bangsamandiri.com - Bagaimana cara merawat
tanaman hias agar tumbuh subur? Adanya tanaman hias di pekarangan rumah mampu
membuat suasananya terlihat lebih indah dan alami.
Tidak peduli walaupun
tanaman tersebut hanya tumbuh di salah satu sudut rumah saja, tetapi manfaatnya
bisa dirasakan oleh seluruh penghuni rumah. Di antaranya dapat menyegarkan
pikiran, menyejukkan hati, menenangkan mata, serta merelaksasi diri.
Supaya tanaman-tanaman hias yang terdapat di
pekarangan rumah Anda dapat tumbuh subur, tentu saja Anda perlu senantiasa
merawatnya secara rutin. Faktanya, bentuk perawatan tersebut wajib disesuaikan
dengan karakteristik masing-masing tanaman.
Ada tanaman yang sangat menyukai
air, namun tidak sedikit pula tanaman hias yang justru akan mati bila
mendapatkan air yang berlebihan.
Nah, biar semua tanaman peliharaan Anda bisa tumbuh
dengan subur, silakan coba kiat-kiat sebagai berikut!
1. Penyiraman
Setiap
pot selalu mempunyai lubang di bagian bawahnya. Fungsi lubang tersebut adalah
sebagai saluran air keluar sehingga media tanam pun tidak tergenangi air. Pada
saat Anda akan menyiram tanaman, usahakan supaya air yang Anda berikan sudah
mencukupi kebutuhan tanaman. Tandanya ialah air tersebut sudah keluar dari
lubang pot.
2. Kelembaban
Kebanyakan
tanaman hias membutuhkan tingkat kelembaban yang cukup. Untuk melihat apakah
kelembaban udara sudah cukup atau belum, Anda bisa memeriksa kondisi tanaman
tersebut. Jika ditemukan bagian daun yang mengering atau terdapat bintik-bintik
berwarna cokelat, Anda harus menambahkan tingkat kelembaban udaranya.
3. Pencahayaan
Tidak
semua tumbuhan bisa bertahan hidup di ruangan yang memiliki pencahayaan minim.
Beberapa tumbuhan tersebut akan tumbuh dengan baik di lingkungan yang terbuka
untuk dapat melangsungkan proses fotosintesis. Jika Anda ingin menaruh tanaman
di dalam rumah, usahakan Anda mengeluarkannya sebentar ketika pagi hari.
4. Kesuburan
Selain
cahaya, udara, dan kelembaban, tanaman juga memerlukan bahan organik sebagai
makanannya. Pastikan Anda memberikan pupuk organik secara berkala, minimal
setiap 3 bulan sekali. Bila dibutuhkan, Anda juga perlu mengganti media tanam
tersebut agar senantiasa memiliki tingkat keasaman yang normal.
5. Kebersihan
Semua
makhluk hidup akan hidup sehat apabila kondisi fisiknya bersih. Begitu pula
dengan tanaman. Tumbuh-tumbuhan yang selalu bersih bakal terhindar dari
serangan hama dan penyakit. Penampilan tanaman pun akan terlihat lebih indah.
Anda bisa membersihkan setiap helai daun tanaman hias tadi menggunakan air.
6. Hama
Tanaman
hias tidak terlepas dari gangguan hama. Usahakan letakkan tanaman di tempat
yang aman. Lakukan tindakan pengendalian secara alami terlebih dahulu dengan
membuang hama-hama seperti ulat, kumbang, semut, atau rayap yang dijumpai di
sekitar tanaman.
7. Pot
Perhatikan
kesesuaian antara ukuran pot dengan tanaman. Ganti pot tersebut secara berkala
sesuai ukuran dan umur tanaman. Dengan menggunakan pot yang tepat, maka
pertumbuhan tanaman pun dapat berlangsung sempurna karena kebutuhan air dan
nutrisinya tercukupi dengan baik.
8. Pemangkasan
Pemangkasan
bertujuan untuk merapikan struktur tanaman sekaligus meremajakannya. Tanaman
yang dipangkas secara teratur terbukti mempunyai pertumbuhan yang lebih baik.
Pemangkasan dilakukan pada bagian-bagian tanaman yang mati, kering,
berpenyakit, atau pun rusak.
9. Pupuk
Disarankan
untuk menggunakan pupuk organik sebagai sumber nutrisi tanaman miliki Anda.
Cobalah menggunakan kotoran ayam yang telah matang atau sampah dari dedaunan.
Berikan pupuk alami ini paling tidak setiap 3 bulan sekali.
10. Pengaturan
Agar
tampilan tanaman-tanaman kepunyaan Anda tampak semakin indah, cobalah mengatur
posisinya sedemikian rupa. Letakkan tanaman yang pendek di posisi paling depan
diikuti oleh tanaman-tanaman yang ukurannya lebih tinggi. Bila perlu, Anda pun
dapat menggantungkan pot-pot yang berisi tanaman rambat.
Source:
pakarbudidaya.blog - Zaenal Abidin








0 comments:
Post a Comment