Hasil Lelang Pengelolaan Parkir Di Blora Tahun 2021 Menurun


BLORA – Hasil lelang terbuka pengelolaan parkir oleh Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora tahun anggaran 2021 mengalami penurunan dibandingkan hasil pengelolaan parkir pada tahun 2020. Hal ini dikarenakan masih adanya wabah pandemi covid-19.

“Lelang hari ini acuan kita adalah regulasi yang benar, ketentuan yang ada, dan itu sudah kami lakukan terkait pelaksanaan lelang terbuka. Sekaligus untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan peningkatan Kualitas pelayanan masyarakat yang berhubungan dengan parkir,” terang Kepala Dinrumkimhub Blora, Pratikto Nugroho usai lelang, Senin (28/12/2020).

Menurutnya, hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 03 tahun 2010 tentang Retribusi pelayanan parkir kendaraan di tepi jalan umum. Sedangkan obyek parkir yang tidak diikutsertakan yaitu lapangan Kridosono, Jalan Nasional dan Jalan Provinsi, kecuali pasar, pusat perdagangan, pusat pelayanan masyarakat dan area publik.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Blora, Subroto mengatakan bahwa lelang dilakukan dengan fair dan terbuka.

“Semua dilakukan dengan dasar hukum dan kita sebagai pengawasan semua akan dilakukan dengan baik dan benar. Dan saat ini kita prioritaskan untuk pemenang lelang asli warga Blora yang memenuhi persyaratan. Pemenang lelang harus bisa memahami dan mengerti tentang parkir itu sendiri. Tidak bisa mengganti juru parkir, kecuali kalau memang ada pelanggaran, yang dikhawatirkan nanti ada konflik mengingat habis pilkada. Untuk itu perlu kita antisipasi dan kita jaga betul,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT Parkir, Viktor Rudi P.H menyampaikan para pemenang dalam proses lelang terbuka pengelolaan parkir tepi jalan umum.

“Untuk anggaran tahun 2021 hari ini lelang sudah berlangsung dan sudah kita tentukan pemenangnya ada tiga CV diantaranya CV. Kenzo putra 33, CV Mandiri Trans Buana, dan CV Trans Mega Buana Mandiri,” katanya.

Lelang terbuka ini dapat diikuti oleh perusahaan berbadan hukum CV atau PT yang bergerak di bidang jasa parkir atas nama pribadi/sendiri dengan membawa e-KTP/akta perusahaan berbadan hukum dan NPWP yang berlaku.
Selanjutnya peserta lelang wajib menyetor uang penawaran lelang sebesar Rp 2.000.000,00. Apabila peserta lelang kalah maka deposit penawaran akan dikembalikan.
Peserta lelang tidak bisa mencabut harga penawaran yang telah disampaikan. Pemenang lelang ditentukan dari nilai penawaran tertinggi di setiap wilayah obyek parkir.
Setelah satu minggu penandatanganan kontrak lelang, pemenang diharuskan membayar 50% dari nilai lelang yang dimenangkan dan sisanya 50% lagi dibayarkan pada bulan Juli 2021.

Adapun hasil lelang pengelolaan parkir tersebut, terdapat 4 pemenang lelang yang terbagi dalam 5 wilayah.

Untuk wilayah 1 meliputi kecamatan Blora, Jepon, Banjarejo dan Tunjungan dengan harga dasar lelang Rp 150 juta dimenangkan oleh CV Kenzo Putra33 dengan nilai Rp 155 juta. Padahal tahun kemarin di wilayah 1 ini hasil lelang mencapai Rp 230 Juta dengan harga dasar Rp 122,4 juta.

Wilayah 2 meliputi kecamatan Cepu, Sambong dan Jiken dimenangkan oleh CV Mandiri Trans Buana dengan nilai Rp 170 juta dari harga dasar Rp 150 juta. Pada tahun kemarin, di wilayah 2 hasil lelang mencapai Rp 200 juta dengan harga dasar lelang Rp 132 juta.

Untuk wilayah 3 meliputi kecamatan Kunduran, Ngawen, Todanan dan Japah dimenangkan oleh CV Mezo Mandiri Jaya dengan nilai Rp 155 juta dari harga dasar lelang Rp 150 juta. Di wilayah 3 tahun kemarin mencapai hasil lelang senilai Rp 201,8 juta dengan harga dasar Rp 156 juta.

Wilayah 4, Kecamatan Randublatung dan Kedungtuban dimenangkan oleh CV Mezo Mandiri Jaya dengan hasil lelang Rp 26 juta dari harga dasar Rp 25 juta. Sedangkan tahun sebelumnya di wilayah 4 berhasil dilelang senilai Rp 46,5 juta dengan harga dasar lelang Rp 24 juta.

Sementara untuk wilayah 5, kecamatan Jati dan Kradenan dimenangkan oleh CV Trans Mega Buana Mandiri senilai Rp 27 juta dari harga dasar lelang Rp 25 juta. Pada tahun sebelumnya, di wilayah 5 berhasil dilelang senilai Rp 32 juta dari harga dasar lelang Rp 24 juta.

Nilai total lelang pengelolaan parkir tahun ini sejumlah Rp 533 juta. Lebih rendah jika dibandingkan dengan hasil lelang tahun kemarin yang mencapai Rp 710,3 juta, maka selisih Rp 177,3 juta. Sedangkan pagu anggaran dari BPPKAD Blora Cuma Rp 500 juta, jadi masih ada selisih Rp 33 juta. (ADY/Red)

Share:

Antisipasi Corona, Kapolres Blora Imbau Warga Untuk Merayakan Nataru Sederhana Saja


BLORA - Menindaklanjuti Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis mengenai larangan membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Yang tertuang dalam Maklumat Kapolri bernomor Mak/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.


Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Ferry Irawan,SIK,M.Hum mengimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Blora untuk merayakan momen tersebut dengan cara sederhana dan tidak menimbulkan kerumunan.


AKBP Ferry Irawan mengungkapkan bahwa maklumat Kapolri dikeluarkan untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat. Dimana saat ini, pandemi Covid-19 belum ada tanda tanda mereda.


"Guna memberikan perlindungan dan jaminan keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 itulah, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan atau kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum," kata Kapolres Blora, Kamis, (24/12/2020).


Kegiatan yang dimaksud di antaranya, perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah. Kemudian pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai atau karnaval hingga pesta penyalaan kembang api.


Kapolres Blora mengajak agar pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun baru dilakukan secara sederhana bersama teman dan keluarga dekat, itupun harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


"Protokol kesehatan adalah yang paling utama, untuk itu biasakan 4 M saat pelaksanaan kegiata. Yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan serta menghindari kerumunan," ungkap Kapolres Blora.


Mantan Kapolres Solok ini menegaskan bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat Kapolri maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan," tegas Kapolres Blora.


Kapolres mengajak kepada seluruh warga agar memanfaatkan momen Natal dan Tahun baru kali ini dengan berdoa agar pandemi Covid-19 segera sirna dari dunia, sehingga kegiatan bisa berjalan kembali normal. "Mari kita berdoa, semoga Covid-19 segera sirna, untuk itu kita harus selalu melakukan tindakan antisipasi yaitu dengan disiplin protokol kesehatan," pungkas Kapolres. (AD)

Share:

Rakor Penebusan Pupuk Subsidi Dengan Kartu Tani


BLORA - Dalam rangka menanggulangi permasalahan sulitnya penebusan pupuk menggunakan Kartu Tani yang saat ini dialami oleh petani di wilayah Kabupaten Blora, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melakukan Rapat Koordinasi tentang Penebusan pupuk bersubsidi dengan Kartu Tani pada Senin (07/12/2020) di Ruang pertemuan Setda Blora.

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Blora H. Djoko Nugroho tersebut dihadiri oleh Forkopimda Blora Sekda Blora (Komang Gede Irawadi) Kepada OPD Pemkab Blora, Camat se-Kabupaten Blora, Kordinator Penyuluh pertanian, Perwakilan dari BRI cabang Blora, Perwakilan Distributor dan Pengecer pupuk, serta Perwakilan dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Blora.

Mengawali rapat Bupati Blora menyampaikan prihatin karena angka penyebaran Covid-19 di wilayah Blora yang semakin meningkat dan permasalahan pupuk subsidi masih ada.

"Perkembangan Covid akhir-akhir ini luar biasa. Mari semua ambil bagian dalam pencegahan penularan Covid-19,” tegasnya.

"Sampai hari ini permasalahan terkait pupuk subsidi masih terjadi. Kartu Tani merupakan hal baru bagi kita. Apabila ada kendala, tolong beri kebijakan agar pupuk tersalurkan sampai petani. Hampir tiap tahun perkara pupuk ini timbul. Dengan rapat hari ini harus ada perbaikan,” kata Bupati.

Alokasi pupuk subsidi pada Tahun 2020 dibanding Tahun 2019 ada peningkatan. Penyaluran pupuk subsidi sampai bulan November 2020 yaitu urea alokasi 56.450 sisa 4.538 Ton (8,04 %), SP36 alokasi 9.654 sisa 1.352 Ton (14,00 %), ZA alokasi 10.600 Ton sisa 1.470 Ton (13.87 %), NPK alokasi 39.168 Ton sisa 1.772 Ton (4.52 %) dan pupuk organik alokasi 17.900 Ton sisa 3.962 Ton (22,14 %).

Sementara itu, dalam paparannya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora Ir. Reni Miharti, M.Agr.Bus  menyampaikan di masing-masing kecamatan saat ini masih ada sisa alokasi pupuk untuk bulan Desember.

“Penyebab kelangkaan karena tahun 2020 merupakan masa transisi penggunaan kartu tani. Data kartu tani di Kabupaten Blora Jumlah NIK tahun 2020 sebanyak 150.261 NIK, sampai dengan awal November terbit 123.425 kartu, Kartu yang belum terbit sebanyak 18.516 kartu,” jelasnya.

"Jumlah NIK tahun 2021 yaitu 169.685, Cetak kartu Tani di BRI selain penyelesaian kekurangan tahun 2020, ditambah NIK baru tahun 2021 sejumlah 19.424 kartu," Papar Reni.

Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok
(RDKK) disusun oleh kelompok tani didampingi petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) di lokasi masing-masing. 

RDKK luas lahan tahun 2020 reguler dan hutan total sebesar 88.404,06 Ha. Tahun 2021 reguler dan hutan sebesar 97.212,57 Ha. Maka ada selisih 8.808,51 Ha.

Untuk kebutuhan pupuk RDKK Tahun 2021 jumlah NIK sebanyak 169.685 dengan luas tanam sebesar 289.394 Ha dan kebutuhan pupuk subsidi sebanyak urea : 41.691,2 Ton, SP 36 : 7.256,1 Ton, ZA : 29.082,5 Ton, NPK : 93.098,2 Ton, dan Organik sebanyak 31.268,2 Ton.

Dari Perwakilan Bank BRI cabang Blora menyampaikan selalu siap bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk selalu merekonsiliasi data kartu tani.

“Setiap saat kami siap melayani pembuatan kartu tani” tandasnya.

Untuk diketahui, Kesimpulan hasil Rakor tersebut bahwa kartu tani diberlakukan sejak 01 September 2020 tetapi pada pelaksanaanya masih banyak permasalahan. Bupati perintahkan kepada Sekda bersama Dinas pertanian dan BRI untuk mengadakan rapat khusus menindaklanjuti Kartu tani agar mencetak ulang baik yang rusak maupun cetak baru.

Dan, Bagi petani yang terdaftar di RDKK tetapi belum mendapat kartu tani dapat menebus pupuk sesuai kuota menggunakan Form Rekomendasi. (WN/Red)

Share:

Aplikasi Dolan Blora Sebagai Media Promosi Wisata Di Kota Sate

BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora memanfaatkan sejumlah potensi pariwisata yang ada.


Promosi dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui aplikasi digital.


Dalam upaya tersebut Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora mengundang para pengiat wisata dan sejumlah Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) yang ada di Blora. 


Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Slamet Pamudji, SH, M.Hum, dan diikuti oleh Genpi, duta wisata dan sejumlah pengelola wisata yang ada di Blora. 


Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Slamet Pamudji, SH, M.Hum, mengatakan semua media promosi kita coba, salah satunya mengembangkan situs web dan aplikasi Dolan Blora.


"Aplikasi ini untuk mempermudah wisatawan yang nantinya akan ke obyek wisata yang diinginkan", jelas Slamet Pamudji, Senin (30/11/2020) 


Aplikasi Dolan Blora ini bertujuan untuk mendukung percepatan promosi wisata dan meningkatkan kjnuungan wisata, pejualan paket wisata, usaha pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta memperluas akses pasar di Blora maupun di luar Blora.


"Jadi memang harus ada kerjasama dengan berbagai pihak, kami minta juga bantuan pengelola wisata untuk ikut mendukung aplikasi ini", ucap Mumuk. 


Menurut Mumuk Dinporabudpar Blora akan selalu mensupport dan mendukung daya tarik wisata serta potensi pariwisata yang ada di kab blora. Semakin banyak promosi diharapkan semakin luas masyarakat yang tahu dan akan berkunjung ke Blora.


"Promosi sangat penting, kami akan selalu membantu dalam pendampingan, kita dorong agar pengelola wisata bisa terus mengembangkan wisatanya." Jelasnya 


Sementara itu Yeti Romdonah, Kasi Promosi dan informasi Pariwisata Dinporabudpar mengaku Dolan Blora menjadi branding Wisata Blora, di kota yang terkenal dengan satenya.


"Kegiatan hari ini kita laksanakan untuk menyempurnakan aplikasi Dolan Blora. Pengelola wisata dan PHRI diharapkan memberikan masukan, data informasi yang kita perlukan sehingga di awal tahun 2021 aplikasi Dolan Blora bisa kita Launching." ujar Yeti. 


Yeti menjelaskan, sistem yang akan dikembangkan itu juga merupakan kerja sama dengan berbagai pihak pengelola tempat wisata.


"Geliat wisata akan terlihat jika kita sengkuyung bersama sama, aplikasi ini juga kita promosikan bersama sama, Didalam aplikasi tersebut terdapat sejumlah fitur dengan sejumlah pilihan seperti info wisata, kuliner, hotel, acara, dan sejumlah fitur lainnya." Ujarnya 


Pihaknya mengaku meski belum begitu sempurna aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan wisatawan saat ingin memilih wisata di blora. (ADY / Merah)

Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels