagi. Siapa tahu  dapat menyelamatkan lansia atau cacat dihari tua.

Salam Sehat selalu, Semoga Bermanfaat

Tanda-tanda Mau Stroke

Dalam sebuah Pesta, Seorang Suami datang bersama Istrinya, dan  tiba-tiba Sang Istri tersandung & jatuh. Sang Istri meyakinkan semua orang, bahwa dia baik-baik saja, hanya tersandung Batu karena sepatu barunya.

Sang Istri bersama Suaminya tetap hadir di Pesta itu sepanjang malam. 

Beberapa waktu kemudian, Suaminya menelpon, bahwa Istrinya dibawa ke Rumah Sakit & tepat jam 6 (enam) pagi meninggal dunia. 

Sang Istri terkena serangan STROKE saat pesta. Kalau saja diantara mereka ada yang tahu bagaimana mengenali orang mau kena Stroke, kemungkinan Sang Istri masih bisa hidup. 

Seorang Neurolog menyatakan, bahwa Penderita Stroke dalam 3 jam pertama serangan dapat sembuh totalm sama sekali, jika dengan cepat dapat mengenali gejala, mendiagnosa & membawa Pasien untuk  pengobatan Ahli *sesegera mungkin. Jangan lewat dari 3 jam, karena dapat terjadi kerusakan permanen.

Cara Mengenali Stroke

Menghafal S - B - A : 

Para Dokter menyatakan orang terdekat dengan Si Penderita dapat mengenali Stroke dengan menanyakan 3 pertanyaan sederhana. 
Ingat 3 Langkah "S-B-A", yaitu :

☝️ S ~ Senyum
Minta Penderita untuk tersenyum. Kalau Pipi miring, maka ada Kelumpuhan Saraf, ini gejala Stroke.

✌ B - Bicara
Minta Penderita untuk berbicara kalimat singkat.
Misalkan :
"Aku mau minum..!!" atau apa saja. 
Kalau omongannya pelo, ini gejala Stroke.

🤟 A - Angkat 2 Lengan
Minta Penderita untuk mengangkat Kedua Lengan. 
Kalau tidak bisa mengangkat tangannya berarti ada kelumpuhan, ini sedang jalan proses menuju Stroke.

✍ Jika ada salah satu Gangguan yang tampak dalam melakukan S-B-A ini, maka segera panggil Ambulans & ceritakan keadaan ini kepada Petugas. 

Cara lain untuk mengenali Stroke adalah : 

Minta orang tersebut  menjulurkan lidahnya.

Jika "Bengkok" menyimpang ke satu arah, ini juga merupakan suatu tanda dari mau Stroke.

Jika Anda dapat menyampaikan kabar ini kepada sedikitnya 10 orang, maka paling tidak ada 1 nyawa yang dapat diselamatkan.

Percayalah ini akan bekerja baik menolong seseorang. Tak ada yang tahu seseorang akan terkena Stroke suatu hari nanti.
Share:

Jum'at Curhat Polres Blora, Warga Sumurboto Bertanya Soal E-Tilang


BLORA — Jum'at Curhat yang dilaksanakan oleh Polres Blora Polda Jateng digelar di Sendang Brumbul Desa Sumurboto Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora yang dihadiri oleh Masyarakat Desa, Jum'at (6/10/2023) pagi.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota DPRD Blora, Jayadi, Forkopincam Jepon, Perangkat Desa dan Warga Masyatakat Desa Sumurboto.

"Hari ini kami laksanakan Jumat Curhat bertujuan untuk menjawab segala pertanyaan terkait kamtibmas." tutur Kapolsek Jepon AKP Putoro Rambe.

Pertanyaan yang masuk paling banyak adalah perihal E-Tilang, dari Kades Sumurboto mewakili warga bertanya tentang proses sistem dan pengurusan E-Tilang.

"Jujur saja pak, banyak dari warga kami yang belum paham bagaimana cara kerja E-Tilang atau tilang Online mohon dijelas sesingkat-singkatnya." kata Surpapti.

Kanit Regident Satlantas Polres Blora IPTU Nur Taufik menjawab bahwa sistem E-Tilang adalah proses tilang secara online dari Kamera Personel Lantas dan CCTV.

"Setelah menerima surat atau pemberitahuan tilang, dapat dibayar melalui BRI dengan meminta nomor pembayaran di Satuan Lalu Lintas." imbuh Iptu M. Nur Taufik.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan juga imbauan kepada masyarakat untuk antisipasi penipuan dalam bentuk online baik medsos maupun media online. (Polres/Redaksi)
Share:

Sedekah Bumi Blora akan Dijadikan Agenda Tahunan Setiap 16 Agustus


 
BLORA — Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, mengapresiasi adanya dua rekor MURI yang diperoleh Blora di gelaran Sedekah Bumi Kabupaten, dalam rangka tasyakuran HUT Kemerdekaan 2023.
 
Dimana dalam tasyakuran itu, tersajikan 9.640  Sego Berkat Buntel Daun Jati dan peserta yang hadir, dengan mengenakan busana adat Samin lengkap dengan ikat kepala sebanyak 5.731 orang.
 
Orang nomor satu di Blora itu ingin agar prestasi tersebut bisa menjadi inspirasi, bahwa ternyata masyarakat Blora itu  memang  guyub rukun dan suka bersedekah.
 
Selain itu, lanjutnya, Gas Deso Bumi Blora digelar dalam rangka mensyukuri nikmat yang sudah diterima, yang mana Kabupaten Blora saat ini kondusif dan TNI-Polri masyarakat bersinergi. Sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke 78 Kemerdekaan RI.
 
Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI yang biasanya dilaksanakan malam hari  digeser di sore hari. Sebelum digelar,  ada prosesi  mengumpulkan air dan tanah dari 16 kecamatan dan 295 desa/kelurahan yang ada di Blora.

 
‘Setelah itu kita lakukan sajian sego berkat dengan jumlah yang fantastis.  Alhamdulillah memecahkan rekor MURI tadi juga ada pakaian samin juga memecahkan rekor MURI,” jelas Bupati yang akrab dipanggil Mas Arief itu.
 
Sebelumnya, Mas Arief menyatukan tanah dan air yang dibawa 16 camat dalam sebuah wadah. Prosesi tersebut memiliki makna tersendiri, bahwa persatuan sangatlah penting agar Blora semakin maju.
 
“Dalam rangka menjaga  persatuan di Blora, keamanan, kondusifitas Kab. Blora, dan juga agar apa yang menjadi cita-cita kita bersama di Kabupaten Blora bisa kita laksanakan,” bebernya
 
Dikatakan, sedekah bumi Blora  disambut antusias masyarakat. Semula panitia hanya merencanakan sepanjang Jalan Pemuda dari Alun-Alun Kabupaten sampai Grojogan,  ternyata melimpah sampai di Tugu Pancasila.
Diketahui, berdasarkan data MURI, apa yang ditorehkan Blora tanggal 16 Agustus 2023 itu, bukan kali pertama. Blora. Sebelumnya sudah banyak kegiatan di Kabupaten Blora yang tercatat di MURI.
 
Beberapa kegiatan di Blora yang pecahkan rekor Muri tersebut, diantaranya, Makan sate ayam dengan peserta terbanyak pada tahun 2007, berpantun dalam bahasa Jawa atau parikan dengan peserta terbanyak pada tahun 2008,
 
Selanjutnya, penanaman pohon massal dengan peserta terbanyak pada 2008, ibadah haji keikhlasan bagi pegawai yang dibiayai oleh karyawan karyawati lingkup Setda pada 2009,  buku ensiklopedia Kabupaten Blora terbanyak di tahun  2011, kemudian pijat peserta terbanyak pada 2011, termasuk Minum teh rambut jagung oleh peserta terbanyak pada Desember 2015. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Tingkatkan PAD, Pemkab Blora Terus Benahi Manajemen BUMD


 
BLORA — Dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Blora terus melakukan berbagai upaya.  Diantaranya melakukan pembenahan dan penataan manajemen sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Kabupaten Blora.
 
Hal itu disampaikan Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, saat rapat paripurna DPRD Blora, dengan agenda jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Blora atas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022.  Senin, (3/7/2023).   
 
Nampak hadir saat paripurna di Gedung DPRD Blora, Jl.A. Yani itu, Wakil Bupati Blora, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Blora, Forkopimda Blora, Anggota DPRD Blora, Sekda Blora, Asisten I, II, dan III Sekda Blora, dan para Kepala OPD di lingkungan  Pemkab Blora.
 
"Terkait dengan pengelolaan BUMD, ke depan akan terus kami lakukan pembenahan, penataan, dan evaluasi manajemen BUMD.  Terutama bagi BUMD yang kurang sehat, sehingga dapat terus menghasilkan PAD," jelas Bupati Blora.
 
Dia menyadari, bahwa evaluasi manajemen BUMD ini perlu dan penting untuk dilakukan.   Sehingga BUMD Pemkab Blora yang ada dapat terus memberikan kontribusi.

Disampaikan, kontribusi BUMD dalam memberikan deviden kepada APBD Pemerintah Kabupaten Blora pada tahun 2022 adalah sebesar Rp78.180.521.351,00 atau sebesar 3,59%  dari realisasi pendapatan tahun 2022.
 
Kedepannya, kontribusi PAD dari BUMD ini akan terus didorong agar meningkat. Termasuk, dengan adanya penyertaan modal. "Kontribusi ini akan terus kami dorong, yaitu salah satunya melalui penyertaan modal, dan yang lebih penting adalah penerapan GCG (Good Corporate Governance) dalam manajemen BUMD sehingga dapat berjalan efektif, efisien dan profesional," imbuh Bupati Blora.

 
Upaya peningkatan PAD, melalui penguatan sektor BUMD Kabupaten Blora tersebut turut didukung oleh legislatif. Dalam rapat paripurna tersebut, dilakukan persetujuan bersama Raperda Kabupaten Blora tentang penyertaan modal pada BUMD tahun 2023-2027, oleh Bupati Blora dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Blora.
 
Hal tersebut disambut baik Bupati Blora. Pasalnya, dengan adanya dukungan peraturan kaitannya penyertaan modal nantinya, diharapkan BUMD di Blora untuk tumbuh dan berkembang.

"Raperda Penyertaan Modal ini akan menambah semangat kita, bagaimana BUMD ini mempunyai dividen pada APBD kita," kata Bupati Blora.
 
Ketua DPRD Blora, HM Dasum, SE, MMA, mengungkapkan,  terkait persetujuan bersama Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Blora tentang Penyertaan Modal pada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2023-2027, telah melalui berbagai tahapan sebelumnya.
 
"Pada bulan Agustus, Oktober, November 2022 dan bulan Mei 2023 DPRD Kabupaten Blora telah melakukan pembahasan 1 (satu) rancangan peraturan daerah dan telah selesai di fasilitasi Gubernur Jawa Tengah," jelas HM. Dasum.
 
Selanjutnya, terang Dasum, sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah, rancangan peraturan daerah tersebut harus dimintakan keputusan dalam rapat paripurna. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini rancangan Peraturan daerah dimaksud, diambil keputusannya.
 
Adapun dalam rangkaian rapat paripurna tersebut, dilakukan dengan beberapa agenda. Pada pagi harinya, diawali penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi atas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2022.
 
Kemudian, pada siang harinya dilanjutkan dengan penyampaian jawaban Bupati Blora atas pandangan umum fraksi-fraksi. Selanjutnya, dilanjutkan persetujuan bersama Raperda atas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Blora tahun anggaran 2022 dan Raperda Penyertaan Modal Tahun 2023-2027. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels