Ratubangnegoro Plus Ngawi dan Grobogan Diajak Ikut Maksimalkan Bandara Ngloram


BLORA - Semangat pembangunan berbasis kawasan bersama terus digaungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Dengan memanfaatkan keberadaan Badan Kerjasama Antar Daerah (BKAD) Blora Tuban Rembang Bojonegoro  (Ratubangnegoro), Pemkab Blora ingin memaksimalkan keberadaan Bandara Ngloram guna mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Tidak hanya Blora, Tuban, Rembang dan Bojonegoro, bahkan juga menggandeng Pemkab Ngawi dan Grobogan. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dalam acara serah terima sekretariat BKAD Ratubangnegoro dari Blora ke Tuban di Bandara Ngloram, Jumat (31/12/2021).

Didepan Wakil Bupati Ngawi, dan para perwakilan Pemkab se-Ratubangnegoro dan Grobogan, Wabup Tri Yuli meminta agar seluruh daerah yang saling berbatasan ini bisa kompak untuk mendukung operasional Bandara Ngloram.

“Kami mewakili Bapak Bupati Arief Rohman, ingin mengajak Kabupaten tetangga untuk bisa ikut memanfaatkan Bandara Ngloram sebagai pintu gerbang pertumbuhan ekonomi kawasan bersama. Karena bandara ini dibangun pemerintah pusat tidak hanya untuk Blora, namun juga untuk kabupaten kawasan di perbatasan Jateng bagian timur dan Jatim bagian barat sesuai pesan Pak Menteri Mensesneg,” ungkap Wabup Tri Yuli.

“Monggo kita sukseskan bersama, silahkan dikabarkan di wilayah masing-masing bahwa bandara Ngloram yang ada di Kecamatan Cepu, Blora ini sudah beroperasi. Sehingga kunjungan kerja dan investasi daerah lebih terbuka dengan mudah,” tambah Wakil Bupati.

Sementara itu, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., mengajak Kabupaten kawasan Ratubangnegoro plus Ngawi dan Grobogan bisa membangun sektor pariwisata bersama, yang berbasis potensi alam dan kekayaan budaya lokal.

“Penataan kawasan wisata dan budaya untuk menarik kunjungan ke daerah perlu kita lakukan bersama-sama. Mari kita sambut Bandara Ngloram ini dengan saling bekerjasama,” ucap Sekda Komang.

Gagasan inipun langsung dituangkan dalam penandatanganan kesepakatan bersama 4 Kabupaten BKAD Ratubangnegoro tentang pemanfaatan dan pengembangan Bandara Ngloram. 

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., pun mengapresiasi kekompakan 4 kabupaten yang tergabung dalam BKAD Ratubangnegoro. Menurutnya Ngawi pun siap untuk ikut mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan ini.

“Apalagi kedepan kita juga akan ada proyek nasional bersama, Bendung Gerak Karangnongko yang berlokasi di perbatasan Blora, Bojonegoro dan sampai Ngawi,” ucapnya singkat.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Bakorwil I Bojonegoro Agung Subagyo, S.STP, M.Si., Forkopimda Blora, Asisten Pemerintahan Pemkab Blora, dan OPD terkait. (Redaksi)
Share:

Apel Bersama Dalam Rangka Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di Kabupaten Blora



BLORA - Petugas gabungan apel bersama sebelum berugas dalam Pengamanan Malam Tahun Baru, Jumat, (31/12/2021) bertempat di halaman depan Mapolres Blora, Apel Bersama Dalam Rangka Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di Kabupaten Blora Sebagai Pimpinan Apel adalah Bupati Blora H. Arief Rohman, SIP, M.Si.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, S.Sos., M.Tr (Han), serta Wakapolres Blora Kompol Christian Chrisye Lolowang, S.H., S.I.K., M.H. dan Pejabat Utama Polres Blora berikut Kapolsek Jajaran Polres Blora.

Adapun peserta apel adalah petugas gabungan dari Subdenpom, Kodim 0721/Blora, Yonif 410/Alugoro, Polres Blora, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Blora.

Dalam amanatnya, Bupati Blora membacakan amanat Kapolri yang intinya bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan pengamanan dalam rangka menghadapi malam pergantian Tahun 2021 ke tahun 2022, baik pada aspek personil maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas lainnya.

"Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian. Peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 Oleh karena itu, kita wajib mengantisipasinya," kata Bupati Blora.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung underestimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Kita harus lebih peduli. Jangan sampai kegiatan malam Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19," tandasnya.

Adapun berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan angin puting beliung sebagai dampak dari musim penghujan.

Bupati Blora menyebutkan bahwa penekanan Kapolri dalam pengamanan meliputi :

1. Siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME;
2. Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat;
3. Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum malam pergantian tahun baru 2022;
4. Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system;
5. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas;
6. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan pengamanan;
7.Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

"Pada kesempatan yang baik ini saya juga mengucapkan  Selamat Tahun Baru 2022.  Demikian amanat saya, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, dan keselamatan kepada kita, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara, dalam bingkai persatuan dan kedamaian," pungkas Bupati membacakan amanat Kapolri. (Redaksi)
Share:

Petugas Gabungan di Blora Tutup Alun - Alun, Lapangan Kridosono dan Taman Seribu Lampu Saat Malam Tahun Baru



BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dan Kodim 0721/Blora serta petugas lintas sektoral lainnya mengambil langkah tegas untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat malam tahun baru 2022.

Menindaklanjuti Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022. Serta Surat Edaran Bupati No 4435/4371/2021 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022 Di Kabupaten Blora.

Dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Candi 2021 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada 23 Desember 2021 lalu. Bahwa perayaan malam tahun baru 2022 ini diimbau kepada masyarakat agar dirumah saja, tidak ada pesta ataupun arak -  arakan yang dikhawatirkan bisa menimbulkan kerumunan.

Terkini, untuk antisipasi gelombang ke-3 Covid-19 petugas gabungan di kabupaten Blora akan melakukan penutupan pada pusat keramaian masyarakat. Adapun lokasi yang akan ditutup adalah kawasan Alun -  Alun Kabupaten Blora, kawasan Lapangan Kridosono Blora dan kawasan Taman Seribu Lampu Cepu.

Penutupan lokasi tersebut adalah untuk antisipasi munculnya kerumunan warga saat malam tahun baru 2022, untuk itulah petugas gabungan akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK secara tegas menyampaikan bahwa, Pihak kepolisian dalam hal ini Polres Blora dipastikan tidak akan mengeluarkan izin perayaan Tahun Baru.

Pihaknya juga melarang dengan tegas terkait pawai - pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun baru. Selain mengganggu ketertiban, kegiatan itu rawan menimbulkan penyebaran virus Corona akibat adanya kerumunan masyarakat.

"Berdasarkan hasil Rapat Lintas Sektoral, kami akan membatasi kegiatan pada saat malam tahun baru. Kami tidak akan mengeluarkan izin perayaan Tahun Baru, kami juga melarang dengan tegas terkait pawai - pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun baru. Selain mengganggu ketertiban, kegiatan itu rawan menimbulkan penyebaran virus Corona akibat adanya kerumunan masyarakat,” ujar Kapolres Blora, Kamis, (30/12/2021).

Perihal antisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19 tersebut sekaligus menjadi atensi dari Kapolda Jawa Tengah.

Kapolda Jateng telah memerintahkan jajarannya untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 akibat mobilitas masyarakat di akhir tahun.

Untuk mengantisipasi lonjakan itulah kata Kapolres Blora AKBP Wiraga, perlu pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Kemudian masyarakat juga diminta supaya tetap dirumah saja dan menerapkan protokol kesehatan.

Untuk diketahui, selain pembatasan kegiatan di dalam kota Blora. Kegiatan serupa akan dilakukan di wilayah 16 Polsek Jajaran se-Kabupaten Blora. Dimana petugas gabungan akan melaksanakan patroli gabungan ketika malam tahun baru 2022.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH membeberkan bahwa melalui Satgas Operasi Lilin Candi 2021, petugas gabungan akan melakukan patroli dan penjagaan ketat serta rekayasa lalu lintas sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat terjaga.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan baik berupa pesta di tempat terbuka ataupun pawai kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar wilayah Kabupaten Blora tidak terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 akibat euforia yang berlebihan dari masyarakat dalam merayakan Tahun Baru,” terang Kasat Lantas.

Lebih lanjut dikatakan Kasat Lantas, bahwa pihaknya telah menyiagakan personilnya di berbagai pos pengamanan dan pelayanan serta pos terpadu yang tersebar di berbagai titik mulai pos perbatasan, gereja, pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diperkuat dengan tambahan personil dari TNI dan dinas terkait. (Red)

Share:

Ainia Shalichah Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Blora



BLORA- Bupati Blora H.Arief Rohman, S.IP, M.Si mengukuhkan Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Bunda PAUD) Kabupaten Blora, Rabu (29/12/2021) di Gedung Graha Larasati Blora.

Pengukuhan Hj. Ainia Shalichah sebagai Bunda PAUD berdasarkan Keputusan Bupati Blora Nomor: 421.1/524/2021 tentang Penetapan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Blora masa bakti 2021-2026. 

Usai dikukuhkan, Bunda PAUD kemudian melantik Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD tingkat Kabupaten Blora.

Bupati menyambut baik adanya pengukuhan Bunda PAUD di Kabupaten Blora tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan selamat atas pengukuhan Bunda PAUD dan juga Pokja PAUD di Kabupaten Blora, dan semoga keberadaannya ini mampu memberikan manfaat untuk pendidikan anak usia dini di Kabupaten Blora," ucap Bupati Arief. 

Bupati menjelaskan bahwa pendidikan anak usia dini memegang peran penting dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidik PAUD merupakan insan yang menanamkan nilai-nilai luhur akhlakul karimah dan sopan santun sejak usia dini," terang Bupati

Disampaikannya, Pemkab Blora menaruh perhatian pada pendidikan anak usia dini. Menurutnya hal tersebut sangat penting dalam mencetak generasi kedepannya.

"Perhatian Pemerintah Kabupaten Blora untuk guru-guru PAUD kedepan tentunya kita berharap akan terus kita tingkatkan," kata Bupati. 

Disampaikannya, saat ini pemerintah memang fokus di 2022 untuk pembangunan infrastruktur. Tetapi mulai 2023 mendatang akan ada dana bagi hasil yang nantinya salah satunya dapat memberikan perhatian untuk sektor PAUD di Kabupaten Blora ini.

Selain mendorong kesejahteraan para guru PAUD, Bupati berharap agar para guru terus berkembang meningkatkan kemampuannya.

"Jadi ini karena pentingnya PAUD meletakkan dasar untuk anak-anak kita. Selain nanti untuk kesejahteraan para guru, tentunya pelatihan-pelatihan di bidang teknis ini untuk ditingkatkan," jelas Bupati. 

"Selamat untuk Bunda PAUD dan Pokja PAUD di Kabupaten Blora, kami harapkan untuk terus bersinergi dengan kami," pungkasnya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Aunur Rofiq, S.E, M.Si menyampaikan bahwa investasi dalam pendidikan khususnya pendidikan anak usia dini merupakan faktor penting bagi sebuah negara agar dapat bersaing di era globalisasi.

Dalam mewujudkan tujuan pendidikan anak usia dini, dibutuhkan dukungan dari para pemangku kepentingan.

"Salah salah satu pemangku kepentingan yang dipandang memiliki peran strategis dalam mendorong upaya menciptakan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini berkualitas dengan layanan holistik integratif adalah bunda PAUD," paparnya

Aunur Rofiq mengungkapkan keberadaan Bunda PAUD Kabupaten Blora memiliki peran penting dan strategis, kaitannya dalam memajukan dunia pendidikan anak usia dini.

"Keberadaan Bunda PAUD Kabupaten sangat penting untuk menggerakkan setiap komponen dan sumber daya yang ada di wilayahnya, menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen dalan masyarakat dan dapat membangun komunikasi dengan semua pemangku kepentingan di Kabupaten Blora," pungkasnya.

Usai dilakukan pengukuhan dan pelantikan, agenda dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Peningkatan Karakter Bagi Pendidik PAUD. 

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DWP Kabupaten Blora, Ketua TP PKK tingkat kecamatan, dan para peserta bimtek. (Redaksi)
Share:

FGD, Hitungan DBH Migas Blora Masih Belum Jelas



BLORA - Untuk menjawab euforia perubahan atau revisi Undang - Undang Hubungan Keuangan Pusat Daerah (HKPD), yang diantaranya adalah adanya revisi terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, Pemerintah Kabupaten Blora menggelar Focus Group Discussion (FGD), pada Selasa siang kemarin (29/12/2021), di Ruang Rapat Bupati Blora, Kantor Sekretariat Daerah.

Fokus yang dibahas adalah terkait perubahan pengelolaan dana bagi hasil, yang mana Blora akan mendapatkan tambahan DBH dari sektor minyak dan gas, bersama daerah lain yang saling berbatasan, meski berbeda wilayah Provinsi, namun satu wilayah kerja pertambangan, yaitu blok Cepu.

"Harapan kami, Blora bisa meraih setidaknya tambahan dari DBH migas sebesar Rp. 450 Milyar, menurut hitungan teman - teman dari DPR di Senayan, dan Alhamdulillah sudah disahkan, revisi UU HKPD namun belum diundangkan, sementara euforia masyarakat sudah bergembira, untuk itu mari terus kita kawal bersama, bagaimana nanti peraturan turunannya, oleh karenanya kita gelar focus group discussion, untuk merumuskannya," ujar Bupati Blora, H. Arief Rohman dalam sambutannya.

Rumusan Belum Jelas

Hadir dalam FGD DBH Migas secara virtual tersebut adalah Mariana S. Fitri, Direktur Dana Transfer Umum DJKP Kemenkeu, bersama Kepala Sub Direktorat Dana Bagi Hasil Direktorat Dana Transfer Umum Daerah DJKP Kemenkeu, serta Heru, dari Direktur Pembinaan Program Migas Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, Heru, yang akan berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Blora, yaitu Bupati Blora, yang didampingi oleh Kepala BPPKAD Blora, Slamet Pamuji, Kepala Bappeda Blora, Henny Indriyanti,  Kabag Perekonomian Wiji Utomo, dan Kabag Hukum Setda, Bondan Arsiyanti.

Pada kesempatan itu, hadir juga dari  Tim Dana Bagi Hasil Migas Blora, yaitu Muhammad Yunus, Exy Agus Wijaya, Dalhar Muhammadun dan Tejo Prabowo, dan Direktur Utama PT BPH, Heri Slamet Hariyadi, dan mewakili Dirut PT BPE, Awan Pradigsa, Direktur Operasional Perusahaan Hilir Migas milik Kabupaten Blora.

Dalam diskusi tersebut, Bupati berharap bisa memberikan gambaran jelas terkait besaran DBH migas Blora, yaitu penjelasan perolehan 3% sebagai daerah penghasil yang berbatasan dengan daerah lain, seperti Bojonegoro, Tuban, Rembang dan Ngawi.

Mari Kawal Terus

Salah satu pendapatan dari APBD daerah penghasil migas adalah dana bagi hasil migas, seperti Blora yang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian, namun hitungan itu ternyata belum jelas, berapa besarannya.

Dalhar Muhammadun kepada awak media mengungkapkan bahwa diskusi terkait hal tersebut, harus terus dilakukan, antara pusat dan daerah harus terus berkomunikasi sampai jelas rumusannya.

"Ini harus terus dikomunikasikan, antara Jakarta dan Blora, dalam FGD tadi belum jelas hitungan positifnya, berapa DBH migas kita, rumusannya bagaimana, harus terus dikawal bersama," ungkapnya.

Sementara itu, Exy Agus Wijaya kembali menegaskan, bahwa Blora sangat dirugikan apabila tidak bisa mendapatkan DBH migas seperti tahun - tahun sebelumnya, bila tidak direvisi UU yang mengatur DBH Migas.

"Blora sangat dirugikan sebagai daerah penghasil migas sebesar 30% dari Blok Cepu, meskipun tetap harus dibuktikan oleh orang yang ahli di bidang ini, akan tetapi bila tidak mendapatkan DBH migasnya, Blora sangat dirugikan, karena DBH itu nantinya bisa digunakan untuk membangun infrastruktur kita yang sudah rusak parah, dan meningkatkan perekonomian masyarakat, mari kita kawal terus perjalanan DBH migas ini," tandasnya. (Redaksi)
Share:

Posyandu Desa Nglarohgunung Jepon Didampingi Bhabinkamtibmas



BLORA - Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora, Polres Blora terus melakukan berbagai macam upaya. Kegiatan sinergitas terus dilakukan dengan berbagai pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Apalagi saat akhir tahun menjelang tahun baru 2022.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Nglarohgunung Polsek Jepon Bripka Heri melakukan pendampingan Posyandu di desa setempat, Selasa, (28/12/2021).

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Jepon Iptu Ramin mengatakan bahwa pendampingan perlu dilakukan untuk memastikan kelancaran jalannya Posyandu serta memastikan penerapan protokol kesehatan, dan antisipasi gangguan kamtibmas lainnya.

"Kita lakukan pendampingan, dengan tujuan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, serta antisipasi gangguan kamtibmas seperti curanmor dilokasi Posyandu," ucap Kapolsek Jepon.

Pada kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Bripka Heri membantu bidan desa dalam imunisasi dan timbang badan Balita di Posyandu desa setempat.

Bripka Heri menceritakan, selain tugas utama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif diwilayah binaan, pihaknya aktif dalam membantu kegiatan Posyandu agar kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan sehingga warga bisa terhindar dari penularan Covid-19.

"Kita ingatkan warga agar disiplin dalam menerapkan  protokol kesehatan, contoh kecil adalah pemakaian masker saat keluar rumah dan budaya cuci tangan pakai sabun setiap selesai beraktivitas, serta menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan," ucap Bhabinkamtibmas.

Menjelang tahun baru 2022  kepada masyarakat,  Bhabinkamtibmas berpesan agar dalam merayakannya secara sederhana karena masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Sementara itu,  Siti, salah satu kader Posyandu setempat mengapresiasi kehadiran bhabinkamtibmas dalam kegiatan posyandu, apalagi dengan kehadiran bhabinkamtibmas masyarakat menjadi lebih tenang.

"Tentunya dengan kehadiran pak bhabin, sangat membantu kegiatan di posyandu, apalagi imbauan-imbauan kamtibmas serta tentunya penanganan Covid-19 pasti sangat berguna bagi masyarakat sekitar," kata Siti. (Redaksi)
Share:

Serikat Pekerja dan Pegawai Perhutani Berikan Bantuan Pembangunan Mushola di BKPH Medang Blora



 

BLORA - Serikat Pekerja dan Pegawai Perhutani (SP2P) memberikan bantuan berupa uang untuk pembangunan Mushola di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Medang. Penyerahan bantuan langsung diserahkan oleh Wakil Ketua SP2P Ismartoyo didampingi Sekretaris SP2P SP2P Djoyo Suwito dan seksi bidang Rohani. Senin (27/12/2021).

 

Hadir dalam pemberian bantuan wakil ketua SP2P Ismartoyo beserta jajarannya, Asper Medang Jadi Kurniawan dan seksi Pembangunan  pembangunan Mushola BKPH Medang Suriyono. peyerahan dilakukan di kantor BKPH Medang, Kabupaten Blora.

 

Asper Medang Jadi Kurniawan memberikan apresisi kepada SP2P yang telah memberikan bantuan dan donasi untuk pembangunan mushola di kantor BKPH.

 

“Mudah – mudahan bantuan ini juga bisa mengetuk teman-teman lain ataupun serikat yang lain untuk turut mensukseskan pembangunan mushola ini, ungkap Jadi Kurniawan.

 

Lanjut Kurniawan, Sebetulnya ide untuk membangun mushola (Rumah Allah) itu sudah lama. karena disaat teman-teman mau melakukan ibadah itu  agak jauh dari kantor.

 

“Karena halaman kantor cukup luas maka kami berembug dengan teman –teman bagimana kalau kita mendirikan tempat ibadah?. ternyata sambutan mereka cukup baik dan antusias,” kata Asper Medang.

 

Asper Medang akan segera membentuk Panitia pembangunan yang diketuai oleh Supriyono. Panitia segera bergerak untuk membuat rancangan dan pondasi bangunan. Karena niatan  untuk ibadah panitia berusaha agar pembangunan Mushola ini tidak mengganggu kinerja keuangan di kantor BKPH, imbuhnya.

 

Pembangunan tempat ibadah ini  murni bantuan dan usaha kami dalam merintis pembangunan tempat ibadah di BKPH Medang.  Alhamdullilah ternyata banyak donatur dan sumbangsih dari para dermawan dalam bentuk uang maupun material, tutur Jadi Kuriawan dengan runtut.

 

Sementara itu, Wakil Ketua SP2P Ismartoyo mengatakan bahwa sumbangan ini merupakan bentuk kepedulian serikat dalam pembangunan tempat ibadah yang ada di BKPH Medang, Blora.

 

“Mudah –mudahan bisa bermanfaat dan mushola ini segera selesai pembangunannya dan bisa digunakan sebagai tempat ibadah karyawan maupun orang luar dalam melaksanakan ibadah sholat,” ucap Ismartoyo.

 

Dengan banyak amalan bersodaqoh Insa Allah rejeki kita akan lancar dan dimudahkan oleh Allah dalam segala hal, pungkas Wakil Ketua SP2P. (Sigit/Made/Red)

Share:

Antisipasi Korban Tenggelam TNI Polri di Blora Patroli ke Embung dan Sungai Ingatkan Warga Waspada



BLORA - Untuk mengantisipasi korban tenggelam di sungai ataupun bendungan di wilayah Kabupaten Blora. Petugas gabungan TNI Polri di Blora kompak mengajak warga waspada. Salah satunya adalah melalui sambang Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah binaan.

Seperti kita ketahui, intensitas hujan dewasa ini mulai meningkat. Volume air sungai ataupun air bendunganpun semakin naik. Dan hal tersebut biasanya dimanfaatkan warga di desa terutama anak anak untuk berenang ataupun bermain di sungai dan bendungan.

Bagi anak anak kecil tentunya bermain atau mandi di sungai atau embung tanpa pengawasan tentunya mengandung resiko yang berbahaya.

Untuk antisipasi itulah, Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK memberdayakan anggotanya terutama Bhabinkamtibmas agar rajin melakukan patroli dialogis ke wilayah binaan. Salah satunya membawa misi mengingatkan warga agar lebih hati hati saat berada di sungai atau bendungan serta untuk mengawasi anak anak mereka.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jepon Polsek Jepon Bripka Nofin Prasetyo,SH bersama Babinsa Koramil Serda Samud, sambang ke wilayah binaannya untuk mengingatkan warga agar melakukan pengawasan dan mengingatkan anak anak agar hati hati saat mandi atau berenang di sungai dan embung. Senin, (27/12/2021).

"Kita ingatkan warga agar hati hati saat mandi, terutama anak anak kecil. Biasanya malah pada berenang. Disitulah muncul kerawanan korban tenggelam, jika tidak ada orang dewasa yang melakukan pengawasan," kata Bhabinkamtibmas.

Selain itu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga bersinergi dengan petugas Kelurahan untuk memasang benner imbauan larangan mandi di embung ataupun tempat penampungan air.

Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas membeberkan bahwa pada musim hujan seperti ini, justru anak anak di desa memanfaatkannya untuk mandi ataupun berenang di embung.

"Sudah menjadi kebiasaan anak anak mandi di kali atau bendungan. Harapannya tidak terjadi apa apa. Namun untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, bukankah lebih baik kita hati hati. Dan kepada orang tua jangan lupa untuk mengawasi anak anaknya," beber Bhabinkamtibmas.

Keaktifan Bhabinkamtibmas dan Babinsa tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kelurahan Jepon. Ia mengaku senang dengan adanya patroli imbauan kepada warganya.

"Alhamdulilah tentunya kami senang, warga kami dipatroli dan diberikan imbauan. Semoga tidak terjadi korban tenggelam di wilayah kami," kata Lurah Jepon. (Redaksi)
Share:

Kirab Pusaka Keris Kyai Bisma Kembali Digelar dengan Tapa Bisu



BLORA - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-272 Kabupaten Blora rupanya belum usai. Pada Sabtu dini hari (25/12/2021), tepat pukul 00.00 hingga 01.00 WIB, dilaksanakan Kirab Pusaka peninggalan leluhur Kadipaten Blora berupa Keris Kyai Bisma yang sebelumnya telah dibersihkan atau dijamas.

Tradisi atau ritual tahunan yang biasa dilaksanakan setiap bulan Desember untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Blora ini pun digelar dengan sederhana dan mematuhi protokol kesehatan. Karena masih dalam suasana pandemi.

Semua peserta kirab mengenakan busana pakaian adat jawa, beskap warna hitam dan bawahan kain jarik batik, serta penutup kepala berupa blangkon dan bermasker. Peserta kirab adalah laki-laki, yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. 

Bertindak sebagai cucuk lampah adalah Kepala Dinporabudpar, Drs. Kunto Aji, dan pembawa Keris Kyai Bisma adalah Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si.

Sebelum dikirab, Keris Kyai Bisma diserahkan terlebih dahulu oleh Bupati kepada Sekda. Kirab dimulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati dengan rute temu gelang. Yakni keluar regol Pendopo menuju Jl. RA Kartini – Jl. Dr. Sutomo – Jl. Gunung Sumbing – Jl. Pemuda – Jl. Sumodarsono – Jl. Kenanga – Jl. MR Iskandar – Jl. Gatot Subroto – Jl. KH Ahmad Dahlan – Jl. Abu Umar – dan kembali ke Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Peserta kirab terdiri dari komunitas tosan aji pandemen pusaka, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se Kabupaten Blora, perwakilan Lurah, Permadani, dan para paraga Kirab, serta pengamanan dari Satpol PP.

“Alhamdulillah meskipun sempat tertunda beberapa hari, akhirnya Kirab Pusaka bisa kita laksanakan. Selama berjalan tadi, kita tidak boleh bicara. Semuanya melakukan tapa bisu sambil berdoa dan bersholawat dalam hati agar kedepan Blora semakin baik lagi, dan sejahtera masyarakatnya,” ungkap Bupati Arief selesai mengikuti Kirab.

Menurutnya ini merupakan bentuk pelestarian budaya lokal Kabupaten Blora yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Ini sebagai wujud pelestarian budaya leluhur Kabupaten Blora. Keris Kyai Bisma merupakan pusaka peninggalan Bupati Blora terdahulu yang diwariskan turun temurun kepada Bupati selanjutnya,” tambahnya.

Usai dikirab, Keris Kyai Bisma yang dipasangi untaian bunga melati ini kembali disimpan di dalam ruangan rumah Dinas Bupati.

Sementara itu, Andreas (26th) salah satu pemuda Blora yang ditemui di tepi jalan tampak asik ikut melihat jalannya kirab. Menurutnya ini merupakan tradisi yang mulai langka.

“Ternyata di Blora masih ada dan dilestarikan. Kami lihat ini tadi rasanya seperti ada di Solo atau Yogyakarta. Keren Blora masih mempertahankan tradisi budaya leluhurnya. Semoga kedepan bisa dikemas lebih baik lagi ketika pandemi sudah normal. Agar bisa menjadi daya tarik wisata budaya,” jelasnya. (Redaksi)
Share:

Diskors 12 Menit, Forkopimda Sepakati Tunda Tahapan Pengisian Perades di Blora



BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora pada Jumat siang, (24/12/2021) hingga sore melaksanakan rapat koordinasi evaluasi tahapan pelaksanaan pengisian perangkat desa, bersama jajaran Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Blora.

Rapat dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda (Kapolres, Dandim, Wakil Ketua DPRD, dan perwakilan Kajari).

Rapat berlangsung cukup alot karena ada laporan dugaan penyalahgunaan kewenangan dan indikasi jual beli jabatan di tingkat desa. Sehingga Bupati menskors rapat selama 12 menit mulai 15.21 – 15.33 WIB untuk berdiskusi dengan Forkopimda.

“Jadi kita putuskan, demi kondusufitas jadi pelaksanaan kita tunda. Timeline akan kita buat setelah Nataru nanti tanggal 7 Januari. Jadi setelah tahapan tes computer ini, nanti kita akan mengundang pihak ketiga yang akan ditunjuk sebagai pelaksana CAT,” ucap Bupati.

Menurut Bupati, pihaknya akan meminta para calon pihak ketiga pelaksana tes CAT untuk presentasi. Kemudian ketika nanti sudah didapatkan pihak ketiga, akan dilanjutkan penandatanganan pihak ketiga dengan panitia desa yang disaksikan oleh Forkopimda.

“Setelah kondusif semua, baru akan dilaksanakan tes CAT. Tentang mitra pihak ketiga, jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak ditemukan PTN yang sanggup, maka akan kita lakukan evaluasi SE nya. Kita akan cari pihak ketiga PTS yang memenuhi persyaratan,” jelas Bupati.

“Sedangkan dalam hal Kepala Desa merasa memiliki kewenangan mau menyelenggarakan sendiri diluar tahapan yang kita susun, kita persilahkan. Namun jika kemudian ada apa-apa dikemudian hari, kita tidak bertanggungjawab,” tegas Bupati.

“Ini kesepakatan kami bersama Forkopimda, memang tidak bisa memuaskan semua pihak. Namun ini demi kebaikan Blora, langkah ini kita ambil,” pungkas Bupati.

Dalam rapat tersebut, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blora, Sujatmiko, mewakili Kajari, menekankan agar seluruh Kepala Desa dan panitia pengisian perangkat bisa menghentikan dugaan praktek jual beli jabatan.

“Saya mewakili Pak Kajari, mengingatkan kepada seluruh Kepala Desa dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dugaan praktek jual beli jabatan. Siap tidak? Sudah banyak laporan yang masuk, kami sudah mengantongi beberapa nama yang perlu penyelidikan lebih lanjut,” tegas Sujatmiko, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blora.

Penegasan Kasi Intel Kejari Blora inipun dijawab siap secara serentak oleh para Kepala Desa dan peserta rapat.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K. mendukung penundaan tahapan pengisian Perades ini karena saat ini bertepatan dengan momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Sesuai Inmendagri terbaru, selama Nataru tidak diperbolehkan menggelar acara yang menimbulkan mobilitas banyak orang. Jika tes CAT tetap dilaksanakan di akhir Desember ini pastinya kita juga akan mendapatkan teguran dari pusat. Sehingga sebaiknya memang ditunda dahulu,” ungkap Kapolres.

Adapun Plh. Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, menyampaikan bahwa penundaan tahapan terkait CAT ini tidak menggugurkan hak peserta yang telah sampai di tahapan tes computer.

“Sesuai arahan Bapak Bupati dan Forkopimda, hasil dari proses yang telah dilaksanakan ini tetap diberlakukan sambil menunggu tahapan CAT setelah Nataru. Dalam artian, tidak diulang dari awal,” jelas Yayuk.

Sedangkan khusus untuk Desa Plantungan, Kecamatan Blora  yang menurutnya kemarin telah terbukti ada kecurangan. Maka berdasarkan hasil audiensi hari Kamis (23/12/2021) dan kajian bersama, tahapan pengisian perades Plantungan diberhentikan dan akan diulang di tahun depan dengan kepanitiaan yang baru. (Redaksi)

Share:

Masa Pandemi, Jumlah Pohon Yang Hilang di Hutan Negara Semakin Berkurang, Petugas Gencar Patroli Gabungan



REMBANG - Perhutani  Mantingan Dimasa Pandemi mencatat  pencurian pohon di hutan negara sangat berkurang dan menurun.

"Sampai dengan akhir Nopember tahun 2021 kehilangan pohon mencapai 541 dengan nilai kerugian Rp.196.335.000. Di tahun 2020 data kehilangan pohon  mencapai 645 dengan nilai kerugian Rp.314.713.000," terang Dwi Anggoro Kasih Wakil Adm ketika dihubungi lewat Telepon. Kamis (23/12/2021).

Lanjut Anggoro, walaupun serba sulit keamanan kawasan hutan negara tetap kita siagakan penuh. beberapa waktu yang lalu kami juga mendapatkan tambahan senpi dan amunisi untuk membek up daerah- daerah yang rawan pencurian. 

"Namun sekarang berkurang drastis karena giatnya pasukan untuk melakukan petroli secara preventif serta sumber daya hutan kita utamanya tanaman tahun 1925 tinggal beberapa petak saja. dan pengawasan juga lebih terjangkau," jelasnya.

Tetapi kita juga gak boleh terlena dengan petak-petak tanaman muda, kita tetap meprioritaskan untuk tanaman yang rawan dicuri kita patroli secara preventif pada jam –jam rawan sesuai dengan informasi dari masyarakat ataupun petugas kita dilapangan, imbuhnya. 

"Untuk memperkuat petugas dilapangan, kita juga patroli gabungan dengan petugas perbatasan wilayah, dengan KPH Blora untuk sebelah selatan dan barat berbung dengan KPH pati sedangkan untuk wilayah timur kita gabung dengan petugas dari Kebonharjo,”  ujar Anggoro MK LM," tandasnya.

Anggoro menambahkan untuk mengantisipasi liburan dan tahun baru  2022, Perhutani sudah siapkan petugas dilapangan.

"Perhutani sudah siapkan petugas dilapangan untuk selalu waspada dan bila ada gangguan keamanan yang sulit diatasi untuk segera merapat dan melaporkan kepada Pimpinan setempat dan juga Polsek setempat,”  pungkasnya sambil menutup telepon. (Sigit/DNR/Red)
Share:

Peringati Hari Ibu, Wabup Ingatkan Makna Perjuangan Perempuan untuk Kemajuan Bangsa


BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora pada hari Rabu (22/12/2021) melaksanakan peringatan Hari Ibu ke 93. Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, acara dihadiri oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., perwakilan Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Gabungan Organisasi Wanita se Kabupaten Blora, hingga OPD terkait.

Acara diawali dengan mengikuti seremonial peringatan Hari Ibu ke 93 tingkat pusat melalui live streaming, yang dihadiri langsung oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.

“Momentum istimewa ini harus membangkitkan semangat kaum perempuan untuk lebih berani berbicara dan menunjukkan potensinya, semakin berdaya membangun kesetaraan dan kehidupan yang sejahtera, serta semakin inovatif berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” kata Iriana Jokowi.

Menurut Ibu Negara, perempuan adalah pilar sekaligus penggerak pembangunan bangsa. Itu telah banyak dibuktikan oleh banyak perempuan di Indonesia. Salah satu contohnya, selama pandemi, kaum perempuan dan kaum ibu membuktikan ketangguhan dan daya juang untuk bertahan dari berbagai kesulitan, melindungi keluarga dan orang-orang di sekitarnya agar tetap sehat, tenang, dan produktif meski di tengah krisis.

Setelaha mengikuti acara live streaming dari Pusat, acara dilanjutkan dengan peringatan Hari Ibu ke 93 tingkat Kabupaten Blora. Yang mana dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati membacakan sambutan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.

“Tema utama Peringatan Hari Ibu Ke-93 Tahun 2021 adalah Perempuan Berdaya Indonesia Maju. Melalui tema ini, saya berharap kita bisa memaknai perjuangan perempuan masa kini untuk Indonesia maju; menginspirasi generasi muda agar menerapkan nilai-nilai perjuangan perempuan untuk kemajuan bangsa; serta mengangkat keberhasilan perempuan Indonesia untuk mencapai kesetaraan,” ucap Tri Yuli.

“Bapak/ Ibu yang saya hormati, Perempuan dan laki-laki sudah seharusnya memiliki Akses, Partisipasi, Kontrol dan Manfaat (APKM) terhadap sumber daya dan proses pembangunan yang sama, namun kenyataan di lapangan masih terjadi kesenjangan gender dalam APKM tersebut. Maka ini menjadi tugas kita bersama agar kedepan kesetaraan ini dapat terwujud,” tambahnya.

Menurutnya, perempuan harus terus bergerak ke arah positif dan produktif dalam upaya mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, menghapus ketidakadilan gender dan meminimalisir kesenjangan gender di semua bidang pembangunan dan kehidupan.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Arief Rohman, yang diserahkan kepada Hj. Sulini ibunda dari Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, didampingi Wakil Bupati, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, dan Sekda.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan dan bantuan sosial. Diantaranya penyerahan penghargaan kepada Alm. Ibu Fauzi Mubarokah atas dedikasinya pada bidang pendidikan perempuan dan anak di Kabupaten Blora, yang diterima perwakilan keluarga.

Kemudian penyerahan penghargaan kepada 6 Desa Pelaksana Terbaik implementasi Gerakan Sayang Ibu dan Bayi tahun 2021, yakni Desa Geneng Kecamatan Jepon, Desa Ledok Kecamatan Sambong, Desa Gadon Kecamatan Cepu, Desa Gombang Kecamatan Bogorejo, dan Desa Gedongsari Kecamatan Banjarejo.

Selanjutnya penyerahan bantuan sosial berupa tongkat jalan kepada Ibu Anik Suwarni, dan ternak 2 ekor kambing kepada Ibu Sarini, dari Dinas Sosial P3A Blora. Penyerahan dilakukan Wakil Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK, Sekda, dan Ketua GOW Kabupaten BLora. (Redaksi)
Share:

Kenalkan Potensi Desa, Pemdes Bradag Gelar Lomba Mural Nasional

 



BLORA - Desa Bradag, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora menggelar Lomba Mural Tingkat Nasional yang digelar dari 17 hingga 19 Desember 2021.

 

Kepala Desa Brarag, Sutarmidi, menjelaskan bahwa kegiatan lomba ini sebagai langkah awal untuk memperkenalkan Potensi Desa yang mulai berkambang.

 

"Desa Bradag ini yang desa tertinggal, Alhamdulillah secara perlahan mulai berkambang, dengan adanya mural ini diharapkan desa bradag bisa dikenal banyak masyarakat luas,"  ucap Kades, Minggu (19/12/2021) kemarin.

 

Menurutnya kegiatan event mural ini mulai hari Jumat lalu dan ini berlangsung selama 3 hari sangat luar biasa peserta yang berdatangan dari luar kota.

 

“Pada hari minggu kemarin merupakan final, antusiasme sangat banyak sekali, " paparnya.

 

Dijelaskannya, kegiatan lomba tersebut diikuti oleh para seniman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat.

 

Adapun karya - karya mural nan apik dilukiskan pada pagar tembok hingga dinding kantor desa.

 

"Mural yang dilukis pun menggambarkan kekayaan budaya dan potensi yang ada di Kabupaten Blora," ucap Kades Bradag.

 

Lomba Mural Nasional ini disambut baik oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, adanya kreativitas Desa Bradag tersebut tentu menarik masyarakat luar untuk datang ke Desa ini.

 

"Ini ide yang sangat luar biasa, dengan menyelenggarakan lomba mural tingkat nasional. Kita harapkan nanti desa bradag semakin baik lagi," ucap Bupati.

 

Bupati juga meminta Dinas Pariwisata untuk memetakan Desa Bradag ini potensi apa yang bisa dikembangkan.

 

"Tolong dipetakan apa yang bisa dikembangkan, potensi seninya saya lihat luar biasa, dari anak kecil yang sudah bisa mengembangkan tarian kreasi, jika ini dibimbing tentu akan lebih baik lagi," jelas Bupati.

 

Bupati juga meminta agar sinergi Pemkab, Pemdes dan Seniman untuk mensosialisasikan potensi yang ada di desa Bradag ini. 

 

"Selain sektor seni budaya mungkin sektor lain seperti pertanian, peternakan, buah buahan bisa dikembangkan disini," kata Bupati.

 

Pada kesempatan tersebut terpilih sebanyak 10 mural terbaik, kemudian juara 1, 2 dan 3, serta juara favorit pilihan Bupati.

 

Salah satu mural yang memikat Bupati adalah karya dari seniman dari Death Line Art, seniman tersebut mampu melukis mural yang menceritakan kekayaan seni budaya Blora dengan dipadukan kearifan lokal, yang terus eksis dimasa milenial seperti saat ini.

 

"Saya melihat seni budaya blora dipadukan dengan kearifan lokal yang tak lekang oleh waktu, dan mereka tetap bertahan," tandas H. Arief.

 

Sebagai informasi, juara favorit diraih oleh peserta dari  Death Line Art, juara 1 Ari Setyo dari cepu , Juara 2 dari Maju Mapah Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, dan juara 3 atas nama Kreator Track Jakarta.

 

Kemudian diambil juara terbaik 10 besar untuk Juara terbaik 1 adalah Ade,  terbaik 2 adalah Bety Eka, terbaik 3 Nazir, terbaik 4 adalah Muhammad, terbaik 5 adalah Andie , terbaik 6 adalah Galang , Terbaik 7 adalah  Kipli, Terbaik 8 dimas, terbaik 9 adalah Mezaluna dan Terbaik 10 adalah Amri.

 

Juara favorit Anggi Konsep dalam menggambar ini melihat saat zaman milenial namun tidak meninggalkan budaya yang ada dan tetap menguri nguri budaya khususnya Blora.

 

"Kita melukis bukan karena bagus, tapi bagaimana kita memberikan pesan kepada masyarakat agar tetap mengingat budaya yang ada," ucap Anggi.

 

Adapun para juri yang menilai diantaranya  adalah Ir. Puji Raharjo, Drs. agus Suryanto, dan  Ikhsan Trisnawa. (Kudnadi)

 

Captions:

Share:

Petugas Gabungan di Perbatasan Cepu - Jatim, Gencarkan Patroli di Jam Rawan dan Waspada Bencana Alam

 



BLORA - Petugas Gabungan di Kabupaten Blora meningkatkan patroli kewilayahan untuk antisipasi gangguan kamtibmas jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

 

Salah satu yang dilakukan adalah oleh petugas gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu bersama Koramil Cepu, Satpol PP dan petugas lintas sektoral lainnya aktif melakukan patroli gabungan pada jam malam. (19/12/2021)

 

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana,SH menyampaikan bahwa patroli gabungan ini untuk  menindaklanjuti instruksi Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah terutama jelang Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

 

"Sesuai petunjuk Bapak Kapolres, Petugas gabungan di Cepu aktif melaksanakan patroli malam hari. Tentunya dengan rute dan sasaran yang berbeda," kata Kapolsek Agus Budiana.

 

Adapun sasaran patroli adalah daerah rawan gangguan kamtibmas, serta pusat keramaian masyarakat. Seperti wilayah perbatasan, kawasan perkantoran, perbankan, taman seribu lampu, hingga kawasan bandara, terminal dan stasiun.

 

"Kita tidak mau underestimate, walau situasi Cepu relatif aman, Kegiatan Rutin Kepolisian Terus kita tingkatkan," lanjut Kapolsek Cepu.

 

Kapolsek menerangkan bahwa patroli dilakukan 24 jam. Jadi salama satu hari, bisa saja satu lokasi disambangi 2 sampai 3 kali.

 

Masih tambah Kapolsek AKP Agus Budiana menyikapi situasi akhir tahun dengan intensitas hujan yang meningkat, kepada masyarakat ia berpesan agar selalu waspada terhadap bencana alam terutama warga yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo yang rawan terjadi banjir.

 

"Hati hati dan waspada, untuk warga dikawasan rawan banjir silahkan diantisipasi. Sembari kita berharap semoga jelang Nataru di Cepu aman, sehat dan tidak terjadi bencana," pungkas Kapolsek Cepu. (Redaksi)

Share:

Kunjungi Blora, UNY Nyatakan Siap Bantu Pembangunan Kabupaten Blora

 


 

BLORA - Pimpinan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada hari Sabtu (18/12/2021) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Blora. Tim dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A., bersama rombongan diterima langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP. M.Si, di Pendopo Rumah Dinasnya.

 

Dalam kesempatan ini, Prof. Margana menyampaikan bahwa kunjungan ini sebagai bentuk tindak lanjut penandatanganan MoU antara Rektor UNY dengan Bupati Blora yang dilaksanakan bulan September lalu di Kampus Pusat UNY Karangmalang.

 

“Kunjungan ini kami lakukan untuk membahas tindak lanjut pelaksanaan MoU yang telah dilaksanakan Pak Bupati bersama Pak Rektor tempo hari. Mohon maaf Pak Rektor belum bisa hadir langsung ke Blora, sehingga menugaskan kami bersama tim untuk memetakan langkah konkrit kerjasama dengan Pemkab,” ujarnya.

 

Menurutnya, dengan memiliki 8 Fakultas dan serratus lebih program studi, pihaknya siap melakukan kerjasama pembangunan daerah. Yang salah satunya membantu penanganan kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM Kabupaten Blora.

 

“Mulai dari program KKN Tematik, kemudian Praktek Kependidikan di Kabupaten Blora, Dunia Industri, beasiswa bagi pelajar berprestasi, hingga pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program penelitian dan pengembangan ekonomi. Untuk itu kami hadir ke Blora ingin menyusun pemetaan lokasi mana yang cocok untuk kerjasama ini, berikut sasarannya,” lanjut Prof. Margana.

 

Pihaknya menyatakan siap menerjunkan mahasiswa, dosen, dan lembaga mitra untuk melaksanakan program-program kerjasama yang telah disepakati, sehingga bisa dilaksanakan mulai 2022 nanti.

 

Bupati Arief Rohman pun mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wakil Rektor Bidang Akademik UNY bersama tim ke Kabupaten Blora. Menurut Bupati ini merupakan bentuk keseriusan UNY untuk membantu Kabupaten Blora.

 

“Salam hormat kami untuk Pak Rektor. Dalam kesempatan ini izinkan kami menyampaikan berbagai tantangan dan potensi Kabupaten Blora yang memang butuh untuk dikerjakan bersama-sama dengan UNY. Selain peningkatan SDM juga pembangunan ekonomi utamanya pengentasan kemiskinan,” ungkap Bupati.

 

“Kemiskinan Blora masih masuk zona merah di Jawa Tengah, masuk 13 besar dari 35 Kabupaten Kota se Jateng. Kita sudah petakan ada 48 desa yang masuk kategori miskin. Oleh karena itu, kita ingin KKN UNY nantinya bisa ikut menyasar desa-desa miskin ini. Jangan KKN di wilayah kota, kita coba di pedesaan dekat hutan agar terlihat before afternya, sebelum dan sesudah digarap UNY ,” jelas Bupati.

 

Bupati ingin mahasiswa KKN di desa miskin nantinya ikut memetakan permasalahan yang ada di desa dan potensi yang bisa dikembangkan untuk menumbuhkan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

“Sekaligus untuk membantu kita melakukan update data kemiskinan di desa-desa. Saya kira UNY akan bisa lebih objektif ketika melakukan pendataan. Karena selama ini data kita banyak yang kurang tepat sehingga sasaran program banyak salah sasaran,” sambung Bupati.

 

Sedangkan untuk peningkatan SDM, Bupati meminta agar UNY bisa join dengan Pemkab untuk memberikan beasiswa kuliah gratis bagi pelajar Blora.

 

“Oleh karena itu, saat ini kita undang perwakilan kepala sekolah SMA, SMK sederajat. Kita ingin anak-anak kita yang saat ini duduk di kelas 3 bisa diarahkan potensinya, dipetakan, mana yang cocok untuk mendapatkan beasiswa,” tambah Bupati.

 

Menurutnya, jika satu pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu berhasil dikuliahkan gratis maka dirinya optimis anak ini akan membawa perubahan ekonomi keluarganya.

 

“Dengan demikian kedepan angka kemiskinan kita juga akan ikut turun. Sudah banyak perguruan tinggi yang kita ajak melaksnakan kerjasama ini. Kami berharap UNY juga siap memberikan kontribusinya untuk Kabupaten Blora. Apalagi banyak pimpinan dan doses UNY dari Blora. Monggo Sesarengan mBangun Blora,” pungkas Bupati.

 

Usai penyambutan, dilanjutkan dengan workshop dan sosialisasi pemetaan lokasi KKN, Dunia Industri, dan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru oleh UNY. Turut hadir Kepala Bappeda Blora, OPD terkait, dan perwakilan Kepala Sekolah SMA, SMK sederajat. (Red)

Share:

Pastikan Kelancaran Natal dan Tahun Baru, Bupati Blora Gelar Rakor Ekuinda

 


 

BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora menggekar Rapat Koordinasi Ekonomi, Keuangan dan Industri Daerah (Ekuinda) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, pada Jumat (17/22/2021) di Ruang Pertemuan Setda Blora.

 

Rapat dipimpin oleh Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, Kabag Ops Polres Blora, dan perwakilan dari Kodim 0721, serta diikuti oleh OPD dan camat.

 

Dihadapan para peserta, Bupati meminta agar di tingkat kecamatan dilakukan koordinasi yang baik.

 

“Untuk para camat dengan forkopimcam nanti koordinasi terkait pengamanan. Ini ada varian baru yang masuk ke Indonesia, tadi Pak Dirjen, juga menyampaikan untuk para Bupati untuk mulai hati-hati,” terangnya

 

Disampaikannya, momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini menjadi perhatian penting agar di awal tahun tidak terjadi lonjakan kasus.

 

“Kita diuji untuk Nataru ini, kalau Nataru ini aman, Insyaallah Januari ini kita akan bisa aman,” papar Bupati

 

“Tapi kalau ada kejadian di Nataru ini, entah itu ada varian baru masuk atau lonjakan, maka kita akan kerepotan kembali di awal tahun, oleh karena itu kami mohon kerjasamanya pihak pihak terkait” lanjutnya

 

 

Bupati menegaskan, agar semua pihak untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga agar momen Nataru ini berlangsung lancar dan aman.

 

“Tolong nanti hal-hal yang menjadi kebijakan tolong juga untuk dibuat edaran” pungkasnya

 

Sementara itu, Kabag Ops Polres Blora Kompol Supriyo mewakili Kapolres Blora, menyampaikan paparannya dalam rangka kesiapan pengamanan natal 2021 dan tahun baru 2022.

 

Dijelaskannya, kepolisian akan menggelar Operasi Lilin Candi 2021.

 

“Untuk perayaan Natal dan Tahun baru ini Polisi akan menggelar Operasi Lilin Candi 2021  mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 atau selama 10 hari,” paparnya.

 

Adapun jumlah personil yang akan bergerak dalam operasi lilin candi nantinya akan bersinergi melibatkan berbagai pihak.

 

“Rencana personil akan melibatkan 168 dari Polres Blora dan diperkuat dari Kodim 50 personil, dari Batalyon 410 ada 31 personil, Satpol PP 50 personil, Dishub 20 personil dan Dinkes ada 30 personil, bersama-sama melaksnakan pengamanan dan pelayanan selama Nataru,” paparnya

 

Pihaknya menambahkan bahwa untuk Kabupaten Blora akan mendirikan sebanyak 5 pos. Diantaranya, pos pelayanan di Alun-Alun Blora, lalu pos check point atau pos perbatasan.

 

“Kemudian 3 pos yang lain pospam, kita akan tempatkan di tempat ibadah. Jadi rencana pos yang kita dirikan  ada 5 pos, ini tanggal 22 seluruh pos sudah harus berdiri mohon dukungan semua pihak,” imbuhnya

 

Pihaknya juga memaparkan terkait skema penutupan atau pengalihan arus paa malam tahun baru. Terakhir, pihaknya berpesan agar jangan sampai terjadi penambahan kasus covid-19 dalam momen tahun baru

 

“Informasi omricon juga sudah masuk di Indonesia, jangan sampai malam tahun baru ini menjadi kluster penambahan covid-19,” pungkasnya

 

Kemudian, Kepala Dinporabudpar Blora, Drs. Kunto Aji mengungkapkan bahwa rencananya pihaknya akan membuat surat edaran.

 

“Kami akan melaksanakan membuat surat edaran sekaligus pemantauan terkait tempat hiburan” ungkapnya

 

“Terkait tempat-tempat obyek wisata, kami menyesuaikan regulasi dalam hal ini  kita menggunakan Inmendagri No 66,” imbuhnya

 

Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dindagkop UKM Blora turut menyampaikan perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok. (ADY/Redaksi).

Share:

Presiden Jokowi Bagikan Bantuan Tunai dan Sembako ke Pedagang Pasar Mulyorejo

 


 

BLORA - Presiden RI Joko Widodo  melangsungkan kunjungan kerja di Kabupaten Blora dengan agenda meresmikan Bandar Udara Ngloram yang terletak di Kecamatan Cepu, Jumat pagi (17/12/2021).

 

Disela-sela kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk menyapa dan menyerahkan bantuan tunai dan sembako kepada para pedagang kaki lima dan warung yang ada di sekitar Pasar Mulyorejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

 

Setibanya di Pasar Mulyorejo, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo lantas turun dari mobil kepresidenan dan disambut oleh Danrem 073 Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos, MM, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K dan Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, SE, M.Si.

 

Kedatangan Presiden, disambut antusias oleh para pedagang. Sejenak mereka menghentikan aktivitas jual-beli untuk menyaksikan Presiden dan sesekali mereka memfoto momen bersejarah tersebut.

 

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara kemudian membagikan bantuan tunai dan sembako kepada para pedagang yang ada di pasar. Nampak Presiden juga berdialog dengan para pedagang pasar, sembari berpesan akan pentingnya protokol kesehatan.

 

Salah satu pedagang di Pasar Mulyorejo, Sami (75) bersyukur karena pada pagi hari itu Presiden Jokowi berkenan hadir secara langsung di Pasar Mulyorejo untuk memberikan bantuan.

 

Dirinya dan para pedagang lainnya pun tidak menyangka, bakal bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia.

 

"Alhamdulillah mugi Pak Jokowi pinaringan sehat wal afiat lan panjang umur. Kulo boten nyono, Pak Jokowi ngriki dateng peken (Alhamdulillah semoga Pak Jokowi sehat wal afiat dan panjang umur. Saya tidak menyangka, Pak Jokowi kesini di pasar),"  ucapnya

 

Mbah Sami juga merasa senang, karena menerima bantuan tunai dan sembako dari Presiden RI. Rencananya, bantuan tunai tersebut akan dipergunakan untuk menambah modal usahanya .

 

"Bantuan arta lan sembako, wonten minyak, beras, lan sanesipun. Alhamdulillah bantuan saking Pak Jokowi niki saged nambah modal dagang kulo (bantuan uang dan sembako, ada  minyak, beras, dan lainnya. Alhamdulillah bantuan dari Pak Jokowi bisa untuk menambah modal jualan saya)" pungkasnya

 

Hadirnya Presiden Jokowi di tengah-tengah pedagang pasar Mulyorejo juga sangat berkesan, terutama bagi salah seorang warga setempat bernama Oni Priyono.

 

Laki-laki tersebut tak menyangka bakal bertemu langsung dan diberi jaket oleh Presiden.

 

"Saya kaget seperti dapat rejeki, sangat senang, tadi kaget saya melambaikan tangan gini-gini dan Pak Presiden nunjuk bilang ' iya kamu ' katanya, terus saya diantar untuk menghadap Pak Jokowi," ucapnya

 

Begitu menghadap, Presiden secara spontan melepas jaketnya dan kemudian memakaikannya kepada Oni Priyono.

 

"Pak Jokowi terimakasih, semoga bapak sehat selalu, saya berharap bapak nanti bisa berkunjung ke Blora lagi, masyarakat Blora, Cepu sangat mengharapkan kedatangan Pak Jokowi," ungkap Oni

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara penyerahan bantuan tunai dan sembako tersebut.

 

Selepas itu, Presiden beserta rombongan kemudian melanjutkan perjalanannya untuk mengikuti kegiatan selanjutnya.

 

Hadir mendampingi kegiatan tersebut Asisten II Sekda Kabupaten Blora, Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Blora. (Red)

Share:

Program Kotaku Blora Tahun 2021, Wabup Harapkan Bisa Berkelanjutan di 2022

 



BLORA - Peresmian dan serah terima  sarana prasarana program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Blora tahun anggaran 2021, oleh Wakil Bupati Blora di   Kelurahan  Tegalgunung, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah, Kepala Bappeda Blora, Kepala Dinrumkimhub Blora,  perwakilan Arwani Thomafi Anggota Komisi V DPR RI, Camat Blora, Lurah Tegalgunung,  dan Ascot mandiri Program Kotaku Lilik Trilaksono.

 

Kepala BPPW Jawa Tengah, Cakra Nagara menjelaskan bahwa adanya kegiatan - kegiatan dari Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui BPPW Jawa Tengah  tersebut, salah satunya adalah bertujuan untuk mengurangi kawasan kumuh.

 

“Kita berupaya kawasan kumuh ini semakin lama semakin mengecil, Alhamdulillah daerah Asem Kembar (di Tegalgunung) ini saya melihat saat ini tempat yang begitu indah,” ucap Cakra Nagara.

 

Lebih lanjut Cakra Nagara mengatakan bahwa ada beberapa kegiatan Kotaku, yakni padat karya (cash for work) dan lain lainnya yang merupakan kegiatan kolaborasi, didukung dan didanai pemerintah pusat untuk Blora.

 

“Kemudian ada beberapa terkait dengan penataan kawasan dan pembangunannya, yang pertama kegiatan Kotaku Reguler. Adapun  Kotaku reguler ini ada di dua tempat yaitu di Kelurahan Tegalgunung dan Sonoerjo,” terang Cakra

 

“Selanjutnya adalah padat karya (cash for work) yang ada di 7 kelurahan dengan nilai masing-masing 300 jutaan, jadi padat karya ini difokuskan untuk pemeliharaan masyarakat dapat memaksimalkan manfaat dari yang sudah dibangun,” imbuh Kepala BPPW Jawa Tengah.

 

 

Sementara itu, Ascot mandiri Program Kotaku, Lilik Trilaksono merinci ada 7 kelurahan yang menerima program cash for work yakni Kelurahan Mlangsen, Jetis, Tambahrejo, Bangkle, Karangboyo, Ngroto, Ngelo.

 

“Ada 4 kelurahan yang ada di kecamatan Blora, dan 3 kelurahan di Kecamatan Cepu. Kegiatan-kegiatan tersebut sudah dilaksanakan dan pada tanggal 22 dan 23 November kemarin sudah  dilakukan sertifikasi oleh satker pelaksanaan prasarana permukiman,” ungkap Lilik Trilaksono.

 

“Ada beberapa masukan dan temuan dari tim satker dan pada hari ini sudah kita tindak lanjuti semua,” ucap Ascot mandiri Program Kotaku.

 

Kemudian, dikatakan Lilik Trilaksono bahwa ada juga bantuan pemerintah untuk masyarakat reguler, yang diterimakan kepada dua kelurahan yakni Sonorejo dan Tegalgunung.

 

“Kegiatan itu sudah dilakukan, 100% kegiatan fisik dan laporan keuangannya 100% dan pada 13 Desember kemarin sudah dilakukan sertifikasi terkait kegiatan tersebut,” jelas Lilik Trilaksono.

 

Pada kesempatan itu, Wabup Blora, Tri Yuli Setyowati, ST, MM mengapresiasi adanya program tersebut karena sangat membantu pemerintah dan masyarakat. Terlebih, di masa pandemi ini pemerintah harus melakukan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19.

 

“Karena pandemi, kami melakukan refocusing, tetapi pembangunan harus tetap kami lakukan salah satunya dengan program kotaku. Ini sangat membantu kami untuk membangun kelurahan-kelurahan yang ada di Kabupaten Blora,” kata Wabup.

 

Dijelaskannya oleh Wabup, bahwa hadirnya program ini juga disambut positif oleh masyarakat. Maka kemudian pihaknya juga berharap agar program Kotaku ini dapat berkelanjutan.

 

“Masyarakat juga senang sekali terbantu dengan adanya program ini, membantu untuk mengurangi kekumuhan yang ada di wilayah perkotaan,” imbuhnya.

 

Wabup menjelaskan bahwa di Kabupaten Blora terdapat 24 kelurahan, dan yang telah mendapatkan  program tersebut baru 7. Sehingga masih banyak kelurahan yang perlu untuk mendapatkan sentuhan.

 

Tri Yuli Setyowati pun menyampaikan aspirasinya kepada perwakilan Anggota DPR RI Arwani Thomafi  dan Kepala BPPW Jateng agar program Kotaku di Kab. Blora dapat berkelanjutan.

 

“Jadi Pak tolong disampaikan kepada Gus Arwani bahwa untuk program Kotaku ini tetap harus berkelanjutan di tahun 2022 untuk Kabupaten Blora,” harap Wabup

 

“Juga bapak kepala BPPW Jateng, kami berharap agar ada kesinambungan di 2022 benar-benar bisa kami dapatkan, kami siap nanti harus seperti apa, yang terpenting masyarakat kami bisa menerima manfaatnya,” tandas Wabup.

 

Wakil Bupati Blora berpesan kepada masyarakat setempat, agar adanya sarana dan prasarana yang telah diberikan ini dapat  dijaga dan dimanfaatkan dengan baik.

 

“Semoga sarana dan prasarana untuk wilayah ini bisa sangat bermanfaat, dan ruang terbuka ini bisa menjadikan warga sini berdaya saing, bisa melakukan hal yang baik untuk lingkungan,”  pesan Wabup.

 

Di akhir acara peresmian, Wabup turut menyerahkan sarana prasarana secara simbolis berupa gerobak sampah kepada kelompok pemelihara dan pemanfaat di Kelurahan Tegalgunung. (Redaksi)

Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels