Showing posts with label Sosial. Show all posts
Showing posts with label Sosial. Show all posts

Jum'at Curhat Polres Blora, Warga Sumurboto Bertanya Soal E-Tilang


BLORA — Jum'at Curhat yang dilaksanakan oleh Polres Blora Polda Jateng digelar di Sendang Brumbul Desa Sumurboto Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora yang dihadiri oleh Masyarakat Desa, Jum'at (6/10/2023) pagi.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota DPRD Blora, Jayadi, Forkopincam Jepon, Perangkat Desa dan Warga Masyatakat Desa Sumurboto.

"Hari ini kami laksanakan Jumat Curhat bertujuan untuk menjawab segala pertanyaan terkait kamtibmas." tutur Kapolsek Jepon AKP Putoro Rambe.

Pertanyaan yang masuk paling banyak adalah perihal E-Tilang, dari Kades Sumurboto mewakili warga bertanya tentang proses sistem dan pengurusan E-Tilang.

"Jujur saja pak, banyak dari warga kami yang belum paham bagaimana cara kerja E-Tilang atau tilang Online mohon dijelas sesingkat-singkatnya." kata Surpapti.

Kanit Regident Satlantas Polres Blora IPTU Nur Taufik menjawab bahwa sistem E-Tilang adalah proses tilang secara online dari Kamera Personel Lantas dan CCTV.

"Setelah menerima surat atau pemberitahuan tilang, dapat dibayar melalui BRI dengan meminta nomor pembayaran di Satuan Lalu Lintas." imbuh Iptu M. Nur Taufik.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan juga imbauan kepada masyarakat untuk antisipasi penipuan dalam bentuk online baik medsos maupun media online. (Polres/Redaksi)
Share:

Musim Sedekah Bumi, Kapolsek Bogorejo Imbau Warga Waspada dan Hati Hati


BLORA — Sebagai langkah untuk mengantisipasi tindak kejahatan diakhir pekan, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Bogorejo Polres Blora Polda Jawa Tengah melaksanakan patroli bersenjata. Sabtu, (6/5/2023).

Adapun sasaran patroli adalah kawasan perkantoran, gerai ATM, sekolah hingga lokasi desa yang sedang melaksanakan kegiatan sedekah bumi, hari ini acara sedekah bumi dilaksanakan di desa Tempurejo.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Ka SPKT Polsek Bogorejo, Aipda Arip Nirwanto, SH bersama anggota Piket Aipda Setyo Wahyu,SH.

Kapolsek Bogorejo AKP Budi Yuwono mengungkapkan bahwa patroli merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Polsek Bogorejo. Namun demikian pada akhir pekan lebih ditingkatkan. Apalagi saat ini di wilayah kecamatan Bogorejo lagi musim sedekah bumi atau gas deso.

"Patroli telah rutin kita lakukan, namun demikian lebih kita tingkatkan diakhir pekan," ucap Kapolsek Bogorejo.

Lebih lanjut, mantan Kasi Humas Polres Blora ini berpesan kepada masyarakat untuk selalu hati hati dan waspada. Terutama saat menyaksikan acara sedekah bumi, agar dalam parkir sepeda motor lebih hati hati. Karena pada lokasi keramaian bisa saja dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan aksi kejahatan.

"Kita ingatkan warga agar selalu hati hati dan waspada. Jika ada sesuatu yang mencurigakan segera laporkan ke Polsek," tandas Kapolsek Bogorejo.(Polres/Redaksi)
Share:

215 Nakes Dilantik dan Diambil Sumpah Jadi PPPK di Blora


BLORA – Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Blora sebagai pejabat fungsional formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Kamis 27 April 2023, bertempat di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, upacara pelantikan tersebut juga disaksikan Wakil Bupati Blora, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora, dan Kepala Dinas Kesehatan Blora.

Pelantikan dipimpin Bupati Blora, terlebih dahulu dibacakan Surat Keputusan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional PPPK Formasi 2022 Tenaga Kesehatan,  dilanjutkan pengambilan sumpah yang didampingi para rohaniawan, dan penandatanganan naskah perjanjian kerja.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, Drs. Heru Eko Wiyono, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah nakes yang dilantik menjadi PPPK kali ini sebanyak 215 orang,  berasal dari berbagai profesi.

“Yang dilantik paling banyak perawat sejumlah 84 orang, disusul bidan 68 orang, disusul perekam medis 11 orang, terapis gigi, dokter, apoteker masing-masing 6 orang. Sisanya ada nutrisionis, asisten apoteker, sanitarian, tenaga promosi kesehatan, radiografer dan lainnya,” ucap Heru Eko Wiyono.

“Namun sebenarnya formasi yang dibuka sebanyak 250. Tetapi yang lolos seleksi dan memenuhi syarat hanya 215 ini. Sehingga masih ada 35 formasi yang kosong. Yang kosong ini paling banyak tenaga nutrisionis kosong 8 formasi, apoteker dan tenaga elektromedis masing-masing kosong 4 formasi, asisten apoteker dan dokter gigi masing-masing kosong 3 formasi. Kemudian dokter umum, anastesi, psikolog masing-masing kosong 2 formasi, dan lainnya,” ungkap Heru Eko Wiyono.

Pada kesempatan itu, 
Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dalam sambutannya merasa senang bisa melantik PPPK formasi tenaga kesehatan. Bupati Blora ingin PPPK yang dilantik kali ini bisa menjadi contoh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bahagia rasanya bisa melantik dan mengambil sumpah jabatan fungsional sebanyak 215 Tenaga Kesehatan PPPK formasi 2022. Yang hari ini juga melaksanakan penandatanganan kontrak kerja dengan Pemkab Blora. Selamat bergabung menjadi ASN Kabupaten Blora,” ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, menjadi ASN berarti terikat pada peraturan UU ASN. Sehingga seluruh perilakunya harus bisa dikendalikan agar tidak menyalahi aturan yang berlaku.

“Berikan pengabdian terbaik saat melayani masyarakat. Jika sebelumnya bekerja belum jadi ASN, kini sudah jadi ASN. Maka harus ada perubahan pola kinerja yang lebih baik. Semangatnya juga harus lebih tinggi. InshaAllah akan menjadi ladang pahala untuk jenengan semuanya, aamiin,” pinta  Bupati Blora.
“Jangan lupa gajinya dizakati ya biar berkah. Baznas Blora siap menampung, untuk menolong saudara saudara kita yang sedang kesusahan,” imbuh Bupati Blora.

Sementara itu, Rachman Ramadhana, salah satu PPPK Nakes yang baru saja dilantik dan menandatangani naskah perjanjian kerja dihadapan  Bupati Blora, menyampaikan rasa bahagianya, karena akhirnya bisa kembali ke kampung halaman dan mengabdikan dirinya untuk masyarakat.

“Desember lalu saya masih di Sawahlunto, Sumatra Barat, bekerja di salah satu Puskesmas disana. Sempat bertemu Pak Bupati dan Bu Wakil Bupati Blora saat kunjungan kerja ke Walikota Sawahlunto. Kala itu saya minta doanya agar bisa pulang ke Blora. Alhamdulillah sekarang diterima PPPK di Puskesmas wilayah Randublatung. Sebelumnya saya memang ambil formasi ini, namun ujian CAT-nya saya ikut dari Padang,” ujar Rachman Ramadhana.

Untuk diketahui, kekosongan formasi ini menurut Kepala BKD Blora akan diajukan kembali untuk pembukaan PPPK tahun selanjutnya. Dirinya pun akan berkoordinasi dengan BPPKAD untuk memastikan kemampuan anggaran daerah untuk gaji formasi PPPK yang akan diusulkan tahun selanjutnya itu. Hadir dalam upacara pelantikan PPPK ini para Direktur RSUD, seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Blora, dan jajaran Dinas Kesehatan. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Semangat Gotong Royong Warga Ketringan Jiken Bangun Masjid Bagus Dapat Apresiasi Bupati Blora


BLORA – Peresmian Masjid Al Muzdahir, Dukuh Gempol, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Rabu malam, 5 April 2023. Peresmian dilakukan Bupati Blora saat acara Blora Menyapa Edisi Ramadhan. Seusai shalat Tarawih berjamaah. 

Pada kesempatan itu, Kades Ketringan, Wahono, berterima kasih karena Bupati Blora yang telah berkenan hadir untuk meresmikan pembangunan masjid di desa Ketringan ini, sekaligus menyapa warganya. 

“Alhamdulillah, Maturnuwun Bapak Bupati  berkenan rawuh untuk meresmikan masjid Gempol, semoga adanya masjid ini bisa dimanfaatkan dengan baik, dan  menjadi amal untuk bapak ibu panjenengan semua,” ucap  Kades Ketringan, Wahono.

Disela-sela meresmikan Masjid Al Muzdahir, Dukuh Gempol, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken tersebut,  Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si  nyatakan kagum dengan semangat warga setempat dalam gotong royong membangun tempat ibadah di Ketringan.

Bupati Blora berdialog dan menyerahkan bantuan serta santunan kepada warga Dukuh Gempol, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Al Muzdahir, Dukuh Gempol, Desa Ketringan.

“Semangatnya warga luar biasa, masjidnya bagus, saya kagum dengan warga Gempol. Tadi di tempat penyerahan santunan sebelumnya di Ketringan juga meresmikan masjid, disini di Dukuh Gempol juga meresmikan, kompak luar biasa warga Ketringan ini gotong-royongnya bisa jadi contoh,” ungkap Bupati Blora.

Bupati Blora H. Arief Rohman  berharap adanya pembangunan masjid tersebut bisa memberikan manfaat positif bagi warga, semakin meningkatkan keimanan serta semangat warga untuk beribadah di masjid.

“Semoga  pembangunan masjid ini bisa menjadi amal bapak ibu panjenengan, semoga wilayah Ketringan ini menjadi desa yang maju,” harap Bupati Blora. 

Usai penandatanganan  prasasti, dilanjutkan dengan doa bersama serta prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Blora dan Takmir Masjid Muzdahir. Selanjutnya, Bupati Blora duduk bersama seluruh warga Ketingan, bersama-sama menyantap hidangan nasi tumpeng. 

Dalam dialog dengan warga setempat, Bupati Blora menyampaikan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan di wilayah Jiken, khususnya Ketringan dan sekitarnya. Bupati Blora  mengungkapkan bahwa untuk sejumlah ruas jalan yang belum tertangani, pembangunannya akan dilanjutkan kedepannya.

Bupati Blora menyerahkan sejumlah santunan dan bantuan kepada takmir masjid dan masyarakat yang kurang mampu, baik dalam bentuk sembako serta uang tunai dari Baznas Kabupaten Blora dan Pemkab Blora.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Baznas Blora, Kepala Bappeda Blora, Kabag Kesra, Sekretaris PC NU, GP Ansor, Camat dan Forkopimcam Jiken, MWC NU Jiken, Kepala Desa Ketringan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.(Prokompim/Redaksi)
Share:

Dimalam Ramadan, Polres Blora Gencarkan Patroli Pada Malam Hari


BLORA – Untuk antisipasi terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan ataupun pencurian kendaraan bermotor dan gangguan kamtibmas lainnya, Satuan Samapta Polres Blora Polda Jawa Tengah menggelar patroli pada malam hari.

Patroli dilaksanakan ketika pelaksanaan ibadah Sholat Tarawih hingga malam hari. Sasaran Patroli adalah masjid masjid yang digunakan sebagai lokasi Sholat Tarawih, pusat perbelanjaan, serta pusat kuliner dan tempat keramaian masyarakat lainnya.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH melalui Kasat Samapta AKP Kusnio,SE menyampaikan bahwa kegiatan patroli malam hari ini sengaja dilakukan lebih awal yakni ketika pelaksanaan ibadah Sholat Tarawih dikarenakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melaksanakan ibadah.

"Kita tidak mau underestimate, meski situasi Blora relatif aman. Patroli dan penjagaan terus kita tingkatkan apalagi di bulan puasa," ucap Kasat Samapta, Sabtu, (25/3/2023).

Teknis pelaksanaan yaitu petugas menyambangi Masjid tempat Sholat Tarawih bahkan petugas juga ikut melaksanakan sholat kemudian setelah itu menyasar pusat keramaian masyarakat seperti supermarket dan lokasi bazar Ramadan.

"Tak lupa kita sampaikan imbauan kepada warga agar lebih waspada dalam membawa barang berharga. Seperti saat parkir kendaraan bermotor dan saat membawa HP atau dompet di pusat keramaian, Jaga betul betul barang berharganya," tandas  Kasat Samapta.(Polres/Redaksi)
Share:

Berbaju Batik Bupati Ikut Nggrosok Jalan Tembus Blora – Ngawi yang Rusak Parah


 
BLORA – Rusak parahnya jalan antar kabupaten antar provinsi yang  merupakan jalan tembus terdekat Blora (Jateng) menuju Ngawi (Jatim), direspon langsung oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.
 
Dengan mengajak DPUPR, Camat, dan Forkompimcam, Jum'at (10/2/2023) sore,   Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu  melakukan perbaikan sementara dengan pengurukan grosok di beberapa ruas jalan yang benar-benar remuk.    
 
Perbaikan sementara itu dilakukan sambil menunggu pembangunan jangka panjang yang sedang diajukan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR. Setidaknya ada 5 truk grosok yang datang untuk melakukan pengurukan di sejumlah  titik kerusakan terparah.
 
Tak segan, Bupati Arief ikut angkat mencangkul,  gotong royong bersama masyarakat sekitar meratakan material urugan batu grosok.
 
"Sore ini bersama Pak Camat, Danramil, Kapolsek, Dinas PUPR, ada Mas Yuyus juga anggota dewan, dan warga gotong royong meratakan material grosok di jalan Randublatung - Getas (Kradenan), tepatnya di Desa Bodeh. Desa di tengah hutan jati, akses terdekat menuju Ngawi, Jawa Timur.  Perbaikan sementara ini dulu,  agar bisa dilewati dengan aman dahulu," ucap Bupati Arief.
 
Ditandaskan, Pemkab Blora sedang mengupayakan penanganan jangka panjangnya jalan tembus Blora – Ngawi itu dengan mengajukan permohonan bantuan pembangunan ke Pemerintah Pusat melalui Inpres. Agar dapat dukungan anggaran dari Kementerian PUPR. 

‘’Jalan ini merupakan akses terdekat Blora menuju exit tol Ngawi, sehingga kami akan berupaya keras  supaya pembangunannya   berhasil," lanjut Bupati.

 
Mengapa Pemkab  minta dukungan ke Pusat? Menurut Bupati Arief Rohman, di tengah hutan ini ada KHDTK UGM seluas 11 ribu Hektare, ada kampus lapangan Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta yang merupakan almamater nya Pak Presiden. Setiap tahun mahasiswa UGM datang ke lokasi itu.  Sekaligus desa desa sentra penghasil jagung.
 
‘’Karena jalannya rusak, apalagi di musim penghujan seperti ni, banyak truk pengangkut hasil panen terperosok. Sedangkan kemampuan anggaran Kabupaten terbatas," tambahnya. Dikemukakan, tahun 2022 Pemkab telah membangun pembangunan jalan sekitar 1,5 Km dari Pasar Randublatung ke Selatan.
 
Selama ini, lanjutnya, banyak pengguna tol ketika keluar dari Ngawi menuju Blora diarahkan Google Maps lewat Getas – Randublatung, karena memang jarak terdekat. Namun kondisi nya rusak.
 
Anggaran Pusat
 
Rusaknya jalan tersebut, Bupati Blora berharap semoga kelanjutan pembangunannya dapat dukungan anggaran dari Pusat. 

"Mohon dukungannya Pak Presiden Jokowi , Pak Mensesneg Pratikno, Pak Menteri PUPR Basuki, Pak Gubernur Ganjar Pranowo, yang semuanya alumni UGM. Mohon dukungannya juga Bu Rektor Ova Emilia dan Mas Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Jika jalan ini bisa kita wujudkan bersama, betapa senangnya ribuan masyarakat desa hutan di dalam sana yang selama ini jadi kantong kemiskinan. Semangat Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan,’’ jelasnya.
 
Beberapa waktu lalu pihaknya juga berusaha berkunjung ke Kementerian Bappenas, Kementerian PUPR, dan Kementerian Keuangan, agar ada kebijakan khusus untuk dukungan anggaran bagi pembangunan daerah.

 
Sementara itu, Camat Randublatung, Sutarso, S.Sos., M.Si., menyampaikan, jarak dari Randublatung menuju batas Ngawi sepanjang 18 Kilometer. Kerusakan parah sekitar 13 Kilometer dari Randublatung hingga Getas Kradenan, dan Getas hingga batas Ngawi sekitar 3 kilometer. Selebihnya masih baik.
 
"Yang parah memang jalan di tengah hutan ini. Banyak anak sekolah setiap pagi harus berjibaku dengan lumpur ketika berangkat sekolah ke Randublatung maupun Ngawi. Kami sangat berterimakasih kepada Pak Bupati yang berkomitmen kuat mengupayakan pembangunan jalan tembus Blora - Ngawi ini. Ini bisa menjadi pembuka akses pertumbuhan ekonomi di Blora Selatan jika pembangunan berhasil dilakukan," papar Camat Sutarso.
 
Zaenab, salah satu warga Desa Bodeh, yang sehari hari berjualan warung kecil kecilan di pertigaan Sumengko, tengah hutan batas Bodeh dan Getas, mengaku senang bisa berjumpa dengan Bupati sekaligus menyampaikan keluh kesahnya.
 
"Tidak disangka Pak Bupati kesini. Mohon Pak jalannya dibangun biar bisa mulus. Ekonomi masyarakat lancar. Truk truk pengangkut hasil panen jagung dan lainnya biar nggak terperosok lagi. Anak sekolah biar tidak susah kalau mau cari ilmu. Kondisinya rusak parah, tadi di Selatan situ ada truk jagung ambles," ungkap Zaenal, yang mengaku  kaget warungnya di  tengah hutan didatangi Bupati. 
 
Hal yang sama juga disampaikan Agustian, salah satu perawat Puskesmas Menden yang rumahnya di Getas. Setiap hari ia menempuh jalan rusak sepanjang lebih dari 15 kilometer untuk bekerja.
 
"Paling susah kalau musim hujan seperti ini Pak. Jalannya parah, banyak lumpur, membahayakan. Alhamdulillah Pak Bupati langsung merespon keluhan kami di medsos dan hari ini datang bersama truk-truk grosok. Semoga Pak Menteri PUPR bisa membantu Pak Bupati untuk mewujudkan jalan kami. Ini akses terdekat penghubung Blora ke Ngawi tanpa harus berputar ke Cepu," kata Agustian.  (Prokompim/Redaksi).
Share:

Bakti Sosial Kabareskrim Polri kepada Masyarakat Adat Sedulur Sikep di Desa Sambongrejo Blora


BLORA – Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto,SH,MH bersama rombongan di kabupaten Blora Jawa Tengah masih berlanjut.

Setelah kemarin sore melaksanakan silaturahmi ke kampung samin di desa Klopoduwur kecamatan Banjarejo. Hari ini, Minggu tanggal 22 Januari 2023, Kabareskrim Polri beserta rombongan menyambangi kampung samin di wilayah desa Sambongrejo Kecamatan Sambong.

Selain silaturahmi, dalam kunjungan tersebut Kabareskrim beserta rombongan yang didampingi oleh Forkopimda Blora dan Forkopincam Sambong juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako sebanyak 550 paket. Tak hanya itu, Kabareskrim juga menyempatkan diri untuk berkeliling jalan kaki di kampung samin ini.

Kabareskrim Polri beserta rombongan tiba di Pendopo Sedulur Sikep Desa Sambongrejo disambut oleh kesenian Drum Blek dan Kesenian Lesung dari warga Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong. Kemudian rombongan berkeliling di lokasi peternakan Sapi dan Kambing, Kolam lele, Home Stay, dan Kebun Buah di Kampung Samin Sedulur Sikep Desa Sambongrejo

Dalam sambutanya Ketua Paguyuban Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo Bapak Pramugi mengucapkan selamat datang kepada bapak Kabareskrim Polri Komjen Pol  Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H berserta rombongan di Pendopo Paguyuban Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo Kecamatan Sambong.

"Kami ucapkan selamat datang kepada Bapak Kabareskrim Polri beserta rombongan. Terima kasih atas segala sesuatunya yang diberikan. Ibarat Pepatah Jawa "Lemah Teles Gusti Allah Sing Mbales". Semoga Tuhan membalas kebaikan yang sudah diberikan kepada warga sedulur sikep desa Sambongrejo," ucap Pramugi.

"Kami Paguyuban Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo hanya bisa menyampaikan terima kasih atas kunjungannya dan mendoakan semoga dimudahkan dalam segala hal dan semoga wilayah pada umumnya Indonesia tetap aman dan kondusif," tambahnya.

Sementara itu Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si menyampaikan kepada Kabareskrim bahwa Paguyuban Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo merupakan salah satu kelompok adat Samin di Blora yang masih memegang teguh tradisi adat Samin dengan ajaran leluhur yang sangat baik. Dan untuk Kampung Samin Sedulur Sikep Desa Sambongrejo ini pada Tahun 2022 kemarin mendapatkan juara ke - 3 Desa Wisata Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

"Semoga kedepan keberadaan Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo dapat dilestarikan dan Pemkab Blora akan mendukung terus guna memajukan untuk desa Wisata. Terima kasih pak Kabareskrim beserta rombongan yang telah menyempatkan diri silaturahmi dan menyerahkan bantuan sosial disini," ucap Bupati.

Kemudian Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H mengucapkan terimakasih atas sambutan dari Paguyuban Sedulur Sikep Samin Desa Sambongrejo.

"Kami beserta rombongan sowan/silahturahmi bersamaan dengan acara pulang kampung di Kabupaten Blora. Mohon doa restu semoga dalam menjalankan tugas dapat berjalan dengan lancar tanpa halangan sampai akhir dinas," beber Kabareskrim.

Selain menyerahkan bantuan sosial paket sembako, Kabareskrim juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada paguyuban sedulur sikep, yang diharapkan dapat membantu perkembangan desa wisata di desa Sambongrejo. (Polres/Redaksi)
Share:

Khawatir Jalan Desa Longsor, TNI Polri di Jati Kerja Bakti Bangun Tanggul


BLORA – Intensitas hujan yang meningkat di akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023 menimbulkan kerawanan tersendiri di wilayah Kabupaten Blora. Salah satu yang perlu diantisipasi adalah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Untuk menekan terjadinya bencana tersebut, Polres Blora Polda Jawa Tengah berkolaborasi dengan Kodim 0721/Blora dan Pemkab melakukan berbagai macam upaya.

Salah satunya yang dilakukan di wilayah kecamatan Jati Kabupaten Blora, petugas dari Polsek Jati bersama Koramil dan warga melakukan kerja bakti di kawasan bantaran sungai di desa Pengkoljagong tepatnya di dukuh Rejosari pada dikawasan tersebut ada jalan desa yang rawan longsor.

Kapolsek Jati Iptu Subardi menyampaikan bahwa kerja bakti tersebut merupakan sinergitas TNI Polri bersama warga dalam rangka penanggulangan bencana alam dalam hal ini adalah antisipasi longsornya jalan desa.

"Kerja bakti kali ini adalah pembuatan tanggul -  tanggul dari batu serta pembronjongan lokasi rawan longsor. Harapannya dapat mencegah terjadinya jalan longsor," ucap Kapolsek Jati, Selasa, (17/1/2023).

Sembari kerja bakti, anggota Polsek Jati bersama anggota Kodim Blora juga menyampaikan imbuan kepada warga agar selalu hati - hati dan waspada terhadap bencana alam.

"Sekaligus kita imbau warga agar waspada terhadap bencana alam. Terutama warga yang tinggal di pinggiran sungai dan pinggiran hutan," tandas Kapolsek Jati.

Ketika kerja bakti, Supomo, warga setempat mengaku senang dengan bantuan dari TNI Polri tersebut. Ia mengatakan bahwa warga jadi lebih semangat dan pekerjaanpun cepat selesai.

"Alhamdulilah warga jadi lebih semangat, pekerjaanpun cepat selesai. Harapannya hal ini bisa mencegah terjadinya jalan longsor," kata Supomo. (Polsek/Redaksi)
Share:

Hadiri Kirab Pusaka, KGPAA Mangkunegara X Doakan Blora Semakin Maju

 
BLORA – Prosesi kirab pusaka dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Blora ke 273 tahun ini berlangsung spesial, pasalnya, Sri Paduka Mangkunegara X,  Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Bhre Cakarahutomo Wira Sudjiwo berkenan hadir untuk menyaksikan rangkaian kirab pusaka, yang diawali di Pendopo Bupati Blora, Sabtu (3/11/2022) 

Sebelum prosesi kirab dilaksanakan, Pemerintah Kabupaten Blora melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau MoU dengan Mangkunegaran dan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. 

"Perkenankan Saya menyampaikan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Blora, kepada seluruh masyarakat Blora atas bertambahnya usia Kabupaten Blora yang ke 273 tahun, semoga di tahun yang ke 273 ini, kabupaten Blora semakin jaya,  makmur dan sejahtera, kedatangan kami dari Puro Mangkunegaran ke kabupaten Blora merupakan bentuk langkah awal kami beserta Pemkab Blora, dengan kerja sama dengan ISI dan menjalin tali silaturahmi,  khususnya dalam bidang kebudayaan," terang Sri Paduka Mangkunegara X 

Disampaikan, bahwa Mangkunegaran siap untuk mendukung, menjalin kerja-sama dengan Pemerintah Kabupaten Blora untuk menjaga kelestarian dan mengembangkan kebudayaan, khususnya budaya Jawa. 

Bersamaan dengan momentum hadi jadi Kabupaten Blora, KGPAA Bhre Cakrahutomo turut mendoakan agar Kabupaten Blora dapat semakin lebih baik kedepannya.

"Bapak Bupati saya doakan selalu sehat sukses dan semakin membawa Blora ke tingkat yang lebih baik, semoga Kabupaten Blora semakin maju dan sejahtera, dan kolaborasi kita kedepannya bisa terjalin semakin baik, saling mengangkat satu sama lain dan saling bermanfaat untuk masyarakat semua," pesannya.

Adapun rangkaian prosesi Kirab Pusaka di Pendopo Dinas Bupati Blora diawali dengan Cokekan dan Tari Persembahan dari Mangkunegaran dan ISI Surakarta. 

Pada kesempatan tersebut dihadiri Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si,  Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Forkopimda, Ketua PN, Komandan Batalion 410 Alugoro, Sekda Kab. Blora, Asisten,  dan seluruh Kepala OPD. 

Rute Kirab Pusaka Temu Gelang  Start dadi  Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora melalui Pintu Gerbang kekanan,  Jl. RA. Kartini kekanan melalui Jl. Dr. Soetomo  kekanan Jl. Gunung Sumbing menuju Jl. Pemuda kemudian kekanan kembali ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. 

Kirab juga diikuti oleh Staf Ahli, Inspektorat, Badan, Kantor, Camat, Kepala Kelurahan se Kec. Blora, Kepala Desa dan Kepala Kelurahan se Kec. Cepu,  Pandemen Tosan Aji, Sedulur Sikep, Sedulur Ki Soreng Jipang, Sedulur ISI, dan Sedulur Balungan Sangiran dan FPSBB.

Sebelum kirab, dilakukan upacara penyerahan pusaka, dimana Bupati Blora menyerahkan pusaka Keris Kiai Bisma, bserta dengan Tombak Kiai Prabangkat, Tombak Kiai Gupolo dan Tombak Nyai Gupito untuk dikirab. Pada kirab kali ini Asisten Administrasi Umum Sekda Blora melakukan kirab pusaka Keris Kyai Bismo, sementara Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora bertindak sebagai Subo Manggolo. Prosesi kirab pusaka dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke 273 kali ini berlangsung dengan lancar.

Sebagai informasi, Setelah acara penandatanganan MoU selesai dilakukan, KGPAA Mangkunegara X memberikan kenang-kenangan berupa sebuah tombak, kepada Pemerintah Kabupaten Blora. Kemudian Rektor ISI Surakarta juga memberikan sebuah keris. (Prokompim/ADY/Redaksi)
Share:

Ketua Komascipol dan Kapolres Blora Berangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Jabar


BLORA – Polres Blora
memberangkatkan bantuan sosial untuk korban gempa Cianjur, bertempat di halaman depan Mapolres Blora Polda Jawa Tengah, 
pemberangkatan secara simbolis dipimpin oleh Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH bersama Ketua Komascipol Blora Ustadz Abu Muhdzir Al Gifari. Jumat, (02/12/2022).

Adapun bantuan tersebut adalah dari Komunitas Masyarakat Pecinta Polri (Komascipol) Cepu.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi membeberkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu wujud kepedulian masyarakat Blora dalam hal ini kominitas pecinta Polri di kabupaten Blora kepada korban gempa di Cianjur. 

"Ini adalah hal yang luar biasa, kita kedatangan tamu dari Komascipol dan hari ini akan kita berangkatkan bantuan sosial untuk saudara saudara kita korban gempa di Cianjur," ucap Kapolres Blora.

Sementara itu, Ketua Komascipol Blora menyampaikan bahwa bantuan yang akan dikirimkan meliputi 100 Paket Sembako,  200 box Mie Instan,  Tenda Terpal dan Peralatan Rumah Tangga. Adapun bantuan ini didapat dari penggalangan dana yang sudah dilakukan oleh anggota Komascipol.

"Hari ini kita berangkatkan bantuan untuk kita arahkan kepada korban gempa di Cianjur dan sudah ada 13 posko yang dibagi supaya bantuan kita mengena secara baik. Kami sudah berkoordinasi dengan posko yang ada disana terkait apa yg dibutuhkan oleh korban di posko Cianjur," ucap Ketua Komascipol Blora.

"Semoga kegiatan ini dapat menjadi ladang pahala dan bermaafaat bagi sahabat kita yg membutuhkan dari dampak gempa di Cianjur," pungkasnya. (Polres/Redaksi)
Share:

Bupati Blora Apresiasi Sigapnya Petugas Gabungan Gotong Royong Bersihkan Masjid dan Pasar Jepon


BLORA – Pasca bencana banjir yang menimpa kawasan pasar Jepon dan sekitarnya, petugas gabungan dari Polres Blora, Kodim, BPBD, Satpol PP, dan instansi terkait, dibantu oleh warga melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan pasar Jepon dan Masjid Miftahul Jannah Kecamatan Jepon.

Kompak bersama warga, petugas gabungan tersebut bahu membahu membersihkan lumpur dan sampah sisa - sisa banjir kemarin.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH melalui Kabag Ops Kompol Sudarno, SH menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu sinergitas lintas sektoral di Kabupaten Blora yang peduli dan perhatian terhadap warga masyarakat terdampak banjir yang terjadi tadi malam. Selasa, 29 November 2022 sekita pukul 19.00 WIB.

"Gotong royong ini kita lakukan bersama untuk membersihkan lingkungan pasar, terdampak banjir dan juga tempat ibadah yaitu Masjid Miftahul Jannah yang berlokasi di sebelah barat kawasan Pasar Jepon," ucap Kabag Ops.  Rabu, (30/11/2022).

Lebih lanjut Kabag Ops mengatakan bahwa kerja bakti tidak hanya dilaksanakan di kawasan pasar Jepon, namun juga dilaksanakan oleh Polsek Jajaran yang wilayahnya juga terdampak banjir tadi malam.

"Sinergitas kerja bakti ini kita lakukan diseluruh jajarannya. Kepada masyarakat kita imbau agar selalu waspada terhadap bencana alam. Dan mari kita doakan semoga warga yang terdampak diberikan kesabatan untuk menghadapi cobaan ini," ujar Kabag Ops Polres Blora saat di lokasi Masjid Miftahul Jannah.

Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si menyampaikan bahwa warga yang terdampak harus sabar. Bupati  mengapresiasi sigapnya petugas gabungan dalam antisipasi bencana banjir tadi malam.

"Maturnuwun tim gabungan BPBD, TNI, Polri dan seluruh relawan yang pagi ini membantu pembersihan pasca banjir di lingkungan Pasar Jepon dan Masjid Jami Miftahul Jannah Jepon. Bergerak bersama, sesarengan bersihkan kotoran pasca banjir," tandas Bupati Blora. (Polres/Redaksi)
Share:

Babinsa Bantu Warga Rehab Masjid, Pahalanya Sangat Besar


SRAGEN – Serda Sudarman Babinsa Desa  Dukuh Anggota Koramil 10/Tangen Kodim 0725/Sragen bersama masyarakat setempat  melaksanakan kegiatan renovasi pembangunan Masjid di dukuh Sugihan RT.12 Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Selasa (08/11/2022).

Babinsa Serda Sudarman 
mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan kegiatan fisik, yang salah satunya yakni merenovasi masjid dan bentuk aplikasi kepedulian Babinsa di lapangan. Selain itu juga untuk menciptakan kekuatan kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Saya sangat senang sekali bisa membantu bersama masyarakat di desa binaan, apalagi membantu membangun tempat ibadah seperti masjid, pahalanya sangat besar, sehingga dunianya dapat dan akhiratnya pun dapat,” ujar  Serda Sudarman.

Dikatakan Serda Sudarman, selain sebagai sarana ibadah, kegiatan tersebut juga bisa digunakan untuk sarana Komunikasi Sosial dan juga silaturahmi dengan masyarakat di wilayah binaan.

"Kegiatan renovasi masjid ini dilaksanakan karena dalam rangka menambah kapasitas daya tampung jamaah masjid khususnya saat pelaksanaan sholat Jumat," tandas Babinsa Desa  Dukuh. (Pendim/Redaksi)
Share:

Bhabinkamtibmas Jipang Ingatkan Warga, Jangan Mandi di Sungai Bengawan Solo


BLORA – Untuk antisipasi terjadinya korban meninggal karena tenggelam di sungai, Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH menginstruksikan seluruh anggotanya terutama Bhabinkamtibmas untuk aktif sambang ke wilayah binaan guna menyampaikan imbauan waspada bencana alam.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Jipang Polsek Cepu Polres Blora Bripka M. Arifin, Rabu, (19/10/2022) menyambangi warga binaannya yang tinggal di kawasan aliran sungai bengawan solo.

Dalam sambang tersebut Bhabinkamtibmas berpesan kepada warga agar selalu hati hati dan waspada terhadap bencana alam seperti banjir ataupun tanah longsor. Karena saat ini sudah mulai masuk musim penghujan.

"Intensitas hujan sudah mulai sering, dan air sungaipun sudah mulai naik untuk itu kita ingatkan warga agar hati hati terutama saat beraktivitas di sungai. Apalagi jika mempunyai anak kecil agar diwaspadai jangan sampai mandi di kali tanpa di awasi," beber Bhabinkamtibmas.

Bhabinkamtibmas berpesan, jika ada kejadian yang menonjol baik gangguan kamtibmas ataupun bencana alam agar warga segera melaporkan kepada Polsek Cepu ataupun melaporkan dirinya melalui sambungan telepon.

"Jika ada kejadian yang menonjol silahkan langsung saja melaporkan ke Polsek atau bisa langsung hubungi nomor hand phone saya," tambahnya.

Marsini, salah satu warga setempat mengaku senang dengan kedatangan Bhabinkamtibmas. Ia menyadari bahwa anak anak di desa Jipang kadang masih ada yang suka mandi disungai. Dan ia berterima kasih Bhabinkamtibmas telah memberikan imbauan.

"Terima kasih atas imbauan dari pak Bhabin, harapannya anak anak akan mematuhi imbauan dari pak Polisi," kata Marsini. (Polres/Redaksi)
Share:

Pemkab Blora Beri Subsidi BBM Hingga Sembako ke Pelaku Angkutan Umum


BLORA – Untuk mengurangi dampak inflasi, salah satunya di sektor transportasi umum,  Pemerintah Kabupaten Blora memberikan subsidi kepada para pelaku angkutan umum. Yakni  berupa bantuan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga bantuan sembako.

Sosialisasi pemberian subsidi untuk sektor transportasi umum tersebut dilakukan Senin (10/10/2022) di ruang Pertemuan Setda, yang dihadiri para pelaku angkutan umum, Organda, hingga pihak SPBU. 

Di sosialisasi itu, memberikan pengarahan Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, SE, M.Si mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, beserta perwakilan Forkopimda, dan Kepala Dinrumkimhub Blora.

“Pemerintah pusat meminta daerah untuk mengalokasikan belanja wajib dalam rangka penanganan inflasi dampak dari adanya kenaikan harga BBM, kegiatan ini kita sosialisasikan, kita memberikan subsidi BBM dan sembako ini kepada pelaku sektor transportasi umum ini,” Jelas Sekda Komang.

Rencananya, subsidi BBM bersumber dari APBD Kabupaten Blora tahun 2022 tersebut menyasar kendaraan umum, khususnya angkutan penumpang yang melayani angkutan kota dan angkutan pedesaan yang beroperasi di Kabupaten Blora. 

Bantuan sembako juga akan diberikan kepada pengemudi angkutan penumpang, angkutan barang, hingga pengemudi ojek online dan pangkalan.

Menurut Sekda, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk penanganan dampak inflasi di Kabupaten Blora, yang kemudian dialokasikan untuk berbagai sektor seperti transportasi, UMKM,  dan sebagainya. Sehingga dampak inflasi di Kabupaten Blora bisa sedikit di minimalisir.

Mengingat sektor transportasi umum penting,  diharapkan dengan adanya subsidi yang diberikan tersebut para pelaku angkutan umum bisa tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ada bantuan subsidi BBM dan sembako ini kepada para pelaku angkutan umum, Inilah bentuk perhatian Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati kepada bapak ibu semuanya khsususnya sektor transportasi, mudah-mudahan ini bermanfaat dan sedikit meringankan beban pelaku angkutan ini, harapan kita bapak ibu tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Sekda Komang Gede Irawadi.

Disubsidi 5 Liter BBM

Sementara itu, Kepala Dinrumkimhub, Drs. Pitoyo  Trusingtyas Sarodjo, menjelaskan bahwa  pemberian subsidi BBM berupa solar dan pertalite kepada pelaku angkutan umum tersebut dilakukan dengan kuota 5 liter setiap hari selama 90 hari kedepan.

“Subsidi BBM ini diberikan 5 liter per hari, selama 90 hari, untuk penyaluran disesuaikan dengan masing-masing koridor nanti disalurkan tiap seminggu sekali. Ada 4 SPBU yang diajak bekerja sama antara lain di Ngawen, Jepon, Randublatung, dan Sidomakmur (Blora),” jelas Pitoyo.

Adapun asumsi pemberian subsidi BBM  kepada 70 unit dengan jenis solar dengan jumlah kendaraan 63 unit dan jenis pertalite dengan jumlah kendaraan 7 unit.

“BBM Jenis solar bagi angkutan pedesaan dan BBM Jenis Pertalite bagi angkutan perkotaan,” imbuh Kepala Dinrumkimhub.  

Dia mengungkapkan, nantinya para pelaku angkutan umum yang sudah didata  akan diberikan voucher yang dapat ditukarkan untuk pembelian BBM di sejumlah SPBU yang sudah diajak kerja sama.

“Para pengemudi yang nantinya memperoleh subsidi ini juga akan menerima voucher, yang dapat ditukarkan saat mengisi bahan bakar. Kendaraan yang digunakan tersebut juga nanti akan ditandai dengan stiker khusus dari kami,” imbuhnya

Dikemukakan pula, nantinya para pengemudi angkutan umum saat mengisi bahan bakar tersebut juga diwajibkan untuk menunjukan STNK dengan warna plat dasar kuning yang masih beraku dan bertrayek.

Salah satu pengemudi angkutan bis mikro dari Samin Trans, Aji, menuturkan bahwa adanya subsidi BBM dari pemerintah ini manfaatnya bisa dirasakan bagi para pengemudi.

“Bersyukur, bantuan ini meringankan beban kami, kendaraan saya  bis kuning BBMnya solar biasanya sehari PP sekali habis 10 literan, ini sangat membantu,” ungkap Aji saat ditemui usai menerima sosialisasi

Diceritakan, bahwa adanya kenaikan BBM ini turut berpengaruh kepada penyesuaian tarif. Meski demikian tarif yang dikenakan menyesuaikan dengan jenis penumpang dan kenaikan tarif pun sekitar 2 ribu rupiah. Tetapi untuk pelajar tidak mengalami kenaikan tarif.

Seusai acara sosialisasi, Sekda Blora bersama Kepala Dinrumkimhub dan Forkopimda Blora secara simbolis menyerahkan voucher, bantuan sembako kepada para pengemudi, sekaligus menempelkan stiker tanda khusus di kendaraan angkutan (Prokompim/Redaksi)
Share:

Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI: Jangan Potong Bantuan dari Pemerintah Pusat


 
BLORA - Di sela-sela kunjungan kerja di Kabupaten Blora, Kamis (6/10/2022), Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI Drs. Astera Primanto Bhakti, M.Tax menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang dengan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).
 
Saat berkunjung di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon dan Desa Tempuran, Kecamatan Blora, Dirjen Astera menegaskan bahwa pemotongan bantuan pemerintah tidak diperbolehkan.
 
Di desa tersebut, Dirjen bahkan menanyai secara langsung masyarakat penerima BLT DD, apakah dilakukan pemotongan atau tidak. Dari lokasi tersebut masyarakat penerima mengungkapkan bahwa tidak terjadi pemotongan bantuan.
 
“Mudah mudahan yang namanya nggak ada potongan ini bukan cuma hanya bantuan dari dana desa saja, tapi semuanya tidak boleh ada potongan. Kita jaga ini, karena ini merupakan amanah negara yang diberikan kepada desa melalui dana desa,” tegas Dirjen Astera saat berada di Desa Tempuran.
 
Dikatakan, bantuan tersebut merupakan perhatian dari pemerintah untuk menjaga masyarakat yang masih termasuk miskin di Indonesia. Sehingga bantuan tersebut agar dapat diterima dan dimanfaatkan sebaik untuk keberlangsungan hidup dalam menghadapi kondisi ekonomi yang terjadi sekarang,” Jelasnya
 
Pemerintah Pusat telah menganggarkan dana desa yang diberikan kepada desa-desa di Indonesia. Dimana salah satu peruntukannya di tahun 2022 ini yakni untuk BLT DD kepada masyarakat.

 
“Kita tahu fokus dari penggunaan dana desa tahun 2022 itu ada tiga hal, yang pertama ada BLT Desa yang jumlahnya 40 persen, kemudian yang kedua untuk ketahanan pangan dan ketahanan hewani, ketiga untuk program pembangunan infrastruktur termasuk didalamnya padat karya tunai,” imbuhnya
 
Dirjen mengapresiasi penyaluran BLT DD yang ada di Desa Tempuran dimana sudah mengikuti aturan, yakni 40 persen. Selain itu tidak dilakukan pemotongan bantuan. “Saya juga ingin apresiasi bapak ibu yang sudah sangat disiplin menjalankan apa yang menjadi arahan pemerintah” ucapnya
 
Pihaknya mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi di tahun 2023 nantinya akan berbeda dengan tahun ini. Program ketahanan pangan, BLT DD, serta program lain yang tujuannya agar pembangunan desa bisa berlangsung baik, akan terus diperkuat.
 
Dalam kesempatan tersebut,  Bupati Blora H Arief Rohman kembali menegaskan bahwa pemotongan bantuan dari pemerintah kepada masyarakat tidak boleh dilakukan. Bagi pihak yang kedapatan melakukan pemotongan bantuan juga akan ditindak tegas oleh petugas yang berwenang.
 
Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Dana Transfer Umum Kemenkeu beserta jajaran dan Plt Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah, beserta jajaran, Sekretaris Daerah Blora, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Kepala Dinas PMD, Kepala BPPKAD, Camat dan Forkopimcam setempat, Kepala Desa Tempuran, serta perwakilan penerima BLT DD di Desa Tempuran.  (Prokompim/Redaksi)
Share:

Data Berkualitas, Jangan Ada ‘Titipan’ Pendataan Awal Regsosek 2022 di Blora



 
BLORA -  Dalam rangka mewujudkan data kondisi masyarakat Blora secara berkualitas, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM  minta kepada petugas pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 di Kabupaten Blora untuk bekerja secara sungguh-sungguh dan teliti. 

Hal itu disampaikan Wabup Tri Yuli Ketika memberikan pengarahan di Pembukaan  Pelatihan Calon Petugas Pendataan Awal Regsosek 2022 Gelombang II, di Aula PPSDM Migas Cepu, Rabu (05/10/2022)
 
“Dalam pendataan di lapangan ini jangan ada muatan atau kepentingan politis, saya juga minta agar dalam pendataan jangan sampai ada titipan-titipan data,” Wabup Blora yang akrab dipanggil Mbak Etik itu.
 
Sekedar diketahui,  pelaksanaan pendataan awal Regsosek secara serentak, termasuk di Blora tersebut  akan dilakukan selama satu bulan mulai dari tanggal 15 Oktober 2022 sampai 14 November 2022.
 
Ditandaskan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, agar para petugas mendata sesuai dengan kenyataan yang ada di masyarakat. “Para petugas harus melakukan pendataan  dengan sungguh-sungguh agar menghasilkan data yang valid,’’ tandasnya.
 
Dikatakan,  hadil data yang diperoleh dengan datang ke keluarga itu  nantinya sesuai dengan kenyataan yang ada. Jangan sampai petugas mendata di RT hanya menyalin.  
 
Pasalnya, data Regsosek tersebut adalah sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial ekonomi, dan tingkat  kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan.  Sehingga Keberadaan data tersebut, sangatlah penting bagi pemerintah untuk pertimbangan pengambilan kebijakan.

Jangan Ada Kepentingan Politis

Untuk itu, Tri Yuli Setyowati  yang akrab disapa Mbak Etik kembali mengingatkan, para petugas yang akan terjun di desa-desa bisa bekerja secara profesional dan tidak terpengaruh oleh kepentingan-kepentingan pihak lain yang bisa mengganggu kualitas data. Mengingat data tersebut memegang peran strategis, salah satunya agar program bantuan pemerintah bisa tepat sasaran.
 
“Sekali lagi, dalam pendataan di lapangan jangan ada muatan atau kepentingan politis.  Saya juga minta agar dalam pendataan jangan sampai ada titipan-titipan data,” imbuh Mbak Etik
 
Dengan data yang valid, lanjutnya,  nantinya akan berguna dalam keberhasilan pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah. Salah satunya data penerima dan penyaluran bantuan di Blora bisa secara tepat sasaran. “Biar tidak ada salah sasaran bantuan, kami berharap panjenengan melakukan kegiatan ini dengan benar dan baik.

 
Dijelaskannya, Kabupaten Blora memiliki jumlah penduduk sekitar 943 ribu jiwa, dan hampir separuhnya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

“Meski demikian masih ditemui persoalan penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran. Oleh karena itu dengan pendataan  Regsosek diharapkan akan  memperbaiki data yang ada selama ini. 
 
Peran Strategis Data
 
Sementara itu, Kepala BPS Blora Nurul Choiriyati, SST, MM, mengungkapkan, bahwa pendataan awal Regsosek ini memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah kedepannya.
 
“Harapan Presiden dengan adanya pendataan ini nanti maka akan memperbaiki database yang ada, data ini akan digunakan untuk bantuan sosial, baik tunai maupun non tunai, mungkin juga untuk bantuan, kesehatan, pendidikan dan lainnya. ini juga akan terhubung dengan kependudukan,” papar Nurul
 
Kepada para petugas dipesankan agar tidak perlu khawatir ketika terjun ke masyarakat melakukan proses pendataan ini, pasalnya kegiatan ini dikawal oleh berbagai pihak.
 
“Bapak Bupati juga sudah menyampaikan kepada para kades dan camat, ketika bapak ibu nanti ke lapangan sudah terbackup dengan berbagai dukungan, Surat Edaran dari Gubernur maupun Bupati juga sudah terbit, Insya Allah nanti kegiatan ini dikawal oleh semua lini,” tandasnya

Petugas Jangan Copy Data

Mengingat data tersebut sangatlah penting,  Kepala BPS Blora Nurul Choiriyati. meminta agar seluruh petugas agar tidak melakukan penyimpangan atau moral hazard yang mana dapat mengakibatkan data tidak berkualitas.

“Karena data ini sangat strategis maka sangat tidak diperbolehkan teman-teman untuk melakukan moral hazard. Seperti hanya menyalin data, datang kerumah RT hanya menyalin, itu tidak boleh,” paparnya
 
Senada dengan Wabup, Kepala BPS Blora juga  meminta petugas untuk mengecek langsung ke rumah warga.  Setelah lapor Kades kemudian ke ketua RT, di ketua RT bukan untuk menyalin tapi untuk konfirmasi apakah nama ini masih ada atau pindah dan sebagainya. Setelah itu harus datang dari rumah ke rumah jangan sekali-kali petugas hanya melakukan penyalinan data saja.
 
Pelatihan Calon Petugas Pendataan Awal Regsosek 2022 Gelombang II diikuti sebanyak 294 peserta. Mereka berasal dari Kecamatan Jati, Banjarejo dan Kunduran. Para  peserta akan dibagi menjadi 12 kelas dengan masing-masing satu instruktur yang akan mendampingi.
 
Secara umum, pelatihan bagi calon petugas dari 16 kecamatan di Blora dibagi menjadi 5 gelombang. Sementara untuk pelatihan Rabu (5/10) merupakan gelombang ke II. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Pererat Kemitraan Lintas Sektoral, Kapolres Blora Silaturahmi ke Kantor Desa Geneng Jepon


BLORA – Untuk mempererat kemitraan lintas sektoral, Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Fahrurozi, SIK, MM, MH melaksanakan silaturahmi ke kantor desa Geneng kecamatan Jepon Kabupaten Blora, Rabu, (28/09/2022).

Kegiatan tersebut adalah dalam rangka menjalin kemitraan Polres Blora dengan masyarakat, selain bertemu dengan Kepala Desa beserta perangkatnya, dalam kesempatan tersebut Kapolres juga bertemu dengan Forkopimcam Jepon.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi mengungkapkan bahwa kedatangannya kali ini sekaligus sebagai orientasi medan, serta perkenalan di desa Geneng, karena selama dua bulan berdinas di Kabupaten Blora baru kali ini Kapolres sambang ke desa Geneng.

"Kita jalin silaturahmi sekaligus perkenalan, tentunya saya sekarang merupakan bagian dari warga Blora. Alhamdulilah kali ini kita bisa berjumpa dengan Kepala Desa, para warga malah ada Forkopimcam juga yang hadir," ucap Kapolres Blora.

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan bahwa dalam sambang kamtibmas kali ini ia menekankan kepada seluruh lintas sektoral yang ada untuk selalu menjalin sinergi dalam pelaksanaan tugas.

"Tentunya kita berharap agar silaturahmi yang ada ini selalu terjaga. Karena dengan sinergi yang baik maka akan lebih mudah dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tandas Kapolres.

Sementara itu, Kepala Desa Geneng Jati,S.Sos mengapresiasi kedatangan Kapolres Blora di tempat tugasnya. Ia tak menyangka pucuk pimpinan Polri di Polres Blora mengunjungi dirinya beserta perangkat.

"Suatu kebanggaan dengan kedatangan bapak Kapolres Blora, apalagi berbarengan dengan Forkopimcam Jepon. Tentunya kami siap melaksanakan dan menindaklanjuti arahan serta bimbingan dari mereka," ujar Kepala Desa Geneng. (Polres/Redaksi)
Share:

Bupati dan Wakapolres Blora Minta Laporkan !!! Bila Ada Penerima BLT DD di Desa, untuk Iuran, Arisan atau Apapun


 
BLORA - Begitu menerima laporan dari warga terkait adanya penarikan ‘iuran’ kepada para penerima bantuan Langsung Tunai DD (BLT-DD) di Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Bupati Blora langsung turun lapangan, Senin (26/9/2022).
 
Dengan tegas, Bupati memerintahkan untuk mengembalikan iuran yang ditarik tersebut. Tak hanya itu kepada pihak yang terlibat akan segera dipanggil pihak kepolisian setempat untuk dimintai keterangan.
 
“Begitu menerima laporan kejadian di Keser, saya dan rombongan langsung ke  lokasi untuk menindaklanjuti,’’ tandas Bupati  Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si,. didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Wakapolres Blora, Kompol Christian Chrisye Lolowang SH SIK MH, perwakilan Kodim 0721/Blora,
 
Kepada warga penerima BLT, Bupati H. Arief menegaskan, dengan alasan apapun iuran itu tidak dibenarkan. Karena bantuan tersebut adalah hak warga penerima.

‘’Ini adalah hak panjenengan. Ketika ada yang ‘minta’ iuran, arisan atau apapun, itu tidak dibenarkan! Untuk itu, saat ini juga (Senin siang) kita minta bisa dikembalikan ke panjenengan semua,” tandas Bupati  Blora ketika  melakukan sidak dan meninjau proses pengembalian uang hasil iuran kepada warga penerima BLT di Desa Keser, di Balai Desa Keser.  Senin (26/9/2022).  
 
Bupati H. Arief mengungkapkan bahwa dari Polres, Saber Pungli akan tetap meminta keterangan kepada pihak-pihak yang terlibat, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Nantinya saber pungli dengan inspektorat, dan kejaksaan, akan terus berkoordinasi.
 
“Jadi intinya Pak Kapolres akan tetap panggil untuk mintai keterangan, apakah  ada unsur dan sebagainya.  Nanti lebih lanjut tim akan bekerja, dan kita minta tim saber pungli untuk proaktif menerima masukan dari masyarakat dan menindaklanjuti kalau ada laporan laporan,” ungkap Bupati Blora.
 
Dikatakan, kalau niatnya untuk tempat ibadah (mushola) mestinya tidak hanya masyarakat penerima bantuan BLT DD  saja yang dimintai. Melainkan seluruh masyarakat dimintai iuran  dengan catatan yakni seikhlasnya dan tidak ditentukan nominalnya sekian-sekian.
 
“Saya kesini, untuk menjadi perhatian bagi Kepala Desa dan seluruh perangkat kalau hal seperti ini jangan dilakukan karena tidak diperbolehkan secara aturan,” jelas Bupati  Blora.

 
H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief meminta kepada semua pihak untuk melaporkan kepadanya maupun ke kepolisian, bila di lapangan menemukan hal serupa khususnya kaitannya dengan pemotongan bantuan pemerintah kepada masyarakat.
 
Pendalaman Keser
 
Pada kesempatan itu, Wakapolres Blora, Kompol Christian Chrisye Lolowang mengatakan, nantinya pihak yang terlibat di iuran terhadap penerima BLT di Desa Keser akan dilakukan pendalaman oleh kepolisian. Pihaknya mengingatkan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di wilayah Blora.
 
“Kita akan dalami niatnya seperti apa ?  Kalau kita dapati nanti niatnya memang untuk pembangunan walaupun istilahnya uangnya sudah  dikembalikan, kita akan lakukan pembinaan dengan inspektorat. Pembinaan dalam bentuk mengarahkan para pejabat di desa agar mengetahui aturan-aturannya,” ucap Wakapolres.
 
Disampaikannya, bahwa  adanya anggaran untuk bantuan tersebut harus sesuai dengan peruntukannya. Ketika tidak sesuai dengan peruntukan, diambil, itu sudah menyelewengkan anggaran.

‘’Nanti bisa masuk pungli atau korupsi,” papar Wakapolres Blora.
 
Kompol Chrisye mengatakan bahwa beberapa waktu lalu Gubernur Ganjar telah menyampaikan arahan agar tidak ada pemotongan bantuan. Pihak Polres Blora juga sudah menyampaikannya kepada jajarannya yang ada di desa dan kecamatan.
 
Ia juga menegaskan bahwa Kepolisian terbuka untuk menerima informasi pengaduan dari masyarakat.

“Kalau ada informasi  sama seperti ini bisa menghubungi saya langsung bisa juga lewat para Bhabinkamtibmas,” pungkas Wakapolres Blora.
 
Sementara itu, salah satu warga Desa Keser penerima BLT DD, Mutiah mengungkapkan, bahwa dirinya mengikuti pengembalian uang dari pihak desa. Sebelumnya uangnya digunakan untuk iuran pembangunan tempat ibadah.

“Ini saya dua kali, jadi dikembalikan 200ribu,” kata Mutiah. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Sinergi dan Membaur Bersama Warga, Bhabinkamtibmas Kunduran Bantu Warga Bangun Rumah


BLORA - Tugas kepolisian tidak hanya seputar penegakan hukum dan harkamtibmas, tapi juga membantu meringankan pekerjaan masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Ngawenombo Polsek Kunduran Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Cahyono, Kamis, (22/09/2022).

Dengan berseragam lengkap dirinya mengikuti kegiatan gotong royong membangun rumah salah seorang warga dilingkungan desa setempat.

“Jadi selain menjamin situasi kamtibmas, kami juga ikut terlibat dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat mewujudkan Polri yang humanis, diantaranya dengan kerja bakti bersama warga,”terang Bhabinkamtibmas.

Dikatakan dirinya ikut membantu memasang genteng hingga naik keatas dengan bergotong royong bersama warga.
 
Menurut dia, dengan membiasakan ikut berpartisipasi pada setiap kegiatan masyarakat bhabinkamtibmas bisa lebih dekat dengan masyarakat, sehingga dapat membantu tugas kepolisian dalam ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

“Momen ini sangat bermanfaat bagi Polri khususnya dalam membina keakraban dan kedekatan anggota dengan lingkungan masyarakat sehingga, memudahkan komunikasi dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, dan aman dilingkungan masyarakat,” tandasnya.

Ditambahkan kegiatan tersebut salah satu cara untuk memupuk budaya gotong royong di masyarakat yang saat ini mulai ditinggalkan dan juga mengajak masyarakat untuk membiasakan dan membudayakan gotong royong, karena dengan gotong royong pekerjaan cepat selesai.

Kehadiran Bhabinkamtibmas yang ikut gotong royong tersebut, mendapat tanggapan positif dari warga salah satunya adalah Saimin.

"Dengan kehadiran pak Bhabinkamtibmas warga menjadi lebih semangat dan pekerjaanpun terasa ringan," kata Saimin.

Terpisah, Kapolsek Kunduran Iptu Kumaidi membeberkan bahwa apa yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmasnya sudah tepat dan hal tersebut sesuai dengan atensi Kapolres Blora agar setiap anggota selalu menjalin sinergi dan membaur bersama warga dalam kehidupan bermasyarakat.

"Tentunya dengan kebersamaan dan sinergitas, pelaksanaan tugas menjaga kamtibmas akan lebih mudah," beber Kapolsek Kunduran. (Polres/Redaksi)
Share:

Raja Mangkunegara X Sepakat dengan Bupati Blora Perihal Pelestarian Budaya Daerah


SURAKARTA - Bupati Blora  melakukan silahturahmi ke Puro Mangkunegaran di Kota Surakarta, didampingi istrinya Hj. Ainia Shalichah, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada  yang akrab disapa Gus Arief ini pun langsung disambut Raja Mangkunegara X, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo. Selasa sore,  (13/9/2022).

Ketiganya bersama rombongan lantas berdiskusi terbatas di dalam kediaman Puro Mangkunegaran. Sekira 30 menit diskusi berlangsung dengan hangat dan santai sembari menikmati suguhan teh hangat, serta sepotong kue yang disuguhkan abdi dalem Mangkunegaran. 

Bahkan Bupati dan istri menerima Samir Puro Mangkunegaran berwarna hijau kuning, yang dipakaikan langsung oleh sang Raja Mangkunegara X, hingga diajak foto bersama dengan Raja di ruang kerjanya.

"Alhamdulillah bisa silahturahmi dengan Kanjeng Mangkunegara X, Bhre Sudjiwo. Sosok Raja muda yang cerdas, pintar, visioner, dan penuh semangat dalam melakukan inovasi pelestarian budaya," ucap Bupati Blora. 

Menurut Bupati H. Arief Rohman, pihaknya bersama Raja Mangkunegara X sepakat untuk sinergi kerjasama pemajuan Kebudayaan tradisional khas daerah masing-masing. 

"Beliau tertarik dengan Blora, yang sebagian wilayah kita ternyata dahulu juga masuk Mangkunegaran. Tadi kita serahkan buku tentang potensi Blora dan kita sampaikan berbagai potensi seni budaya mulai Barongan, Tayub, Sedulur Sikep Samin, Wayang Kulit, dan lainnya," imbuh Bupati Blora. 

"Dan ternyata Kanjeng Gusti Mangkunegara X mendukung pengembangan budaya tersebut. Mungkin akan kita bikin konsep event budaya bersama, atau bagaimana konsepnya akan kita diskusikan lebih lanjut. InshaAllah kalau ada kesempatan, beliau akan kita undang ke Blora pada rangkaian Hari Jadi di bulan Desember mendatang untuk bersama sama nguri-uri budaya," ungkap Bupati Blora. 

Pada kesempatan itu, Kanjeng GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, merasa senang dapat menerima kunjungan Bupati Blora. Meskipun baru kali pertama bertemu Bupati H. Arief Rohman, pihaknya dapat menerima dengan baik layaknya saudara. 

"Maturnuwun Pak Bupati atas kunjungannya kesini. Kebetulan saya belum pernah ke Blora. InshaAllah saya akan lakukan kunjungan balasan ke Blora. Kalau ke Thailand saja saya sempatkan, ke Blora yang lebih dekat pasti akan saya usahakan. Ditunggu undangannya Pak Bupati," ucap Kanjeng GPH Bhre Sudjiwo. 

Menurutnya yang menjadi pembeda dan daya tarik dari setiap daerah adalah budayanya. Sehingga pihaknya mendorong masing-masing daerah untuk aktif melestarikan kekayaan budayanya sebagai daya tarik wisata yang bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Termasuk Blora. 

"Saya sepakat dengan Pak Bupati tentang pelestarian budaya daerah. Mangkunegaran siap mendukung untuk berkolaborasi dan sinergi. Blora dengan kekhasannya harus bisa dikenal, begitu juga dengan Mangkunegaran. Bersama - sama merawat budaya nenek moyang leluhur kita," lanjut Kanjeng GPH Bhre Sudjiwo. 

Usai diskusi bersama, Kanjeng GPH Bhre Sudjiwo juga sempat mengantarkan Bupati berjalan keluar menuju halaman Puro Mangkunegaran. Tampak hadir Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Camat Blora, dan sejumlah warga Mangkunegaran asal Blora. (Prokompim/Redaksi).
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels