bangsamandiri.com - Air adalah kehidupan,
begitu pepatah lama mengungkapkan. Tidak berlebihan, sebab sebagai komponen
penting, keberadaannya sangat mutlak dibutuhkan.
Anehnya,
pemenuhan air bersih di Indonesia
tetap menjadi masalah, Ini menunjukan jumlah ketersediaan air bersih tidak
sebanding dengan penggunaannya.
Sistem pipanisasi (Air Perusahaan
Air Minum) yang diterapkan, hanya
cukup untuk mengaliri rumah tangga di
beberapa rumah di Indonesia, selebihnya harus mengambil air tanah guna
mencukupi kebutuhan akan air. Di Jakarta misalnya, kebutuhan air bersih untuk
rumah tangga dicukupi dari air tanah.
Nah, bisa Kita bayangkan apa yang akan terjadi bila
secara beramai-ramai setiap hari Kita menggunakan air tanah tanpa kendali? Besarnya volume pengambilan air tanah ini
tentu saja akan menimbulkan dampak negatif.
Selain dapat menurunkan tingkat permukaan tanah,
menurunnya debit air tanah akan mampu mempercepat intrusi air laut ke daratan.
Artinya, kandungan air tanah akan berubah menjadi air laut yang tidak layak
konsumsi.
Yang lebih mengerikan lagi jika penurunan permukaan
tanah sudah lebih rendah dari permukaan air laut, maka potensi terjadi
tenggelam sangat besar.
Melihat dampaknya yang tidak bisa dianggap sepele,
akan lebih baik jika sedari dini Kita peduli untuk membantu menjaga kelestarian
alam dari kerusakan yang serius. Lantas
hal apa yang bisa Kita lakukan.
Banyak Hal-Hal
Sederhana Yang Sebetulnya Dapat Kita Lakukan Untuk Mulai Menghemat Penggunaan
Air Bersih Di Rumah Anda Antara Lain:
1. Manfaatkanlah air
secara optimal, selalu merawat dan tidak membiarkan jalur pipa bocor.
Perbaiki segera jika terdapat kebocoran instalasi pipa air minum di rumah Kita.
Jangan
membiarkan kran air menyala terus ketika Kita sedang menyikat gigi, cuci muka,
atau bercukur, mencuci piring dan lainnya. Satu menit Kita membiarkan kran air
terbuka, setidaknya 5 liter air terbuang percuma.
2. Gunakanlah Ember Penampung Air Ketika Sedang
Mencuci Mobil Atau Motor, sehingga tidak menghambur-hamburkan air yang
terus mengucur dari selang. Kalaupun tetap ingin menggunakan selang, matikan
air saat menyabun dan baru nyalakan saat akan membilas. Seperempat jam menutup
kran, Kita turut menghemat puluhan liter air.
3. Memasang Pancuran
Air Di Kamar Mandi Kita Dan Mengurangi Mandi Dengan Menggunakan Gayung Air
Terlebih Dengan Cara Berendam. Penggunaan pancuran tiga kali lebih hemat
dari pada menggunakan gayung atau berendam.
4. Tidak Menggunakan Air Bersih Ketika Menyiram
Halaman Atau Tanaman. Gunakanlah Limbah Air Rumah Tangga Yang Tidak Terlalu
Kotor.
Upayakan
untuk membuat sumur resapan air di tempat tinggal Kita untuk mengganti air yang
Kita konsumsi. Hindari menghabiskan semua lahan pekarangan dengan disemen, ini untuk mempertahankan air
hujan dapat meresap langsung kedalam tanah.
Nah, tentu saja masih banyak hal yang dapat Kita
lakukan untuk menambah tips berhemat air bersih.
Selain berandil menyelamatkan lingkungan,
penghematan air juga berdampak positif terhadap pengeluaran rutin Kita untuk
membayar tagihan air bersih di
rumah Anda.
Akhirnya, ayo Kita bertindak! Ajak warga masyarakat disekitar Anda, untuk
hemat air bersih, karena sekecil apapun tindakan, Kita telah ikut
menyelamatkan bumi.
Source: naturologyesa.word - Isnen Anisa








0 comments:
Post a Comment