BLORA - Panglima Kodam IV Diponegoro, Mayjen TNI
Rudianto memimpin upacara keberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Statis Sektor
Selatan Yonif 410 Alugoro TA 2021/2022, di Dermaga Terminal Penumpang,
Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Rabu (20/10/2021).
Keberangkatan 450 prajurit itu
juga dihadiri oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, bersama Dandim 0721/Blora,
Letkol Inf Andy Soelistyo, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, SIK dan
Wakil Ketua DPRD Blora, Mustopa.
Pada upacara tersebut, Pangdam juga Diponegoro melakukan pengecekan kesiapan pasukan Satgas Pamtas. Selanjutnya, memberikan pengarahan kepada para prajurit yang akan bertugas di perbatasan Papua - PNG.
Dalam pidato pengarahannya,
Pangdam menjelaskan bahwa, pemberangkatan Satgas Pamtas dari Yonif 410 Alugoro
Blora itu, adalah dalam rangka penugasan pengamanan wilayah perbatasan Republik
Indonesia dengan Papua Nugini.
"Tersiapkan kurang lebih 450
orang, (prajurit) dan akan tergelar di sektor selatan, semoga bisa memberikan
rasa aman kepada seluruh masyarakat, dan bisa memberikan pelayanan khususnya
pada masyarakat Papua," terangnya.
Pengamanan Wilayah Perbatasan
Terkait kesiapan, Pangdam
Diponegoro mengungkapkan, bahwa kesiapan dari satgas sudah bagus. Sebelum
pemberangkatan, pihaknya pun telah melakukan pengecekan terakhir.
"Kesiapan kita sudah bagus,
hari ini kita cek terakhir dan kita berangkatkan. Insya Allah pemberangkatan kurang
lebih satu minggu nanti, akan di embarkasi di Papua dan langsung tergelar di
wilayah selatan," tandas Pangdam.
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI
Rudianto juga memohon dukungan, dan doa restu kepada masyarakat agar satgas
dapat melaksanakan tugas dengan baik.
"Saya mohon doa restu kepada
masyarakat agar pelaksanaan tugas, (satgas) nantinya bisa dilaksanakan
sebaik-baiknya, dalam rangka mempertahankan dan mengamankan wilayah Indonesia
di sisi timur dan selatan" harap Mayjen TNI Rudianto.
Pihaknya menjelaskan pengiriman
pasukan satgas di wilayah perbatasan bukanlah hal baru, melainkan program yang
rutin dilakukan oleh Mabes TNI.
"Ini program-program rutin
dari Mabes TNI dalam rangka pengamanan kondusifitas perbatasan, Ini (satgas)
untuk menggantikan satuan terdahulu," pungkas Pangdam.
Harapan Sukses Bertugas
Sementara itu, Bupati Blora
berharap agar Satgas dapat menjalankan tugas dengan baik dan sukses. Tidak
hanya di Markas Yonif 410/Alugoro, Bupati Blora, Arief Rohman juga turut
melepas pemberangkatan Satgas Pengamanan Terbatas RI - PNG, mendampingi Pangdam
IV Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
"Saya berharap semoga
prajurit Yonif 410 Alugoro nanti dalam bertugas di perbatasan, nantinya dapat
terlaksana dengan sebaik-baiknya, Kami semua
berdoa, semoga semua prajurit yang berangkat bersama-sama ini, bisa
sukses dan selamat sampai akhir tugas, dan kembali pulang ke Blora bertemu
istri dan anak-anak," ujar Bupati H. Arief.
Untuk diketahui, sehari sebelumnya, pada Selasa (19/10) telah dilakukan upacara pemberangkatan satgas oleh Danrem 073/Makutarama di Batalyon 410/Alugoro, Blora.
Setelah dilakukan upacara dan pengarahan dari Pangdam kepada satgas di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selanjutnya pasukan akan naik ke KRI Teluk Bintuni untuk menuju ke daerah penugasan di wilayah Papua, tepatnya di Kabupaten Boven Digoel sektor selatan. (Redaksi)






0 comments:
Post a Comment