Bupati Blora Dan Seluruh Kepala OPD Ikuti Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dari KPK
Bupati bersama Forkopimda Blora, Pastikan Vaksinasi Berjalan Lancar
Bupati Ngopi Bareng Wartawan, Sinergi Bersama Media
BLORA. Bupati, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si beserta Wabup Tri Yuli Setyowati, ST, MM pada Selasa pagi (30/3/2021) kemarin, mengikuti acara ngobrol dan ngopi bersama wartawan bertajuk “Membangun Sinergi Bersama Media” di Omah Joglo Nirwana, Tempellemahbang Jepon.
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kominfo Kabupaten Blora ini merupakan perwujudan salah satu Program 99 Hari Kerja Bupati-Wabup yaitu Ngobrol Bareng Bupati dengan awak media untuk menyerap aspirasi.
Kepala Dinkominfo, Drs. Soegiyono, M.Si dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini kerjasama dan sinergitas antara pemerintah dan media terjalin sangat baik.
“Kami laporkan kepada Bapak Bupati dan Ibu Wabup bahwa sampai saat ini kerjasama pemerintah dengan media sudah berjalan dengan baik. Tidak pernah ada pemberitaan yang kontroversial,”lapor Soegiyono.
Lebih lanjut Kepala Dinkominfo menyampaikan harapan agar media memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menyampaikan saran dan kritik untuk Sesarengan mBangun Blora.
“Mari kita manfaatkan moment ini dengan sebaik-baiknya. Bapak Bupati sudah memberikan dukungan kepada teman-teman media dengan membuka kanal aduan seluas-luasnya, dan direspon oleh seluruh OPD di Kabupaten Blora ini. Mari bersama-sama memberikan kritik dan saran untuk Sesarengan mBangun Blora,”harapnya.
Bupati, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si mengawali sambutannya menyampaikan bahwa ada 9 program yang masuk dalam Program 99 Hari yang ditargetkan tuntas sejak hari dilantiknya diantaranya :
1. Mewujudkan Mall Pelayanan Publik
2. Ngantor Di Rumah Sakit
3. Ngopeni Kadang Kekurangan Melalui SLRT (Sistem Layanan Rujukan Terpadu)
4. Mewujudkan Blora Satu Data
5. Blora Mengaji
6. Musrenbang Lansia, Kelompok Rentan, Difabel, Pemuda, Perempuan dan Anak
7. Membentuk Satgas Pupuk dalam rangka mengurangi kelangkaan pupuk
8. Membuat grand design peternakan terpadu dari hulu sampai hilir
9. Ngopi bareng dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat dan koordinasi lintas sektoral.
“Satu demi satu Program 99 Hari terwujud, MPP target kami untuk soft launching sebelum lebaran dan rencananya akan diresmikan oleh Mendagri pada awal bulan Juni. Untuk menyerap aspirasi terkait pelayanan di RSUD dengan Ngantor di Rumah Sakit akan kami lanjutkan dengan ngantor di Puskesmas-puskesmas yang kami rencanakan mulai bulan depan,”jelas Bupati.
Setelah diawali oleh Bupati, acara dilanjutkan dengan obrolan dengan para awak media menyangkut berbagai aspirasi. Mulai isu infrastruktur, pendidikan, pertanian, investasi, industry migas hingga layanan kesehatan. Obrolan berjalan dengan gayeng dan penuh keakraban.
“Kami berharap ini bukan pertama dan terakhir, kedepan kita minta Dinkominfo dan Bagian Prokompim bisa mengagendakan acara ngobrol bersama media secara rutin, bisa dua bulan atau sebulan sekali. Dikemas santai saja seperti ini,” ungkap Bupati.
Bupati berharap kedepan sinergitas Pemkab dengan awak media bisa terjalin dengan baik guna mendukung kesuksesan pembangunan di Kabupaten Blora.
“Kami sangat terbuka, jika ada temuan masalah di lapangan silahkan dilaporkan bersama. Sehingga bisa kita cek bersama-sama agar Blora kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkas Bupati.
Ngobrol bareng Bupati dengan awak media, selain diikuti oleh jajaran Dinkominfo, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Blora serta jajaran Forkopimcam Kecamatan Jepon. ( Tim Liputan Prokompim Setda Blora)
Pada tanggal Sen, 29 Mar 2021 21:16, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora <humas.blorakab@gmail.com> menulis:
WAKIL BUPATI IKUTI VIDEO CONFERENCE SINERGI MEMBANGUN OPTIMISME PEMULIHAN EKONOMI
BLORA. Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM mengikuti video conference sinergi membangun optimisme pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19 bertempat di Data Center Setda Kab. Blora.
Acara yang dilaksanakan secara virtual ini diselenggarakan oleh BPSDMD Jawa Tengah dengan menghadirkan narasumber Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah serta UNIKA Soegijapranoto Semarang.
Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Gubernur H. Taj Yasin Maimoen mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, SH, M.IP menyampaikan apresiasi penyelenggaraan kegiatan ini.
"Saya sampaikan permohonan maaf dari Bapak Gubernur yang seyogianya membuka acara ini secara langsung, dikarenakan ada acara sehingga mewakilkan kepada kami. Beliau berpesan, agar kita bersama-sama bersinergi memulihkan perekonomian pasca pandemi," kata Taj Yasin.
Selanjutnya, disampaikan bahwa kondisi perekomian berpotensi membaik, baik didunia global maupun di Indonesia khususnya.
"Membaiknya potensi perekonomian global, lebih khusus di Indonesia dan di Jawa Tengah tersebut seiring mulai berlangsungnya vaksinasi. Akselerasi program vaksin dan disiplin penerapan protokol Covid 19 diharapkan dapat mendukung proses pemulihan ekonomi domestik," lanjut Wagub.
Setelah dibuka secara resmi, webinar dilanjutkan dengan paparan dari narasumber.
Wakil Bupati, Tri Yuli Setyowati,ST, MM menyampaikan optimisme dalam pemulihan perekonomian di wilayah Kab. Blora.
"Dengan sinergitas yang baik seluruh stakeholder untuk mengeroyok PR kita dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi, saya optimis perekonomian di Kab. Blora akan segera membaik,"kata Wabup.
Terakhir, Wabup menyampaikan dampak vaksinasi menunjukan trend penurunan kasus Covid 19 di Kab. Blora tetapi Wabup berpesan kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah persebaran lebih lanjut.
"Pemkab berusaha terus menggenjot vaksinasi untuk masyarakat, pun demikian saya tak akan bosan untuk mengingatķan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak menambah sebaran kasus Covid 19,"harap Mbak Etik, sapaan akrab Wakil Bupati. (Tim Liputan Prokompim Setda Blora)
Pada tanggal Sen, 29 Mar 2021 18:53, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora <humas.blorakab@gmail.com> menulis:
BUPATI HARAPKAN BPR BLORA ARTA DUKUNG SEKTOR UMKM
BLORA. Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si berharap agar Perusahaan Umum Daerah (perumda) BPR Bank Blora Arta bisa menjadi bank yang mendukung sektor UMKM. Termasuk, Bupati berencana kedepannya agar bank pemerintah tersebut dapat menyediakan pinjaman tanpa bunga bagi para pelaku UMKM kecil.
Hal tersebut diungkapkan Bupati dalam Rapat bersama Perumda BPR Bank Blora Artha di Ruang Rapat Bupati, Senin siang (29/3/2021).
“Saya juga ingin punya branding nanti bahwa kita ini BPR juga untuk UMKM, oleh karena itu saya harap nanti khusus UMKM nanti bisa ada pinjaman dengan nominal tertentu, yang saya bayangkan itu yang membayarkan bunganya dari Pemda,” ungkap Bupati
“Istilahnya kita coba untuk kredit tanpa bunga bagi pelaku UMKM jadi bunganya yang bayar kita. Coba buat polanya seperti apa nanti” sambungnya
Arief Rohman berharap agar nantinya BPR Bank Blora Arta dapat menjadi kebanggaan serta dapat mendorong ekonomi masyarakat Blora.
“Yang penting inovasi terus, kita ingin benar-benar mengawal agar bank kita ini menjadi bank kebanggaan masyarakat Blora” pungkas Arief
Selain itu, Bupati turut menanggapi usulan-usulan yang disampaikan oleh pihak BPR Bank Blora Arta dalam rangka pengembangan dan peningkatan layanan kedepannya. Pemkab Blora pun siap memberi dukungan dalam pengembangan Perumda tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda BPR Bank Blora Artha, Arief Syamsuhuda, SE, MM mengungkapkan bahwa dari tahun 2016 hingga 2020 aset yang dimiliki nilainya bertambah.
“Kalau dihitung aset kami dari 2016 sampai 2020 pertumbuhannya lumayan, di tahun 2019 kita di angka 56 miliar dan tahun 2020 kita sekitar 68 miliar, per Maret ini kita mencapai 78 miliar” ungkapnya
Selain itu pada tahun 2020, bila dibandingkan tahun sebelumnya nilai tabungan mengalami pertumbuhan sebesar 11,02%, kredit tumbuh sebesar 22,17%. Meski demikian, pada situasi pandemi ini dan berbagai faktor lain turut berdampak pada deposito dan laba bruto yang mengalami pertumbuhan minus.
Namun Direktur Utama BPR Bank Blora Arta tersebut optimis pada tahun ini dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Pihaknya turut dipaparkan mengenai Rencana Bisnis Bank pada tahun 2021 per 31 Desember 2021, untuk aset, kredit, tabungan, deposito, laba bruto dan laba netto ditargetkan mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Pada kesempatan tersebut, turut dipaparkan laporan keuangan, kondisi tingkat kesehatan bank, rencana kedepannya, serta usulan kepada Pemerintah Kabupaten Blora.
Beberapa usulan yang disampaikan terkait dukungan keterlibatan BPR dalam pembayaran dan transaksi yang diselenggarakan Pemkab Blora, penambahan dukungan modal, pembangunan kantor pusat Perumda, digitalisasi Perbankan dan sebagainya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Asisten II Sekda Blora, Direktur Perumda BPR Bank Arta Blora beserta jajarannya, Kepala Bagian Perekonomian Setda Blora (Redaksi)
Permudah Pelayanan Bidang Lalu Lintas, Inilah Inovasi Pelayanan Publik Polres Blora
Buka Latsar CPNS, Bupati Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme
Bupati: Mahasiswa Asal Blora di berbagai Kota Didata Dengan Baik
Ngobrol Bareng Bupati Blora “Sesarengan Cegah Stunting” Diapresiasi Kemenkes RI
E-tilang di Kota Blora Sudah Dimulai, Ayo Patuhi Lalu lintas
Dorong Kesejahteraan Petani, Bupati Sambut Baik Program Agro Solution di Blora
BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menyambut baik adanya program Agro Solution yang menyasar para petani di Kabupaten Blora. Bupati berharap, dengan adanya program tersebut dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan pendapatan petani.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Blora dalam acara Sosialisasi Agro Solution di Ruang Pertemuan Setda Blora, Jumat (26/03/2021).
"Saya merasa bahagia dengan adanya program baru untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas pertanian yang ada di Kabupaten Blora ini. Apalagi Blora punya potensi pertanian padi, jagung dan lainnya," ucap H. Arief Rohman.
Bupati berharap agar program ini dapat menjadi salah satu solusi dari kendala yang dihadapi petani di lapangan mulai dari hulu hingga hilir. Sekaligus untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kita ingin program pertanian ini muaranya adalah bagaimana mensejahterakan petani kita,” imbuh Bupati.
Bupati H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief pun meminta kepada jajarannya untuk segera menindaklanjuti adanya program tersebut.
"Tolong Bu Kadis Pertanian segera kita follow up secepatnya buat langkah-langkah cepat, MoU dan lainnya. Blora untuk segera bisa melaksanakan program ini," pungkas Mas Arief.
Sementara itu, Kasi Padi Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah, Karmiati SH, M.Si mengatakan bahwa sosialisasi program Agro Solution sudah dilakukan di beberapa kabupaten.
"Sebagai program Kementrian Pertanian RI yang sudah di MoU kan dengan kami. Maka kabupaten untuk wajib menindaklanjuti. Nantinya program ini mensaranai, mendampingi dan mengawal sampai pemasaran hasil pertaniannya. Harapan kami dari Distanbun Jawa Tengah nanti ada action eksekusi di lapangan. Insyaallah di Blora kami tindak lanjuti yang pertama untuk MoU nya," jelas Karmiati.
Dalam kesempatan itu, paparan Staf Agro Solution dari PT. Petrokimia Gresik, Handyoko menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari PT Pupuk Indonesia dalam memberikan pendampingan budidaya kepada petani.
“Program PT. Pupuk Indonesia dalam rangka memberikan pendampingan budidaya kepada petani dengan memberikan jaminan pasokan sarana produksi dan memfasilitasi akses pendanaan dengan lembaga keuangan serta memfasilitasi pemasaran hasil pertanian,” tandas Handyoko.
Menurutnya, saat ini petani menghadapi beberapa kendala di lapangan. Mulai dari akses modal ke perbankan yang sulit, hasil pertanian yang belum optimal, anjloknya harga saat panen raya dan sebagainya.
"Dengan program Agro Solution ini akan melakukan pendampingan dari hulu hingga hilir," tambah Handyoko.
Ditambahkannya, konsep tersebut nantinya akan melibatkan para stakeholder terkait pendanaan, teknologi pertanian, asuransi perlindungan resiko gagal panen, off taker atau pembeli hasil panen meliputi pabrik pakan ternak dan sebagainya, pemerintah daerah, para petani yang akan melakukan budidaya pertanian dan PT. Petrokimia Gresik.
“Untuk agro input, kami akan menyediakan pupuk yang berkualitas, penyediaan benih unggul dan pestisida, kami juga akan melakukan kawalan budidaya dan pengendalian HPT, uji tanah, dan sosialisasi oleh staf kami. Harapannya dengan program ini produktivitas pertanian dapat naik dan income petani dapat naik,” papar Handyoko.
Untuk diketahui, hadir dalam sosialisasi tersebut KH. Bramadi Rahmawan, jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, perwakilan dari Perbankan Blora, PT. Petrokimia Gresik, Bisi, dan para penyuluh pertanian di Kabupaten Blora. (Redaksi)
Sekda Buka Pembekalan Narasumber Pembimbingan Calon Peserta Seleksi P3K Bagi GTT Di Kabupaten Blora
Bupati Ingin MPP Blora Mulai Beroperasi Sebelum Lebaran 2021
Bersama Wali Kota Solo, Kapolri Tinjau Vaksinasi Dosen dan Pemuka Lintas Agama
Samsat Keliling dan Samsat Paten Permudah Warga Blora Membayar Pajak
Selamat, Teguh dan Ni Wayan Terpilih Jadi Duta Genre Blora 2021
Bupati dan Istri dinobatkan jadi Ayah Bunda Genre Blora 2021-2026
BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan istrinya, Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD., M.Pd.BI selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora pada Rabu siang (23/03/2021) dinobatkan menjadi Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) di Kabupaten Blora untuk tahun 2021-2026.
Penobatan dilakukan oleh Forum Genre Kabupaten Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati, yang difasilitasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Blora, ditandai dengan pemakaian selempang dan penandatanganan naskah.
Sebagai Ayah Genre Kabupaten Blora, Bupati H. Arief Rohman mengapresiasi upaya dari para Duta Genre dalam membantu mensukseskan program pemerintah khususnya di bidang keluarga berencana dan kependudukan.
“Diharapkan dari kegiatan ini akan lahir generasi-generasi kita yang menjadi duta dalam membantu program pemerintah khususnya dalam bidang keluarga berencana dan di bidang kependudukan, ini menjadi sebuah inspirasi untuk adik - adik kita agar bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan kuat,” paparnya
H. Arief Rohman berharap adanya kegiatan Duta Genre tersebut dapat disebarluaskan di tengah masyarakat maupun di sekolah-sekolah, pesantren, hingga tempat ibadah supaya misi Genre dapat tercapai.
“Ini merupakan contoh yang baik dan layak ditiru dan juga diturunkan di tingkat kecamatan, sehingga apa yang menjadi misi dibentuknya Genre ini bisa disebarluaskan di masyarakat khususnya untuk generasi anak-anak muda kedepannya. Melalui Genre mari kita tekan angka pernikahan dini dan menyiapkan calon ibu yang sehat untuk generasi masa depan,” imbuhnya.
Terpisah, Hj. Ainia Shalichah, mendukung adanya kegiatan Genre di Kabupaten Blora. Pihaknya siap secara berkala melaksanakan pertemuan dengan Forum Genre untuk menampung sekaligus sharing tentang kegiatan remaja di Kabupaten Blora.
“Jika ada permasalahan remaja, kami siap untuk diajak sharing bersama. Kami ingin permasalahan-permasalahan remaja bisa dipecahkan bersama,” ucapnya singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Dalduk KB) Kabupaten Blora, Achmad Nurhidayat, SH.,M.Si, MM mengungkapkan bahwa dengan dinobatkannya Ayah dan Bunda Genre ini nantinya upaya dalam mewujudkan generasi berencana di Kabupaten Blora bisa lebih optimal.
“Mulai hari ini nanti adik-adik punya Ayah dan Bunda Genre, sehingga aktivitas, keinginan adik-adik yang kedepan ingin direncanakan, nuwun sewu bisa disampaikan ke Ayah dan Bunda Genre sehingga tujuan dari adanya Genre ini bisa tercapai dengan baik,” pungkas Kepala Dinas Dalduk KB Blora. (Redaksi)
Mbah Imam Akan Gowes 1100 KM, Minta Doa Bupati Blora
PMI Blora Berikan Kursi Roda kepada 2 warga Jepon
Bupati Blora Galakkan Penanaman Pohon Sahabat Air dalam Peringati HAD 2021
Kades Panohan Minta Dukungan Dandim Rembang Untuk Buka Wisata Rintisan Waduk Panohan
Dewan Rame - rame Setujui Hutang untuk Perbaikan Jalan di Kabupaten Blora
BLORA (SUARABARU.ID) - Prihatin akan kerusakan parah infrastruktur jalan di Kabupaten Blora, menjadi perhatian dari Bupati Blora baru, H. Arief Rohman, MSi. Lebih dari 75% atau lebih dari 900 Km jalan yang berstatus milik Kabupaten Blora, mengalami kerusakan. Diperparah lagi, dengan tidak adanya anggaran yang cukup untuk memperbaikinya, meskipun untuk setengahnya saja.
Untuk itu, dalam pidato perdana saat pelantikannya di Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, akhir Februari lalu, mewacanakan akan berupaya keras, bahkan kalau perlu menempuh jalan dengan berhutang, untuk pembiayaannya, dalam mewujudkan janjinya kampanyenya yaitu "Dalan Alus, banyune mancur terus."
"Saya akan mengupayakan perbaikan jalan, untuk wujudkan janji kampanye saya, yaitu wujudkan Dalan Alus, banyune mancur terus, terutama untuk jalan, karena kerusakannya lebih dari 75 persen, ini akan kita carikan jalan keluarnya, bila perlu saya akan hutang kepada Menkeu, atau lembaga lain, karena jalan adalah sarana prasarana penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Blora," ujarnya.
Dewan Setuju Berhutang
Meskipun belum pernah dibahas terkait tindaklanjut dari rencana berhutang tersebut, beberapa anggota Dewan termasuk unsur pimpinan, telah mendukung dan menyiratkan pesan akan menyetujuinya. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto melalui pesan singkatnya kepada wartawan suarabaru.id
"Kami mengusulkan agar Bupati Blora secara cepat membuat ajuan pinjaman, agar secara bersama-sama dibahas dengan DPRD Kabupaten Blora. Saya setuju jika pinjaman dilakukan untuk penanganan infrastruktur saja, khususnya perbaikan jalan dan jembatan. Bukan untuk kepentingan lainnya. Melihat rusaknya jalan, maka pinjam sebanyak Rp.500 Milyar, bisa untuk membangun 150 kilometer jalan yang rusak berat. Artinya, PR jalan rusak selesai 500 persen," papar Siswanto. (20/03/2021)
Mengenai kemana harus meminjam, politisi dari Partai Golkar ini, mengusulkan agar Bupati Blora, H. Arief Rohman mengajukan pinjaman ke pemerintah pusat melalui program Pinjaman Daerah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
"Melalui PT. SMI (Persero) yang ada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan. Pinjaman Daerah melalui PEN bunganya rendah, bisa diangsur 2 sampai 7 tahun dengan menggunakan APBD Kabupaten Blora. Saya usul agar Bupati Blora, Pak Arief Rohman bisa gerak cepat agar bisa realisasi pada APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2022, yang penyusunan Rencana Kerja Penerintah Daerah (RKPD) dimulai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Blora, akhir Maret 2021 ini," imbuhnya.
Masih Dikaji Bupati
Selain dari Partai Golkar, politisi dari Partai Banteng Mencereng alias PDIP Blora, Subroto, juga telah menyatakan persetujuannya, terkait wacana hutang Pemkab Blora untuk membangun jalan.
"Saya setuju hutang, asal tidak memberatkan APBD kita, tapi itu baru wacana dari Bupati Arief, belum ada pembahasan detail skemanya," ungkap Subroto.
Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, MSi menyatakan melalui pesan singkatnya menyampaikan bahwa masih dikaji regulasi dan celah fiskalnya.
Di saat yang sama, Hadi Suhartono, aktifis LSM Blora, menyatakan bahwa hutang Pemkab Blora, tentunya akan dibayar dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD dari pajak - pajak dan retribusi yang ada.
"Pastinya untuk membayar hutang itu, harus diperhatikan dari mana membayarnya, salah satu adalah dari PAD, Pemerintah harus meningkatkan PAD ini, tentunya jangan memberatkan rakyat, agar keseimbangan fiskal kita bisa terjaga," tandasnya. (Kudnadi)
Samsat Keliling Di Blora Layani Hingga Pelosok Desa
Jalan Rusak 964 KM, Wakil Ketua DPRD Usul Bupati Blora Pinjam 500 Milyar
Bupati Blora Optimis Citilink Bakal Buka Penerbangan Di Bandara Ngloram
Aksi Jalan Kaki Mundur Tuntut, Keadilan rekruitmen perangkat Desa di Blora
Bupati Blora Dorong Aktivasi SRG Kedungtuban untuk Serap Gabah
Permudah Pelayanan Publik, Polres Blora Buka Pelayanan SPKT On The Spot
Terkini
500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora
BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...





