Korban Gerusan Sungai Lusi di Kedungjenar Terima Bantuan


 
BLORA - Mendengar adanya  longsor yang mengancam sejumlah rumah warga di Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, Bupati Blora, H. Arief Rohman MSi, gerak cepat.  Senin ( 30/05/2022) tinjau lokasi longsor dan serahkan bantuan.
 
Didampingi Kepala PUPR, Samgautama Karnajaya, Kepala pelaksana BPBD Blora, Slamet Widodo, Dinsos, dan Lurah Kedungjenar, Bupati Blora  menandaskan, bahwa kejadian longsor sudah dilaporkan ke BBWS.

“Kamis ( (2/6) rencana ada tinjauan dari KPSDA.  Semoga nantinya segera ditangani,” tandasnya.
 
Diketahui, bencana tanah bergerak/ambles akibat gerusan Sungai Lusi, Jumat (27/05/2022), mengakibatkan setidaknya dua rumah di Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, mengalami kerusakan tanah dan bangunannya. Selain itu setidaknya enam rumah juga terancam longsor.
 
Melihat kondisi di lapangan, Bupati minta agar segera disurvei dan dipetakan. Hal itu penting  untuk mengantisipasi kejadian serupa di tempat lain.
 
“Kalau dilihat di lokasi nanti bisa terjadi di bagian lainnya yang potensi terjadi longsor. Mohon doanya semoga segera teratasi karena banyak yang terjadi di sepanjang Sungai Lusi ini. Rencana kita tambah anggarannya untuk di bronjong atau seperti apa, biar bisa terselesaikan,“ jelas Bupati.
 
Roboh Akibat Tanahnya Longsor

 
Sementara itu, dari data yang ada,  dua rumah yang rusak akibat longsor itu, diantaranya milik Suparno, warga RT 03 RW 03, Kelurahan Kedungjenar, Blora,  dengan rincian Rumah utama roboh.  Sementara itu rumah dengan rusak sedang adalah milik Teguh Santoso (Satawi).
 
Sedangkan enam rumah yang terancam, berada pada radius 1 Meter dari titik longsor, masing-masing  milik Kaswati, Sampi (Alm.Sukimin), Hartoyo, Narto, Seno dan Sarwaji.
 
Suparno salah satu korban,  mengatakan kondisi longsor sudah terjadi lama.  Namun begitu kejadian terparah terjadi Jumat lalu, setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah Blora.
 
“Dulu sudah pernah, dan sudah dibuat bronjong/ penahan, tapi kemarin paling parah, hingga rumah rusak parah,” ucap Suparno.
 
Hal yang sama juga diungkapkan Sampi yang rumahnya tinggal berjarak satu Meter dari titik longsor. Ia mengaku merasa was-was jika hujan melanda wilayah Blora.
 
“Merasa takut kalau turun hujan, seperti tanah bergerak rasanya. Terlebih kalau malam hari, jadi tidak bisa tidur nyenyak,” ucap Sampi.
 
Sampi merasa senang sudah ditinjau Bupati bersama rombongan. Dia berharap  semoga segera ada perbaikan agar rumah miliknya dan warga lain tidak terjadi longsor lagi.
 
“Terimakasih Pak Bupati, sudah diberikan bantuan, semoga segera ada solusi sehingga tidak merasa was was lagi,” harapnya.
 
Untuk diketahui, sementara ini warga setempat bersama-sama bergotong royong membuat penahan longsor dari bambu.  (Red)
Share:

Bupati Arief: Terimakasih TNI Yang Bantu Dalam Sesarengan Mbangun Blora


 
BLORA  -  Bupati Blora  mengapresiasi kegiatan TMMD Reguler ke-113 Kodim 0721/Blora di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Blora. Menurutnya, dengan bersinergi Pemda dengan Kodim bisa membantu pembangunan di wilayah Blora.
 
“Terimakasih kepada TNI membantu kami dalam mbangun Blora. "Ini sangat berarti, bermanfaat dan berguna. Dengan sinergi TNI - Polri dan masyarakat guyub rukun, bisa membuat seperti ini. Dengan kegiatan ini bisa dikeraskan dulu dan dibangun secara bertahap, " kata Bupati, saat mendampingi  Kolonel Inf. Jaelan dan Tim Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) dari Staf Teritorial TNI AD (Sterad) meninjau pelaksanaan TMMD Reguler ke-113 Kodim 0721/Blora di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Blora, Senin (30/05/2022).
 
Dikatakan Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, Pemkab Blora sangat support kegiatan TMMD dari Kodim Blora. Dikatakan, ke depan anggaran kegiatan seperti ini (TMMD) bisa ditambah. Bantuan Kepala Desa bersama warga berupa tenaganya sangat diperlukan. “Ini sinergi yang luar biasa, " tuturnya.
 
Mas Arief, panggilan akrab H. Arief Rohman, sangat berharap melalui TMMD ini akses jalan hutan menuju Alas Malang yang menghubungkan ke pusat Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati dibangun sehingga membuat nyaman dilalui masyarakat.
 
Ditambahkan, Pemkab Blora sangat terbantu dengan adanya TMMD yang menyasar pembangunan infrastruktur desa-desa hutan seperti di Alas Malang. “ Hal ini selaras dengan visi misi kami, dimana pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama. Semoga TMMD ini bisa berjalan sukses dan kedepan bisa kita lanjutkan ke desa-desa lainnya. Semangat Sesarengan mBangun Blora,” tambah Bupati Arief.
 
Diketahui, dalam rangka  pengawasan dan evaluasi hasil TMMD Ke 113 Kodim 0721/Blora, di Desa Pengkoljagong, Kolonel Inf. Jaelan dan Tim Wasev (Pengawasan dan Evaluasi) dari Staf Teritorial TNI AD (Sterad) tinjau pelaksanaan TMMD tersebut.
 
Sebelum peninjauan ke lokasi pembuatan Jalan terlebih dahulu rombongan dari Sterad memberikan bantuan paket sembako kepada warga setempat.  Ikut mendampingi, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo, jajaran Danramil, Kepala Dinas PMD, Yayuk Windarti.  
 
Bangun Jalan Hutan
 
Di TMMD Pengkoljagong, selama satu bulan total ada 150 personil TNI yang diterjunkan untuk bergotong royong bersama masyarakat membangun jalan hutan penghubung Alas Malang - Bulurejo, Desa Pengkoljagong.
 
Dijelaskan Dandim  Letkol Inf Andy, jalan yang berhasil dibangun dengan grosok itu sepanjang 1.100 Meter, lebar 2,5 Meter. Selain itu di TMMD juga membangun jalan makadam sepanjang 3.300 Meter - lebar 2,5 Meter.
 
Masih pembangunan jalan, TNI bersama warga juga membangun jalan grosok sepanjang 3.400 Meter dengan lebar 2,5 Meter. ‘’Termasuk membangun talud badan jalan sepanjang 20 Meter dengan tinggi 3 Meter untuk mencegah longsor. Juga ada sejumlah kegiatan non fisik,” jelas Dandim Letkol Inf Andy.

Pada kesempatan itu, Kolonel Inf. Jaelan mengatakan pelaksanaan TMMD di Kodim 0721/ Blora ini sangat tepat karena desa ini ditempat terisolir dan jauh jangkauan. 

"Saya lihat di lapangan memang TNI melibatkan masyarakat setempat dan bersama sejumlah unsur lainnya, dan tempat pelaksanaan ini sudah tempat, mengingat masyarakat ini lokasinya terisolir," ucap Kolonel Jaelan.  Diharapkan, kegiatan TMMD ini bisa bermanfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. 

"Ini sudah 80 persen, saya kira sampai tanggal 9 nanti sudah clear. Material tinggal pemadatan, semoga dengan dibangunnya jalan ini nanti akses masyarakat semakin mudah," imbuhnya. 

Kolonel Jaelan mengaku ikut prihatin di Jawa masih terdapat Desa seperti ini di dalam hutan oleh sebab itu perlu adanya penyetetraan kegiatan seperti ini. 

"Nanti perlu dilanjutan, sinergi Pemkab dengan TNI polri, masyarakat lainnya smeoga dengan kegiatan yang maksimal ini bisa memberikan yang terbaik bisa membantu masyarakat sehingga memberikan kemanfaatan," harapnya. 

Dipesankan, agar masyarakat bisa menggunakan jalan ini dengan baik, ia juga mengimbau jalan ini untuk akses tidak boleh di palang, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi, pendidikan untuk bisa lebih baik lagi.
 
Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si menyatakan,  pemilihan Desa Pengkoljagong sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-113 ini sangat tepat.
 
“Menurut kami pemilihan Desa Pengkoljagong sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Reguler ke 113 ini sangat tepat. Kami siap mendukung. Bahwasanya, desa ini merupakan Kampung Pancasila, dan masuk salah satu desa hutan yang ada di wilayah Blora Selatan. Ada beberapa dukuhan yang lokasinya di tengah hutan, salah satunya Alas Malang yang akses jalannya memprihatinkan,” ungkap Bupati H. Arief. (Redaksi)
Share:

Hadiri Senam Bersama, Bupati Dorong Pengembangan Wisata Alam dan Buah di Blora


BLORA - Bupati Blora  dorong pengembangan wisata alam dan buah di Blora. Banyak tempat yang potensial untuk mewujudkan hal itu.

Bupati H. Arief Rohman, MSi, mengatakan hal itu, ketika menghadiri senam bersama dalam rangka hari hipertensi sedunia yang jatuh pada 17 Mei lalu,   di  wisata alam puncak Serut, Desa Singonegoro, Kecamatan Jiken. Jumat (27/05/2022). 

Menurut Bupati Blora, kondisi Puncak Serut saat ini kondisinya semakin membaik,hanya tinggal PR jalannya dari pertigaan Singonegoro ke arah tempat wisata nanti bisa diusulkan, diharapkan ini menjadi destinasi wisata di kab Blora.

"Wilayah Jiken ini potensinya bagus untuk wisata, termasuk buah buahan, termasuk kita kembangkan bersama sama,  jadi memang kita harus kompak dalam mengembangkannya," imbuhnya. 

Bupati Blora H. Arief Rohman mengapresiasi ide mengadakan kegiatan di tempat wisata seperti ini. 

"Alhamdulillah pagi ini  bisa di puncak serut, saya lama tidak kesini, terimakasih kepada puskesmas jiken yang telah menyelenggarakan acara ini di tempat wisata, ini dalam rangka kita berolahraga dan acara peringatan hari hipertensi sedunia, yang merupakan penyakit yang perlu kita antisipasi bersama, termasuk ada acara pengecekan gula darah, tensi, hingga vaksinasi, dan gerakan makan buah bersama," jelas Bupati. 

Bupati berharap kegiatan seperti ini bisa menginspirasi daerah- daerah lain untuk mengadakan hal yang serupa. 

Pada kesempatan berbeda, Kepala Puskesmas Jiken Apt. Dadang Kun Septianto, S.Farm, mengatakan terselenggaranya acara di Bukit Serut berkat dukungan dari dinas dan camat, lintas sektoral, serta kader kesehatan di desa. 

"Kegiatan ini memang dilakukan di tempat wisata, sekaligus untuk mengenalkan wisata yang ada di blora," ucapnya. 

Diharapkan dengan kegiatan senam bersama dan pemeriksaan tensi ini bisa mendeteksi gejala hipertensi pada kita. 

"Mari kita deteksi dini hipertensi, semoga dengan deteksi dini ini kita semua bisa selalu senantiasa sehat," tandas Kepala Puskesmas Jiken. 

Dalam kegiatan ini juga di ikuti oleh Ketua TP PKK Blora, Forkopimcam Jiken dan para Kades, di sekitar desa Singonegoro. (Red)
Share:

Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Blusukan Ingatkan Warga Waspada PMK


BLORA - Babinsa desa Turirejo Koramil Jepon Kodim 0721/Blora Sertu Sarjono bersama 
Bhabinkamtibmas desa Turirejo Polsek Jepon Polres Blora Aiptu Yeni Agus Setiawan,SH dan Kepala Desa Turirejo Sumarjo, melaksanakan patroli dialogis dengan sasaran warga peternak sapi dan kambing di wilayah setempat. Rabu, (25/05/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Penyakit Mulut Dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi dan kambing.

Patroli dialogis merupakan kegiatan rutin, terkait dengan maraknya penyakit mulut yang terjadi dibeberapa wilayah lain di Jawa Tengah.

"Kita laksanakan pengecekan terhadap peternak di wilayah binaan sekaligus mengingatkan agar mewaspadai penularan PMK, apabila ditemukan ciri-ciri klinis adanya hewan ternak yang terkena PMK segera melapor untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," pesan Bhabinkamtibmas kepada peternak.

"Salah satu cara untuk mencegah PMK adalah selalu rutin menjaga kebersihan kandang ternak serta penyemprotan disinfektan secara berkala," lanjut Bhabinkamtibmas.

Sementara itu, Babinsa Sertu Sarjono berpesan agar warga selalu menjalin komunikasi dan tidak sungkan untuk melaporkan jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

"Silahkan dikoordinasikan dan dilaporkan jika ada hal hal yang mencurigakan. Kami siap untuk memberikan bantuan," ucap Babinsa.

Salah seorang peternak sapi warga setempat, Sarmuji menyambut baik sambang dialogis yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

"Terima kasih atas informasi dan saran masukannya, selama ini kami telah rutin membersihkan kandang dan saat ini juga kita mulai menyemprot disinfektan di kandang," kata Sarmuji.

Pada kesempatan lain, Kapolsek Jepon AKP Ramin menyampaikan terima kasih kepada seluruh bhabinkamtibmas yang telah aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, patroli dialogis dengan warga binaan guna menjalin kemitraan, terkait dengan adanya wabah PMK.

"Terima kasih para Bhabinkamtibmas yang sudah aktif sambang di wilayah. Terus jalin sinergi dengan Babinsa dan lintas sektoral lainnya, terutama dalam antisipasi PMK," kata Kapolsek Jepon. (Red)
Share:

Deal, Pemprov DKI Jakarta Akan Beli Sapi - Sapi Peternak Blora


 
JAKARTA – Akhirnya Deal, Pemkab Blora dan Pemprov DKI Jakarta deal teken kontrak kerja sama terkait jual beli sapi. Kini Pemprov DKI Jakarta melalui Perusahaan Umum Daerah (PD) Dharma Jaya sepakat untuk membeli sapi-sapi milik para peternak di Kabupaten Blora.
 
Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Utama PD Dharma Jaya Jakarta, Raditya Endra Budiman, dengan Ketua KUD Wargo Tani Jiken, Sukono, mewakili koperasi peternak sapi yang ada di Kabupaten Blora, Selasa siang (24/05/2022) di Kantor PD Dharma Jaya Jakarta Timur.
 
Menyaksikan langsung teken kontrak kerjasama itu,  Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Jakarta, Suharini Eliawati, serta Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) drh. Gundala Wijasena, MP.
 
Tertuang di kesepakatan kerjasama tersebut, PD Dharma Jaya sebagai pihak pertama akan membeli sapi dari peternak melalui koperasi dengan harga minimal yang telah disepakati sejak awal berdasarkan berat hidup sapi.
 
PD Dharma Jaya juga akan menempatkan petugas di Blora untuk  monitoring terhadap perkembangan pertumbuhan sapi di kandang - kandang ternak secara rutin. Sekaligus memonitor pengiriman hewan sapi dari wilayah Blora ke Jakarta.
 
Sementara itu,  KUD Wargo Tani Jiken sebagai pihak kedua  menyediakan pakan ternak dari perusahaan pakan ternak yang ditunjuk dengan dibantu oleh dinas teknis Blora dalam proses pendampingan.
 
Termasuk melakukan penjualan sapi ke Dharma Jaya, dan memastikan memiliki permodalan yang cukup dalam pelaksanaan pekerjaannya.
 
Sangat Butuh Pasokan Sapi

 
Menurut penuturan Dirut PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, rintisan penandatanganan kerjasama dengan Kabupaten Blora yang kini terwujud, melalui proses panjang.

‘’Semua ini berkat kegigihan Pak Arief selaku Bupati Blora,’’ tuturnya. 
 
Dikatakan, Dharma Jaya sempat datang langsung ke Blora dan mengakui memang potensi sapinya bagus. 

‘’Untuk itu kita siap menjalin kerjasama. Terlebih saat ini Jakarta memang sangat butuh banyak pasokan daging sapi," imbuh Raditya Endra Budiman.
 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP), Suharini Eliawati jsangat mendukung jalinan kerjasama Perumda Dharma Jaya dengan Kabupaten Blora.
 
"Program swasembada daging sapi memang terus didorong, sesuai misi Pak Gubernur. Karena Jakarta kebutuhannya tinggi, dan tidak memiliki lahan peternakan, maka kerjasama dengan daerah lain sangat dibutuhkan. Kami rasa Blora ini tepat, apalagi Blora merupakan daerah penghasil populasi sapi terbesar di Jateng," ujar Elly, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian.
 
Disamping itu, lanjutnya, dibanding Nusa Tenggara atau Madura, jarak Blora ke Jakarta juga lebih dekat. Sehingga ongkos kirimnya juga akan lebih hemat.
 
Dijelaskan Elly, Jakarta setiap minggu kebutuhan dagingnya mencapai 274 ton. Untuk Idul Adha biasanya kebutuhan sampai 21 ribu ekor. Sedangkan Blora datanya ada sekitar 270 ribu  ekor sapi. Hal itu Ini potensi yang luar biasa, 
 
Pihaknya pun berharap kedepan yang dikirim ke Jakarta tidak berupa sapi hidup lagi namun sudah berupa daging beku atau produk turunan seperti bakso atau sosis sejenisnya.

 
"Sehingga keuntungannya bagi Jakarta akan bebas limbah sisa penyembelihan, apalagi lahan kandang kita juga minim. Sedangkan di Blora sendiri bisa membuka lowongan pekerjaan melalui Rumah Potong Hewan nya, dan limbahnya untuk mendirikan pemupukan pertanian," bebernya.
 
Pada kesempatan yang berbeda, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyampaikan, dibangunnya kerjasama pemasaran sapi antara Blora dengan Jakarta, semangatnya karena Blora merupakan daerah berbasis pertanian dan peternakan. Sehingga butuh partner untuk memasarkannya.
 
"Disini kami lihat DKI Jakarta sangat berpotensi menjadi mitra Blora. Tidak hanya sapinya dijual ke Jakarta, namun juga memberikan pembinaan untuk para peternak agar sapi yang dihasilkan bisa sesuai standar yang dibutuhkan. Apalagi saat ini Blora bebas wabah PMK, sehingga menjadi nilai plus," terang Bupati H. Arief.
 
Pihaknya juga berharap dengan adanya kerjasama ini bisa mendorong 271 desa se Kabupaten Blora untuk membangun usaha peternakan komunal lewat BUMDes. Agar peternakan di Blora tidak hanya sebagai rojo koyo, namun mulai diarahkan pada industri peternakan.
 
H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini pun menyampaikan bahwa tahun ini Pemkab Blora akan membangun RPH Modern di selatan Pasar Induk Sido Makmur Blora. Sehingga diharapkan kedepan sapinya bisa disembelih dan diolah dulu di Blora. Sebelum dikirim ke Jakarta.
 
"Tidak hanya sapi, semoga kedepan kerjasama ini bisa kita kembangkan untuk peternakan kambing, ayam, hingga telur ayam. Termasuk kerjasama pemasaran hasil pertanian hortikultura. Semoga dalam kesempatan selanjutnya bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur DKI," pungkas Bupati.
 
Hadir dalam acara ini,  Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan, Retno Kusumowati, S.Sos., MM. Para Dewan Pengawas Perumda Dharma Jaya, dan sejumlah direktur lainnya. (Redaksi)
Share:

Hadiri Pembukaan Jambore Nasional Komunitas PAKSI di Semarang, Wabup Etyk: Blora Siap Dukung Upaya Pemberantasan Korupsi


 
SEMARANG – Di sela-sela menghadiri pembukaan Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi Seluruh Indonesia (PAKSI)-  Ahli Pembangunan Integritas yang digelar di Plasa Kandri, Waduk Jatibarang, Semarang, Jumat (20/5/2022), Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM nyatakan Pemkab Blora Blora siap terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
 
Wakil Bupati Etyk, panggilan akrab Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, menyatakan, Blora menyambut baik adanya kegiatan jambore tersebut. Berkaitan dengan  pesan yang disampaikan KPK dan Gubernur saat pembukaan jambore, Wabup mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora akan terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
 
"Hari ini saya bersama dengan Inspektorat, menghadiri pembukaan kegiatan jambore nasional penyuluh anti korupsi seluruh Indonesia yang digelar di Semarang. Pada intinya kita siap dan akan terus mendukung apa yang menjadi pesan dan arahan dari KPK, Pak Gubernur, terkait upaya pencegahan maupun pemberantasan korupsi," ungkapnya.
 
Diketahui,  kegiatan yang dibuka langsung oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Semarang,  Hendrar Prihadi itu,  diselenggarakan selama tiga hari mulai 20  - 23 Mei 2022.
 
Pendidikan Anti Korupsi

Berbagai kegiatannya, Sarasehan Cegah Korupsi, PAKSI Goes to School SMP dan PAKSI Goes to School SMA, Gaung Pelajar tentang Integritas dan pendidikan anti korupsi, pertunjukan, dan sarasehan SPAK.  
 
Dalam sambutanya, Wawan Wardiana, menjelaskan beberapa peran yang dilakukan KPK. Salah satunya, membuat strategi pemberantasan korupsi dengan menggunakan konsep trisula.

 
Dimana yang pertama adalah dengan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi, integritas, dan pemahaman terkait korupsi dan dampaknya.

"Pendidikan anti korupsi ini harus diberikan dari PAUD hingga sebelum maut, karena tidak ada yang menjamin orang tidak korupsi," ungkapnya
 
Lanjutnya, kedua lewat pencegahan yakni dengan melakukan perbaikan sistem dan yang ketiga adalah dengan penindakan.
 
Lanjutnya, tiga strategi itu bisa efektif kalau peran  serta masyarakat juga ikut serta. Ia juga berharap kegiatan jambore tersebut berjalan lancar dan tujuannya dapat tercapai.
 
"Harapan kami adalah dengan kegiatan jambore ini, dapat digunakan sebagai ajang silaturahmi dari teman-teman seluruh Indonesia yang berkumpul disini ajang sharing pengalaman apa yang sudah dilakukan ataupun apa yang akan dilakukan kedepan dengan teman-teman sesama penyuluh," ungkapnya
 
"Sehingga nanti kedepan bisa lebih berkolaborasi antara satu penyuluh dengan penyuluh lainnya dalam melaksanakan penyuluhan anti korupsi dan KPK juga akan terus mengadvokasi" lanjutnya
 
Memberi Contoh Penanganan
 
Sementara itu, Gubernur Ganjar menggarisbawahi beberapa poin penting terkait gerakan anti korupsi diantaranya dengan keseriusan menangani hingga memberikan contoh.

 
"Keseriusan kita menangani, membangun sistem regulasi, dan contoh, kalau tidak ada contoh nggak akan terjadi," ucapnya. Termasuk bahwa gerakan anti korupsi tidak hanya dari bottom-up saja tapi juga harus dimulai dari atas.
 
Gubernur juga berharap agar adanya momen jambore ini dimanfaatkan dengan baik.

"Semoga jambore ini memberikan manfaat dan bapak ibu akan menjadi penyebar kebaikan untuk menjaga integritas," pungkasnya
 
Terpisah, Pembina Kompak Jawa Tengah, Kunto Nugroho memaparkan,  pelaksanaan Jambore selain untuk pembelajaran juga untuk kolaborasi antar komunitas hingga forum penyuluh anti korupsi maupun ahli pembangunan integritas se-Indonesia.
 
Selain itu, lanjutnya, juga meningkatkan dukungan dan aksi kolaborasi pembangunan integritas dan pencegahan korupsi kepada pemangku kebijakan stakeholder di daerah. (Red)
Share:

Bupati Blora Mengajak Peternak Sapi, Agar Waspadai Wabah PMK


BLORA - Ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi menyerang kesehatan hewan ternak hingga kematian, mulai diwaspadai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. 

Sebagai daerah penghasil populasi sapi terbesar di Jawa Tengah, Pemkab Blora pun mengambil langkah pencegahan bersama para peternak.

Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., terjun langsung ke kandang sapi komunal untuk memberikan edukasi kepada peternak. Tepatnya di kandang komunal Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kamis (19/05/2022)

Bupati juga melakukan penyemprotan disinfektan pada ternak sapi dan kandang, dengan didampingi Sekretaris Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Hadi Praseno, S.Sos., bersama Sub Koordinator Kesehatan Hewan DP4, drh. Asngadi.

“Sampai saat ini memang belum terdeteksi PMK di Kabupaten Blora. Namun demikian, karena kita merupakan penghasil sapi terbanyak di Jateng maka langkah kewaspadaan perlu dilakukan. Seperti saat ini kita ajak peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, dan mengontrol gizi ternaknya,” ungkap Bupati Blora.

“Karena wabah ini disebabkan oleh virus yang menular, maka kita minta juga dinas untuk mengaktifkan pos kesehatan hewan di wilayah perlintasan perbatasan. Termasuk di beberapa Pasar Hewan untuk dilakukan pemantauan secara rutin. Jangan sampai ada ternak Blora yang tertular dari luar. Apalagi sebentar lagi akan Idul Adha, kualitas sapi kita harus dijaga,” tegas Bupati H. Arief Rohman.

Sebagai bentuk kewaspadaan, H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini juga meminta DP4 untuk menyiapkan obat disinfektan pencegah PMK termasuk vaksinnya untuk disalurkan kepada para peternak. 

“InshaAllah disinfektan dan vaksinnya nanti siap. Kita minta dinas terkait bisa melakukan sosialisasi gejala PMK secara massif, sehingga peternak bisa langsung lapor ke Pos Keswan jika menjumpai gejala yang mirip,” pungkas Bupati Arief.

Sementara itu, drh. Asngadi, selaku subkor kesehatan hewan DP4 Blora menyampaikan bahwa PMK saat ini mulai terdeteksi di beberapa Kabupaten di Jawa Timur. Sehingga pihaknya sejak beberapa hari terakhir terus melakukan pemantauan perlintasan ternak yang masuk Blora dan sosialisasi ke peternak.

“Ada 8 pos pantau yang kita lakukan pengawasan. Setiap kendaraan pengangkut ternak juga kita semprot disinfektan,” ungkap Asngadi.

Adapun gejala PMK ini menurutnya kepincangan, air liur berlebih atau berbusa, pembengkakan kelenjar submandibular, lepuh di sekitar mulut, lidah, gusi, nostril, kulit sekitar teracak, dan putting. Kemudian hewan terlihat lemah, sering berbaring, demam hingga 41 derajat Celcius.

“Jika ada gejala seperti itu, ternaknya jangan dijual tapi langsung laporkan ke DP4. Kami akan langsung turun untuk menindaklanjutinya. Wabah ini dahulu sudah pernah terjadi di Blora, saat saya masih sekolah. Semoga ini nanti tidak sampai masuk Blora lagi,” tambah Asngadi.

Salah satu peternak sapi, Tekad Widodo, menyambut baik sosialisasi pencegahan PMK dari Pemkab Blora yang dilakukan di desanya. Pihaknya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan untuk seluruh peternak di Kabupaten Blora.

“Kita tidak ingin PMK ini masuk Blora, maka sosialisasi seperti ini sangat baik jika diberikan kepada seluruh peternak. Bisa saja diberikan saat di Pasar Hewan ketika para peternak berkumpul. Saya sendiri selalu memperhatikan kebersihan kandang, dan mengoptimalkan gizi makanan sapi. Jika sapinya sehat, inshaAllah tidak mudah kena virus,” ujar Tekad Widodo yang mulai beternak sapi sejak 2016 ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang ada di DP4 Blora, jumlah populasi sapi di Kabupaten Blora pada tahun 2021 mencapai 275.741 ekor. (Redaksi)
Share:

Rektor UIN Walisongo Semarang Kagumi Kampung Samin Sambongrejo Blora


BLORA  - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq kagumi  kampung Samin yang ada di Sambongrejo, Kecamatan Sambong Blora. Kagum dengan keasriannya, maupun ajaran-ajaran sedulur sikep yang ada.
 
Saat berkunjung ke Kampung Samin Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Blora, Rabu (18/05/2022), rombongan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang itu, oleh Bupati  Blora,  H. Arief Rohman diajak berkeliling melihat keasrian kampung samin yang hingga saat ini masih dijaga.
 
Tidak hanya itu, rombongan yang diterima langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Sekda Komang Gede Irawadi, Kepala BBKAD Slamet Pamudji, sesepuh sedulur sikep Mbah Pramugi Prawiro, serta sejumlah OPD terkait, juga dijamu dengan makanan khas desa yang sudah disiapkan oleh warga setempat.
 
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq, mengaku kagum dengan keberadaan kampung Samin yang ada di Sambongrejo itu.  
 
"Atas nama UIN Walisongo Semarang kami mengapresiasi pada seduluran Sikep dan Pemkab Blora, yang telah mengajak kami untuk melihat keasrian kampung Samin ini, " ucap Rektor Prof Imam.
 
Membawa Inspirasi
 
Menurutnya, kampung samin ini merupakan tempat yang membawa inspirasi, membawa penguatan daerah yang memiliki etnik kekhasan kekuatan dan karakter Indonesia.
 
"Dan salah satunya Blora ini yang menginspirasi, kita belajar dari kampung samin, disini sangat komplek, dari nilai-nilai samin ini sejalan dengan Walisongo yang dakwahnya menggunakan cara santun dan damai, seperti hanya samin mengajarkan ketentreman rukun,rahayu," katanya.

 
Prof Imam menyatakan, keasrian yang ada di kampung Samin Sambongrejo harus dibangun dengan modernitas, namun dalam membangunnya tidak harus mengikis nilai-nilai tradisi yang sudah ada.
 
“Kampung Samin harus dibangun, terlebih disini (Kampung Samin) dengan kaitannya transportasi dan komunikasi, kemudian kekhasan yang lain, seperti menggali sedulur sikep yang ada 6-7 tempat, dan ini khas sekali, ini menjadi karakter Indonesia, yang mampu memberikan nilai gemah ripah lohjinawi, samin harus menjadi wajah, motor penggerak, tidak hanya seringkali menjadi nilai-nilai minor tapi dari samin kira belajar nilai karakter," imbuhnya.
 
Bupati H. Arief Rohman mengucapkan terimakasih atas kerawuhannya rektor dan rombongan ke Blora, terlebih kersa berkunjung di Kampung Samin.
 
"Kami harap dari samin ini menginspirasi untuk Indonesia, oleh karena itu kami mohon bimbingannya, dan kami harap ada penelitian disini yang nanti bisa mengangkat/ menggali nilai-nilai leluhurnya," tuturnya.
 
Ada Penelitian Ajaran Samin
 
H. Arief Rohman yang akrab disapa mas Arief ini juga  berharap nantinya ada penelitian yang bisa dibuat buku tentang ajaran samin mulai dari nilai luhur dan sebagainya.
 
"Untuk tema bisa kolaborasi, di Blora ini ada kurang lebih 7 lokasi kampung samin. UIN ini punya tim, dan ini bisa diangkat dan akan menjadi kekayaannya kita," harapnya.
 
Di sektor wisata, lanjut Arief, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri, terlebih dari wisatawan kota kunjungan ke daerah yang disajikan menarik. "Jika ini nanti menjadikan daya tarik wisata tentu akan menggerakan sektor ekonomi daerah, dan perekonomian masyarakat Blora," pungkasnya.
 
Ada yang menarik dalam kunjungan ke kampung Samin Sambongrejo itu, yakni Rektor mendapat kehormatan dengan dipakaikan iket samin oleh sesepuh Samin Mbah Pramugi. (Redaksi)
Share:

Anggota Satgas TMMD Kodim Blora Bantu Warga Jemur Padi di Pengkoljagong


BLORA - Selama pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-113 Kodim 0721/Blora di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, personel Satgas terus mendekatkan diri kepada masyarakat.

Kegiatan ini di lakukan Satgas TMMD dengan setulus hati untuk membantu dan peduli kepada masyarakat sekitar lokasi TMMD Kodim Blora agar terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Dengan adanya Satgas TMMD ini, kami dari warga sangat berterima kasih. Karena bapak- bapak tentara ini selalu membantu kami. Makanya kami warga desa merasa senang, tenang dan aman," kata Sutarmi warga Pengkoljagong, Selasa (17/05/2022).

Tampak Personel Satgas TMMD Kodim 0721/Blora  sebelum berangkat ke lokasi sasaran pekerjaan fisik menyempatkan diri membantu warga Pengkoljagong menjemur padi miliknya.

“Seperti hari ini saja, saya dibantu oleh bapak tentara mulai dari mengangkat sampai menjemur padi,” kata Sutarmi. (Red)
Share:

Warga di Blora Diimbau Waspada PMK Dengan Menjaga Kebersihan Kandang Ternak


BLORA - Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, Polres Blora  memberdayakan anggota Bhabinkamtibmas untuk aktif sambang ke desa binaan, Minggu, (15/05/2022).

Pemantauan dilakukan Babhinkamtibmas yang di wilayah desa binaannya yang memelihara hewan ternak seperti sapi. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Aipda Teguh DY yang bertugas di Desa Temurejo Kecamatan Blora menyambangi peternak sapi.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH melalui Kasi Humas AKP Budi Yuwono mengatakan adanya kasus penyakit mulut dan kuku yang menyerang hewan ternak seperti sapi, pihaknya melakukan langkah pemantauan dan pengawasan. Kegiatan ini dilakukan disejumlah peternakan sapi yang ada di wilayah Blora.

“Kami terjunkan Bhabinkamtibmas untuk menyambangi peternak sapi, tentunya bersinergi bersama instansi terkait,” terang Kasi Humas AKP Budi Yuwono.

Polres Blora mengimbau pada peternak sapi untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan pakan ternak, agar terhindar dari penyakit, terutama penyakit mulut dan kuku.

"Kami edukasi warga agar selalu menjaga kebersihan kandang. Selain itu tak kalah penting kami ingatkan agar pola makan hewan juga diperhatikan sehingga kesehatan hewan terjaga,” bebernya.

Polres berharap para peternak sapi waspada terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak peliharaannya.

“Diharapkan selalu berkoordinasi, apabila ternaknya terjangkit penyakit mulut dan kuku segera memberitahukan kepada perangkat desa untuk diteruskan kepada instansi terkait agar tidak menyebar ke hewan yang lain,” tandasnya. (Red)
Share:

Orang Tidak Bisa Lihat Aktenya, Kenapa ???


Akte Lahir...  Adalah Kertas.
Ijazah...  Juga Kertas.
Akte Nikah...  Kertas.
Paspor...  Kertas.
Surat Kepemilikan Rumah...   Juga Kertas.
UANG...  Juga Kertas.
Kehidupan Kita Layaknya Hanya Di Kelilingi Kertas-Kertas.
Seiring Waktu Berlalu, Semua Di Robek.
Kemudian Di Buang Dan Di Bakar.

Berapa Banyak Orang Bersedih Karena "Kertas-Kertas"Yang Di Milikinya.
Dan Berapa Banyak Orang Begitu Bahagia Dengan "Kertas-Kertas" Yang Di Milikinya.

Tetapi...

Ada 1 (Satu) Lembar Kertas Yang Tidak Mungkin Di Lihat Oleh Manusia Itu Sendiri  Yaitu,  "AKTE KEMATIAN" Nya Sendiri!

Maka Manusia Itu Ada Batasnya Yang Tidak Mungkin Dia Mampu Menjangkau Waktu.

Ada 2 (Dua) Hal Yang Tidak Akan Selamanya Ada Dalam Diri Seseorang :
~ Masa Mudanya, Dan
~ Kekuatannya.

Dan 2 (Dua) Hal Yang Berguna Untuk Setiap Orang :
~ Hati Yang Mulia, Dan
~ Hati Yang Mengampuni.

Juga 2 (Dua) Hal Pula Yang Akan Mengangkat Derajat Seseorang  :
~ Sikap Rendah Hati,Dan
‌~ Berbagi Kasih.

Belajarlah Punya Prinsip Hidup 

Ada 3 (Tiga) Fase Hidup Yang Tampak Dari Kita :

1. Masa Puber Kita Punya
    Waktu Dan Kekuatan
    Tetapi Tidak Punya
    "UANG".

2. Masa Bekerja Kita
    Punya Uang Dan
    Kekuatan, Tetapi Tidak
    Punya "WAKTU".

3. Masa Tua Kita Punya
    Uang Dan Punya Waktu,
    Tetapi Tidak Punya
    "KEKUATAN" Lagi.

Manfaatkan Kesempatan Hidup Sebaik-Baiknya Selagi Masih Bisa Bernapas.

Kita Selalu Yakin Bahwa Kehidupan Orang Lain Lebih Baik Dari Kehidupan Kita.
Dan Orang Lain Pun Meyakini, Bahwa Kehidupan Kita Jauh Lebih Baik Darinya.

Hal Itu Terjadi Di Karenakan Kita Melupakan 1 (Satu) Hal Terpenting Dalam Hidup, Yaitu :
Bersikap "MENSYUKURI APA YANG SUDAH KITA MILIKI".

Oleh Sebab Itu...

Nikmati Hidup, Sebelum Hidup Tidak Bisa Di Nikmati.
Dan Selalu Bersyukur Atas Segala Nikmat & Karunia Hidup.

Tidak Capek Pun Perlu Istirahat.
Tidak Kaya Pun Perlu Bersyukur.

Sadarlah Hidup Itu Pendek.
Pasti Ada Saatnya Finish.

Jangan Tertipu Dengan Usia Muda. Karena Syarat Mati Tidak Harus Tua.🙏 

Jaga kesehatan, jangan lupa bahagia. Salam Segerwaras.
Share:

Audensi Dengan Kapolda Jateng, Walubi dan Permabudhi Resmi Gelar Perayaan Waisak Nasional 16 Mei 2022


SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyambut baik rencana Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) dan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) yang akan bersama-sama menggelar Perayaan Tri Suci Waisak Nasional umat Buddha Indonesia tahun ini di Candi Borobudur Magelang.

Hal ini disampaikan Kapolda Jateng saat menerima audiensi pengurus DPP Walubi dan DPP Permabudhi, terkait Persiapan Pelaksanaan Hari Tri Suci waisak 2566 Tahun Buddhis di Ruang Kerja Kapolda Jawa Tengah, Rabu (11/05/2022).

Hadir pada audiensi tersebut antara lain Murdaya Po (Dewan Pengawas Walubi), Bapak Karuna Murdaya (Wakil Pelaksana Harian Walubi), YM Bhikkhu Khanit (Sekjen), Tanto Soegito Harsono (Koordinator Panitia Waisak) dan Kenneth S.Purnama (Bendahara).

“Ini akan menjadi simbol persatuan bagi umat Buddha Indonesia serta simbol kebersamaan sehingga umat Buddha melihat bahwa tidak ada hal yang perlu dipertentangkan. Saya senang pada akhirnya Perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2022 bisa digelar bersama-sama,” kata Kapolda Jateng, Rabu (11/05/2022) pagi.

Rangkaian Perayaan Waisak 2566 BE atau tahun 2022 dipusatkan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Perayaan kali ini kembali dilangsungkan setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi.

Koordinator Waisak 2566 BE di Candi Borobudur, Tanto S Harsono mengatakan, setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi, tahun ini dilangsungkan Perayaan Waisak di Candi Borobudur.

"Rangkaian Waisak dimulai pada, Sabtu (7/5) dengan karya bakti di Taman Makam Pahlawan (TMP) di seluruh Indonesia. Ya betul (dua tahun ditiadakan karena pandemi)," kata Tanto 

Menurut Tanto, tema Waisak kali ini yakni jalan kebijaksanaan menuju kebahagiaan sejati.

"Besok (perayaan Waisak), kita masih dalam skala terbatas. Kita hanya batasi 1.200 orang (saat detik-detik Waisak)," ujarnya yang juga Ketua 2 DPD Walubi Jateng, itu.

Sementara itu, Penyelenggara Bimas Buddha Kabupaten Magelang, Kemenag Kabupaten Magelang, Saring menambahkan, detik-detik Waisak pada Senin (16/5) pukul 11.13.46 WIB. Kemudian setelah itu dilangsungkan Dharmasanti.

"Prosesi seperti biasa perjalanan dari Candi Mendut, mampir di Pawon dan terakhir di Candi Borobudur. Arakan-arakan sekitar jam 8 pagi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Perwakilan Umat Buddha Audensi Dengan Kapolda Jateng, Perayaan Waisak Digelar di Candi Borobudur, Berikut Rangkaian Acaranya:

Rangkaian Perayaan Waisak 2566 BE di Candi Borobudur:
13 Mei 2022, bakti sosial di Kaloran Temanggung
13 Mei 2022, bakti sosial di Kabupaten Semarang
14 Mei 2022, bakti sosial sembako
14 Mei 2022, pengambilan Api Abadi Mrapen dibawa dan disemayamkan di Candi Mendut
15 Mei 2022, pengambilan Air Suci dari Umbul Jumprit dibawa dan disemayamkan di Candi mendut
16 Mei 2022, prosesi jalan kaki dari Candi Mendut ke Candi Borobudur
16 Mei 2022, acara puncak di Lapangan Kenari detik-detik Waisak 11.13.46 ada acara-acara ritual dan lain-lain
16 Mei 2022, Dharmasanti Waisak pukul 19.00 WIB di Lapangan Lumbini Candi Borobudur (Redaksi)
Share:

Pastikan Keamanan Arus Balik, Polsek Jati Blora Patroli Hingga Perbatasan Grobogan


BLORA - Untuk memastikan keamanan, kelancaran dan keselamatan para pemudik yang akan kembali ke kota asal (arus balik). Polsek Jati Polres Blora Polda Jawa Tengah intensif melakukan patroli dan pemantauan arus balik.

Kegiatan patroli dilakukan dengan sasaran pusat keramaian masyarakat, lokasi wisata hingga perbatasan wilayah kecamatan Sulursari Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sabtu, (07/05/2022).

Kapolsek Jati Iptu Subardi menyampaikan bahwa patroli pada akhir pekan pasca Lebaran ini berbeda. Dimana diprediksi puncak dari arus balik adalah sabtu dan minggu ini.

"Kita tidak mau underestimate, patroli dan penjagaan kita tingkatkan. Bahkan sampai wilayah perbatasan dengan kabupaten tetangga," ucap Kapolsek Jati.

Lebih lanjut Kapolsek menerangkan bahwa selain fokus pada pengamanan arus balik, pihaknya juga intensif patroli ke lokasi wisata serta tempat tempat kuliner seperti pondok makan dan restoran.

"Tak kalah penting yang kita waspadai adalah tempat berkumpulnya orang banyak. Kita imbau mereka agar tetap hati hati dan waspada," tandas Iptu Subardi.

Nanik, salah satu warga desa Doplang mengaku senang dengan kehadiran petugas. Ia merasa lebih aman dan tenang.

"Alhamdulilah dengan kehadiran petugas kami merasa lebih aman. Apalagi pasar saat ini ramai sekali karena pada liburan lebaran," ucap Ninik. (Red)
Share:

Antisipasi Laka Lantas, Polisi Patroli Jalur Hutan Sambong - Cepu


BLORA - Polsek Sambong Polres Blora intensif melakukan patroli jalur hutan di sepanjang wilayah kecamatan Sambong Kabupaten Blora.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan para pemudik yang akan melaksanakan perjalanan balik ke daerah asal. Adapun lokasi yang menjadi prioritas adalah kawasan alas kalimodang hingga jembatan bukbrosot yang dipandang rawan terhadap gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas (Laka lantas).

Untuk diketahui jalur hutan di wilayah kecamatan Sambong adalah salah satu jalur utama alternatif mudik dari Blora menuju ke kecamatan Padangan Kabupaten Ngraho Bojonegoro Jawa Timur.

Kapolsek Sambong AKP Rustam,SH membeberkan bahwa patroli dilakukan 1X24 jam baik siang ataupun malam.

"Patroli intensif kita lakukan di wilayah hutan, terutama pada malam hingga dini hari. Harapannya semoga para warga yang melintas merasa aman dengan kehadiran petugas," kata AKP Rustam, Kamis, (05/05/2022).

Tidak hanya patroli, namun petugas juga menyempatkan diri untuk berhenti sambil memantau situasi di beberapa titik rawan yang ada di wilayah jalur hutan.

"Kita tidak mau underestimate, meski situasi relatif aman. Petugas tetap kita siagakan dilapangan," tandasnya. (Red)
Share:

Pasca Lebaran, Polres Blora Tingkatkan Patroli Obyek Vital Dan Lokasi Wisata


BLORA - Tidak mau kecolongan, setelah pelaksanaan malam takbiran, Sholat Idulfitri, dan Lebaran hari pertama dan kedua berjalan aman, lancar dan kondusif. Kini tugas selanjutnya dari Polres Blora bersama TNI dan petugas gabungan lainnya adalah mengamankan situasi pasca lebaran.

Dimana berdasarkan pantauan dilapangan setelah Lebaran kedua mobilitas masyarakat kembali meningkat. Selain mewaspadai arus balik yang tak kalah penting adalah pemantauan obyek vital dan lokasi wisata.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolres Blora Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH, saat memimpin apel pagi anggota, Rabu, (04/05/2022).

Masih dalam suasana Lebaran, Wakapolres Blora mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh anggota yang merayakannya. Selanjutnya Wakapolres mengucapkan terima kasih atas pelaksaaan pengamanan malam takbiran dan perayaan Idulfitri di Blora yang relatif aman dan kondusif. 

"Mewakili pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, dimana dalam pelaksanaan pengamanan malam takbir dan hari lebaran berjalan aman dan lancar tidak ada kejadian yang menonjol," kata Wakapolres Blora.

Namun demikian, Wakapolres mewanti wanti kepada seluruh jajaran. Agar kegiatan kepolisian terus ditingkatkan karena pasca lebaran dipastikan mobilitas warga kembali meningkat.

"2 hari kemarin situasi agak landai karena masyarakat fokus silaturahmi kumpul bersama keluarga. Namun selanjutnya mobilitas masyarakat kembali meningkat terutama untuk mencari hiburan bersama keluarga salah satunya adalah dengan belanja, makan makan ataupun mengunjungi lokasi wisata," beber Wakapolres Blora.

"Intensifkan patroli dan penjagaan pada lokasi keramaian masyarakat seperti lokasi wisata, tempat makan dan obyek vital lainnya tentunya dengan menjalin sinergi dengan petugas lintas sektoral," tambahnya.

Tidak hanya tingkat Polres, Kompol Christian menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan patroli dimasing masing wilayah, sehingga masyarakat yang merayakan lebaran bersama keluarga bisa merasa aman, dan nyaman.

"Seluruh jajaran Polsek di 16 kecamatan harus terus melakukan pemantauan di wilayah masing masing. Jalin sinergi dengan TNI dan instansi terkait, terutama pemantauan obyek vital dan lokasi wisata," tandas Wakapolres Blora. (Red)
Share:

Berdayakan UMKM, Bupati Resmikan Pusat Oleh-oleh Blora untuk Layani Pemudik


BLORA  -   Pusat Oleh-oleh khas Blora di sebelah Utara Makam Sunan Pojok, Selatan Alun-alun Kota Blora, di oleh 
Bupati Blora. Minggu (1/05/2022). 

Peresmian ditandani dengan pengalungan batik khas Blora kepada Ketua Dekranasda Blora Hj. Ainia Shalichah oleh Bupati Blora.

Hadir Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro,S.Sos,M.Tr Han beserta Istri, Wakapolres Blora Kompol Christian Chrisye Lolowang, SH., SIK., MH., Ketua Dekranasda Blora Hj. Ainia Shalichah, para Kepala OPD, dan sejumlah tamu undangan. 

Ketua Dekranasda Blora Hj. Ainia Shalichah mengaku senang adanya pusat oleh oleh khas Blora. 

"Kita menampung teman teman UMKM di Blora, supaya saudara kita yang mudik bisa memorial dengan makanan khas Blora, kita menampung teman teman UMKM, " ucapnya. 

Ainia mengaku pusat oleh oleh khas Blora ini akan dibuka selama satu bulan penuh dengan produk produk UMKM Blora. 

"Kita mendekat di pusat kota dengan harapan ketika saudara kita yang ini mencari oleh oleh bisa terjangkau dengan mudah, " katanya. 

Ketua Dekranasda juga mengapresiasi produk UKM Blora yang sudah go nasional bahkan kemarin juga ada yang menjadi perbicangan di channel youtube artis Indonesia. 

"Ini tentu bukti bahwa produk UMKM kita naik kelas, seperti produk olahan walang goreng kemarin yang masuk youtube, semoga kedepan produk UKM di blora ini bisa sampai go internasional, " harapnya.

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengatakan, ide membuka pusat oleh oleh khas Blora ini muncul setelah sukses selama bulan ramadan telah dilaksanakan bazar UMKM di Alun-alun Kota Blora.

"Ini untuk menyambut saudara - saudara kita yang mudik ke Blora, diharapkan ketika kembali ke tempat masing - masing, bisa membawa oleh - oleh dari Blora ini," ucap H. Arief Rohman. 

Bupati mengaku, saat ini untuk produk memang masih terbatas, namun pihaknya meminta agar bisa terus diisi, dan digalakkan untuk pelaku  UMKM agar mengisi dan menitipkan produk produknya di pusat oleh -  oleh khas Blora tersebut.

"Dari pameran UMKM kemarin ada yang kehabisan, dan ini masih produksi terus, ini upaya kita bagaimana produk UMKM di Blora bisa dikenal dan bisa ikut dipromosikan saudara - saudara kita yang ada diluar sana," imbuhnya. 

Tak hanya itu, Bupati juga meminta, BUMD - BUMD yang punya binaan UMKM juga bisa ikut mengisi pusat oleh - oleh ini. 

"Dengan adanya pusat oleh oleh ini, diharapkan bisa ikut membantu hasil UMKM Blora, UKM Blora naik kelas, " tandas Bupati Blora. 

Usai Peresmian, Bupati  bersama sejumlah tamu undangan melihat isi produk UKM yang telah di titipkan di pusat oleh - oleh khas Blora tersebut, diharapkan dengan adanya tempat ini ikut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Blora dan mampu mengenalkan produk UMKM khas Blora ke luar daerah. 

Untuk diketahui, di pusat oleh - oleh khas Blora tersebut, diantaranya ada sambal pecel, walang goreng, eggroll, bagelen, aneka keripik, dan jajanan lainnya, hingga batik serta seni kriya. (Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels