Cari Tau Penyakit Anda Dan Obati Dengan Cara Ini Oleh Diri Anda Sendiri


1. Maag

Bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan yg tidak teratur, Akan tetapi justru lebih didominasi karena "stress" coba untuk lebih Fresh dan memerdekakan Diri.

2. Hypertensi
Bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang asin, Daging, tapi lebih dominan karena kesalahan dalam memanage "emosi" Jadi Coba dengan cara mengatur Emosi Dan Rasa.

3. Kolesterol
Bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa "malas berlebih" yang lebih dominan menimbulkan lemak, Jadi coba perbanyak Gerak Dan Tingkatkan semangat hingga Seluruh organ dapat bergerak.

4. Asthma
Bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, akan tetapi Dikarenakan sering merasa "sedih" yang membuat kerja paru-paru tidak stabil, Jadi Coba Terus Membuat suasana Hati riang dan Refresing

5. Diabetes
Bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, yang manis manis, tapi Bisa saja sikap "egois dan keras kepala" yang mengganggu fungsi pankreas, Coba Ikhlas Dan Rela Dalam segala Hal.

6. Liver
Bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat "ngrasani" orang lain yang justru merusak hati kita, Coba Untuk Membuat hati kita tenang Dan Damai.

7. Jantung Koroner
Bukan hanya diakibatkan oleh sumbatan pada aliran darah ke jantung, tapi kita jarang sedekah atau memberi yang membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil


Presentase Indikator penyebab munculnya penyakit adalah karena masalah :
# Spiritual 50%
# Psikis 25%
# Sosial 15%
# Fisik. 10%

Jadi kalau kita ingin selalu sehat, perbaiki :
# Diri kita
# Pikiran kita
terutama hati kita dari segala jenis penyakit.

Hati-hati
# Hindari :
Dari Rasa iri, dengki, pendendam, fitnah, benci, amarah terpendam, sombong, pelit, egois, keras kepala, sedih, malas, dan lainnya, karena itu sumber penyakit.

# SARAN, Perbanyaklah Doa dan jadilah orang yang mudah memaafkan, Lembutkan hati dan ikhlaskan

Source: RumahTerapiBersama
Share:

Warga Blora Positif Covid-19 Tambah 3, Jadi 24 Orang

BLORA - Hari pertama masuk kerja pasca lebaran, Selasa (26/05/2020), Bupati Blora  H. Djoko Nugroho kembali menyampaikan update perkembangan persebaran pandemi Covid-19 kepada masyarakat.

Penyampaian secara live streaming akun youtube Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora itu dilakukan Bupati Blora didampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

Bertempat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Djoko Nugroho mengatakan bahwa hari ini ada penambahan 3 kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi berdasarkan pemeriksaan swab (Lab PCR).

“Jadi sekarang totalnya ada 24, 19 dirawat, 3 meninggal dan 2 sembuh. Rinciannya nanti akan disampaikan Kepala Dinas Kesehatan,” ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa jumlah rapid-test reaktif juga semakin bertambah yang saat ini mencapai 75 orang. Menurut Bupati, penambahan reaktif rapid-test diperoleh setelah dilakukan tes massal di beberapa titik seperti pasar, swalayan, dan Alun-alun Kota Blora.

“Memang reaktif rapid-test ini belum tentu Covid-19, namun ini sebagai bentuk antisipasi dini pencegahan persebaran virus Corona. Yang hasilnya reaktif nantinya baru akan dilakukan pengambilan swab test untuk memastikan Covid-19 atau virus lain. Semoga saja tidak bertambah lagi. Ayo tetap patuhi protokol kesehatan dan ikuti himbauan pemerintah,” tegas Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu memperlakukan pasien reaktif rapid-test secara berlebihan, bahkan menjauhi keluarganya dan menutup akses menuju rumahnya.

“Sekali lagi saya tekankan bahwa reaktif rapid-test belum tentu Covid-19. Mereka justru butuh dukungan agar tetap sehat dan sembuh. Jangan malah dijauhi. Kebanyakan dari pasien yang diisolasi psikisnya drop gara - gara tekanan dari masyarakat sekitar, hal ini yang membahayakan sehingga imunitas pasien turun. Padahal pasien butuh imunitas yang baik untuk melawan keberadaan virus di tubuhnya,” lanjut Bupati.

Untuk data selengkapnya, Bupati meminta masyarakat bisa mengakses di website corona.blorakab.go.id yang terus diupdate realtime setiap hari oleh tim GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa adanya penambahan 3 kasus baru Covid-19 ini masih berasal dari kluster Temboro.

“Jadi jumlahnya 24, tersebar di 8 Kecamatan. Yang terbanyak di Kecamatan Jati 8 kasus, Blora Kota 5 kasus, dan Kunduran 3 kasus. Selebihnya Cepu 2 kasus, Kradenan 2 kasus, Ngawen 2 kasus, Jepon 1 kasus, dan Todanan 1 kasus,” jelas Lilik Hernanto.

Dari 24 kasus ini, sambung Lilik Hernanto jika dikelompokkan masih didominasi oleh kluster Temboro sebanyak 15 kasus. Kemudian kasus pertama Perumda telah menularkan ke 4 pasien sehingga ada 5 kluster Perumda. Sisanya 1 kasus Singget dari RS Purwodadi, 1 kasus Tegalgunung dengan pengorbit diabetes melitus, 1 kasus Kentong Cepu dari Jakarta, dan 1 kasus dari Ngawen dengan TBC kronis.

“Jika dilihat dari segi usia, dari 24 kasus ini sebanyak 70,83 persen berusia dibawah 35 tahun. Usianya mulai 13 tahun hingga 30 tahun. Kebanyakan santri Temboro. Karena mereka masih muda, kita berharap daya tahan tubuhnya baik dan bisa segera sembuh,” tambah Plt. Kepala Dinas Kesehatan.

Kemudian untuk rapid-test reaktif, menurut Lilik Hernanto dalam rapid-test massal di pasar, swalayan, dan Alun-alun beberapa hari  lalu diperoleh tambahan 31 orang reaktif.

“Kedepan akan kita lakukan rapid-test massal kembali di fasilitas umum, seperti Pasar Ngawen dan Pasar Randublatung. Mungkin lusa akan dilakukan,” pungkas Lilik Hernanto.

Adapun Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Purwadi Setiyono, SE, menyampaikan terimakasih kepada seluruh donatur, organisasi dan komunitas masyarakat yang selama ini telah menyalurkan bantuannya ke Posko GTPP Covid-19 Kabupaten Blora.

“Sudah banyak sekali bantuan yang kita terima berupa APD, obat-obatan, dan peralatan cuci tangan. Semuanya langsung kita salurkan. Posko tetap menerima dan masih membuka kesempatan untuk penyaluran bantuan. Hanya saja kita tidak menerima uang, hanya barang,” pungkas Purwadi Setiyono. (SB)
Share:

Ucapan Maaf Idul Fitri 2020 Ketika Tidak Mudik, Ayah Ibu Maafmu Seluas Samudera



INDONESIA - Obati rasa kecewa orangtua di kampung halaman karena tak bisa mudik, berikut kumpulan kalimat puitis permohonan maaf untuk ayah dan ibu di Idul Fitri 2020.

Meski di Lebaran tahun ini tak bisa pulang kampung untuk mencegah penyebaran corona, kita tetap bisa mengucap kata maaf untuk ayah dan ibu di rumah. Obati rasa rindu mereka dengan kata-kata puitis penuh makna ini, tinggal copy paste lalu kirim.

Dikutip dari Tribun Jabar, berikut adalah ucapan maaf dan selamat lebaran yang
ditujukan untuk orangtua:

1. Ayah Ibu, aku rindu kepada ayah Ibu, juga dengan rumah di mana aku dibesarkan.
Maaf ananda belum bisa pulang kampung. Mohon maaf lahir dan batin, selamat Idul Fitri.

2. Meski wajah tak mampu berjumpa. Tangan tak bisa saling menjabat. Semoga coretan kata ini mampu menjadi jembatan di hari penuh kemenangan. Minal aidin wal faidzin.
Selamat Idul Fitri, ayah dan ibu. Mohon maaf anakmu ini belum bisa pulang kampung.

3. Ayah Ibu, izinkan putramu ini memohon ampun lahir dan batin atas semua dosa dan kesalahan, maaf putramu ini belum bisa pulang.

4. Hatimu sejernih air. Maafmu seluas samudera. Meski banyak kesalahan dan dosaku yang menyakiti hati, Bunda dan Ayah selalu memberi maaf. Untuk ke sekian kalinya, aku meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan diri ini. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

5. Jarak dapat memisahkan sik. Tapi, jarak tidak bisa memisahkan hati dan kasih sayang. Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk Bunda dan Ayah tersayang. Mohon maaf lahir dan batin. Maafkan anakmu ini belum bisa pulang.

6. Aku rindu bicara dengan Bunda dan Ayah dari hati ke hati. Aku ingin memelukmu di hari yang suci ini. Tapi, terpaksa aku tak bisa pulang. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin.
7. Jarak memang kejam hingga kita belum bisa bersua. Namun, karena virus corona jarak memberikan makna. Izinkan saya memberi pesan bermakna. Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk ayah dan ibu. Semoga Allah SWT senantiasa mengampuni dosa kita dan kita segera dapat berjumpa.

8. Pergi mudik membawa ratusan peti Dengan perahu menyusuri jauh menahan rindu Selamat Idul wahai orang tua yang kusayangi Rindu ku memeluk erat tubuh hangatmu

9. Di perantauan yang jauh ini, untuk sejenak kuterkenang semua masa kecilku bersamamu Ayah Ibu. Pada hari raya Idu Fitri ini, ingin rasanya kubersimpuh di kakimu untuk memohon ampun atas salah dan dosaku, namun keadaan tidak memungkinkan, Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin, semoga Idul Fitri terus membawa kebahagiaan bagi ayah dan Ibu

10. Kemarin malam adalah malam terakhir tarawih tahun ini, malam ini suara takbir bergema menggantikannya. Ayah Ibu, izinkan putramu ini memohon ampun lahir dan batin atas semua dosa dan kesalahan, maaf putramu ini belum bisa pulang

11. Langkah kaki menginjak tanah di halaman rumah, menuju tempat ibadah, untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1439 Hijriah Maafkan aku Ibu dan Ayah belum bisa berkunjung ke rumah karena pekerjaan yang membuat lelah Mohon maaf lahir dan batin, Ibu dan Ayah.
Source: https://style.tribunnews.com/amp/2020/05/23/kumpulan-ucapan-maaf-idul-fitri-2020-untuk-orangtua-kala-tak-mudik-ayah-ibu-maafmu-seluas-samudera?
Share:

Dandim 0721 Kunjungi Veteran dan Warakawuri

BLORA - Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi SE. didampingi Kepala Staf Kodim Mayor Inf Budi Leksono dan Perwira Staf Jum'at Pagi 22/05/20 Berkunjung RT 04 Rw 04 Kel.Bangkle Kec.Blora di kediaman Para Veteran dan warakawuri.

Dalam kunjungan tersebut Komandan Kodim beserta jajarannya bermaksud untuk memberikan Bantuan Sosial berupa paket sembako bagi beberapa keluarga warakawuri yang berada di kelurahan bangkle

Bantuan Sosial berupa Paket Sembako diserahkan langsung oleh Dandim yang didampingi kepala kelurahan bangkle dikediaman Bapak Jadi,Bapak Slamet,Bapak Tasmin dan Ibu Jumirah yang berada di Rt 04/04.

"Bersilaturahmi dengan Veteran dan Warakawuri, kami merasakan betapa berat perjuangan mereka demi negeri ini, tidak salahnya, kami harus peduli kepada mereka," jelas Dandim

Dandim berharap dalam silaturahmi ini Jajaran Kodim 0721/Blora masih bisa menjaga rasa kekelurgaan dengan para pejuang, yang notabenenya ia adalah perpustakaan hidup.

"Beliau-beliau ini adalah senior-senior kita yang perlu kita hormati dan kita hargai atas perjuangannya terhada NKRI.dan kita sekarang sebagai penerus wajib untuk menjaga kedaulatan NKRI," kata Dandim.

"Walau terbatas,apa yang kita perbuat semoga paket sembako ini dapat bermanfa'at bagi keluarga Veteran dan Warakawuri.dan harapan kita semoga wabah Virus Covid 19 saat ini cepat berlalu sehingga seluruh warga blora dapat beraktifitas seperti sedia kala," Paparnya

Ditempat yang sama Slamet mewakili rekan-rekannya sesama Veteran mengaturkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0721/Blora beserta jajarannya yang peduli terhadap para veteran dan warakawuri

"Terimakasih banyak Pak Dandim atas bantuan paket sembakonya, Semoga Pak Dandim dan semua Anggotanya Sehat selalu dalam lindungan Alloh SWT..Amin..," Ucap Slamet. (SY)
Share:

Wabup: Ada 1 Pasien Covid-19 Sembuh, 34 Reaktif Rapid Dinyatakan Negatif


BLORA - Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, dalam konferensi pers Rabu siang (20/05/2020), menyampaikan bahwa hari ini ada pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab (lab PCR) dan jumlah rapid test reaktif berkurang.

“Hari ini ada kabar gembira dan ada kabar yang butuh perhatian kita bersama berdasarkan data monitoring Covid-19 Kabupaten Blora. Kabar gembiranya jumlah reaktif rapid test yang semalam mencapai 88 kini turun menjadi 54 karena 34 sudah keluar hasil swab lab PCR nya dan dinyatakan negatif covid-19,” ucap Wakil Bupati.

Dari 34 rapid reaktif yang negatif itu, menurut Wakil Bupati termasuk para tenaga medis dari RSUD dr. R. Soeprapto Cepu yang selama ini menjalani isolasi atau karantina di Hotel Grand Mega.

“Ada 12 tenaga medis dari RSUD Cepu yang dinyatakan negatif berdasarkan swab nya, dan hari ini mulai pulang dari Hotel Grand Mega. Nanti akan dijelaskan lebih lanjut oleh Direktur RSUD Cepu, Pak dr. Fatkhur,” lanjut Wakil Bupati.

Kemudian menurut Wakil Bupati yang menggembirakan ada satu pasien positif Covid-19 yang akhirnya dinyatakan sembuh setelah hasil swab nya dinyatakan negatif.

“Alhamdulillah kita pecah telur, ada satu pasien kluster Perumda yang selama ini menjalani isolasi mandiri di rumah akhirnya dinyatakan sembuh setelah hasil swab lab PCR nya keluar negative. Kita ucapkan selamat untuk kembali beraktifitas seperti semula. Kami mohon masyarakat sekitar Perumda bisa menerima dengan baik,” ungkap Wakil Bupati.

Namun yang perlu kita perhatian bersama, menurutnya hari ini juga ada penambahan 7 kasus positif covid-19 yang baru keluar berdasarkan hasil swab lab PCR. Tujuh kasus itu semuanya adalah dari kluster Temboro.

“Sehingga total kasus Covid-19 ada 21, 3 meninggal, 17 dirawat, dan 1 sembuh. Sedangkan PDP ada 13, ODP 56, dan OTG 189. Untuk sebarannya bisa dilihat langsung di website corona.blorakab.go.id,” tambah Wakil Bupati.

Dengan adanya penambahan 7 kasus baru ini maka zona merah bertambah 2 kecamatan yakni Todanan dan Jati. 

“Oleh karena itu tidak bosan kami kembali mengingatkan agar masyarakat Blora tetap selalu waspada, gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak berkerumun dan protokol kesehatan harus tetap ditingkatkan,” ujar Wakil Bupati.

Hal itu sangat perlu dilakukan mengingat antisipasi banyaknya pendatang atau pemudik yang hingga semalam mencapai 32.706 jiwa. Pendatang harus tetap wajib lapor ke desa dan isolasi mandiri selama 14 hari, serta periksa ke layanan kesehatan jika ada gejala sakit.
Sementara itu, Direktur RSUD Cepu, dr. Fatkhur membenarkan bahwa para tenaga medis dari rumah sakitnya yang sebelumnya reaktif rapid test dan melakukan isolasi kini sudah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan swab lab PCR.

“Tenaga medis kami ada 14 yang reaktif rapid test, 12 diantaranya isolasi diri di Hotel Grand Mega dan hari ini sudah bisa pulang karena hasil swab nya negative. Sedangkan yang 2 melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah, yang 2 ini juga swab nya negative. Ini membuktikan bahwa reaktif rapid-test belum tentu mengandung Covid-19. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dan bertindak yang berlebihan, cukup dengan melakukan protokol kesehatan kita tetap aman,” tegas dr. Fatkhur.

Sedangkan kondisi di RSUD Cepu menurutnya hingga saat ini masih merawat 6 pasien yang semuanya memiliki riwayat rapid test reaktif.

“Dari enam pasien, 5 pasien di ruang isolasi Flamboyan termasuk salah satunya pasien positif Covid-19 dari Kentong yang masih proses penyembuhan. Sedangkan satu lagi kita rawat di ruang bersalin karena pasien adalah ibu hamil. Semoga semuanya bisa dikendalikan dengan baik,” tambah dr. Fatkhur.

Adapun yang masih menjalani isolasi di Hotel Grand Mega menurutnya masih ada 3 tenaga medis, satu dari RSUD Cepu, 1 dari Puskesmas Kapuan, dan 1 dari Puskesmas Jiken. 

“Mereka saat ini sedang menunggu hasil swab, semoga saja nanti hasilnya juga negative semuanya, aamiin,” lanjut dr. Fatkhur.

Acara ditutup dengan video call, yakni Wakil Bupati menghubungi salah satu tenaga medis (dokter) RSUD Blora yang hingga kini masih menjalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab PCR nya keluar. Wakil Bupati memberikan semangat dan motivasi kepada dokter tersebut agar terus menjalankan pola hidup sehat, dan meminta masyarakat bisa mendukung proses isolasi mandiri yang dilakukan di rumahnya. (SB)
Share:

PCNU Blora Launching Gerakan 5000 Paket Sembako

BLORA - Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman M.Si, pada Kamis petang (14/05/2020) kemarin menghadiri kegiatan launching Gerakan 5000 Paket Sembako Organisasi Masyarakat terbesar di Indonesia yang digelar oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) dan Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh NU (Lazisnu) Kabupaten Blora.


Bertempat di Kantor PC NU Kabupaten Blora, Jl. Alun-alun Barat, kegiatan juga dihadiri oleh para donatur, serta seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Blora.

Wakil Bupati, H. Arief Rohman, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh PCNU dan NU Care Lazisnu ini. Menurutnya ini membuktikan bahwa ada rasa saling mengasihi dan rasa sosial yang tinggi untuk membantu sesama, utamanya yang membutuhkan dan terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Blora.

“Terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya untuk para donatur, Pengurus Cabang NU, Muslimat NU, RMI NU & NU Care - Lazisnu Kabupaten Blora yang telah melaunching gerakan sosial Program 5000 Paket Sembako. Semoga bermanfaat, dan membawa berkah untuk umat, aamiin,” ucap Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mendorong agar penyalurannya nanti bisa dikawal bersama - sama  sehingga benar - benar tersampaikan kepada pihak yang membutuhkan.

“Adanya pandemi wabah Covid-19 ini memang tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja. Namun juga seluruh pihak, untuk selalu bergotong royong, bahu membahu, bersama - sama bergerak menangani dampak pandemi. Pemkab pada Jumat (15/05/2020) juga mulai menyalurkan bantuan sosial (Bansos). Dengan semakin banyak yang bergerak, semoga bisa semakin banyak yang tertolong, apalagi ini menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.

Usai sambutan dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako secara simbolis oleh Wakil Bupati, pengurus PC NU, NU Care - LAZISNU, RMI dan Muslimat kepada perwakilan masyarakat.


Adapun Ketua Pengurus Cabang NU Care - Lazisnu Kabupaten Blora, Muhammad Agus Salim mengatakan bahwa penyaluran paket sembako ini akan diserahkan ke seluruh Ranting MWC NU tingkat Kecamatan se-Kabupaten Blora untuk kemudian diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 dan yang berhak menerima.

“Launching kita lakukan di posko PC NU Blora, untuk selanjutnya kami salurkan ke seluruh MWC NU yang ada di tingkat Kecamatan. Per paket sembako
berisi  beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, dan mie instan 3 buah. Memang tidak banyak, namun semoga ini bisa sedikit memenuhi kebutuhan masyarakat kecil,” pungkasnya. (ADY/Red)
Share:

Cara Membedakan Daging Babi dan Daging Sapi

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Cara Membedakan Daging Babi dan Daging Sapi

Senin kemaren, 11 Mei 2020, warga masyarakat dikejutkan dengan berita pelanggaran berat di Kota Bandung. Oknum pedagang diduga menjual daging babi, namun diakui sebagai daging sapi.

Ini sangat jahat. Tidak tanggung-tanggung, yang terungkap dipalsukan bukan 6,3 kg, tapi 63 ton  daging. Ini tidak mungkin ini tidak disengaja. Banyak warga Muslim di Kota Bandung dan sekitarnya yang tertipu dan marah...!

Agar tidak tertipu (lagi), maka kita harus belajar. Mengapa? Karena barangkali kita pun pernah tertipu, namun tidak menyadarinya.

Ibu/Bapak yang dimuliakan Allah,

Ada beberapa tips penting untuk membedakan daging SAPI dan daging BABI, baik ketika masih mentah maupun ketika sudah menjadi masakan.
________
Cara membedakan daging sapi dan daging babi ketika MASIH MENTAH:

1. Dari warna dagingnya
Daging sapi berwarna merah tua, sedangkan daging babi merah muda.

2. Dari warna lemaknya
Lemak sapi berwarna putih, sedangkan lemak babi berwarna kuning krem atau putih tulang.

3. Dari bentuk lemaknya
Lemak sapi teksturnya padat dan mudah dipisahkan dari daging. Lemak babi basah, lengket, dan bergabung dengan daging, sehingga relatif sukar dipisahkan dari daging.

4. Dari serat dagingnya
Serat daging sapi lebih tebal daripada serat daging babi, sehingga rendang/dendeng sapi lebih alot (lebih keras) daripada rendang/dendeng babi.

5. Dari aroma dagingnya
Aroma daging sapi harum khas daging sapi, sedangkan aroma daging babi _wengur_ (eneg) khas daging babi. Aroma daging babi kombinasi antara apek (tengik), amis, dan pesing.

6. Dari harga dagingnya
Standar harga daging sapi sapi berkualitas baik dalam kondisi normal Rp 120.000,- sd. 130.000,- sedangkan harga daging babi sangat tergantung kualitasnya. Jika kualitas 'bagus' (lemak tipis) harganya hanya di kisaran Rp 75.000,- sd 90.000,-. Jika kualitas jelek, harganya hanya sekitar Rp 45.000,- sd. 55.000,- saja.
_________
Cara membedakan MASAKAN yang menggunakan daging sapi dan daging babi:

1. Dari tulisannya
Kalo ada tulisan "Sedia menu babi", berarti menggunakan bahan dari babi.

2. Dari aroma kuahnya
Masakan menggunakan daging sapi aromanya harum dan sedap. Jika menggunakan daging babi, aromanya tidak sedap.

3. Dari kuah masakannya
Jika menggunakan daging sapi, kuahnya bening dan encer. Jika menggunakan daging babi, maka kuahnya keruh, kental, dan sangat berminyak.

4. Dari uap masakannya
Jika menggunakan daging sapi, uapnya tipis dan naiknya relatif cepat. Kesannya seperti ringan. Jika menggunakan daging babi, uap masakannya sangat banyak, berkumpul di bawah, dan tidak mau naik. Kesannya seperti berat.
__________
Dengan tulisan sederhana ini semoga kita dapat lebih terhindar dari ulah oknum pedagang daging yang tidak bertanggung jawab mencari keuntungan secara tidak bermoral.

Semoga bermanfaat…
Allaahu a’lam bish-showwab.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 12 Mei 2020

Nanung Danar Dono, Ph.D.
Direktur Halal Research Centre
Fakultas Peternakan UGM
Share:

Kodim 0721/Blora Berbagi Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

BLORA - Komandan Kodim 0721/Blora berserta Kepala Staf, Perwira Staf didampingi Forkopimcam Blora menyalurkan dan membagikan Bansos Sembako Peduli terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)  kepada Yayasan Panti Asuhan Baythesda dan kepada warga Dukuh Nglaban Kelurahan  Sonorejo Kecamatan Blora. Jumat Pagi. (08/05/2020)

Dalam kondisi yang belum berakhir dampak Virus Covid-19, Kodim 0721/Blora beserta jajaranya di Dampingi Forkopimcam Blora ikut prihatin dan peduli terhadap Anak-anak Yatim dan warga Kelurahab Sonorejo yang saat ini tentu sangat membutukan berbagai kebutuhan bahan pokok.

Saat dikonfirmasi oleh Bidiklensa Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi SE, Menyampaikan bahwa 
kegiatan bhakti sosial ini adalah wujud nyata kepedulian Kodim 0721/Blora kepada Anak-anak Yatim dan warga Desa yang ada di kelurahan  Sonorejo dan ini dalam rangka membantu warga yang terdampak Covid-19.

"Perlu Kita ketahui bersama semakin hari Virus ini semakin mengkhawatirkan bagi kita semua, untuk itu kita perlu mengikuti anjuran pemerintah untuk sementara tinggal dirumah dan jaga kebersihan diri dan lingkungan," Ungkapnya

Ditempat yang sama Ketua Yayasan Panti Asuhan Baythesda yang berada di Jalan Gunung Lawu No 19 A Blora, Pendeta Yulius Sukarno menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Komandan Kodim 0721/Blora memberikan bantuan.

"Bantuan sosial berupa sembako ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak panti, semoga Tuhan YME memberikan keselamatan dan kejayaan kepada kodim 0721/blora khususnya TNI," ucap Yulius Sukarno.

Untuk diketahui, yayasan ini sudah berjalan 30 tahun dan saat ini masih ada 34 anak penghuni panti dan yayasan ini juga sudah berhasil mengantarkan anak-anak hingga kepeguruan tinggi bahkan sudah ada yang bekerja hingga luar negeri, imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Sonorejo Saat mendampingi warganya yang mendapatkan  bantuan sosial berupa sembako dari Kodim 0721/Blora menyampaika Selamat datang dan menyampaikan terima kasih.

"Ucapan terimakasih kepada komandan kodim 0721/blora beserta jajaranya yang telah peduli kepada warga yang kurang mampu untuk memberi bantuan sembako, warga Sonorejo memang sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah karena masih ada pemberlakuan Social distancing, warga sendiri untuk sementara bekerja keluar desa masih was-was," Ucapnya (BL)
Share:

Dandim Blora Berbagi Ratusan Sembako Secara Door To Door

BLORA – Ditengah - tengah masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Dandim 0721/Blora Letnan Kolonel Inf Ali Mahmudi, SE. Peduli terhadap sesama, Kodim 0721/Blora bagikan sembako ke warga yang kurang mampu ataupun terdampak secara ekonomi akibat pandemi virus corona tersebut.

Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE yang didampingi Kasdim Mayor Inf Budi Leksono, Pa. Staf jajaran Kodim 0721/Blora membagikan sekitar 700 paket sembako dan masker kepada masyarakat kurang mampu, bertempat di Wilayah Kelurahan Bangkle Kecamatan Blora,  Kabupaten Blora. Rabu (06/05/2020).

Letkol Ali Mahmudi mengungkapkan bahwa  kegiatan pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian TNI khususnya Kodim 0721/Blora terhadap masyarakat terdampak secara ekonomi akibat virus corona yang telah menjadi pandemi saat ini.

“Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak ekonomiannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebagai kepedulian kita, membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang berada di Blora sini,” ujar Dandim

Letkol Ali Mahmudi  menambahkan, pembagiaan sembako secara langsung dengan mendatangi rumah - rumah warga Door To Door  tersebut bertujuan untuk tidak mengumpulnya  massa dari warga yang menerima bantuan sembako.

“Saya sengaja mendatangi rumah warga untuk menghindari kerumunan massa, bantuan ini kami bagikan langsung dengan mendatangi rumah para warga secara door to door,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dandim meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan penanganan covid-19 dan instruksi  pemerintah.

“Tidak keluar rumah dulu selama masa pandemi Covid-19, jika terpaksa harus keluar rumah maka gunakan masker serta jaga jarak atau Physical Distancing dan hindari kerumunan, kemudian sesering mungkin mencuci tangan dan menjaga pola hidup sehat, mari kita lawan corona,” tegas Dandim.

Ditempat pengantaran, ‌Sutrisno (52th) Salah satu warga yang menerima bantuan sembako dan masker tersebut  mengucapkan banyak terima kasih kepada Komandan Kodim 0721/Blora atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Dandim Blora yang masih memperhatikan kami berkunjung ke gubuk kami menyisihkan rejekinya untuk kami, dengan adanya bantuan ini kami juga merasa sangat terbantu di tengah - tengah  menghadapi situasi di saat sulit sekarang ini,” ucapnya kepada awak media di Blora. (SB)
Share:

Ribuan GTT Tidak Terakses Bantuan Dampak Covid-19


BLORA -  Akibat dampak dari kebijakan penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),  Pemerintah Pusat segera menggelontorkan bantuan sosial untuk melaksanakan jaring pengaman sosial, bantuan itu berupa bantuan reguler dan temporer.

Dengan berbagai kriteria kelayakan, yang sudah masuk data penerima bantuan dari Pusat. Total bantuan untuk 108.000 Kepala Keluarga, termasuk bantuan perluasan dari Presiden sebanyak 33.000 KK, untuk paket sembako, yang nilainya Rp. 200.000 per bulan per KK, kemudian dari Pemprov Jawa Tengah, Kabupaten/Kota dan terakhir adalah Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp. 600.000,- per KK dari Dana Desa, sesuai dengan Permendesa PDTT Nomor 06 tahun 2020.

Berbagai bantuan terus digelontorkan untuk mengatasi dampak sosial dan ekonomi, akibat wabah Covid-19. Mulai dari bantuan Pemerintah Pusat, Bantuan Presiden, Kementrian Sosial, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota hingga Desa. Namun dari seluruh bantuan tersebut, tidak satupun dapat diakses oleh ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Blora.

Nasib Ribuan GTT
Dari ratusan ribu jumlah penerima bantuan, tersebut tidak satupun yang dapat diakses oleh para Guru Tidak Tetap, padahal, saat ini mereka juga berada dalam garis kemiskinan, dengan honor yang sangat minim yaitu Rp. 200.000,- per bulan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Persatuan Guru Tidak Tetap (Progata) Kabupaten Blora, Arys Eko Siswanto, Guru Tidak Tetap di SD Negeri 02 Karanggeneng, Kunduran, saat dikonfirmasi oleh media kesayangan anda, Monitor Ekonomi melalui pesan layanan WhatsApp, terkait dampak Covid-19.

"Kami juga terdampak, teman - teman GTT selain di sekolahan, juga banyak yang setelah jam sekolah, nyambi apa saja yang menghasilkan, tapi disaat seperti ini ya, otomatis stop di rumah aja, sementara tunjangan Kesra yang diharapkan belum keluar, malah kuota penerima kesra jauh berkurang," ungkapnya.

Tidak Dapat Bantuan
Saat kembali dikonfirmasi terkait bantuan  untuk warga terdampak wabah Covid-19. Arys mengungkapkan tidak ada yang mendapatkan aksesnya.

"Bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi,  Kabupaten ataupun Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa juga gak dapat, dari dulu mungkin saja GTT dianggap guru yang sudah mampu ataupun sudah dapat honor dari Dinas Pendidikan, jadi di Desa juga tidak pernah tercover bantuan apapun," ujarnya kembali.

Nasib para GTT ataupun PTT memang cukup memprihatinkan, ditengah upayanya untuk mendapatkan status yang jelas atas pengabdiannya sebagai guru tetap/pegawai tetap untuk meningkatkan taraf hidupnya. Saat terdampak pandemik ini pun, mereka luput dari perhatian para pemangku kebijakan. Mestinya mereka juga bisa dan berhak mendapatkan bantuan (SB)
Share:

Awas !!! Ada Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan Dipalsukan

INDONESIA – Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat, Rajab Ritonga mengatakan, telah beredar sertifikat kompetensi UKW PWI palsu.

Pernyataan Direktur UKW itu disampaikan sehubungan dengan beredarnya Sertifikat Kompetensi UKW PWI yang seolah-olah diterbitkan oleh lembaga uji PWI Pusat pada 19 November 2019, ditandatangani Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari dan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo.

“PWI Pusat tidak pernah menyelenggarakan UKW di Jakarta pada 19-20 Oktober 2018 dan karenanya tidak pernah mengajukan rekomendasi penerbitan Serfitikat Kompetensi Wartawan ke Dewan Pers sebagai hasil kegiatan UKW tersebut,” kata Rajab Ritonga, di Jakarta.

Menurut Rajab, sertifikat itu dipastikan palsu, dan tidak terdaftar di Dewan Pers. “Tanggal penerbitan sertifikat juga dinilai janggal, setahun lebih setelah penyelenggaraan UKW. Silakan periksa di web Dewan Pers,” kata Rajab Ritonga.

Menurut Rajab, sejumlah kejanggalan lainnya ditemui pada sertifikat itu sehingga dengan mudah pihaknya memastikan kepalsuan sertifikat itu. “Ketua Dewan Pers, sejak 21 Mei 2019 sudah dijabat Pak Muhamad Nuh, bukan lagi Pak Adi Prasetyo,” kata Rajab.

Selain itu, tambahnya, logo PWI pada sertifikat itu juga palsu. “Tidak sama dengan logo PWI yang sesungguhnya,” kata Rajab sambil menambahkan, perbuatan memalsukan sertifikat itu merupakan tindak pidana.

Pada kesempatan itu Rajab juga mengatakan, Lembaga UKW PWI Pusat tidak pernah menyelenggarakan UKW secara virtual, karena materi uji UKW belum memungkinkan diujikan secara online.  Pernyataan itu dia sampaikan sehubungan dengan adanya informasi di sebuah daerah telah berlangsung UKW online.

Widiyartono R.
PWI Provinsi Jawa Tengah
Share:

PT Pertamina Asset 4 Cepu Bantu PWI Blora, Antisipasi Covid-19

Add caption
BLORA – Wujud kepedulian PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4  Field Cepu kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora agar terhindar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), maka  diberikan bantuan berupa satu set cuci tangan, 100 masker dan hand sanitizer standart WHO, Sabtu (02/05/2020).

Bantuan diberikan  langsung ke Kantor PWI Blora Kompleks GOR Mustika oleh Legal and Relations PT. Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Angga Aria Perkasa Nurkamiden kepada Ketua PWI dan disaksikan beberapa anggota PWI Blora.

“Semoga bantuan ini bermanfaat kepada teman-teman wartawan dalam menjalankan tugas mencari berita di lapangan sesuai protokol penanganan covid-19,"  Ungkap Mas Angga panggilan akrabnya.

Sementara itu Ketua PWI Blora, Wahono, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diterima dari Pertamina EP Asset 4 kepada wartawan PWI Blora.

Pemberian bantuan ini juga diharapkan dapat memotivasi semangat teman-teman wartawan, sehingga dalam peliputan bisa maksimal dengan perlindungan yang memadai, karena wartawan gak ada liburnya.

“Hand sanitizer dan masker yang diberikan kepada PWI Blora nantinya akan segera didistribusikan kepada teman-teman wartawan,” ujar Wahono.

PWI Blora, Sambung Wahono mengapresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan dukungan yang diberikan perusahaan  kepada PWI dan teman-teman wartawan.

"Terlebih dengan kondisi saat ini, bantuan yang didapat sangat membantu para wartawan, agar terhindar Virus Corona," pungkasnya. (SB)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels