Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Bupati Tebar Benih Ikan di Embung Rowo Blora


BLORA - Dalam mendukung upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) melakukan Rerestocking ikan atau Penebaran ikan di Embung Rowo Karangjati, Kecamatan Blora. Rabu, (20/3/2024).

Kegiatan penerbaran ikan dilakukan langsung secara simbolis oleh Bupati Blora  H. Arief Rohman dengan didampingi Kepala DP4 Kabupaten Blora bersama seluruh staf karyawannya.

Bupati Blora H. Arief Rohman mengatakan bahwa kegiatan 
penebaran ikan di perairan umum merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan populasi ikan dalam satu kawasan tertentu. 

"Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi dan kepada jajaran DP4 Kabupaten Blora yang secara rutin melakukan penebaran ikan. Dan pada tahun 2024 ini sudah ditebar 49.500 ekor ikan nila, tawes, tombro dan patin di 15 embung/waduk," jelas Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, melalui kegiatan penebaran ikan di perairan umum ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam peningkatan angka konsumsi ikan Kabupaten Blora,
yang pada akhir tahun 2022 baru mencapai 21,77 kg/kapita/tahun.

"Tentunya ini masih jauh bila dibandingkan dengan angka konsumsi ikan Provinsi Jawa Tengah sebesar 38,83
kg/kapita/tahun dan angka konsumsi ikan nasional sebesar 56,48 kg/kapita/tahun," ucap Bupati Blora.

Hal ini menurut Bupati Blora menjadi tantangan bagi kita untuk terus dan selalu menyosialisasikan kebaikan kebaikan makan ikan, sebab ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia, utamanya untuk perkembangan sel - sel otak yang dimulai saat janin, balita sampai usia dewasa karena 
ikan kaya akan asam lemak omega 3, vitamin dan berbagai mineral.

"Selain memiliki kandungan gizi yang sangat baik, ikan menjadi sumber bahan makanan yang
ketersediaannya sangat beragam, dengan jumlah yang melimpah. Ikan dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat, baik secara adat dan agama manapun. Ikan dapat dikonsumsi oleh semua kelompok umur, harganya terjangkau serta halal untuk dikonsumsi," kata Bupati Blora.

Kepada seluruh warga masyarakat di sekitar Embung Rowo ini dan pendatang dari luar, Bupati Blora berpesan untuk tidak menggunakan alat dan atau bahan-bahan yang berbahaya dalam usaha menangkap ikan seperti penggunaan obat/ racun, listrik/stroom, jala/ jaring dengan yang menyebabkan ikut terperangkapnya ikan atau biota air lainnya yang belum layak panen.

"Saling mengingatkan dan secara bersama-sama menjaga keberadaan dan kelestarian lingkungan agar kegiatan penangkapan ikan di perairan umum dapat terus dilakukan dan diwariskan kepada anak cucu," pesan Bupati Blora.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Ngaliman mengatakan pada penebaran bibit ikan di Embung Rowo ini sebanyak 3000 bibit ikan dari 3 jenis diantaranya ikan Tombro, Patin, Tawes.

"Kegiatan ini sejalan dengan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan, restocking ikan diyakini mendukung upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dan di Blora setiap tahun secara rutin juga dilakukan penebaran ikan di Embung/waduk," ucap Ngaliman.

Kepala DP4) Blora menjelaskan bahwa  penebaran ikan sebagai bentuk motivasi kepada masyarakat untuk mengenal dan menumbuhkan rasa suka/ gemar makan ikan.

"Mengonsumsi ikan juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta dapat mencegah risiko serangan penyakit seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke dan kanker. Dan sejumlah penyakit lainnya," kata Ngaliman. 

Oleh sebab itu, Ngaliman  berharap restocking ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya dengan jumlah benih yang lebih banyak sehingga dapat lebih banyak lokasi embung/waduk/bendungan yang dapat di jangkau dan di tebar benih ikan sebagai salah satu penyumbang data produksi perikanan tangkap di Kabupaten Blora.

"Hal ini berdampak pada meningkatnya tingkat konsumsi ikan masyarakat Blora," tandas Ngaliman. (Red)
Share:

Polres Blora Gelar Jumat Curhat di Punden Kalongan Brumbung


BLORA – Kegiatan Jumat Curhat Polres Blora terus berlanjut, kali ini Jumat Curhat dilaksanakan di kawasan desa Brumbung Kecamatan Jepon,adapun lokasi kegiatan di punden desa Kalongan dukuhan Brumbung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Blora AKP Sudarto, Kasat Intelkam AKP H. Soeparlan,SH, Kasi Humas Iptu Sugiman, dan Forkopincam Jepon serta Kepala Desa Brumbung Bapak Supardi beserta perangkat dan perwakilan warga desa Brumbung.

Kehadiran Anggota Polres Blora dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut mendapat tanggapan positif dari warga. Kepala Desa Brumbung Supardi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Blora.

"Alhamdulilah, terima kasih atas kedatangan Tim Polres Blora serta Forkopincam Jepon yang sudah hadir dalam kegiatan Jumat Curhat ini. Tentunya momen ini akan kita manfaatkan untuk menyampaikan unek unek ataupun curhatan dari warga," kata Supardi.  Jumat, (24/02/2023).

Pada kesempatan itu,  Kasat Binmas Polres Blora AKP Sudarto menyampaikan bahwa Jumat Curhat ini adalah salah satu atensi Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH yang dilaksanakan rutin setiap Jumat. 

"Sesuai atensi bapak Kapolres Blora, Kegiatan Jumat Curhat ini adalah program dari bapak Kapolri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana curhat dari masyarakat kepada kepolisian secara langsung," ungkap Kasat Binmas.

Kasat Binmas membeberkan bahwa ada beberapa program dari Polres Blora yang khusus menyasar masyarakat secara langsung, "Diantaranya adalah program Polwan Polres Blora Peduli Stunting, Jumat Berkah, Operasi Katarak Gratis, dan juga Jumat Curhat yang saat ini dilaksanakan," tambah Kasat Binmas.

Kasat Binmas mempersilahkan kepada warga untuk menyampaikan unek uneknya dalam kegiatan ini.

Ada beberapa permasalahan yang disampaikan oleh warga, diantaranya masalah isu penculikan anak, masalah hama dan pupuk pada pertanian, serta masalah keamanan lingkungan.(Polres/Redaksi)
Share:

Si Propam Polres Blora Sidak Anggota Polsek Jajaran di 16 Kecamatan


BLORA – Si Propam Kepolisian Resor (Polres)  Blora melakukan inspeksi mendadak ke Polsek Jajaran, Jumat, (04/11/2022), untuk mengecek kesiapan serta kedisiplinan anggota di lapangan, khususnya pada Polsek Jajaran di 16 kecamatan kabupaten Blora Jawa Tengah.

Seperti yang dilakukan hari ini di Polsek Ngawen dan Banjarejo, anggota Si Propam yang dipimpin oleh Kasi Propam AKP Sunarto, SH mendatangi Polsek di kawasan barat.

Usai apel pagi yang dipimpin oleh Kapolsek, Kasi Propam langsung masuk mengambil alih pasukan.

Anggota Si Propam langsung melakukan pemeriksaan anggota meliputi pemeriksaan sikap tampang kepribadian, surat surat kendaraan serta identitas diri anggota.

Kasi Propam AKP Sunarto mengungkapkan bahwa pemeriksaan kedisiplinan anggota akan dilakukan di seluruh jajaran Polres Blora. Dengan tujuan utama untuk meningkatkan kedisiplinan anggota.

"Setelah pemeriksaan di Polres, kali ini Si Propam turun langsung ke Polsek Jajaran," kata Kasi Propam.

Contoh Yang Baik

Lebih lanjut, Kasi Propam menyampaikan, kepada seluruh anggota Polres Blora diharapkan selalu disiplin, baik dalam pelaksanaan tugas ataupun saat bergaul di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Di mana pun tempatnya anggota harus bisa disiplin, dan memberi contoh yang baik kepada warga," tegas  Kasi Propam.

Kasi Propam menekankan agar anggota tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun, karena jika ditemukan anggota yang melanggar akan diberikan tindakan sesuai aturan yang ada.

"Jangan coba coba melakukan pelanggaran, karena setiap pelanggaran akan diproses sesuai aturan yang ada," tandas  Kasi Propam.

Dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan pelanggaran, namun Kasi Propam mewanti - wanti anggota agar tetap disiplin dalam bertugas. (Polres/Redaksi)
Share:

Asah Kemampuan Personil, Polres Blora Gelar Latihan Beladiri Anggota


BLORA – Kepolisian Resor  (Polres) Blora Polda Jawa Tengah melaksanakan latihan beladiri bagi anggota, Sabtu, (29/10/2022). Latihan dilaksanakan di halaman belakang Mapolres Blora.

Dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di kabupaten Blora. Anggota Polres Blora terus melatih kemampuan beladiri dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan individu, sebagai pendukung dalam pelaksanaan tugas. Tentunya kemampuan beladiri sangat penting untuk dimiliki para anggota Polri.

Beladiri Polri merupakan bekal di lapangan mengingat ancaman keselamatan anggota yang bertugas. Selain tangan kosong, mereka juga dibekali dengan tongkat, dan borgol. Penguasaan jurus beladiri tersebut menjadi hal yang diwajibkan bagi anggota polisi dimanapun posisinya ditugaskan.

Latihan bela diri tersebut dilakukan secara rutin seminggu satu kali oleh pelatih khusus yang telah ditunjuk. Dengan bekal bela diri yang dimiliki, ada unsur kepercayaan diri yang dibangun kepada setiap anggota polisi ketika harus berhadapan dengan para pelaku tindak kejahatan," ucap Kapolres Blora melalui Kasat Samapta Polres Blora AKP Kusnio,SE.

“Mengingat kedepan tantangan tugas yang semakin berat, maka latihan beladiri dilaksanakan anggota Polres Blora guna meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan anggota," tandas Kasat Samapta.

Dengan adanya kegiatan rutin beladiri baik fisik maupun teknik diharapkan anggota harus profesional dalam bertindak di lapangan.

"Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi,” harap Kasat Samapta. (Polres/Redaksi)
Share:

Juara 1 Taekwondo, Dandim 1802/Sorong Bangga Kepada Prajurit Berprestasi


SORONG PAPUA BARAT – Prajurit Kodim 1802/Sorong Sertu Supriyanto menunjukkan eksistensi ketangguhannya dan keperkasaannya dengan menyabet juara 1 perorangan kelas kyorugi 68 Kg U 40 dalam gelaran Kepala Dinas Jasmani (Kadisjas) TNI Angkatan Darat Taekwondo Championship 2022. Bertempat di Gor Indoor Moh. Toha. Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat. Senin (19/09/2022)

Dalam pergelaran KADISJAS TNI AD TAEKWONDO CHAMPIONSHIP 2022 di ikuti peserta sebanyak 360 peserta untuk berbagai kategori. Dan waktu pelaksanakan pada tanggal 17 – 18 September 2022. Kepala Dinas Jasmani TNI – AD Brigjen TNI Aminudin S.I.P mengatakan. kegiatan kejuaraan ini bertujuan untuk memunculkan bakat atlet dan meningkatkan kemampuan atlet taekwondo Indonesia khususnya pada regenerasi TNI - POLRI dan sebagai ajang tolak ukur pembinaan.

Ketua Pelaksana Taekwondo Championship 2022 Taufik Krisna, S.AP., M.Si, M.Pd. menjelaskan, kategori-kategori yang di pertandingkan dalam gelaran itu antara lain Superkids (usia anak 5-7 tahun), Pra-Kadet, Kadet, Junior, dan Senior. Tak hanya itu, pihaknya juga mempertandingkan Poomsae khusus untuk veteran. “Usia 40, 50 dan 60 masih bisa ikut. Tapi di kategori Poomsae.

Di waktu terpisah,  Komandan Kodim 1802/Sorong Letkol Inf Tody Imansyah mengucapkan rasa bersyukur, karena Prajurit Kodim 1802/Sorong Sertu Supriyanto juga seorang atlet taekwondo telah menunjukkan kemampuan dalam gelar turnamen KADISJAS TNI AD TAEKWONDO CHAMPIONSHIP 2022 yang menunjukkan eksistensi ketangguhannya dengan menyabet juara 1 perorangan. 

"Kami rasa bangga atas prestasi yang diraihnya dalam kejuaraan taekwondo, secara otomatis  mengharumkan nama satuannya. Keberhasilannya merebut medali tersebut tidak lepas dari latihan keras dan terprogram dengan baik yang selama ini dilaksanakan," kata Dandim Sorong.

"Saya ucapkan terima kasih dan bangga kepada prajurit yang sudah dapat menunjukkan prestasi  yang terbaik saat ini, dan harapan ke depan bisa dipertahankan  dan ditingkatkan demi nama baik personal dan satuan," tutup Letkol Inf Tody". (Timo/Redaksi)
Share:

Terakhir 2016, Blora Siap Raih Kembali Adipura 2022


BLORA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora bertekad membawa Piala Adipura tahun 2022. Pasalnya, terakhir kali piala tersebut berhasil didapat di tahun 2016 lalu, jauh sebelum pandemi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora Istadi Rusmanto, ST., MM., mengungkapkan  bahwa kendati informasinya mendadak Pemkab Blora sudah mempersiapkan jauh - jauh hari sebelumnya.

"Tahun ini informasinya juga mendadak sekali, tetapi kita rapatkan internal, teman - teman DLH sangat antusias dan siap mendukung. Mudah - mudahan dengan persiapan kita semua Blora memperoleh Adipura tahun ini, sehingga piala adipura yang kita banggakan bisa kita pajang di Kabupaten Blora. Blora bersih ijo royo royo dapat terwujud," ungkap Istadi Rusmanto.  Kamis (8/9/2022).

Istadi menambahkan, untuk persiapan penilaian sendiri, pihaknya telah mengundang semua OPD yang terkait, kecamatan, kelurahan yang terlibat untuk diberikan arahan.

"Hari ini kita lakukan rapat persiapan. Untuk yang persiapan kita sudah mempersiapkan terkait dengan penilaian, yang pertama untuk penilaian TPA, TPA sendiri sudah ada perlakuan sistemnya, sekarang sudah terbaru yang pakai sistem sanitary landfill dan itu sudah merupakan penilaian tersendiri, nanti diikuti dengan bank-bank sampah yang ada di Blora termasuk ada bank sampah induk terus juga tiap hari Jum'at Pak Bupati sudah mengeluarkan surat edaran Jum'at bersih itu kita lakukan semua," imbuh Istadi Rusmanto.

Terkait pelaksanaan penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dirinya mengaku belum tahu secara pasti kapan akan dilaksanakan.

"Ini surat resminya belum, tapi informasinya tanggal 14, 15, 16 September ini. Waktunya singkat sekali, makanya kita harus gas pol semua harus kerja keras untuk memperoleh piala Adipura ini," tandas Kepala DLH Blora. (JR/Redaksi)
Share:

Bupati Blora Inginkan Masjid Jadi Pusat Ekonomi dan Pusat Pendidikan di Desa


BLORA - Saat Safari Subuh di Masjid At-Taqwa, Dukuh Temuireng, Desa Pengkoljagong Kecamatan Jati Jum'at (2/9/2022),  Bupati Blora H. Arief Rohman menginginkan masjid menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa.
 
"Kami harapkan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah. Tetapi juga sebagai pusat perekonomian desa. Jadi masjid bisa menjadi pusat ekonomi dan pusat pendidikan," ucap Bupati Arief.
 
Di kesempatan itu, Bupati Arief juga menyampaikan terkait program pemerintah kabupaten Blora yang saat ini sedang diusahakan maupun dijalankan. 

"Saat ini kami sedang berusaha dan terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan para pengajar madin maupun TPQ. Pemkab meminta doa dan dukungan panjenengan semua," imbuhnya.  
 
H. Arief Rohmanaaaaaaaa yang kerap disapa Gus Arief menyampaikan, menyusul saat rombongannya menuju ke Pengkoljagong, ternyata pembangunan jalan kabupaten antara Wulung-Klatak belum sampai di desa tersebut.

‘’Semoga tahun ini bisa terealisasikan sampai Temuireng, Pengkoljagong," ungkapnya.   
 
Cukup positif safari subuh yang diluncurkan sejak Jumat (1/7/2022) di Masjid Agung Baitunnur Alun-alun Blora lalu itu. Dan untuk Jum'at (2/9/2022),  dilaksanakan di Desa Pengkoljagong yang  dirangkaikan dengan pelayanan kependudukan, KB dan kegiatan vaksinasi.
 
Tampak hadir Wakil Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, Asisten Pemerintahan, dan sejumlah OPD terkait.
 
Dalam kegiatan safari subuh berjamaah itu, Bupati juga berkesempatan mendengarkan usulan masyarakat dan sarapan bersama dengan menu tradisional desa. Menyapa masyarakat yang akan beraktivitas pagi sembari jalan kaki menuju lokasi Kantor Desa. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Forkopimda Blora Ikuti Malam Resepsi HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Kedungtuban


BLORA - Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH bersama Bupati Blora H. Arief Rohman, SIP, M.Si dan Forkopimda Blora lainnya menghadiri malam resepsi dalam rangka memperingati HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI. Selasa malam,  (30/08/2022) .

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Blora Kompol Christian Chrisye Lolowang, SH, SIK, MH, Kabag Ops Kompol Sudarno,SH, Kasat Binmas AKP Sudarto, Kabag Humas Setda Blora Bowo Raharjo, Forkopimcam Kedungtuban, dan Forkopimcam Kradenan.

Hadir pula ketua Praja Kedungtuban, para Kepala Desa Se-Kecamatan Kedungtuban dan Kradenan serta para pemenang lomba gropyokan tikus, tokoh agama, masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Adapun kegiatan malam resepsi dalam rangka HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI di halaman Kantor Kecamatan Kedungtuban kali ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah lomba gropyokan tikus yang digelar beberapa waktu.

Lomba gropyokan tikus itu sendiri adalah inisiasi dari Kapolres Blora dalam rangka pengendalian hama tikus yang ramah lingkungan di wilayah Blora selatan.

Dalam sambutannya Camat Kedungtuban Rajiman, SIP, M.Si selaku tuan rumah menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Forkopimda Blora beserta rombongan. 

"Kami ucapkan selamat datang kepada Forkopimda Blora di Kedungtuban, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyambutan," kata Camat Kedungtuban.

Camat Kedungtuban mengungkapkan terkait lomba gropyokan tikus yang digelar serentak di wilayah Blora selatan pada saat Hari Kemerdekaan kemarin berjalan sukses. Dan ia mengapresiasi kepada semua pihak yang ikut mensukseskan.

"Berawal dari inisiasi dan tinjauan langsung bapak Kapolres di Kedungtuban. Serta peran serta dari para Kepala Desa dan warga, lomba gropyokan tikus berjalan lancar dan optimal. Kedepan akan terus kita gelorakan gropyokan tikus seperti ini," kata Camat Kedungtuban.

Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga kecamatan Kedungtuban yang sudah kompak melaksanakan kegiatan peringatan HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI ini.

Hadiah Gropyokan Tikus

Bupati membeberkan bahwa kecamatan Kedungtuban adalah salah satu Kecamatan yang ada di Blora yang merupakan lumbung padi tapi memang ada musibah hama tikus yang meresahkan warga.

"Terkait dengan hama tikus, ke depan kita terus akan berinovasi bagaimana membuat teknologi yang ramah lingkungan, kemudian terkait dengan penanggulangan hama ini seperti apa, kita juga akan terus bersinergi dengan Polres untuk bekerjasama mewujudkan ketahanan pangan," beber Bupati Blora.

Pada kesempatan itu, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mensukseskan lomba gropyokan tikus di wilayah Blora selatan.
 
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya atas kreatifitas dari kepala desa Kedungtuban maupun Kradenan, kita baru mengumpulkan hari itu kemudian kita sampaikan bahwa  besok lomba langsung dilaksanakan, dan bisa berjalan maksimal," kata Kapolres Blora.

Kapolres berharap kegiatan gropyokan tikus terus dilaksanakan pasca lomba yang digelar saat hari kemerdekaan sehingga bisa sebagai sarana untuk pengendalian hama tikus yang meresahkan warga di Blora selatan.

Selain itu juga diserahkan pula hadiah berupa 2 ekor kambing untuk Forkopimcam Kradenan dan Kedungtuban.

Adapun pemenang lomba gropyokan tikus sebagai berikut:
- Juara I adalah desa Medalem kecamatan Kradenan,  jumlah tikus yang ditangkap 4.258 ekor tikus dengan Hadiah uang pembinaan Rp.3.000.000,- 
- Juara II desa Sumber, kecamatan Kradenan, jumlah tikus yang ditangkap 2.969 ekor tikus hadiah Rp. 2.500.000,-
- Juara III desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, tikus yang ditangkap 2.053 ekor tikus hadiah Rp. 2.000.000,-

Kemudian Juara Harapan I desa wado, kec. Kedungtuban, tikus yang ditangkap 1.741 ekor tikus hadiah Rp. 1.250.000
Juara Harapan II Ds. Nglungger, kec. Kradenan, jumlah tikus yang ditangkap 1.215 ekor tikus hadiah Rp. 750.000,-
Juara Harapan III Ds. Mojorembun, kec. Kradenan, jumlah tikus yang ditangkal 1.083 ekor tikus hadiah Rp. 500.000,- (Polres/Redaksi)
Share:

Festival Barongan Nasional Digelar di Blora Desember 2022 Mendatang


BLORA - Bupati Blora  menyampaikan bahwa Festival Barongan tingkat Nasional bakal digelar kembali tahun ini. Event tahunan yang sempat berhenti karena pandemi, menurut Bupati akan diadakan kembali untuk menyemarakkan rangkaian Hari Jadi ke-273 Kabupaten Blora  pada bulan Desember 2022 mendatang.

Hal itu disampaikan Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., ketika menghadiri Pentas Barongan Risang Guntur Seto di Kelurahan Kunden dalam rangka Suran Ageng dan Agustusan, Jumat malam (19/8/2022). 

"Setelah dua tahun kita vakum dari event seni budaya berskala nasional, maka bulan Desember nanti inshaAllah akan kita adakan kembali Festival Barongan tingkat Nasional di Blora. Kita rangkaikan dengan acara Hari Jadi," ucap Bupati H. Arief.

Pasalnya menurut Bupati, antusiasme masyarakat untuk menonton pertunjukan barongan sangat tinggi sekali. Apalagi di setiap desa ada atau memiliki paguyuban Seni Barongan. 

"Terbukti malam ini pentas Risang Guntur Seto juga dipenuhi ribuan penonton. Skalanya ini sudah Alun-alun atau Kridosono, kalau disini ya penuh seperti ini. RGS memang top, selalu konsisten melestarikan seni Barongan Blora," kata  Bupati H. Arief.

Blora Kota Barongan

Pihaknya juga menyampaikan bahwa saat ini Pemkab sedang menyusun desain Tugu Barongan Blora untuk menegaskan branding Blora Kota Barongan. 

"Kita sedang susun desain Tugu Barongan, rencananya akan kita dirikan di perbatasan Blora - Rembang, di Desa Ngampel. Jika desainnya sudah jadi, nanti akan kita undang teman - teman seniman untuk memberikan masukan kepada kami," ucap Bupati Blora. 

Selain itu, kedepan Bupati H. Arief ingin keberadaan panggung terbuka Taman Tirtonadi bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan seni barongan secara rutin berkala. 

"Panggung yang ada di Taman Tirtonadi itu silahkan dimanfaatkan teman - teman seniman. Bisa untuk latihan, sekaligus menghibur masyarakat. Monggo silahkan diatur jadwalnya, bergantian. Mungkin seminggu sekali atau dua minggu sekali," tambah Bupati Blora H. Arief. 

Menurutnya, saat ini pertunjukan wayang kulit telah mulai dilaksanakan kembali secara rutin setiap malam Sabtu Pon di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Sehingga pihaknya juga ingin kesenian Barongan Blora bisa memiliki wadah untuk tampil secara rutin berkala dengan memanfaatkan panggung terbuka Taman Tirtonadi. 

Mendengar apa yang disampaikan Bupati Arief,  Ketua Paguyuban Seni Barongan Risang Guntur Seto, Adi Wibowo 
mengapresiasi komitmen Bupati Blora H. Arief Rohman dalam upaya pelestarian Seni Barongan Blora. 

"Keren Pak Bupati, kami siap menyukseskan. Malam ini juga banyak teman - teman seniman barongan yang hadir disini. Pasti juga akan mendukung apa yang disampaikan Pak Bupati. Kami sangat setuju dengan branding Blora Kota Barongan. Kami juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Pak Bupati dalam acara Suran Ageng ini," kata Adi Wibowo yang akrab disapa Didik RGS ini. 

Setelah Bupati naik panggung, pentas Barongan Blora pun terus dilanjutkan dengan pertunjukan Barongan Risang, ganongan, jaranan, gaenah dan lain lainya. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Ketua PWNU Jawa Timur Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Berbangsa


BLORA - K.H. Marzuqi Mustamar mengajak masyarakat Blora menjaga kerukunan berbangsa dan bernegara.

Ketua PWNU Jawa Timur tersebut menyampaikannya ketika memberikan mauidhloh hasanah acara Ansor Sendangwungu Ngaji Bareng dalam rangka Harlah ke-88 GP Ansor pada Senin (8/8/2022). 

"Saya mengajak bapak ibu masyarakat Blora untuk menjaga kerukunan umat beragama dan bernegara. Jangan sampai warga Blora mendukung kelompok-kelompok yang memecah belah bangsa Indonesia," ajak Kyai Marzuqi.

Kyai Marzuqi turut mendoakan Blora menjadi Kabupaten yang maju, sejahtera dan pembangunan semakin bagus.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. yang hadir pada acara tersebut turut didoakan oleh Kyai Marzuqi.

"Bapak Ibu, monggo do'akan Gus Arief diberikan kekuatan dalam memimpin Blora. Agar tetap melanjutkan program - program yang dicanangkannya. Blora Mengaji, Blora Bersholawat dan memberikan beasiswa kepada anak-anak bapak ibu sekalian," ungkap Kyai Marzuqi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora H. Arief Rohman menyampaikan beberapa program Pemerintah Kabupaten Blora.

"Saat ini Mbah Kyai, Pemkab Blora fokus pada pembangunan infrastruktur. Kita turut mendorong dan mendukung apa yang diprogramkan oleh NU maupun Ansor. Khususnya pada bidang pertanian dan peternakan," ungkap Bupati H. Arief.

Lebih lanjut, Bupati H. Arief berharap GP Ansor turut andil dalam Sesarengan Mbangun Blora dan tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang positif sekaligus bermanfaat bagi masyarakat. 

Sebelumnya Kepala Desa Sendangwungu Hendra Eko sulistyono berpesan agar pemuda jangan bermental loyo.

"Pemuda itu harus bersemangat, jangan bermantal loyo. Karena Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Saya berharap pemuda-pemuda Ansor bisa jadi contoh pemuda yang lain. Terakhir, pemuda harus cerdas dan terampil," ucap Hendra. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Pemkab Hibahkan Tiga Bidang Tanah kepada Polres Blora, Kapolres Fahrurozi: Ini Sambutan Yang Hangat


 
BLORA -  Ini bentuk dukungan Pemkab Blora kepada  Polres Blora untuk menjaga kondusifitas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Blora. Selain memberikan mobil dan motor operasional, juga hibahkan tiga bidang tanah, termasuk usulkan kenaikan status Polsek Cepu.
 
Disela-sela perkenalan Kapolres Blora yang baru, AKBP Fahrurozi, S.I.K., MM., MH, di Pendopo Rumah Dinas Bupati,  Rabu siang (27/07/2022), Bupati Blora,  H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. serahkan sejumlah fasilitas penunjang Polres Blora tersebut.    
 
Yakni bantuan kendaraan operasional, satu unit mobil patroli pengawalan (Patwal) dan satu unit kendaraan sepeda motor trail. Termasuk hibah tiga bidang tanah dari Pemkab Blora untuk Polres Blora dan usulan kenaikan status Polsek Cepu. 
 
Tiga bidang tanah yang dihibahkan tersebut, masing-masing  sebidang tanah di Kelurahan Jepon untuk perluasan Mapolres Blora dengan status hak pakai. Kemudian sebidang tanah untuk bangunan Pos jaga di Perumnas Karangjati dengan status hak pakai, serta sebidang tanah Pos Polisi Polaman, Desa Sendangharjo di tepi Jalan Nasional Blora-Rembang dengan status hak pakai.
 
Ikut menyaksikan penyerahan fasilitas dan hibah tanah itu,  Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda Blora. 
 
Bupati Blora H. Arief Rohman  menyampaikan, penyerahan kendaraan dinas operasional dan hibah tanah tersebut merupakan dukungan Pemkab Blora untuk Polres dalam hal meningkatkan pelayanan.
 
“Ke depan akan semakin banyak tamu yang datang ke Blora, mengingat operasional Bandara akan dilakukan dan peningkatan pelayanan stasiun Besar Cepu. Sehingga Polres Blora butuh tambahan kendaraan patwal guna mendukung tugas pengawalan,” papar Bupati Arief.
 
Sedangkan hibah tanah dengan status hak pakai, menurut Bupati juag untuk meningkatkan pelayanan kamtibmas Polres Blora. Salah satunya untuk perluasan lahan Mapolres yang ada di Jl. Blora – Cepu KM 5, Jepon.

 
“Selain itu, kami juga akan mengusulkan peningkatan status Polsek Cepu mengingat banyak aset vital negara disana, mulai Bandara, Stasiun Besar, Pertamina dll. Sehingga kepada Kapolres Blora yang baru, Komandan Fahrurozi, kami mohon agar usulan ini dikawal bersama,” lanjut Bupati.
 
Terus Bersinergi
 
Dalam kesempatan ini, H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga ucapkan selamat datang kepada AKBP Fahrurozi SIK., MM., MH., yang baru saja menjabat sebagai Kapolres Blora. Bupati menyatakan siap untuk terus bersinergi mendukung program program pembangunan kamtibmas dalam rangka mewujudkan Blora yang aman, damai, dan kondusif.
 
“Kita juga ingin terus bersinergi dengan Polri maupun TNI untuk membangun kondusifitas daerah. Bersama Pak Kapolres yang baru, Pak Dandim, Kajari, Bu Wakil Ketua DPRD dan lainnya akan bersama-sama mengawal ini. Kita Blora aman, kondusif, bukan tidak mungkin akan banyak yang tertarik untuk berinvestasi kesini. Mohon doanya,” tambah Bupati.
 
Sementara itu, Kapolres AKBP Fahrurozi, SIK., MM., MH., menyampaikan terimakasih kepada jajaran Pemkab Blora yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada jajaran Kepolisian Polres Blora.
 
“Ini sambutan yang hangat, hangat sekali. Ketika kami baru saja tiba bertugas di Blora, langsung menerima bantuan kendaraan operasional dan hibah tanah. Tentunya ini sebuah amanah yang harus kami jaga dan kami manfaatkan untuk menunjang kelancaran tugas. Sekali lagi terimakasih Pak Bupati. Mohon kami diterima sebagai anggota keluarga besar Kabupaten Blora. Kami siap menyukseskan program program Pemkab Blora,” terang Kapolres.
 
Usai penyerahan kendaraan patwal dan hibah tanah, dilanjutkan dengan Perkenalan Kapolres baru dengan jajaran Forkopimda, OPD, para Camat, Kapolsek, dan seluruh Danramil, di Rumah Dinas Bupati. Dalam kesempatan ini, hadir AKBP Fahrurozi, S.I.K., MM., MH., selaku Pejabat Kapolres Blora yang baru, bersama istri, Ny. Jean Fahrurozi.
 
Untuk diketahui, unsur Forkopimda Blora hadir komplit, mulai Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Ketua DPRD H. M. Dasum, SE., MMA., Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Andy Soelistyo, KP., S.Sos., M.Tr (Han)., Kajari Ichwan Effendi, SH., MH., hingga Kepala PN, PA, dan Sekda. Hadir pula para istri dan suami Forkopimda. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Program Sister City FPCI, Blora Akan Terkoneksi Dengan Sejumlah Kota di Luar Negeri


 
JAKARTA - Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) - Komunitas Politik Luar Negeri Indonesia, sebuah komunitas hubungan internasional terbesar se-Asia Tenggara yang dipimpin Dr. Dino Patti Djalal, siap bantu percepatan pembangunan Kabupaten Blora melalui program Sister City.
 
Tidak sekedar berwacana, pasalnya FPCI juga telah melaksanakan studi tentang negara mana saja yang cocok untuk melakukan penjajakan program sister city itu dengan Kabupaten Blora.
 
Tekad FPCI yang akan membantu Blora tersebut disampaikan langsung oleh Dino Patti Djalal kepada Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dalam rapat koordinasi di Le Meredien Hotel Jakarta, Kamis (21/07/2022) .
 
"Tim telah melaksanakan studi sejak awal tahun. Tidak hanya studi tentang rencana sister city, namun juga inovasi dan pembelajaran BUMD di luar negeri. Prinsipnya nanti akan kita bantu untuk menghubungkan lewat Kedutaan Besar yang ada di Indonesia, maupun KBRI yang ada diluar," ucap Dino Patti Djalal, yang juga mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu.
 
Dicontohkan, misal kota X di Australia, FPCI akan memberikan rekomendasi Dubes Australia yang ada di Indonesia tentang keinginan Blora menjalin kerjasama dengan pemerintah kota X itu.
 
Demikian juga dengan Dubes Indonesia yang ada di Australia kita kasih rekomendasi bahwa di Indonesia ada kota atau kabupaten Blora yang siap bekerjasama pembangunan dengan kota X di Australia.

"Setelah itu baru nanti bisa dikomunikasikan program kerjasama selanjutnya yang lebih teknis,’’ jelas Dino.
 
Sejumlah Negara
 
Menurut Dino Patti Djalal, berdasarkan studi yang telah ia lakukan, ada beberapa negara yang bisa diajak kerjasama dengan Blora. Seperti Korea, Jepang, China, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Australia.  ‘’ Kita akan cari mana yang paling pas,"  papar mantan Dubes Indonesia untuk USA 2010-2013 ini.
 
"Saya menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Pak Bupati yang sangat kuat untuk membangkitkan kerjasama sister city dengan jaringan luar negeri. Jarang ada Bupati yang punya wawasan luas seperti beliau ini. Biasanya malah Kemenlu cari daerah mana yang siap, ini justru Bupati nya yang aktif membangun komunikasi dengan kami. InsyaAllah akan terus kita kawal bersama agar Blora kedepan bisa lebih baik lagi. Kapan kapan nanti saya tak ke Blora," Imbuh Dino.

 
Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengucapkan terimakasih kepada Dino Patti Djalal dan jajaran FPCI yang telah membantu menyusun studi pelaksanaan sister city dan inovasi BUMD untuk Kabupaten Blora.
 
"Terimakasih Pak Dino dan kawan-kawan. Kami ingin sister city ini nantinya membangkitkan pembangunan berwawasan green ekonomi, dan green energi. Mengingat wilayah Blora ini hampir separuhnya hutan. Kita ingin kelestarian alam tetap diutamakan namun menghasilkan ekonomi untuk masyarakat kita. Selain itu juga sektor migas, dan potensi gas carbon yang dulu sempat kita jajaki dengan Jepang. Akan kita tanyakan lagi tindak lanjutnya seperti apa dari Pertamina dan ITB," ungkap Bupati.
 
Lewat program sister city ini, Bupati ingin banyak ilmu yang didapatkan Blora untuk menarik investasi ke daerah. Turut hadir dalam kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, Kepala Dinsos P3A, Kabag Pemerintahan dan perwakilan Kabag Prokompim.
 
Untuk diketahui, Sister City atau kota bersaudara adalah konsep menghubungkan dua kota di lokasi negara yang berbeda untuk menciptakan koneksi budaya dan kontak sosial antar penduduk.
 
Awalnya, ini adalah kerja sama antara pemerintah kota di satu negara dengan pemerintah kota di luar negeri, yang tujuannya untuk mengembangkan hubungan persahabatan dan saling pengertian antara negara yang berbeda. Namun kini bergeser ke bentuk kerja sama yang konkrit dan saling menguntungkan.
 
Di Indonesia aturan terkait sister city ini diatur dalam surat edaran Mendagri No. 193/1652/PUOD pada 26 April 1993. SE ini mengatur tentang tata cara pembentukan hubungan kerja sama. 
 
Di Indonesia konsep Sister City lebih condong ditujukan untuk pembangunan ekonomi, namun bilang lain seperti pendidikan dan budaya termasuk salah satu isu yang penting dalam skema Sister City.
 
Ada beberapa isu yang menjadi bidang kerja sama Sister City,  antara lain, ekonomi, perdagangan, investasi, industri, dan pariwisata, ilmu pengetahuan, teknologi, dan administrasi. Termasuk pendidikan, kebudayaan, kesejahteraan sosial, pemuda dan olahraga, serta bidang-bidang lain yang disetujui kedua belah pihak. (Prokompim/ADY/Red)
Share:

Bupati Blora Mengajak Peternak Sapi, Agar Waspadai Wabah PMK


BLORA - Ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi menyerang kesehatan hewan ternak hingga kematian, mulai diwaspadai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. 

Sebagai daerah penghasil populasi sapi terbesar di Jawa Tengah, Pemkab Blora pun mengambil langkah pencegahan bersama para peternak.

Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., terjun langsung ke kandang sapi komunal untuk memberikan edukasi kepada peternak. Tepatnya di kandang komunal Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kamis (19/05/2022)

Bupati juga melakukan penyemprotan disinfektan pada ternak sapi dan kandang, dengan didampingi Sekretaris Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Hadi Praseno, S.Sos., bersama Sub Koordinator Kesehatan Hewan DP4, drh. Asngadi.

“Sampai saat ini memang belum terdeteksi PMK di Kabupaten Blora. Namun demikian, karena kita merupakan penghasil sapi terbanyak di Jateng maka langkah kewaspadaan perlu dilakukan. Seperti saat ini kita ajak peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, dan mengontrol gizi ternaknya,” ungkap Bupati Blora.

“Karena wabah ini disebabkan oleh virus yang menular, maka kita minta juga dinas untuk mengaktifkan pos kesehatan hewan di wilayah perlintasan perbatasan. Termasuk di beberapa Pasar Hewan untuk dilakukan pemantauan secara rutin. Jangan sampai ada ternak Blora yang tertular dari luar. Apalagi sebentar lagi akan Idul Adha, kualitas sapi kita harus dijaga,” tegas Bupati H. Arief Rohman.

Sebagai bentuk kewaspadaan, H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga meminta DP4 untuk menyiapkan obat disinfektan pencegah PMK termasuk vaksinnya untuk disalurkan kepada para peternak. 

“InshaAllah disinfektan dan vaksinnya nanti siap. Kita minta dinas terkait bisa melakukan sosialisasi gejala PMK secara massif, sehingga peternak bisa langsung lapor ke Pos Keswan jika menjumpai gejala yang mirip,” pungkas Bupati Arief.

Sementara itu, drh. Asngadi, selaku subkor kesehatan hewan DP4 Blora menyampaikan bahwa PMK saat ini mulai terdeteksi di beberapa Kabupaten di Jawa Timur. Sehingga pihaknya sejak beberapa hari terakhir terus melakukan pemantauan perlintasan ternak yang masuk Blora dan sosialisasi ke peternak.

“Ada 8 pos pantau yang kita lakukan pengawasan. Setiap kendaraan pengangkut ternak juga kita semprot disinfektan,” ungkap Asngadi.

Adapun gejala PMK ini menurutnya kepincangan, air liur berlebih atau berbusa, pembengkakan kelenjar submandibular, lepuh di sekitar mulut, lidah, gusi, nostril, kulit sekitar teracak, dan putting. Kemudian hewan terlihat lemah, sering berbaring, demam hingga 41 derajat Celcius.

“Jika ada gejala seperti itu, ternaknya jangan dijual tapi langsung laporkan ke DP4. Kami akan langsung turun untuk menindaklanjutinya. Wabah ini dahulu sudah pernah terjadi di Blora, saat saya masih sekolah. Semoga ini nanti tidak sampai masuk Blora lagi,” tambah Asngadi.

Salah satu peternak sapi, Tekad Widodo, menyambut baik sosialisasi pencegahan PMK dari Pemkab Blora yang dilakukan di desanya. Pihaknya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan untuk seluruh peternak di Kabupaten Blora.

“Kita tidak ingin PMK ini masuk Blora, maka sosialisasi seperti ini sangat baik jika diberikan kepada seluruh peternak. Bisa saja diberikan saat di Pasar Hewan ketika para peternak berkumpul. Saya sendiri selalu memperhatikan kebersihan kandang, dan mengoptimalkan gizi makanan sapi. Jika sapinya sehat, inshaAllah tidak mudah kena virus,” ujar Tekad Widodo yang mulai beternak sapi sejak 2016 ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang ada di DP4 Blora, jumlah populasi sapi di Kabupaten Blora pada tahun 2021 mencapai 275.741 ekor. (Redaksi)
Share:

Zaman Edan Bait ketujuh (Syair Termashur Ronggowarsito)


Di zaman edan, orang kaya semakin kaya, sedangkan orang yang miskin semakin tidak berdaya. Artinya zaman yang penuh dengan ketidakjelasan atau tidak menentu. Bait ketujuh dalam serat Kalatidha tentang Zaman Edan ditulis tahun 1860, oleh pujangga Surakarta.

Serat Kalatidha adalah sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa karangan Raden Ngabehi Rangga Warsita berbentuk tembang macapat. Karya sastra ini ditulis kurang lebih pada tahun 1860 Masehi. Kalatidha adalah salah satu karya sastra Jawa yang ternama.... dikutib dari  Wikipedia.

Syair “Zaman Edan” yang dituliskan oleh pujangga Ronggowarsito saat ini masih relevan, tak bisa dipungkiri zaman sekarang memang zaman penuh kebohongan atau berita bohong. Akan tetapi, perbedaannya adalah perkembangan teknologi yang saat ini semua kalangan bisa melihat berita di berbagai macam media. Bait ketujuh dalam Serat Kalatidha tentang Zaman Edan ini sangat populer pada saat Warsito masih hidup, bahkan Serat Kalatidha ini sampai didengar oleh orang-orang Belanda disana terkhususnya di Kota Leiden.

Kalatidha adalah kritik atau sindiran berbagai hal yang terjadi pada masa itu. Kalatidha berarti waktu atau jaman edan. Ditulis dalam bentuk Macapat Sinom oleh Warsito antara tahun 1861-1873 pada masa Sri Sunan Pakubuwono IX. Lebih dari 150 tahun silam pada masa itu,  berita palsu ternyata sudah merebak dan merusak. Bayangkan! Hampir satu abad lebih, Warsito sudah merasakan adanya kerusakan di negeri ini. Di zaman edan, untuk melamar pekerjaan pun harus menyuap dulu baru diterima. Sedangkan korupsi merajalela saat ini, orang yang sudah punya jabatan dan hartanya berlimpah masih saja tidak merasa puas.

“Sejatinya yang disebut Jaman Edan adalah peristiwa masa lampau, tetapi fenomena yang sama dipercaya oleh masyarakat Jawa selalu muncul dari waktu ke waktu, pada masa pemerintahan siapa pun."

Padahal zaman rusuh ini terjadi dari tahun 1700 hingga tahun 1800, dengan ciri-ciri :

1. Artati ‘uang’. Pada zaman ini orang tergila-gila kepada uang. Kehidupan sangat sulit, dan manusia bekerja membanting tulang demi uang.

2. Nistana ‘kemelaratan’. Kemiskinan tumbuh merajalela, dan bumi tidak lagi memberikan kekayaannya sehingga banyak orang berbuat jahat karena hati dan pikirannya dikuasai oleh nafsu serakahnya.

3. Jutya “kejahatan”. Kejahatan tumbuh di mana-mana karena jiwa orang Jawa telah dikuasai oleh nafsu angkara murka,” tulis Andjar Any dalam Rahasia Ramalan Jayabaya, Ranggawarsita, dan Sabdapalon (1979).
-----
Oleh : Indra Krena Wicaksana
https://www.facebook.com/potret.sejarahindonesia
https://instagram.com/potret.sejarahindonesia?utm_medium=copy_link
Share:

Polisi Blora Pantau Masa Kadaluwarsa Produk Makanan dan Minuman Dipasaran


BLORA - Awal bulan puasa, Polres Blora melakukan berbagai macam upaya untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Selain memastikan kondusifitas wilayah, Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH juga menginstruksikan anggota agar intensif melakukan pantauan terhadap ketersediaan bahan pangan dan masa kadaluwarsa produk makanan ataupun minuman dipasaran.

Melalui Polsek Jajaran di 16 kecamatan di kabupaten Blora. Polres Blora menerjunkan Bhabinkamtibmasnya untuk turun ke lapangan memantau stok bahan pangan di bulan Ramadan.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman dan Kelurahan Sonorejo Polsek Blora Bripka Achmad Nur Kholik,SH, Senin, (04/04/2022).

Bripka Kholik menyambangi kawasan pertokoan modern yang ada di wilayah kelurahan Kauman dan Sonorejo. Dalam sambang tersebut, Bripka Kholik menyampaikan imbauan kepada karyawan toko agar setiap waktu selalu mengecek masa kadaluwarsa produk makanan dan minuman yang dijual terutama kebutuhan buka puasa serta jajanan dan kue lebaran.

"Selain kita ingatkan waspada keamanan, kita tegaskan juga agar masa kadaluwarsa produk makanan dan minuman terus diperhatikan. Jangan sampai menjual produk yang sudah kadaluwarsa karena dapat membahayakan kesehatan konsumen," ucap Bripka Kholik.

Tak lupa Bripka Kholik mewanti wanti agar dalam bertransaksi, karyawan waspada terhadap peredaran uang palsu yang dikhawatirkan terjadi pada bulan Ramadan.

"Cek dan teliti uang saat bertransaksi terutama dalam pecahan uang dengan nominal yang besar," tandas Bhabinkamtibmas.

Adapun berdasarkan pantauan dilapangan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Kholik tidak ditemukan produk makanan dan minuman kadaluwarsa. Dan untuk stok ketersediaan bahan pangan sampai saat ini masih aman dan tidak ditemukan lonjakan harga. 

"Belum ada lonjakan harga, jikapun ada kenaikan masih dalam batas normal. Dan untuk stok bahan pangan relatif aman," pungkas Bhabinkamtibmas.

Terpisah, Kapolsek Blora AKP Yuliyanto,SH membeberkan bahwa pada saat bulan Ramadan, pihaknya telah menginstruksikan secara khusus kepada anggota terutama Bhabinkamtibmas untuk memantau pusat keramaian masyarakat serta tempat ibadah. Lokasi seperti pasar, pertokoan dan masjid serta gereja menjadi sasaran patroli petugas Polsek Blora disamping lokasi rawan lainnya. (Red) 
Share:

Blora Siap Sukseskan Akselerasi Sertifikat Halal UMKM



SEMARANG - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi  Jawa Tengah berkolaborasi siapkan program akselerasi sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMK.

Sinergi ini disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Public Hearing Temu Konsultasi Pendamping Proses Produk Halal (PPH) bagi pelaku UMK di Provinsi Jawa Tengah, di Hotel Grand Candi Semarang, Selasa (29/03/2022) kemarin.

Program tersebut, untuk mengakselerasi tercapainya target 10 juta sertifikasi halal dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional, dimana dari jumlah tersebut Jawa Tengah nantinya mendapat fasilitas sebanyak 1 juta sertifikat halal.

Acara tersebut di buka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen didampingi oleh Kepala BPJPH Aqil Irham, Kepala Kemenag Jawa Tengah, ketua Baznas Jawa Tengah,MUI Jateng dan diikuti oleh kabupaten /kota se Jawa Tengah.

Sedangkan Pemkab Blora dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, S.T, MM, didampingi Kepala Dinperinaker Endro Budi Darmawan, SE., M.Si., dan Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Dindagkop UKM, Edy Suprapto.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyambut baik program akselerasi sertifikat halal ini. Apalagi, sejak 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengantongi dua kali penghargaan wisata halal.

Meski sudah mengantongi sertifikat halal, Taj Yasin mengatakan, wisatawan masih seringkali bertanya, label halal tersebut bisa terepresentasi di wisata apa?  Karena latar belakang itu, maka beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggalakkan sertifikasi halal dari hulu sampai hilir.

"Kita dorong untuk hulunya dulu kita siapkan. Setelah itu baru sampai ke hilir. Nanti di Kemenag (Kementerian Agama) lewat Kanwil (kantor wilayah) atau Kemenag kabupaten/ kota," tuturnya.

Pelaksanaan sertifikasj halal dari hulu ke hilir dicontohkan Wagub dengan produk produk olahan berbahan dasar daging. Agar produk tersebut halal, maka sertifikasi halal harus dimulai dari bahan dasarnya,yaitu dagingnya dan bahan-bahan lain yang digunakan.

"Sehingga sebagai produk olahan yang menjadi produk hilir terpenuhi unsur halalnya," imbuhnya.

Keberhasilan dalam menerbitkan sertifikat halal, kata Wagub, butuh kerja sama dari unsur internal Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pihak eksternal. Antara lain Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Agama, MUI, dan pelaku UMKM.

"Inilah yang saat ini kita holdingkan menjadi satu kesatuan. Apalagi potensinya bukan hanya UKM saja yang akan mendapatkan manfaat sertifikat halal, tapi juga nantinya para pelaku wisata," ungkapnya.

Kepala BPJPH Aqil Irham menambahkan, program 10 juta sertifikat halal bagi UMKM bertujuan untuk menjamin kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat di negara yang mayoritas penduduknya muslim. Di samping itu, untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara luar yang sudah begitu masif dalam melakukan sertifikasi halal produk-produknya.

"Seperti Malaysia dan Singapura yang selalu menang dari sektor makanan dan minuman. Padahal kita kan kaya kuliner nusantara. Mengapa kuliner kita, pusat oleh-oleh kita, rumah potong hewan, rumah potong unggas, kenapa tidak juga tercatat melalui sertifikasi halal," tuturnya.

Guna mengejar ketertinggalan tersebut akan menggiatkan sertifikasi halal bukan hanya pada produk hilir makanan dan minuman saja, tetapi juga mendorong sertifikasi hingga ke hulunya, salah satunya sertifikasi halal pada jasa penyembelihan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, S.T, MM, mengatakan Pemkab Blora siap terus berupaya mendorong para pelaku UKM  agar terus mendapatkan sertifikasi Halal pada produk yang dimiliki.

"Dari data di OPD terkait sejak 2019-2022 sudah ada 57 produk UMKM yang bersertifikasi halal," ucapnya.

Dengan Jawa Tengah nantinya mendapat fasilitas sebanyak 1 juta sertifikat halal, tentu ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha agar bisa mendapatkan sertifikasi halal.

Edy Suprapto, Kabid Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan koperasi dan UKM Blora mengatakan setiap tahun pihaknya terus mengusulkan agar mendapatkan sertifikasi halal, namun ada beberapa yang gagal karena persyaratan.

"Kita selalu mendorong, dan memberikan pemahaman pelaku UMKM hingga sesuai standar untuk menembus sertifikasi halal," imbuhnya.

Bahkan setiap tahun saat mengusulkan, Edy menyebutkan selalu memberikan pembinaan dengan kerjasama MUI, agar produk yang diusulkan sesuai dengan standar penilaian. (Redaksi)

Share:

Bupati Dorong Pendidikan di Pondok Pesantren Untuk Terus Berkembang


BLORA -  Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menghadiri acara Haflah Akhirussanah dan pagelaran seni di SMP Islam Plus Al Muhibbin, Pondok Pesantren Al Muhibbin Kampung Pitulikur, Kradenan, Blora, Sabtu (26/03/2022).

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi peran pondok pesantren di Kabupaten Blora, khususnya Pondok Pesantren Al Muhibbin dalam turut memajukan dunia pendidikan.

"Saya apresiasi penghargaan setinggi tingginya kepada Pondok Pesantren Al Muhibbin yang telah menciptakan pendidikan yang mengkombinasikan umum dan agama ini sesuatu yang kedepan akan menjadi pesantren yang maju," harap Bupati

Disampaikannya, karena hal tersebut menyesuaikan tantangan zaman, kebutuhan ke depan banyak orang tua bermimpi anak-anaknya bisa ilmu umum dan ilmu agama.

Bupati terus mendukung agar pendidikan di pondok pesantren untuk dapat terus berkembang.

"Kita terus dukung untuk pengembangan ponpes ini bahkan kedepan tidak hanya tingkat SMP saja, kita membayangkannya harus berlanjut lagi, kita urus ijin untuk SMA, judulnya nanti SMA Plus dan konsepnya boarding," harapnya

Saat menghadiri acara tersebut Bupati juga menyaksikan perwakilan santri yang saat itu tengah diuji pengetahuan dan pemahamannya terkait ilmu-ilmu agama yang telah diajarkan.
 
"Saya merasa senang dan bahagia, luar biasa para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Al Muhibbin Kampung Pitulikur ini," tambahnya

Bupati juga mendorong agar fasilitas-fasilitas di Ponpes untuk senantiasa ditingkatkan. 

Kemudian Pemkab juga akan mendukung untuk adanya akses jalan yang memadai sehingga Ponpes tersebut mudah dijangkau.

“Kalau nanti jalannya udah jalannya mulus massa Jawa timur tentu akan beralih kesini daerah Bojonegoro, Ngawi dan sebagainya, kalau tahu disini ada pondok pesantren bagus, soal pendidikan itu getok tularnya cepat,” terangnya

Setelah kegiatan tersebut, Bupati menghadiri acara Kejiwan Bersholawat, di Desa Kejiwan, Kecamatan  Kedungtuban. Acara tersebut sekaligus dalam rangka Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Al Quran, Tahfidz 100 Hadits Shahih Beserta Arti dan Rawi TPQ/Rawi Madin An Nuroniyah. Hadir pada kegiatan tersebut Habib Farid  bin Abdurrahman Al Jufri, KH Fachrur Rozi,Sayyid Musthofa Maulana Maghribi Al Anggawi.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Sangat luar biasa, saya sampaikan terimakasih karena  telah berkontribusi untuk pendidikan Islam khususnya di Kabupaten Blora, dan juga selamat untuk adik-adik yang telah diwisuda semoga menjadi anak yang sholeh dan sholehah,” pungkasnya (Red)
Share:

Blora Menyapa di Desa Tanggel Jadi Ajang Curhat Pada Bupati


BLORA - Program “Blora Menyapa” untuk menyerap aspirasi masyarakat pedesaan kembali dilaksanakan Jumat (18/03/2022), yang kali ini bertempat di Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung. Bupati H. Arief Rohman, SIP., M.Si., pun hadir langsung bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., untuk mendengar masukan dari masyarakat desa.

Bupati dan Wakil Bupati pun mengajak jajaran Forkopimda dan para Kepala Dinas (SKPD/OPD) untuk ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung di Balaidesa Tanggel ini. Setibanya di lokasi, acara dimulai dengan sambutan selamat datang dari Kepala Desa Tanggel, Sumaryanto. Sambutan, sekaligus curhat menyampaikan usulan pembangunan kepada Bupati.

“Selamat datang Bapak Bupati, Bu Wakil Bupati dan rombongan. Ini sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami masyarakat Tanggel. Baru kali ini kami yang ada di tengah hutan ini kedatangan Bupati dan Wakil Bupati untuk mendengarkan keluhan masyarakat. Mohon izin, mumpung bertemu, saya ingin menyampaikan beberapa usulan,” ucap Sumaryanto.

“Begini, dari saya lahir hingga sekarang menjadi Kades, kondisi jalan kabupaten dari Kadengan menuju Tanggel ini belum pernah bagus. Kondisinya memprihatinkan, apalagi saat musim hujan seperti ini. Memang ada dua titik yang sudah dibeton, kami berharap ada kelanjutannya sehingga masyarakat bisa melaksanakan kegiatan ekonomi dengan lancar. Karena desa kami ini merupakan sentra perkebunan jeruk di Kabupaten Blora,” ujar Kades yang menjabat sejak 2019 ini.

Sementara itu, Sutamsu, warga Dukuh Bogorejo, Tanggel, yang hadir dalam kesempatan ini juga menyampaikan hal senada. Dirinya ingin pembangunan jalan kabupaten satu-stunya akses menuju Tanggel bisa diperbaiki.

“Kita ingin ada komitmen dari Pemerintah Kabupaten untuk kelanjutan pembangunan jalan ini. Pak Kades mungkin umurnya belum sampai 40, lha saya ini yang sudah tua juga belum pernah merasakan jalan Tanggel ini nyaman. Sekiranya Pak Bupati dan rombongan bisa membantu kami,” kata Sutamsu.

Keluhan dan usulan masyarakat inipun langsung direspon Bupati Arief. Pihaknya menyadari bahwa Desa Tanggel ini memiliki potensi yang luar biasa. Namun kondisi infrastrukturnya memang belum baik.

“Maturnuwun atas masukan dan usulannya. Kami menyadari bahwa jalan kabupaten menuju Tanggel ini masih rusak. Tadi dari Kadengan menuju Tanggel rasanya goyang kanan kiri di dalam mobil. Kita komitmen agar kedepan pembangunan jalan kabupaten menuju desa penghasil jeruk ini akan terus dilakukan,” tegas Bupati yang baru satu tahun menjabat ini.

“Sebagai tahap awal, inshaAllah di 2022 ini sudah dianggarkan untuk pembetonan jalan Kadengan - Tanggel sekitar 1 kilometer. Memang ini belum bisa menjangkau seluruh kerusakan. Namun akan kita upayakan berlanjut di 2023 nanti. Semoga kemampuan anggaran Pemkab semakin bertambah,” tambahnya.

“Bahwasanya saat ini kerusakan jalan kabupaten di Kabupaten Blora masih banyak. Sehingga anggaran yang ada pada APBD harus kita bagi sesuai skala prioritas. Tahun ini anggaran insfrastruktur kita naikkan menjadi 260 an miliar hingga 300 miliar, ketimbang tahun lalu yang hanya sekitar 100 miliar. Harapannya semakin banyak kerusakan jalan kabupaten yang bisa tertangani,” ungkap Bupati.

Tidak hanya ruas Kadengan - Tanggel, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini pin ingin akses Tanggel menuju Banjarejo juga bisa dibuka dan layak untuk dilalui. Pasalnya saat ini kondisinya juga masih memprihatinkan.

“Kita ingin kerjasama juga dengan TNI-Polri untuk membuka akses Tanggel – Banjarejo,” sambung Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 50 masyarakat kurang mampu, yang diserahkan secara simbolis kepada tiga orang. Dilanjutkan penyerahan bantuan Baznas Kabupaten Blora kepada Takmir Masjid Baitussalam, dan Masjid Baitul Muntaha sebagai penunjang sarana prasarana ibadah.

Dasimah, salah satu penerima paket sembako merasa bersyukur bisa bertemu langsung dengan Bupati dan menerima bantuan.

“Alhamdulilah, maturnuwun Pak Bupati dan semuanya. Baru kali ini bisa ketemu dan salaman dengan Pak Bupati. Semoga jenengan semua selalu diberikan kesehatan. Jangan kapok nggih dolan Tanggel,” ujar Dasimah.

Acara kemudian ditutup dengan ibadah sholat jumat bersama dengan Kapolres Blora di Masjid Baitussalam, Dukuh Sonorejo Tanggel. Yang diisi pengarahan pembangunan dan kamtibmas di akhir ibadah, sekaligus pembagian paket makanan “Jumat Berkah” kepada para jamaah. 

Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Blora, Bibi Hastuti, jajaran Forkpimcam Randublatung, perwakilan Perhutani, dan ormas keagamaan, hingga para tokoh masyarakat. (Red)
Share:

Badan Litbang Kemendagri Dorong Blora Jadi Kabupaten Terinovatif


JAKARTA - Badan Penelitian dan Pembangunan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nampaknya kagum pada peningkatan inovasi pelayanan publik dalam kurun waktu setahun terakhir di Kabupaten Blora, dan siap mendorong Blora menjadi Kabupaten Terinovatif di Jawa Tengah maupun Nasional. 

Hal ini diungkapkan Plh. Kepala Badan Litbang Kemendagri, Eko Prasetyanto, saat mengundang Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., ke kantornya, Rabu (02/03/2022) kemarin. 

"Berdasarkan laporan yang dikirim ke Pusat, ada peningkatan jumlah inovasi pelayanan publik di Kabupaten Blora yang cukup signifikan selama 2021. Dari 208 inovasi yang didaftarkan, ada  207 yang memenuhi kategori inovasi berdasarkan hasil penilaian. Hanya satu saja yang belum bisa masuk kategori inovasi. Tentunya ini sangat mengagumkan dan kedepan bisa didorong untuk terus berinovasi," ucap Eko Prasetyanto. 

Pihaknya berharap kedepan Blora bisa menjadi daerah yang inovatif seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Inovasi menjadi sebuah kewajiban di era seperti ini. Tidak hanya program, namun juga didukung komitmen yang kuat dari seorang pimpinan, berikut dukungan anggaran, dan azas kebermanfaatan bagi masyarakat. Inovasi bagus akan percuma jika manfaatnya belum bisa dirasakan masyarakat. Kami yakin Blora kedepan pasti bisa menjadi Kabupaten Terinovatif," tambah Eko Prasetyanto. 

Sementara itu, Bupati Arief Rohman, menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati memang berkomitmen kuat untuk mendorong inovasi daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masayarakat. 

"Pasca dilantik 26 Februari 2021, setahun lalu, kami berdua langsung berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan publik. Kita minta seluruh SKPD untuk melakukan inovasi pelayanan dan terus membuat terobosan pembangunan. Ini dikarenakan ekspektasi masyarakat yang berharap ada perbaikan di Kabupaten Blora sangat tinggi. Sehingga ketika kami dipercaya penuh untuk memimpin Blora, langsung kita dorong seluruh SKPD berinovasi," ungkap Bupati Arief. 

Salah satu inovasi yang sempat diragukan masyarakat namun dinyatakan berhasil, menurut Bupati adalah pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Blora yang hanya butuh waktu kurang dari 99 hari untuk mewujudkannya. 

"26 Februari 2021 kami dilantik, awal Maret 2021 kami langsung lakukan penandatanganan komitmen pembangunan MPP dengan Pak Menteri di Jakarta. Selanjutnya di awal bulan Juni sudah diresmikan Pak Menteri secara virtual, dan kini memiliki layanan hingga 200 lebih. Saat itu juga digadang menjadi MPP tercepat di Indonesia," ujar Bupati Arief. 

Tak hanya itu, dirinya juga melakukan road show keliling SKPD bersama Wakil Bupati untuk memantau inovasi pelayanan publik yang dilaksanakan masing-masing dinas atau kantor. 

"Kita wajibkan masing-masing SKPD melakukan inovasi. Untuk Kepala SKPD yang baru dilantik juga kita wajibkan melakukan inovasi. Karena menjadi kepala dinas sebenarnya bukan menjadi seorang bos yang hanya mendelivered perintah atasan kepada bawahannya. Namun kami tekankan untuk menjadi penggerak inovasi dan kolaborator di masing-masing lembaga yang mereka pimpin," terang Bupati.

Jika merasa tidak bisa, Bupati menekankan akan ada pemain pengganti bahkan pemain naturalisasi. 

"Jadi Kepala SKPD kinerjanya akan kita evaluasi setahunnya sekali. Jika kinerjanya kurang memuaskan dan minim inovasi tentunya akan disiapkan pemain pengganti, bahkan kalau perlu naturalisasi," sambung Bupati. 

Pihaknya lantas berterimakasih kepada Badan Litbang Kemendagri yang telah mengundang Pemkab Blora untuk mendengarkan arahan terkait inovasi daerah. 

"Kami sangat bersyukur diundang ke Jakarta. Kami berharap ada banyak masukan yang diberikan untuk kemajuan Blora kedepan. Kami siap berkomitmen untuk menjadikan Blora sebagai Kabupaten Terinovatif," ungkap Bupati. 

Usai diskusi dengan Kepala Badan Litbang Kemendagri, Bupati Arief Rohman diminta menjadi narasumber dalam acara podcast Pieter Show yang akan ditayangkan di channel youtube Badan Litbang Kemendagri. 

Hadir mendampingi Bupati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blora, A Mahbub Djunaidi, S.Pd., M.Si., dengan sekretaris dan para Kabid Bappeda. (Red)
Share:

Menko Luhut Minta Kepala Daerah Berikan Edukasi Terkait Varian Omicron Kepada Masyarakat


BLORA- Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta kepada daerah untuk mempercepat vaksinasi. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada kepala daerah untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait varian Omicron.

Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat koordinasi evaluasi PPKM Jawa Bali, yang digelar secara virtual pada Jumat (11/2/2022) pagi. 

Dari ruang rapat Bupati Blora, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Dandim 0721 Blora, Kepala Kejaksaan Negeri Blora, perwakilan Polres, serta Kepala OPD terkait mengikuti jalannya rapat tersebut.

Pada rapat tersebut, Menko Luhut meminta kepada daerah agar mengedukasi masyarakat bahwa karakteristik Omicron berbeda dengan Delta.

“Saya minta Kemenkes, BNPB dan kepala daerah memberikan edukasi yang luas kepada masyarakat tentang karakteristik omicron berbeda dengan delta. Jadi jangan ada ketakutan yang berlebihan terutama untuk anak muda yang sehat,” paparnya

Disampaikannya, bahwa masyarakat tidak perlu untuk khawatir berlebihan. Ia juga menghimbau masyarakat untuk segera vaksinasi dosis kedua.

“Kita tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan, sepanjang sudah vaksin, kemudian dua kali, kalau tidak ada komorbid, ada peduli lindungi, prokes dilakukan mestinya angka itu terkendali,” tambahnya

Lanjutnya, daerah juga diminta untuk memperhatikan keseimbangan antara aspek kesehatan dan ekonomi dengan baik. 

Termasuk agar protokol kesehatan tetap untuk diterapkan.

“Saya meminta kepala daerah mencari keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, dihadapkan pada karakteristik yang berbeda dari omicron tidak perlu menerapkan rem terlalu keras terhadap ekonomi,” Jelasnya

“Namun protokol kesehatan, disiplin peduli lindungi terus ditingkatkan, serta vaksinisasi dosis kedua maupun booster harus diakselerasi,” lanjutnya

Luhut juga menegaskan, bahwa daerah  diminta untuk tetap melakukan akselerasi vaksin. Ia pun memerintahkan kepala daerah khususnya yang belum memenuhi target vaksinasi untuk segera melakukan percepatan.

“Saya juga minta bupati, walikota, dandim, kapolres, kabupaten kota yg belum mencapai target vaksinasi dosis kedua untuk meningkatkan percepatan vaksinasi,” imbuhnya

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menjelaskan bahwa karakter Omicron berbeda dari varian Delta maupun kasus awal yang muncul di Wuhan beberapa tahun lalu. 

Pihaknya meminta agar daerah melakukan edukasi dan komunikasi terkait varian Omicron kepada masyarakat, sehingga mereka tidak perlu panik.

“Karakter omicron dan delta, Wuhan yang pertama itu jauh berbeda, selain komunikasi publik dari pemerintah pusat, tolong pemerintah daerah untuk memberikan narasi tentang karakteristik omicron dan dampaknya berikut data-data yang kuat,” paparnya

Sehingga, lanjut Tito, masyarakat dapat mengetahui bahwa situasi omicron ini beda dengan pada saat delta dan Wuhan sehungga agar mereka tidak panik.

Usai mengikuti rapat tersebut, Wakil Bupati menyampaikan akan menindaklanjuti arahan dari Menko Marves, para menteri, dan Satgas tersebut. 

“Tadi arahan dari Pak Luhut sangat penting dan akan kita tindaklanjuti, tentunya hasil rapat ini akan saya sampaikan ke Pak Bupati dan nantinya akan kita rapatkan dengan melibatkan OPD terkait, sehingga apa yang disampaikan tadi bisa kami terapkan di Kabupaten Blora,” ungkapnya

“Termasuk arahan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Omicron, serta mendorong vaksinasi dan protokol kesehatan agar selalu diterapkan, sehingga mereka tidak panik atau khawatir berlebihan,” lanjutnya (Red)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels