bangsamandiri.com - Sahabat sehat, gigi
berlubang (karies) merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling
sering terjadi. Tak jarang kita menjumpai anak-anak maupun balita sudah banyak
terdapat gigi berlubang, terutama jika si anak malas menjaga kebersihan rongga
mulutnya.
Gigi berlubang pada anak yang terjadi hampir di
semua gigi dan proses terjadi hanya memperlukan waktu yang sangat cepat dan
biasanya lubang giginya sudah mencapai pulpa sering disebut dengan karies
rampan.
Gigi dapat berlubang tentu saja dipengaruhi oleh
berbagai hal. Gigi menjadi berlubang karena adanya aktivitas dari bakteri di
dalam rongga mulut dari sisa-sisa makanan yang tertinggal pada gigi jika gigi
tidak dibersihkan. Bakteri tersebut akan menempel pada permukaan gigi dan
memproduksi asam.
Asam tersebutlah yang akan menggerogoti lapisan
email gigi yaitu lapisan terluar dari gigi sehingga menghasilkan lubang-lubang
kecil yang jika dibiarkan akan menjadi bertambah besar.
Karies rampan biasanya terjadi pada gigi susu anak
dan terjadi pada beberapa gigi sekaligus, termasuk gigi yang tidak rentan
terhadap karies pun bisa terkena pada kasus karies rampan ini, seperti misalnya
gigi depan bawah. Karies rampan ini paling sering terjadi pada anak-anak usia
di bawah 5 tahun.
Anak yang memiliki karies rampan biasanya mengalami
kesulitan dalam pengunyahan karena giginya akan terasa sakit jika digunakan
untuk makan, akibatnya anak akan lebih cenderung mengemut makanan yang justru
malah dapat memperparah terjadinya karies rampan.
Karies rampan ini dapat terjadi karena anak kurang
bisa menjaga kebersihan rongga mulutnya, kebiasaan menyusu selama tidur,
kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman manis, dan juga kebiasaan mengemut
makanan terlalu lama.
Karies rampan dapat dicegah dengan menjaga
kebersihan rongga mulut anak yaitu dengan membersihkan gusi, lidah, pipi bagian
dalam serta gigi dengan menggunakan kasa basah yang dililitkan pada jari
telunjuk ibu setelah memberi makan dan susu pada anak.
Jika anak sudah cukup besar, ajarkan anak untuk
rajin menyikat gigi dan flossing tentu
saja dengan pantauan dari orang tua. Jangan biarkan anak tertidur sambil minum
susu atau minuman manis lainnya.
Ajarkan anak untuk mengunyah makanannya bukan untuk
diemut terlalu lama di dalam mulut dan biasakan anak untuk menyikat gigi
setelah makan makanan manis, paling tidak dapat berkumur dengan air putih.
Jangan lupa untuk rutin memeriksakan gigi anak ke dokter gigi anak sejak dini.
Perawatan pada karies rampan dapat dilakukan dengan
menghilangkan rasa nyeri pada gigi anak baik dengan obat-obatan lokal ataupun
obat oral. Setelah rasa nyeri mulai hilang, gigi dapat dibersihkan untuk
membuang semua jaringan gigi yang telah membusuk.
Hal ini dilakukan untuk menghentikan perkembangan
bakteri dalam gigi dan proses karies pun dapat terhenti. Selain itu, pola makan
anak juga harus diperhatikan dengan mengurangi makanan dan minuman yang manis.
Source:
yankes.kemkes.go.id - drg. Diah Ajeng Purbaningrum, MDSc., Sp.KGA








0 comments:
Post a Comment