Desa Wisata Tempuran dan Sambongrejo Ayo dipromosikan

 


 

BLORA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menyelenggarakan kegiatan pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan dan pengembangan desa wisata di kabupaten Blora.

 

Kepala Dinporabudpar Kabupaten Blora H. Slamet Pamuji, SH., M.Hum., melalui Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Dra. Isti Nuratri, M.Si, menyampaikan setelah sebelumnya melakukan pembinaan dan pendampingan dengan menggandeng Desa Wisata Institute dari Yogyakarta, kini dilaksanakan Test Tour atau Uji Coba Paket Wisata.

 

“Test Tour atau Uji Coba Paket Wisata dilaksanakan Sabtu (30/10/2021) hingga Minggu (31/10/2021) mulai pukul 07.00 WIB. Test Tour dilaksanakan di dua destinasi wisata, yakni desa wisata Tempuran Kecamatan Blora dan desa wisata Sambongrejo Kecamatan Sambong," terangnya.

 

Sesuai rundown test tour desa wisata, Sabtu (30/10/2021) berkumpul di Dinporabudpar. Kemudian tiba di Desa Wisata Tempuran disambut Tari Gambyong Desa Tempuran sekaligus perkenalan dan penjelasan tour program.

 

Tracking road cleaning menuju dermaga perahu, naik perahu mengelilingi waduk Tempuran. Selanjutnya, berkunjung ke kebun jambu kristal dan belajar penanaman/perawatan jambu kristal sekaligus petik jambu kristal sepuasnya (makan di tempat).

 

Pembuatan souvenir sekaligus oleh-oleh untuk dibawa pulang. Makan siang ikan bakar khas Tempuran sekaligus (Ishoma), ramah tamah/evaluasi.

 

Setelah itu menuju desa wisata Sambongrejo. Disini, wisatawan disambut dengan kesenian Gejog Lesung.

 

Acara berikutnya, batik class, kemudian menuju homestay. Makan malam (Launching Desa Wisata Sambongrejo). Esok harinya, Minggu (30/10/2021) dilakukan tracking ke wisata petik buah.

 

Dilanjutkan, edukasi tentang kambing etawa. Istirahat (mandi) dan sarapan di homestay masing-masing. Agenda berikutnya, edukasi pembuatan tempe. Makan siang dan persiapan check out.

 

Peserta test tour diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Duta Wisata dan Tim Pendampingan Desa Wisata Institute dari Yogyakarta serta sejumlah awak media.

 

“Tujuannya ingin mempromosikan destinasi wisata Blora. Tentu saja dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Isti Nuratri.

 

Harapannya, setelah ini Pokdarwis makin inovatif dan berkembang.

 

Sementara itu, Wahyu Tri Mulyani, AP, M.A. Kabid Pariwisata Dinporabudpar Blora yang saat ini telah menjabat sebagai Kepala Bidang Penelitian dan Perencanaan Bappeda Blora Wahyu Tri Mulyani, AP, M.A. mengemukakan kegiatan itu merupakan pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas pengelolaan dan pengembangan desa wisata di kabupaten Blora.

 

Dalam kesempatan itu Wahyu Tri Mulyani, mengatakan, tahun ini Dinporabudpar khususnya Bidang Pariwisata mengadakan pendampingan desa wisata kebetulan di Tempuran dan Sambongrejo.

 

"Dimana, pendampingan itu dalam rangka peningkatan kompetensi pengelola desa wisata, kelembagaannya, bagaimana mengemas potensi desa sehingga menjadi produk paket wisata yang menarik untuk ditawarkan pengunjung," terangnya.

 

Sehingga di dalam tahapan pendapningan itu mengadakan Test Tour, ujicoba kepada pengelola, sejauh mana mereka kemampuannya menerima pendampingan selama ini.

 

"Sehingga dengan adanya test tour ini kedepannya, kalau ada kunjungan wisata, teman-teman pengelola ini sudah siap, sehingga desa wisata yang ada di kabupaten Blora, semakin menjadi lebih baik dan siap dikunjungi wisatawan dari luar daerah kabupaten Blora," jelasnya. (Red).

Share:

Gerebek Desa Target 1000 Vaksin Perhari berada di Singget dan Pelem

 


 

BLORA - Kegiatan Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 Gerebek Desa 1000 Vaksin Perhari yang di gelorakan oleh Forkopimda Blora terus berlanjut. Kegiatan tersebut digelorakan di 16 kecamatan di seluruh kabupaten Blora. Salah satunya adalah di kecamatan Jati.

 

Kamis, (28/10/2021) siang hingga sore kemarin petugas gabungan dari Puskesmas Doplang, Puskesmas Randulawang, Polsek Jati, Satpol PP, dan Koramil serta lintas sektoral lainnya menggelar vaksinasi di Pendopo Balai Desa Singget dan Pelem.

 

Dalam kegiatan tersebut antusias warga sangat baik, target adalah 1000 vaksin, namun sasaran yang didapat adalah 1400 warga.

 

Kegiatan vaksinasi massal tersebut berjalan aman dan lancar. Petugas gabungan saling bahu membahu membantu warga mendapatkan vaksinasi. Bahkan petugas Polsek, Koramil dan Satpol PP patroli berkeliling desa untuk menyampaikan imbauan ajakan vaksin Covid-19. Dan jika ditemukan lansia ataupun warga yang tidak mempunyai sarana transportasi untuk menuju lokasi vaksin, maka petugas membantu mengantar dan menjemput.

 

Kapolsek Jati AKP Eko Adi Pramono,SH,MH menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi adalah salah satu atensi dari pimpinan Polri. Untuk itulah dirinya bekerja sama dengan TNI dan elemen masyarakat lainnya dalam mempercepat kegiatan vaksinasi

 

"Target awal adalah 1000 vaksin, Alhamdulilah hasilnya malah lebih. Dan untuk menarik antusias warga kita lakukan jemput bola dengan patroli blusukan desa. Bahkan jika ada lansia yang tidak punya sarana transportasi, kami lakukan antar jemput dari rumah sampai ke lokasi vaksinasi," kata Kapolsek Jati.

 

Selain Kapolsek Jati, hadir langsung memantau kegiatan tersebut Camat Jati Drs. Muhari dan Danramil Kapten Chb M.Rifai.

 

Kami berharap semakin tingginya angka capaian dan sebaran vaksinasi. Pandemi bisa segera berakhir sehingga aktivitas kehidupan kembali normal," pungkasnya. (Redaksi)

Share:

Penyerahan Ranmor Dinas Anggota Bhabinkamtibmas Polres Blora

 


 

BLORA - Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK pimpin langsung jalannya apel penyerahan kendaraan dinas Bhabinkamtibmas di halaman belakang Mapolres Blora, Rabu, (27/10/2021).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Blora, Para Perwira Serta anggota, dan 22 Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran Polres Blora penerima kendaraan motor dinas.

 

Dalam Apel tersebut Kapolres Blora menyerahkan Kendaran dinas roda dua secara simbolis kepada perwakilan anggota Bhabinkamtibmas. Adapun hari ini Kapolres menyerahkan 22 unit sepeda motor Merk Honda Verza

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak kepolisian di desa, bisa dikatakan Bhabinkamtibmas adalah Kapolri di desa. Sehingga tanggungjawabnya besar, untuk sarana dan prasarana yang telah diberikan, salah satunya adalah kendaraan dinas. Kapolres berpesan agar dijaga dan dirawat dengan baik, sehingga bisa menjadi penunjang dalam pelaksanaan tugas melayani masyarakat.

 

“Mohon dirawat dan dijaga baik baik, kendaraan dinas adalah titipan negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan mendapat kendaraan dinas diharapkan Bhabinkamtibmas semakin semangat,” beber Kapolres AKBP Wiraga.

 

Adapun dalam kendaraan dinas sepeda motor Honda Verza tersebut juga telah disiapkan beberapa peralatan kepolisian yang ada didalam Box Motor, meliputi borgol, tongkat Polri, jas hujan, hingga Mega Phone atau alat pengeras suara yang memang disiapkan untuk melaksanakan tugas melayani masyarakat.

 

Kapolres manambahkan, menyikapi musim pancaroba menjelang musim penghujan. Agar anggota Bhabinkamtibmas aktif mengajak warga untuk waspada terhadap bencana alam.

 

"Tingkatkan sambang ke wilayah binaan, terutama kawasan yang rawan bencana alam. Ingatkan warganya agar selalu waspada terhadap bencana alam," pungkas Kapolres Blora. (Red)

Share:

Bupati Blora: Semuanya Harus Siap Siaga Hadapi Potensi Bencana Alam

 


  

BLORA - Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Blora melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Apel Siaga dan Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana di Alun-alun Blora,  Selasa (26/10/2021) sore.

 

Apel dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, dihadiri jajaran Forkopimda Blora. Dengan peserta dari unsur BPBD, TNI Polri, Satpol PP, PMI, Banser, Kokam, Tagana, Dinas Sosial PPPA, dan relawan lainnya.

 

Tidak hanya pasukan yang diapelkan, seluruh peralatan penanganan bencana dan kendaraan operasional penanganan kebencanaan juga disiapkan untuk memastikan kondisinya baik guna menunjang pekerjaan penanganan bencana di Kabupaten Blora.

 

Bupati H. Arief dalam arahannya ketika memimpin apel, menekankan bahwa seluruh petugas yang memiliki tugas penanganan kebencanaan, kemanusiaan, dan sosial semuanya harus siap siaga kapanpun dan dimanapun siap memberikan pelayanan terbaik.

 

“Terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan potensi bencana di Kabupaten Blora, apalagi ini sudah sering hujan. Kami minta semuanya kompak, sigap, cepat dan cermat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Tingkatkan mitigasi kebencanaan, buka layanan hotline 24 jam, dan jangan lupa berdoa semoga Blora aman dari segala macam potensi bencana,” tegas Bupati.

 

Menurut Bupati, saat ini Blora punya beberapa potensi bencana yang perlu untuk dipetakan. Seperti angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir.

 

“Oleh karena itu semuanya harus siap, berikan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rentan bencana tadi agar bisa meminimalisir potensi kerugian,” kata Bupati.

 

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K., didampingi Dandim 0721/Blora, Letkol. Inf. Andy Soelistyono KP, menyatakan kesiapannya untuk sinergi membantu Pemkab dalam penanganan potensi bencana.

 

“Kami dari unsur TNI Polri siap membantu Pak Bupati dan jajarannya dalam pencegahan dan penanganan potensi bencana. Seperti halnya apel ini sangat penting untuk mengecek sejauh mana kesiapan petugas dalam menghadapi potensi bencana yang ada meskipun masih dalam kondisi pandemi,” ungkap Kapolres.

 

Usai apel, dilakukan peninjauan peralatan dan kendaraan operasional penanganan bencana oleh Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda Blora.

 

Bupati juga meminta seluruh Camat dan Lurah/Kades bisa menjalin komunikasi yang baik dengan unsur TNI Polri, baik Kapolsek, Danramil, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas agar penanganan bencana bisa terorganisir dengan baik hingga tingkat desa. (Redaksi).

Share:

Gerebek Desa Target 1000 Vaksin Perhari di Kecamatan Jati Blora

 


 

BLORA - Kegiatan Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 Gerebek Desa 1000 Vaksin Perhari yang di gelorakan oleh Forkopimda Blora terus berlanjut. Kali ini di wilayah kecamatan Jati, tepatnya di desa Bangkleyan dan desa Kepoh, Selasa, (26/10/2021).

 

Pelaksanaan vaksinasi digelar di balai desa masing masing dengan tenaga vaksinasi dari tim medis Puskesmas Doplang dan Puskesmas Randulawang dibantu petugas dari Polsek Jati, Koramil dan Satpol PP setempat.

 

Adapun target vaksinasi adalah 1000 vaksin. Kegiatan vaksinasi massal tersebut berjalan aman dan lancar, dan untuk menarik antusias warga, petugas gabungan dari Polsek, Koramil dan Satpol PP melaksanakan patroli keliling desa untuk mengajak warga yang belum vaksin agar segera ikut vaksin mumpung di desanya ada vaksinasi.

 

Kapolsek Jati AKP Eko Adi Pramono,SH,MH menyampaikan bahwa berbagai upaya dilakukan untuk memenuhi target 1000 vaksin tersebut. Bahkan petugas gabungan juga melakukan antar jemput bagi lansia.

 

"Target hari ini 1000 vaksin, dan untuk menarik antusias warga kita lakukan jemput bola dengan patroli blusukan desa. Bahkan jika ada lansia yang tidak punya sarana transportasi, kami lakukan antar jemput dari rumah sampai ke lokasi vaksinasi," kata Kapolsek Jati.

 

Selain Kapolsek Jati, hadir langsung memantau kegiatan tersebut Camat Jati Drs. Muhari dan Danramil Kapten Chb M.Rifai.

 

Untuk diketahui pada hari sebelumnya, Senin, (25/10/2021) kemarin pelaksanaannya Gerebek Vaksinasi Kecamatan Jati dilaksanakan di desa Tobo dan desa Jati dan berhasil memenuhi target, bahkan lebih dengan capaian 1357 orang.

 

"Forkopimcam Jati akan terus bahu membahu untuk mencapai target vaksinasi, tentunya dengan bekerja sama lintas sektoral," tandas Kapolsek Jati.

 

"Kami berharap semakin tingginya angka capaian dan sebarannya merata maka pandemi bisa segera berakhir sehingga aktivitas kehidupan kembali normal," pungkasnya. (Red)

Share:

Petugas Gabungan di Jati Blora, Gerebek Desa dengan Sasaran 1000 Vaksin Perhari

 


 

BLORA - Sebagai pelaksanaan program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19. Petugas gabungan di Kabupaten Blora Jawa Tengah yang terdiri dari anggota Polres Blora, Kodim 0721/Blora bersinergi dengan Pemkab Blora beserta jajaran menggelar Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 Gerebek Desa 1000 Vaksin Perhari.

 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempercepat terwujudnya herd immunity di kalangan masyarakat sehingga terwujud masyarakat yang sehat dan bebas dari Covid-19.

 

Gerakan Percepatan Vaksinasi Covid-19 Gerebek Desa 1000 Vaksin Perhari tersebut dilaksanakan di seluruh kecamatan di kabupaten Blora dengan melibatkan Polsek, Koramil, Pemerintah Kecamatan serta puskesmas dan lintas sektoral lainnya.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menyampaikan bahwa program ini adalah program bersama dari Forkopimda Blora untuk melayani masyarakat yang membutuhkan vaksin Covid-19. Dan untuk mempermudah proses vaksinasi, maka petugas gabungan blusukan hingga pelosok desa. Adapun untuk target setiap harinya satu desa 1000 vaksin.

 

"Seluruh elemen masyarakat di Blora bahu membahu untuk mensukseskan vaksinasi. Forkopimda beserta jajaran menjalin sinergitas lintas sektoral, harapannya bisa tercapai target yang ditentukan," ucap Kapolres Blora.

 

Seperti yang dilakukan di wilayah kecamatan Jati, Senin, (25/10/2021). Hari ini dilaksanakan dua kegiatan vaksinasi di wilayah desa Jati dan desa Tobo. Untuk pelaksanaan digelar di balai desa masing masing. Dan tenaga vaksinasi adalah tim medis Puskesmas Randulawang dengan dibantu dari anggota Polsek Jati, Koramil dan Satpol PP.

 

Untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut Forkompincam Jati yang terdiri dari Kapolsek AKP Eko Adi Pramono,SH,MH, bersama Camat Drs. Muhari dan Danramil Kapten Chb M.Rifai memantau langsung jalannya kegiatan tersebut.

 

"Petugas gabungan disini bersama sama melaksanakan kegiatan ini. Dengan kebersamaan diharapkan dapat tercapai target. Dan untuk menarik masyarakat, petugas gabungan kita kerahkan blusukan ke lorong lorong desa guna patroli ajakan agar warga ikut vaksinasi," beber Kapolsek Jati saat meninjau lokasi vaksinasi.

 

Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan bahwa gerebek vaksinasi ini akan terus dilakukan dan ia mengimbau kepada warga yang belum vaksinasi agar segera mendaftar. Karena pendaftarannya sangat muda, bisa menghubungi Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa serta ke Puskesmaa dan pihak desa setempat.

 

"Untuk warga yang belum divaksin, ayo segera mendaftar. Karena vaksinasi adalah untuk kesehatan bersama," tandas Kapolsek Jati. (Red)

Share:

Peringatan Hari Santri 2021 tingkat Kabupaten Blora Khidmat

 


 

BLORA - peringatan Hari Santri Nasional 2021 tingkat Kabupaten Blora tetap berlangsung khidmat, meskipun masih dalam kondisi pandemi,  yang saat ini kasusnya terus menurun.

 

Rangkaian kegiatan,  bahkan telah dimulai pada Kamis (21/10/2021)  dengan diawali acara khotmil qur’an bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

 

Dilaksanakan kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Blora, dan PCNU, khotmil qur’an berlangsung dengan melibatkan para hafiz hafizah perwakilan Pondok Pesantren se-Kabupaten Blora.

 

Kemudian malam harinya (semalam) digelar kegiatan “Blora Bersholawat” bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan Gus Yusuf Qhudlori secara live streaming (virtual).

 

Hadir secara luring di Gedung Bustanul 'Asyiqin Solo, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan Wakil Ketua DPRD, Mustopa, S.Pd.I.

 

Sedangkan Forkopimda lainnya mengikuti “Blora Bersholawat” di Pendopo Rumah Dinas Bupati secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

 

Dalam kesempatan itu, Habib Syech melantunkan beberapa sholawat seperti Tibbil Qulub, Nurul Mustofa, Turi Putih, Yaa Rasulullah, Thola’al Badru, hingga Ya Lal Wathon, dan ditutup Indonesia Raya.

 

“Alhamdulillah meskipun belum bisa hadir secara langsung ke Blora, namun mala ini kita yakin seluruh maysrakat Blora yang rindu sholawat sudah bisa bahagia bersama kami. Semoga kedepan pandemi segera sirna dan kita bisa berjumpa dalam majelis yang luas di Alun-alun Blora. InshaAllah dengan sholawat kita akan selamat, korona minggat, semuanya sehat,” ujarnya.

 

Sedangkan Gus Yusuf yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang, menyampaikan sejarah perjuangan kaum santri di era pergerakan yang akhirnya menetapkan 22 Oktober 2021 sebagai Hari Santri Nasional berkat Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari.

 

Selanjutnya, pada Jumat (22/10/2021) pagi dilaksanakan Apel Bersama Peringatan Hari Santri Nasional 2021 di halaman Kantor Bupati Blora dengan mengenakan sarung.

 

Bertindak sebagai pimpinan apel adalah Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, dengan diikuti jajaran Forkopimda, TNI Polri, pimpinan OPD, Kemenag, para santri, pengurus PCNU berikut banom-banomnya.

 

Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. mengucapkan selamat hari santri dan mengucap syukur atas terselenggaranya peringatan hari santri dengan lancar meskipun diadakan dengan sederhana tanpa mengurangi makna hari santri itu sendiri.

 

“Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga,” ucap Bupati.

 

Maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga, menurutnya adalah bentuk pernyataan sikap santri lndonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan lndonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

 

“Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran lslam rahmatan lil'alamin serta tradisi luhur bangsa lndonesia. Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan lndonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan lndonesia,” paparnya.

 

Sedangkan Siaga Raga menurutnya berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk lndonesia.

 

Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk lndonesia.

 

“Jadi, Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai 'tirakat' lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjut Bupati.

 

Usai apel, acara kemudian ditutup dengan penerahan bantuan dari Baznas Kabupaten Blora berupa beasiswa bagi 101 santri penghafal Al Quran di 30 Pondok Pesantren. Kemudian beasiswa untuk 57 mahasiswa berprestasi dari STAI Al Muhammad Cepu, STAI Khozinatul Ulum Blora dan STAI Muhammadiyah Blora. Yang diserahkan secara simbolis dari Baznas ke Bupati, untuk disalurkan ke Ponpes dan STAI. (Redaksi).

Share:

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, TNI Polri di Blora Pantau Vaksinasi hingga Pelosok Desa



 

BLORA - Untuk mensukseskan program vaksinasi nasional dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Polres Blora Polda Jawa Tengah terus bersinergi dengan Kodim 0721/Blora dan Pemkab Blora dalam kegiatan vaksinasi.

 

Sinergitas tersebut dijalin dengan lintas sektoral di 16 kecamatan yang ada. Seperti yang dilakukan diwilayah Polsek Todanan. Kapolsek Todanan Iptu Daknyo memberdayakan anggotanya untuk membantu dan memantau pelaksanaan kegiatan vaksinasi di desa binaan masing masing.

 

"Sesuai petunjuk bapak Kapolres, kita berdayakan Bhabinkamtibmas yang bersinergi dengan Babinsa Koramil untuk memantau dan membantu kegiatan vaksinasi. Sehingga berjalan aman dan lancar," beber Kapolsek Todanan.

 

Jumat, (22/10/2021) Bhabinkamtibmas desa Bicak Aipda Sri Jayanto bersama Babinsa Koramil Serda Ngarji melakukan pemantauan vaksinasi yang digelar di Balai Desa setempat. Selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas seperti pencurian kendaraan bermotor, kehadiran petugas sekaligus menertibkan antrian dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang akan vaksin agar tertib dalam protokol kesehatan.

 

"Bhabinkamtibmas dan Babinsa disini membantu menjaga dan menertibkan. Alhamdulilah kegiatan vaksinasi berjalan lancar," kata Bhabinkamtibmas Desa Bicak Aipda Sri Jayanto.

 

Adapun target vaksinasi hari ini adalah 100 orang vaksin dosis 1. Kepada masyarakat Bhabinkamtibmas berpesan yang belum mendapat vaksin agar segera mendaftarkan diri. Dan bagi yang sudah mendapat vaksin di imbau agar tak lengah dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan.

 

"Yang belum divaksin, silahkan bisa mendaftar. Untuk warga Todanan, khususnya desa Bicak bisa daftar di Bhabinkamtibmas atau Babinsa. Kami siap membantu," tandas Aipda Sri Jayanto. (Red)

Share:

Pangdam IV Diponegoro Lepas Satgas Pamtas RI - PNG Bersama Bupati Blora

 


 

BLORA  -  Panglima Kodam IV Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto memimpin upacara keberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Sektor Selatan Yonif 410 Alugoro TA 2021/2022, di Dermaga Terminal Penumpang, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Rabu (20/10/2021).


Keberangkatan 450 prajurit itu juga dihadiri oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, bersama Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Andy Soelistyo, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, SIK dan Wakil Ketua DPRD Blora, Mustopa.


Pada upacara tersebut, Pangdam juga Diponegoro melakukan pengecekan kesiapan pasukan Satgas Pamtas. Selanjutnya, memberikan pengarahan kepada para prajurit yang akan bertugas di perbatasan Papua - PNG.

 

Dalam pidato pengarahannya, Pangdam menjelaskan bahwa, pemberangkatan Satgas Pamtas dari Yonif 410 Alugoro Blora itu, adalah dalam rangka penugasan pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.

 

"Tersiapkan kurang lebih 450 orang, (prajurit) dan akan tergelar di sektor selatan, semoga bisa memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, dan bisa memberikan pelayanan khususnya pada masyarakat Papua," terangnya.

 

Pengamanan Wilayah Perbatasan

 

Terkait kesiapan, Pangdam Diponegoro mengungkapkan, bahwa kesiapan dari satgas sudah bagus. Sebelum pemberangkatan, pihaknya pun telah melakukan pengecekan terakhir.

 

"Kesiapan kita sudah bagus, hari ini kita cek terakhir dan kita berangkatkan. Insya Allah pemberangkatan kurang lebih satu minggu nanti, akan di embarkasi di Papua dan langsung tergelar di wilayah selatan," tandas Pangdam.

 

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto juga memohon dukungan, dan doa restu kepada masyarakat agar satgas dapat melaksanakan tugas dengan baik.

 

"Saya mohon doa restu kepada masyarakat agar pelaksanaan tugas, (satgas) nantinya bisa dilaksanakan sebaik-baiknya, dalam rangka mempertahankan dan mengamankan wilayah Indonesia di sisi timur dan selatan" harap Mayjen TNI Rudianto.

 

Pihaknya menjelaskan pengiriman pasukan satgas di wilayah perbatasan bukanlah hal baru, melainkan program yang rutin dilakukan oleh Mabes TNI.

 

"Ini program-program rutin dari Mabes TNI dalam rangka pengamanan kondusifitas perbatasan, Ini (satgas) untuk menggantikan satuan terdahulu," pungkas Pangdam.

 

Harapan Sukses Bertugas

 

Sementara itu, Bupati Blora berharap agar Satgas dapat menjalankan tugas dengan baik dan sukses. Tidak hanya di Markas Yonif 410/Alugoro, Bupati Blora, Arief Rohman juga turut melepas pemberangkatan Satgas Pengamanan Terbatas RI - PNG, mendampingi Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

 

"Saya berharap semoga prajurit Yonif 410 Alugoro nanti dalam bertugas di perbatasan, nantinya dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya, Kami semua  berdoa, semoga semua prajurit yang berangkat bersama-sama ini, bisa sukses dan selamat sampai akhir tugas, dan kembali pulang ke Blora bertemu istri dan anak-anak," ujar Bupati H. Arief.

 

Untuk diketahui, sehari sebelumnya, pada Selasa (19/10) telah dilakukan upacara pemberangkatan satgas oleh Danrem 073/Makutarama di Batalyon 410/Alugoro, Blora.

 

Setelah dilakukan upacara dan pengarahan dari Pangdam kepada satgas di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selanjutnya pasukan akan naik ke KRI Teluk Bintuni untuk menuju ke daerah penugasan di wilayah Papua, tepatnya di Kabupaten Boven Digoel sektor selatan. (Redaksi)


Share:

Bupati Doakan 450 Prajurit Yonif 410/Alugoro Lancar Bertugas di Papua




BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Selasa siang (19/10/2021) mengikuti acara pelepasan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Sektor Selatan Yonif 410/Alugoro yang dipimpin Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos, MM di Lapangan Batalion Infantri 410/Alugoro Blora.

 

Pelepasan diawali dengan penyerahan bendera dari Danrem kepada Komandan Satgas. Selanjutnya Danrem menyampaikan pengarahan kepada para prajurit yang akan bertugas.

 

Ditemui usai acara, Danrem 073/Makutarama menjelaskan, bahwa pada kesempatan kali ini dilakukan pelepasan Satgas Yonif 410/Alugoro di Kabupaten Blora, yang akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan wilayah RI dan Papua New Guinea.

 

Kemudian pada esok hari, satgas akan dilepas oleh Pangdam Diponegoro di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

 

“Rencana hari Rabu tanggal 20 Oktober 2021, Panglima Kodam Diponegoro akan melepas langsung, upacara dan juga memberikan pengarahan kepada satgas di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Setelah selesai pasukan akan naik ke KRI Teluk Bintuni untuk menuju ke daerah penugasan di wilayah Papua, di Kabupaten Boven Digoel sektor selatan," terangnya.

 

Danrem merinci, sebanyak 450 personil Yonif 410/Alugoro akan di berangkatkan untuk bertugas di perbatasan selama kurang lebih sekitar 9 bulan.

 

“Personel ada 450 orang, dimana ini dipimpin oleh Danyon 410/Alugoro, yang nantinya akan menempati 22 pos yang ada di wilayah Kabupaten Boven Digoel dimana intinya adalah pengamanan perbatasan yang ada di wilayah RI-PNG,” tambahnya.

 

Danrem menegaskan, ada 4 indikasi keberhasilan dalam pelaksanaan tugas kali ini.

 

“Saya sampaikan pada satgas bahwasanya ada 4 indikasi keberhasilan tugas nantinya, yang pertama, yaitu mereka tidak ada pelanggaran selama bertugas disana, yang kedua, wilayah perbatasan RI-PNG selama mereka bertugas aman tidak ada permasalahan,” terangnya.

 

Selanjutnya, terang Danrem, yang ketiga, masyarakat yang dibina oleh satgas di Papua nanti bilamana mereka kembali akan merasa kehilangan.

 

Kempat, mereka berangkat sebanyak 450 orang dan kembali pulang lengkap 450 juga.

Danrem berpesan kepada para prajurit yang akan bertugas nantinya untuk tetap semangat dan menjaga kekompakan.

 

“Jaga kekompakan, saling mengingatkan, disiplin dan loyal kepada komandan," jelasnya.

 

Setelah mengikuti acara pelepasan oleh Danrem, Bupati beserta Forkopimda turut memberikan dukungan kepada prajurit yang akan bertugas.

 

Salah satunya dari Pemkab Blora pada kesempatan tersebut menyerahkan dukungan logistik berupa makanan dan minuman instan.

 

Selain itu, Bupati juga menyerahkan bola voli untuk sarana olahraga menjaga kesehatan para prajurit selama bertugas.

 

Rincinya, dukungan berupa mie instan cup sebanyak 500 pcs, minuman kopi sebanyak 500 pcs, dan bola voli sebanyak 25 pcs, yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati kepada Danyon 410/Alugoro.

 

“Semoga ini bisa bermanfaat dan bisa memberikan dukungan bagi prajurit dalam melaksanakan tugasnya.,” ucapnya.

 

Bupati berdoa agar seluruh prajurit dalam melaksanakan tugasnya selalu diberikan kelancaran dan sukses.

 

“Semoga prajurit Yonif 410/Alugoro dapat melaksanakan tugas dengan baik dan selalu diberikan kelancaran dalam bertugas di perbatasan, serta selalu melaksanakan arahan-arahan yang disampaikan Pak Danrem tadi. Kami berdoa semoga semua prajurit yang berangkat bisa selamat sampai akhir tugas dan kembali pulang ke Blora bertemu istri dan anak-anak," ungkapnya.

 

Satgas itu bertugas dalam melakukan mengamankan perbatasan, mereka juga akan melakukan pembinaan teritorial masyarakat, pembinaan tentang kecintaan kepada NKRI dan terkait lainnya yang bisa menciptakan ketahanan.

 

Hadir pada kesempatan tersebut, Forkopimda Blora, Dandim se-Korem 073/Makutarama (Red).

Share:

Pemkab Blora terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI

 


 

BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora tahun ini menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, berupa piagam yang ditandatangani langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan trophy berlapis kaca.

 

Penghargaan diserahkan Kementerian Keuangan melalui Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Midden Sihombing; kepada Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada Kamis siang (14/10/2021) di Ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora.

 

Turut mendampingi, Kepala Kantor KPPN Purwodadi, Subur Riyadi; dan Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si. Dan disaksikan Plt. Kepala BPPKAD Kabupaten Blora, serta OPD terkait lainnya.

 

Di depan Bupati dan segenap jajaran Pemkab Blora, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Midden Sihombing, menerangkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada Kabupaten Blora yang dinilai oleh Kementerian Keuangan telah berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan Tahun 2020 dengan capaian Opini WTP.

 

“Ini sebagai bentuk apresiasi Kementerian Keuangan atas laporan keuangan yang baik pada Pemkab Blora atas pelaksanaan pembangunan periode anggaran 2020 dengan predikat opini WTP. Apalagi Blora sudah 7 kalinya Opini WTP sehingga juga dapat tropi dari Bu Menteri Keuangan,” ungkap Midden Sihombing.

 

Kedepan, pihaknya berharap penyajian laporan keuangan Pemerintah Kabupaten bisa ditingkatkan lebih baik lagi didasarkan pada penyerapan anggaran yang lebih awal.

 

“Kita tidak hanya menilai laporan keuangannya saja, namun juga penyerapan anggarannya. Khususnya kami minta agar penyerapan dana desa bisa didorong lebih awal dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Midden Sihombing.

 

Pihaknya ingin Pemkab Blora kedepan bisa lebih sempurna lagi dengan pengelolaan keuangan yang professional. Mengingat Kabupaten di ujung timur Jawa Tengah ini juga sudah beberapa tahun terakhir menerapkan transaksi non tunai dalam menajalankan pemerintahannya.

 

Sementara itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengucapkan terimakasih kepad Menteri Keuangan RI yang telah memberikan penghargaan melalui Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah.

 

“Maturnuwun, terimakasih atas penghargaan yang diberikan. Ini bukan akhir, ini menjadikan pelecut awal kami untuk meningkatkan kualitas laporan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Blora kedepan. Mohon kami untuk terus dibimbing dan diberikan arahan agar bisa lebih sempurna,” kata Bupati Arief.

 

Dalam kesempatan ini, Bupati juga berkomitmen untuk penyerapan anggaran tahun depan bisa dilaksanakan lebih awal sehingga pembangunan bisa maju.

 

“Kami kemarin dilantik bulan Februari, sehingga tahun anggaran sudah berjalan. Maka tahun 2022 nanti kita berkomitmen di awal tahun seluruh kegiatan bisa dimulai lebih dini. Semua perencanaan proyek proyek strategis sudah kita susun dengan matang di perubahan anggaran 2021 ini,” tegas Bupati.

 

Bupati juga meminta arahan terkait sumber pembiayaan daerah dari sektor Dana Bagi Hasil (DBH) Migas agar disampaikan ke Menteri Keuangan RI. Pasalnya menurut Bupati, Blora yang masuk wilayah kerja penambangan (WKP) Migas Blok Cepu tidak mendapatkan DBH Migas yang semestinya karena kesalahan peraturan dasar pembagian DBH.

 

“Kami mohon nanti dari Ditjen Perbendaharaan juga bisa mendorong perubahan ini. Kita juga ingin memaksimalkan sumber-sumber pembiayaan daerah lainnya dari sektor pajak. Beberapa waktu lalu, kita koordinasi dengan KPP Pratama Blora agar sebisa mungkin seluruh investor yang berusaha di Blora memiliki NPWP beralamatkan di Blora. Sehingga kita juga bisa mendapatkan dana bagi hasil pajaknya meskipun tidak sebesar DBH migas,” tambah Bupati.

 

Dalam pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rapat evaluasi penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa (DD) dan Government Finance Statistics atau lebih dikenal GFS, yakni sistem pengumpulan data statistik keuangan mengenai kegiatan pemerintahan yang berhubungan dengan transaksi- transaksi keuangan negara. (Redaksi)

Share:

Cegah Pungutan liar, Si Propam Polres Blora awasi Pelayanan SKCK





BLORA - Berbagai upaya terus dilakukan Polres Blora dalam mencegah percaloan ataupun pungutan liar (pungli) dalam pelayanan pada masyarakat.

Salah satunya dengan melaksanakan pengawasan oleh anggota Si Propam di ruang pelayanan SKCK, Selasa, (12/10/2021).

Sebagai aktualisasi program Kapolri dalam menciptakan pelayanan yang bersih dari praktek KKN dan mewujudkan Polri yang Presisi serta 
menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi, (WBK) di Polres Blora.

Hal ini dilakukan agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan SKCK sesuai SOP yang sudah ada dan guna mencegah terjadi pelanggaran maupun penyimpangan yang dilakukan oleh petugas.

Kasi Propam AKP Sunarto,SH menjelaskan, kalau ada temuan anggota yang melakukan penyimpangan dalam pengurusan SKCK baik itu berupa pungli ataupun sebagai calo, maka terhadap personil yang melakukan akan di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Layani masyarakat dengan baik, dan sesuai ketentuan. Jangan sampai ada pungli, jika ditemukan pungli maka akan kita tindak sesuai dengan aturan yang ada," tandas Kasi Propam. (Red)
Share:

Pelaksanaan Posyandu Sogo, dipantau Bhabinkamtibmas Kedungtuban Ingatkan Prokes

 



BLORA - Masa Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang untuk melaksanakan kegiatan posyandu di desa Sogo Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora.

 

Bhabinkamtibmas Desa Sogo Polsek Kedungtuban Polres Blora Bripka Joko Mulyono menyambangi kegiatan Posyandu tersebut sekaligus memberikan imbauan dan pesan kamtibmas, Jumat, (08/10/2021).

 

Bhabinkamtibmas Desa Sogo Bripka Joko Mulyono menyampaikan bahwa, ditengah pandemi Covid-19, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang sejatinya merupakan kegiatan kesehatan dasar untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan tetap diadakan di Desa Sogo. Hal tersebut dilakukan guna mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan baik di masa pandemi ini.

 

Lebih lanjut Bhabinkamtibmas Polsek Kedungtuban mengatakan, walaupun di masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini pelaksanaan program posyandu tetap dilaksanakan karena di dalam kegiatan posyandu ada giat untuk pemberian imunisasi kepada anak anak dan Balita untuk menjaga kesehatan sekaligus menambah imun bagi mereka.

 

"Pemberian imunisasi terhadap anak atau balita harus sesuai jadwal karena sangat penting guna mendukung kesehatan anak tetap terjaga dengan baik," tandas Bhabinkamtibmas.

 

Terpisah Kapolsek Kedungtuban AKP Sujiharno membeberkan bahwa pada masa pandemi kesehatan adalah hal yang paling utama. “Kita semua harus peduli terhadap tumbuh kembang anak. Terutama masalah imunisasi yang memang wajib dilaksanakan. Apalagi pemberian imunisasi ini dapat menjaga kekebalan tubuh anak untuk melawan penyakit di situasi pandemi. Dan apa yang dilakukan Bripka Joko sudah tepat,” terang Kapolsek Kedungtuban.

 

Namun demikian, Kapolsek berpesan agar pelaksanaan Posyandu tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Tentunya dalam pelaksanaan ini, harus tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” imbuh Kapolsek.

 

Bhabinkamtibmas hadir ikut membantu dalam imunisasi, serta menghibur anak anak yang takut diimunisasi sehingga bisa ceria dan tertawa dengan kehadiran bapak polisi.

 

Diharapkan dengan adanya kegiatan program posyandu dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan imun warga, terutama bagi anak anak dan Balita, mengingat masa pandemi Covid-19 belum berakhir. (Red)

Share:

Kabag SDM: Reward dan Punishment Berlaku untuk Semua Anggota Polres Blora




BLORA - Anggota Polres Blora Polda Jawa Tengah diimbau untuk tetap semangat dan meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, serta menghindari pelanggaran sekecil apapun dalam bertugas. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia ( Kabag SDM ) Kompol Sunarso,SH,MH saat memimpin apel pagi Rabu, (06/10/2021) di halaman belakang Mapolres Blora.

 

Dalam apel pagi yang dihadiri oleh para Kabag, Kasat dan Kasi serta Perwira Staf, Anggota dan PNS Polres Blora. Kabag SDM Kompol Sunarso memberikan motivasi. Bahwa setiap anggota yang berprestasi pasti akan mendapatkan penghargaan dari pimpinan, dan anggota yang melakukan pelanggaran pasti akan mendapatkan hukuman.

 

"Laksanakan tugas dengan baik, jika ada yang berprestasi pimpinan tidak akan tinggal diam. Sebagai contoh dua anggota Polres Blora kemarin mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian. Hal itu adalah salah satu Reward atau penghargaan kepada anggota yang berdesikasi tinggi, serta tidak ada catatan pelanggaran," ucap Kabag SDM Polres Blora.

 

Untuk diketahui, Selasa, (05/10/2021) kemarin, 2 anggota Polres Blora yakni Kabag Log Kompol Yohan Setiajid,SH,M.Hum dan Bhabinkamtibmas Polsek Randublatung Aiptu Sunaryo mendapat kenaikan pangkat pengabdian karena dedikasi dan loyalitas yang tinggi tanpa catatan pelanggaran. Dimana Kompol Yohan mendapat kenaikan pangkat menjadi AKBP dan Aiptu Sunaryo menjadi Ipda.

 

"Dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi, maka pimpinanpun akan memberikan penghargaan," tandas Kabag SDM Polres Blora.

 

Menyikapi kedisiplinan anggota, Kabag SDM berpesan agar melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok, fungsi dan peranan masing masing serta tidak melakukan tindakan ekstra dalam pelaksanaan tugas.

 

"Laksanakan tugas dengan semangat, dan utamakan senyum, salam dan sapa. Jangan sampai melakukan tindakan kontraproduktif yang dapat menurunkan citra Polri dimata masyarakat," pungkasnya. (Red)

Share:

Blora Targetkan Vaksinasi 50 persen Bisa Terlampaui

 



BLORA - Perkembangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Blora terus dikawal Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. Hal ini agar Blora bisa segera turun ke level  I. Guna mencapai hal tersebut, pihaknya meminta agar Dinas Kesehatan terus meningkatkan vaksinasi.

 

"Pelaksanaan vaksinasi dengan sinergi bersama TNI Polri terus kita tingkatkan. Kita juga terus meminta tambahan kuota vaksinasi agar semakin banyak warga yang tervaksin. Kita ingin agar Blora bisa turun ke level satu,” ucap Bupati ketika memimpin Evaluasi pengendalian covid-19 dan percepatan cakupan vaksinasi Kabupaten Blora di Aula Setda Blora, Senin sore (04/10/2021),.

 

H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga mendorong agar Dinas Kesehatan bisa door to door hingga kerumah warga dalam pelaksanaan vaksinasi.

 

"Target vaksinasi kita 50 persen, harus bisa terlampaui, kita libatkan semua semua elemen, hingga desa desa, ada beberapa desa yang sudah melakukan dan sangat efektif," jelas Bupati.

 

Tak hanya vaksinasi untuk masyarakat umum, vaksinasi lansia juga menjadi prioritas dan menjadi target kita agar bisa mencapai target.

 

"Untuk lansia yang ada di desa tolong di data, jika memang perlu dijemput ya dijemput, jadi biar efektif, pak camat, pak lurah bisa ikut mendatanya," tambah Bupati.

 

Bupati juga menambahkan jika kuota vaksin kurang pihaknya juga akan bersurat ke kementerian kesehatan agar kuota vaksin di Blora bisa di tambah.

 

Bupati berterimakasih atas peran aktif dari TNI dan POLRI yang telah membantu dalam upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Blora.Termasuk, sebagai upaya memperluas jangkauan vaksinasi hingga pelosok daerah-daerah.

 

“Jadi kita terus bersinergi dengan TNI-POLRI, dengan ormas, termasuk dengan pondok-pondok pesantren nantinya, target kita semoga dengan vaksinasi yang merata ini akan menambah imun dan kekebalan, sehingga Covid-19 di Blora ini akan turun kasusnya,” ungkap Bupati.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, mengatakan bahwa capaian vaksinasi per 4 Oktober 2021 mencapai 33,8 persen.

 

" Terimakasih pada pihak TNI POLRI yang sudah ikut mensukseskan gerakan vaksin di kabupaten Blora," jelas Edy.

 

Pada kesempatan itu, perwakilan  TNI Polri mengaku akan siap bersinergi untuk mensukseskan vaksinasi kabupaten Blora.

 

Rapat ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST., MM., Sekda, OPD terkait, dan para Camat. (Red)

Share:

Perhutani Gelar Trabaz Bareng dengan Bupati Rembang Di Hutan Kebonhajo

 


MANTINGAN - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan dan Kebonharjo Gelar bareng Trabaz bersama Bupati Rembang di hutan Kebonharjo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Sabtu (02/10/2021).

 

Ikut mendampingi Bupati Rembang, Damdim 0720/Rembang Letkol Kav. Donan Wahyu Sejati, Waka Polres Rembang, Adm Mantingan Marsaid, ADM Kebonharjo Joko Santoso dan jajaran Perhutani Mantingan maupun Kebonharjo.

 

Administratur KPH Kebonharjo Joko Santoso  menyampaikan bahwa Trabas bareng Muspida bentuk Sinergitas Perhutani Kebonharjo dan Mantingan dengan Forkopinda.


 

"Untuk lebih mengenal karakter kawasan hutan yang ada di KPH Kebonharjo dan Mantingan hari ini kita keliling hutan dengan kendaraan triil  sambil olah raga dan mematangkan skil dalam menggunakan kendaraan motor tril dijalan berbatu dan berdebu,” Terang Joksan.

 

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz menyampaikan apresiasi kepada Perhutani Mantingan dan Kebonharjo bahwa selama ini  banyak masyarakat Rembang yang berada dipinggiran kawasan hutan diberikan garapan didalam kawasan hutan.

 

"Olah raga menggunakan kendaraan motor tril ini memacu adrenalin yang tinggi,dibutuhkan skiil dalam menerobos hutan dengan jalan-jalan yang bebatu serta debu turunan dan tanjakan seolah menjadi tantangan tersendiri," Ujar Hafidz. 

 

Kepada Masyarakat kawasan hutan Bupati Rembang berpesan untuk menjaga kelestarian hutan yang berada di wilayah kabupaten Rembang. mengingat hutan itu merupakan penyimpan tata air,memproduksi oksigen dan juga memberikan ruang pekerjaan bagi masyarakat di pinggiran kawasan hutan.

 

"Tanggung jawab kelestarian hutan itu bukan hanya Perhutani saja tetapi semua stake holder mulai dari masyarakat,pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat," terangnya dia.

 

Joyo Suwito salah satu peserta trabaz dari Mantingan yang mengawal Adminiatratur Marsaid mengatakan ini pertama kali saya menegendarai tril dan trabas dengan pejabat di lingkungan kabupaten Rembang.

 

"Medannya cukup lumayan dan sulit saya hampir nyasar mendekati  wilayah dowan hutan KPH Mantingan.”tuturnya dihadapan media.

 

Trabas membutuhkan energi, nyali dan menantang adrenalin serta harus trampil mengendalikan kuda besi diantara rerimbunan,bebatuan dan juga debu. dan yang lebih mengerikan bila jalanan itu turun dan nanjak.

 

"Bila terlambat memindahkan gigi motor bisa macet dan tak berhenti di tengah jalan," ucapnya. (Red).

Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels