Wayang Kulit Rutinan di Pendopo Bupati Blora Akan Dihelat Setiap Malam Sabtu Pon


 
BLORA -  Pementasan wayang kulit rutinan setiap sebulan sekali yang dahulu digelar setiap malam Jumat Pon di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, kini bakal dilaksanakan kembali.  
 
Hanya, untuk hari pementasan ada perubahan. Jika semula  setiap malam Jumat Pon, pementasan wayang kulit dengan menampilkan dalang - dalang lokal Blora, akan dihelat setiap malam Sabtu Pon.
 
Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mempersilahkan agar Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Blora bisa mengatur jadwal pementasan wayang kulit dengan menampilkan dalang - dalang lokal Blora.
 
Menurut Bupati, kegiatan tersebut menurutnya untuk melestarikan seni budaya tradisional sekaligus regenerasi seniman di Kabupaten Blora. Untuk itu  harus terus didukung dan dilanjutkan pentas wayang kulit yang beberapa waktu lalu sempat terhenti karena ada pandemi.
 
"Hanya saja, kalau dahulu setiap malam Jumat Pon. Kini mulai bulan Agustus 2022 ini nanti akan kita awali pada malam Sabtu Pon, dan berlanjut di bulan bulan selanjutnya setiap malam Sabtu Pon," ucap Bupati Arief saat menghadiri pentas wayang kulit 1 Muharram 1444 H di Kelurahan Mlangsen, Sabtu (30/7/2022) malam.
 
Dikemukakan Bupati H. Arief, bahwa Blora memiliki potensi seniman dalang muda yang banyak. Termasuk para sinden-sinden muda, hingga pengrawit. Sehingga Pemkab harus hadir memberikan ruang untuk pementasan.

 
"Seperti halnya Ki Nuryanto dari Desa Purwosari,  selain mendalang juga punya sanggar Cahyo Sumirat yang mendidik puluhan dalang cilik. Termasuk putra bungsunya, adik Sawung yang tampil membuka pentas malam ini. Jika mereka kita beri ruang untuk tampil dan berekspresi, tentunya kedepan bakatnya akan berkembang baik," ujar Bupati.
 
H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief itu merasa senang dan bangga karena setelah dua tahun pandemi akhirnya pentas wayang kulit bisa dilaksanakan kembali.
 
"Selain rutinan setiap malam Sabtu Pon, nanti saat Hari Jadi Blora bulan Desember mendatang juga akan kita gelar pentas wayang kulit, serta sejumlah kesenian tradisional lainnya seperti barongan, tayub, dll. Monggo kita terus nguri uri pertunjukan kesenian daerah," pungkas Bupati.
 
Sementara itu, Ki Nuryanto, dalang yang memainkan lakon Pandawa Krida merasa senang karena pentas wayang kulit akan kembali digelar secara rutin di Pendopo Kabupaten.
 
"Matur nuwun Pak Arief, Pak Bupati Blora atas dukungannya para teman teman seniman. Sampun kangen pentas di Pendopo. Alhamdulillah dapat jadwal setiap malam Sabtu Pon. Nanti akan segera kita bahas dengan teman teman PEPADI Kabupaten Blora," ungkapnya.
 
Adapun pentas wayang kulit 1 Muharram 1444 H di Kelurahan Mlangsen Blora juga merupakan agenda tahunan untuk memperingati Tahun Baru Islam sekaligus Tahun Baru Jawa. Sempat terhenti dua tahun, akhirnya semalam dapat digelar kembali. Bupati yang hadir dengan menggunakan jaket hijau bergambar motif Gus Dur ini, juga sempat naik panggung beradu peran dengan dagelan Jolang. Serta menyanyi atau nembang lagi Pepeling (Pengingat).  (Prokompim/Redaksi)
Share:

Sukseskan Program Pemkab Blora, Kapolres dan Dandim Ikut Ngantor Bersama Bupati di Desa Tempuran


BLORA - Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro,S.Sos,M.Tr Han mengikuti program dari Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si untuk ngantor bersama di desa wisata Tempuran Kecamatan Blora. Jumat, (29/07/2022).

Program Ngantor di desa ini adalah salah satu terobosan kreatif dari Bupati Blora H. Arief Rohman untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Bupati Blora H. Arief Rohman mengungkapkan bahwa hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Program Ngantor di desa ini untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di desa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora pun mewajibkan para pejabat dan jajarannya mendiami desa selama satu malam untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Melalui Program Ngantor seharian di desa, Bupati Arief berharap permasalahan yang dihadapi masyarakat bisa terselesaikan secara langsung.

Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan di saat Bupati Ngantor desa Tempuran mulai dari Sholat Subuh berjamaah, penyerahan bantuan sosial hingga diskusi, senam bersama dan pelayanan untuk warga serta peninjauan lokasi desa Wisata Tempuran.

Bahkan Bupati bersama Kapolres dan Dandim serta beberapa Pejabat Utama Pemkab Blora didampingi oleh Kepala Desa menyempatkan diri untuk naik perahu naga mengelilingi waduk dan mampir ke kebun jambu kristal milik warga.

"Hari ini kita bersama Pak Dandim dan Pak Kapolres tadi habis senam bersama kemudian berkeliling desa Wisata Tempuran. Tentunya untuk mengangkat potensi wisata yang ada di kabupaten Blora," ucap Bupati Blora.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi membeberkan bahwa pihaknya siap mensukseskan program program dari Pemkab Blora. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan di desa Wisata Tempuran ini.

"Sejak awal sudah menjadi komitmen kami untuk selalu bersinergi. Alhamdulilah pagi ini kami bersama bapak Dandim mendampingi bapak Bupati dalam agenda Ngantor di desa Tempuran," beber AKBP Fahrurozi.

Lebih lanjut AKBP Fahrurozi berharap kekompakan tiga pilar ini bisa dilaksanakan hingga tingkat desa yaitu melalui Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa yang harus selalu aktif memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Tentunya sinergitas ini harus kita laksanakan hingga level paling bawah. Harapannya dapat bersama sama menjaga keamanan di Blora untuk menuju peningkatan taraf hidup dan ekonomi lebih baik warga Blora," pungkasnya. (Polres/Redaksi)
Share:

Pemkab Hibahkan Tiga Bidang Tanah kepada Polres Blora, Kapolres Fahrurozi: Ini Sambutan Yang Hangat


 
BLORA -  Ini bentuk dukungan Pemkab Blora kepada  Polres Blora untuk menjaga kondusifitas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Blora. Selain memberikan mobil dan motor operasional, juga hibahkan tiga bidang tanah, termasuk usulkan kenaikan status Polsek Cepu.
 
Disela-sela perkenalan Kapolres Blora yang baru, AKBP Fahrurozi, S.I.K., MM., MH, di Pendopo Rumah Dinas Bupati,  Rabu siang (27/07/2022), Bupati Blora,  H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. serahkan sejumlah fasilitas penunjang Polres Blora tersebut.    
 
Yakni bantuan kendaraan operasional, satu unit mobil patroli pengawalan (Patwal) dan satu unit kendaraan sepeda motor trail. Termasuk hibah tiga bidang tanah dari Pemkab Blora untuk Polres Blora dan usulan kenaikan status Polsek Cepu. 
 
Tiga bidang tanah yang dihibahkan tersebut, masing-masing  sebidang tanah di Kelurahan Jepon untuk perluasan Mapolres Blora dengan status hak pakai. Kemudian sebidang tanah untuk bangunan Pos jaga di Perumnas Karangjati dengan status hak pakai, serta sebidang tanah Pos Polisi Polaman, Desa Sendangharjo di tepi Jalan Nasional Blora-Rembang dengan status hak pakai.
 
Ikut menyaksikan penyerahan fasilitas dan hibah tanah itu,  Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Blora. 
 
Bupati Blora H. Arief Rohman  menyampaikan, penyerahan kendaraan dinas operasional dan hibah tanah tersebut merupakan dukungan Pemkab Blora untuk Polres dalam hal meningkatkan pelayanan.
 
“Ke depan akan semakin banyak tamu yang datang ke Blora, mengingat operasional Bandara akan dilakukan dan peningkatan pelayanan stasiun Besar Cepu. Sehingga Polres Blora butuh tambahan kendaraan patwal guna mendukung tugas pengawalan,” papar Bupati Arief.
 
Sedangkan hibah tanah dengan status hak pakai, menurut Bupati juag untuk meningkatkan pelayanan kamtibmas Polres Blora. Salah satunya untuk perluasan lahan Mapolres yang ada di Jl. Blora – Cepu KM 5, Jepon.

 
“Selain itu, kami juga akan mengusulkan peningkatan status Polsek Cepu mengingat banyak aset vital negara disana, mulai Bandara, Stasiun Besar, Pertamina dll. Sehingga kepada Kapolres Blora yang baru, Komandan Fahrurozi, kami mohon agar usulan ini dikawal bersama,” lanjut Bupati.
 
Terus Bersinergi
 
Dalam kesempatan ini, H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga ucapkan selamat datang kepada AKBP Fahrurozi SIK., MM., MH., yang baru saja menjabat sebagai Kapolres Blora. Bupati menyatakan siap untuk terus bersinergi mendukung program program pembangunan kamtibmas dalam rangka mewujudkan Blora yang aman, damai, dan kondusif.
 
“Kita juga ingin terus bersinergi dengan Polri maupun TNI untuk membangun kondusifitas daerah. Bersama Pak Kapolres yang baru, Pak Dandim, Kajari, Bu Wakil Ketua DPRD dan lainnya akan bersama-sama mengawal ini. Kita Blora aman, kondusif, bukan tidak mungkin akan banyak yang tertarik untuk berinvestasi kesini. Mohon doanya,” tambah Bupati.
 
Sementara itu, Kapolres AKBP Fahrurozi, SIK., MM., MH., menyampaikan terimakasih kepada jajaran Pemkab Blora yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada jajaran Kepolisian Polres Blora.
 
“Ini sambutan yang hangat, hangat sekali. Ketika kami baru saja tiba bertugas di Blora, langsung menerima bantuan kendaraan operasional dan hibah tanah. Tentunya ini sebuah amanah yang harus kami jaga dan kami manfaatkan untuk menunjang kelancaran tugas. Sekali lagi terimakasih Pak Bupati. Mohon kami diterima sebagai anggota keluarga besar Kabupaten Blora. Kami siap menyukseskan program program Pemkab Blora,” terang Kapolres.
 
Usai penyerahan kendaraan patwal dan hibah tanah, dilanjutkan dengan Perkenalan Kapolres baru dengan jajaran Forkopimda, OPD, para Camat, Kapolsek, dan seluruh Danramil, di Rumah Dinas Bupati. Dalam kesempatan ini, hadir AKBP Fahrurozi, S.I.K., MM., MH., selaku Pejabat Kapolres Blora yang baru, bersama istri, Ny. Jean Fahrurozi.
 
Untuk diketahui, unsur Forkopimda Blora hadir komplit, mulai Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Ketua DPRD H. M. Dasum, SE., MMA., Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Andy Soelistyo, KP., S.Sos., M.Tr (Han)., Kajari Ichwan Effendi, SH., MH., hingga Kepala PN, PA, dan Sekda. Hadir pula para istri dan suami Forkopimda. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Desember 2022, Ditargetkan Stunting di Blora di Angka 18 Persen


 
BLORA  - Di Bulan Desember 2022 nanti,  stunting di Blora ditargetkan bisa di angka 18 persen. Untuk itu berbagai tindakan nyata terus dilakukan, sehingga target penurunan angka stunting 3,5 persen setiap tahunnya bisa tercapai.
 
Target angka stunting di Blora yang 18 persen itu terungkap saat rapat koordinasi dengan seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)  di Kabupaten Blora, yang dipimpin langsung Wakil Bupati Blora,  Tri Yuli Setyowati, ST, MM, selaku Ketua TPPS.
 
Saat ini angka stunting di Kabupaten Blora berdasar hasil Survey Status Gizi Indonesia  (SSGI) berada di angka 21,5 persen, dan berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Balita Berbasis Masyarakat (EPPGBM) di angka 7,87 persen.
 
Di rapat koordinasi yang berlangsung di ruang Pertemuan Setda Blora, Senin (25/07/2022) itu, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati menekankan pentingnya data sebagai acuan untuk intervensi stunting.
 
“Berkaitan dengan data, ini menjadi dasar kita untuk melakukan kegiatan intervensi penurunan dan pencegahan stunting, saya berharap rapat kali ini ada kesinambungannya rapat ke depan, untuk kita langsung action,  agar stunting ini bisa kita tekan sesuai target kita,” Ungkap Wabup.   
 
Dijelaskannya, dalam implementasi Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN Pasti) di Blora, yang menjadi langkah awal adalah data. Tercatat, angka stunting di Kabupaten Blora berdasar hasil survei SSGI berada di angka 21,5 persen, dan EPPGBM di angka 7,87 persen.
 
Sinergitas untuk menangani stunting di Blora, lanjut Wabup,  harus terbangun dengan baik mulai tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa, bahkan dengan berbagai pihak yang terlibat di lapangan.

 
“Saya kepengen bapak ibu kita punya program kerja yang langsung, actionnya, tim kabupaten dan kecamatan sudah terbentuk, bagaimana tinggal kita mengukuhkan dan memberikan tupoksi yang ada di kecamatan, kemudian di tingkat desa biar terintegrasi dan satu wawasan,” tambah Wabup Etik.
 
Selain itu,  penyuluh KB diminta untuk terus berkoordinasi termasuk kaitannya dengan data yang ada di lapangan, agar pelaksanaan program hingga tingkat desa bisa berjalan baik dan efektif.
 
“Koordinator penyuluh KB agar berkoordinasi dengan tim di desa yang berperan dalam penanganan stunting, datanya juga harus terintegrasi. Juga kegiatan tim yang ada di desa agar terus bersinergi dengan kepala desa,” pungkasnya. 

Sementara itu, Technical Assistant Satgas Stunting Blora, Lilik berharap agar dalam setiap tahunnya kabupaten Blora bisa menurunkan angka stunting, sehingga target nasional bisa segera tercapai.
 
“Ini mudah mudahan di Desember nanti Blora bisa 18 persen, targetnya setahun turunnya 3,5 persen, mudah-mudahan kita bisa dengan keseriusan Bu Wakil mengomandani TPPS ini kita optimis,” pungkasnya
 
Diketahui,  TPPS Kabupaten Blora dikukuhkan pada Kamis (7/7/2022) di Pendopo Bupati Blora.  TPPS tersebut memiliki tugas mengkoordinasikan, menyinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Blora. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Hari Minggu, Polisi Bogorejo Intensif Patroli dan penjagaan Gereja


BLORA - Meski Minggu atau hari akhir pekan disaat masyarakat menikmati waktu liburan bersama keluarga. Justru petugas Kepolisian dituntut aktif dalam melaksanakan tugas. Salah satunya adalah dalam patroli dan penjagaan tentunya untuk menciptakan kondusifitas wilayah dan memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang sedang beraktivitas.

Seperti yang dilakukan oleh satu regu piket Polsek Bogorejo Polres Blora, Minggu, (24/07/2022) melaksanakan patroli dengan menyasar wilayah rawan seperti gereja dan kawasan perkantoran. 

Pada saat Minggu beberapa gereja di kecamatan Bogorejo digunakan untuk aktivitas ibadah untuk itulah petugas Polsek Bogorejo melakukan patroli dan penjagaan. Tidak hanya itu, kawasan perkantoran serta sekolah yang libur dan tidak ada aktivitas juga didatangi petugas. Karena saat gedung kosong rawan terjadi tindak kejahatan. 

"Beberapa lokasi rawan kita sambangi, harapannya tidak terjadi gangguan kamtibmas," kata Kapolsek Bogorejo AKP Nur Dwi Edi,SH,MH.

Lebih lanjut Kapolsek membeberkan bahwa pada hari Minggu dipandang lebih rawan karena mobilitas masyarakat untuk liburan cenderung meningkat dan biasanya rumah rumah warga ditinggal penghuninya untuk liburan.

"Selain obyek vital perkantoran, patroli juga kita kerahkan ke kawasan pemukiman warga. Kita pantau rumah rumah warga agar tetap aman dan kondusif," tambah Kapolsek.

Patroli Polsek Bogorejo tersebut mendapat tanggapan positif dari warga, salah satunya adalah Sukar, warga desa Bogorejo.

"Alhamdulilah dengan adanya patroli Kepolisian kami menjadi lebih aman dan tenang. Apalagi kadang ditempat kami ini sehari bisa sampai 3 kali," kata warga yang mempunyai toko dikawasan pasar Bogorejo ini. (Polsek/Redaksi)
Share:

Program Sister City FPCI, Blora Akan Terkoneksi Dengan Sejumlah Kota di Luar Negeri


 
JAKARTA - Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) - Komunitas Politik Luar Negeri Indonesia, sebuah komunitas hubungan internasional terbesar se-Asia Tenggara yang dipimpin Dr. Dino Patti Djalal, siap bantu percepatan pembangunan Kabupaten Blora melalui program Sister City.
 
Tidak sekedar berwacana, pasalnya FPCI juga telah melaksanakan studi tentang negara mana saja yang cocok untuk melakukan penjajakan program sister city itu dengan Kabupaten Blora.
 
Tekad FPCI yang akan membantu Blora tersebut disampaikan langsung oleh Dino Patti Djalal kepada Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dalam rapat koordinasi di Le Meredien Hotel Jakarta, Kamis (21/07/2022) .
 
"Tim telah melaksanakan studi sejak awal tahun. Tidak hanya studi tentang rencana sister city, namun juga inovasi dan pembelajaran BUMD di luar negeri. Prinsipnya nanti akan kita bantu untuk menghubungkan lewat Kedutaan Besar yang ada di Indonesia, maupun KBRI yang ada diluar," ucap Dino Patti Djalal, yang juga mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu.
 
Dicontohkan, misal kota X di Australia, FPCI akan memberikan rekomendasi Dubes Australia yang ada di Indonesia tentang keinginan Blora menjalin kerjasama dengan pemerintah kota X itu.
 
Demikian juga dengan Dubes Indonesia yang ada di Australia kita kasih rekomendasi bahwa di Indonesia ada kota atau kabupaten Blora yang siap bekerjasama pembangunan dengan kota X di Australia.

"Setelah itu baru nanti bisa dikomunikasikan program kerjasama selanjutnya yang lebih teknis,’’ jelas Dino.
 
Sejumlah Negara
 
Menurut Dino Patti Djalal, berdasarkan studi yang telah ia lakukan, ada beberapa negara yang bisa diajak kerjasama dengan Blora. Seperti Korea, Jepang, China, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Australia.  ‘’ Kita akan cari mana yang paling pas,"  papar mantan Dubes Indonesia untuk USA 2010-2013 ini.
 
"Saya menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Pak Bupati yang sangat kuat untuk membangkitkan kerjasama sister city dengan jaringan luar negeri. Jarang ada Bupati yang punya wawasan luas seperti beliau ini. Biasanya malah Kemenlu cari daerah mana yang siap, ini justru Bupati nya yang aktif membangun komunikasi dengan kami. InsyaAllah akan terus kita kawal bersama agar Blora kedepan bisa lebih baik lagi. Kapan kapan nanti saya tak ke Blora," Imbuh Dino.

 
Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengucapkan terimakasih kepada Dino Patti Djalal dan jajaran FPCI yang telah membantu menyusun studi pelaksanaan sister city dan inovasi BUMD untuk Kabupaten Blora.
 
"Terimakasih Pak Dino dan kawan-kawan. Kami ingin sister city ini nantinya membangkitkan pembangunan berwawasan green ekonomi, dan green energi. Mengingat wilayah Blora ini hampir separuhnya hutan. Kita ingin kelestarian alam tetap diutamakan namun menghasilkan ekonomi untuk masyarakat kita. Selain itu juga sektor migas, dan potensi gas carbon yang dulu sempat kita jajaki dengan Jepang. Akan kita tanyakan lagi tindak lanjutnya seperti apa dari Pertamina dan ITB," ungkap Bupati.
 
Lewat program sister city ini, Bupati ingin banyak ilmu yang didapatkan Blora untuk menarik investasi ke daerah. Turut hadir dalam kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, Kepala Dinsos P3A, Kabag Pemerintahan dan perwakilan Kabag Prokompim.
 
Untuk diketahui, Sister City atau kota bersaudara adalah konsep menghubungkan dua kota di lokasi negara yang berbeda untuk menciptakan koneksi budaya dan kontak sosial antar penduduk.
 
Awalnya, ini adalah kerja sama antara pemerintah kota di satu negara dengan pemerintah kota di luar negeri, yang tujuannya untuk mengembangkan hubungan persahabatan dan saling pengertian antara negara yang berbeda. Namun kini bergeser ke bentuk kerja sama yang konkrit dan saling menguntungkan.
 
Di Indonesia aturan terkait sister city ini diatur dalam surat edaran Mendagri No. 193/1652/PUOD pada 26 April 1993. SE ini mengatur tentang tata cara pembentukan hubungan kerja sama. 
 
Di Indonesia konsep Sister City lebih condong ditujukan untuk pembangunan ekonomi, namun bilang lain seperti pendidikan dan budaya termasuk salah satu isu yang penting dalam skema Sister City.
 
Ada beberapa isu yang menjadi bidang kerja sama Sister City,  antara lain, ekonomi, perdagangan, investasi, industri, dan pariwisata, ilmu pengetahuan, teknologi, dan administrasi. Termasuk pendidikan, kebudayaan, kesejahteraan sosial, pemuda dan olahraga, serta bidang-bidang lain yang disetujui kedua belah pihak. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

PMI Blora Bantu Kursi Roda Bagi Penderita Lumpuh Layu


Blora - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora Jawa Tengah  memberikan bantuan kursi roda kepada penderita lumpuh layu Muhammad Ali Mahmudi warga Desa Krocok RT.003 RW.001 Kecamatan Japah. Pemberian kursi roda dilakukan langsung oleh  markas PMI Dwi Puji Rahayu ditemani sejumlah karyawan PMI Blora. 

Markas PMI Kabupaten Blora, Dwi Puji Rahayu mengatakan bahwa bantuan ini sebagai wujud kepedulian PMI kepada warga yang sedang membutuhkan. 

"Ini sebagai bentuk kepedulian PMI kepada sesama. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi mas Ali," ujarnya, Rabu (20/7/2022). 

Ali sedang menderita lumpuh layu ketika duduk di bangku kelas 2 SMA. Saat itu tiba-tiba kakinya lemas dan tidak bisa digerakkan kembali. 

"Itu waktu kelas 2 SMA,  Orang tua juga bingung karena tiba-tiba kaki saya  lemas," katanya. 

Ali pun mengucapkan terima kasih kepada pihak PMI atas bantuan kursi roda ini. 

"Senang, terima kasih bantuannya. Semoga kedepan PMI semakin maju," ucapnya. (Markas/Redaksi)
Share:

Polda Jateng Tetapkan 12 Tersangka Kasus Mafia Tanah


SEMARANG - Selama kurun waktu satu tahun sejak dibentuk, Satgas Puser Bumi Polda Jateng berhasil menetapkan 12 orang sebagai tersangka dalam kasus mafia tanah. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora dalam konferensi pers di Aula Ditreskrimsus Polda Jateng. Selasa, (19/07/2022).

Didampingi Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy dan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar Dirreskrimsus menjelaskan bahwa Satgas Puser Bumi merupakan merupakan gabungan tim dari Ditreskrimsus, Ditreskrimum dan Polrestabes Semarang yang menangani aduan mengenai masalah pertanahan. 

“Sejak pertama dibentuk, tim gabungan Satgas Puser Bumi telah terima 12 aduan masalah tanah dimana 8 aduan ditingkatkan menjadi Laporan Polisi (LP), dan 6 LP telah menetapkan 12 orang sebagai tersangka kasus mafia tanah.” ungkap Dirreskrimsus.

Adapun modus yang digunakan oleh para tersangka beragam, antara lain memalsukan jual beli tanah dan pemalsuan kuasa beli atau kuasa jual.

“Pada kasus yang ditangani oleh tim 2 Ditreskrimsus polda jateng, penyidik telah mengamankan 3 tersangka berinisial DI, IDA, dan AH. Ketiga tersangka ini memiliki peran masing-masing,” tuturnya.

Modus yang digunakan dengan melakukan pembelian 11 bidang tanah di salatiga. Kasus bermula pada sekira bulan Juni 2016 ketika tersangka DI yang berperan mencari bidang tanah menemui 11 pemilik tanah tersebut. 

Terhadap para pemilik tanah, tersangka DI memberikan uang muka dengan total Rp. 110 juta pada 11 orang pemilik tanah. Terhadap para pemilik dijelaskan bahwa tanah tersebut dibeli oleh seorang pengusaha rokok berinisial AH. Dirinya juga meyakinkan para pemilik tanah bahwa pembayaran atas tanah tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Selanjutnya, tersangka DI meminjam sertifikat tanah tersebut dengan dalih dilakukan pengecekan ke BPN. Namun alih-alih dilakukan pengecekan, sertifikat tersebut kemudian diproses balik nama di notaris IDA menjadi atas nama AH. 

“Sertifikat yang telah dibaliknama tersebut kemudian dijadikan agunan di suatu bank swasta dengan jumlah pinjaman sebesar Rp. 25 milyar atas nama peminjam AH. Adapun hingga saat ini terhadap para pemilik tanah belum dilakukan pelunasan atas tanah yang dibeli oleh tersangka DI,” lanjutnya.

Hingga akhirnya pinjaman tersebut tidak dilakukan pembayaran dan pihak bank swasta melakukan pengecekan dan pengukuran ke 11 lokasi tanah di sertifikat yanng dijadikan agunan. Hal tersebut diketahui oleh para pemilik tanah yang kemudian mempermasalahkan jual beli tanah yang belum lunas tersebut.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 378 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penipuan dan Pasal 266 Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP tentang memberikan keterangan palsu dalam suatu akta otentik dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ujarnya.

Dalam konferensi tersebut, ada kejadian menarik dimana sejumlah korban para tersangka mafia tanah hadir di konferensi pers. Secara spontan mereka  mengungkapkan rasa syukur dan haru mereka di hadapan Kombes Johanson.

Para korban yang keseluruhan warga Salatiga itu mengucapkan terima kasih atas keberhasilan Polda Jateng menangkap para tersangka. 

"Lahan kami dengan jumlah total 11 sertifikat, awalnya dipinjam katanya mau dicek di BPN namun ternyata kok tahu-tahu sudah di lelang oleh salah satu bank," ungkap Hari Nugroho, salah satu korban  dengan nada haru.

Dirinya berharap tanahnya bisa segera kembali dan proses penyidikan berjalan dengan lancar.

"Sebagai korban, kami sudah lelah dan hampir putus asa memperjuangkan tanah kami. Untuk ini kami mengucapkan terima kasih. Semoga setelah penyidikan selesai, tanah kami bisa segera kembali," kata dia. (Resbla/Redaksi)
Share:

Segera Ditata dan Dikembangkan, Stasiun KA Cepu Akan Terkoneksi Dengan Kawasan Tuk Buntung


 
SEMARANG – Stasiun Besar Kereta Api (KA) Cepu  akan ditata dan dikembangkan. PT. KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Blora telah melakukan penandatanganan kerjasama penataan stasiun tersebut, di Kantor PT. KAI Daop 4 Semarang, Kamis (14/7/2022).
 
Dikemukakan Kepala PT. KAI Daop 4 Semarang , Wisnu Pramudyo, Desain awal penataan dan pengembangan Stasiun Cepu sudah disusun dan disambut baik oleh  Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. Pengembangan itu sendiri dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang.
 
Menurutnya,  pengembangan Stasiun Cepu meliputi penataan kawasan parkir yang saat ini kondisinya sempit. Kemudian perluasan area publik untuk shelter UKM lokal Blora, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
 
“Masih banyak lahan aset PT. KAI di sekitar stasiun Cepu yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk itu akan kita coba untuk menatanya kembali,’’ ungkap Wisnu Pramudyo.
 
Usai penandatanganan kerjasama dengan Pemkab Blora, secepatnya  pihak KAI dan Bupati PT akan jadwalkan kunjungan lapangan ke Stasiun Cepu untuk melihat kondisi riilnya seperti apa.
 
Bupati Arief Rohman,menyambut baik rencana pengembangan dan penataan stasiun Cepu tersebut.  Menurutnya,  kereta api merupakan salah satu moda transportasi andalan masyarakat yang nyaman dan tepat waktu. Sehingga kenyamanan penumpang di stasiun harus diutamakan.

 
“Jika stasiunnya bagus dan nyaman, yang naik kereta pasti semakin banyak. Apalagi Cepu akan kita dorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Timur Jawa Tengah. Pemkab siap mendukung pengembangan stasiun Cepu ini  dan mendorong optimalisasi aset PT. KAI agar dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati.
 
Bupati Blora menyampaikan,  Pemkab Blora ingin penataan stasiun Cepu nantinya bisa terkoneksi atau terhubung dengan penataan kawasan Taman Tuk Buntung. Sehingga dari Stasiun sampai Tuk Buntung bisa terhubung, menjadi area publik untuk masyarakat.
 
‘’Kita punya cita-cita jika ini terwujud, maka nanti CFD- nya Cepu ya disitu. Termasuk usulan pengembangan stasiun barang,” sambung Bupati Arief Rohman.
 
Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga menyampaikan usulan pengkajian reaktivasi jalur rel kereta api yang ada di Kabupaten Blora, baik jalur Blora – Purwodadi, maupun Blora – Rembang.
 
“Kita berharap PT. KAI dengan Ditjen Perkeretaapian bisa melakukan studi kelayakan aktivasi jalur rel kereta menuju Blora – Purwodadi – Demak ataupun Blora – Rembang," kata Bupati.
 
Dikatakan,  banyak masyarakat yang berharap jalur ini diaktifkan kembali, namun disisi lain pasti membutuhkan anggaran yang tidak sedikit karena sudah banyak jalur yang ditempati masyarakat. Sehingga Pemkab Blora berharap ada kajian terlebih dahulu. 
 
Hadir dalam acara penandatanganan, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Asisten Pemerintahan dan Kesra, Irfan Agustian Iswandaru, AP., M.Si., Kepala Bappeda, Kepala Dinrumkimhub, Kepala Dinas Sosial P3A, dan sejumlah OPD lainnya. (Prokompim/Red)
Share:

Wabup Apresiasi Sosialisasi Germas untuk Penurunan Stunting dan Covid-19


BLORA - Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, S.T., M.M. mengatakan bahwa untuk meningkatkan imunitas harus ada kesadaran dari masyarakat, salah satunya melakukan vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati pada acara Sosialisasi Gerakan Masyarakat untuk Penurunan Stunting dan Covid-19 yang diselenggarakan oleh  Kementerian Kesehatan melalui Balai Pelatihan Kesehatan (Balpekes) Provinsi Jawa Tengah bersama anggota Komisi X DPR RI Edy Wuryanto, di Balai Desa Tempuran pada Selasa (12/7/2022). 

"Kalau panjenengan pengen imunitas baik di Desa Tempuran, ya harus melakukan vaksin tanpa disuruh ataupun dipaksa, berangkat dari kesadaran masyarakat akan tercipta lingkungan yang sehat," ucap Wabup.

Lebih lanjut, Wakil Bupati yang akrab dipanggil Mbak Etyk juga menanyakan terkait vaksinasi ke warga Desa Tempuran yang hadir.

"Bapak Ibu semua yang hadir di sini, sudah vaksin ketiga atau booster ?" tanya Mbak Etyk.

Lantas warga yang hadir menjawab dengan kompak, "Sudah, bu" sahut warga.

"Alhamdulillah, kalau semua sudah vaksin ketiga. InsyaAllah Desa Tempuran semakin sehat nyaman tentram," imbuh Mbak Etyk.

Wakil Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mewakili Bupati mengapresiasi acara Sosialisasi Germas dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Balpekes dan Anggota Komisi IX DPR RI.

"Saya mewakili Bupati Blora atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Balpekes Jateng dan Bapak Edy Wuryanto selaku anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan. Alhamdulillah acara sosialisasi ini dibarengi giat vaksinasi," ungkap Wabup Etyk. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Tempuran meminta warganya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung percepatan vaksinasi COVID-19. 

Selain itu, Edy Wuryanto anggota Komisi IX DPR RI mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Blora sekaligus Pemerintah Desa Tempuran untuk Germas dan percepatan vaksinasi.

Seusai acara pembukaan dilanjutkan penandatanganan komitmen bersama Gerakan Masyarakat Sehat untuk Penurunan Stunting dan Covid-19. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Satkamling Geneng Jepon Wakili Polres Blora Lomba Poskamling Tingkat Polda Jateng


BLORA - Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) RT. 003 RW  001 Desa Geneng Kecamatan Jepon Kabupaten Blora mendapat kunjungan dari Tim Penilai Lomba Satkamling Tingkat Polda Jawa Tengah.

Kepolisian Resor (Polres)  Blora menunjuk Satkamling Desa Geneng sebagai perwakilan Kabupaten Blora untuk mengikuti lomba Satkamling tingkat Polda Jateng dan sekaligus sebagai tempat berlangsungnya perlombaan tersebut.

Penilaian yang dipimpin oleh ketua tim yakni Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Jateng AKBP Maulud,S.Ag tersebut dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB, Senin malam, (11/07/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Blora yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH, Kasat Binmas Polres Blora AKP Sudarto, serta Forkopincam Jepon, Kepala Desa Geneng dan Kepala desa tetangga desa Geneng serta para perangkat desa dan warga sekitar.

Wakapolres Blora Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH menyampaikan, kegiatan yang digelar ini bertujuan untuk meningkatkan semangat satkamling guna meningkatkan keamanan di wilayah sendiri, karena kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Karena dengan ditingkatkannya poskamling dapat mendeteksi sejak dini dan menangkal serta mencegah timbulnya berbagai tindak kejahatan.

“Satkamling merupakan pam swakarsa yang merupakan budaya di tingkat RT dan RW. Dengan di selenggarakannya lomba ini dapat mewujudkan masyarakat yang aman dan nyaman serta merupakan tindak lanjut dan partisipasi aktif bela Negara dalam hal keamanan di lingkungan," kata Kompol Christian.

Dengan kegiatan tersebut, Wakapolres Blora juga menyampaikan untuk kembali mengaktifkan serta mendongkrak kegiatan Satkamling di tengah tengah masyarakat. Sebab, di beberapa daerah kegiatan satkamling ada kecenderungan menurun sehingga perlu upaya penggalakan kembali, mengingat Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama semua pihak.

"Keamanan di Kabupaten Blora merupakan keinginan kita semua, besar harapan yang sudah dilaksanakan agar bukan hanya pada saat penilaian saja namun berkelanjutan agar aman dan nyaman," imbuhnya.

Di kesempatan penilaian, lomba Satkamling disambut cukup antusias dengan ditandai ratusan warga yang hadir. Kedatangan Tim penilai dari Polda Jateng dijemput oleh dokar hias di gapura masuk desa Geneng kemudian diarak oleh seni barongan khas Blora dari lorong lorong hingga ke lokasi satkamling tempat penilaian. Turun dari dokar hias ketua tim penilai diberikan pengalungan bunga dan disambut dengan peragaan tari lesung dan tari gambyong. Tak hanya disitu tim penilai juga disuguhi peragaan penanganan kejadian kebakaran dan penanganan pertama jika terjadi tindak pidana pencurian di satkamling desa Geneng. (Redaksi)
Share:

Idul Adha 1443 H / 2022 M, Polres Blora Sembelih 1 Ekor Sapi dan 16 kambing


BLORA - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H / 2022 M Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah juga ikut melakukan penyembelihan hewan kurban di halaman belakang Mapolres. Minggu, (10/07/2022). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH, Wakapolres Blora, Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran serta anggota. Turut hadir Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Blora Ny. Maya Aan Hardiansyah dan perwakilan Bhayangkari Cabang Blora.

Penyerahan sapi kurban secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah kepada ketua takmir Masjid Al Istiqomah Polres Blora KH. Sumaidi,S.Ag,M.Pdi.

Terlihat Kapolres Blora berdoa bersama jajaran sebelum sapi kurbannya disembelih. Adapun satu ekor sapi dan satu ekor kambing yang disembelih adalah dari Kapolres Blora dan kambing yang lain adalah dari para Pejabat Utama Dan Kapolsek Jajaran Polres Blora.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah mengungkapkan bahwa Hari Raya Idul Adha ini merupakan momen kami jajaran Polres Blora untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan berkurban, ada 1 ekor sapi dan 16 ekor kambing yang dipotong dan akan dibagikan ke masyarakat,” ujar Kapolres Blora.

Menurut Kapolres, berkurban merupakan sebuah kewajiban bagi umat muslim yang mampu, dimana tujuan dari berkurban adalah untuk menghilangkan sisi negatif yang ada pada diri manusia, agar tidak sombong, congkak dan bersenang-senang di atas penderitaan orang lain.

"Selain untuk meningkatkan keimanan, berkurban juga sebagai upaya membuang sisi negatif dari diri manusia, agar tidak sombong atau tidak peduli dengan penderitaan orang disekitarnya, semoga kegiatan kami ini mendapat Ridlo dari Allah SWT,” tandas Kapolres. (HmsPolres/Red)
Share:

Randublatung Akan Menjadi Pusat Ekonomi, Kebudayaan dan Kesehatan di Blora Selatan


BLORA -  Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si bersama Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, S.E., M.M. mengumumkan kepada warga, bahwa Kecamatan Randublatung akan menjadi pusat ekonomi dan kebudayaan di kawasan Blora selatan.

Hal itu disampaikan ketika    berdialog dengan warga seusai Subuh berjama'ah di Masjid At-Taqwa Randublatung pada Jum'at (8/7/2022). 

"Saya bersama Bu Wakil Bupati berkeinginan dan berharap Randublatung nantinya menjadi pusat ekonomi dan kebudayaan serta kesehata di kawasan Blora selatan.  kami tetap berkomitmen untuk merealisasikan PR-PR Pemkab Blora. Terutama bidang infrastruktur," ungkap Bupati H. Arief. 

Pada bidang infrastruktur, Bupati juga menyampaikan saat ini Pemkab Blora sedang tahap pembangunan jalan tembus Blora - Ngawi via Getas - Banjarejo. Saat ini Pemkab Blora bersinergi dengan Pemkab Ngawi terkait infrastruktur. 

Disampaikan Bupati Arief, dirinya bersama Bu Wabup  akan meninjau aset Pemkab Blora berupa gedung maupun tanah di Kecamatan Randublatung yang nantinya bisa dijadikan pusat UMKM sekaligus seni kebudayaan.

"Habis ini kita akan meninjau aset Pemkab yang ada di Kecamatan Randublatung agar bisa dimanfaatkan oleh panjenengan untuk menjadi pusat UMKM sekaligus pusat seni dan kebudayaan," ujar Bupati Arief. 

Selain itu, juga akan meninjau Puskesmas lama Randublatung yang akan dijadikan RSUD. Hal itu  sebagai bentuk komitmen Pemkab Blora pemerataan pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora.

"Sebagai bentuk komitmen pemerataan di bidang kesehatan, kami akan mengubah Puskesmas lama Randublatung menjadi RSUD. Setelah ini kami akan meninjau lokasi," ucap Bupati Arief.

Terhadap rencana itu, Bupati meminta warga dengan Forkopimcam Randublatung Sesarengan mBangun Blora, bersama-sama mewujudkan keinginan bersama menjadikan Randublatung sebagai pusat ekonomi, kebudayaan dan kesehatan di Kabupaten Blora khususnya wilayah Selatan.

Hadir pula Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bagian Kesra, perwakilan Dinas Kesehatan serta Forkopimcam Randublatung. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Antisipasi Penyebaran PMK, Petugas Gabungan Di Blora Semprot Kandang Peternak


BLORA - Petugas gabungan di kabupaten Blora Jawa Tengah melakukan langkah strategis penyemprotan disinfektan secara serentak di kandang sapi dan kambing milik peternak di seluruh kabupaten Blora guna memutus mata rantai penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kegiatan tersebut dilakukan hingga pelosok desa dengan melibatkan Forkopincam hingga unsur pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta petugas kesehatan hewan setempat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah di wilayah kecamatan Ngawen. Petugas gabungan dari Polsek Ngawen, Koramil, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya blusukan ke kandang peternak sapi dan kambing untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH melalui Kabag Ops Kompol Sudarno,SH menyampaikan bahwa upaya mitigasi dalam penanganan wabah PMK yang mewabah di Blora sama dengan penanganan pandemi Covid-19 ya itu dengan cara pembatasan perpindahan hewan ternak yang ada di wilayah Blora untuk mencegah penularan PMK.

Saat ini pemerintah telah berusaha dalam penanganan PMK salah satunya melalui pemantauan dan pengawasan hewan ternak dan jika ditemukan hewan yang terjangkit PMK segera dirawat dan di isolasi dengan tujuan agar tidak menjalar pada hewan yang sehat.

“Kami berharap dalam penanganan PMK ini semua bersinergi terkait data hewan yang terjangkit yang ada di masing masing wilayah dan instansi terkait harus mengetahui tentang data tersebut dan di setiap wilayah ada Koramil dan Polsek bisa dikoordinasikan dengan baik karena dalam waktu dekat akan di laksanakan Hari Raya Idul Adha yang tentunya akan banyak di laksanakan kurban “ kata Kabag Ops Polres Blora. Kamis, (07/07/2022).

Lebih lanjut Kabag Ops berharap agar semua pihak, instansi terkait dan para peternak bersinergi untuk mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kemudian terkait pelaksanaan Idul Adha yang akan banyak dilakukan kurban, Polres Blora akan menjalin sinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan agar hewan yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat atau tidak tertular PMK.

“Semua pihak pemerintah, TNI, Polri dan peternak bersinergi dalam upaya pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dan Polres Blora melalui Polsek di 16 kecamatan akan ikut melakukan pemantauan terhadap hewan kurban pada saat Hari raya Idul Adha nanti,“ tandasnya. (Red)
Share:

Ada 11.000 Dosis Vaksin Untuk Penanganan PMK Sapi di Kabupaten Blora


 
BLORA –  Dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora dalam rangka jawaban Bupati Blora atas pandangan umum fraksi - fraksi dilanjutkan persetujuan bersama terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 di Pendopo DPRD setempat. Senin, (4/7/2022).

Dibuka secara langsung oleh 
Ketua DPRD Kabupaten Blora H.M Dasum, S.E. MMA., pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora  melalui  Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora telah menganggarkan sejumlah anggaran untuk penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi. Termasuk vaksin untuk hewan ternak di wilayah Kabupaten setempat.
 
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, sebagai jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Blora pada Rapat Paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021, Senin (4/7/2022).  
 
Dijelaskan Wabup Tri Yuli, untuk tahap pertama saat ini telah tersedia 11.000 dosis vaksin untuk PMK dan sedang dalam proses pendistribusian kepada hewan ternak sapi yang ada di Kabupaten Blora.  ‘’Itu semua  untuk mencegah semakin meluasnya wabah penyakit PMK," Jelas Wabup.
 
Terkait perbaikan jalan kabupaten,  dikatakan Wabup, Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen di tahun 2022 ini akan melakukan perbaikan jalan kabupaten.
 
Salah satunya diperkuat dengan adanya dana pinjaman daerah yang akan digunakan untuk peningkatan di beberapa ruas jalan kabupaten.
 
"Untuk 15 proyek jalan yang akan dibiayai dengan pinjaman daerah tersebut sedang dilakukan proses lelang untuk menentukan pelaksana proyek pembangunan jalan tersebut," imbuhnya.
 
Untuk pengisian perangkat desa, di jelaskan, periode November tahun 2021 sampai dengan Januari tahun 2022 Pemkab Blora telah mengisi kekosongan jabatan perangkat desa sejumlah 849. Sehingga masih terdapat kekosongan jabatan perangkat desa sejumlah 228," terang Wabup Tri Yuli.

 
Disampaikan Wabup Etyk, saat ini Pemerintah Kabupaten Blora sedang melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengisian perangkat desa termasuk regulasinya.
 
"Sehingga pelaksanaan pengisian perangkat desa di periode berikutnya dapat terlaksana dengan lebih baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Wabup Blora. 
 
Persetujuan Bersama
 
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Blora bersama DPRD Kabupaten Blora melakukan persetujuan bersama terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2021, Senin (4/7/2022).   
 
Hadir di paripurna tersebut, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, Ketua DPRD Blora HM Dasum SE, MMA, Wakil Ketua Mustofa, S.Pd.I dan Sakijan. Para  anggota DPRD Blora, Forkopimda, Sekda Blora, dan Kepala OPD.
 
"Hari ini kita telah menyelesaikan satu tahap lagi dalam rangkaian kegiatan pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 yang ditandai dengan telah dilakukannya penandatanganan bersama berita acara persetujuan atas rancangan peraturan daerah tersebut yang selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur untuk dievaluasi," ungkap Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Blora.
 
Setelah nanti ada  keputusan Gubernur atas hasil evaluasi terhadap Raperda tersebut dan Gubernur menyatakan bahwa Raperda tersebut telah sesuai, maka  Bupati dan DPRD harus segera menindaklanjutinya.
 
Bupati bersama DPRD diharuskan melakukan penyempurnaan paling lama 7 (hari) kerja terhitung sejak diterimanya hasil evaluasi dan kemudian sebagai proses akhir Bupati segera menetapkan rancangan tersebut menjadi peraturan daerah.
 
"Maka kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang baik dari mulai proses penyerahan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 hingga dilakukannya persetujuan bersama atas rancangan tersebut pada hari ini," pungkas  Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati. (Prokompim/Red)
Share:

Blora Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jateng Cabor Pencak Silat


 
BLORA -  Blora siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2023 mendatang untuk cabanag olah raga (Cabor) Pencak Silat. Bupati Blora,  H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, nyatakan siap memfasilitasi untuk pengembangannya.
 
Hal itu dikemukakan Bupati Arief di sela-sela menyerahkan piala kejuaraan  turnamen pencak silat tingkat nasional bertajuk Open Turnamen Blora Championship 2 - Piala Bupati Blora Tingkat Nasional 2022,  di GOR Mustika, Sabtu (2/7/2022).
 
Dikemukakan, Pencak Silat merupakan salah satu olahraga populer di Kabupaten Blora. Pemkab siap untuk terus memfasilitasi pengembangannya termasuk dalam menghadapi Porprov 2023 nanti.
 
‘’InsyaAllah kita siap menjadi tuan rumah Porprov 2023 nanti," ucap Bupati Arief Rohman, yang juga Ketua Pencak Silat NU Pagar Nusa Jateng itu. Dipesankan, seluruh atlet pencak silat rajin berlatih agar prestasi ke depan semakin meningkat. Melihat potensi muda di Kabupaten Blora sangat banyak.
 
Piala Bupati 2022

 
Diketahui, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Blora bekerjasama dengan Dinporabudpar dan sejumlah sponsor menyelenggarakan turnamen pencak silat tingkat nasional bertajuk Open Turnamen Blora Championship 2 - Piala Bupati Blora Tingkat Nasional 2022.
 
Turnamen yang Berlangsung di GOR Mustika Blora itu , diikuti berbagai perguruan silat ini digelar selama dua hari, mulai Jumat (1/7/2022) hingga Sabtu (2/7/2022).
 
Banyak atlet dan official dari berbagai kota kabupaten turun langsung untuk mengikuti turnamen yang digelar kali kedua di Kabupaten Blora ini.
 
Panitia penyelenggara, Sumarno, yang juga Ketua Tapak Suci Blora menerangkan bahwa pelaksanaan turnamen ini untuk mencari bibit bibit unggul pencak silat dari Kabupaten Blora yang siap bertanding di tingkat regional maupun nasional.
 
"Kali pertama kita laksanakan pada tahun 2019 lalu. Dan berhenti karena pandemi, sehingga baru bisa kita laksanakan kembali di 2022 ini. Peserta nya mencapai seribu atlet silat. Ada tapak suci, kera sakti, PSHT, Pagar Nusa, dan banyak lagi," terang Sumarno.
 
Melalui event ini, pihaknya berharap Kabupaten Blora bisa lebih siap menyelenggarakan Pra Porprov Jateng yang akan dilaksanakan September nanti. Sedangkan Porprov akan dilaksanakan tahun depan.  (Prokompim/Red)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels