Teken MoU, Bupati Apresiasi Kesiapan IAIN Pekalongan Bantu Pembangunan Blora

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, pada Senin pagi (31/05/2021) melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama memorandum of understanding (MoU) tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Blora dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan. 

Bertempat di ruang rapat Bupati, penandatanganan MoU tersebut dilakukan dengan Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. Disaksikan para Wakil Rektor IAIN Pekalongan, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Plt. Kepala BKD, perwakilan Dinas Pendidikan, Bappeda, BPPKAD, Bagian Pemerintahan dan Bagian Hukum Setda Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Rektor IAIN Pekalongan yang berkenan hadir ke Kabupaten Blora dan bersedia untuk membantu pembangunan Blora kedepan.

“Terimakasih, maturnuwun Mas Rektor Zaenal Mustakim. Beliau ini putra daerah asli Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo. Jadi ini pulang kampung sekaligus pengen membantu kita membangun Blora, Sesarengan mBangun Blora. Berawal dengan pertemuan bulan Maret lalu, kini kita lanjutkan dengan penandatanganan MoU,” ucap Bupati.

Bupati Blora  menyampaikan kondisi yang sedang dialami Kabupaten Blora saat ini. Diantaranya masih tingginya angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang minus dampak pandemi Covid-19. Pihaknya ingin IAIN Pekalongan bisa ikut ambil bagian untuk penanganan hal tersebut.

“Peningkatan SDM menjadi salah satu kunci penanggulangan kemiskinan. Syukur kalau nanti IAIN Pekalongan bisa memberikan beasiswa kuliah untuk anak Blora, teknisnya siap kita diskusikan bersama. Termasuk kemungkinan membentuk Desa Binaan dan pelaksanaan KKN Tematik,” terang Bupati.

Karena Rektor IAIN asli Desa Sidomulyo, Bupati lantas ingin menjadikan Sidomulyo sebagai Desa Binaan IAIN Pekalongan.

“Desa nya Mas Rektor mungkin bisa menjadi percontohan dahulu. Bersama Desa Sembongin dan Desa Plosorejo, kebetulan para pembantu rektornya ini juga berasal dari kedua desa ini. Jika nanti berhasil akan bisa direplikasi di desa-desa lainnya,” tandas Bupati.

H. Arief Rohman  kemudian menyampaikan bahwa belum lama ini juga ada MoU dengan UIN Walisongo Semarang, kemudian UT Semarang, PEM Akamigas Cepu, yang semuanya ingin membantu kita dalam menyukseskan pembangunan SDM.

“Sabtu kemarin juga kita bertemu dengan Forum Dosen asli Blora dari UNY, Undip, UNESA, Unnes, dll. Pemberian beasiswa juga terus kita upayakan agar program kami Satu Desa Dua Sarjana bisa berjalan. Dengan IAIN Pekalongan ini kita ingin rintis juga kerjasama beasiswa kuliah untuk warga kurang mampu dan penghafal Al-Quran,” pungkas Bupati.

Adapun Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag. menyatakan kesiapannya untuk membantu Kabupaten Blora, Sesarengan mBangun Blora.

“Bersama Mas Bupati Arief inshaAllah kami siap membantu Blora. Dengan adanya MoU ini, maka akan menjadi dasar kami untuk melangkah, membahas bentuk kerjasama yang bisa dilakukan. Kemungkinan kerjasama membantuk Desa Binaan, beasiswa hingga KKN Tematik bisa kita lakukan,” ujar Zaenal Mustakim.

Menurut calon Profesor ini, Blora sebagai tanah kelahirannya punya banyak potensi yang bisa dikerjakan untuk peningkatan Sumber Daya Manusianya.

Usai penandatanganan MoU, dilanjutkan tukar menukar cindera mata dan dialog teknis tentang beberapa poin kemungkinan kerjasama yang akan dilakukan dengan dinas atau OPD teknis. (Redaksi)
Share:

Pedagang Positif Covid-19, Tim Gabungan Gelar Test PCR Swab di Pasar Tradisional Blora

BLORA - Berbagai kegiatan terus dilakukan oleh petugas gabungan di kabupaten Blora untuk memutus penyebaran Covid-19. Salah satunya yang dilakukan oleh petugas gabungan Polsek Blora Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama Koramil 01 Kodim 0721/Blora dan Tim Jogo Tonggo Serta petugas medis Puskesmas Medang, Senin, (31/05/2021) melaksanakan Test PCR Swab di lingkungan Pasar Tradisional Medang.

Test PCR dilakukan menindaklanjuti ditemukannya pedagang yang positif Covid-19. Dan untuk mencegah meluasnya wabah tersebut petugas gabungan segera melakukan Testing, Tracing dan Treatment. Test PCR dilakukan terhadap 14 pedagang dan hasilnya akan keluar dua atau tiga hari kedepan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Blora AKP Joko Priyono,SH mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan utama untuk memutus penyebaran Covid-19. Dengan segera dilakukan 3 T sehingga penularan bisa segera diantisipasi.

"Petugas gabungan segera melakukan 3 T, harapannya tidak muncul kasus kasus yang lain," kata AKP Joko Priyono.

Mantan Kapolsek Ngawen ini mengimbau kepada warga, agar tak bosan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas, karena pandemi Covid-19 masih ada.

"Jangan pernah kendor dalam protokol kesehatan, minimal 5 M harus kita perhatikan. Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas," pungkas Kapolsek Blora. (Red)
Share:

Buka Muscab Peradi, Bupati Minta dukungan DBH Migas dan Bantuan Hukum untuk Warga Kurang Mampu

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Sabtu pagi (29/05/2021), membuka Musyawarah Cabang (Muscab) I DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Blora-Rembang bertempat di Ruang Pertemuan Mr. Green Seso Jepon.

Berdasarkan laporan Ketua Penyelenggara, Danit Sasmarwan, S.H, S.Sos menyampaikan untuk tema Muscab I ini adalah Menjunjung Tinggi Advokat Yang Bermartabat.

"Sesuai dengan tema sehingga sudah selayaknya kita menjadi advokat yang bermartabat. Dan sanggup untuk satu rasa, satu hati dan satu tekad, sehingga Muscab ini tidak hanya menyelesaikan masalah administrasi tetapi juga mengukuhkan Peradi sebagai satu organisasi yang solid," kata Danit.

Ketua Peradi Blora-Rembang Zainudin, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan ini salah satunya untuk re-organisasi dan untuk mendapat ketua yang terbaik. 

"Sesuai dengan tema semoga kegiatan muscab yang baru pertama kalinya ini dapat melahirkan ketua yang terbaik dan semoga para advokat ini mampu menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kejujuran untuk para pencari keadilan," kata Zainudin.

"Dan dengan dukungan dari Bapak Bupati, mudah-mudahan PERADI semakin mantap dan solid. Kami beserta jajaran pengurus mohon maaf apabila dalam menjalankan program-programnya masih ada kekurangan, mohon dimaafkan," lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Ketua DPN Peradi Jansius Syah Putra S, SH mewakili Ketua Peradi Pusat dalam sambutannya menyampaikan pesan semoga dapat terbentuk DPC dalam muscab ini.

"Semoga muscab pertama ini menjadi muscab yang berkualitas dan mendapatkan keputusan yang berkualitas. Dan bapak Otto Hasibuan berpesan semoga dalam Muscab ini mengesahkan adanya DPC Peradi Blora-Rembang karena secara keanggotaan sudah sesuai aturan. Dan semoga menjadi advokat panutan dan advokat pelopor protokol kesehatan," ungkap Jansius.

Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman dalam sambutan pembukaan Muscab menyampaikan permohonan support dan dukungan doa para advokat dalam memperjuangkan dana bagi hasil (DBH) Migas Blok Cepu. 

"Baru saja saya bertemu dengan Ketua Komisi VII dan berdiskusi bagaimana Blora kedepan memperoleh dana bagi hasil, Insya Allah ada peluang. Dan mohon dukungan dari para advokat ini semoga upaya-upaya untuk meyakinkan pemerintah pusat dapat terkabul," ungkap Bupati. 

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, saya ucapkan terima kasih atas terselenggaranya muscab ini karena wujud penegakan hukum di Blora salah satunya adalah keberadaan PERADI ini," lanjutnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa, Pemerintah membutuhkan peran Peradi dalam pembinaan dan bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu.

"Saya minta Bu Kabag Hukum untuk nanti didiskusikan lebih lanjut, bagaimana pola kerjasama dengan Peradi untuk memberikan pembinaan dan bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu. Dan semoga dengan muscab ini, Peradi menjadi organisasi makin solid dan bermanfaat kedepannya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Hadir dalam pembukaan Muscab ini, perwakilan Forkopimda, Staf khusus Bupati bidang hukum yang juga anggota Peradi serta Kepala Bagian Hukum Setda Blora. (Redaksi)
Share:

Wakil Bupati Blora Bicara Perempuan Cerdas Berpolitik

BLORA - Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati ST, MM., menjadi narasumber dalam acara talkshow dengan tema “Perempuan, Cerdas Berpolitik” yang diselenggarakan oleh Aisyiyah Kabupaten Blora di Gedung KBIH Muhammadiyah Blora. Acara ini dihadiri oleh keluarga besar Aisyiyah Kabupaten Blora. Sabtu (29/05/2021)

Mbak Etik, sapaan akrab Tri Yuli Setyowati  menceritakan tentang pengalamannya terjun di dunia politik yang dimulai sejak tahun 1999, di mana saat itu dia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Kunci sukses menurut Mbak Etik adalah niat, ijin dari suami/ keluarga, dan jaringan.

“Ijin suami adalah anugerah. Perempuan harus mendapatkan ijin dari suami atau keluarga terlebih dahulu sebelum berkiprah di luar rumah,” jelas Tri Yuli Setyowati.

Didikan dari orang tua juga berperan besar dalam membentuk karakter seseorang. Tri Yuli mengaku bahwa orang tuanya mendidik tentang kedisiplinan.

“Saya sejak kecil tidak diperbolehkan naik motor sebelum umur 17. Dan itu saya patuhi. Jadi saya SMP ke sekolah ya naik sepeda onthel,” lanjut Mbak Etik.

Dia juga bercerita bagaimana dia mendapat rekomendasi dari PDIP untuk melangkah dalam kontestasi Pilkada Blora pada 2020 yang lalu.

“Setelah mendapat rekomendasi dari partai, saya langsung bergerak untuk membuat perencanaan yang matang dan memanfaatkan jaringan yang ada,” ungkap Tri Yuli Setyowati.

“Inilah yang dimaksud dengan cerdas berpolitik, yaitu kita kaum perempuan Aisyiyah Blora harus dapat membuat keputusan yang terbaik untuk diri sendiri dan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Sudadyo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Blora berpesan agar Muhammadiyah tetap menjadi organisasi yang independen meskipun jika ada anggotanya yang berkiprah di dunia politik.

“Dan talkshow hari ini sangat penting bagi Aisyiyah dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan tentang politik,” ujar Sudadyo.

Umi Sholikhah, Pemimpin Daerah Aisyiyah Kabupaten Blora memberikan apresiasi kepada Wakil Bupati Blora yang sudah memberanikan diri terjun di dunia politik, mengingat sampai saat ini belum ada anggota Aisyiyah Blora yang berkecimpung di dalamnya.

“Sampai saat ini belum ada yang menjadi anggota DPRD. Maka saya menghimbau agar Aisyiyah mau belajar tentang dunia politik melalui talkshow ini,” harap Umi Sholikhah. (Redaksi)
Share:

Bupati Blora Inginkan Inovasi dalam Pelayanan Kepada Masyarakat


BLORA - Keinginan Bupati ini disampaikan pada saat membuka Forum Lintas Perangkat Daerah Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2021-2026 di Ruang Pertemuan Bappeda, Jumat (28/5/2021). Forum ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif di bidang perencanaan pembangunan daerah.

Di hadapan seluruh jajaran eksekutif, mulai dari Sekda, para Asisten, Kepala OPD dan Camat, Bupati Blora, H. Arief Rohman menyampaikan bahwa setiap tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJPD dan RPJMD serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

Forum Lintas Perangkat Daerah Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2021-2026 merupakan agenda penting karena bagian dari tahapan proses penyusunan RPJMD Kabupaten Blora dalam rangka membahas rancangan Renstra Perangkat Daerah untuk mendapatkan masukan bagi penajaman dan penyempurnaan rancangan Renstra Perangkat Daerah dan bahan masukan dalam Penyusunan Rancangan RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021-2026.

“Dengan demikian, perencanaan pembangunan semakin terarah, terukur, dengan memperkuat indikator kinerja setiap program/ kegiatan, kemudian menetapkan target capaian yang jelas serta logis dan mampu dilaksanakan,” terang Arief Rohman.

Arief Rohman berharap kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta jajarannya dalam merumuskan tujuan, sasaran, program dan kegiatan dalam Renstra Perangkat Daerah mengacu pada arah kebijakan dan sasaran pembangunan dalam Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Blora dan focus dalam rangka pencapaian Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021-2026 secara efektif, efisien, berdaya guna dan berhasil guna.

“Saya ingin mendorong seluruh ASN, baik pejabat maupun pelaksana untuk menciptakan terobosan-terobosan, ide-ide, dan kreativitas yang inovatif dalam menyusun dokumen perencanaan Renstra dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal sehingga kita dapat bersama-sama mBangun Blora yang Unggul dan Berdaya Saing,” lanjutnya.

Dirinya juga berharap agar Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan selama dua (2) hari ini dapat dimaksimalkan, sehingga dihasilkan rumusan isu strategis, tujuan dan sasaran, kebijakan pelayanan,  program dan kegiatan prioritas Perangkat Daerah serta  indikator kinerja Perangkat Daerah dalam rancangan Renstra Perangkat Daerah yang mengacu pada tujuan dan sasaran rancangan awal RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021-2026.

Plt. Kepala Bappeda, Aunur Rofiq menjelaskan agenda pada hari ini merupakan tahapan dalam penyusunan rancangan RPJMD, dimana sebelumnya telah dilaksanakan Rancangan Awal RPJMD yang telah dibahas dalam Konsultasi Publik RPJMD pada bulan Maret 2021, dan telah mendapatkan persetujuan bersama pada 14 April 2021.

“Hasil persetujuan Rancangan Awal RPJMD kemudian dikonsultasikan kepada Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 16 April 2021. Kemudian tahap berikutnya adalah agenda pada hari ini,” terang Aunur Rofiq. (Redaksi)

Share:

Jelang HUT Bhayangkara Ke-75, Polres Blora Gelar Lomba Bhabinkamtibmas

BLORA - Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) 
 Bhayangkara ke-75 tahun 2021 yang jatuh pada setiap 01 Juli, Satuan Binmas Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar lomba Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Blora yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK didampingi oleh Kasat Binmas AKP Sudarto. Kamis, (27/05/2021) di Aula Arya Guna Polres Blora.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dasar Undang-Undang no 2 tahun 2002 tentang Polri sebagai mana pasal 13 tugas pokok Polri yakni memelihara kamtibmas, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta Perkap nomor 03 tahun 2015 tentang Pemolisian Masyarakat (Community Policing) atau Polmas yang mengedepankan personel Bhabinkamtibmas.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Bhabinkamtibmas, bahwa Bhabinkamtibmas adalah sebagai ujung tombak setiap ada kebijakan pimpinan.

"Bhabinkamtibmas adalah Polisi serba bisa, dimana harus selalu siap setiap ada kejadian ataupun tugas tugas dilapangan. Untuk itu diharapkan anggota Bhabinkamtibmas harus selalu semangat dan tak kalah penting jaga kesehatan dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas," ucap Kapolres Blora.

Kapolres berpesan agar dalam pelaksanaan tugas di wilayah binaan selalu menjalin sinergitas, baik dengan Babinsa ataupun Kepala desa dan instansi terkait lainnya

"Hari ini akan dilaksanakan Lomba Bhabinkamtibmas Candi Tingkat Polres Blora. Dan rekan rekan yang hadir disini adalah perwakilan dari 16 Polsek Jajaran. Silahkan ikuti dengan baik dan nanti akan dipilih yang terbaik untuk dikirimkan lomba tingkat Polda," pungkas Kapolres Blora.

Lomba tersebut diikuti oleh 16 Bhabinkamtibmas terbaik dari 16 Polsek Jajaran Polres Blora.

Adapun parameter lomba Bhabinkamtibmas tingkat Polres Blora tahun 2021 ini meliputi bidang pembinaan masyarakat, bidang pemahaman dan penanganan konflik sosial serta terobosan kreatif dan pemahaman terhadap program pemerintah. (Red)
Share:

Bupati Blora mengajak BPJS Kesehatan Ikut Andil Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

BLORA - Bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Samin pada Selasa (25/05/2021) pagi, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si memimpin forum komunikasi para pemangku kepentingan utama Kabupaten Blora Semester I Tahun 2021.

Forum komunikasi ini sebagai sarana komunikasi untuk mempermudah koordinasi antar instansi yang terkait untuk menyelesaikan kendala operasional pelayanan kesehatan di lapangan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Helti Endrasari Kusumowardhani, SE, AK, M.Acc.

"Dalam forum ini sebagai sarana penyampaian dan koordinasi dengan Bupati dan jajaran OPD apabila ada aturan baru yang perlu disosialisasikan dan kendala apa yang perlu diselesaikan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Helti

Lebih lanjut Helti menyampaikan laporan dan beberapa catatan terkait dengan kepesertaan dan pembiayaan untuk BPJS Kesehatan baik dari PBI APBN, PBPU BP Pemda, swasta maupun mandiri.

"Kami laporkan bahwa capaian kepesertaan JKN-KIS Kabupaten Blora sejumlah 650.936 jiwa atau 71.50% dari populasi penduduk. Kami mendapatkan catatan untuk data DTKS di review kembali, apakah masih sesuai dengan kriteria atau tidak sehingga alokasinya dapat dialihkan untuk warga yang lebih membutuhkan," lapor Kepala BPJS.

Menanggapi hal tersebut Bupati menyampaikan arahannya agar OPD terkait berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan.

"Terimakasih Bu Helti dan jajaran BPJS Kesehatan atas laporannya, dan saya minta Kepala Dinas Sosial untuk bersinergi dan bekerjasama dengan BPJS untuk mensinkronkan data dimaksud sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kurang mampu yang tidak terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan," kata Bupati

Bupati juga mencermati cakupan kepesertaan yang masih rangking ketiga dari bawah untuk ditingkatkan dengan memetakan cakupan segmen yang belum tercover.

"Kepesertaan  BPJS Kesehatan untuk Kabupaten Blora masih sekitar 29.5% yang belum terdaftar (nomor 3 dari bawah), sehingga kita perlu memetakan segmen mana yang perlu kita dorong, cakupan segmen mana yang belum tercover, ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,"ungkapnya.

"Pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari fokus kerja kami, sehingga harus meningkat lebih baik. Termasuk layanan BPJS Kesehatan harus terus ditingkatkan lagi. Dan saya mendorong desa yang jauh dari jangkauan rumah sakit, BUMDes nya kita dukung untuk membuat klinik kesehatan. Sekali lagi pelayanan kesehatan ini penting sehingga peran BPJS Kesehatan juga penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan," pungkas Bupati.

Forum komunikasi dilanjutkan dengan pembahasan teknis yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Blora.

Hadir dalam forum ini Kepala Dinas Sosial P3A, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dindukcapil, perwakilan Dinperinaker, perwakilan Dinas PMD, perwakilan Bappeda, perwakilan BPPKAD, Kabag Kesra serta Kepala Bagian Prokompim Setda Blora. (Redaksi)
Share:

Bupati Apresiasi Kesiapan UPBJJ-UT ikut Membangun SDM Blora

BLORA - Bupati Blora. H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, pada Selasa siang melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT) Semarang Perihal Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilaksanakan Bupati Blora bersama Kepala UPBJJ-UT Semarang Dra. Barokah Widuroyekti, M.Pd di ruang rapat Bupati, Selasa siang (25/05/2021). Disaksikan Kepala Dinas Pendidikan, perwakilan Bappeda dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Blora.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi niat baik UPBJJ-UT Semarang yang menyatakan kesiapannya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Blora dalam hal pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan terimakasih kepada UPBJJ-UT Semarang yang telah bersedia membantu penyelenggaraan pendidikan tinggi di sini. Dengan adanya MoU ini kita berharap ke depan sektor-sektor apa saja yang bisa dikerjasamakan bisa dipertajam,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, UT memiliki kelebihan dan daya tarik tersendiri bagi warga Kabupaten Blora yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ke pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan sehari-hari dalam waktu lama.

“Wujud kerjasamanya seperti apa tolong nanti segera disosialisasikan. Seperti untuk guru-guru yang belum S1, kemudian para perangkat desa yang ingin kuliah, dan lainnya. Termasuk jika ada kemungkinan pemberian beasiswa, nanti bisa dibahas teknisnya,” sambung Bupati.

Pihaknya ingin agar pembangunan di Kabupaten Blora selain fokus pada infrastruktur fisik juga pembangunan SDM-nya. 

Sementara itu, Kepala UPBJJ-UT Semarang Dra. Barokah Widuroyekti  mengatakan bahwa untuk program UPBJJ ini memang diperuntukkan bagi non fresh graduate. Seperti para pegawai, karyawan perusahaan, guru dan sebagainya yang sebelumnya belum sarjana ingin melanjutkan ke S1.

“Terimakasih Bapak Bupati atas kesediaan menerima kami dan menjalin MoU dengan UPBJJ-UT Semarang. Kami siap membantu Blora dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Memang sasaran kami bukan fresh graduate agar tidak beririsan dengan perguruan tinggi negeri. Kami siap memberikan beasiswa untuk mahasiswa jika memang memungkikan dan memenuhi persyaratan,” papar Barokah Widuroyekti.

Usai penandatanganan  dilanjutkan dengan dialog dan foto bersama dengan menunjukkan dokumen MoU yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak. (Redaksi)
Share:

Wabup Ajak Pupuk Indonesia Untuk Bergerak Memajukan Petani Blora

BLORA - Wakil Bupati (Wabup) Tri Yuli Setyowati, ST, MM mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menghadiri demonstration plot (demplot) tanaman padi dengan aplikasi pupuk organik cair Phonska Oca sebagai persiapan penyaluran pupuk organik cair subsidi tahun 2021 pada Senin (24/05/2021) di Desa Kentong, Kecamatan Cepu.

Persiapan penyaluran pupuk subsidi ini diawali dengan penyemprotan pupuk cair di lahan milik Teguh Widodo yang terletak di Desa Kentong oleh Wabup, Direktur Produksi Pupuk Indonesia serta tamu undangan.

Wakil Bupati memberikan apresiasi untuk Pupuk Indonesia yang memberikan perhatian kepada petani di Cepu dengan menjadikan Desa Kentong sebagai demplot pemupukan berimbang.

"Saya mewakili Bapak Bupati, menyampaikan permohonan maaf yang karena kesibukan beliau saat ini masih dalam perjalanan menuju Cepu, beliau menyampaikan terima kasih kepada Pupuk Indonesia yang telah menjadikan Desa Kentong sebagai demplot pemupukan berimbang. Sebagaimana diketahui oleh bapak/ibu pertanian merupakan salah satu visi misi yang harus kami wujudkan," ucap Wabup.

Wakil Bupati menanggapi kelangkaan pupuk dengan mengibaratkan pupuk layaknya gadis desa yang diperebutkan banyak orang.

"Pupuk ini ibarat gadis desa. Banyak diperebutkan orang. Sesuai dengan pernyataan dari Pupuk Indonesia bahwa sebetulnya pupuk tidak langka tapi terkendala regulasi untuk pendistribusiannya. Dan menyikapi hal tersebut, kami sudah bersurat ke Kementerian Pertanian untuk mengembalikan alokasi pupuk seperti semula," kata Tri Yuli.

"Dan bagaimana caranya dengan adanya pupuk cair ini tidak merubah jatah pupuk padat dan bagaimana kita berinovasi untuk meningkatkan hasil panen masyarakat?," lanjutnya.

Lebih lanjut, Wabup menyampaikan bahwa Blora merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

"Kami sangat terbuka dengan adanya pupuk cair ini dan saya minta kepada Pupuk Indonesia khususnya untuk sama sama bergerak menjaga kestabilan harga pupuk. Dan saya minta tolong para Kades dan para petani diberikan penjelasan dan kepastian untuk masuk kelompok tani sehingga dapat menyusun e-RDKK sebagai acuan untuk mencukupi kebutuhan pupuk," pungkas Wabup.

Sementara itu, Ir. Bob Indiarto Direktur Produksi Pupuk Indonesia menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pupuk Indonesia Holding Company untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Blora.

"Seperti diketahui, sumbangsih pertanian Blora untuk ketahanan pangan nasional cukup besar, dan kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi petani di Blora, khususnya dalam menerapkan pemupukan yang presisi," kata Bob.

Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Ketua KTNA,  serta Forkopimcam Cepu dilanjutkan dengan diskusi dengan kelompok tani setempat. (Redaksi)
Share:

Capai 64 Persen, Bupati Berharap Akhir Tahun Bendungan Randugunting Diresmikan Presiden RI

BLORA - Pembangunan Bendungan Randugunting yang terletak di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora kini progress pembangunannya sudah mencapai 64 persen.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP,M.Si didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, pada Senin siang hingga sore (24/05/2021) berkesempatan meninjau secara langsung pembangunan bendungan yang digadang-gadang bakal menjadi sumber air baku dan sekaligus tempat wisata air maupun agrowisata di Blora kedepannya.

Disampaikan Bupati, Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden RI dan Kementerian PUPR yang sudah mewujudkan Bendungan Randugunting.

“Kita sampaikan terima kasih, apresiasi untuk Pak Presiden juga Pak Menteri PUPR yang sudah mewujudkan mimpi kami, adanya bendungan di Japah ini, karena ini dilihat sejarahnya sudah sejak 1985, Alhamdulillah bisa diwujudkan,” ungkap Bupati Blora

Bendungan tersebut, nantinya akan memberikan manfaat air baku, yang dapat dimanfaatkan bagi Kecamatan Japah dan sekitarnya.

Arief menambahkan, disamping manfaat penyediaan air baku. Blora juga memiliki kesempatan untuk pengembangan pariwisata, yang tentu juga akan mendorong perekonomian masyarakat setempat.

“Kita berbicara kawasan, jadi kabupaten Rembang, Pati, juga dapat manfaat irigasi, sementara Blora nanti juga dapat untuk sektor pariwisata dan PDAM,” kata Arief

“Jadi untuk daerah Japah dan sekitarnya termasuk kemungkinan Todanan dan sampai ke Banjarejo yang kurang air ini bisa disuplai PDAM dari Randugunting,” lanjutnya

Bupati berharap, pembangunan Bendungan Randugunting dapat berlangsung lancar dan pada Desember 2021 sudah dapat dilakukan pengisian air.

“Diharapkan nanti akhir tahun di Bulan Desember sudah pengisian air dan ini menjadi bermanfaat. Rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi,” pungkasnya

Ditemui usai melangsungkan rapat koordinasi dengan Bupati, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Randugunting, Wahyu Apri Yoga mengungkapkan bahwa pembangunan ditargetkan selesai 100 persen pada pertengahan 2022 mendatang namun pengisian air bisa mulai dilakukan akhir 2021.

“Progress saat ini adalah 64 persen, kami rencana sampai dengan impounding targetnya 85 persen, dan  semoga bisa selesai  di Desember ini, sehingga bisa diresmikan untuk pengisian waduk awalnya. Untuk progress finishing, kami targetkan di bulan Juni 2022 semua item sudah selesai 100 persen,” jelas Wahyu

PPK Bendungan Randugunting tersebut memaparkan, bahwa nantinya Kabupaten Blora juga akan memperoleh manfaat air baku.

“Blora dari manfaat, dari total manfaat 150 liter per detik, khusus untuk Blora dapat 100 liter per detik untuk air bakunya,” tutupnya.

Sebelum meninjau pembangunan bendungan secara langsung, Bupati dan Wakil Bupati terlebih dahulu melangsungkan rapat koordinasi dengan Perwakilan BBWS Pemali Juana, dan kontraktor.

Hadir mendampingi, Plt Kepala Bappeda Blora beserta Kabid, Kepala Dinrumkimhub Blora, Kepala Dinporabudpar. (Redaksi).
Share:

Pemkab Blora dan PEM Akamigas Jajaki Kerjasama Beasiswa Pendidikan

BLORA - Kerjasama antara Pemkab Blora dengan PEM Akamigas dalam hal Penerimaan Mahasiswa Baru sudah sampai tahap pembahasan teknis. Hari ini, Jumat (21/05/2021) bertempat di Ruang Rapat Bupati dilaksanakan audiensi antara Pemkab Blora dengan PEM Akamigas Cepu secara virtual yang dipimpin oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si.

Penerimaan Mahasiswa Baru program kerja sama ini dikhususkan bagi warga Blora yang kurang mampu secara ekonomi namun berprestasi dengan rencana kuota sebanyak 20 orang. Seleksi ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia di bidang migas.

Bupati Arief Rohman meminta agar Pemkab Blora dan PEM Akamigas segera menindaklanjuti pertemuan hari ini dengan merancang MoU dalam waktu dekat dan segera mensosialisasikannya.

“Program ini merupakan komitmen Pemkab Blora untuk membangun SDM Blora yang berkualitas, khususnya di bidang migas. Kita akan berikan beasiswa bagi warga Blora yang kurang mampu untuk dapat mengenyam pendidikan tinggi,” terang Arief.

Arief Rohman juga mengungkapkan bahwa Pemkab Blora juga akan mengupayakan memberikan bantuan kepada mahasiswa PEM Akamigas aktif yang terkendala biaya kuliah.

“Mahasiswa aktif PEM Akamigas yang berasal dari Blora yang nunggak biaya kuliah ada kemungkinan mendapat bantuan juga tahun depan,” pungkas Arief.

Pada kesempatan ini, Erdila Indriani, Wakil Direktur Bidang Akademik PEM Akamigas menyebutkan beberapa kualifikasi untuk menjadi mahasiswa baru di PEM Akamigas.

“Kualifikasi yang dipersyaratkan dalam Penerimaan Mahasiswa Baru ini adalah lulusan SMA jurusan IPA, SMK jurusan Teknik, nilai rapot minimal 7.0, dan sehat,” terang Dila.

Usai rapat virtual ini, langkah selanjutnya akan dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pemkab dengan PEM Akamigas.

Acara ini dihadiri oleh Sekda Blora, Plt. Kepala Bappeda, Kepala Dinkominfo, dan perwakilan OPD terkait. (Red)
Share:

Bupati Buka Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Pimpinan BUMD Kabupaten Blora

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Jumat (21/05/2021) pagi membuka seleksi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon pimpinan BUMD di Kabupaten Blora.

Bertempat di Ruang Pertemuan Setda, Fit and proper test yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora ini menggandeng tim ahli dari PT. Utama Karya Indonesia untuk menyeleksi calon Direktur Utama dan Komisaris PT. Blora Patra Energi (Perseroda), calon Komisaris PT BPR BKK Blora (Perseroda) dan  calon Dewan Pengawas Perumda BPR Bank Blora Artha.

"Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya kita bersama untuk mencari sosok-sosok yang terbaik dari baik," ungkap Bupati Arief Rohman dalam awal sambutan membuka uji kelayakan dan kepatutan.

Lebih lanjut Bupati mengajak para calon dirut dan komisaris BUMD Blora untuk bersama-sama, sesarengan membenahi dan memajukan BUMD.

"Yang akan membantu kita ini orang-orang yang profesional. Saya minta kepada tim assesment untuk benar-benar menyeleksi dan mendapatkan yang terbaik dari yang baik ini, dan bagi yang tidak lolos saya minta untuk tetap berperan serta memajukan BUMD kita," pinta Mas Arief, sapaan akrab H. Arief Rohman.

"Uji kelayakan dan kepatutan ini merupakan  niat baik, yang intinya untuk memberikan kemanfaatan dan kemajuan bagi Kab. Blora. Dan saya berpesan agar BUMD melakukan pengembangan potensi bisnis, apa yang diperlukan komunikasikan dengan Pemkab sehingga BUMD dapat memberikan keuntungan serta ikut memajukan Kabupaten Blora," pungkasnya.

Hadir mendampingi Bupati dalam acara ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Blora dan Tim Ahli dari PT. Utama Karya Indonesia. (Red)
Share:

Plt. Dirjen KESMAS Apresiasi Upaya Penurunan Stunting di Kabupaten Blora

BLORA - Mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, Sekretaris Daerah  Blora Komang Gede Irawadi, SE, M.Si pada Rabu kemarin  (19/05/2021) kemarin mengikuti zoom meeting dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait Inovasi Penurunan Stunting di Kabupaten Blora, bertempat di Ruang Rapat Bupati.

Diskusi melalui zoom meeting tersebut diikuti oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Blora Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, Asisten I, II, dan III Sekda Blora, , Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Plt. Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas PMD Blora, Sekretaris Bappeda Blora.

Sementara itu, dari kementerian dihadiri oleh Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kemenkes RI, drg. Kartini Rustandi, M.Kes,  staf khusus menteri, dan jajaran Kesmas Kemenkes RI.

Plt. Dirjen Kesmas Kemenkes RI drg. Kartini Rustandi  mengungkapkan bahwa zoom meeting dengan Pemkab Blora bertujuan untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan dalam mengatasi stunting dan gizi buruk di daerah.

“Kami ingin mendengarkan pengalaman dari Blora dan Pasaman Barat bagaimana upaya-upaya yang sudah dilakukan dalam melaksanakan mengatasi masalah stunting, atau masalah gizi buruk di wilayah bapak ibu,” ungkap Dirjen Kesmas Kemenkes RI

Menurutnya, pada Kabupaten Blora dan Pasaman Barat memiliki inovasi dalam upaya pengendalian masalah stunting maupun gizi.

“Karena data-data yang kami dapatkan di dua kabupaten ini ada lompatan-lompatan yang dilakukan, sehingga terjadi perubahan yang cukup signifikan dalam pengendalian masalah stunting atau masalah gizi. Kami ingin mengetahui proses yang dilakukan Pemda Blora dan Pasaman Barat terkait dengan stunting,” sambungnya

Upaya maupun langkah yang dilakukan di dua kabupaten dalam rangka pengendalian stunting tersebut dapat menjadi masukan dalam pengambilan kebijakan kedepannya.

Ahmad Mahbub Djunaidi yang hadir mewakili Plt Kepala Bappeda Blora Aunur Rofiq, SE, MSI, mengungkapkan, upaya pengurangan stunting di Kabupaten Blora menunjukan hasil yang signifikan.

Dikatakannya, ada berbagai inovasi yang dilakukan dari berbagai pihak untuk bersama-sama mengatasi masalah stunting.

“Layanan inovasi seperti dari Dinkes menginisiasi telur maksi yakni kelor yang diolah menjadi kapsul bagi ibu menyusui untuk perkembangan anak, selanjutnya pemberian makanan untuk bayi dan anak yang mengandung protein,”  Jelas Mahbub.

Tak hanya itu, dari OPD lain pun turut bersinergi terlibat dalam pencegahan dan penanganan stunting. Seperti halnya dari Dinas Dalduk KB dengan intervensi pencegahan stunting sejak remaja.

“Dari teman KB ada inovasi gerdu KIA-KB, gerakan terpadu keluarga berencana dalam penurunan stunting yang sangat positif mendorong upaya ini, termasuk ada gerakan Rembo Setia, remaja blora sehat tanpa anemia,” Tambah Mahbub

Lanjutnya, adanya inovasi dari TP PKK Kabupaten Blora yakni Dawis Penting, Dasawisma Pendamping Stunting khususnya pada 45 desa yang prioritas pengendalian stunting.

Mahbub menambahkan, ada banyak inovasi lainnya yang dilahirkan dalam upaya mencegah stunting lainnya seperti, Pa'de, Kalibabar, Lumbung Pitutur Paes Manten, serta program dari OPD yang selaras dengan pencegahan stunting turut digiatkan seperti Gemarikan, PMT-AS dari Dindik, KRPL dan KWT dari Pertanian dan Ketahanan Pangan, Posyandu Remaja-Pik R, Kelas Stunting dari Dinas PMD, PKH Dinsos, BKB Emas dari Dalduk KB.

Selanjutnya dari sisi regulasi, Kabupaten Blora sudah memiliki berbagai regulasi terkait stunting dan upaya pencegahannya, adalah Peraturan Bupati tentang Penurunan Stunting, sudah dibentuknya tim koordinasi dan penanggulangan stunting, dan regulasi lainnya yang mendukung pencegahan dan pengurangan stunting.

“Termasuk perhatian langsung kepala daerah yang juga misi bupati terpilih untuk pencegahan stunting, keterlibatan pemimpin daerah dalam program ini dapat mempercepat upaya pencegahan dan penurunan stunting,” ucap Mahbub

Mahbub menambahkan, upaya-upaya penurunan stunting didukung dari dana Pemkab Blora, dari dana desa, didukung OPD, bahkan melibatkan dukungan CSR.

“Yang pertama memaksimalkan bagian dari APBD dahulu, kita mencoba dari desa juga, kemanfaatan bagian dana desa untuk intervensi stunting secara umum semuanya sudah memanfaatkan untuk stunting, kemudian teman-teman OPD juga mempunyai intervensi,  termasuk dukungan dari CSR,” tandas Mahbub.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Blora mengungkapkan bahwa dukungan dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa sangat penting dalam bersama-sama mengatasi stunting. Terlebih pada 2021 ada 45 desa yang menjadi prioritas dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Sehingga dilakukan berbagai inovasi dan strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya melalui inovasi yang digagas TP PKK seperti Dawis Penting dapat menyentuh masyarakat secara langsung. 

“Harapannya dasawisma dapat mengetahui secara detail stuntingnya berapa, kendalanya apa saja, apa yang sudah dilakukan” Jelasnya 

“Saya  juga minta ketua TP PKK Desa bahwa sudah ada dana alokasi yang sudah difokuskan untuk penanganan stunting. Termasuk pengadaan kelor di tahun 2020 lalu, hingga nanti juga ada dana support keberlanjutannya dengan menganggarkan dua juta dari desa untuk pengolahan kelor menjadi PMT di posyandu-posyandu khususnya bagi anak yang stunting, secara intensif  diberikan makanan yang mengandung kelor,” lanjutnya

Pihaknya optimis masalah stunting segera teratasi, terlebih dengan dukungan berbagai pihak di Kabupaten Blora.

“Kades kami mensupport semua, kami optimis masalah stunting akan teratasi dua atau tiga tahun kedepan atau persentasenya bisa dikurangi. Juga adanya kebijakkan PMD yang telah menyisihkan anggaran untuk penanganan stunting, ada 295 desa di Kab Blora juga sudah menganggarkan untuk menangani stunting,” imbuhnya.

Plt Dirjen Kesmas Kemenkes RI mengapresiasi  langkah-langkah dan inovasi yang dilakukan Pemkab Blora. Pihaknya turut mengapresiasi langkah yang diambil Blora dengan melibatkan banyak pihak untuk bersinergi mengatasi stunting.

“Terimakasih sekali baik dari pasaman da  blora, khususnya bagi Blora terimakasih satu tim hadir. Saya sangat terharu mendengar apa yang disampaikan Blora, bagaimana teman-teman ini bisa menggunakan sumber daya, apalagi sumber dana yang ada, yang efisien. Bagaimana Asisten dan Bappeda juga terlibat aktif, ini yang kita harapkan dalam pelayanan kesehatan dikawal oleh berbagai stakeholder,” pungkasnya

Sebagai informasi, perbandingan prevalensi balita stunting berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 
(RISKESDAS) tahun 2013 sebanyak 55,1 dan pada 2018 mengalami penurunan menjadi sebesar 32,8. Pemkab Blora terus memberikan perhatian serius pada upaya-upaya pencegahan dan penanganan stunting. (Redaksi)
Share:

Bupati Paparkan Potensi Pengembangan Wisata "Dolan Blora" pada Menteri Parekraf RI

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si pada Rabu siang (19/5/2021) memenuhi undangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta untuk berdiskusi dengan Menteri Parekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam rangka pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif daerah.

Dengan didampingi Staf Khusus Muhammad Mutiyono, Kepala Dinporabudpar, Slamet Pamudji, SH., M.Hum., dan Plt. Kepala Bappeda, Aunur Rofiq, SE., M.Si., Bupati menyampaikan langsung beberapa potensi wisata dan kerajinan ekonomi kreatif kepada Menteri Sandiaga, dan disaksikan beberapa Kepala Daerah se Indonesia.

"Alhamdulillah tadi kita sampaikan beberapa potensi wisata Blora mulai potensi wisata migas, wisata alam hutan - heritage loko tour, wisata budaya kampung Samin, wisata kuliner, agrowisata buah, hingga beberapa kawasan desa wisata. Termasuk seni atraksi barongan, tayub dan sebagainya. Kita minta arahan Mas Menteri agar diberikan bimbingan langsung untuk mengembangkan ini semua sehingga bisa ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih saat ini pertumbuhan ekonomi sedang minus akibat pandemi," ucap Bupati Arief.

Pihaknya juga menyampaikan beberapa kerajinan produk ekonomi kreatif yang patut untuk dikembangkan bersama mulai kerajinan kayu jati hingga batik tulis.

"Kedepan kita juga akan menggandeng investor event Borobudur Marathon untuk menggelar event serupa di Blora, mengingat potensi wisata olahraga di Blora khususnya cabang atletik juga bagus," tambah Bupati.

"Selain menyiapkan itu semua, yang tidak kalah penting adalah menyiapkan infrastruktur pendukungnya. Seperti pembangunan akses jalan yang akan kita prioritaskan. Setelah itu menggenjot promosi dengan memanfaatkan teknologi digital dan penyiapan SDM nya dengan merangkul kalangan muda milenial. Kami berharap Mas Menteri nanti bisa datang ke Blora untuk melihat potensinya langsung dan memberikan pengarahan. Ditunggu untuk Dolan Blora," pungkas Bupati.

Sementara itu, Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengapresiasi penyampaian potensi wisata dan kerajinan yang disampaikan Bupati Blora.

"Blora ini sudah beberapa kali saya kesana. Potensinya bagus, tinggal gimana kita tata pengelolaannya. Desa wisatanya juga nanti kita dampingi, kemudian kerajinan jati dan batiknya," kata Sandiaga Uno.

"Apalagi di Blora dalam waktu dekat juga ada Bandara Baru, itu akan menjadi pengungkit sektor pariwisata juga. InshaAllah saya siap untuk datang ke Blora. Meskipun letaknya agak jauh dari wilayah prioritas seperti Borobudur, Blora saya rasa juga punya potensi khas yang unik. Kulinernya juga pasti enak," ungkap Sandiaga Uno.

Melalui acara KolaborAksi ini, dirinya berharap bisa membangun komitmen bersama dengan para Kepala Daerah untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata guna mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Pastikan setiap program betul-betul tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu menyentuh seluruh pelaku parekraf yang membutuhkan pertolongan untuk mempertahankan lapangan kerjanya. Kemudian pastikan masyarakat mendapat peningkatan keterampilan agar mampu memanfaatkan peluang sehingga terbuka lapangan kerja dan terciptanya ekonomi yang berkeadilan," tambah Sandiaga.

"Semangat untuk masyarakat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Saatnya kita bangkit dari sulit, menang melawan covid!," pungkasnya. (Redaksi)
Share:

Pemkab Blora Dukung Pembangunan TPA Temurejo oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR

BLORA (SUARABARU.ID) - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM menghadiri Sosialisasi Pelaksanaan Paket Pekerjaan Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temurejo, Kabupaten Blora, di Ruang Rapat Bupati, Selasa (18/05/2021).

Dihadapan Bupati Blora dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Blora, Sosialisasi dilakukan oleh ketua Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Jawa Tengah Kementerian PUPR, Dwiatma Singgih Raharja Sabaris ST, dihadiri pula oleh perwakilan kontraktor.

Singgih Raharja Sabaris  mengungkapkan, pembangunan TPA  Blora akan dilakukan di Desa Temurejo, Kabupaten Blora. Rencananya pelaksanaan pembangunan akan dilakukan sesuai kontrak mulai dari 20 April 2021 sampai dengan 15 Desember 2021 atau selama 240 hari kalender. Dengan kontraktor PT Ardi Tekindo Persada yang telah dilakukan penandatanganan kontrak pada 20 April 2021 lalu.

“Kabupaten Blora memiliki 2 TPA, yaitu TPA Tambakromo dan TPA Temurejo yang kami laksanakan (pembangunan) adalah TPA Blora di Temurejo” jelas Singgih Raharja Sabaris.

“Peningkatan jumlah sampah dari tahun ketahun yang cenderung meningkat menjadikan lokasi zona penimbunan sampah hampir penuh, sehingga perlu dilakukan Pembangunan Zona Landfill baru,” kata ketua Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I Provinsi Jawa Tengah Kementerian PUPR

Terkait Kesiapan Readiness Criteria Pembangunan TPA Kabupaten Blora, sambung Singgih, sebagian syarat kriteria sudah terpenuhi. Mulai dari sudah adanya surat minat, surat kesanggupan menerima hibah, surat penetapan lokasi, kesiapan DED, RAB, RKS, kesiapan institusi pengelola, anggaran pengelolaan lingkungan.

“Karena ini sudah ada lahan existing sehingga tidak ada permasalahan, lahan Pemda dan kondisinya siap bangun, clean and clear, penetapan lokasi tidak ada masalah. Namun terkait kesiapan dokumen lingkungan, karena ada perubahan lingkup kegiatan ini juga sepertinya perlu direvisi nanti mohon minta dukungan Pemkab untuk segera penyelesaian dokumen,” ungkap Singgih Raharja Sabaris.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Blora H. Arief Rohman mengungkapkan bahwa Pemkab Blora siap mendukung pekerjaan pembangunan TPA Kabupaten Blora tersebut.

“Intinya kami dari Pemkab mendukung, syarat-syarat yang perlu dilengkapi tadi bisa segera dikoordinasikan dengan OPD terkait agar semua bisa berjalan lancar,” ucap H. Arief Rohman.

Mengingat sampah menjadi salah satu masalah yang dihadapi Kab. Blora, imbuhnya.

“Blora ada 16 kecamatan, dua kecamatan yang besar ini Blora kota dan Cepu yg mana menghasilkan sampah yang jumlahnya lumayan banyak, kedepannya dengan adanya TPA ini persoalan sampah bisa kita atasi. Termasuk ide bank sampah dan sebagainya untuk pasar-pasar, ini akan kita programkan untuk mendukung keberadaan TPA,” papar Bupati

Selain itu, H. Arief Rohman juga meminta jajarannya, mulai dari OPD, kecamatan, dan desa untuk mendukung program ini dan mewujudkan kondusivitas. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat menjadi kunci kelancaran pembangunan TPA Blora ini. Termasuk mengantisipasi agar tidak terjadi permasalahan-permasalahan.

“Tolong seluruh OPD, nanti juga kades untuk didukung program ini agar kondusivitas dan sebagainya bisa terjaga, termasuk teman-teman kontraktor ini juga harus didukung biar pelaksanaannya lancar. Dalam waktu dekat gelar sosialisasi untuk masyarakat sekitar,” pesannya

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora, Drs. Sugiyono, M.Si mengungkapkan bahwa pihaknya telah secara aktif berkoordinasi dan berkomunikasi dengan masyarakat.

“Kesiapan kami sudah secara aktif melakukan survey di lapangan juga, kita sudah mendekati beberapa tokoh, kita ajak bersama-sama mensukseskan pmbngunan. Kami juga akan mengagendakan sosialisasi dengan masyarakat, kita mohon dukungannya kepada camat, pak kades juga  untuk membantu plaksanaan sosialisasi,”  papar Sugiyono.

Sebagai informasi, output pelaksanaan kegiatan tersebut diantaranya meliputi pembangunan zona landfill, pembangunan kolam IPL, bangunan perkantoran, jembatan timbang, jalan operasional dan sarana prasarana penunjang lainnya dengan nilai kontrak senilai 11,9 miliar dari APBN 2021.

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Staf Khusus Bupati, Plt Kepala DLH Blora, Dinrumkimhub Blora, Bappeda Blora dan jajaran pejabat struktural DLH Blora (Redaksi)
Share:

DPRK Nagan Raya Aceh Dukung Pengembangan Makam Pocut Meurah Intah Di Blora

BLORA -  Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Senin siang (17/05/2021) kedatangan tamu special dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), wilayah paling barat di Indonesia. Yakni Hj. Puji Hartini, ST., MM., yang merupakan Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Blora, Puji Hartini, diterima Bupati di ruang tamu kantornya dan berdialog tentang potensi kerjasama antar daerah. Salah satunya pengembangan potensi sejarah berupa Makam Pocut Meurah Intan, salah satu tokoh pahlawan perempuan dari Bumi Rencong (Aceh) yang meninggal dan dimakamkan di Blora.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa berjumpa dan bersilahturahmi dengan Bapak Bupati Blora, saya menyebutnya Mas Arief. Kita diskusi banyak hal, salah satunya tentang rencana pengembangan makam Pocut Meurah Intan. Bagi rakyat Aceh, almarhumah ini merupakan perempuan pemberani pada zaman Belanda sampai diasingkan ke Blora,” ucap Puji.

Pihaknya sepakat dan mendukung rencana pemugaran dan pengembangan makam tersebut sebagai bentuk penghormatan serta bisa menjadi destinasi wisata sejarah bagi generasi muda.

“Kita siap memfasilitasi , menjadi penghubung antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan pemerintah Aceh nantinya,” sambung Puji, yang juga masih berdarah Blora ini.

Sementara itu, Bupati H.  Arief Rohman menyambut positif kedatangan Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya, 
Puji Hartini di kantornya. Pihaknya meminta dukungan dan kerjasamanya agar bisa dihubungkan dengan Pemprov NAD atau Pemkab yang merupakan daerah asal Pocut Meurah Intan.

“Kita dari Blora pengennya juga bisa mengembangkan makam almarhumah, seperti halnya di Sumedang dengan makam Cut Nyak Dien. Namun karena keterbatasan anggaran Pemkab, kita ingin menjalin kerjasama dengan pemerintah Aceh, semoga kedepan bisa dikembangkan bersama menjadi tujuan wisata sejarah dan religi,” ujar Bupati.

Menurut Bupati H.  Arief Rohman, Pemerintah Kabupaten Blora siap untuk membuat surat yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi NAD.

“Jika memang harus berkirim surat, kita siap. Kita juga ingin agar setiap ada kunjungan warga Aceh ke Blora bisa melihat makam tokoh pahlawannya yang baik dan tertata rapi. Setiap tahun kita lakukan ziarah ketika Hari Pahlawan dan pada Hari Kartini,” tambah Bupati.

Usai berjumpa dengan Bupati, Puji dan rombongan bertolak menuju makam Pocut Meurah Intan untuk berziarah. Makam terletak di TPU Tegalsari, Desa Temurejo, Kecamatan Blora. Berjarak sekitar 4 kilometer arah utara dari Alun-alun Kota Blora. (Redaksi)
Share:

Shalat Id Sesuai Prokes, Bupati ajak Warga Berdoa untuk Blora

BLORA - Dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 01 Syawal 1442 H, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Kamis pagi (13/05/2021) melaksanakan sholat ied di Masjid Agung Baitunnur Alun-alun Blora. Dengan ditemani keluarga, Bupati berjalan kaki dari rumah dinas menuju masjid yang berjarak sekitar 150 meter.

Karena masih dalam kondisi pandemi, pelaksanaan sholat ied pun dilakukan sesuai Protokol Kesehatan (Prokes). Sebelum masuk masjid, dengan menggunakan masker, Bupati dan keluarga di cek suhu badannya dan mencuci tangan. Sedangkan di dalam masjid juga dilakukan pengaturan jarak jamaah.

Bupati Arief dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H kepada seluruh umat muslim, khususnya warga Blora dimanapun berada.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Blora kami ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, mohon maaf lahir batin. Kali ini kita masih harus prihatin karena pademi belum selesai. Mari kita berdoa bersama agar pandemi ini bisa segera hilang dan kita bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala," ucap Bupati.

Pihaknya pun menyarankan agar warga muslim di Kabupaten Blora tidak melakukan open house dan halal bihalal secara pertemuan fisik, cukup dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan bahwa di periode kepemimpinannya kali ini banyak PR yang harus diselesaikan. Utamanya adalah infrastruktur, sehingga dirinya meminta doa restu dan dukungan seluruh warga agar PR besar ini bisa ditangani dengan baik.

"PR kami kedepan sangat banyak, utamanya sektor infrastruktur jalan, ketersediaan air bersih, kemiskinan, dll. Mohon doanya untuk Blora semoga kedepan bisa lebih baik lagi dengan program program kerja yang telah kita susun," tambah Bupati.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan dengan sholat ied berjamaah yang diimami oleh KH. Muharror Ali, Ketua MUI Kabupaten Blora sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Kaliwangan.

Adapun khutbah Idul Fitri disampaikan oleh H. Suhadi, S.Ag, M.Si, selaku Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora. Yang mana dalam khotbah nya menyampaikan rasa syukur atas datangnya hari kemenangan dan mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur dan terus berdoa tanpa mengurangi esensi ibadah seperti halnya saat Ramadhan.

"Terkait pandemi, kita percaya bahwa ini semua adalah ujian dari Allah SWT untuk umat manusia. Kita sebagai insan yang beriman, mari tak henti-hentinya kita berdoa agar pandemi segera sirna. Disamping itu terus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak, tunda bepergian. Inilah bentuk ikhtiar kita," terang Suhadi.

Turut mendampingi Bupati, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinkominfo dan jajaran takmir Masjid Agung Baitunnur Blora. Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST, MM., juga melaksanakan sholat ied di tempat yang sama
bersama keluarga intinya. (Red)



Humas Setda
Share:

Teken Kerjasama Lintas Sektoral, MPP Blora Siap Gas Pol

BLORA - Selain melibatkan 27 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora juga menggandeng organisasi dan lembaga lintas sektor, hingga lembaga vertikal.

Selasa (11/05/2021), Bupati pun melaksanakan penandatanganan nota kesepakatan, kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama dengan enam lembaga luar Pemkab. Diantaranya Polres Blora, Kemenag, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Bank Jateng, BRI, dan Kantor Pos.

Penandatanganan dilaksanakan di ruang pertemuan Gedung MPP Kabupaten Blora yang berada di Jl.Blora-Cepu km 5 Ngelobener, Jepon. Disaksikan Wakil Bupati, Sekda, para Asisten, Kepala OPD dan BUMD lingkup Kabupaten Blora.

Bupati H. Arief Rohman dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kerjasama seluruh OPD dan lembaga lintas sektor yang telah mendukung pendirian MPP sebagai salah satu program prioritas 99 hari kerjanya.

“Terimakasih atas kerjasamanya, semoga apa yang kita lakukan ini menjadi ladang ibadah kita semua untuk melayani masyarakat. Alhamdulillah beberapa pos layanan sudah mulai membuka pelayanan, sembari menunggu launching resmi oleh Pak Menteri PAN RB yang rencananya awal Juni nanti,” ucap Bupati.

“Akhir Mei nanti akan ada monitoring dari Kementerian PAN RB. Semoga hasilnya bagus sehingga 03 Juni bisa diresmikan langsung oleh Pak Menteri. Kita juga ingin undang Pak Gubernur,” tandas H. Arief Rohman.

Selanjutnya, Bupati mengatakan dirinya ingin  MPP ini ke depan juga bisa menjadi pusat ekonomi baru, tidak hanya untuk pelayanan dokumen saja.

“Biar benar-benar seperti mal, maka kedepan saya ingin ada aktivitas ekonomi juga disini. Selain dekranasda, tolong nanti produk-produk UKM dan oleh-oleh khas Blora bisa turut dipasarkan disini. Jadi masyarakat yang datang selain mengurus dokumen dan perizinan, bisa sembari berbelanja,” terang Bupati.

Apalagi menurut Mas Arief (sapaan H. Arief Rohman), banyak tamu-tamu dari luar daerah kerap dibawakan produk UKM sebagai oleh-oleh khas Blora ternyata tertarik dan ingin dikirimkan lagi. Sehingga peluang ini harus bisa ditangkap untuk memasarkan produk UKM di MPP.

“MPP ini di tepi jalan nasional, sehingga cocok juga untuk kita memasarkan produk UKM. Jangan hanya tampak sebagai kantor pelayanan saja, namun juga benar-benar seperti mal. Nanti tolong dikasih juga area free wifi yang internetnya kencang agar anak-anak muda juga betah berkreasi disini. Mengingat konten digital saat ini sedang naik daun,” terang Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Drs. Purwanto, MM, mengatakan bahwa sedianya ada 9 lembaga lintas sektoral yang melakukan penandatanganan kerjasama pembukaan pelayanan di MPP hari ini. Namun karena diwaktu yang bersamaan 3 lembaga ada acara lainnya sehingga ditunda.

“Yang kami tunda adalah Kejaksaan, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan Imigrasi. Semoga kedepan bisa segera kita lakukan menyusul. Sehingga total aka nada 247 layanan yang dibuka di MPP kita nanti,” kata Purwanto.

Usai penandatanganan, Bupati didampingi Wakil Bupati dan Sekda, sempat berkeliling melihat beberapa pos layanan yang sudah melaksanakan pelayanan. Diantaranya layanan administrasi kependudukan seperti legalisir KK, pembuatan KTP, KIA, pelayanan perizinan, layanan DPU, Dinrumkimhub, Pojok Baca, hingga Dekranasda. Sedangkan pos layanan lainnya sedang masih dalam tahap penataan. (Redaksi)
Share:

Bupati Gandeng Selebgram dan Youtuber untuk Promosikan Blora

BLORA -  Peran media sosial yang sedang naik daun sebagai media pemberitaan dan informasi diminati Bupati Blora, khususnya instagram dan youtube. Senin siang (10/05/2021) puluhan influencer dari selebgram dan youtuber dikumpulkan untuk diajak diskusi bersama oleh Bupati dalam acara yang dikemas “Ngobrol Bareng Bupati Sesarengan Penggiat Instagram dan Youtuber”.

Bertempat di ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora, acara dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, SIP, M.Si, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, dan Kepala Dinkominfo. Turut hadir Hardy Classic, salah satu pemuda asli Tunjungan Blora yang kini sukses menjadi pengusaha otomotif di ibukota berkat Instagram dan youtube.

Selain itu, setidaknya ada sekitar 40 penggiat Instagram, dan Youtuber, termasuk konten kreator yang diundang untuk duduk bersama, berdiskusi tentang Blora kedepan.

Di hadapan para peserta, Bupati meminta agar para influencer muda ini bisa ikut sesarengan membangun Blora tentunya sesuai bidang yang digeluti. Misalnya dengan ikut mempromosikan potensi Blora melalui konten-konten kreatifnya agar Blora semakin dikenal.

“Dengan adanya Bandara Ngloram, Blora harus siap menyajikan potensi daerahnya keluar agar bisa mendongkrak perekonomian. Oleh karena itu, diharapkan penggiat instagram dan youtuber bisa ikut mempromosikan potensi daerah meliputi Pariwisata, Budaya, Kuliner, UMKM, dengan konten-konten yang menarik. Kami percaya karya kalian pasti luar biasa, apalagi pengikutnya sudah puluhan hingga ratusan ribu,” ungkap Bupati.

Pihaknya pun bersedia memfasilitasi para influencer ini agar bisa terus mengasah kemampuannya dalam memproduksi konten yang menarik.

“Kedepan kita ingin ada balai teknologi yang menyediakan jaringan internet gratis yang cepat untuk markas teman-teman influencer ini. Saya pribadi pun siap jika diajak untuk hunting konten demi Blora,” tambah Bupati.

Selain mempromosikan potensi, Bupati juga berharap para influencer bisa ikut ambil peran dalam kontrol sosial, imbuhnya.

“Jika menjumpai permasalahan di lapangan bisa segera melaporkan ke Bupati untuk diselesaikan bersama. Kami tidak anti kritik, kita siap melayani dan merespon masukan, usul, saran yang masuk. Media sosial aktif 24 jam dan juga bisa melalui WA center,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Hardy menyatakan kesiapannya untuk membantu promosi Blora agar tanah kelahirannya banyak dikenal luas.

“Alhamdulillah saya ada kenalan beberapa artis yang menjadi langganan bengkel mobil saya. Sering kita ajak kolaborasi untuk bikin konten, seperti Atta Halilintar, Raffi Ahmad, dan Sule. Jika nanti memungkinan, dan bandara sudah dibuka, akan kita ajak kolaborasi untuk mempromosikan Blora,” ungkap Hardy.

Pihaknya juga mengaku saat ini ada salah satu production house (PH) film yang tertarik menjalin kerjasama dengan dirinya. Ia ingin jika nanti deal, pengambilan shooting filmnya dilakukan di Blora sekaligus untuk mempromosikan tanah kelahiran.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan para influencer untuk curhat dengan Bupati tentang potensi wisata, fasilitas umum, seni budaya hingga kuliner.

Salah satu admin Instagram yang followersnya sudah puluhan ribu berharap pertemuan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali saja. Namun bisa dilaksanakan berkala untuk mengompakkan seluruh pegiat Instagram dan youtuber yang ada di Blora.

“Dengan adanya komunitas atau agenda rutin, kita berharap terbangun sebuah kebersamaan dan kekompakan untuk mempromosikan Blora yang lebih baik kedepannya. Intinya kami pun siap untuk bersama-sama Pak Bupati membantu pembangunan Blora dari sektor konten digital,” paparnya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama. Tampak hadir juga Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora, serta Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar. (Redaksi)
Share:

Polhut Bagi Takjil di Bundaran Pasar Kota Rembang

MANTINGAN - Polisi Kehutanan Indonesia atau biasa disebut Polhut, 
Polhut Mantingan dan Polhut Kebonharjo bagikan takjil di bundaran Pasar Kota Rembang dan sepanjang jalan Jurusan Mondoteko. Jum'at (07/05/2021). 

Kegiatan bagi takjil dipimpin langsung oleh Administarur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo Joko Santoso turut mendampingi waka Adm Mantingan Dwi Anggoro Kasih. dan juga dari Sabhara Polres Rembang serta Ibu-ibu dari Persit Kartika Candra kirana.

Joko Menjelaskan bahwa takjil ini kami ambil dapur umum  di Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang didirikan oleh Kodim 0720 Rembang.

"Kami menyetor bahan, sedang yang memasakan dari tenaga TNI dan Ibu-ibu dari GBI. Dibulan yang penuh ampunan ini kita perbanyak sedekah dengan membagikan dan menyisihkan uang kita untuk bersedekah lewat," Ujar Joko.

Rute Kami untuk sore ini kami memulai dari jalan Kartini depan Kantor Bupati Rembang menuju bundaran pasar kota Rembang, Sepanjang jalan menuju desa Mondoteko hingga perempatan Puskesmas Rembang II.          

Sumardi pekerja penarik becak asal Kecamatan Sulang mengatakan sehari mendapatkan 5 bungkus takjil dari berbagai organisasi. 

"Kami sangat bersyukur yang terakhir dari bapak-bapak Polisi hutan dan ibu –ibu dari Kodim dan Polisi,” katanya. (Red).
Share:

Serahkan Mobdin, Bupati Ajak Kemenag Sesarengan Bangun Blora

BLORA - Jumat berkah, dua kata yang pas ditujukan untuk jajaran keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora. Pasalnya pagi tadi, Jumat (07/05/2021), kantor yang berada di barat Kejaksaan Negeri Blora itu menerima mobil dinas operasional baru dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, yang diserahkan langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.

Mobil dinas (Mobdin) 
dengan status pinjam pakai, diserahkan kepada Kepala Kemenag Blora, H. Suhadi, S.Ag., M.Si, di halaman depan, disaksikan seluruh jajaran Kemenag Blora. Adapun Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, didampingi Kepala Bagian Umum Setda Blora, Ngaliman, SP, MMA.

“Semoga mobil ini bisa menunjang peningkatan kerja dan operasional Kantor Kemenag Blora. Wilayah Blora sangat luas, dan banyak lembaga pendidikan dibawah Kemenag yang tersebar di 16 Kecamatan. Sehingga ini bisa untuk menunjang kelancaran operasionalnya,” ucap Bupati.

Selain menyerahkan mobil, Bupati juga mengajak agar jajaran Kemenag bisa membantu Pemkab Blora dalam menyukseskan program-program pembangunan. Dengan tagline Sesarengan mBangun Blora, Bupati ingin Kemenag juga ikut ambil bagian dalam keberhasilan program-program prioritas yang telah dicanangkan.

“Salah satunya Blora Mengaji yang beberapa waktu lalu kita launching bersama. Kita ingin program ini terus berjalan dengan menggandeng Kemenag. Jadi pembangunan kita tidak hanya lahiriyah namun juga batiniah, sehingga dunia dapat akhirat pun dapat,” terang Bupati.

“Apalagi SDM Kemenag di Kabupaten Blora ini sangat banyak. Mulai guru ngaji, madin, MI, MTS, MA hingga pelayanan haji. Jika semua bisa berjalan maksimal, kami yakin Blora akan semakin berkah," tambah Bupati.

H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga menyatakan bahwa Kabupaten Blora saat ini memiliki banyak pekerjaan rumah, di antaranya yaitu angka kemiskinan yang masih tinggi, kesehatan menurun karena dampak pandemi Covid-19, dan infrastruktur.

“Oleh karenanya, kami mengajak Kemenag untuk bersinergi sesarengan mengurai permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Blora sesuai tupoksi,” ajaknya.

Usai penyerahan mobil di halaman depan, Bupati juga menyempatkan diri meninjau lokasi pembangunan Gedung Pelayanan Haji Satu Atap yang akan dibangun oleh Kementerian Agama (Kemenag RI) tahun 2021 ini juga.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Menteri Agama, Gus Yaqut yang sudah memberikan perhatian kepada Kemenag Blora dalam hal rehab gedung. Semoga pembangunannya nanti berjalan lancar dan bermanfaat untuk pelayanan umat,” pungkas Bupati.

Pada kesempatan itu,  Kepala Kemenag Blora, H. Suhadi, S.Ag, M.Si, mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajarannya yang telah memberikan fasilitas kendaraan dinas untuk operasional lembaganya. Pihaknya pun menyatakan siap untuk mendukung program-program pembangunan di Kabupaten Blora.

“Maturnuwun Pak Bupati, mobil ini akan kami manfaatkan sebagaimana mestinya untuk peningkatan kinerja dan pelayanan masyarakat. Kami siap membantu menyukseskan program-program Pak Bupati,” ujar H. Suhadi.

Kepala Kemenag Blora  juga menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Layanan Haji Satu Atap ini didanai dari Kementerian Agama Pusat. Akan dibangun dua lantai untuk melayani pendaftaran haji dan umroh. Ditargetkan akhir tahun 2021 ini selesai. (Redaksi)
Share:

Tutup Tarling, Bupati serahkan Zakat dan Bantuan ASN Lewat Baznas untuk Fakir Miskin

BLORA -Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM menyerahkan bantuan sembako dan zakat dari Baznas Kabupaten Blora kepada sejumlah fakir miskin, pada Kamis malam  (06/05/2021). Bertempat di Masjid Pondok Pesantren (Ponpes)  Al Muhammad Wonorejo Cepu.

Tanpa kegiatan buka bersama, selepas shalat Tarawih berjamaah sesuai protokol kesehatan (Prokes)  dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Penyerahan pun dilakukan dengan menerapkan Prokes yang ketat.

Penyerahan bantuan tersebut sekaligus menandai Penutupan Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan tahun ini yang pada masa pandemi kali ini digelar secara terbatas dan sederhana.

"Penyerahan bantuan dan penutupan tarling ini diselenggarakan secara terbatas dan sederhana. Ini merupakan zakat, infaq dan shodaqohnya para ASN yang terkumpul di Baznas. Mohon do'anya semoga seluruh ASN Blora selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya. Saya dan Bu Wakil serta beberapa perwakilan hadir di Ponpes Al Muhammad Cepu ini. Tidak mengurangi rasa hormat, tetapi ini tradisi baru dimasa pandemi (secara terbatas)," kata Bupati

H. Arief Rohman  mengatakan, sebelumnya Pembukaan Tarling pun dilakukan secara sederhana dan terbatas sesuai protokol kesehatan. Pada tahun ini pun tarawih tidak dilakukan secara berkeliling di kecamatan-kecamatan.

"Kemarin kita melakukan pembukaan Tarling di Pendopo Rumah Dinas, sekarang kita penutupannya di Pondok Pesantren Al Muhammad Cepu. Biasanya sebelum pandemi kita rutin keliling kecamatan, namun saat ini tidak," ungkap H. Arief Rohman

Bupati mengatakan bahwa diselenggarakannya di Ponpes Al Muhammad Cepu sekaligus upaya untuk memperkuat silaturahim.

"Mohon didoakan kami dalam memimpin wilayah Blora ini diberikan kelancaran, agar pembangunan di Kabupaten Blora diberikan hasil yang baik dan barokah," harap Bupati

"Kita ingin Blora nanti berubah lebih baik fisik dan infrastruktur, bidang pendidikan dan lainnya," lanjut H. Arief Rohman.

Sementara itu, mewakili Baznas Kabupaten Blora, pengasuh Pondok Pesantren Al Muhammad Cepu, KH. Abdul Chalim Mujtaba yang akrab disapa Gus Chalim menyambut baik kehadiran Bupati Blora dan Wakil Bupati Blora di pondok pesantren tersebut.

“Mudah-mudahan ini juga langkah awal, Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, mudah-mudahan selalu dilimpahkan keberkahan dalam mengemban tugas dan amanat ini, bisa lancar sesuai yang ditargetkan bersama,” jelas Gus Chalim.

Selanjutnya, Bupati Blora, Wakil Bupati Blora, dan Gus Halim menyerahkan bantuan kepada fakir miskin yang diwujudkan dalam bentuk sembako masing-masing senilai 200 ribu rupiah, dan santunan yang diserahkan secara simbolis pada tiga orang perwakilan.

Salah satu penerima bantuan sembako, Siti Marfuah (55th) Warga Kelurahan Cepu yang kesehariannya bekerja sebagai petani tersebut mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya bantuan sembako menjelang lebaran ini.

“Alhamdulillah hari ini dapat sembako, bisa membantu saya mencukupi kebutuhan keluarga di bulan puasa ini, tadi sembakonya ada beras juga,” ucap Marfuah
usai menerima bantuan. 

Pada kesempatan tersebut, usai dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis, dilanjutkan dengan tausiyah dan doa bersama. Hadir pula, Plt Asisten I Sekda Blora, Bagian Kesra Setda Blora, dan seluruh jajaran Ponpes Al Muhammad Cepu. (Redaksi)
Share:

Daring Dengan Gubernur, Bupati Nyatakan Blora Siap Sukseskan Gerakan Cinta ZIS


BLORA - Gerakan Cinta Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) yang telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan April yang lalu bersama Baznas, terus digaungkan oleh Pemerintah Daerah. Kali ini giliran Gubernur Ganjar Pranowo meluncurkan gerakan ini di tingkat Provinsi Jawa Tengah secara serentak bersama seluruh Kabupaten/Kota secara daring, tidak terkecuali Blora.

Menurut Gubernur, gerakan ini dinilai dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk meningkatkan zakat, infak, dan sedekah yang manfaatnya juga untuk menolong masyarakat tidak mampu secara cepat tanpa prosedur berbelit-belit.

Dalam sambutannya, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa zakat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat yang kurang beruntung.

“Kemarin saya keliling Jawa Tengah, banyak saudara kita yang butuh bantuan. Maka Gerakan Cinta Zakat ini menjadi solusi,” terang Ganjar.

“Ini merupakan kekuatan yang dahsyat dari masyarakat. Semangat gotong royong ini merupakan momentum yang tepat saat ini, di mana kita sedang menghadapi pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Ganjar juga mengatakan bahwa zakat yang terkumpul di Baznas ini dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan segera, yang tidak mungkin dicover oleh APBD saat itu juga.

“Tadi baru saja saya masih WA nan dengan salah satu kasus di Boyolali tentang masyarakat miskin yang tidak mampu membayar biaya rawat inap di rumah sakit. Maka ini akan lebih cepat kita bantu melalui Baznas, karena jika menggunakan bantuan anggaran APBD tentunya harus melalui banyak pembahasan. Zakat pada Baznas inilah yang mengambil peran secara cepat untuk menolong kasus seperti ini,” terang Gubernur.

Sementara itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman, SIP, M.Si., menyatakan bahwa Pemkab Blora siap untuk mensukseskan gerakan ini bersama Baznas Kabupaten Blora. Pada kesempatan ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Blora berzakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

“Kepada seluruh ASN, TNI/Polri, BUMN/BUMD, Perbankan dan seluruh perusahaan yang ada di Blora, mari kita sesarengan berzakat. Selain untuk mensucikan harta yang kita dapat, juga untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” ajak Bupati Arief.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas Blora yang sudah memberikan bantuan yang besar dan bermanfaat bagi warga Blora yang membutuhkan. Semoga kita semua dapat terus meningkatkannya di masa yang akan datang, sehingga semakin banyak masyarakat Blora yang terbantu,” tambah Arief.

Pihaknya juga meminta agar zakat yang terkumpul di Baznas bisa dikelola secara transparan dan akuntabel. Sehingga bisa dipertanggungjawabkan sebaik mungkin.

Menurutnya, Gerakan Cinta Zakat sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan membantu korban bencana alam. Dana yang terkumpul dari zakat bisa untuk menuntaskan program-program Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam kesempatan itu, Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati juga menyerahkan zakatnya kepada Baznas Kabupaten Blora yang diterima secara simbolis oleh Wakil Ketua Baznas Kabupaten Blora, KH. Nur Rokhim, S.Pd.I.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, Camat, Kepala Kantor Kemenag, BUMN, BUMD, Perbankan dan perwakilan perusahaan se-Kabupaten Blora. (Redaksi)

Share:

Terima Tim Pendamping Satgas Covid-19 dari BNPB, Ini Permohonan Bupati Blora


BLORA -Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Kamis (06/05/2021) menerima kunjungan tim ahli/pendamping Satgas Covid-19 dari BNPB Jakarta yang dipimpin Kombes Pol. Dr. Kif Aminanto, SIK., SH., MH. Kehadirannya ke Blora untuk melaksanakan monitoring Posko Penanganan Covid-19.

Rombongan diterima Bupati dan jajaran Forkopimda Blora serta OPD terkait di ruang rapat kantor Bupati. Dalam kesempatan ini, Bupati menyampaikan selamat datang dan melaporkan kondisi  Covid-19 di Kabupaten Blora didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Edi Widayat, S.Pd, M.Kes.

"Selamat datang Bapak Kombes Kif Aminanto dan rombongan tim ahli. Sugeng rawuh di Kabupaten Blora. Kami laporkan perkembangan Covid 19 di Blora saat ini secara umum mengalami trend turun, namun ada beberapa kenaikan di empat Kecamatan yang masih zona merah, yakni Sambong, Cepu, Kedungtuban dan Randublatung,” ucap Bupati.

Pasalnya menurut Bupati, di wilayah zona merah ini ada klaster baru yang terjadi akibat beberapa faktor. Seperti di Sambong akibat klaster pedagang sayur keliling, dan klaster iring-iring manten. Sedangkan di Kedungtuban ada klaster orang punya kerja.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa pihaknya lewat Dinas Kesehatan dan tim  telah melakukan segala upaya untuk melokalisir dan memantau untuk menekan persebaran klaster baru.

"Kita telah lakukan berbagai upaya untuk melokalisir, memantau untuk menekan persebaran varian baru di Kab. Blora. Koordinasi terus kita laksanakan sampai tingkat desa, terlebih masih adanya pemudik meskipun ada larangan mudik," lanjut Bupati.

"Data lebih lengkapnya nanti kami minta Kepala Dinkes untuk memaparkan. Dan mohon arahan dari tim ahli. Kemudian untuk vaksinasi kita juga terus berjalan, namun karena stoknya terbatas maka target kami belum bisa tercapai. Kami mohon agar pemerintah pusat bisa menambah kuota vaksin untuk Kabupaten Blora agar target utama lansia bisa segera diselesaikan selain tenaga medis dan pelayanan publik,” pinta Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa keberadaan Posko PPKM Mikro tingkat desa juga akan kembali dimaksimalkan mendekati larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“PPKM Mikro mulai dari tingkat desa, kita menggandeng unsur TNI Polri baik Babinsa maupun Bhabinkamtibmas untuk kerja bareng dengan Kades melakukan pendataan pemudik dan pengawasan agar mereka tidaj bebas bepergian. Kita tidak ingin ada klaster baru akibat pemudik yang nekat pulang,” pungkas Bupati.

Sementara itu, tim ahli BNPB yang dipimpin oleh Kombes Pol Dr. Kif Aminanto, S.I.K, S.H, M.H dari Polri menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan ini adalah untuk monitoring Posko Kabupaten maupun pendirian PPKM Mikro di wilayah Kabupaten Blora.

"Terimakasih atas sambutannya. Ini kabupaten kedelapan yang kami kunjungi. Tujuannya kami ingin mengecek posko yang terbentuk dan mobilitas penduduk. Hal ini untuk mencegah persebaran varian baru, varian yang dari Malaysia," ungkap Kombes Kif.

Lebih lanjut disampaikan bahwa data yang masuk ke Satgas Penanganan Covid 19 terkait pendirian Posko.

"Pendirian Posko yang paling tinggi adalah Provinsi Jawa Tengah yaitu 4.483, kalau pendirian Posko nya banyak harapannya pemantauannya sangat tinggi dan dapat makin menekan persebaran Covid 19,"lanjut tim ahli.

"Juga tolong ditingkatkan koordinasi dari desa ke kecamatan lanjut ke Kabupaten, koordinasi yang bagus, pemantauan berjalan dengan lancar harapannya persebaran Covid bs ditekan," harapnya

Sehubungan dengan mendekati hari raya Idul Fitri, tim ahli menghimbau Pemerintah Kabupaten Blora untuk mengambil langkah-langkah strategis untuk menekan persebaran varian baru yaitu
1. Waspadai kenaikan kasus di beberapa Provinsi dan Kab/kota
2. Angka kematian perlu terus ditekan
3. Pembatasan mobilitas penduduk diperlukan untuk menekan laju penularan
4. Memaksimalkan fungsi posko

Dalam laporan update data terbarunya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Edy Widayat, S.Pd, M.Kes, MH menyampaikan bahwa ada penambahan cluster baru (perkantoran dan keluarga) yang saat ini masih dilakukan pengawasan.

Sedangkan posisi perkembangan Covid-19 per 5 Mei 2021 di Kabupaten Blora tercatat sebanyak 6596 kasus, dengan angka kesembuhan 6104, masih perawatan 167, dan meninggal 425 kasus.

Acara dilanjutkan dengan diskusi singkat antara tim ahli dan para peserta sebelum melakukan tinjauan ke Posko PPKM MIkro di Desa Geneng Kecamatan Jepon.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda Blora, Tim Ahli BNPB Kombes Pol Dr. Kif Aminanto, S.I.K, S.H, M.H serta Dr. Ir. Jangkung Raharjo, M.Sc dari Universitas Telkom, Kepala Dinas PMD, Plt. Kepala Dinkes, Kalakh BPBD serta Camat Jepon. (Redaksi)

Share:

Bupati Teken MOU dengan UIN Walisongo Semarang untuk Sesarengan Mbangun Blora

BLORA - Untuk mewujudkan Blora yang semakin maju dan berdaya saing, salah satu faktor yang mendukung adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

Blora membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder agar bisa bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.

Salah satunya adalah menggandeng beberapa perguruan tinggi. Yang mana pada Rabu siang ini dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Blora dengan UIN Walisongo Semarang yang dihadiri secara langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Rabu (05/05/2021) bertempat di Ruang Pertemuan Setda Kab. Blora.

Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati menyampaikan berupaya sekuat tenaga untuk bersinergi dengan berbagai universitas yang ada untuk mendampingi desa-desa di Blora agar dapat keluar dari garis kemiskinan.

“Potensi Blora luar biasa, selain terkenal sebagai penghasil kayu jati, Blora juga surplus padi dan jagung. Tapi Blora kurang beruntung karena potensi tersebut larinya keluar kota, oleh sebab itu kita ingin membangun dari desa dengan segala potensinya, menjalin sinergi bersama universitas yang ada untuk pendampingan mengolah potensi yang ada di desa sehingga bisa keluar dari angka kemiskinan,” kata Mas Arief, sapaan akrab H. Arief Rohman.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bentuk konkrit kerjasama dengan UIN Walisongo seperti apa agar dirumuskan dengan baik.

“Pola kerjasama seperti apa silakan dijajaki dan ditindaklanjuti oleh Bappeda, bentuk konkritnya seperti apa selain dalam bentuk penerjunan mahasiswa dalam KKN Tematik, kita ingin pendampingan seperti tadi yang saya sampaikan,” lanjut Bupati.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag  sebagai ketua rombongan UIN Walisongo Semarang menyampaikan terimakasih dan mohon dukungan untuk dapat bersinergi dengan Pemkab Blora.

“Syukur Alhamdulillah..hari ini rombongan kami diterima langsung oleh Bapak Bupati. Kami menyampaikan permohonan maaf dari bapak Rektor yang seharusnya hadir secara pribadi tetapi dikarenakan ada sidang terbuka sehingga berhalangan hadir. Kami berharap untuk dapat bekerjasama membantu Kabupaten Blora untuk memberikan pendampingan untuk desa. Dan kami juga mohon Bapak Bupati, mungkin ada warga Blora berprestasi yang ingin belajar di UIN dapat diberikan beasiswa atau program sejenis dari Pemerintah Kab. Blora,” kata Wakil Rektor.

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kab. Blora dengan UIN Walisongo, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat bersama UIN Walisongo.

Hadir dalam acara ini Kepala Kemenag Blora, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Bappeda, perwakilan pendamping desa Dinas PMD Blora serta jajaran Bagian Pemerintah Setda Kab. Blora. (Redaksi)

Share:

Hadiri Safari Gemarikan, Wakil Bupati Ingin Angka Stunting Turun

BLORA - Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, ST, MM, bertekad menurunkan angka stunting yang ada di Kabupaten Blora. Hal ini diungkapkan saat mengikuti Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) yang digagas oleh Firman Subagyo, anggota Komisi IV DPR-RI, Rabu (05/05/2021), di Balai Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban.

Safari Gemarikan adalah program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sebagai gerakan nasional yang dilaksanakan dari tingkat pusat hingga daerah dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Tingkat stunting di Kabupaten Blora saat ini berada di angka 14%. Meski angka ini berada di bawah angka nasional (27%) dan di bawah standar WHO (20%), namun Tri Yuli tetap memandang permasalahan stunting ini sebagai masalah yang harus dipecahkan bersama.

“Safari Gemarikan ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah untuk menekan angka stunting. Maka sangat penting kampanye gemarikan ini terus digaungkan,” ujar Tri Yuli.
Tri Yuli menjelaskan pentingnya mengkonsumsi ikan bagi masyarakat, utamanya anak-anak di masa pertumbuhan. Untuk itu, perlu diberikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan akan pentingnya makan ikan untuk memenuhi gizi anak sebagai upaya pencegahan stunting.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Firman, semoga sinergi antara Komisi IV DPRD, Kementerian KKP, dan Pemerintah Daerah membawa hasil positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Firman Subagyo yang hadir secara virtual mengatakan bahwa Komisi IV DPR-RI berkomitmen mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Blora dalam rangka penurunan angka stunting.

Melalui program yang dilaksanakan bersama Kementerian KKP ini, diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan masyarakat sebagai upaya pemenuhan gizi.

“Selain itu juga dalam rangka pemberdayaan produk lokal, dan yang pasti penurunan angka stunting,” ujar Firman.

Pada kesempatan ini, diberikan bantuan berupa sebanyak 500 paket bagi masyarakat Desa Bajo. Paket ini berisi produk-produk lokal olahan ikan dari Komisi IV DPR-RI.

Melalui kegiatan ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro berharap angka konsumsi ikan di Kabupaten Blora meningkat.

“Karena ikan sangat penting dikonsumsi dalam masa 1000 hari pertama sejak janin hingga usia 2 tahun. Ikan penting untuk pertumbuhan otak dan imunitas,” terang Fendiawan.

Direktur Usaha dan Investasi Ditjen PDSPKP, Catur Sarwanto mengatakan pentingnya peran serta perangkat desa dan ibu-ibu PKK dalam mengkampanyekan gemarikan sampai ke level terendah.

“Motor penggerak ada di tangan ibu-ibu semua karena ibu-ibu yang menentukan menu yang dikonsumsi oleh keluarga,” terang Catur.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Kedungtuban dan jajaran Forkopimcam. (Redaksi)

Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels