'Taman Love Blora' Area Baru Taman Bermain Ramah Anak di Tengah Kota


 
BLORA —  Taman berfungsi sebagai paru-paru kota yang tidak hanya bisa digunakan oleh manusia tetapi juga makhluk hidup lainnya seperti burung, kupu-kupu, serangga, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, taman kota menjadi salah satu sarana berkumpul dan interaksi juga rekreasi pelepas penatnya kondisi kehidupan di perkotaan.

Setelah terbengkalai beberapa tahun, Minggu 25 Juni 2023,  lahan eks-gedung Sasana Bhakti Utara alun-alun diresmikan oleh Bupati Blora menjadi taman kota.
 
Taman kota yang baru diresmikan itu dinamakan 'Taman Love Blora' dan dipenuhi dengan tanaman bunga Bougenville. Lokasi tersebut diharapkan akan menjadi Taman Bermain Ramah Anak.
 
"Saya sangat berharap, taman ini juga bisa menjadi Taman Bermain Ramah Anak,  sehingga anak-anak tidak lagi bermain di jalanan dan mengenalkan kepada mereka untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri.  Sekaligus belajar aneka ekosistem yang hidup disini," ucap Bupati Blora.
 
Taman Love Blora, lanjut Bupati Blora, juga bisa dimanfaatkan untuk berkegiatan seperti tempat / media komunikasi antar warga satu dengan lainya untuk mewujudkan ekspresi budaya lokal, dapat menjadi satu area berkumpul secara komunal yang baik.
 
Untuk itu ia meminta dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder dan masyarakat guna mewujudkan taman kota yang baik dan berkelanjutan.
 
Di acara itu, masyarakat termasuk anak-anak sangat antusias untuk menyaksikan langsung Taman Kota Love Blora. Apalagi juga digelar edukasi tentang satwa eksotis bersama Omah Satwa Blora.  (Prokompim/Redaksi)
Share:

Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Blora Cup Bisa Tingkatkan Kekompakan dan Sportivitas Anggota


BLORA — Peringati Hari Bhayangkara Ke-77 pada 1 Juli, Kepolisian Resor (Polres) Blora gelar berbagai rangkaian  kejuaraan dan Lomba -lomba olahraga, salah satunya adalah Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Blora Cup di Gedung Olah Raga (GOR) Serba Guna Jepon, Kamis, 8 Juni 2023 hingga Sabtu 10 Juni 2023.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, S.I.K., M.M., M.H., saat Pembukaan Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup 2023 menyampaikan bahwa dalam rangka hari Bhayangkara ke-77 Polres Blora mengadakan turnamen bulu tangkis, Kapolres menyampaikan bahwa Pertandingan ini menggunakan Sistim Gugur.

"Pertandingan Bulu tangkis ini diikuti oleh Personel Polres Blora yang memiliki minat di Bidang Perbulu Tangkis-an," kata Kapolres Blora. 

Kegiatan pembukaan, lanjut Kapolres Blora,  Turnamen Bulu Tangkis dihadiri Wakapolres Blora Kompol Riwayat Sosiyanto, S.H., M.Si., Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran dan para  Pemain.  Turnamen  dibuka dengan pertandingan Perdana oleh Kapolres Blora.

"Untuk mengisi peringatan Hari Bhayangkara sekaligus meningkatkan keakraban dan kekompakan, serta  menjaga sportivitas dalam turnamen," ucap Kapolres Blora.

Hasil kejuaraan Bulu Tangkis dalam turnamen bulutangkis Kapolres Blora Cup sebagai berikut, Juara 1: Bambang ft. Yudianto; Juara 2: Slamet (Kabag SDM) ft. Yanuar; Juara 3: Wahyudi ft. Andrian; Juara 4: Ramin (Kapolsek Jepon) ft. Gito, sedangkan Juara Favorit: Woles ft Dana. (Polres/Redaksi)
Share:

Selesai TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2023 di Tunjungan Blora, Gerakkan Sektor Pariwisata dan Pertanian


BLORA — Pembangunan Jalan Makadam yang menghubungkan Dukuh Tunjungan menuju Dukuh Klapanan, Desa Tunjungan, telah rampung dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2023. 

Dibukanya jalan tersebut bersamaan dengan rangkaian acara Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2023 di Lapangan Desa Tunjungan, Kamis (8/6/2023) dengan dipimpin oleh Dandim 0721 Blora, Letkol. Inf. Andy Soelistyo, K.P, S.Sos,. M.Tr (Han) dan dihadiri Bupati Blora H. Arief Rohman,S.IP, M.Si dan Forkopimda Blora.

Dengan telah selesainya dibangun jalan tersebut, Bupati Blora berharap agar nantinya akses masyarakat untuk pertanian maupun pendidikan ke wilayah lainnya menjadi lebih mudah. Termasuk agar potensi pariwisata yang ada di Desa Tunjungan ini nantinya bisa berkembang.

Bupati Blora menghimbau agar masyarakat turut menjaga dan memelihara hasil pembangunan tersebut, supaya bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang cukup lama.

“Agar jalan ini terjaga, kalau bisa nanti truk-truk atau kendaraan besar dihimbau agar jangan lewat sini. Disini juga ada tempat untuk wisata namanya Latar Deso, yang mungkin kedepannya desa ini nanti akan jadi destinasi wisata,” ungkap Bupati Blora. 

Bupati Blora bersama Forkopimda turut meninjau hasil pembangunan secara langsung, pihaknya bersama rombongan berjalan kaki melewati jalan makadam tersebut. Ia juga menyempatkan diri untuk mampir disalah satu tempat yang digadang-gadang menjadi salah satu destinasi wisata di Tunjungan, yakni Latar Deso.

Di Latar Deso, pengunjung bisa menikmati beraneka spot foto menarik seperti bertemakan piknik outdoor, disediakan pula gazebo dan joglo dibawah pohon-pohon durian yang rindang, juga aneka sajian kuliner. Bahkan bila saat musim durian tiba, pengunjung bisa menikmati buah durian.

Pihaknya juga berharap kedepan pembangunan jalan tersebut bisa saja dilanjutkan lagi, mengingat jalan tersebut berstatus jalan desa sehingga kewenangannya ada di pihak desa.

“Bersama Pak Dandim, Pak Kapolres, Pak Kades merasa senang bisa menyajikan (pembangunan jalan) untuk masyarakat, semoga ini jadi tahap awal. Kalau nanti ada anggarannya nanti dilanjutkan lagi karena ini status jalan desa, nanti yang menangani adalah pihak desa,” jelas Bupati Blora.

Dandim 0721 Blora dalam upacara penutupan TMMD membacakan amanat dari Pangdam Diponegoro, Mayjen TNI Widi Prasetijono. Pihaknya menyampaikan bahwa  TMMD  merupakan salah satu upaya TNI dalam memperkuat ketahanan masyarakat sebagai potensi kewilayahan.

“Program TMMD yang dimulai sejak 1980an ini dengan program ABRI masuk desa sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sebagian besar tinggal di daerah perdesaan, TMMD juga dimaksudkan untuk mempercepat sarana prasarana dan infrastrutkur di wilayah wilayah yang masih sangat membutuhkan,” ungkap Pangdam Diponegoro dalam amanat yang dibacakan Dandim Blora.

Lanjutnya, oleh karena itu pada tahun 2023 Kodam IV Diponegoro menggelar progeam TMMD ke 116 secara tersebar, program TMMD ini merupakan wujud kepedulian Kodam IV Diponegoro untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong seeta kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

“Diharapkan kegiatan ini dalam mengakselerasi program pemerintah yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Dandim Blora.

Penutupan TMMD tersebut ditandai dengan penyerahan kembali alat kerja secara simbolis kepada Dandim 0721 Blora. Setelah itu, Bupati bersama Forkopimda juga meninjau gerakan bakti sosial kesehatan donor darah yang digelar dalam rangka TMMD. 

Perlu diketahui, pelaksanaan TMMD selama 30 hari ini dilaksanakan di Desa Tunjungan dengan berbagai kegiatan fisik maupun non fisik. Pembangunan fisik diantaranya adalah pembangunan jalan makadam dengan panjang 1,144 m dan lebar 2.5 m, serta box culvert dengan dimensi panjang 5m, tinggi 3 m dan lebar 3 m, serta plat beton dengan panjang 5 meter, tinggi 1m dan lebar 1 m. 

Selain itu berbagai kegiatan non fisik juga dilaksanakan seperti sosialisasi dan himbauan, baik pendidikan lalu lintas, pengetahuan dasar tentang undang undang oleh Kejaksaan Negeri, dan juga ada sosialsiasi penanganan stunting, juga ada kegiatan penyuluhan kb, kesehatan, lalu sosialsasi untuk mencegah mengurangi angka pernikahan dini, pembekalan keterampilan dan sebagainya. Dengan melibatkan berbagai pihak termasuk TP PKK Kab. Blora, Kepolisian, OPD di lingkungan Pemkab Blora.  (Prokompim/Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels