Bupati Blora Luncurkan Vaksinasi Ibu Hamil dan Gerai Vaksinasi Online

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM dan jajaran Forkopimda pada Senin pagi (30/08/2021) meluncurkan vaksinasi untuk ibu hamil dan gerai vaksinasi online tingkat Kabupaten Blora.

Bertempat di gedung pertemuan Graha Larasati, peluncuran ditandai dengan penyuntikan vaksin kepada tiga orang perwakilan ibu hamil yang sudah mendaftar sebelumnya dalam aplikasi online yang disiapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd, M.Kes, MH, dalam laporannya menyampaikan bahwa program vaksinasi untuk ibu hamil pada kesempatan ini diikuti oleh 50 orang peserta dari 400 sasaran vaksinasi.

“Kami laporkan bahwa vaksinasi khusus di Graha Larasati ini terbuka untuk umum dengan target sasaran hari ini 400 penerima vaksin yang mendaftar secara online, sedangkan untuk gerai vaksin hari selanjutnya target sasaran sebanyak 200 orang. Untuk link pendaftaran dapat dilihat melalui media sosial dinas kesehatan, link pendaftaran akan otomatis ditutup apabila sudah memenuhi kuota, dan dibuka kembali untuk hari berikutnya,” lapornya.

“Khusus untuk vaksinasi ibu hamil hari ini yang akan menerima vaksin sejumlah 50 orang ibu hamil. Tujuan pemberian vaksin untuk ibu hamil ini untuk memberikan kekebalan terhadap paparan Covid-19 sehingga mampu menurunkan resiko kematian ibu dan bayi. Vaksinasi di Graha Larasati akan berlangsung sampai dengan dua minggu kedepan, tepatnya sampai dengan tanggal 11 September 2021,” pungkasnya. 

Bupati Arief Rohman dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada penyelenggara dalam hal ini Dinas Kesehatan yang terus bekerja keras menggenjot serbuan vaksinasi.

“Terimakasih kepada jajaran dinas kesehatan, puskesmas dan seluruh stakeholder yang mendukung serbuan vaksinasi dan memanfaatkan platform digital sebagai langkah pengaturan agar tidak terjadi kerumunan," kata Bupati.

Bupati pun mengajak seluruh warga masyarakat untuk ikut vaksinasi dimana saat ini masyarakat sudah dimudahkan dengan pendaftaran online yang dibuka oleh seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Blora.

“Saya mengajak seluruh warga masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Blora. Vaksinasi ini aman. Dan sebagai langkah preventif kita dari paparan virus Covid-19. Silahkan masyarakat mendaftar melalui link yang disebarkan di media sosial dinas kesehatan, seperti instagram. Apabila tidak bisa mendaftar secara online, tolong untuk tetap dilayani, didata untuk mengikuti tahap vaksinasi selanjutnya mengingat animo masyarakat saat ini sangat tinggi,” pesannya.

“Selain di Graha Larasati ini, kami minta seluruh Puskesmas juga bisa membuka gerai vaksinasi online. Termasuk di rumah sakit kita minta untuk ikut serta membuka gerai vaksinasi. Jika kuota vaksin menipis, kita akan ajukan lagi ke Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi,” tambah Bupati.

Pihaknya berharap dengan menggencarkan vaksinasi ini, angka penularan Covid-19 di Kabupaten Blora bisa terus ditekan. Apalagi saat ini jumlah pasien terus menurun dan berharap PPKM nya bisa menjadi level 2.

“Untuk menyukseskan vaksinasi untuk ibu hamil, kami minta Dinas Kesehatan bisa menggandeng Tim Penggerak PKK Kabupaten guna melakukan sosialisasi sehingga lebih banyak lagi yang ikut vaksinasi,” pungkas Bupati.

Selanjutnya Bupati, Wakil Bupati serta jajaran Forkopimda berkenan menyapa tenaga kesehatan yang ada di seluruh Puskesmas Se-Kabupaten Blora yang terhubung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Dalam kesempatan ini pula diberikan vaksinasi kehormatan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Blora setelah melalui tahapan screening. 

Atika Wulansari, salah satu ibu hamil dari Kelurahan Tempelan menyampaikan terimakasih atas pemberian vaksinasi kepadanya.

“Alhamdulillah tadi sudah divaksin, tidak sakit. Semoga ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh saya dan memperkecil potensi penularan Covid-19, karena saya sedang hamil,” kata Atika.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Blora, beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Kab. Blora serta Direktur rumah sakit Se-Kab. Blora. (Red)
Share:

Resmikan BLKK MWC NU Randublatung, Bupati Blora Sampaikan Terimakasih pada Menaker

BLORA - Bupati Arief Rohman, S.IP., M.Si pada Sabtu pagi, (28/08/2021) meresmikan Gedung Balai Latihan Kerja Komunitas Majelis Wilayah Cabang Nahdlatul Ulama (BLKK MWC NU) Kecamatan  Randublatung, Kabupaten  Blora. Balai tersebut berfokus pada pelatihan kejuruan desain mode dan tekstil.

Bupati melakukan penandatangan prasasti dan pemotongan tumpeng sebagai tanda diresmikannya gedung BLKK yang berada di Kelurahan Wulung (utara SMAN 1 Randublatung). Bupati Arief bahkan meninjau fasilitas-fasilitas dan menyapa para peserta pelatihan kerja.

Beberapa karya hasil jahitan bahkan menarik perhatian Bupati Arief Rohman, dirinya mengapresiasi hasil karya jahitan yang menurutnya sudah bagus.

Disampaikannya, agar desa - desa yang ada di Randublatung dapat mengirimkan perwakilan SDM-nya untuk dilatih di BLKK MWC NU ini.

“Hasil jahitannya tadi luar biasa saya lihat, ini BLK untuk menjahit dan fashion desain. Semoga nanti ini bisa di tularkan di Randublatung, masing-masing desa mengirimkan perwakilannya untuk di Diklat disini,” papar Bupati. 

“Ilmunya tolong dibagi, tolong dilatih para generasi muda ini, dan Kepala Dinperinaker untuk jumlah (peserta) juga ditingkatkan,”  sambungnya. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Arief menyampaikan terimakasihnya pada Menteri Tenaga Kerja RI yang telah memberikan dukungan pelatihan bagi warga Blora.

“Bu Menteri Dr Ida Fauziyah pagi hari ini saya di BLKK MWC NU Randublatung, Kabupaten  Blora, yang mana ibu-ibu semua ini, muslimat, fatayat, berkreasi membuat baju hasilnya bagus. Terimakasih sudah dibantu untuk mesin jahit, ada bordir, obras, dan sebagainya. Semoga bermanfaat, terimakasih,” ucapnya.

Usai meresmikan, Bupati Arief juga tengah mengukur ukuran pakaian yang akan dipesannya di BLKK MWC NU tersebut, Bupati Arief bahkan siap untuk membantu mempromosikannya.

“Saya pengin dijahitkan kira-kira bagaimana, saya kasih contoh modelnya. Tolong dijahitkan. Kalau lulus nanti akan saya promosikan ke pejabat-pejabat lainnya,” Tambahnya. 

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan terimakasih kepada MWCNU Randublatung yang sudah memberikan perannya dalam rangka ikut bersama-sama pemerintah membangun Kab. Blora. Termasuk dalam rangka pengembangan SDM untuk lebih maju dan mandiri.

“Saya harapkan kedepan terus bersinergi dengan semua sektor, kita bersama-sama mengawal program yang sudah kita program bersama,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua BLKK MWC NU Randublatung, Wasidi M.Pd.I mengungkapkan bahwa BLKK tersebut dipercaya Pemerintah Pusat yang mana pada tahun 2020 menerima bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja  RI yaitu sarana gedung dan peralatannya senilai Rp 848juta.

“Alhamdulillah semua peralatan dikirim dari Pusat semua sudah menggunkan teknologi canggih semua. Ada mesin jahit, mesin obras sekaligus mesin bordir,”  ungkap Ketua BLKK. 

“Dan insyaallah ini nanti kita ciptakan generasi generasi muda, fatayat muslimat dan sebagainya, setiap angkatan latihan kerja sebanyak 16 peserta,”  lanjutnya. 

Rencananya, dari alumni peserta latihan tersebut akan dijadikan binaan calon usaha konveksi di Randublatung. 

“Dari 16 peserta sudah dikumpulkan menjadi tiga kelompok menjadi binaan calon konveksi di MWC NU Randublatung, nantinya tahun depan memiliki tiga kelompok, satu di Desa Kediren, Kadengan, dan Pilang. Ini nanti menjadi binaan selaku cikal bakal konveksi yang ada di Randublatung,” jelasnya

Dari segi pelatih, Wasidi juga menambahkan bahwa salah satu instruktur yang ada di BLKK ini sudah didiklat di Bandung selama 48 hari, yaitu atas nama Romli dan menjadi juara satu tingkat nasional. 

“Diakhir pembelajaran peserta juga diajak untuk mengunjungi perusahan konveksi yang memiliki skala besar yang ada di Blora. Diharapkan mereka dapat termotivasi dan memiliki minat mengembangkan potensinya,” pungkasnya

Hadir pada acara tersebut Plt Kepala Dinperinaker Blora, Camat dan Forkopimcam Randublatung, Perwakilan PCNU Blora, pimpinan dan pengurus MWC NU Randublatung (Red)
Share:

Pemkab Blora Siap Sesarengan Bersinergi Wujudkan SAKIP Jateng Predikat AA

BLORA - Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM pada Kamis pagi (26/08/2021) mengikuti Webinar Program Eksekutif Daerah Tahun 2021 dengan tema
"Menuju Sakip Jawa Tengah Predikat "AA" di Ruang Rapat Wakil Bupati.

Webinar yang diikuti oleh hampir 400 peserta dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung dari Ruang Kerja Grhadika Bhakti Praja.

Dalam laporannya Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Drs. Mohamad Arief Irwanto, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan webinar ini bertujuan untuk mewujudkan good government.

"Webinar yang diselenggarakan secara virtual ini, selain diikuti melalui zoom juga disiarkan secara langsung melalui kanal youtube BPSDMD bertujuan untuk meningkatkan good government yang muaranya meningkatkan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah menuju predikat AA dengan mereview hasil sakip yang lampau," lapor Arief.

Disampaikan pula olehnya bahwa webinar ini menghadirkan beberapa narasumber yaitu
1. Gubernur Jawa Tengah
2. Andi Rahadian,SH, LL.M (Asisten Deputi V Kedeputian Bidang RBKunwas Kemenpan RB Republik Indonesia) yang membawakan materi Upaya Penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 
(SAKIP) Provinsi Jawa Tengah.
3. Dr. Ir. Ihwan Sudrajat, M.M. (Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Tengah) yany memberikan materi Kesiapan SAKIP Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
4. Drs. Benny Suharsono, M.Si (Kepala Bappeda DIY) dengan materi Implementasi SAKIP Pada Pemerintah Daerah DIY.
5. Ana Windyawati, S.H., M.H. (Kepala Biro Organisasi Setda DIY) yang menyampaikan materi Budaya Kinerja Pemerintah Daerah DIY.

Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH. M.IP dalam sambutan pembukaannya mengajak interaksi dengan seluruh peserta webinar dengan melemparkan kendala - kendala apa yang dihadapi pemerintah daerah dalam menciptakan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah.

Dari jawaban yang disampaikan peserta, Gubernur pun mengambil kesimpulan bahwa dengan mengetahui kendala - kendala yang dihadapi seharusnya pemerintah daerah sudah dapat memperbaikinya.

"Dari diskusi singkat tadi, monggo semua peserta sudah mengetahui problemnya, kita tinggal merumuskan yang terbaik untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dan untuk penilaian SAKIP kita perbaiki baik dari sisi administratif maupun substansinya. Semoga tahun depan kita dapat menyamai provinsi tetangga,"pungkas Gubernur.

Sebagai informasi nilai SAKIP Kabupaten Blora ditahun 2019 63,67 dengan predikat B, masih lebih tinggi dibanding kabupaten tetangga tetapi masih dibawah Kab. Pati.

Menilik hasil tersebut dan setelah mengikuti webinar ini, Wakil Bupati meminta kepada dinas terkait untuk memperbaiki kekurangan apa dalam pelaporan SAKIP Kab. Blora sehingga kedepan lebih baik lagi . 

"Saya akan lapor ke beliau bapak Bupati, terkait capaian SAKIP Kab. Blora. Dan tolong kendala - kendala apa yang dihadapi oleh bapak/ibu, entah itu kendala administratif maupun substantif, untuk dikomunikasikan. Kita cari jalan keluarnya bersama - sama. Semoga capaian SAKIP kita kedepan dapat lebih baik lagi," kata Wabup.

Hadir mendampingi Wakil Bupati dalam webinar ini Asisten Administrasi Umum Sekda Blora, Kepala Dinkominfo, Plt. Kepala Bappeda, Kabag Organisasi Setda Blora dan jajaran. (Redaksi)
Share:

TNI Polri awasi Penyaluran BPNT di Kedungtuban dan Banpres di Kradenan

BLORA - Bhabinkamtibmas Desa Klagen Polsek Kedungtuban Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka David Susilo bersama Babinsa Koramil Sertu Suharyanto, melaksanakan kegiatan pemantauan pembagian  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah desa Klagen Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora, Selasa, (24/08/2021).

Pemantauan yang dilakukan oleh kedua petugas TNI Polri tersebut adalah untuk memastikan kelancaran kegiatan serta memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Bhabinkamtibmas dan Babinsa kompak menyampaikan imbauan kamtibmas dan imbauan protokol kesehatan, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

"Kita imbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan bergerombol saat antri bantua ,serta tetap waspada dengan situasi Kamtibmas di lingkungan masing masing," kata Bhabinkamtibmas.

Ditempat terpisah, Kapolsek Kedungtuban AKP Sujiharno mengatakan, program sosial dari pemerintah dan bantuan-bantuan lainnya dari pemerintah harus kita cek dan monitoring penyalurannya agar tidak terjadi penyimpangan sehingga menimbulkan keributan dalam masyarakat, karena saat itu kehadiran Polisi sangat dibutuhkan,” beber Kapolsek Kedungtuban.

“Bantuan sosial itu dapat dimanfaatkan masyarakat, jaga situasi Kamtibmas yang kondusif apalagi sekarang pandemi Covid-19 belum berakhir diharapkan masyarakat selalu mematuhi Protokol Kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19”, tutur Kapolsek Kedungtuban.

Door To Door, salurkan 
Banpres

Setelah mendapat titipan Bantuan Presiden berupa paket sembako yang harus diserahkan kepada warga terdampak Covid-19, Polres Blora Polda Jawa Tengah melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah Polsek Jajaran di 16 kecamatan langsung bergerak cepat untuk menyalurkan Banpres tersebut kepada masyarakat yang berhak.

Salah satunya yang dilakukan di wilayah Polsek Kradenan, Selasa, (24/08/2021) anggota Bhabinkamtibmas desa Mendenrejo Polsek Kradenan Bripka Supargo bersama Babinsa Koramil Kradenan Sertu Sudargo dan petugas Satpol PP membagikan banpres kepada warga setempat.

Adapun pembagian banpres hari ini dilakukan di dua dukuhan yaitu di dukuh Bapangan dan Dukuh Goito sebanyak 169 paket Banpres.

Untuk menghindari kerumunan, pembagian bantuan Presiden tersebut dilakukan secara door to door atau dari rumah ke rumah.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Kradenan AKP Lilik Eko Sukaryono,SH,MH menyampaikan bahwa bantuan sosial ini adalah salah satu wujud perhatian dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo kepada masyarakat yang terdampak langsung COVID-19.

“Bansos terus kita salurkan, dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak. Dan tentunya mari kita selalu jaga prokes, semoga COVID-19 segera mereda,” ujarnnya.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Kunduran ini menambahkan bahwa selain tugas tugas menjaga kamtibmas, penyaluran bansos juga menjadi prioritas dari Polsek Kradenan yaitu untuk mempercepat penyaluran kepada warga yang membutuhkan.

Penyerahan Banpres tersebut disambut baik oleh warga penerima, salah satunya adalah Siti, warga Desa Mendenrejo.

"Alhamdulilah terima kasih pak Presiden atas bantuannya, semoga Coronanya segera hilang, sehingga bisa beraktifitas normal," kata Siti. (Red)
Share:

3 Menteri Jokowi cek Perkembangan Pembangunan Bandara di Blora

BLORA - Tiga Menteri andalan Presiden Jokowi, pada Minggu pagi (22/08/2021) berkunjung ke Kabupaten Blora. Mereka adalah Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Dengan menggunakan pesawat bermesin jet dengan kode N997JH. Ketiganya mendarat dengan sempurna di landasan Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora sekira pukul 09:00 WIB. Ketiga menteri langsung disambut Bupati Blora, Arief Rohman; dan jajaran Forkopimda. 

Rombongan kemudian meninjau progres perkembangan pembangunan bandara yang dilakukan Kementerian Perhubungan dengan Pemprov Jateng dan Pemkab Blora ini dengan dipandu Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara, Ariadi Widiawan. Salah satu yang ditinjau adalah bangunan terminal penumpang, baik ruang keberangkatan maupun kedatangan yang baru dibangun tahap penyelesaian.

Dialog singkat dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan dan pembukaan penerbangan di bandara yang lokasinya berada dinilai strategis, pada perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta bersebelahan dengan jalur rel kereta api sehingga bisa terkoneksi antar moda transportasi. 

"Bandaranya sudah bisa dipakai, tinggal diselesaikan penataan nya. Landasan juga sudah baik, sudah saya coba langsung. Terminal konsepnya bagus seperti tegakan jati dan sirkulasi udaranya baik, hemat energi," ucap Mensetneg Pratikno. 

Pihaknya berharap kedepan ada pertemuan beberapa Pemkab dan perusahaan untuk membahas pembukaan penerbangan. 

"Kita ingin kedepan Cepu Blora ini bisa jadi pusat ekonomi dan pendidikan migas," tambahnya. 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan keinginannya agar Oktober nanti sudah dibuka penerbangan komersial. 

"Setelah pertemuan antar Pemkab dan beberapa BUMN serta perusahaan swasta yang ada di sekitar bandara, semoga Oktober nanti sudah bisa dibuka penerbangan umum. Kedepan kita juga ingin menggeser Stasiun Cepu ke depan bandara ini agar intermoda transportasi nya bisa terwujud mengingat lokasi bandara dekat dengan rel kereta api," kata Budi Karya Sumadi. 

Pihaknya optimis bandara ini bisa menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di perbatasan Jateng-Jatim. 

Menteri BUMN, Erick Thohir pun sepakat dan mendukung pengembangan bandara di Desa Ngloram ini. 

"Beberapa BUMN di Kabupaten Blora kami minta untuk siap mendukung operasional bandara. Kini saatnya kita bersatu untuk bangkit secara ekonomi," ujar Erick Thohir. 

Bupati Arief Rohman pun bersyukur atas kehadiran ketiga menteri yang juga diikuti Direktur Utama Pertamina, Direktur Utama Jasa Raharja, BRI, dan lainnya. 

"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tiga menteri, Pak Mensetneg, Pak Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan untuk melihat progress Bandara Ngloram yang sudah hampir final. Tinggal nanti kita melangkah selanjutnya untuk maskapai yang akan terbang di Bandara Ngloram ini," ucap Bupati Blora saat ditemui usai mendampingi kunjungan tiga menteri tersebut.

"Tadi Pak Menteri Perhubungan menargetkan semoga Oktober sudah ada penerbangan komersil yang ke Blora ini. Langkah awal akan diundang Pemda Blora, Bojonegoro, Tuban, Rembang, Grobogan dan Ngawi daerah yang mengelilingi bandara itu untuk diajak koordinasi, sekaligus beberapa perusahaan besar seperti Exxon, Pertamina, Semen Indonesia, dll guna membahas pembukaan penerbangan, " ungkapnya.

"Tadi Pak Menteri Perhubungan, Menteri BUMN dan Mensesneg mempunyai usulan wacana pemindahan stasiun kereta api Cepu nanti digeser didepan bandara ini. Biar terintegrasi menjadi intermoda transportasi kereta api dan udara, ini juga nanti akan kita koordinasikan lebih lanjut" papar Bupati. 

Menurut Arief Rohman, pengguna tansportasi udara melalui Bandara Ngloram diperkirakan akan banyak. Melihat bahwa di Kabupaten Blora dan daerah sekitarnya banyak terdapat aset-aset milik pemerintah pusat maupun perusahaan-perusahaan swasta. 

Bupati juga menjelaskan terkait usulan pemberian nama bandara Abdurahman Wahid kepada Menhub.

"Tadi beliau menyampaikan proses untuk usulan nama bandara ini harus izin ke keluarga dulu, kalau keluarga sudah menyetujui baru kita proses, Pak Gubernur bersama kami untuk mengusulkan kepada pak Menhub" terangnya. 

Bupati Blora, Arief Rohman pun merasa senang, berterimakasih atas dukungan dan arahan ketiga Menteri agar pembangunan bandara ini bisa segera diselesaikan dan bisa secepatnya beroperasi. 

"Maturnuwun atas dukungan dan arahan Pak Mensetneg, Menhub, dan Menteri BUMN. Tadi kita mohon dukungan agar bisa segera membuka penerbangan di bandara ini. Rute awal yang kita usulkan Cepu - Halim Perdana Kusuma dan sebaliknya. Semoga bisa ditindaklanjuti," ucap Bupati. 

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Dewadaru yang membawahi pembangunan Bandara di Kabupaten Blora, Ariadi Widiawan menerangkan bahwa saat ini landasan sudah siap dan sudah diujicoba langsung oleh para Menteri. 

"Bangunan terminal penumpang baru saja selesai dibangun dan terus difinishing. Yang sedang berjalan adalah pembangunan jalan akses masuk bandara dan komplek perkantorannya. Meski demikian untuk standart penerbangan sudah memenuhi untuk dibuka melayani penumpang," terangnya. (Red)
Share:

Kunjungi Blora, Menteri Agama ajak Pemkab berkolaborasi Tangani Pandemi

BLORA - Menteri Agama (Menag) RI H. Yaqut Cholil Qoumas melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora, Jumat (20/08/2021).

Setibanya di Kantor Kemenag Blora, Menteri Agama RI disambut oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, Forkopimda Blora, dan Kepala Kantor Kemenag Blora. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kemenag Kabupaten Rembang, dan Rektor IAIN Pekalongan yang kebetulan sedang pulang kampung ke Blora. 

Menag RI yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut menyampaikan tujuannya melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Blora, yakni terkait dengan upaya-upaya penanganan pandemi.

“Saya kunjungan kerja kesini, saya melihat dan berdiskusi juga sama pak bupati terkait pandemi dan tentu saja terkait hambatan-hambatan (yang dihadapi), upaya-upaya pemerintah daerah dan tentu Kemenag Kabupaten Blora dalam ikut menangani pandemi, diskusi kita terkait itu,”  ucap Gus Yaqut

Ditambahkannya, Kementerian Agama RI juga akan berkolaborasi dengan Pemkab Blora untuk mendukung upaya percepatan vaksinasi, termasuk terkait vaksinasi di pondok pesantren.  

“Vaksin untuk pesantren, kita juga akan kerjakan bersama Pak Bupati nanti supaya pesantren-pesantren bisa segera mendapatkan akses terhadap vaksin, termasuk sekolah keagamaan lainnya,” ungkap Menag. 

Disamping itu, pihaknya juga berpesan agar pondok pesantren yang ada di Blora untuk dapat selalu menjaga dan mentaati protokol kesehatan.

Termasuk, juga mendorong Kemenag Blora untuk selalu aktif berkolaborasi bersama Pemkab Blora dalam upaya penanganan pandemi, percepatan vaksinasi dan berbagai bidang lainnya. 

“Saya datang kesini dalam rangka menyambungkan kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah,” ucapnya. 

“Saya kira ini akan menjadi kerjasama yang luar biasa antara Kementerian Agama RI dan pemerintah daerah. Karena pandemi ini tidak bisa diselesaikan sendiri melawan pandemi ini harus kolaboratif bersama-sama,” lanjutnya. 

Bupati Blora H. Arief Rohman menyambut baik kehadiran Menag RI di Kabupaten Blora. Bupati  menyatakan dukungan dan kesiapan dari Pemkab Blora untuk bersinergi dengan Kemenag dalam rangka penanganan pandemi maupun terkait pembangunan sektor keagamaan.

“Alhamdulillah, sugeng rawuh, selamat datang Gus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kabupaten Blora, kami siap sinergi sesarengan mBangun sektor keagamaan yang damai dan menyejukkan. Tidak hanya keagaaman saja, namun juga berkolaborasi untuk penanganan pandemi,” ucap Bupati

Usai melakukan diskusi, Menag RI kemudian meninjau perkembangan pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Blora yang saat ini tengah dalam proses pembangunan

Gus Yaqut meminta agar pembangunan dapat rampung tepat waktu, Ia juga berpesan kepada para pekerja yang saat itu tengah beraktivitas agar tetap mentaati protokol kesehatan.

“Yang penting, selain (selesai pembangunannya) tepat waktu, protokol kesehatannya juga jangan lupa, jangan sampai kerja cari nafkah tapi tidak sehat. Harus bersama sama itu antara kesehatan dan mencari nafkah” pungkasnya. 

Sebagai informasi, peletakan batu pertama pembangunan PLHUT telah dilakukan oleh Bupati Blora beserta Kepala Kantor Kemenag Blora pada Juni 2021 lalu, pembangunan diperkirakan rampung pada akhir Oktober atau awal November 2021 mendatang. Diharapkan dengan adanya fasilitas yang diberikan oleh Kemenag RI tersebut nantinya dapat meningkatkan pelayanan terkait haji maupun umrah di Blora maupun daerah sekitarnya.

Terkait pembangunannya, Kepala Kemenag Blora, H. M. Kafit, S.Ag, M.Pd mengungkapkan bahwa saat ini proses pembangunan PLHUT masih berlangsung. Ia pun menyampaikan perkembangan pembangunan saat ini.

“Saat ini pembangunan (Gedung PLHUT) sudah 26 persen” terangnya. 

Usai kunjungan Menag RI tersebut, Bupati bersama Staf Ahli Menag dan Kakanwil Kemenag Jateng kemudian meninjau perkembangan pembangunan asrama siswa di MTs Negeri yang ada di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. (Redaksi)
Share:

Wakil Bupati Ikuti Rakor Penguatan Solidaritas Penanganan Pandemi

BLORA - Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST., MM., mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Solidaritas Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia yang dipimpin Menteri Koordinasi (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy secara virtual.

Bertempat di ruang pertemuan Gedung Samin Surosentiko komplek Kantor Bupati Blora, Wakil Bupati mengikuti rakor dengan didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Blora, perwakilan Kapolres dan Dandim 0721/Blora.

Turut mendampingi Asisen Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten Sekda Bidang Administrasi, Plt. Kepala Bappeda, dan perwakilan Dinas Kesehatan dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Blora.

Dalam paparannya, Muhadjir Effendy menekankan untuk dilakukan percepatan penyaluran program perlindungan sosial untuk masyarakat, dan meningkatkan koordinasi kolaborasi multipihak melalui optimalisasi peran klaster nasional penanggulangan bencana dalam penanganan dampak Covid-19.

“Semuanya juga harus bersama bergerak meningkatkan solidaritas penanganan pandemi. Tidak hanya dari unsur pemerintah saja namun non pemerintahan seperti para pengusaha dan sektor swasta. Perlu dilakukan inovasi dengan merangkul seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta masing-masing pemerintah daerah bisa menyampaikan permasalahan yang dialami wilayah untuk disampaikan kepada Kementerian terkait untuk dipecahkan bersama-sama. Termasuk kebutuhan vaksin untuk percepatan vaksinasi.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo yang juga bergabung melalui saluran zoom meeting mengajak seluruh kepala daerah untuk membangun solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Banyak kearifan lokal yang bisa kita berdayakan untuk bergotong-royong menangani pandemi ini secara bersama-sama. Kami di Jawa Tengah memulainya dengan gerakan jogo tonggo, jogo kyai, program gedor lakon, hingga gerakan Jateng di Rumah Saja. Hal-hal seperti ini bisa terus kita gaungkan di tengah masyarakat,” ucap Ganjar.

Wakil Bupati Tri Yuli pun menyambut positif gagasan dan arahan yang disampaikan para narasumber baik dari Kemenko PMK maupun Gubernur Ganjar Pranowo dan lainnya. Dirinya mengaku bahwa kondisi Blora saat ini lebih baik jika dibandingkan dengan awal Juli lalu.

“Bersama Pak Bupati dan jajaran Forkopimda kita terus bersinergi membangun kebersamaan, solidaritas untuk menangani pandemi ini. Alhamdulillah respon masyarakat dan dunia usaha juga bagus. Dibuktikan dengan banyaknya relawan yang bermunculan dan bantuan yang terus mengalir dari berbagai perusahaan BUMN, BUMD dan swasta untuk mempercepat penanganan pandemi. Ini terus kita lakukan, semoga Blora yang saat ini sudah oranye bisa segera kuning dan sembuh,” ujarnya. (Red)
Share:

Wabup Blora Pimpin Upacara Penurunan Bendera Tingkat Kabupaten

BLORA - Selasa sore (17/08/2021) upacara penurunan bendera diikuti oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM., secara bersamaan di dua lokasi terpisah.

Bupati mengikuti upacara penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka secara virtual dari Pendopo Rumah Dinasnya bersama Forkopimda. Sedangkan Wakil Bupati menjadi inspektur upacara (irup) pada Upacara Penurunan Bendera di Halaman Kantor Bupati.

Di Pendopo Rumah Dinasnya, Bupati Arief mengikuti upacara penurunan bendera dengan mengenakan pakaian adat dari suku Sasak NTB. Didampingi sang istri Hj. Ainia Shalichah yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, dengan pengenakan pakaian adat daerah Sumatera Barat. Keduanya bernuansa hijau. 

"Alhamdulillah sejak pagi hingga sore ini seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI berjalan lancar. Semoga bisa memotivasi kita bersama untuk semakin kompak, bersama sama Sesarengan mBangun Blora agar terbebas dari pandemi," ujarnya singkat. 

Sementara itu, upacara penurunan bendera di halaman Kantor Bupati yang dipimpin Wakil Bupati Tri Yuli berlangsung dengan khidmat dengan menerapkan standart protokol kesehatan yang ketat. 

Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Kav. Teguh Linarto dari Kodim 0721/Blora, dan petugas penurun bendera dari Purna Paskibraka Indonesia tahun 2019, dikarenakan selama pandemi Covid-19 tidak membuka seleksi.

Sesaat setelah Sang Merah Putih diturunkan, sebelum meninggalkan mimbar upacara Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan panitia sehingga upacara berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah...Rangkaian upacara sore hari ini berlangsung dengan lancar. Terimakasih kepada seluruh unsur Forkopimda atau yang mewakili, petugas upacara dari Perwira, Komandan, Petugas Bendera, Korsik yang tidak bisa saya sebut satu per satu. Dan seluruh peserta yang mengikuti upacara ini dengan penuh khidmat. Inilah wujud cinta kita pada tanah air. Merdeka," kata Wabup.

Hadir dalam upacara ini perwakilan Forkopimda Blora dan beberapa perwakilan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora. (Red)
Share:

Bupati Blora Virtual Penurunan Bendera Istana Merdeka

BLORA - Selasa sore (17/08/2021) upacara penurunan bendera diikuti oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM., secara bersamaan di dua lokasi terpisah.

Bupati mengikuti upacara penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka secara virtual dari Pendopo Rumah Dinasnya bersama Forkopimda. Sedangkan Wakil Bupati menjadi inspektur upacara (irup) pada Upacara Penurunan Bendera di Halaman Kantor Bupati.

Di Pendopo Rumah Dinasnya, Bupati Arief mengikuti upacara penurunan bendera dengan mengenakan pakaian adat dari suku Sasak NTB. Didampingi sang istri Hj. Ainia Shalichah yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, dengan pengenakan pakaian adat daerah Sumatera Barat. Keduanya bernuansa hijau. 

"Alhamdulillah sejak pagi hingga sore ini seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI berjalan lancar. Semoga bisa memotivasi kita bersama untuk semakin kompak, bersama sama Sesarengan mBangun Blora agar terbebas dari pandemi," ujarnya singkat. 

Sementara itu, upacara penurunan bendera di halaman Kantor Bupati yang dipimpin Wakil Bupati Tri Yuli berlangsung dengan khidmat dengan menerapkan standart protokol kesehatan yang ketat. 

Bertindak sebagai Komandan Upacara Kapten Kav. Teguh Linarto dari Kodim 0721/Blora, dan petugas penurun bendera dari Purna Paskibraka Indonesia tahun 2019, dikarenakan selama pandemi Covid-19 tidak membuka seleksi.

Sesaat setelah Sang Merah Putih diturunkan, sebelum meninggalkan mimbar upacara Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan panitia sehingga upacara berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah...Rangkaian upacara sore hari ini berlangsung dengan lancar. Terimakasih kepada seluruh unsur Forkopimda atau yang mewakili, petugas upacara dari Perwira, Komandan, Petugas Bendera, Korsik yang tidak bisa saya sebut satu per satu. Dan seluruh peserta yang mengikuti upacara ini dengan penuh khidmat. Inilah wujud cinta kita pada tanah air. Merdeka," kata Wabup.

Hadir dalam upacara ini perwakilan Forkopimda Blora dan beberapa perwakilan kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora. (Red)
Share:

Kenakan Pakaian Adat Daerah, Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Digelar Virtual

BLORA - Dengan mengenakan pakaian adat daerah, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., mengikuti pelaksanaan Upacara Peringatan ke 76 Tahun Detik-detik Proklamasi di Istana Negara secara virtual dari Pendopo Rumah Dinasnya.

Bupati Arief tampak mengenakan pakaian adat Jawa Tengah dengan beskap landungnya, kain jarik, dan blangkon sebagai penutup kepala. Sedangkan Wakil Bupati Tri Yuli mengenakan pakaian adat Dayak Kalimantan yang identic berwarna hitam dengan hiasan manik-manik dan bulu ungags.

Tampak duduk di belakang Bupati, adalah sang istri Hj. Ainia Shalicah yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora dengan mengenakan pakaian adat Sumatera Barat dengan warna cerah oranye keemasan berhias untaian manik-manik.

Secara virtual, Bupati, Wakil Bupati, dan Forkopimda secara terbatas mengikuti jalannya upacara yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Tepat pukul 10.10 WIB dilakukan penyalaan sirine, pemukulan bedug dan kentongan untuk memperingati detik-detik proklamasi selama satu menit.

Dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, kemudian pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka Nasional, dan ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas.

Acara juga dimeriahkan dengan atraksi pesawat TNI Angkatan Udara, dan pengibaran bendera raksasa dengan menggunakan helicopter. Selain itu juga persembahan lagu-lagu nasional dari Gita Bahana Nusantara secara virtual.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa mengikuti peringatan detik-detik proklamasi di Istana Negara secara virtual dari Pendopo. Dari pelaksaan ini nampak kekayaan budaya Indonesia, salah satunya keberagaman pakaian adat yang kita kenakan bersama. Semoga keberagaman ini menjadi perekat kita untuk semakin kompak berjuang menghadapi tantangan pandemi,” kata Bupati.

Usai mengikuti upacara virtual, Bupati menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolres, Dandim, dan Kepala Kejaksaan Negeri Blora atas dedikasinya dalam penanganan pandemic Covid19.

“Kekompakan yang sudah terjalin baik, kita harap bisa terus berlanjut. Karena PR kita masih panjang untuk benar-benar keluar dari pandemi. Terimakasih atas sumbangsihnya sejauh ini yang luar biasa,” lanjut Bupati.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada salah satu pahlawan Covid-19 yang telah gugur pekan lalu. Yakni alm. dr. Jamil Muhlisin, salah satu nakes RSUD dr. R. Soetijono Blora yang semasa hidupnya sangat aktif menolong pasien.

“Hari kita undang istri dan anaknya, ini yang maju anak pertamnya, Mas Kavin. Masih sekolah kelas  3 SMA sambil nyantri di Kudus. Cita-citanya pengen jadi dokter bedah atau dokter penyakit dalam. Selain kita serahkan piagam, juga santunan dari Pemkab. Kedepan akan kita kawal pendidikannya agar bisa meneruskan perjuangan mendiang ayahnya,” pungkas Bupati. (Redaksi)
Share:

Serahkan Bendera Untuk Dikibarkan di Puncak Bukit, Bupati Apresiasi Peran Banser

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menjadi Pembina Apel Kirab Bendera Merah Putih dalam Rangka Memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama Satkorcab Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Blora, Senin sore (16/08/2021) di komplek Mapolres Blora.

Didampingi Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama S.I.K, dan Dandim Letkol Inf. Andy Soelistyo KP, S.Sos, M.Tr (Han), Bupati memimpin apel yang diikuti peserta dari Banser dengan jumlah yang terbatas dan sesuai dengan protokol kesehatan. 

Dalam apel tersebut  dilakukan penyerahan bendera dari Bupati Blora kepada perwakilan Satkorcab Banser Kabupaten Blora, Muchtarom.

Dalam amanat yang disampaikannya, Bupati mengungkapkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-76 bahwa Banser Ansor ini anggotanya lebih dari 2000 dan yang belum terdaftar masing banyak lagi.

“Kita harapkan Banser Ansor ini kedepan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kab. Blora dengan Polri TNI dalam rangka kita menjaga NKRI dalam melaksanakan pelatihan kepada masyarakat yang ada di Kab. Blora ini,” ungkap Bupati.

“Banser kemarin juga sudah bersama-sama dengan Pemkab, TNI dan Polri menjadi relawan untuk covid entah itu pemulasaran jenasah maupun yang lainnya. Terimakasih, apresiasi untuk teman-teman Ansor Banser,” lanjutnya.

Bupati Arief juga menjelaskan banser sebagai pasukan dari ansor ini harus selalu siap dalam menjaga NKRI dan dalam rangka untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Terimakasih kepada Banser Ansor atas semua pengabdiannya dan akan melaksanakan upacara 17an di Bukit Manggir. Sebagai bentuk rasa cinta terhadap Tanah Air NKRI kita,” pungkasnya

Sementara itu, Ahmad Yusuf selaku Ketua PC GP Ansor Kabupaten Blora menyampaikan bahwa apel merah putih ini diprakarsai bersama untuk memperingati 76 tahun kemerdekaan RI.

“Rencananya besok pagi akan kita gelar upacara dengan melibatkan 17 anggota Ansor Banser di puncak Bukit Manggir Todanan. Kita siapkan bendera berukuran 6 meter kali 10 meter. Kita siap mendukung dan menyukseskan progam-program Gus Bupati untuk Sesarengan mBangun Blora,” ujarnya. 

Untuk diketahui, usai apel, pasukan apel melanjutkan perjalanan dengan membawa Bendera Merah Putih tersebut menuju ke Bukit Manggir, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Red)
Share:

Wabup Apresiasi Baksos Dapur Umum Dinsos P3A untuk Masyarakat Blora

BLORA - Wakil Bupati (Wabup) Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM meninjau aktivitas dapur umum Dinas Sosial P3A Kabupaten Blora yang akan melaksanakan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekan Republik Indonesia, Minggu pagi (15/08/2021).

Wabup bersama dengan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE, M.Si dan Plt. Asisten I Pemerintahan dan Kesra,  Kepala Dinas Sosial P3A Blora berkeliling untuk mengecek kesiapan mobil dapur umum lapangan, peralatan memasak, sekaligus menyemangati para relawan di dapur umum yang tengah memasak. 

Saat di dapur umum, Wabup yang akrab disapa Mbak Etik tersebut turut membantu para relawan yang tengah memasak hidangan lauk pauk yang nantinya akan dibagikan pada masyarakat.

"Tadi saya kaget tiba-tiba Ibu Wakil Bupati datang mengecek disini, tadi spontan beliau ambil sutil juga membantu kami mengaduk masakan tahu," ujar Fitri salah satu karyawan Dinas Sosial P3A yang saat itu tengah memasak di dapur umum.

Selain mengecek aktivitas di dapur umum, Wabup nampak turut berdialog dengan sejumlah relawan bersama  Kepala Dinsos P3A.

Mbak Etik turut mengapresiasi peran aktif para relawan dalam membantu sesama, terlebih pandemi ini dampaknya dirasakan oleh banyak pihak utamanya masyarakat kecil.

"Saya sampaikan terimakasih atas kepedulian dan semangat gotong royong panjenengan semuanya, semoga apa yang kita lakukan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi ini," terang Wabup

Sementara itu, Koordinator Tagana Kabupaten Blora, Gaguk Setiawan mengungkapkan bahwa hasil masakan dapur umum ini nantinya akan dibagikan pada masyarakat kecil.

"Kegiatan dapur umum kali ini untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19 nanti akan kami bagikan kepada masyarakat yang memiliki usaha kecil, seperti tukang tambal ban, tukang parkir, tukang becak dan sebagainya," katanya

Gaguk pun juga menjelaskan menu masakan dapur umum kali ini termasuk jumlah porsi yang akan dibagikan.

"Hari ini kita memasak sejumlah 250 porsi dengan menu nasi rames, yang isinya ada ayam bumbu bali, ada mie, sambel goreng tahu dan sebagainya," tambahnya.

Pihaknya menjelaskan kegiatan tersebut diadakan Dinas Sosial P3A Kab. Blora dengan melibatkan unsur relawan yang ada seperti halnya Tagana, TKSK, dan PSM, bahkan hadir pula relawan dari PMI Kab. Blora.

Koordinator Tagana Kab.Blora tersebut juga bercerita, selama pandemi ini kegiatan dapur umum sudah berkali-kali dilakukan untuk membantu masyarakat.

"Kaitannya dengan adanya pandemi ini, kegiatan serupa sudah dilakukan berkali-kali. Pernah kita masak di rumah susun Cepu, Balai Kelurahan Balun, pernah di Polres Blora juga, dan sebagainya dalam rangka penanganan pandemi ini," terang Gaguk 

"Termasuk untuk kebencanaan selain Covid-19 ini, kami juga sering melakukannya dan siap backup kalau memang dibutuhkan," lanjutnya

Berdasarkan pemantauan, aktivitas memasak di dapur umum dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan. Nampak para relawan yang tengah memasak mengenakan masker dan area masak ditata sedemikian rupa agar tidak berkerumun. (Red)
Share:

Diresmikan Presiden, Blora Siap Sukseskan Ekspor Produk Pertanian

SEMARANG – Mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Plt Asisten I Setda Blora Drs. Sugiyanto, M.Si., mengikuti acara pelepasan Merdeka Ekspor produk pertanian melalui 17 pintu ekspor yang secara resmi dilepas Presiden RI Joko Widodo secara Virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Sabtu (14/08/2021).

Dalam acara tersebut, Plt Asisten I Setda Blora Sugiyanto mengikuti acara di salah satu pintu ekspor yang dipusatkan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dengan di hadiri secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH., M.IP.

Dalam laporannya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjelaskan bahwa nilai total ekspor dalam kegiatan yang bertajuk Merdeka Ekspor Pertanian Tahun 2021 tersebut mencapai Rp7,29 triliun.

“Ekspor yang akan dilepas pada kesempatan ini sebesar 627,4 juta ton, nilainya Rp 7,29 triliun, meliputi komoditas yang pertama perkebunan 564,6 juta ton, tanaman pangan 4,3 juta ton, hortikultura 7,2 juta ton, peternakan 4,0 juta ton, dan beberapa komoditas lainnya,” kata Mentan yang hadir di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo melepas ekspor komoditas pertanian secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Ekspor tersebut dilaksanakan secara serentak dari 17 pintu ekspor Indonesia dan akan dikirimkan ke 61 negara tujuan ekspor.

“Hari ini kita akan lakukan ekspor komoditas pertanian secara serentak dari 17 pintu ekspor di berbagai daerah di Indonesia sebagai momentum penguatan ekspor komoditas pertanian Indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi,” ujar Presiden. 

Jokowi menjelaskan, bahwa ekspor tersebut menjadi momentum penguat ekspor komoditas pertanian Indonesia, serta menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Meski begitu, pihaknya meminta agar pasar dalam negeri diperkuat. Selain itu, perlu adanya ajakan kepada masyarakat untuk mencintai dan membeli hasil pertanian di Indonesia.

“Untuk konsumsi pangan yang sehat, pasar luar negeri juga digarap dengan intensif, terintegrasi, terpadu dan mulai mausk ke negara nontradisional, sehingga potensi semakin meluas,” katanya.

Demikian juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam diskusi singkat mengajukan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi pelabuhan hortikultura untuk meningkatkan nilai ekspor komoditas pertanian di Jawa Tengah. Gagasan itu diakuinya sudah disampaikan dan saat ini tinggal menunggu persetujuan dari kementerian. 

"Saya sudah menulis surat agak lama sih, kok tidak turun-turun. Kebetulan tadi bertemu Pak Menteri, saya minta agar pelabuhan Semarang ini dijadikan pelabuhan hortikultura. Tinggal tunggu tanda tangan dari menteri. Dengan cara itu harapan kita nanti produk pertanian kita bisa diekspor dari sini," kata Ganjar usai mengikuti acara pelepasan ekspor komoditas pertanian Provinsi Jawa Tengah di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (14/08/2021).

Dalam acara yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo secara virtual tersebut, Provinsi Jawa Tengah melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp400 miliar. Komoditas tersebut terdiri atas sektor perkebunan seperti pala, biji kopi, minyak sawit, gula merah, dan karet lembaran.

Sementara dari sektor tanaman pangan ada edamame, porang, kacang hijau, dan tepung jagung. Komoditas berikutnya dari sektor hortikultura seperti daun pakis dan ruskus, okra, dried taro leaf, bonsai, bunga melati, kapulaga, kunyit, dan daun cincau.

"Daun Pakis saja bisa kita kirim, bunga melati ternyata semuanya indah dan bisa dijual juga. Perkebunannya ternyata kita juga punya pala, lalu ada kopi. Sarang burung walet juga harganya stabil di tengah kondisi seperti ini. Eksportirnya tadi bilang sudah 5 tahun melakukan ini. Lalu kayu, edamame, dan tentu saja porang yang saat ini sangat bagus," jelas Ganjar.

Tingginya ekspor sektor hortikultura, perkebunan, dan tanaman pangan itu, lanjut Ganjar, membuktikan di tengah pandemi ini kondisi perekonomian masih tumbuh meskipun serapan tenaga kerja masih belum maksimal.

Menurutnya, hal itu dapat dilihat dari program Merdeka Ekspor dari pemerintah pusat selama sepekan dengan nilai mencapai Rp7 triliun. Artinya dalam sehari rata-rata nilai ekspor Indonesia sebesar Rp 1 triliun.

"Komoditas ekspor Jateng juga tinggi dalam periode itu. Kalau ini (Pelabuhan Tanjung Emas Semarang) jadi pelabuhan dengan fungsi hortikultura dan fasilitas diberikan, mudah-mudahan ekspor komoditas pertanian kita jauh lebih banyak," katanya.

Selain itu, Ganjar masih berharap agar bisa melakukan ekstensi atau pelebaran pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Itu diperlukan agar optimalisasi pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi lebih tinggi. Termasuk dalam upaya mendukung kawasan industri di Kendal.

"Ketika di Kendal nanti industrinya sudah jalan maka yang terdekat adalah di sini karena kita juga sedang nego pelabuhan di sana, kalau belum bisa terjadi (di Kendal) maka di sini mesti segera bisa. Saya tadi sudah cek ke pengelola, customer, termasuk Pelindo juga, ada tidak preman-preman yang minta tips, ternyata tidak ada karena sudah dikontrol dengan sistem. Jadi tidak ada lagi, istilah kawan-kawan, tidak ada silaturahmi antar orang," kata Ganjar. 

Sementara itu, Plt Asisten I Setda Blora Drs. Sugiyanto, M.Si., usai mengikuti acara merdeka ekspor tersebut akan menyampaikan kepada Bupati Blora apa saja yang bisa mendukung langkah pemerintah pusat.

“Untuk di Blora ini tadi ada perwakilan dari petani porang dari Kecamatan Jepon, ini tentu momentum bagus juga mengingat komoditi porang juga ikut diekspor. Ini salah satu peluang untuk para petani, jadi porang juga luar biasa hasilnya,“ ucapnya. 

Salah satu Petani Porang, Agus Joko Susilo mengaku dirinya mulai menanam porang sejak 2019, namun hasilnya sudah bisa dirasakan. Dengan adanya ekspor ini tentu menjadi pemacu semangat untuk lebih giat menanam porang.

“Saya tadi di tanya pak Gubernur, Hasil tanam porang bagaimana? saya jawab hasilnya cukup bagus, dengan ditambah adanya ekspor porang ini, saya yakin tentu kedepan porang akan semakin banyak diminati oleh para petani di Blora maupun luar Blora," Tuturnya.

Berikut ini rincian 17 lokasi pelepasan produk ekspor tersebut yakni :

1. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dengan nilai ekspor Rp 1,3 triliun.

2. Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng dengan nilai ekspor Rp 40,360 miliar.

3. Pelabuhan Laut Dwikora, Pontianak dengan nilai ekspor Rp 194,31 miliar.

4. Pelabuhan Pelindo I, Pekanbaru dengan nilai eskpor Rp 1 triliun.

5. Pelabuhan Belawan, Medan dengan nilai ekspor Rp 431,6 miliar.

6. Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dengan nilai ekspor Rp 435,1 miliar.

7. Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang dengan nilai ekspor Rp 400,57 miliar.

Untuk diketahui, ada 10 lokasi pelepasan lainnya, yaitu Balikpapan, Bandarlampung, Padang, Batam, Makassar, Banjarmasin, Palembang, Jambi, Tanjung Balai dan Manado. (Red)
Share:

Wabup serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Rumah di Ngawen dan Randublatung

BLORA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyerahkan bantuan bagi sejumlah warga di Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Ngawen yang rumahnya mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.

Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM kepada 6 warga yang terdampak bencana kebakaran, Jumat (13/08/2021) di Lobi Center Point Setda Blora.

Adapun penerima tersebut diantaranya Supratno, warga RT 01 RW 01 Desa Bradag, Kecamatan Ngawen. Kemudian lima penerima lainnya berasal dari RT 001 RW 002, Kelurahan  Wulung, Kecamatan Randublatung yakni atas nama Agus Suprihatin, Lasidin, Sri Lastari, Mujito, dan Sunarti.

Dihadapan para penerima bantuan, Wakil Bupati Blora mengungkapkan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warganya tersebut. Ia berharap agar mereka diberi kesabaran dan ketabahan.

"Bapak, Ibu panjenengan saya secara pribadi, mewakili Pak Bupati Arief Rohman, maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Blora ikut prihatin karena di tengah pandemi ini panjenengan diberi ujian kesabaran, " ucapnya. 

Wabup Tri Yuli juga menyemangati para warga tersebut untuk bangkit dan tidak berlarut dalam kesedihan. 

"Saya yakin panjenengan dari Kecamatan Ngawen maupun dari Kecamatan Randublatung, bahwa cobaan kebakaran rumah panjenengan jangan dibuat sedih tapi sebagai ujian kesabaran, Insya  Allah kita akan membantu sebisa kita,"  pesan Wabup. 

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Blora merinci bahwa penyerahan dana bantuan tanggap darurat bencana kebakaran bersumber dari APBD Kabupaten Blora. 

Adapun masing-masing penerima rincinya mendapatkan bantuan dengan jumlah bervariasi 2,5 juta rupiah hingga 5 juta rupiah. Dengan total bantuan keseluruhan sekitar 25 Juta Rupiah.

Salah satu penerima, Mujito, mengucapkan rasa terimakasihnya terhadap bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak. Pihaknya berterimakasih, karena pada saat ini dirinya menerima bantuan senilai 2,5 juta rupiah dari Pemkab Blora.

"Terimakasih atas bantuan ini, akan saya gunakan sebaik-baiknya. Terimakasih kepada Pemkab Blora dan semua pihak yang telah membantu kami," ungkapnya. 

Sebelumnya, rumah Mujito dan beberapa rumah tetangganya mengalami bencana kebakaran bulan Juli lalu. 

Mujito menceritakan, hampir setengah dari rumahnya terbakar api sehingga mengalami kerusakan. Pihaknya bersyukur atas bantuan dari berbagai pihak, termasuk beberapa waktu lalu dari Baznas yang telah membantunya memperbaiki rumah.

"5 orang di kelurahan kami (Wulung) mengalami kebakaran, rumah saya dan satu lainnya separuhnya kebakaran dan yang lainnya habis semua," ceritanya. 

Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Sekda Blora, Asisten I dan II Sekda Blora, Kepala Dinas Sosial P3A, Kalak BPBD Kabupaten Blora (Red)
Share:

Wabup Dorong Camat dan Kepala Puskesmas Berinovasi

BLORA - Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM kembali memimpin rapat koordinasi dan evaluasi inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk efektifitas pelaksanaan kegiatan yang kali ini diikuti oleh Camat dan Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Blora. Rapat dilaksanakan di ruang pertemuan Lt. 2 Bappeda Blora, Kamis (12/08/2021).

Dalam rapat koordinasi kali ini Wabup Tri Yuli Setyowati, mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., kembali menekankan kepada seluruh peserta rapat untuk melakukan inovasi dalam menghadirkan pelayanan pada masyarakat yang tujuan akhirnya adalah sebagai upaya meningkatkan indeks inovasi daerah dan memperoleh insentif daerah yang disiapkan oleh pemerintah pusat.

“Jadi begini bapak/ibu, Pemerintah Pusat telah menyediakan 212 M untuk insentif daerah dengan catatan seberapa banyak daerah membuat inovasi. Dan jangan berpikir bahwa inovasi itu sesuatu yang berat, inovasi itu dari yang sudah biasa bapak/ibu lakukan tinggal dikembangkan dan dikreasikan,” ungkap Wabup. 

Wabup meminta seluruh Kecamatan dan Puskesmas yang ada untuk berlomba-lomba mengembangkan dan melaporkan inovasi yang sudah pernah dibuat ke Bappeda.

“Bapak ibu saya meminta disela-sela kesibukan, saya minta kita satu mindset satu gagasan memasukkan inovasi kita di Kemendagri. Sudah ada beberapa inovasi yang masuk, seperti Puskesmas Japah dengan 3 inovasi dan Puskesmas Kutukan 2 inovasi. Masih ada waktu sampai dengan akhir Agustus 2021 untuk input datanya. Apabila mengalami kesulitan, jangan ragu – ragu untuk konsultasi dengan Bappeda. Bappeda harus siap memberikan pendampingan,"  tegasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Free Bayu Alamanda, AP, M.Si mewakili Plt Kepala Bappeda Aunur Rofiq, S.E., M.Si menjelaskan dalam indeks inovasi daerah ada 2 aspek dan 7 variabel yang dijabarkan dalam 36 variabel penilaian inovasi daerah yang menjadi menjadi kewenangan daerah.

“Jadi indeks inovasi daerah ini sebagai bank data daerah, wadah pelaporan, instrumen pengukuran dan indikator penyelenggaraan pemerintah daerah. Kami dari Bappeda mendorong bapak/ibu dimasa pandemi ini tidak lagi work as usual. Bappeda siap mendampingi bapak/ibu merumuskan inovasi yang dibuat, sehingga tahun ini predikat sangat inovatif dapat dipertahankan dan meningkat pula poin penilaiannya,” ungkap Free Bayu. (Redaksi)
Share:

Bupati Blora Izinkan Sekolah Kembali Buka PTM Terbatas


BLORA (SUARABARU.ID) - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda Blora, pada Selasa sore (10/08/2021) melaksanakan rapat koordinasi untuk memusyawarahkan perencanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah pemberlakukan PPKM Level 3.

Bertempat di Ruang Pertemuan Setda Blora, rakor dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Dewan Pendidikan, perwakilan UPTD TK/SD, perwakilan Kepala Sekolah SMP, MKKS SMA/SMK, serta Kemenag Kabupaten Blora.

Dalam rapat tersebut, Bupati bersama forum rapat menyetujui dan mengizinkan dibukanya kembali PTM di sekolah secara terbatas.

“Setelah mendengarkan masukan dari beberapa pihak, kita sepakati bersama bahwa sekolah kembali diperbolehkan melaksanakan “Pertemuan Tatap Muka (PTM) Terbatas”. Untuk teknisnya nanti akan dibahas lebih lanjut,” ungkap Bupati Arief.

Menurutnya hal ini sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4,3 dan 2 Covid-19 wilayah Jawa dan Bali, tanggal 9 Agustus 2021, serta Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri : Mendikbud, Menag, Menkes, Mendagri, Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/4242/2021, Nomor 440-717 tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Berdasarkan Instruksi Mendagri yang terbaru, wilayah PPKM Level 3 mulai diperbolehkan mengadakan pertemuan tatap muka di jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK. Dan tadi telah disepakati bersama dalam forum. Kita tetap mengutamakan agar protokol kesehatan bisa tetap diperhatikan,” tambah Bupati.

Disinggung tentang kapan dimulainya PTM terbatas ini, pihaknya mengembalikan hal tersebut pada kesiapan masing-masing sekolah.

“Besok kan libur, jika sekolah siap mulai Kamis ya monggo, atau siapnya Senin minggu depan juga tidak apa-apa. Kita luwes saja menyesuaikan kemampuan sekolah dan kesepakatan orang tua muridnya. Karena ini juga butuh izin dari orangtua murid. Jadi kita perbolehkan PTM Terbatas, namun juga tidak melarang jika memang masih ingin PJJ secara daring. Kami berharap semangat belajar anak-anak bisa kembali menguat,” tambah Bupati.

Untuk teknisnya menurut Bupati akan diatur lebih lanjut lewat SE Bupati dan pihaknya meminta masing-masing sekolah bisa menyesuaikan dan koordinasi dengan wali murid.

“Ayo semangat belajar anak-anakku…!! Jangan lupa tetap jaga protokol kesehatan ya, jangan sampai PTM terbatas ini menimbulkan klaster kasus baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Blora, Bondan Arsiyanti, SH, M.Si, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Hendi Purnomo, S.STP., MA., menyampaikan bahwa  dalam Instruksi Mendagri Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3 dan 2 Covid-19 wilayah Jawa dan Bali, tanggal 9 Agustus 2021 disebutkan bahwa Blora masuk kategori PPK Level 3.

“Yang mana untuk level 3 ini (Blora) pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan SKB 4 Menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri
Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sedangkan bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen), kecuali untuk: SDLB, MILB, SMPLB dan SMLB, MALB maksimal 62% (enam puluh dua persen) sampai dengan 100% (seratus persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas; dan PAUD maksimal 33% (tiga puluh tiga persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas. (Red)

Share:

Wabup Blora Minta Perangkat Daerah untuk Segera Laporkan Inovasinya

BLORA (SUARABARU.ID) - Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST., MM memimpin rapat koordinasi dan evaluasi inovasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk efektifitas pelaksanaan kegiatan. Rapat dilaksanakan di ruang pertemuan Lt. 2 Bappeda Blora, Selasa (10/08/2021).

Wabup Tri Yuli menyampaikan agar perangkat daerah terus melakukan inovasi dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya juga mendorong agar inovasi dapat dilaporkan kaitannya untuk indeks inovasi daerah di tingkat nasional. 

“Jadi inovasi yang dilakukan ditahun lalu itu juga bisa dimasukkan. Tetapi di tahun 2021 ini input datanya inovasi di tahun 2019 dan 2020 yang sudah dilakukan bersama,” ungkap Wabup. 

Terkait dengan inovasi ini, Tri Yuli meminta untuk saling kerja sama. Karena ada anggaran terkait inovasi ini 212 miliar, yang sudah disiapkan pemerintah pusat untuk insentif daerah.

“Bapak ibu saya meminta disela-sela kesibukan, saya minta kita satu mindset satu gagasan memasukkan inovasi kita di Kemendagri,” tegasnya. 

Wabup meminta instansi memasukan data tersebut, karena daerah dibatasi sampai tanggl 17 September, sehingga akhir Agustus untuk segera dapat diinput.

“Saya sampaikan dari 70 instansi yang ada di pemerintah Kabupaten blora, ternyata hanya 29 instansi yang telah melakukan inovasi, dan untuk OPD yang belum menyampaikan monggo segera menyampaikan inovasinya,” pungkasnya. 

“Instansi yang sudah mengirimkan inovasi, utamanya pada DPMPTSP, Setda, DPPKAD, Bappeda, Dukcapil. Yang belum mengirimkan segera mengirimkan, karena untuk penanganan situasi di tahun ini,” lanjut Wabup. 

Selanjutnya Tri Yuli Setyowati berharap intansi tidak usah ruwet, karena masyarakat yang diinginkan pelayanan yang cepat dan mudah. Jadi kalau bisa masyarakat tidak perlu datang kepelayanan, tapi kalau bisa datangkan pelayanannya. 

"Pesan Pak Bupati, inovasi ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, jangan hanya judul saja untuk sekedar laporan," tegasnya. 

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Aunur Rofiq, S.E., M.Si menjelaskan bahwa indeks inovasi daerah adalah sistim pengukuran & penilaian terhadap penerapan pembaharuan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaporkan kepada menteri dalam negeri sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

“Indeks inovasi daerah ini berfungsi untuk bank data daerah, wadah pelaporan, instrumen pengukuran dan indikator penyelenggaraan pemerintah daerah,” ungkap Aunur Rofiq.

Dalam kesempatan ini, Sekda juga menyampaikan agar tahun 2021 indeks inovasi daerah Kabupaten Blora dapat ditingkatkan lebih baik.

“Jangan nanti di 2021 peringkat kaitannya dengan inovasi daerah ini menurun, maka harus ditingkatkan inovasinya,” tegasnya. 

Dikatakannya adanya inovasi tersebut akan berkaitan dengan dana insentif daerah atau DID.  Jelasnya, bahwa DID itu dipengaruhi yang salah satunya yaitu inovasi daerah.

Hadir dalam rapat tersebut Sekda Blora, Asisten Administrasi Umum Sekda dan Kepala OPD terkait Pemerintah Kabupaten Blora. (Redaksi)
Share:

Bupati Minta Menkes tingkatkan Kuota Vaksin untuk Blora

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, pada Senin paagi (09/08/2021) meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi merdeka yang dilaksanakan di Kampung Semangat, Jl. Vyatra RW 02, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu.

Dalam pelaksanaan vaksinasi kerjasama ormas PETANESIA, dengan Polres Blora dan TNI ini, Bupati melihat antuas masyarakat sangat luar biasa hingga ada penolakan karena keterbatasan kuota. Sehingga pihaknya berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan bisa menambah kuota untuk Kabupaten Blora.

“Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa, bahkan tadi infonya sampai menolak peserta karena vaksinnya terbatas. Sehingga kita mohon agar nanti Pak Menteri Kesehatan dan Pak Gubernur bisa menambah kuota vaksin bagi Kabupaten Blora,” ucap Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini.

Menurutnya, untuk Blora sendiri dari 900 ribuan jumlah penduduk, target vaksinasinya akan menyasar sekitar 700 ribuan jiwa.

“Saat ini kurang lebih baru 20 persen yang tervaksin tahap pertama. Sehingga kami meminta agar kuota vaksin untuk Blora bisa terus ditambah. Kita siap melaksanakan serbuan vaksin kepada masyarakat. Apalagi ini tadi banyak remaja dan pemuda ikut vaksinasi,” tambah Bupati.

Sementara itu,  KH Cholidin Qosim selaku Ketua ormas PETANESIA Kabupaten Blora menyampaikan bahwa hari ini targetnya adalah 530 sasaran vaksinasi.

“Kita dibantu Polres Blora menargetkan 530 sasaran vaksinasi, hingga kunjungan Pak Bupati sudah dilakukan penyuntikan sampai 300 lebih, dan masih banyak yang antri. Ini merupakan kampong padat penduduk, sehingga antusiasnya luar biasa,” ujarnya.

Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP., mengucapkan terimakasih kepada Bupati, PETANESIA, TNI Polri yang sudah mengawal pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya.

“Antusias warga untuk mengikuti vaksinasi di daerah Cepu ini memang cukup tinggi. Kami berharap gerai-gerai vaksinasi bisa terus dibuka dan diinformasikan kepada masyarakat. Kalau bisa seperti harapan Pak Bupati tadi, semoga vaksinnya bisa ditambah agar semakin banyak yang tervaksin,” pinta Luluk.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Blora yang diwakili Kabagren Polres Blora Kompol Budiyono, Forkopimcam Cepu, Lurah Cepu dan instansi terkait bersama relawan setempat. (Redaksi)
Share:

Wakapolres Blora Ingatkan Kedisiplinan Dan Kekompakan Anggota

BLORA - Senin, (09/08/2021), bertempat di halaman belakang Mapolres Blora Polda Jawa Tengah. Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si memimpin pelaksanaan apel pagi dalam mengawali pelaksanaan tugas untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Blora, Para Kanit, Kasi, Perwira Staf, Anggota dan PNS Polres Blora.

Rutinitas Apel pagi dalam organisasi Kepolisian merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri, selain untuk mendengar arahan pimpinan, apel pagi juga bermanfaat untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi setiap anggota Polri.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Kompol Rubiyanto mengajak seluruh Personel Polres Blora menjaga kesehatan dimasa pandemi covid -19 serta meningkatkan disiplin dan kinerja sesuai tugas pokoknya masing-masing untuk meningkatkan pelayanan prima kepolisian dalam rangka mewujudkan WBK dan WBBM di Polres Blora.

Wakapolres juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Personel Polres Blora yang selama ini telah bekerja dengan baik. Selain itu Perwira Polri yang lama berdinas di BNN Pusat ini mengharapkan kepada seluruh personel Polres Blora serta Polsek jajaran agar tetap menjaga kekompakan serta waspada terhadap situasi saat ini dan situasi ke depan, apalagi dalam suasana pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM.

“Apabila mengetahui ada ancaman atau gangguan agar dianalisa dan dilaporkan sebagai masukan langkah awal untuk mengambil tindakan. Dan terkait Covid-19, meski di Blora sudah ada penurunan, namun demikian kita tidak boleh kendor dalam disiplin protokol kesehatan," ungkap Wakapolres Blora.

Wakapolres menegaskan anggota harus kompak, baik antar anggota Polri ataupun dengan unsur TNI dan unsur tekait lainnya.

"Selalu jaga kekompakan, dan jalin sinergi dengan lintas sektoral. Terutama dalam pelaksanaan tugas dilapangan," pungkas Wakapolres Blora. (Red)
Share:

Ngantor di RSUD, Bupati: Relawan Pemulasaraan Jenazah akan Dibubarkan

BLORA - Rabu siang (04/08/2021), Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., kembali ngantor di RSUD dr. R. Soetijono Blora. Kali ini Bupati dan Wakil Bupati melakukan koordinasi dengan Dirut RSUD dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan untuk mengecek perkembangan penanganan pandemi.

Dimulai dengan meninjau tenda penanganan pandemi di halaman belakang yang ternyata sudah dibongkar untuk dikembalikan, kemudian mengecek ketersediaan oksigen, meninjau laboratorium Swab-PCR, melihat ruang isolasi Covid-19, hingga memberikan motivasi kepada para tenaga medis.

“Alhamdulillah dalam kunjungan hari ini ada banyak perkembangan positif. Yang paling baik, angka kematian kita sudah menurun. Kini di RSUD Blora ini kematian tinggal satu atau dua saja, semoga terus berkurang. Sehingga tim relawan pemulasaraan jenazahnya akan kita bubarkan besok karena tenaga RSUD sudah bisa menangani,” ucap Bupati.

“Selanjutnya untuk BOR nya di Kabupaten Blora hari ini juga tinggal 22 persen. Khusus di RSUD Blora ini pasien Covid-19 nya tinggal 11 orang, kita minta agar terus diberikan obat dan vitamin sehingga segera sembuh,” tambah Bupati.

Pihaknya berharap trend positif di RSUD Blora ini juga diikuti oleh RSUD Cepu dan beberapa rumah sakit swasta lainnya.

“Akan kita kontrol semuanya, termasuk ketersediaan oksigennya. Alhamdulillah di RSUD Blora ini juga masih mencukupi. Kita tadi juga berikan suntikan semangat dan ucapan terimakasih kepada seluruh tenaga medis yang sudah memberikan pelayanan terbaiknya. Semoga pandemi ini segera berakhir, dan Blora normal kembali. Jangan lupa tetap taat prokes ya,” pungkas Bupati.

Dirut RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG., menyatakan terimakasih atas perhatian Bupati dan Wakil Bupati yang telah rutin berkomunikasi serta memberikan perhatiannya untuk kelangsungan penanganan pandemi di rumah sakit yang ia pimpin.

“Maturnuwun Bapak Bupati beserta Ibu Wakil Bupati. Benar apa yang disampaikan Bapak Bupati tadi, saat ini tinggal 11 pasien yang dirawat. Artinya dari 100 TT yang disediakan di RSUD ini, yang terisi tinggal 11. Bangsal isolasi 1 ada 8 pasien, bangsal isolasi 2 ada 2 pasien, dan bangsal isolasi 3 ada 1 pasien. Saran dari Bapak Bupati tadi untuk segera dijadikan satu bangsal saja untuk lebih memudahkan pengawasan,” jelas dr. Nugroho.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan makanan suplemen asupan gizi dari Realfood untuk RSUD dr. R. Soetijono untuk menunjang penyembuhan pasien dan menjaga kesehatan para tenaga kesehatan. (Red).
Share:

Baznas Blora Salurkan APD Bagi Relawan Penanggulangan Covid-19

BLORA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora kembali menyalurkan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada relawan penanggulangan Covid-19. Bantuan kali ini diwujudkan dalam bentuk alat perlindungan diri (APD) sebanyak 300 buah.

Penyerahan bantuan APD secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, S.T., MM., mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., didampingi Wakil Ketua Baznas Kabupaten Blora Widodo, S.Ag, M.Pd, Selasa (03/08/2021) di Ruang Tamu Bupati.

Wakil Bupati menyampaikan terimakasih atas peran Baznas yang telah mengelola zakat dari para ASN di Blora.

"Barakallah... dan mewakili Bapak Bupati, kami sampaikan terimakasih kepada Baznas Blora yang telah mengelola zakat, infaq dari ASN yang ada di Blora ini. Alhamdulillah ASN di Blora sudah melaksanakan kewajiban berzakat sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satunya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan terkait penanganan pandemi ini," ungkap Wabup.

"Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga para relawan tidak sampai mempergunakan APD ini, kondisi Kabupaten Blora pulih seperti sediakala. Oleh karena itu saya minta kepada seluruh warga Blora mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada. Mari bersama - sama kita lawan virus ini," lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati berpesan untuk pengelolaan dan pelaporan zakat yang dihimpun oleh Baznas akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Tolong segala niat baik para ASN di Kabupaten Blora dalam berzakat melalui Baznas, dikelola dengan baik, harus transparan dan dilaporkan sesuai ketentuan. Apabila ada kesulitan, dapat koordinasi dengan OPD terkait," pinta Tri Yuli.

Wakil Ketua Baznas Blora Widodo, S.Ag, M.Pd berharap dengan adanya penyerahan bantuan ini nantinya dapat turut  membantu dalam penanggulangan Covid19 di Kabupaten Blora.

"Bantuan ini semoga bermanfaat untuk membantu teman-teman relawan mempertahankan diri dari paparan virus Covid19. Dan APD ini dapat dicuci sehingga dapat dipergunakan kembali,"ucap Widodo.

Pihaknya berterimakasih atas partisipasi dari ASN di Kabupaten Blora dalam berzakat maupun infaq.

"Bahwa bantuan Baznas ini uangnya dari ASN yang ada di Blora dan kami yang mengelola, seperti bantuan bedah rumah, kebakaran. Semoga zakatnya ASN yang ada di Blora ini menjadi zakat yang diridhoi  oleh Allah SWT" pungkasnya. 

Penyerahan bantuan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan turut hadir mendampingi Wakil Bupati dalam penyerahan tersebut Plt. Asisten 1 Sekda Blora dan Kalakh BPBD. (Red)
Share:

Bupati Blora Tegaskan Bansos harus Tepat Sasaran, Hindari Penerima Ganda

BLORA - Penyaluran bantuan sosial saat ini menjadi perhatian khusus  pemerintah dalam rangkaian penanganan  pandemi Covid-19 di wilayah Blora. Untuk itu Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan perwakilan Forkopimda menggelar rapat koordinasi tentang evaluasi penyaluran bantuan sosial pada Senin siang (02/08/2021).

Rakor dilaksanakan di ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora, dengan dihadiri Kepala Dinas Sosial P3A, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para Camat, perwakilan Kantor POS, Bulog, dan OPD terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan agar penyaluran seluruh bantuan sosial bisa dilakukan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Banyak bantuan yang digulirkan pemerintah dalam pandemi ini, tolong Dinas Sosial P3A bisa memastikan penyalurannya tepat sasaran, jangan ada data dobel atau ganda. Jika menjumpai data ganda tolong segera kita komunikasikan bersama,” tegas Bupati.

Menurut Bupati, data menjadi hal yang sangat penting dalam penyaluran bantuan sosial ini. Baik bansos dari pemerintah Pusat, Pemkab, maupun Desa.

“Dinas Sosial P3A tolong nanti bisa diperjelas mekanismenya dengan Bu Wakil Bupati sebagai Ketua TKPKD Kabupaten Blora,” tambah Bupati.

Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST., MM., pun menyatakan kesiapannya untuk melakukan koordinasi teknis tentang penyeleksian data penerima bansos agar tidak dobel.

“Ada bantuan tunai, ada bantuan sembako, termasuk bantuan untuk beberapa komunitas pekerja yang terdampak pandemic, jangan sampai tumpeng tindih. Kita akan koreksi bersama,” ucap Wabup.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Blora, Dra. Indah Purwaningsih, M.Si., menyampaikan bahwa saat ini ada beberapa jenis bantuan sosial yang diberikan pemerintah baik melalui Kementerian Sosial, maupun Desa.

“Ada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), PKH, dan yang terbaru ini ada Bantuan Sosial Tunai (BST). Sedangkan di desa sendiri ada bantuan BLT Dana Desa. Kami sedang koordinasi dengan Kemensos agar ada kejelasan masa penyaluran BST agar tidak dobel dengan BLT Dana Desa karena besarannya sama,” kata Indah. (Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels