Istimewa, Kabupaten Blora Kembali Raih Predikat WTP Ketujuh Kalinya

BLORA - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dalam hal penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Kabupaten yang berada paling timur Jawa Tengah ini kembali berhasil meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas LPKD Tahun Anggaran 2020.

Pemberian predikat Opini WTP ini disampaikan langsung oleh Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Ayub Amali, SE, MM, Ak., CSFA., CA., secara luring, Jumat siang (30/04/2021), di ruang pertemuan Gedung BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Semarang, kepada Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., dan Ketua DPRD HM. Dasum, SE, MMA.

Sama seperti tahun kemarin, penyelenggaraan penyerahan hasil pemeriksaan LKPD untuk tahun ini dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan karena masih dalam pandemi Covid-19, dengan pembatasan undangan serta penerapan 3M.

Sebelum acara penyampaian hasil dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan penandatanganan dokumen penyerahan hasil pemeriksaan LKPD yang dilakukan kedua belah, pihak BPK RI Perwakilan Jateng dengan Pemkab Blora yakni Bupati dan Ketua DPRD.

Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Ayub Amali mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Blora yang telah tepat waktu mengirimkan laporan hasil penyelenggaraan pemerintahan daerahnya kepada BPK RI sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Sebelumnya kami mengapresiasi dan berterimakasih kepada Blora yang sudah tepat waktu mengirimkan LPKD nya kepada BPK. Sejak Januari kita lakukan pemeriksaan. Di Jawa Tengah hari ini ada tiga kabupaten yang paling awal untuk menerima hasil pemeriksaannya. Salah satunya Blora kemudian Boyolali dan Karanganyar. Semoga kedepan bisa dipertahankan dan lebih baik lagi,” sambung Ayub Amali.

Menurut Ayub Amali setelah dilakukan serangkaian tahapan pemeriksaan LKPD oleh tim BPK, pihaknya menetapkan Kabupaten Blora kembali memperoleh predikat Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk LKPD Tahun Anggaran 2020.

“Selamat untuk Kabupaten Blora yang berhasil mempertahankan predikat WTP nya untuk ketujuh kalinya," ungkap Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Tengah.

Semoga terus ada perbaikan terhadap beberapa catatan yang ditemukan, guna peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat.

Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Tengah berpesan agar dalam melaksanakan kegiatan di tahun 2021 ini pemerintah daerah bisa lebih hati-hati. Terutama karena banyaknya pergeseran anggaran yang dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga daerah terkait refocusing guna penanganan darurat pandemi Covid-19 dan bansos seperti halnya pada tahun kemarin.

Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, pun menyatakan rasa syukur sekaligus bangga dengan raihan WTP ketujuh kalinya. Bupati berharap capaian ini bisa terus ditingkatkan dan dipertahankan agar kualitas penyelenggaraan keuangan di Kabupaten Blora bisa lebih baik lagi.

“Alhamdulillah Kabupaten Blora kembali meraih dan mempertahankan predikat Opini WTP. Terimakasih kepada seluruh ASN perangkat daerah yang telah bekerja keras dan terus bersinergi dengan DPRD. Kami minta catatan yang ada akan segera ditindaklanjuti.  Semoga kerjasama ini kedepan bisa lebih baik lagi,” ucap  Bupati.

Dengan diraihnya kembali Opini WTP tahun ini, maka Kabupaten Blora sudah tujuh kali berturut-turut memperoleh penghargaan yang diberikan kepada Daerah yang dinilai baik dalam penyelenggaraan laporan keuangan.

Dimulai sejak LKPD 2014, LKPD 2015, LKPD 2016, LKPD 2017, LKPD 2018, LKPD 2019 dan tahun ini Opini WTP atas LKPD 2020.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Blora, HM. Dasum, SE, MMA, juga berterimakasih kepada Pemkab Blora dalam hal Bupati dan jajarannya yang telah melaksanakan pemerintahan dengan baik dan sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga terus memperoleh WTP dari BPK.

“Kami berharap kedepan bisa lebih baik lagi, eksekutif bisa lebih kompak lagi dengan legislatif. Tujuannya tidak lain agar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Blora bisa berjalan dengan baik dan dinikmati oleh masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan,” tandas HM. Dasum.

Turut hadir menyaksikan acara tersebut, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Sekda Komang Gede Irawadi, SE, M.Si, Plt. Kepala BPPKAD, Inspektur Daerah, serta pejabat teknis terkait lainnya. Acara berlangsung lancar hingga pukul 15.00 WIB. (Redaksi).
Share:

Dukung Mall Pelayanan Publik, Polres Blora Gelar Rapat Persiapan

BLORA - Sebagai bentuk dukungan untuk mensukseskan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Blora. Polres Blora Polda Jawa Tengah melakukan rapat persiapan yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, Jumat, (30/04/2021) di Gedung Endra Dharmalaksana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si, Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si serta para perwira dan anggota yang terlibat dalam kegiatan Mall Pelayanan Publik.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa Polres Blora akan mendukung penuh program dari pemerintah kabupaten Blora. Salah satunya adalah Mall Pelayanan Publik yang rencananya akan digelar di Gedung Konco Tani dan akan di launching bulan depan.

"Polres Blora akan mendukung Pemkab Blora. Apalagi kegiatan MPP ini adalah salah satu terobosan kreatif yang baik dari pak Bupati, untuk meningkatkan pelayanan publik kepada warga Blora," ungkap Kapolres.

Adapun dalam pembahasan rapat tersebut ada beberapa item yang disiapkan diantaranya adalah persiapan pelayanan bidang Satlantas, bidang Intelkam dan Sentra Pelayanan Kepolisian terpadu. Jadi nantinya masyarakat bisa mengurus SIM, membayar pajak kendaraan, serta mengurus SKCK ataupun surat kehilangan dan laporan polisi lainnya bisa langsung datang ke Mall Pelayanan Publik di Gedung Konco Tani.

Kapolres menambahkan, pihaknya akan terus menjalin sinergi dengan semua instansi terkait, sehingga lebih maksimal dalam pelayanan nantinya.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin, untuk itulah hari ini kita gelar rapat persiapan MPP," tambah Kapolres.

Sementara itu Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si menguraikan bahwa pelayanan kepolisian nantinya, selain melayani di kantor Polres Blora dan Kantor Satpas SIM Satlantas Polres Blora, masyarakat dapat mengurus di Mall Pelayanan Publik yang tersinergi dengan dinas atau instansi lainnya.

"Disini kita ingin mempermuda masyarakat, sesuai dengan tagline Bupati Blora yaitu "Sesarengan Mbangun Blora", untuk itu Polres Blora akan mendukung sepenuhnya," ucap Kompol Rubi. (Red)
Share:

TNI Polri Di Blora, awasi Vaksinasi Covid-19 Lansia


BLORA - Petugas gabungan Polsek Jati Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama Koramil 11/Jati Kodim 0721/Blora memantau kegiatan vaksinasi lanjutan tahap II kepada warga lanjut usia diatas 50 tahun di Puskesmas Doplang kecamatan Jati Kabupaten Blora, Kamis, (29/04/2021).

Pemantauan petugas gabungan TNI Polri tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran Vaksinasi Covid-19 dan membantu pihak puskesmas terhadap kehadiran warga yang hendak divaksin.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Jati AKP Eko Adi Pramono,SH,MH membeberkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu sinergitas TNI Polri di Blora khususnya di kecamatan Jati untuk mendukung program pemerintah dalam hal penanganan Covid-19.

"Polsek dan Koramil selalu bersinergi bersama pemerintah kecamatan, terutama dalam pelaksanaan tugas salah satunya adalah penanganan Covid-19 melalui Vaksinasi yang terus digelar," beber Kapolsek Jati.

Pada kesempatan itu, Danramil 11/Jati Kapt Chb.  M. Rifa'i  mengatakan bahwa kehadiran petugas gabungan dalam kegiatan vaksinasi tersebut sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait larangan mudik ditengah pandemi Covid-19.

"Sekaligus kita sampaikan imbauan, terutama kepada warga lansia yang anak - anaknya atau keluarganya ada yang merantau diluar kota agar tidak mudik terlebih dahulu, karena ini masih dalam pendemi Covid-19. Tunda mudik untuk kebaikan dan kesehatan bersama," pungkas Kapt Chb  M. Rifa'i.

Adapun menurut data dilapangan hari ini ada 31 warga lansia yang melakukan vaksinasi Covid-19 dengan rincian, Warga desa Doplang : 17 orang, desa Jati : 4 orang, desa Jegong : 1 orang, desa Gabusan : 5 orang, serta desa Pengkoljagong : 1 orang dan desa Tobo : 3 orang. (Redaksi)

Share:

Bupati Minta Awal Mei MPP Blora Buka 270 Pelayanan

BLORA - Persiapan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora terus dipantau Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM. Rabu pagi (28/04/2021), kedua pimpinan Kabupaten Blora ini meninjau langsung perkembangan terakhir di Gedung Konco Tani.

Setibanya di lokasi, didampingi Sekda, para Asisten Sekda, dan OPD terkait, Bupati dan Wakil Bupati menyempatkan diri berkeliling meninjau beberapa stan pelayanan yang sedang disiapkan. Kemudian memberikan arahan dalam rapat koordinasi yang diikuti seluruh OPD/lembaga calon pengisi layanan di MPP.

“Pertama kami ucapkan terimakasih kepada jajaran DPMPTSP sebagai leading yang telah mengkoordinasikan dan mengupayakan MPP ini dengan seluruh OPD dan lembaga terkait. MPP ini merupakan salah satu program prioritas kami bersama Bu Wakil Bupati. Tolong kita dibantu sampai nanti bisa benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, MPP ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo tentang kemudahan perizinan dan investasi daerah di tengah pandemi Covid-19 agar perekonomian bisa tetap tumbuh.

“Intinya dengan MPP ini nanti seluruh bentuk pelayanan kita jadikan satu agar masyarakat tidak perlu wira wiri. Pelayanan perizinan yang biasanya bisa sampai beberapa hari, akan kita upayakan agar SOP nya bisa diselesaikan secepat mungkin,” tambah Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini.

“Kami ingin pekan pertama Mei nanti, sekitar tanggal 5 atau 6 Mei semuanya harus sudah siap beroperasi untuk melayani masyarakat. Jika Kementerian PAN RB mengizinkan soft launching, akan kita soft launching sebelum lebaran. Sedangkan grand launchingnya akan dilakukan Pak Menteri RB, rencana 3 Juni,” terangnya.

Selain grand launching pelayanan di gedung MPP, pihaknya berharap nantinya juga ada peresmian MPP mobile untuk pelayanan keliling. Di dalam MPP menurut Bupati juga dilengkapi ruang pamer kerajinan dan produk UMKM Kabupaten Blora kerjasama dengan Dekranasda.

“Dekranasda juga kita tempatkan disini, agar produk kerajinan dan UMKM kita juga bisa dikenal masyarakat luas. Kami minta semuanya bisa sungguh-sungguh, semoga diberikan kelancaran dan upaya kita semua ini bisa menjadi amal baik, aamiin,” pungkas Bupati.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, meminta agar seluruh OPD dan lembaga yang akan memanfaatkan MPP untuk membuka pelayanan tidak sungkan bertanya jika menjumpai kendala.

“Kami terbuka, monggo jika ada kendala bisa segera dikonsultasikan, agar nantinya hambatan-hambatan yang ditemui dilapangan bisa dipecahkan bersama. Semangat untuk semuanya,” tambah Wabup.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Blora, Drs. Purwanto, MM, menyampaikan bahwa sampai saat ini persiapan MPP sudah mencapai 80 persen, dan akan terus dikebut.

“Progressnya sudah 80 persen. Nantinya akan  ada 270 macam layanan yang dibuka di MPP ini, mulai dari lembaga vertikal, Dinas/OPD Provinsi Jawa Tengah hingga OPD Kabupaten sendiri. SOP nya sedang kita susun bersama untuk nantinya dilaporkan ke Kementerian PAN-RB terlebih dahulu,” ucap Purwanto.

Untuk diketahui, proses persiapan MPP di Kabupaten Blora menurutnya termasuk yang tercepat di Indonesia. Pasca penandatanganan komitmen pembangunan dengan Menteri PAN-RB yang dilakukan Bupati 2 Maret 2021 lalu, kurang dari 3 bulan sudah akan siap beroperasi.

“Pekan lalu bahkan sudah ada yang studi banding kesini, yakni dari Pemkot Pasuruan, Jawa Timur. Mereka ingin tahu bagaimana proses MPP Blora yang begitu cepat. Ini semua berkat komitmen Bapak Bupati yang kuat dan semangat kerja seluruh teman-teman OPD. Mohon doanya semoga nanti semuanya lancar,” pungkas Purwanto.  (Redaksi)
Share:

Bupati Ajak BBWS Pemali Juana Sesarengan Mbangun Blora

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si serta Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM pada Selasa siang (27/04/2021) menerima kunjungan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana di Ruang Rapat Bupati.

Kunjungan Kepala BBWS Pemali Juana, Muhamad Adek Rizaldi, ST., M.Tech., yang membawahi Jratun Seluna dengan luasan 15% dari wilayah Propinsi Jateng ini untuk melaporkan progres salah satu proyek strategis nasional yaitu Bendungan Randugunting yang ada di Kecamatan Japah. 

"Yang terhormat bapak Bupati perlu kami laporkan bahwa bendungan Randugunting yang dibangun untuk dimanfaatkan oleh tiga Kabupaten ini progres pekerjaan sampai saat ini mencapai 61.24%. Dan ditargetkan selesai keseluruhan proyeknya pada Juni 2022, target selesai semua. Tetapi untuk peresmiannya direncanakan November 2021 pada saat pengisian air kedalam waduk," lapor Kepala Balai.

Lebih lanjut, Kepala Balai menyampaikan untuk wilayah Kab. Blora, lokasi disekitar bendungan dapat dikembangkan untuk obyek wisata.

"Kabupaten Blora mempunyai keunggulan spot-spot yang dapat dikembangkan menjadi obyek wisata. Ini yang saat ini kami tawarkan kepada bapak Bupati untuk membantu meningkatkan perekonomian warga Blora yang tinggal di sekitar bendungan," lanjut Kepala Balai.

Menanggapi hal tersebut, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si sepakat dengan pengembangan konsep wisata di sekitar bendungan Randugunting.

"Kami sepakat dengan potensi wisata yang nanti dikembangkan di sekitar bendungan. Dan kami juga mengusulkan melalui Kepala Balai bahwa kami ingin memaksimalkan Waduk Tempuran sebagai pusat olahraga dayung, barangkali nanti dapat mencetak atlet-atlet dayung nasional," kata Bupati.

Terkait dengan akses jalan menuju bendungan Randugunting, Bupati Arief Rohman meminta arahan dan petunjuk Kepala Balai untuk sesarengan mbangun Blora.

"Akses jalan dari Japah ke lokasi yang seperti itu, terus terang anggaran kami untuk membangun jalan tersebut tidak mampu. Kami mohon arahan barangkali akses jalan tersebut dapat dibangun sekalian oleh Kementrian PUPR. Dan apabila diminta untuk membuat surat dukungan kami siap," lanjut Mas Arief.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada Camat Japah yang wilayahnya terdampak Bendungan Randugunting untuk menjalin komunikasi dengan warga sekitar.

"Camat Japah, tolong menjaga kondusivitas warga sekitar dengan mengkomunikasikan potensi-potensi wisata yang dapat dikembangkan warga melalui BUMDes jadi walaupun warga tidak mendapatkan manfaat langsung dari bendungan tetapi dapat memaksimalkan potensi wisatanya. Juga untuk PDAM, dapat memanfaatkan air baku untuk warga sekitar bendungan," harap Bupati.

Acara yang turut dihadiri oleh jajaran DPUPR Kab. Blora, jajaran Bappeda Blora, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Kab. Blora, jajaran Dinrumkimhub Kab. Blora serta PDAM Blora dilanjutkan dengan diskusi bersama Kepala BBWS Pemali Juana. (Red)
Share:

Bupati Apresiasi CSR BRI 150 Juta untuk MI Miftahul Islam Tinapan


BLORA (SUARABARU.ID) -  Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., Senin sore (26/04/2021) menghadiri acara penyerahan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BRI Cabang Blora di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan. Yakni berupa bantuan pembangunan ruang kelas untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Islam, dirangkaikan dengan pada buka puasa bersama serta sholat maghrib berjamaah.

Penyerahan dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang  BRI Blora, Muhammad Naufal Thoriqi, disaksikan Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, kepada Kepala MI Miftahul Islam Tinapan, Aslam.

Muhammad Naufal Thoriqi dalam laporannya menyampaikan bahwa program CSR senilai Rp 150 juta dari BRI ini merupakan wujud kepedulian BRI untuk dunia pendidikan di Kabupaten Blora.

“Di tengah masa pandemi yang serba sulit ini, kami BRI tetap berkomitmen membantu meringankan beban warga sekitar kita. Terutama dalam dunia pendidikan, semoga dengan bantuan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Blora, khususnya di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan,” ucap Naufal.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dalam kesempatan itu, menyampaikan terimakasih atas peran serta dan kepedulian BRI bagi masyarakat Blora.

“Saya atas Pemerintah Kabupaten Blora mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih atas kepedulian BRI untuk dunia pendidikan di Kabupaten Blora. Semoga program CSR dari BRI Peduli ini kedepan bisa merambah ke bidang lainnya. Sekali lagi, matur nuwun dan semoga berkah dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati.

Pihaknya mengaku akan mendorong perbankan yang ada di Kabupaten Blora untuk bisa berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan daerah, salah satunya melalui program CSR.

“Dalam membangun Kabupaten Blora ini, kita tidak bisa sendirian. CSR dari dunia perbankan seperti BRI ini salah satunya sangat kita tunggu. Semoga kedepan semakin banyak lagi CSR-CSR lainnya sehingga akan semakin banyak lagi yang tersentuh manfaatnya,” tambah Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga berkenan menyerahkan bantuan sembako dan tali asih kepada siswa siswi MI Miftahul Islam Tinapan bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Blora.

Aslam, selaku Ketua MI Miftahul Islam Tinapan juga mengucapkan terimakasih kepada BRI dan Bupati Blora atas kehadirannya untuk memberikan bantuan.

“Terimakasih Bank BRI dan Pak Bupati atas bantuan dan santunan tali asihnya. Alhamdulillah berkat bantuan CSR ini sekolah kami bisa punya gedung ruang kelas. Sebelumnya bertahun-tahun hanya numpang di Madin Desa. Murid kami ada 95 siswa terbagi dalam 6 kelas,” ungkapnya.

Acara juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta sholat maghrib berjamaah. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Musthofa, S.Pd.I, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Camat serta jajaran Forkopimcam Todanan.  (Redaksi)

Share:

Serda Setyo Wawan Warga Cepu Blora, Korban KRI Nanggala 402

BLORA (SUARABARU.ID) -  Serda Setyo Wawan menjadi salah satu prajurit TNI AL yang gugur dalam peristiwa tenggelamnya kapal selam Nanggala 402 di perairan Bali. Di mata keluarga Serda Setyo Wawan merupakan sosok yang patuh dan taat kepada orang tua. 

Ditemui di rumahnya di Kampung Pasar Jagung, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Ibu Serda Setyo Wawan, Wiji mengungkapkan terakhir kali bertemu anaknya pada Sabtu (17/04/2021). Saat itu Istyo, nama panggilan Serda Setyo Wawan pamit, untuk ikut latihan perang bersama kapal selam Nanggala 402. 

"Sabtu malam pulang ke rumah pamitan mau latihan perang. Waktu pamit cerita kalau sempat mimpi Bapak. Bapak saya rangkul. Tapi saya nangis terus Mak. Terus, gak tahu bapak hilang," ujar Wiji menirukan ucapan anaknya. 

Ada Firasat Sang Ibu

Firasat itupun juga dirasakan Wiji. Sehari sebelum kejadian ia mengaku tidak bisa tidur dan terus - menerus  menangis. 

"Malam Rabu itu semalam gak bisa tidur. Hanya nangis terus. Gak tahu kenapa," ucapnya. 

Wiji mengaku mendengar kabar kapal selam tenggelam  tersebut pada Rabu (21/04/2021) pagi saat melihat tayangan berita di Televisi. Dia pun sempat histeris dan tidak percaya adanya pemberitaan kapal tenggelam itu. 

"Ya Allah kapale anaku. Allahu Akbar, Allahu Akbar. Tapi saat itu saya masih yakin anak saya selamat," ucapnya. 

Gabung Satu Tahun

Sementara itu, Bibi Almarhum Serda Setyo, Wafik mengaku keponakannya itu bergabung di Kapal Selam Nanggala 402 sejak satu tahun terakhir. Sebelumnya ia lama bertugas di kapal perang biasa.

"Satu tahunan baru di Nanggala. Di bagian SAA (Senjata Atas Air) di Torpedo itu," katanya. 

Di mata Wafik, Serda Setyo Wawan merupakan anak yang patuh dan taat kepada orang tuanya. Bahkan sejak kecil ia merupakan anak yang pekerja keras. 

"Anaknya itu pekerja keras. Sejak kecil sudah bantu ibunya jualan koran bekas, minuman. Karena kan anak orang tidak mampu. Bapaknya tukang becak, ibunya jualan warung di depan stasiun Cepu," ucapnya. (Redaksi)
Share:

Meninggalnya Muchlisin, Membuat Jajaran DPRD Kabupaten Blora berduka

BLORA - Keluarga Besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blora berduka. Pasalnya, satu tokohnya telah meninggal dunia karena penyakit stroke.

Anggota DPRD Kabupaten Blora 3 periode yang meninggal ini merupakan salah satu kader terbaik partai ini, yakni Muchlisin, S. H. I yang menghembuskan nafas terakhir Kamis (22/04/2021) pukul 16.00 WIB di RSUD Bojonegoro. 

Muchlisin, politisi senior kelahiran Blora, 28 September 1971 berpulang untuk selamanya di usia 47 tahun dengan meninggalkan istri tercinta Nurul Qomariyah, serta tiga orang anak: Bilqis Naela Naja, Zakya Nida Althof dan Almira Maurida Firdaus.

Istri almarhum, Nurul Qomariyah, mengaku sangat terpukul ditinggalkan suami untuk selamanya. Dia menganggap almarhum sosok suami yang sangat sempurna dan amat sayang dengan keluarga. 

“Saya sebenarnya belum siap ditinggalkan. Tapi saya harus ikhlas, mungkin ini jalan yang terbaik dari Allah untuk almarhum, mohon saya meminta doa agar amal bakti almarhum diterima Allah, Diampuni segala dosa dan khilaf, dilapangkan jalannya, dan mendapat tempat mulia di sisi Allah Swt di surga,”  harap istri almarhum di rumah duka, hari ini.

Sementara itu, meninggalnya Muchlisin, S. H. I membuat jajaran DPRD Blora berduka. Ketua DPRD Blora dari Fraksi PDI P, Dasum, menilai almarhum adalah sosok yang konsisten dalam perjuangannya di Partai bergambar Ka’bah dan merah putih ini. Konsistensinya itu dibuktikan sampai akhir hayatnya di mana almarhum berjuang di politik untuk rakyat. 

“Beliau politisi mumpuni. Kami sangat kehilangan,” ujar Dasum yang juga Ketua DPC PDI P Kabupaten Blora secara terpisah di Surabaya, Jumat  (23/04/2021) Dasum berharap ke depan akan tumbuh Muchlisin baru di Blora untuk memperjuangkan aspirasinya melalui PPP. 

Almarhum sendiri sudah tiga kali periode duduk di DPRD Blora dari Fraksi PPP (2009-2014, 2014-2019, 2019-2021) Saat ini, almarhum duduk di Komisi C DPRD Kabupaten Blora. Dalam Pileg 2019 lalu, Muchlisin kala itu nomor urut satu dan lolos  dengan perolehan 3.764 suara. (HMS/DPRD/BLA/Red)
Share:

Aparat Gabungan Lakukan Test Rapid Antigen di Perbatasan Cepu Blora - Jawa Timur


BLORA - Petugas gabungan di kabupaten Blora Jawa Tengah melakukan pengetatan pengawasan jalur perbatasan Cepu - Jawa Timur, tepatnya diwilayah Ketapang, Sabtu, (24/04/2021).

Anggota Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama anggota Kodim 0721/Blora berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan melakukan penjagaan ketat terhadap pengendara yang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah.

Secara acak, setiap kendaraan bernomor polisi luar daerah dari arah kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dihentikan polisi lalu pengendara diminta menunjukkan surat identitas dan surat hasil rapid test antigen.

Pengendara yang sudah bisa menunjukkan hasil rapid tes negatif dipersilakan melanjutkan perjalanan.
Namun, jika tidak membawa, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dengan thermo gun dan jika ditemukan warga yang suhu badannya diatas normal dan mempunyai indikasi sakit maka diminta turun untuk menjalani rapid test antigen di pos yang disediakan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si menjelaskan, penyekatan ini dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2021 dan sosialisasi larangan mudik bagi pengendara, khususnya dari luar daerah yang masuk ke wilayah Jawa Tengah.

"Pada kegiatan ini kami melakukan pemeriksaan terhadap pengguna jalan yang berasal dari Jawa Timur yang akan masuk ke Jawa Tengah. Kita lakukan pemeriksaan identitas, serta pemeriksaan kesehatan," ucap Kabag Ops Kompol Supriyo saat memimpin kegiatan di perbatasan Cepu.

Adapun jika ditemukan pengendara dari luar Jawa Tengah yang suhu tubuhnya tinggi langsung dilakukan rapid test antigen dan jika hasilnya positif, maka akan diarahkan untuk kembali ke tempat asal, atau diarahkan ke rumah sakit rujukan yaitu di RSUD Cepu atau di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Cepu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk sementara, penyekatan masih fokus di satu titik, yakni di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur tepatnya di Pos Ketapang.

Masih tambah Kabag Ops, fokus Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2021 ini untuk mengurangi adanya penyebaran Covid-19 sekaligus sosialisasi larangan mudik yang sudah ditetapkan pemerintah.

Polisi yang berjaga akan mengecek kendaraan bernomor polisi luar Jawa Tengah.

“Kami cek kendaraan dari pelat luar kota (luar Jateng) dan KTP-nya, apabila dari luar kota dilakukan rapid test antigen. Apabila yang bersangkutan hasilnya terindikasi positif maka langsung di koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk diputar balikkan atau diarahkan ke Rumah Sakit Rujukan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Bojonegoro Jawa Timur, Mido Pramono mengatakan bahwa operasi gabungan penjagaan ketat terhadap pengendara yang masuk ke wilayah Jawa Tengah sangat baik untuk mempersempit ruang gerak Covid-19.

"Dengan adanya rapid tes ini, saya tadi sudah bisa menunjukkan hasil rapid tes negatif maka saya  dipersilakan melanjutkan perjalanan, atau
dengan menunjukkan surat identitas dan surat hasil rapid test antigen  negatif, sehingga bisa mengurangi adanya penyebaran Covid-19," ucap Mido Pramono usai diperiksa petugas.  (Redaksi)

Share:

Perjuangkan Porsi DBH, Bupati Blora Datangi Kementerian ESDM

BLORA (SUARABARU.ID) -  Setelah mengikuti webinar Forum Kehumasan Industri Hulu Migas, SKK Migas wilayah Jawa-Bali-Nusa Tenggara (FKIHM Jabanusa) yang mengusung tema Memahami Dinamika Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, melalui zoom meeting, pada Selasa (20/04/2021) kemarin. Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., langsung tancap gas ke Kementerian ESDM di Jakarta, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait DBH.

Didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan Staf Khusus M. Mutiyono, kedatangan Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., diterima oleh Sekretaris Ditjen Migas, Kementerian ESDM, Alamuddin Baso, S.T., M.B.A.bersama  Kepala Bagian Hukumnya, Kamis (22/04/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan beberapa hal terkait DBH Migas khususnya untuk DBH Minyak Bumi.

Yakni menunjuk UU no. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah, serta Keputusan Menteri ESDM nomor : 200K/80/MEM/2019 tentang penetapan Daerah Penghasil dan Dasar Perhitungan DBH Sumber Daya Alam Migas Tahun 2020, disampaikan bahwa wilayah kerja penambangan (WKP) Blok Cepu terdiri dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang meliputi wilayah Blora dan Tuban, serta Bojonegoro yang menjadi letak mulut sumur eksplorasi.

“Namun DBH minyak bumi yang dihasilkan Blok Cepu hanya dinikmati Provinsi Jawa Timur, yakni Bojonegoro sebagai kabupaten penghasil  dan seluruh Kabupaten di Jawa Timur yang letaknya jauh dari WKP, seperti Banyuwangi mendapatkan DBH 81 miliar. Sedangkan Blora yang masuk WKP Blok Cepu dan masuk wilayah terdampak, tidak menerima DBH sama sekali, atau nol rupiah karena beda provinsi dengan daerah penghasil,” ungkap Bupati Blora, Jumat (23/04/2021).

Sehingga menurutnya disini ada ketidakadilan, ketika Kabupaten Blora sebagai kabupaten yang berdampingan dan terdampak serta masuk dalam satu WKP tidak menerima DBH sama sekali.

“Untuk itu, sehubungan dengan terbitnya UU nomor 11 Tahun 2020 yang mengamanatkan disusunnya UU Hubungan Keuangan Pemerintah Daerah (HKPD), yang didalamnya memuat kebijakan reformulasi dalam penyaluran DBH, maka kami mengusulkan agar bisa merubah proporsi DBH minyak bumi 6 persen yang semula dibagikan untuk Kabupaten/Kota lainnya dalam provinsi yang bersangkutan, diubah menjadi 6 persen dibagikan kepada Kabupaten/Kota yang berdampingan dan terdampak untuk diakomodir dalam rancangan UU HKPD,” ucap Bupati.

“Kita juga dorong agar Permen ESDM yang mengatur hal ini bisa diubah, sehingga Blora bisa mendapatkan keadilan. Yang tujuannya untuk apa? Untuk pemerataan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora,” tambah Bupati.

Pihaknya juga mengusulkan agar Exxon Mobil selaku pengelola Blok Cepu bisa mengembalikan beberapa titik lapangan migas WKP Blok Cepu yang belum digarap di wilayah administrasi Kabupaten Blora kepada SKK Migas agar selanjutnya bisa dikelola oleh BUMD atau KKKS lainnya.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Ditjen Migas, Kementerian ESDM, Alamuddin Baso, S.T., M.B.A., menyatakan bahwa bersama bagian hukum akan melakukan telaah terhadap regulasi yang ada.

“Akan kita lakukan telaah terhadap regulasi perundang-undangan atau aturan yang ada. Seperti apa yang dimungkinkan sehingga juga daerah-daerah yang merupakan penghasil dan terdampak juga punya akses untuk itu. Supaya dari aspek kepastian dan kemanfaatan untuk wilayah kerja penambangan bisa dirasakan,” ujar Alamuddin Baso, S.T., M.B.A.

Atas jawaban Sekretaris Ditjen Migas ini, Bupati pun berharap prosesnya bisa segera ditindaklanjuti agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat. (Redaksi)
Share:

Mendes PDTT Siap Bantu Pembangunan Blora Dimulai Dari Desa

BLORA -  Pemerintah Kabupaten Blora dengan segala permasalahannya, dibawah kepemimpinan Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, terus bergerak mencari dukungan dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan di daerahnya.

Yang terbaru, Rabu (21/04/2021) kemarin, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, menemui langsung Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Dr. Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd di kantornya kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Kedatangannyapun disambut hangat Mendes PDTT di ruang kerjanya. Menurut Bupati, hampir satu jam diskusi bersama dilakukan. Membahas tentang rancangan pembangunan daerah dimulai dari desa-desa miskin yang ada di kawasan hutan agar didukung Kemendes PDTT.

“Alhamdulillah setelah beberapa waktu lalu kita kontak-kontakan, akhirnya kemarin saya diterima langsung oleh Gus Menteri di kantornya. Kita sampaikan semua permasalahan dan perencanaan pembangunan desa kedepan, dengan harapan bisa dibantu dan didukung dengan program-program yang ada di Kemendes PDTT,” terang Bupati Arief  dikantornya kepada awak media, Kamis (22/4/2021).

Bupati menyampaikan bahwa kantong-kantong kemiskinan di Kabupaten Blora mayoritas berada di desa-desa kawasan hutan. Sehingga perlu dirancang grand desain pembangunan dimulai dari desa yang harus didukung dari pusat.

“Kita ingin kedepan desa-desa bisa kita kembangkan bersama berorientasi pada potensinya masing-masing. Yang utama kita butuhkan adalah data potensi dan kondisi desanya, oleh sebab itu kita minta dukungan dan arahan dari Pak Mendes PDTT dengan seluruh jajarannya,” tambah Bupati.

Sementara itu, Mendes PDTT Dr. Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., mengapresiasi kegigihan Bupati Blora dan menyatakan kesiapannya untuk bersama-sama membantu pembangunan Blora dimulai dari Desa.

“Mas Arief ini sahabat saya. Kedepan Blora akan kita jadikan salah satu pilot project di Indonesia. Kita sudah berdiskusi banyak, Kemendes akan ikut menjadi bagian dari upaya itu. Tidak hanya Bapak Bupati, tapi juga Kemendes dan kementerian lainnya, bersama-sama kita akan upayakan agar percepatan pengentasan kemiskinan Kabupaten Blora bisa diwujudkan,” ujar Mendes.

Mendes PDTT mendorong agar di Blora dilakukan pengembangan BUMDes dan Desa Wisata sembari menunggu grand desain yang sedang disusun. Harapannya dengan BUMDes dan Desa Wisata, pembangunan 271 Desa di Blora dapat dilakukan dengan cepat.

Selanjutnya, Mendes PDTT menekankan pentingnya pemutakhiran data berbasis SDGs Desa. Karena akan mempermudah Kepala Desa dalam melakukan pembangunan desa maupun memanfaatkan Dana Desa.

“Jika SDGs Desa ini bisa dimaksimalkan, maka tanggung jawab penanggulangan kemiskinan tidak akan lagi tertumpu pada Bupati, namun bisa difokuskan kepada masing-masing kades,” tambah Mendes PDTT.

Pihaknya juga mengapresiasi Bupati Arief  yang sedang menyusun grand desain percepatan pengentasan kemiskinan. 

“Data mikro berbasis SDGs Desa akan sangat membantu, selain itu Kemendes PDTT dan Kementerian lain akan ambil bagian dalam pengentasan kemiskinan di Kab. Blora dan desa-desa di Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.

Pertemuan antara Bupati dan Mendes PDTT ditutup dengan saling tukar cindera mata. Yang mana Mendes PDTT menyerahkan buku karya pribadinya yang berjudul “SDGs Desa, Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan”. (Redaksi)
Share:

Peringati Hari Kartini Ke-142, Wabup Ajak Perempuan Blora Untuk Mandiri dan Tangguh

BLORA (SUARABARU.ID) -Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM mewakili Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kartini Ke-142 Tahun 2021 tingkat Kabupaten Blora bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu pagi (21/04/2021). Kemudian, bertindak sebagai komandan upacara adalah Ibu Krisna Suahmad dari Persit Kodim 0721/Blora. 

Selain itu, hadir dalam upacara tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Shalichah, SH, MPd.AUD.,M.Pd. BI, jajaran Forkopimda Kab. Blora masing-masing beserta istri. Sesaat setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan resepsi peringatan Hari Kartini.

Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati  mengungkapkan bahwa RA. Kartini merupakan sosok teladan, karena selain menjadi sosok yang gigih memperjuangkan hak wanita, juga menaruh perhatian pada masalah sosial.

“Kartini merupakan sosok pahlawan nasional yang dikenal tangguh dalam memperjuangkan emansipasi wanita.  Tidak hanya itu, Kartini juga memberikan perhatian pada masalah sosial. Menurutnya, seorang wanita perlu memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum,” paparnya

Tri Yuli mengatakan, bersamaan dengan masih adanya pandemi dan perkembangan zaman yang semakin maju, maka tantangan yang dihadapi para perempuan kedepannya tidaklah mudah.

“Ke depan, tantangan bagi perempuan dalam menjalankan peran dan fungsinya tentu tidaklah mudah, perempuan memiliki multi peran dalam keluarga,” Jelasnya

Pasalnya, para perempuan sebagai Ibu memegang peran penting dalam keluarga khususnya dalam mendidik para generasi penerus agar memiliki budi pekerti luhur dan berkarakter Pancasila.

Ditambah lagi, dengan adanya situasi pandemi saat ini, perempuan diharapkan dapat berdaya dan mampu mendukung kehidupan keluarga agar tetap berjalan.

“Dengan tema Tetap Hebat di Masa Pandemi, perempuan diharapkan dapat menjadi pendukung dengan melahirkan satu usaha atau bisnis, guna menopang kehidupan keluarga terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini,” ungkap Tri Yuli

Tri Yuli juga mengajak seluruh perempuan di Kabupaten Blora untuk terus semangat dalam mengembangkan diri menjadi lebih maju. Pihaknya mengungkapkan bahwa kesempatan berkembang yang dimiliki oleh kaum perempuan pada hari ini, sesungguhnya tidak berbeda dengan kaum laki-laki. Hanya saja, belum semua menyadari potensi dan memanfaatkannya dengan maksimal.

“Ini penting saya sampaikan kepada seluruh perempuan Kabupaten Blora agar tetap menjaga semangatnya, keinginannya dan targetnya untuk terus maju. Kembangkan bakat yang dimiliki, kuasai dan ikuti perkembangan teknologi,” Ucap Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati

“Jadilah perempuan mandiri, kuat dan tangguh dalam mengarungi kehidupan. Dengan kelembutan, kesabaran, dan keikhlasan membawa perempuan kepada keberhasilan. Seperti halnya perjuangan RA Kartini,” tandas Wakil Bupati.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Shalichah  mengungkapkan bahwa dengan perkembangan zaman yang semakin cepat, perempuan dituntut untuk akrab dengan teknologi digital.

“Perempuan saat ini dituntut untuk mampu menghadapi era 4.0 dengan teknologi digital yang semakin maju. Caranya dengan bergandengan tangan, sesarengan, bersinergi agar perempuan dapat menyesuaikan diri dan melek teknologi,” jelas Ainia

Ditambahkan Hj. Ainia Shalichah, bahwa  perempuan masa kini agar mampu menjaga dan merawat kelestarian lingkungan. Selanjutnya, perempuan masa kini diharapkan dapat berpikir kreatif dan mandiri dalam bidang ekonomi.

Pada kesempatan  peringatan tersebut, dilakukan  penyerahan bantuan kepada difabel secara simbolis berupa alat bantu dengar kepada Sofie Dwi Anggraeni, Kruk atau kaki buatan kepada Lutfiana Cahaya Dewi, dan Kursi Roda kepada Ayu Dwi Ningsih.

Meskipun digelar di masa pandemi, upacara yang dirangkaikan dengan resepsi tersebut berlangsung secara khidmat dan sesuai protokol kesehatan. 

Hadir para Kepala OPD, Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, perwakilan dari komunitas difabel, dan organisasi wanita yang ada di Kabupaten Blora. (Redaksi)
Share:

Ikuti Forum SKK Migas, Bupati Sampaikan Usulan Terkait DBH Untuk Blora

BLORA - Bupati Blora H.Arief Rohman, S.IP.,M.Si dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, pada Selasa siang (20/4/2021), mengikuti webinar Forum Kehumasan Industri Hulu Migas, SKK Migas wilayah Jawa-Bali-Nusa Tenggara (FKIHM Jabanusa) yang mengusung tema Memahami Dinamika Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, melalui zoom meeting dari Ruang Rapat Bupati.

Kegiatan Webinar tersebut menghadirkan narasumber dari Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, Dirjen Perimbangan Keuangan, Astera Primanto Bhakti, Kepala SKK Migas Dwi Sucipto,  Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko, Deputi keuangan SKK Migas Arif Handoko,  Kepala Subdirektorat Penerimaan Negara dan Pengelolaan PNBP Migas Kementerian ESDM, Heru Windiarto.

Dihadapan para narasumber dan peserta secara virtual, Bupati Blora menyampaikan aspirasi sekaligus masukan kepada Komisi VII DPR RI, SKK Migas dan Dirjen terkait.

“Bahwasanya Blora ini adalah salah satu kabupaten penghasil Migas, dan di Blora ini ada wilayah kerja penambangannya masuk Blok Cepu, tapi memang kita sumurnya tidak ada di Blora, namun di Bojonegoro” ucapnya.

Meski demikian, dikarenakan regulasi yang ada saat ini, Kabupaten Blora tidak memperoleh DBH dari sektor Migas, khususnya minyak bumi.

“Aspirasi dari kami bahwasanya kabupaten terdampak, kalau bisa kami dimasukan karena di Blok Cepu ini kita zero tidak dapat DBH nya hanya karena beda provinsi dengan Kabupaten lokasi sumur,padahal kita bertetangga dan ikut masuk wilayah kerja pertambangan,” jelasnya

“Jadi mohon berkenan apabila ada perubahan undang-undang keuangan pusat daerah kaitannya dengan amanat UU Cipta Kerja mohon kami aspirasi masyarakat kami. Karena kami terdampak langsung, ” lanjutnya

Dikatakan Bupati, bila dibandingkan kabupaten yang berada di Provinsi Jawa timur, seperti Banyuwangi ini memperoleh dari Blok Cepu DBH sebanyak 81 Miliar.

“Tapi Blora terus terang nol, kita ingin agar ada asas keadilan juga, karena wilayah kami ini juga masuk WKP Blok Cepu tapi kita tidak mendapatkan DBH” ungkap Arief

Arief Rohman mengungkapkan, bahwa Kabupaten Blora memiliki potensi di sektor Migas dan sumber daya lainnya, seperti halnya kayu. Namun, saat ini angka kemiskinan masih tinggi dan masuk zona merah di Jawa Tengah, termasuk kondisi infrastruktur jalan yang rusak hampir 77 persen.

“Ironis sekali, ketimpangan dalam kemiskinan dan sebagainya ini kita alami di Blora” tambahnya

Bupati turut menyampaikan usulan terkait sumur minyak yang sudah tidak diolah oleh Exxon untuk dikembalikan dan dikelola Pertamina, supaya sejalan dengan target pemerintah.

“Kalau memang yang masuk WKP Blok Cepu ada beberapa sumur yang tidak diolah Exxon, sebaiknya bisa dikembalikan ke Pertamina untuk dikelola oleh K3S dalam rangka mendukung target Pemerintah dalam rangka untuk eksplorasi 1 juta barrel. Dan kami mohon waktu kepada SKK Migas untuk kita memaparkan apa yang ada di Blora ini” paparnya

Sementara itu, Dirjen Perimbangan Keuangan, mengungkapkan terkait rincian DBH untuk sektor Migas, khususnya untuk minyak bumi diatur berdasarkan pada UU No 33 Tahun 2004.

 “Presentasenya untuk pusat 84,5 persen, provinsi 3,1 persen kab/kota penghasil itu 6,2 persen dan pemerataan untuk kab/kota yang lain itu 6,2 persen. Jadi nanti sisanya dibagi ke daerah-daerah yang lain” jelasnya

Sedangkan Ketua Komisi VII DPR RI mengungkapkan sering terjadi keluhan daerah terkait dengan DBH Migas. Ia pun menggarisbawahi dua poin yang sering disampaikan daerah terkait DBH.

“Pertama, menyangkut besar kecilnya DBH dan yang kedua tentang kelancaran DBH tersebut sampai daerah sesuai dengan tahun anggaran” ungkapnya

Sugeng Suparwoto pada kesempatan tersebut turut menanggapi masukan dari Bupati Blora terkait kondisi yang ada di Kabupaten Blora dan kaitannya dengan DBH.

Guna menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Blora berencana akan mengirim surat resmi dan mengajukan audiensi ke kementerian terkait.

“Tadi saya WA sama Pak Ketua Komisi VII, Beliau menyampaikan siap untuk mengawal permohonan kita. Oleh karena itu, kita pertama kirim surat untuk itu tadi, sama permohonan audiensi dengan Kementerian ESDM. Kita tetap perlu, rasa optimisme ini tetap kita harus ada. Kalau perlu nanti dibentuk tim untuk DBH ini” pungkasnya

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Blora, Sekda Blora,  Asisten I, II, III Sekda Blora, Staf Khusus,  Kepala OPD terkait, Bagian Perekonomian Setda. (Red)
Share:

Sambangi SMPN 6, Kasat Lantas Polres Blora Sampaikan Imbauan Prokes


BLORA - Kasat Lantas Polres Blora Polda Jawa Tengah AKP Edi Sukamto,SH,MH mendatangi SMPN 6 Blora. Dalam sambang tersebut Kasat Lantas menyampaikan imbauan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Senin, (19/04/2021).

Kasat Lantas mengimbau kepada guru dan staf agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Seperti menyiapkan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, menyiapkan alat pengukur suhu tubuh serta wajib memakai masker dan menjaga jarak selama kegiatan pembelajaran tatap muka.

"Kita imbau kepada pihak sekolah agar memperhatikan protokol kesehatan selama pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka. Selain itu juga kita sampaikan imbauan tentang disiplin berlalu lintas, apalagi sekolah ini berada di jalan utama kota Blora, dan saat ini masih berlangsung operasi keselamatan lalu lintas candi tahun 2021," beber Kasat Lantas.

Mantan Kasat Sabhara Polres Klaten ini mengapresiasi sekolah SMPN 6 Blora yang telah menerapkan protokol kesehatan.

"Alhamdulilah ternyata di sekolah ini telah menerapkan protokol kesehatan. Semoga kegiatan pembelajaran tatap muka berjalan lancar," tandas AKP Edi Sukamto.

Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Blora, Sugiyo, S.Pd mengaku senang dengan kedatangan Kasat Lantas Polres Blora. Ia mengucapkan terima kasih atas imbauan dan perhatian yang disampaikan kepada pihak sekolah, selalu mengikuti protolol kesehatan terutama pertemuan tatap muka.

"Tentunya imbauan pak Kasat Lantas akan kita laksanakan, siap. Dan  Alhamdulilah, sejak awal kita telah berkomitmen untuk menjaga protokol kesehatan selama kegiatan sekolah, terutama pertemuan tatap muka," ucap Kepala  Sekolah. (Redaksi)

Share:

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Di Malam Akhir Pekan, TNI Polri Di Blora Gelar Patroli Gabungan

BLORA - Untuk antisipasi gangguan kamtibmas dan balap liar saat malam akhir pekan, petugas gabungan dari Polres dan Kodim 0721/Blora menggelar patroli gabungan diwilayah hukum Polres Blora, Sabtu kemarin, (17/04/2021) malam hingga dini hari.

Patroli diawali dengan apel bersama di Makodim 0721/Blora yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Blora Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si. Adapun sasaran patroli adalah obyek vital, pusat keramaian masyarakat serta tempat ibadah.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas, patroli dilakukan untuk melakukan imbauan protokol kesehatan serta menyampaikan edukasi larangan mudik kepada masyarakat.

"Selain antisipasi gangguan kamtibmas, kita ingatkan warga agar selalu disiplin protokol kesehatan, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19," ucap Kabag Ops Polres Blora.

Start dari Makodim 0721 di jalan pemuda Blora, rombongan patroli yang menggunakan kendaraan dinas TNI Polri tersebut menyambangi beberapa tempat seperti Pasar Sido Makmur Blora, Alun alun Blora, Lapangan Kridosono Blora, Kawasan Blok T, serta dikawasan perkantoran dan tempat ibadah di jalan Pemuda.

Kabag Ops Kompol Supriyo menambahkan bahwa patroli gabungan ini juga dilakukan di 16 Kecamatan diseluruh kabupaten Blora dengan melibatkan anggota Polsek dan Koramil.

"Harapannya adalah terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif, apalagi masih dalam kegiatan operasi keselamatan. Semoga situasi selama Ramadhan di Blora aman," tandas Kabag Ops Polres Blora. (Redaksi)
Share:

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Anggota Polres Blora Intensif Patroli Bersenjata

BLORA - Untuk antisipasi tindak kejahatan di bulan Ramadan ditengah pandemi Covid-19, Polsek Jati Polres Blora Polda Jawa Tengah, intensifkan patroli bersenjata, di jam rawan. Patroli dilakukan di obyek vital seperti SPBU, Kawasan Perkantoran Perbankan, Gerai gerai ATM, Pemukiman penduduk serta tempat ibadah. Seperti yang dilakukan oleh satu regu Patroli Polsek Jati yang dipimpin oleh Kapolsek Jati AKP Eko Adi Pramono,SH, Jumat, (16/04/2021) malam hingga dini hari.

Dengan mengenakan buddy system dan bersenjata laras panjang, satu regu anggota patroli Polsek Jati tersebut menyisir wilayah Kecamatan Jati untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Jati AKP Eko Adi Pramono,SH mengungkapkan bahwa, pihaknya tidak mau underestimate dengan situasi yang ada meskipun situasi relatif aman dan kondusif. Patroli dan penjagaan tetap ditingkatkan terutama situasi pandemi.

"Selain tugas kemanusiaan penanganan Covid-19, tugas patroli dan penjagaan terus ditingkatkan, jangan sampai situasi pandemi seperti ini malah dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan tindakan kriminal, apalagi di bulan puasa," ucap AKP Eko Adi.

Kapolsek Jati menambahkan, untuk kegiatan patroli selain antisipasi gangguan Kamtibmas, petugas patroli juga membawa pesan kesehatan, agar para warga selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan saat beraktifitas.

"Jadi selain untuk antisipasi gangguan Kamtibmas, patroli juga menyampaikan imbauan protokol kesehatan kepada warga," pungkas Kapolsek Jati. (Red)
Share:

Bakti Sosial Polres Blora Kepada Warga Korban Kebakaran Rumah Di Desa Nglungger Kradenan

BLORA - Polres Blora Polda Jawa Tengah, melalui Polsek Kradenan menyalurkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran rumah di desa Nglungger Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jumat, (16/04/2021).

Adapun bantuan sosial yang diserahkan kepada korban kebakaran rumah tersebut berupa paket sembako 
berupa 15 Kg beras, 2 papan telur, 3 liter minyak goreng, 1 kardus mie instan, 3 Kg gula pasir, teh, kopi dan peralatan mandi.

Penyerahan bantuan sosial secara simbolis diserahkan oleh Kapolsek Kradenan AKP Lilik Eko Sukaryono,SH,MH kepada Yatik, (55) warga dukuh Nglungger desa Nglungger RT 01/01 Kecamatan Kradenan yang rumahnya habis terbakar pada Kamis, (15/04/2021) kemarin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kradenan dan Danramil Kradenan serta perangkat desa dan perwakilan warga. Setelah penyerahan bantuan sosial, dilanjutkan kerja bakti bersama oleh anggota Polsek, Koramil, dan warga gotong royong membersihkan rumah bekas kebakaran milik korban.

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Kradenan AKP Lilik Eko Sukaryono,SH,MH mengungkapkan bahwa kegiatan sosial ini adalah salah satu wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Dan kegiatan sosial sudah menjadi progran rutin dari Polres Blora Polda Jawa Tengah untuk ikut membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Tidak banyak yang kami berikan, semoga bermanfaat bagi mereka," kata Kapolsek Kradenan.

Kapolsek berpesan kepada Bapak Yatik dan keluarga untuk sabar dan tawakkal.

"Tentunya Allah Maha Besar dengan segala kehendaknya, Semoga keluarga bapak Yatik diberikan kekuatan dan ketegaran dalam menghadapi cobaan," tambah AKP Lilik.

Tak lupa Kapolsek berpesan kepada warga agar selalu bantu membantu dan saling menguatkan disaat ada tetangganya yang mengalami musibah.

"Tentunya warga harus kompak untuk saling membantu, apalagi ada salah satu warga yang terkena musibah," tandas Kapolsek.

Masih tambah Kapolsek, ia menekankan agar warga selalu hati hati dan waspada terhadap kebakaran.  Terutama dalam hal menggunakan api ataupun kelistrikan agar betul betul diperhatikan untuk antisipasi kebakaran ataupun konsleting listrik.

Sementara itu, Bapak Yatik, warga yang mengalami musibah kebakaran rumah mengucapkan terimakasih kepada Polsek Kradenan Polres Blora.

"Alhamdulilah, kami sebenarnya tak pernah mengharapkan mendapat bantuan seperti ini. Namun apa daya. Ini adalah cobaan bagi kami dan keluarga. Terimakasih atas bantuannya pak," ucap Yatik lirih. (Redaksi)
Share:

Gandeng PEM Akamigas Cepu Untuk Sesarengan Mbangun SDM Blora


BLORA (SUARA BARU.ID) - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., menerima kunjungan dari pimpinan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) AKAMIGAS Cepu di kantornya, Jumat pagi (16/4/2021). Kunjungan ini sebagai langkah untuk membangun kerja sama di bidang pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)  Kabupaten Blora.

Bambang Yudo Surata, Wakil Diretur 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama menjelaskan bahwa PEM AKAMIGAS menawarkan beberapa potensi kerja sama untuk bersama -  sama membangun Blora kedepan.

"Kami meyediakan beasiswa pendidikan, penyerapan lulusan, sarana magang dan PKL, sumbangan peralatan industri, dan bantuan tenaga ahli/praktisi sebagai dosen tamu," ujarnya.

"Kali ini, kami bersama Pak Bupati merintis kerja sama di bidang pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi 20 orang mahasiswa/mahasiswi asli Blora yang berprestasi dan kurang mampu," jelas Bambang.

Hal ini mendapat respon baik dari Bupati Blora, H. Arief Rohman mengaku senang dengan beasiswa yang diberikan oleh PEM Akamigas.

"Terima kasih, Pak Bambang atas beasiswa yang disalurkan bagi mahasiswa/mahasiswi asli Blora. Saya sangat mengapresiasi. Polanya seperti apa tolong OPD terkait bisa disiapkan. Kita punya kampus PEM Akamigas sudah sepantasnya banyak anak anak kita jadi ahli migas. Selama ini justru banyak dari luar. Oleh karena itu kita ingin putra daerah juga dapat kuota yang lebih banyak untuk bisa sekolah di PEM Akamigas," ungkap Bupati Blora.

Arief Rohman juga berharap bantuan di bidang pendidikan dapat terus ditingatkan di masa yang akan datang.

"Saya berharap bantuan-bantuan untuk peningkatan SDM di Blora dapat terus berjalan dan ditingkatkan. Termasuk pelaksanaan diklat untuk lulusan SMK di Kabupaten Blora," ujar Arief.

Pada kesempatan itu, Wakil Direktur 1 Bidang Akademik, Erdila, yang juga hadir, menjelaskan bahwa PEM Akamigas sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru Tahun Akademik 2021/2022.

"Pendaftaran mahasiswa baru sudah dibuka sejak 22 Maret kemarin sampai 24 April," ujar Erdila.

"Ujian tanggal 24-31 Mei akan dilaksanakan secara daring. Sedangkan hingga saat ini mahasiswa kami yang asli Blora berjumlah 27 orang dari berbagai tingkat dan jurusan," tuturnya.

Untuk diketahui, program studi yang tersedia di PEM Akamigas adalah Teknik Produksi Minyak dan Gas, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, Teknik Instrumentasi Kilang, Teknik Mesin Kilang, dan Logistik Minyak dan Gas.

Hadir dalam acara ini Sekda Blora, Asisten Administrasi Umum, Plt. Kepala BKD, Kepala Dinporabudpar, Plt. Dinperinaker. (Redaksi) 

Share:

Bupati Ingin Operasional MPP Blora Diisi SDM Ramah Dan Santun

BLORA - Persiapan pembukaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terpusat terus dipantau Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si. Kamis siang (15/4/2021), Bupati dengan didampingi Sekda mengundang seluruh OPD dan stakeholder terkait untuk memantau perkembangan terkini.

Tidak hanya OPD lingkup Pemkab Blora, namun juga mengundang instansi vertikal, dan OPD Jawa Tengah yang akan diajak bergabung untuk membuka layanan di MPP, serta BUMD dan perbankan.

Bertempat di ruang Pertemuan Setda Blora, Bupati menginginkan agar kedepan MPP Blora yanag akan menempati Gedung Konco Tani (eks Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) ini bisa diisi oleh SDM yang terbaik dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“PR kita selain menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat dan murah, namun juga ramah. Keramahan dan kesantunan dalam pelayanan ini harus menjadi prioritas. Masih ada laporan bahwa beberapa okmun di perizinan selalu mempersulit dan kurang ramah. Kami minta kedepan harus diperbaiki,” ungkap Bupati.

Bupati meminta agar orang-orang yang akan ditempatkan di loket pelayanan di MPP nantinya merupakan SDM pilihan.

“Masing-masing OPD bisa menempatkan SDM terbaiknya agar bisa memberikan pelayanan prima. Tolong ini dijadikan catatan. Jangan sampai ada lagi keluhan dari masyarakat,” tegas Bupati.

Selanjutnya Bupati juga ingin ada pembukaan loket pelayanan SIM, SKCK, dan lainnya di MPP kerjasama dengan Polres Blora. Pihaknya meminta OPD terkait bisa segera menyusun naskah kerjasamanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Drs. Purwanto, MM, menerangkan bahwa pihaknya hingga kini terus mengebut pengerjaan interior, jaringan dan fasilitas MPP di Gedung Konco Tani.

“Pengerjaan penataan tempat kami targetkan selesai tanggal 20 April ini. Saat ini pemindahan barang sudah 85 persen, pembongkaran sekat ruangan lama sudah selesai, renovasi sudah 60 persen, dan penataan jaringan listrik serta internet terus dikebut. Untuk regulasi dan kerjasama dengan stakeholder lainnya rencana akan dilaksanakan awal Mei. Grand launching akan dilakukan Menteri PAN-RB 3 Juni 2021,” ungkap Purwanto.

Adapun Kepala Bagian Pemeritahan Setda Blora, Kiswoyo SH, M.Si, mengatakan bahwa selain intern OPD Pemkab, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan instansi vertikal yang ada di Kabupaten Blora.

“Setidaknya ada 14 instansi atau lembaga yang akan ikut membuka stan pelayanan di MPP. Diantaranya Bank Jateng, Bank BRI, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, KPP Pratama, Samsat, DPMPTSP Jawa Tengah, Imigrasi Pati, Kemenag, PLN Blora dan PLN Cepu, Kantor POS, Polres Blora, PDAM Blora, dan Kejaksaan,” jelas Kiswoyo.

Sedangkan Sekda Komang Gede Irawadi, SE, M.Si, menanggapi keinginan Bupati agar bisa menempatkan SDM terbaik di MPP. Pihaknya menyarankan agar DPMPTSP sebagai leading sektor penyelenggaraan MPP ini bisa mengumpulkan SDM terbaik dari masing-masing OPD/Dinas/Lembaga untuk diberikan bimbingan.

“Dikumpulkan, bisa diberikan pelatihan soft skill agar nantinya bisa tampil memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ucap Sekda.

Sekda juga ingin agar kedatangan Menteri PAN-RB nantinya tidak hanya meresmikan gedung operasional MPP saja namun juga ada mobil operasional MPP untuk pelayanan keliling.

“Kemudian kalau bisa sepekan sebelum lebaran, bisa dilakukan penandatanganan kerjasama tadi secara serentak bersama-sama di Pendopo Rumah Dinas Bupati sebagai tanda atau pembuktian kepada masyarakat bahwa MPP ini sudah siap dilaksanakan, sembari menunggu launching resmi dari Pak Menteri PAN-RB,” sambung Sekda. (Redaksi)
Share:

Bupati Arief Rohman Siap tindaklanjuti Arahan Presiden Jokowi

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, pada Rabu siang (14/04/2021), mengikuti Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Hasil Pilkada 2020 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, dan dipimpin Presiden Ir. H. Joko Widodo secara daring memalui zoom meeting dari Istana Negara.

Adapun Bupati, Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda mengikuti secara daring dari Pendopo Rumah Dinas Bupati. Rapat dibuka oleh Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, dan dilanjutkan pengarahan dari Presiden.

Dalam arahannya, sebagai pembuka, Presiden memberikan ucapan selamat kepada seluruh Kepala Daerah hasil Pilkada 2020 yang sudah dilantik dan mulai bekerja melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Jabatan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya. Saya ingin kedepan penggunaan APBD daerah bisa fokus di beberapa sektor pembangunan saja, sehingga hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Misalnya tahun pertama fokus jalan, setelah tuntas fokus pasar, dll,” tegas Presiden.

Pihaknya berpesan agar proporsi penggunaan APBD antara belanja modal bisa lebih besar daripada belanja pegawai. 

“Jangan hanya terpaku pada rutinitas, inovasi yang berorientasi pada hasil juga harus dilakukan. Jadi kepala daerah jangan suka membaca laporan saja, harus cek langsung ke bawah agar benar-benar tahu kondisi di lapangan,” lanjut Presiden.

Selanjutnya, di tengah melemahnya perekonomian karena pandemi Covid-19, Presiden meminta agar seluruh Kepala Daerah bisa mempermudah investasi, memperbanyak program padat karya.

“Saat ini masyarakat kita sedang lemah, banyak PHK. Sehingga kami minta agar para Gubernur, Bupati, Walikota bisa mempermudah investasi untuk membuka lapangan pekerjaan dan mendorong peningkatan ekonomi. Begitu juga dengan padat karya, bisa memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat,” tambah Presiden.

Selain ekonomi, Presiden Jokowi juga meminta agar belanja sosial bisa segera disalurkan dan  mendukung kelancaran vaksinasi.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, mengaku siap untuk menindaklanjuti. Pihaknya mengaku sedang mempersiapkan sejumlah program prioritas untuk pembangunan Blora yang lebih baik kedepannya.

“InshaAllah kami siap melaksanakan arahan Bapak Presiden. Kami bersama Bu Wakil Bupati dan seluruh jajaran akan fokus pada pembangunan infrastruktur, dan perbaikan pelayanan perizinan yang didalamnya juga termasuk investasi dengan membentuk Mal Pelayanan Publik,” ungkap Bupati.

Program padat karya juga akan terus didorong dengan menggandeng jajaran TNI Polri. Begitu juga vaksinasi, menurutnya terus berjalan. 

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Menko Perekonomian, Menko Polhukam, Menteri Keuangan, Wakil Menteri Kesehatan, Ketua Satgas Covid-19 Nasional, dan ditutup Menteri Dalam Negeri. (Redaksi)
Share:

Seleksi Perades di Blora, Bupati minta Juknis Diperdetail dan Transparan

BLORA - Menyikapi adanya beberapa permasalahan di tingkat desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora pada  Selasa (13/04/2021) menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi proses seleksi terkait  penjaringan dan penyaringan perangkat desa (Perades).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si. Serta diikuti oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), OPD terkait lainnya, dan seluruh Camat se-Kabupaten Blora.

Bertempat di Ruang Pertemuan Setda, rapat didahului dengan laporan perkembangan terkini tentang pelaksanaan seleksi Perades oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Hariyanto, S.IP, M.Si.

“Sampai saat ini sudah ada 5 Kecamatan yang izin penyelenggaraan seleksi peradesnya turun dari Bupati (lama). Yakni Kecamatan Kunduran, Todanan, Jati, Jepon, dan Kedungtuban. Untuk Kunduran ada 5 desa, 3 sudah selesai dan berjalan lancar, sisanya 2 masih menunggu proses selanjutnya,” ungkap Hariyanto.

Sedangkan Kecamatan Todanan menurutnya ada 14 Desa, 8 diantaraya sudah selesai dan telah dilantik 9-10 April lalu tanpa hambatan, sedangkan sisanya ada 6 Desa yang masih menunggu kelanjutan proses.

Lanjut Hariyanto, Adapun Jepon, dari 11 Desa yang melaksanakan seleksi perades, hasilnya sudah dilantik tanggal 6-9 April 2021 namun ada beberapa protes dari masyarakat. Serta satu Desa di Turirejo yang dihentikan sementara oleh Camat karena permasalahan ijazah pendidikan.

“Selanjutnya untuk Kecamatan Jati ada 11 Desa baru sampai tahap pendaftaran bakal calon, dan Kedungtuban ada 17 Desa yang baru menyelesaikan tes tertulis. Untuk di Kedungtuban ini banyak peserta yang menuntut transparansi nilai hasil testnya,” jelas Hariyanto.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa , Dinas PMD, Dwi Edy Setyawan, S.STP, menyampaikan bahwa kondisi kursi perangkat desa yang kosong di Kabupaten Blora mencapai 1186 posisi dari jumlah total 2774. Sehingga mengakibatkan pelayanan masyarakat di tingkat desa tidak optimal.

Menyikapi hal tersebut, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., meminta agar para Camat selaku tim pendamping seleksi perades bisa mengidentifikasi masalah yang timbul, khususnya yang ada di Kecamatan Jepon dan Kecamatan Kedungtuban.

“Untuk sementara kita hentikan dahulu untuk dievaluasi bersama. Khusus Jepon dan Kedungtuban tolong dipelajari dan disikapi. Jepon karena sudah dilantik, kalau ada yang protes kemungkinan lewat jalur APH dan PTUN, maka masing-masing desa harus siap. Sedangkan Kedungtuban yang menuntut transparansi nilai seleksi harus segera dibuka, saya minta tim untuk terjun ke Kedungtuban langsung. Jangan sampai ada aksi di Blora lagi,” tegas Bupati.

Bupati ingin jika proses dilaksanakan mandiri di masing-masing desa maka minimal prosesnya harus seperti yang ada di Kecamatan Todanan atau Kunduran sehingga tanpa menimbulkan konflik. 

“Perbup produk Bupati lama akan lebih kita perjelas dengan petunjuk teknis (juknis). Polanya seperti apa tolong segera disusun agar kedepan masing-masing panitia desa bisa mempedomaninya,” lanjut Bupati.

Adapun jika kemungkinan ada permintaan supaya seleksi perades dikembalikan ke Kabupaten, maka Bupati meminta OPD terkait untuk menggandeng pihak ketiga yang kredibel dalam hal penyelenggaraan ujiannya.

“Minimal seperti tes CAT yang digunakan CPNS, sehingga semua transparan, nilai langsung keluar dan bisa dipantau real time. Semua harus terbuka. Kalau perlu kita kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi negeri yang sudah MoU dengan Pemkab Blora. Kedepan harus lebih baik,” pinta Bupati.

H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini ingin seluruh proses pengisian dan seleksi perades bisa tuntas di tahun 2021 ini agar pelayanan masyarakat di tingkat desa bisa optimal.

“Tadi disampaikan ada 1186 kursi perades yang kosong, ini memang harus segera diisi namun aturan mainnya harus lebih detail. Kita ingin semunya tuntas tahun ini,” pungkas H. Arief Rohman. (Redaksi)
Share:

Bupati : Corporate Farming Agro Solution Harus Berhasil Untuk Petani Blora

BLORA - Setelah diadakan sosialisasi agro solution yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan sekaligus pendapatan petani pada Jumat (26/3/2021) lalu, pada hari ini Senin (12/3/2021) di depan Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, para stakehokder Corporate Farming Agro Solution menandatangani Nota Kesepahaman sebagai dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Bertempat di Ruang Rapat Bupati, penandatanganan nota kesepahaman dilangsungkan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan disaksikan OPD terkait. Perlu diketahu berbagai pihak yang ambil bagian mensukseskan kegiatan Corporate Farming Agro Solution di Kabupaten Blora dan bersepakat melakukan Nota Kesepakatan adalah sebagai berikut :

1. Yayasan Ar Raudlatul Jannah berperan sebagai pemrakarsa dan Tim Corporate Farming Agro Solution.
2. PT. Bintang Chemical Abadi berperan sebagai Collective Agent .
3. PT. BNI menyiapkan pembiayaan usaha tani melalui KUR
4. PT. Pertani menyediakan benih padi dan menyerap hasil panen padi.
5. PT. Bisi International Tbk. menyiapkan benih jagung
6. PT. Petrokimia Gresik menyediakan pupuk nonsubsidi.
7. PT. Pupuk Kujang menyediakan pupuk nonsubsidi.
8. PT. Charoen Pokphand Indonesia menyerap hasil panen jagung.

Sementara itu, Karmiati, SH, M.Si mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas dilakukannya penandatangan nota kesepakatan ini.

"Kepada bapak Bupati dan seluruh tamu undangan, kami haturkan permohonan maaf dikarenakan beliau Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan tidak dapat hadir secara pribadi. Syukur alhamdulillah telah dilakukan penandanganan nota kesepakatan, kami harapkan untuk pelaksanaannya nanti dapat sesuai sasaran," kata Karmiati.

Lebih lanjut, disampaikan pesan dari Kepala Dinas apabila di lapangan terjadi kendala atau persoalan dengan para petani agar dapat dikoordinasikan dan dikomunikasikan.

"Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan berpesan, apabila dalam pelaksanaan agro solution ini ada permasalahan, agar segera dikoordinasikan dan dikomunikasikan. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam hal ini menghandle program yang menjadi tujuan bersama ini, agar selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kami sehingga kami bisa mengakomodir kendala-kendala yang ada,"harapnya.

Sementara itu, Bupati Arief Rohman mengharapkan pelaksanaan perpaduan antara farming dan agro ini berjalan dengan lancar.

"Corporate farming and agro solution ini merupakan embrio mewujudkan mimpi-mimpi yang sudah saya sampaikan yaitu untuk memaksimalkan nilai tambah demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani kita,"kata Bupati.

"Banyak hal yang perlu dilaksanakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR) kita bersama. Dan karena ini percontohan saya harap berhasil dan kedepan bisa ditambah luasannya. Mari kita jadikan program ini sukses story bersama," lanjutnya.

Lebih lanjut, Bupati mengharapkan peran serta Babinkhamtibmas dan Babinsa di masyarakat untuk dimaksimalkan. 

"Kami mohon bantuan dari Kodim dan Polres untuk memaksimalkan peran Babinsa dan Babinkhamtibmas dalam mensosialisasikan programini. Kami pribadi akan turun ke lapangan untuk memantau. Petani kita harus terus dikawal dan dipandu demi suksesnya program ini," pungkas Arief Rohman.

Hadir dalam acara ini, perwakilan Kodim 0721/Blora, Kepala Dinas Pertanian dan OPD terkait. (Hms/Setda/Red)
Share:

Bupati Blora Apresiasi Lintas Sektor Hijaukan Lingkungan Tempat Wisata embung Kedungsambi Klopoduwur

BLORA (SUARABARU.ID) -  Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si melakukan penanaman pohon kelapa di area embung Kedungsambi Klopoduwur pada Minggu pagi (11/04/2021). Sesuai dengan nama daerahnya ‘Klopoduwur’ yang artinya pohon kelapa yang tinggi, maka dari itu sejumlah pohon yang ditanam Bupati pada pagi itu pun merupakan pohon kelapa.

Ikut melakukan
penanaman pohon tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto, ST, MT yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah, Adm Perhutani, KH. Bramadi, Pegiat Corporate Farming, masyarakat Desa Klopoduwur, dan komunitas vespa.

Selain itu, H. Arief Rohman turut mengajak keluarganya menanam pohon, salah satunya melatih untuk belajar mencintai lingkungan sejak dini.

“Saya juga ajak Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, saya ajak kesini juga anak-anak untuk menanam pohon supaya bisa belajar mencintai lingkungan,” ungkapnya

Pihaknya menyambut baik upaya penanaman pohon yang dilakukan lintas sektor di Kabupaten Blora, mengingat Blora masih menghadapi masalah terkait ketersediaan air.

“Kita sinergi dengan dinas-dinas provinsi yang ada di Blora ini, termasuk program tanam pohon sangat bagus Pak. Kita punya problem terkait ketersediaan air, jadi kalau musim kering daerah Blora ini merupakan daerah yang kekurangan air. Tadi kita sudah sepakat dengan teman-teman cabang dinas yang ada disini dengan Perhutani untuk kembali menghidupkan sumber air,” jelas Bupati

Dikatakannya, upaya penanaman pohon sahabat air dan sebagainya akan semakin digiatkan.


“Kita ada pohon-pohon sahabat air dan sebagainya kita tanam di masing-masing desa, di area Perhutani, dan yang lain. Sehingga persoalan air ini disamping kita atasi secara instant kita berharap mengatasinya secara jangka panjang dengan menanam kembali pohon-pohon yang memang nanti menjadi sumber air,”  lanjutnya

Disamping itu, Bupati berharap adanya penanaman pohon, utamanya di area Embung Kedungsambi Klopoduwur dapat melestarikan dan sekaligus mempercantik lingkungan. Sehingga dapat mengangkat potensi pariwisata.

“Semoga ini juga menjadi destinasi wisata kita ya, tolong dikoordinasikan ya dengan dinas pariwisata. Tadi cita-cita teman-teman Klopoduwur untuk memadukan TPK, Kampung Samin dan Embung ini bisa dipadukan. Termasuk TPK nya ya Pak Adm, ini teman-teman ingin kerjasama, nanti desainnya tolong disiapkan ya nanti kami dari dinas siap untuk mendukung cita-cita Pak Lurah dan pelaku wisata yang ada di Klopoduwur,”  pesan Mas Arief panggilan akrab H. Arief Rohman.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto mengatakan bahwa embung Kedungsambi tengah tren dikunjungi untuk berwisata. Dengan penanaman pohon kelapa diharapkan makin mempercantik.

Widi Hartanto  mengungkapkan, agar lahan yang masih tersedia di Klopoduwur ditanami tanaman sahabat air.

“Mengingat lahan di lokasi ini masih luas maka kedepan,silahkan lakukan penanaman pohon sahabat air yang dalam hal ini efektif dalam pelestarian mata air. Embung yang dibangun untuk irigasi dan lokasi budidaya pelestari ikan tidak akan kekeringan dan bisa menjadi lokasi cadangan air,” ucapnya dalam  membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah

Terkait penanaman pohon kelapa, selain mempercantik Embung, pihaknya mendorong agar dapat dioptimalkan dengan baik kedepannya termasuk dengan menggandeng petani kelapa dan UMKM agar bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Dapat dimanfaatkan untuk seperti nata de coco, minuman dari air kelapa, sapu lidi, serat sabut kelapa, kayu kelapa, kerajinan tempurung dan lain lain. Muaranya meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” pungkasnya

Pada kesempatan itu,  Ketua Bumdes Klopoduwur, Sugeng berharap agar potensi-potensi pariwisata yang ada di Klopoduwur dapat dikembangkan dan dioptimalkan.

“Ada potensi tiga tempat yaitu eks TPK, Pendopo Samin dan Embung Kedungsambi. Jadi ada tiga wisata yang mungkin bisa kita Tarik garis lurus, kedepannya bisa kita suguhkan wisata di Klopoduwur,” harap Ketua Bumdes Klopoduwur

Sugeng berharap dengan dukungan dari berbagai pihak, nantinya Klopoduwur dapat menjadi desa wisata yang bisa diunggulkan dan memberikan manfaat pada masyarakat. (Redaksi)
Share:

Bupati Arief Ajak SKK Migas Jabanusa Bersinergi Dukung Pembangunan Blora

BLORA - Akhir pekan bukan berarti tidak bekerja, semangat ini terus dibangun Bupati Blora, H. Arief Rohman S.IP, M.Si, untuk memperjuangkan pembangunan Blora. Seperti Sabtu siang ini (10/04/2021), Bupati mengundang seluruh jajaran Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) di Rumah Dinasnya untuk berdiskusi menyukseskan pembangunan Blora kedepan.

Di depan jajaran SKK Migas yang diantaranya ada Pertamina, Exxon Mobil, dan perusahaan migas lainnya ini, Bupati memaparkan tantangan yang dihadapi Kabupaten Blora mulai dari tingginya kemiskinan, kerusakan infrastruktur jalan, serta pertumbuhan ekonomi yang minus di tengah pandemi.

Untuk itu, Bupati H. Arief Rohman mengajak SKK Migas Jabanusa untuk bersama-sama membangun Blora, mengingat banyak kegiatan migas yang dilaksanakan SKK Migas Jabanusa di bumi kelahiran Samin Surosentiko ini.

“Dengan masalah-masalah itu kita harus optimis, kalau kita bisa lakukan dengan sesarengan, salah satu elemen yang kami yakin bisa membantu kami adalah teman-teman yang bergerak di sektor migas yang ada di Blora ini,” terangnya.

H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini menjelaskan bahwa Blora sebenarnya memiliki segudang potensi khususnya di bidang sumber daya alam pada sisi Migas dan kayu jati, termasuk di sektor pertanian dan peternakan. Maka kemudian, Bupati  mengajak SKK Migas untuk bisa mendukung optimalisasi potensi tersebut untuk meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berusaha ada potensi pendapatan-pendapatan yang memang berpotensi membantu kami menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) kami yang ada, kemampuan APBD kita sangat terbatas, termasuk untuk anggaran infrastruktur,” ungkapnya

Jelasnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Blora siap mendukung upaya pengoptimalan potensi-potensi Migas yang ada di Blora yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ada kendala atau permasalahan di lapangan kami siap membantu, kami terbuka dari sisi perizinan, koordinasi dengan pihak lainnya, kami siap membantu. Termasuk kami sudah punya Perda RT RW yang mana kawasan di daerah selatan ini kita harapkan menjadi kawasan industri,” kata Bupati.

Pada rapat tersebut, Bupati dan SKK Migas berdiskusi terkait potensi-potensi yang ada dan terkait PI, DBH, CSR, dan sebagainya, sekaligus upaya untuk peningkatan pendapatan daerah yang nantinya bisa untuk mengatasi persoalan di Kabupaten Blora, seperti halnya infrastruktur jalan yang rusak.  

Selain itu, Bupati berharap agar BUMD yang ada dapat dibimbing agar dapat berkontribusi terhadap pendapatan daerah secara optimal. Bupati juga mengundang seluruh orang Blora yang sukses di dunia migas untuk ikut diskusi bersama. Pihaknya ingin memaksimalkan potensi CSR, dan BDH Migas untuk mendukung pembangunan Blora.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi mengungkapkan, kunjungan kali ini sekaligus untuk berkomunikasi dan mendengar masukan dari Pemkab Blora.

“Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan bahwa kegiatan kami di Blora ini cukup banyak Pak, dan intinya tentu ada beberapa hal yang menjadi pesan Pak Bupati kepada kami. Di daerah Blora jangan sampai ada potensi-potensi yang tidak teroptimalkan,” ucap Nurwahidi

Ditambahkannya, masukan-masukan dari Pemkab Blora akan menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan program, supaya dapat bersinergi dan mendukung program daerah.

“Tadi kita telah dengarkan aspirasi, curhatan, dari Blora, sebenarnya memang kami tunggu-tunggu. Supaya kami melakukan kegiatan aktivitas bahkan kebijakan dari pusat bisa tepat sasaran. Apa yang kami laksanakan itulah bersinergi,” tandas Nurwahidi.

“Kedepan kita akan bangun lagi komunikasi secara bersama-sama industri hulu Migas dengan Kabupaten Blora. Supaya apa yang menjadi aspirasi dari Kabupaten  Blora bisa segera kami wujudkan dengan banyak cara,” lanjutnya.

Nurwahidi menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan daerah khususnya dalam membangun Blora menjadi lebih baik.

“Tapi pada intinya, bagaimana caranya meningkatkan pendapatan asli daerah. Bisa melalui PI, melalui DBH, bisa melalui pemberdayaan BUMD,  pengusaha dan lain sebagainya. Kami siap untuk berkolaborasi dengan daerah. Terkait dengan program CSR juga akan coba kami galakkan dan sinergikan lagi dengan program-program dari daerah,” pungkas Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa.

Hadir secara langsung, perwakilan dari KKKS Migas, Exxon Mobile Cepu Limited, dan Pertamina EP Asset IV Field Cepu, serta Sekda Blora, Asisten II Sekda, Staf Khusus Bupati, Kepala Bappeda Blora, Bagian Perekonomian Setda Blora. (Redaksi)
Share:

Bupati Ajak PPSDM Migas Kembangkan Potensi Pertanian dan Peternakan di Blora

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si mencicipi manisnya buah melon hasil panen di Kebun Ecopark Migas Cepu, pada Jumat (09/04/2021). Sembari menikmati hasil panen tersebut, Bupati turut berdiskusi dengan jajaran Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas guna bersinergi mengembangkan potensi yang ada di Kabupaten Blora.

Bupati yang mencicipi buah melon hasil panen tersebut mengapresiasi karena hasilnya yang memuaskan.

“Buah Melon panen ini rasanya mantap dan nikmat, apalagi disajikan saat berbuka puasa nanti,” ucapnya

Arief Rohman mengapresiasi peran dari PPSDM dengan inovasi-inovasi yang dilakukannya. Ia pun turut mengajak agar PPSDM bersinergi dengan Pemkab Blora dalam mengoptimalkan potensi-potensi peternakan dan pertanian. Mengingat bahwa Blora memiliki potensi di bidang peternakan dan pertanian yang cukup besar.

“Kami mohon dibantu tadi, tidak hanya melon, sebenarnya kita bayangannya ada sapi dan lainnya, kita tantang para petani dan peternak kita bikin perencanaan masterplan peternakan pertanian mulai hulu hingga hilir secara terpadu,” ujarnya.

“Karena kita sudah anggap PPSDM ini sebagai keluarga besar kita, maka kita bersinergi memajukan Blora ini. Tentu juga karena aset PPSDM di Cepu ini sangat banyak sekali bagaimana supaya bisa bisa bermanfaat untuk masyarakat,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan tantangan-tantangan yang dihadapi Kabupaten Blora kedepannya termasuk adanya angka kemiskinan yang masih tinggi dan infrastruktur yang belum memadai.

“Ini PR kita, kita yakin dengan tagline kita sesarengan mbangun Blora ini,  dengan bantuan dan dukungan dari teman-teman  Kementerian ESDM ini kedepan nya saya yakin blora akan menjadi daerah yang maju,”  pungkas Arief.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Mineral (BPSDM) Prahoro Yulijanto Nurtjahyo, P.Hd mengungkapkan siap mendukung semua program yang akan dijalankan oleh Pemerintah kabupaten Blora. Terlebih menurutnya, Cepu pernah mengalami masa kejayaan.

“Dulu di sini (Cepu) pernah mengalami masa kejayaan, harus mulai kita bangkitkan kembali, karena Cepu ini memiliki banyak memiliki fasilitas kelas internasional,” ungkapnya.

“Kita di sini untuk memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Hadir di acara ini Kepala PPSDM Cepu, perwakilan STEM AKAMIGAS Cepu, Camat Cepu, dan jajaran Forkopimcam Cepu. (Red)
Share:

Sekjen Kemenag RI Dan Bupati Luncurkan Kartu Blora Mengaji

BLORA - Kabar bahagia datang untuk para guru ngaji di Kabupaten Blora. Pasalnya Jumat pagi (09/04/2021), Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. H. Nizar Ali, MM bersama  Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP. M.Si, telah melaunching atau meluncurkan kartu “Blora Mengaji”.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, launching dilakukan dengan menekan video wall dan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan dari LPQ, FKDT, FKPP, FKPAI dan Penyuluh ASN. Yang serahkan langsung oleh Bupati, Sekjend Kemenag, perwakilan Kakanwil Jateng, Kankemenag Blora, dan Bank Jateng Cabang Blora.

Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dalam sambutannya menyatakan bahwa launching kartu “Blora Mengaji” ini merupakan salah satu bagian program kerja 99 hari.

“Program Blora Mengaji yang kita ini dengan lanching kartu “Blora Mengaji” ini sebagai salah satu upaya kita dalam pembangunan sektor rohani. Selain pembangunan lahiriyah dengan membangun infrastruktur, pembangunan rohani untuk akhirat juga harus dilakukan. Ini kita tujukan untuk guru madrasah diniyah, TPQ dan guru-guru ngaji lain, tidak hanya agama islam tapi juga sekolah minggu dan lainnya,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, dengan kartu “Blora Mengaji” ini, nantinya insentif tahunan dari Pemkab untuk para guru ngaji dan guru sekolah agama lain (selain islam) bisa masuk.

“Jumlahnya memang belum besar, sementara ini masih Rp 400 ribu. Kedepan akan kita upayakan menjadi Rp 1 juta. Semoga saja anggarannya mencukupi. Untuk saat ini yang sudah terdata sekitar 8000’an guru calon penerima yang datanya kita ambil dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, kerjasama dengan Bagian Kesra Setda Blora,” jelas Bupati.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Bank Jateng Cabang Blora yang telah membantu pengadaan kartu “Blora Mengaji” ini.

“Sebenarnya kartu ini belum siap dilaunching, namun karena hari ini ada kunjungan Pak Sekjen maka kemarin kita koordinasikan dengan Bank Jateng dan sorenya ada kabar bisa dilakukan. Sehingga hari ini bisa kita luncurkan bersama dan harapannya sudah bisa dipakai sebelum lebaran. Maturnuwun Bank Jateng,” tambah Bupati.

Kedepan, Bupati juga ingin memperluas sasaran manfaat kartu “Blora Mengaji” ini. Pihaknya meminta agar Bagian Kesra Setda dan Kemenag Blora bisa mendata seluruh hafiz hafizah (para penghafal Al-Qur’an) dan imam masjid, serta rumah ibadah lainnya untuk bisa diusulkan menjadi penerima.

“Selain untuk menyalurkan insentif tahunan, kita juga akan coba kemungkinan kartu “Blora Mengaji” ini untuk di-link kan dengan BPJS Ketenagakerjaan dan bisa untuk mengambil kredit modal di Bank Jateng. Regulasinya akan kita pelajari untuk dikerjasamakan nanti,” pungkas Bupati.

Sekjen Kemenag RI, Prof. Nizar Ali pun mengapresiasi gagasan Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, dalam melaksanakan program Blora Mengaji dan kartu “Blora Mengaji”.

“Kami mewakili Pak Menteri dan keluarga besar Kementerian Agama sangat menyambut baik serta mengapresiasi setinggi-tingginya untuk Pak Bupati dan jajarannya yang telah mencanangkan Blora mengaji ini untuk mendukung implementasi visi misi Kementerian Agama. Di tengah kondisi pandemi dan sosial politik seperti ini, program ini hadir menjadi salah satu solusi yang menentramkan hati. Blora luar biasa,” ucap Prof Nizar Ali.

Usai launching dilanjutkan dengan pengarahan ASN di lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora oleh Sekjen Kemenag RI. (Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels