Ratubangnegoro Plus Ngawi dan Grobogan Diajak Ikut Maksimalkan Bandara Ngloram
Apel Bersama Dalam Rangka Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di Kabupaten Blora
Petugas Gabungan di Blora Tutup Alun - Alun, Lapangan Kridosono dan Taman Seribu Lampu Saat Malam Tahun Baru
BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dan Kodim 0721/Blora serta petugas lintas sektoral lainnya mengambil langkah tegas untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat malam tahun baru 2022.
Menindaklanjuti Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022. Serta Surat Edaran Bupati No 4435/4371/2021 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022 Di Kabupaten Blora.
Dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Candi 2021 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada 23 Desember 2021 lalu. Bahwa perayaan malam tahun baru 2022 ini diimbau kepada masyarakat agar dirumah saja, tidak ada pesta ataupun arak - arakan yang dikhawatirkan bisa menimbulkan kerumunan.
Terkini, untuk antisipasi gelombang ke-3 Covid-19 petugas gabungan di kabupaten Blora akan melakukan penutupan pada pusat keramaian masyarakat. Adapun lokasi yang akan ditutup adalah kawasan Alun - Alun Kabupaten Blora, kawasan Lapangan Kridosono Blora dan kawasan Taman Seribu Lampu Cepu.
Penutupan lokasi tersebut adalah untuk antisipasi munculnya kerumunan warga saat malam tahun baru 2022, untuk itulah petugas gabungan akan melakukan rekayasa lalu lintas.
Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK secara tegas menyampaikan bahwa, Pihak kepolisian dalam hal ini Polres Blora dipastikan tidak akan mengeluarkan izin perayaan Tahun Baru.
Pihaknya juga melarang dengan tegas terkait pawai - pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun baru. Selain mengganggu ketertiban, kegiatan itu rawan menimbulkan penyebaran virus Corona akibat adanya kerumunan masyarakat.
"Berdasarkan hasil Rapat Lintas Sektoral, kami akan membatasi kegiatan pada saat malam tahun baru. Kami tidak akan mengeluarkan izin perayaan Tahun Baru, kami juga melarang dengan tegas terkait pawai - pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun baru. Selain mengganggu ketertiban, kegiatan itu rawan menimbulkan penyebaran virus Corona akibat adanya kerumunan masyarakat,” ujar Kapolres Blora, Kamis, (30/12/2021).
Perihal antisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19 tersebut sekaligus menjadi atensi dari Kapolda Jawa Tengah.
Kapolda Jateng telah memerintahkan jajarannya untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 akibat mobilitas masyarakat di akhir tahun.
Untuk mengantisipasi lonjakan itulah kata Kapolres Blora AKBP Wiraga, perlu pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Kemudian masyarakat juga diminta supaya tetap dirumah saja dan menerapkan protokol kesehatan.
Untuk diketahui, selain pembatasan kegiatan di dalam kota Blora. Kegiatan serupa akan dilakukan di wilayah 16 Polsek Jajaran se-Kabupaten Blora. Dimana petugas gabungan akan melaksanakan patroli gabungan ketika malam tahun baru 2022.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH membeberkan bahwa melalui Satgas Operasi Lilin Candi 2021, petugas gabungan akan melakukan patroli dan penjagaan ketat serta rekayasa lalu lintas sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat terjaga.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan baik berupa pesta di tempat terbuka ataupun pawai kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar wilayah Kabupaten Blora tidak terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 akibat euforia yang berlebihan dari masyarakat dalam merayakan Tahun Baru,” terang Kasat Lantas.
Lebih lanjut dikatakan Kasat Lantas, bahwa pihaknya telah menyiagakan personilnya di berbagai pos pengamanan dan pelayanan serta pos terpadu yang tersebar di berbagai titik mulai pos perbatasan, gereja, pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diperkuat dengan tambahan personil dari TNI dan dinas terkait. (Red)
Ainia Shalichah Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Blora
FGD, Hitungan DBH Migas Blora Masih Belum Jelas
Posyandu Desa Nglarohgunung Jepon Didampingi Bhabinkamtibmas
Serikat Pekerja dan Pegawai Perhutani Berikan Bantuan Pembangunan Mushola di BKPH Medang Blora
BLORA - Serikat Pekerja dan Pegawai
Perhutani (SP2P) memberikan bantuan berupa uang untuk pembangunan Mushola di
Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Medang. Penyerahan bantuan langsung
diserahkan oleh Wakil Ketua SP2P Ismartoyo didampingi Sekretaris SP2P SP2P Djoyo
Suwito dan seksi bidang Rohani. Senin (27/12/2021).
Hadir dalam pemberian bantuan wakil
ketua SP2P Ismartoyo beserta jajarannya, Asper Medang Jadi Kurniawan dan seksi
Pembangunan pembangunan Mushola BKPH Medang Suriyono.
peyerahan dilakukan di kantor BKPH Medang, Kabupaten Blora.
Asper Medang Jadi Kurniawan memberikan apresisi kepada
SP2P yang telah memberikan bantuan dan donasi
untuk pembangunan mushola di kantor BKPH.
“Mudah – mudahan bantuan ini juga bisa
mengetuk teman-teman lain ataupun serikat yang lain untuk turut mensukseskan pembangunan mushola ini,” ungkap Jadi Kurniawan.
Lanjut Kurniawan, Sebetulnya ide untuk
membangun mushola (Rumah Allah) itu sudah lama. karena disaat teman-teman mau
melakukan ibadah itu agak jauh dari
kantor.
“Karena halaman kantor cukup luas maka
kami berembug dengan teman –teman bagimana kalau kita mendirikan tempat ibadah?.
ternyata sambutan mereka cukup baik dan antusias,” kata Asper Medang.
Asper Medang akan segera membentuk Panitia pembangunan
yang diketuai oleh Supriyono. Panitia segera bergerak untuk membuat rancangan
dan pondasi bangunan. Karena niatan untuk ibadah panitia berusaha agar pembangunan
Mushola ini tidak mengganggu kinerja keuangan di kantor BKPH, imbuhnya.
“Pembangunan tempat ibadah ini murni bantuan dan usaha kami dalam merintis
pembangunan tempat ibadah di BKPH Medang.
Alhamdullilah ternyata banyak donatur dan sumbangsih dari para dermawan
dalam bentuk uang maupun material,” tutur Jadi Kuriawan dengan runtut.
Sementara itu, Wakil Ketua SP2P Ismartoyo mengatakan bahwa sumbangan ini merupakan
bentuk kepedulian serikat dalam pembangunan tempat ibadah yang ada di BKPH
Medang, Blora.
“Mudah –mudahan bisa bermanfaat dan
mushola ini segera selesai pembangunannya dan bisa digunakan sebagai tempat
ibadah karyawan maupun orang luar dalam melaksanakan ibadah sholat,” ucap Ismartoyo.
“Dengan banyak amalan bersodaqoh Insa Allah rejeki kita akan
lancar dan dimudahkan oleh Allah dalam segala hal,” pungkas Wakil Ketua SP2P. (Sigit/Made/Red)
Antisipasi Korban Tenggelam TNI Polri di Blora Patroli ke Embung dan Sungai Ingatkan Warga Waspada
Kirab Pusaka Keris Kyai Bisma Kembali Digelar dengan Tapa Bisu
Diskors 12 Menit, Forkopimda Sepakati Tunda Tahapan Pengisian Perades di Blora
BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora pada Jumat siang, (24/12/2021) hingga sore melaksanakan rapat koordinasi evaluasi tahapan pelaksanaan pengisian perangkat desa, bersama jajaran Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Blora.
Rapat dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda (Kapolres, Dandim, Wakil Ketua DPRD, dan perwakilan Kajari).
Rapat berlangsung cukup alot karena ada laporan dugaan penyalahgunaan kewenangan dan indikasi jual beli jabatan di tingkat desa. Sehingga Bupati menskors rapat selama 12 menit mulai 15.21 – 15.33 WIB untuk berdiskusi dengan Forkopimda.
“Jadi kita putuskan, demi kondusufitas jadi pelaksanaan kita tunda. Timeline akan kita buat setelah Nataru nanti tanggal 7 Januari. Jadi setelah tahapan tes computer ini, nanti kita akan mengundang pihak ketiga yang akan ditunjuk sebagai pelaksana CAT,” ucap Bupati.
Menurut Bupati, pihaknya akan meminta para calon pihak ketiga pelaksana tes CAT untuk presentasi. Kemudian ketika nanti sudah didapatkan pihak ketiga, akan dilanjutkan penandatanganan pihak ketiga dengan panitia desa yang disaksikan oleh Forkopimda.
“Setelah kondusif semua, baru akan dilaksanakan tes CAT. Tentang mitra pihak ketiga, jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak ditemukan PTN yang sanggup, maka akan kita lakukan evaluasi SE nya. Kita akan cari pihak ketiga PTS yang memenuhi persyaratan,” jelas Bupati.
“Sedangkan dalam hal Kepala Desa merasa memiliki kewenangan mau menyelenggarakan sendiri diluar tahapan yang kita susun, kita persilahkan. Namun jika kemudian ada apa-apa dikemudian hari, kita tidak bertanggungjawab,” tegas Bupati.
“Ini kesepakatan kami bersama Forkopimda, memang tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun ini demi kebaikan Blora, langkah ini kita ambil,” pungkas Bupati.
Dalam rapat tersebut, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blora, Sujatmiko, mewakili Kajari, menekankan agar seluruh Kepala Desa dan panitia pengisian perangkat bisa menghentikan dugaan praktek jual beli jabatan.
“Saya mewakili Pak Kajari, mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dugaan praktek jual beli jabatan. Siap tidak? Sudah banyak laporan yang masuk, kami sudah mengantongi beberapa nama yang perlu penyelidikan lebih lanjut,” tegas Sujatmiko, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blora.
Penegasan Kasi Intel Kejari Blora inipun dijawab siap secara serentak oleh para Kepala Desa dan peserta rapat.
Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K. mendukung penundaan tahapan pengisian Perades ini karena saat ini bertepatan dengan momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sesuai Inmendagri terbaru, selama Nataru tidak diperbolehkan menggelar acara yang menimbulkan mobilitas banyak orang. Jika tes CAT tetap dilaksanakan di akhir Desember ini pastinya kita juga akan mendapatkan teguran dari pusat. Sehingga sebaiknya memang ditunda dahulu,” ungkap Kapolres.
Adapun Plh. Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, menyampaikan bahwa penundaan tahapan terkait CAT ini tidak menggugurkan hak peserta yang telah sampai di tahapan tes computer.
“Sesuai arahan Bapak Bupati dan Forkopimda, hasil dari proses yang telah dilaksanakan ini tetap diberlakukan sambil menunggu tahapan CAT setelah Nataru. Dalam artian, tidak diulang dari awal,” jelas Yayuk.
Sedangkan khusus untuk Desa Plantungan, Kecamatan Blora yang menurutnya kemarin telah terbukti ada kecurangan. Maka berdasarkan hasil audiensi hari Kamis (23/12/2021) dan kajian bersama, tahapan pengisian perades Plantungan diberhentikan dan akan diulang di tahun depan dengan kepanitiaan yang baru. (Redaksi)
Masa Pandemi, Jumlah Pohon Yang Hilang di Hutan Negara Semakin Berkurang, Petugas Gencar Patroli Gabungan
Peringati Hari Ibu, Wabup Ingatkan Makna Perjuangan Perempuan untuk Kemajuan Bangsa
Kenalkan Potensi Desa, Pemdes Bradag Gelar Lomba Mural Nasional
BLORA - Desa Bradag, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora menggelar Lomba Mural Tingkat Nasional yang digelar dari 17 hingga 19 Desember 2021.
Kepala Desa Brarag, Sutarmidi, menjelaskan bahwa kegiatan lomba ini sebagai langkah awal untuk memperkenalkan Potensi Desa yang mulai berkambang.
"Desa Bradag ini yang desa tertinggal, Alhamdulillah secara perlahan mulai berkambang, dengan adanya mural ini diharapkan desa bradag bisa dikenal banyak masyarakat luas," ucap Kades, Minggu (19/12/2021) kemarin.
Menurutnya kegiatan event mural ini mulai hari Jumat lalu dan ini berlangsung selama 3 hari sangat luar biasa peserta yang berdatangan dari luar kota.
“Pada hari minggu kemarin merupakan final, antusiasme sangat banyak sekali, " paparnya.
Dijelaskannya, kegiatan lomba tersebut diikuti oleh para seniman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat.
Adapun karya - karya mural nan apik dilukiskan pada pagar tembok hingga dinding kantor desa.
"Mural yang dilukis pun menggambarkan kekayaan budaya dan potensi yang ada di Kabupaten Blora," ucap Kades Bradag.
Lomba Mural Nasional ini disambut baik oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, adanya kreativitas Desa Bradag tersebut tentu menarik masyarakat luar untuk datang ke Desa ini.
"Ini ide yang sangat luar biasa, dengan menyelenggarakan lomba mural tingkat nasional. Kita harapkan nanti desa bradag semakin baik lagi," ucap Bupati.
Bupati juga meminta Dinas Pariwisata untuk memetakan Desa Bradag ini potensi apa yang bisa dikembangkan.
"Tolong dipetakan apa yang bisa dikembangkan, potensi seninya saya lihat luar biasa, dari anak kecil yang sudah bisa mengembangkan tarian kreasi, jika ini dibimbing tentu akan lebih baik lagi," jelas Bupati.
Bupati juga meminta agar sinergi Pemkab, Pemdes dan Seniman untuk mensosialisasikan potensi yang ada di desa Bradag ini.
"Selain sektor seni budaya mungkin sektor lain seperti pertanian, peternakan, buah buahan bisa dikembangkan disini," kata Bupati.
Pada kesempatan tersebut terpilih sebanyak 10 mural terbaik, kemudian juara 1, 2 dan 3, serta juara favorit pilihan Bupati.
Salah satu mural yang memikat Bupati adalah karya dari seniman dari Death Line Art, seniman tersebut mampu melukis mural yang menceritakan kekayaan seni budaya Blora dengan dipadukan kearifan lokal, yang terus eksis dimasa milenial seperti saat ini.
"Saya melihat seni budaya blora dipadukan dengan kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu, dan mereka tetap bertahan," tandas H. Arief.
Sebagai informasi, juara favorit diraih oleh peserta dari Death Line Art, juara 1 Ari Setyo dari cepu , Juara 2 dari Maju Mapah Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, dan juara 3 atas nama Kreator Track Jakarta.
Kemudian diambil juara terbaik 10 besar untuk Juara terbaik 1 adalah Ade, terbaik 2 adalah Bety Eka, terbaik 3 Nazir, terbaik 4 adalah Muhammad, terbaik 5 adalah Andie , terbaik 6 adalah Galang , Terbaik 7 adalah Kipli, Terbaik 8 dimas, terbaik 9 adalah Mezaluna dan Terbaik 10 adalah Amri.
Juara favorit Anggi Konsep dalam menggambar ini melihat saat zaman milenial namun tidak meninggalkan budaya yang ada dan tetap menguri nguri budaya khususnya Blora.
"Kita melukis bukan karena bagus, tapi bagaimana kita memberikan pesan kepada masyarakat agar tetap mengingat budaya yang ada," ucap Anggi.
Adapun para juri yang menilai diantaranya adalah Ir. Puji Raharjo, Drs. agus Suryanto, dan Ikhsan Trisnawa. (Kudnadi)
Captions:
Petugas Gabungan di Perbatasan Cepu - Jatim, Gencarkan Patroli di Jam Rawan dan Waspada Bencana Alam
BLORA - Petugas Gabungan di Kabupaten Blora meningkatkan patroli kewilayahan untuk antisipasi gangguan kamtibmas jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Salah satu yang
dilakukan adalah oleh petugas gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu bersama
Koramil Cepu, Satpol PP dan petugas lintas sektoral lainnya aktif melakukan
patroli gabungan pada jam malam. (19/12/2021)
Kapolsek Cepu
AKP Agus Budiana,SH menyampaikan bahwa patroli gabungan ini untuk menindaklanjuti instruksi Kapolres Blora AKBP
Wiraga Dimas Tama,SIK dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah terutama jelang
Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.
"Sesuai
petunjuk Bapak Kapolres, Petugas gabungan di Cepu aktif melaksanakan patroli
malam hari. Tentunya dengan rute dan sasaran yang berbeda," kata Kapolsek
Agus Budiana.
Adapun sasaran
patroli adalah daerah rawan gangguan kamtibmas, serta pusat keramaian
masyarakat. Seperti wilayah perbatasan, kawasan perkantoran, perbankan, taman
seribu lampu, hingga kawasan bandara, terminal dan stasiun.
"Kita tidak
mau underestimate, walau situasi Cepu relatif aman, Kegiatan Rutin Kepolisian
Terus kita tingkatkan," lanjut Kapolsek Cepu.
Kapolsek
menerangkan bahwa patroli dilakukan 24 jam. Jadi salama satu hari, bisa saja
satu lokasi disambangi 2 sampai 3 kali.
Masih tambah
Kapolsek AKP Agus Budiana menyikapi situasi akhir tahun dengan intensitas hujan
yang meningkat, kepada masyarakat ia berpesan agar selalu waspada terhadap
bencana alam terutama warga yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Bengawan
Solo yang rawan terjadi banjir.
"Hati hati dan waspada, untuk warga dikawasan rawan banjir silahkan diantisipasi. Sembari kita berharap semoga jelang Nataru di Cepu aman, sehat dan tidak terjadi bencana," pungkas Kapolsek Cepu. (Redaksi)
Kunjungi Blora, UNY Nyatakan Siap Bantu Pembangunan Kabupaten Blora
BLORA - Pimpinan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada hari Sabtu (18/12/2021) melakukan
kunjungan kerja di Kabupaten Blora. Tim dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik
Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A., bersama rombongan diterima langsung oleh
Bupati H. Arief Rohman, S.IP. M.Si, di Pendopo Rumah Dinasnya.
Dalam kesempatan
ini, Prof. Margana menyampaikan bahwa kunjungan ini sebagai bentuk tindak
lanjut penandatanganan MoU antara Rektor UNY dengan Bupati Blora yang
dilaksanakan bulan September lalu di Kampus Pusat UNY Karangmalang.
“Kunjungan ini
kami lakukan untuk membahas tindak lanjut pelaksanaan MoU yang telah
dilaksanakan Pak Bupati bersama Pak Rektor tempo hari. Mohon maaf Pak Rektor
belum bisa hadir langsung ke Blora, sehingga menugaskan kami bersama tim untuk
memetakan langkah konkrit kerjasama dengan Pemkab,” ujarnya.
Menurutnya,
dengan memiliki 8 Fakultas dan serratus lebih program studi, pihaknya siap
melakukan kerjasama pembangunan daerah. Yang salah satunya membantu penanganan
kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM Kabupaten Blora.
“Mulai dari
program KKN Tematik, kemudian Praktek Kependidikan di Kabupaten Blora, Dunia
Industri, beasiswa bagi pelajar berprestasi, hingga pemberdayaan masyarakat
melalui berbagai program penelitian dan pengembangan ekonomi. Untuk itu kami
hadir ke Blora ingin menyusun pemetaan lokasi mana yang cocok untuk kerjasama
ini, berikut sasarannya,” lanjut Prof. Margana.
Pihaknya
menyatakan siap menerjunkan mahasiswa, dosen, dan lembaga mitra untuk
melaksanakan program-program kerjasama yang telah disepakati, sehingga bisa
dilaksanakan mulai 2022 nanti.
Bupati Arief
Rohman pun mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Rektor Bidang Akademik
UNY bersama tim ke Kabupaten Blora. Menurut Bupati ini merupakan bentuk
keseriusan UNY untuk membantu Kabupaten Blora.
“Salam hormat
kami untuk Pak Rektor. Dalam kesempatan ini izinkan kami menyampaikan berbagai
tantangan dan potensi Kabupaten Blora yang memang butuh untuk dikerjakan
bersama-sama dengan UNY. Selain peningkatan SDM juga pembangunan ekonomi
utamanya pengentasan kemiskinan,” ungkap Bupati.
“Kemiskinan
Blora masih masuk zona merah di Jawa Tengah, masuk 13 besar dari 35 Kabupaten
Kota se Jateng. Kita sudah petakan ada 48 desa yang masuk kategori miskin. Oleh
karena itu, kita ingin KKN UNY nantinya bisa ikut menyasar desa-desa miskin
ini. Jangan KKN di wilayah kota, kita coba di pedesaan dekat hutan agar
terlihat before afternya, sebelum dan sesudah digarap UNY ,” jelas Bupati.
Bupati ingin
mahasiswa KKN di desa miskin nantinya ikut memetakan permasalahan yang ada di
desa dan potensi yang bisa dikembangkan untuk menumbuhkan kegiatan pemberdayaan
ekonomi masyarakat.
“Sekaligus untuk
membantu kita melakukan update data kemiskinan di desa-desa. Saya kira UNY akan
bisa lebih objektif ketika melakukan pendataan. Karena selama ini data kita
banyak yang kurang tepat sehingga sasaran program banyak salah sasaran,”
sambung Bupati.
Sedangkan untuk
peningkatan SDM, Bupati meminta agar UNY bisa join dengan Pemkab untuk
memberikan beasiswa kuliah gratis bagi pelajar Blora.
“Oleh karena
itu, saat ini kita undang perwakilan kepala sekolah SMA, SMK sederajat. Kita
ingin anak-anak kita yang saat ini duduk di kelas 3 bisa diarahkan potensinya,
dipetakan, mana yang cocok untuk mendapatkan beasiswa,” tambah Bupati.
Menurutnya, jika
satu pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu berhasil dikuliahkan gratis
maka dirinya optimis anak ini akan membawa perubahan ekonomi keluarganya.
“Dengan demikian
kedepan angka kemiskinan kita juga akan ikut turun. Sudah banyak perguruan
tinggi yang kita ajak melaksnakan kerjasama ini. Kami berharap UNY juga siap
memberikan kontribusinya untuk Kabupaten Blora. Apalagi banyak pimpinan dan
doses UNY dari Blora. Monggo Sesarengan mBangun Blora,” pungkas Bupati.
Usai penyambutan, dilanjutkan dengan workshop dan sosialisasi pemetaan lokasi KKN, Dunia Industri, dan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru oleh UNY. Turut hadir Kepala Bappeda Blora, OPD terkait, dan perwakilan Kepala Sekolah SMA, SMK sederajat. (Red)
Pastikan Kelancaran Natal dan Tahun Baru, Bupati Blora Gelar Rakor Ekuinda
BLORA - Pemerintah Kabupaten
Blora menggekar Rapat Koordinasi Ekonomi, Keuangan dan Industri Daerah
(Ekuinda) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, pada Jumat (17/22/2021)
di Ruang Pertemuan Setda Blora.
Rapat dipimpin oleh Bupati Blora
H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, Kabag Ops
Polres Blora, dan perwakilan dari Kodim 0721, serta diikuti oleh OPD dan camat.
Dihadapan para peserta, Bupati
meminta agar di tingkat kecamatan dilakukan koordinasi yang baik.
“Untuk para camat dengan
forkopimcam nanti koordinasi terkait pengamanan. Ini ada varian baru yang masuk
ke Indonesia, tadi Pak Dirjen, juga menyampaikan untuk para Bupati untuk mulai
hati-hati,” terangnya
Disampaikannya, momen Natal dan
Tahun Baru (Nataru) ini menjadi perhatian penting agar di awal tahun tidak
terjadi lonjakan kasus.
“Kita diuji untuk Nataru ini,
kalau Nataru ini aman, Insyaallah Januari ini kita akan bisa aman,” papar
Bupati
“Tapi kalau ada kejadian di
Nataru ini, entah itu ada varian baru masuk atau lonjakan, maka kita akan
kerepotan kembali di awal tahun, oleh karena itu kami mohon kerjasamanya pihak
pihak terkait” lanjutnya
Bupati menegaskan, agar semua
pihak untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga agar momen Nataru ini berlangsung
lancar dan aman.
“Tolong nanti hal-hal yang
menjadi kebijakan tolong juga untuk dibuat edaran” pungkasnya
Sementara itu, Kabag Ops Polres
Blora Kompol Supriyo mewakili Kapolres Blora, menyampaikan paparannya dalam
rangka kesiapan pengamanan natal 2021 dan tahun baru 2022.
Dijelaskannya, kepolisian akan
menggelar Operasi Lilin Candi 2021.
“Untuk perayaan Natal dan Tahun
baru ini Polisi akan menggelar Operasi Lilin Candi 2021 mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan
2 Januari 2022 atau selama 10 hari,” paparnya.
Adapun jumlah personil yang akan
bergerak dalam operasi lilin candi nantinya akan bersinergi melibatkan berbagai
pihak.
“Rencana personil akan melibatkan
168 dari Polres Blora dan diperkuat dari Kodim 50 personil, dari Batalyon 410
ada 31 personil, Satpol PP 50 personil, Dishub 20 personil dan Dinkes ada 30
personil, bersama-sama melaksnakan pengamanan dan pelayanan selama Nataru,”
paparnya
Pihaknya menambahkan bahwa untuk
Kabupaten Blora akan mendirikan sebanyak 5 pos. Diantaranya, pos pelayanan di
Alun-Alun Blora, lalu pos check point atau pos perbatasan.
“Kemudian 3 pos yang lain pospam,
kita akan tempatkan di tempat ibadah. Jadi rencana pos yang kita dirikan ada 5 pos, ini tanggal 22 seluruh pos sudah
harus berdiri mohon dukungan semua pihak,” imbuhnya
Pihaknya juga memaparkan terkait
skema penutupan atau pengalihan arus paa malam tahun baru. Terakhir, pihaknya
berpesan agar jangan sampai terjadi penambahan kasus covid-19 dalam momen tahun
baru
“Informasi omricon juga sudah
masuk di Indonesia, jangan sampai malam tahun baru ini menjadi kluster
penambahan covid-19,” pungkasnya
Kemudian, Kepala Dinporabudpar
Blora, Drs. Kunto Aji mengungkapkan bahwa rencananya pihaknya akan membuat
surat edaran.
“Kami akan melaksanakan membuat
surat edaran sekaligus pemantauan terkait tempat hiburan” ungkapnya
“Terkait tempat-tempat obyek
wisata, kami menyesuaikan regulasi dalam hal ini kita menggunakan Inmendagri No 66,” imbuhnya
Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dindagkop UKM Blora turut menyampaikan perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok. (ADY/Redaksi).
Presiden Jokowi Bagikan Bantuan Tunai dan Sembako ke Pedagang Pasar Mulyorejo
BLORA - Presiden
RI Joko Widodo melangsungkan kunjungan
kerja di Kabupaten Blora dengan agenda meresmikan Bandar Udara Ngloram yang
terletak di Kecamatan Cepu, Jumat pagi (17/12/2021).
Disela-sela
kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk menyapa dan
menyerahkan bantuan tunai dan sembako kepada para pedagang kaki lima dan warung
yang ada di sekitar Pasar Mulyorejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.
Setibanya di
Pasar Mulyorejo, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo lantas turun dari
mobil kepresidenan dan disambut oleh Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Putranto
Gatot Sri Handoyo, S.Sos, MM, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K dan
Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, SE, M.Si.
Kedatangan
Presiden, disambut antusias oleh para pedagang. Sejenak mereka menghentikan
aktivitas jual-beli untuk menyaksikan Presiden dan sesekali mereka memfoto
momen bersejarah tersebut.
Presiden Jokowi
bersama Ibu Negara kemudian membagikan bantuan tunai dan sembako kepada para
pedagang yang ada di pasar. Nampak Presiden juga berdialog dengan para pedagang
pasar, sembari berpesan akan pentingnya protokol kesehatan.
Salah satu
pedagang di Pasar Mulyorejo, Sami (75) bersyukur karena pada pagi hari itu
Presiden Jokowi berkenan hadir secara langsung di Pasar Mulyorejo untuk
memberikan bantuan.
Dirinya dan para
pedagang lainnya pun tidak menyangka, bakal bertemu dengan orang nomor satu di
Indonesia.
"Alhamdulillah
mugi Pak Jokowi pinaringan sehat wal afiat lan panjang umur. Kulo boten nyono,
Pak Jokowi ngriki dateng peken (Alhamdulillah semoga Pak Jokowi sehat wal afiat
dan panjang umur. Saya tidak menyangka, Pak Jokowi kesini di pasar)," ucapnya
Mbah Sami juga
merasa senang, karena menerima bantuan tunai dan sembako dari Presiden RI.
Rencananya, bantuan tunai tersebut akan dipergunakan untuk menambah modal
usahanya .
"Bantuan
arta lan sembako, wonten minyak, beras, lan sanesipun. Alhamdulillah bantuan
saking Pak Jokowi niki saged nambah modal dagang kulo (bantuan uang dan
sembako, ada minyak, beras, dan lainnya.
Alhamdulillah bantuan dari Pak Jokowi bisa untuk menambah modal jualan
saya)" pungkasnya
Hadirnya
Presiden Jokowi di tengah-tengah pedagang pasar Mulyorejo juga sangat berkesan,
terutama bagi salah seorang warga setempat bernama Oni Priyono.
Laki-laki
tersebut tak menyangka bakal bertemu langsung dan diberi jaket oleh Presiden.
"Saya kaget
seperti dapat rejeki, sangat senang, tadi kaget saya melambaikan tangan
gini-gini dan Pak Presiden nunjuk bilang ' iya kamu ' katanya, terus saya
diantar untuk menghadap Pak Jokowi," ucapnya
Begitu
menghadap, Presiden secara spontan melepas jaketnya dan kemudian memakaikannya
kepada Oni Priyono.
"Pak Jokowi
terimakasih, semoga bapak sehat selalu, saya berharap bapak nanti bisa
berkunjung ke Blora lagi, masyarakat Blora, Cepu sangat mengharapkan kedatangan
Pak Jokowi," ungkap Oni
Pada kesempatan
tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut mendampingi Presiden Joko
Widodo dalam acara penyerahan bantuan tunai dan sembako tersebut.
Selepas itu,
Presiden beserta rombongan kemudian melanjutkan perjalanannya untuk mengikuti
kegiatan selanjutnya.
Hadir mendampingi kegiatan tersebut Asisten II Sekda Kabupaten Blora, Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Blora. (Red)
Program Kotaku Blora Tahun 2021, Wabup Harapkan Bisa Berkelanjutan di 2022
BLORA - Peresmian dan serah
terima sarana prasarana program Kota
Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Blora tahun anggaran 2021, oleh Wakil Bupati
Blora di Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.
Hadir dalam kegiatan tersebut,
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Kepala Bappeda
Blora, Kepala Dinrumkimhub Blora, perwakilan
Arwani Thomafi Anggota Komisi V DPR RI, Camat Blora, Lurah Tegalgunung, dan Ascot mandiri Program Kotaku Lilik
Trilaksono.
Kepala BPPW Jawa Tengah, Cakra
Nagara menjelaskan bahwa adanya kegiatan - kegiatan dari Direktorat Jenderal
Cipta Karya melalui BPPW Jawa Tengah
tersebut, salah satunya adalah bertujuan untuk mengurangi kawasan kumuh.
“Kita berupaya kawasan kumuh ini
semakin lama semakin mengecil, Alhamdulillah daerah Asem Kembar (di
Tegalgunung) ini saya melihat saat ini tempat yang begitu indah,” ucap Cakra
Nagara.
Lebih lanjut Cakra Nagara
mengatakan bahwa ada beberapa kegiatan Kotaku, yakni padat karya (cash for
work) dan lain lainnya yang merupakan kegiatan kolaborasi, didukung dan didanai
pemerintah pusat untuk Blora.
“Kemudian ada beberapa terkait
dengan penataan kawasan dan pembangunannya, yang pertama kegiatan Kotaku
Reguler. Adapun Kotaku reguler ini ada
di dua tempat yaitu di Kelurahan Tegalgunung dan Sonoerjo,” terang Cakra
“Selanjutnya adalah padat karya
(cash for work) yang ada di 7 kelurahan dengan nilai masing-masing 300 jutaan,
jadi padat karya ini difokuskan untuk pemeliharaan masyarakat dapat
memaksimalkan manfaat dari yang sudah dibangun,” imbuh Kepala BPPW Jawa Tengah.
Sementara itu, Ascot mandiri
Program Kotaku, Lilik Trilaksono merinci ada 7 kelurahan yang menerima program
cash for work yakni Kelurahan Mlangsen, Jetis, Tambahrejo, Bangkle, Karangboyo,
Ngroto, Ngelo.
“Ada 4 kelurahan yang ada di
kecamatan Blora, dan 3 kelurahan di Kecamatan Cepu. Kegiatan-kegiatan tersebut
sudah dilaksanakan dan pada tanggal 22 dan 23 November kemarin sudah dilakukan sertifikasi oleh satker pelaksanaan
prasarana permukiman,” ungkap Lilik Trilaksono.
“Ada beberapa masukan dan temuan
dari tim satker dan pada hari ini sudah kita tindak lanjuti semua,” ucap Ascot
mandiri Program Kotaku.
Kemudian, dikatakan Lilik
Trilaksono bahwa ada juga bantuan pemerintah untuk masyarakat reguler, yang
diterimakan kepada dua kelurahan yakni Sonorejo dan Tegalgunung.
“Kegiatan itu sudah dilakukan,
100% kegiatan fisik dan laporan keuangannya 100% dan pada 13 Desember kemarin
sudah dilakukan sertifikasi terkait kegiatan tersebut,” jelas Lilik Trilaksono.
Pada kesempatan itu, Wabup Blora,
Tri Yuli Setyowati, ST, MM mengapresiasi adanya program tersebut karena sangat
membantu pemerintah dan masyarakat. Terlebih, di masa pandemi ini pemerintah
harus melakukan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19.
“Karena pandemi, kami melakukan
refocusing, tetapi pembangunan harus tetap kami lakukan salah satunya dengan
program kotaku. Ini sangat membantu kami untuk membangun kelurahan-kelurahan
yang ada di Kabupaten Blora,” kata Wabup.
Dijelaskannya oleh Wabup, bahwa
hadirnya program ini juga disambut positif oleh masyarakat. Maka kemudian
pihaknya juga berharap agar program Kotaku ini dapat berkelanjutan.
“Masyarakat juga senang sekali
terbantu dengan adanya program ini, membantu untuk mengurangi kekumuhan yang
ada di wilayah perkotaan,” imbuhnya.
Wabup menjelaskan bahwa di
Kabupaten Blora terdapat 24 kelurahan, dan yang telah mendapatkan program tersebut baru 7. Sehingga masih
banyak kelurahan yang perlu untuk mendapatkan sentuhan.
Tri Yuli Setyowati pun
menyampaikan aspirasinya kepada perwakilan Anggota DPR RI Arwani Thomafi dan Kepala BPPW Jateng agar program Kotaku di
Kab. Blora dapat berkelanjutan.
“Jadi Pak tolong disampaikan
kepada Gus Arwani bahwa untuk program Kotaku ini tetap harus berkelanjutan di
tahun 2022 untuk Kabupaten Blora,” harap Wabup
“Juga bapak kepala BPPW Jateng,
kami berharap agar ada kesinambungan di 2022 benar-benar bisa kami dapatkan,
kami siap nanti harus seperti apa, yang terpenting masyarakat kami bisa
menerima manfaatnya,” tandas Wabup.
Wakil Bupati Blora berpesan
kepada masyarakat setempat, agar adanya sarana dan prasarana yang telah
diberikan ini dapat dijaga dan
dimanfaatkan dengan baik.
“Semoga sarana dan prasarana
untuk wilayah ini bisa sangat bermanfaat, dan ruang terbuka ini bisa menjadikan
warga sini berdaya saing, bisa melakukan hal yang baik untuk lingkungan,” pesan Wabup.
Di akhir acara peresmian, Wabup turut menyerahkan sarana prasarana secara simbolis berupa gerobak sampah kepada kelompok pemelihara dan pemanfaat di Kelurahan Tegalgunung. (Redaksi)
Terkini
500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora
BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...





