Bupati Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Pelunasan Biaya Kesehatan dan PKL

BLORA (SUARABARU.ID) - Bertempat di lobi Center Point Setda Blora, Bupati  menyerahkan bantuan sosial dari Baznas Kabupaten Blora kepada sejumlah masyarakat yang berhak. Jumat pagi (30/07/2021)

Didampingi Wakil Ketua II Baznas bidang Pentasyarufan, Nur Rohim, penyerahan dilakukan Bupati secara simbolis kepada perwakilan penerima. Diantaranya perwakilan keluarga Supratno korban kebakaran Desa Bradag Ngawen menerima bantuan Rp 10 juta.
 
Kemudian keluarga Suwarto korban kebakaran Desa Kalangrejo Kunduran juga menerima bantuan Rp 10 juta, masing-masing didampingi Kepala Desanya.

Selanjutnya bantuan pelunasan biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD). Yakni pelunasan 2 pasien kurang mampu di RSUD Blora senilai Rp 5,14 juta, dan pelunasan 5 pasien kurang mampu di RSUD Cepu senilai Rp 13,74 juta.

Terakhir adalah bantuan paket sembako senilai senilai Rp 7,05 juta untuk 47 PKL Taman Tuk Buntung yang diterimakan kepada Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariyadi. Untuk kemudian dibagikan kepada para PKL.

Wakil Ketua II Baznas bidang Pentasyarufan, Nur Rohim menjelaskan bahwa penyaluran ini berdasarkan surat permintaan bantuan yang masuk ke Baznas melalui proses verifikasi hingga cek lapangan

“Penyaluran ini kita lakukan atas arahan Bapak Bupati dan berdasarkan surat permintaan bantuan yang masuk ke Baznas melalui proses verifikasi hingga cek lapangan,” ucap Nur Rohim.

Sementara itu, Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. mengatakan bahwa bantuan ini berasal dari seluruh ASN Kabupaten Blora yang dihimpun Baznas dan disalurkan kepada yang berhak. 

“Terimakasih kepada seluruh ASN Blora yang telah menyalurkan zakatnya ke Baznas. Hari ini kita salurkan untuk saudara-saudara kita yang habis tertimpa musibah kebakaran, yang kesulitan membayar biaya rumah sakit, dan PKL. Semoga semuanya sehat selalu, berkah, manfaat bagi penerima, aamiin,” ucap Bupati.

H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini lantas menyampaikan salah satu pasien yang dibantu biaya rumah sakitnya adalah keluarga almarhum Sunoto (29th) dari Desa Temulus.

“Sunoto sebelumnya sakit saat menjalani hukuman tahanan di Rutan Blora karena terjerat kasus pidana. Namun karena sakitnya parah, setelah mendapatkan perawatan di RSUD Blora, jiwanya tidak tertolong dan menyisakan sejumlah biaya perawatan yang harus dilunasi. Karena keluarganya kurang mampu maka kita bantu dari Baznas,” tambah Bupati.

Pada kesempatan itu, Sujirah, istri dari Suwarto keluarga korban kebakaran dari Desa Kalangrejo Kecamatan Kunduran yang menerima bantuan, mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajarannya.

“Maturnuwun Pak Bupati, Baznas, dan Pak Kades yang sudah memberikan banyak bantuan hingga saya bisa datang langsung ke kantor Pak Bupati ini. Semoga bantuannya bisa kami manfaatkan untuk memperbaiki rumah. Maturnuwun sanget,” ungkapnya singkat. 

Untuk diketahui, usai penyerahan bantuan  secara simbolis oleh Bupati, dilanjutkan proses penandatanganan berita acara dengan Baznas Kabupaten Blora. (Red)
Share:

Bupati Blora Serahkan Ranperda RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021-2026 Kepada DPRD


BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM., mengikuti Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyerahan Rancangan Peraturan Daaerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Blora Tahun 2021-2026, dirangkaikan dengan pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Blora di Ruang Rapat DPRD Kab. Blora, Kamis (29/07/2021).

Agenda terlebih dahulu diawali dengan pengambilan sumpah janji PAW oleh Ketua Ketu DPRD Kab. Blora kepada Saeful Arifin, S.T., yang menggantikan Muchlisin, S.H.I sebagai anggotan DPRD Kab. Blora dari Partai Persatuan Pembangunan. Pergantian Muchlisin, S.H.I dikarenakan yang bersangkutan meninggal dunia.

“Atas dilantiknya Saudara Saeful Arifin, S.T., saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, mengucapkan Selamat Bertugas di DPRD Kabupaten Blora. Semoga keberadaan panjenengan membawa warna dan semangat baru untuk Sesarengan mBangun Blora," ungkap Bupati Blora.

Sebelum melakukan penyerahan Buku Raperda, Bupati Blora membacakan sambutan terlebih dahulu dihadapan para anggota dewan.

“Kami serahkan Raperda tentang RPJMD Kabupaten Blora tahun 2021-2026 kepada Ketua DPRD Kabupaten Blora beserta anggota dewan agar segera dilakukan pembahasan kemudian disetujui bersama, sehingga penetapan Raperda tentang RPJMD Kabupaten Blora tahun 2021-2026 dapat dilaksanakan tepat waktu dan sesuai peraturan yang berlaku. Sehingga proses pembangunan bisa segera dilaksanakan," terangnya

Lanjut H. Arief Rohman, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 dan Rencanan Kerja Pemerintah Daerah pasal 69 bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD kepada DPRD paling lambat 90 (sembilan puluh) hari kerja setelah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilantik.

“Adapun Kepala Daerah menetapkan Raperda tentang RPJMD yang telah dievaluasi Gubernur menjadi Peraturan Daerah tentang RPJMD paling lambat 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilantik, lanjut Bupati.

Pada kesempatan ini Bupati Blora meminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menurunkan penyabaran Covid-19 terutama di Kabupaten Blora yang angkanya semakin hari menurun dan tetap berdoa semoga Kabupaten Blora bisa turun menjadi level 2.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blora, HM. Dasum SE, MMA mengungkapkan Pemerintah Daerah menyusun Raperda Kabupaten Blora tentang RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021 - 2026, dan pada hari ini rancangan Peraturan Daerah dimaksud akan diserahkan kepada DPRD.

“Dengan telah diserahkan buku tersebut, maka kami meminta kepada Anggota Dewan untuk segera melakukan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah dimaksut," ungkapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda, Sekda, kepala OPD terkait, dan anggota DPRD Kabupaten Blora. (Red)

Share:

Keliling Tinjau Vaksinasi, Bupati Blora Dorong Partisipasi Masyarakat Meningkat


BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K., dan Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf. Andy Soelistyo KP, S.Sos., M.Tr (Han), pada Selasa siang (27/07/2021) melaksanakan roadshow tinjauan vaksinasi Covid-19 di sejumlah lokasi.

Lokasi pertama tinjauan vaksinasi dilakukan Bupati dan Forkopimda di Graha Bethany dengan pembukaan gerai vaksinasi Presisi oleh Polres Blora.

“Kami sampaikan kepada Bapak Bupati dan rombongan, vaksinasi di Graha Bethany ini terbuka untuk umum dan berlangsung selama 4 hari, mulai hari Kamis dan ini hari terakhir dengan total sasaran 1214 orang. Kami berterimakasih atas bantuan jajaran Polres Blora dalam pelaksanaan vaksinasi ini," ucap Esther Srimining selaku penanggungjawab vaksinasi.

Menanggapi hal tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan ajakan kepada seluruh warga masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi.

"Terimakasih Bu Esther dan teman-teman yang berkenan menyediakan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi. Dan kepada bapak/ibu serta anak-anak yang menerima vaksin, jangan takut untuk di vaksin karena ini aman dan dapat meminimalisir dampak terpapar Covid19. Mari bersama - sama kita perangi sebaran virus ini dengan mengikuti vaksinasi," ajak Bupati

Rombongan kemudian bergerak menuju lokasi kedua di Desa Gunungan Todanan, Kecamatan Todanan yang menjadi salah satu daerah wilayah Blora yg masuk zona oranye.

Disini Bupati dan rombongan melihat kurangnya animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dan mempertanyakan kendala yang dihadapi oleh Kepala Desa dimana tingkat partisipasi warga nya masih rendah.

"Bu Kades, untuk meningkatkan partisipasi warga Bu Kades bisa mengajak alim ulama atau sesepuh pini sepuh Desa Gunungan untuk ikut vaksinasi. Dan tolong Pak Babinsa dapat door to door mengajak peran serta masyarakat, kalau perlu diantar jemput Pak," saran Bupati.

Kades Gunungan, Endang Karsinem pun menyatakan kesiapannya melaksanakan saran dan arahan Bupati dan mendorong warga desanya untuk mengikuti vaksinasi. Dimana dari sekitar 400 target vaksinasi, baru ada 49 warga yang hadir.

Tinjauan berikutnya, dilaksanakan Bupati dan rombongan ke Puskesmas Todanan dan menyapa masyarakat umum yang antusias mengantri untuk vaksinasi. Tidak hanya orang dewasa namun juga para pelajar.

"Bapak/ibu dan anak-anak usia diatas 12 tahun, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora matur nuwun bpk/ibu dan anak-anak kersa di vaksin. Ini semua sebagai ikhtiar kita untuk memerangi persebaran Covid19. Semoga semuanya sehat dan dijauhkan dari paparan virus ini," kata Bupati.

Data yang masuk sasaran vaksin di UPTD Puskesmas Todanan pada hari kedua berjumlah 250 orang meningkat dari hari sebelumnya 170 orang.

Lokasi vaksinasi berikutnya yang menjadi fokus monitoring adalah PT. GMM yang bekerjasama dengan Kodim 0721/Blora melalui Rumkitban (DKT) Wira Husada Blora dengan total sasaran 500 orang. Rombongan diterima oleh Direktur Keuangan dan SDM PT. GMM Bapak Agus Susatya.

"Matur nuwun atas kerawuhan Pak Bupati dan rombongan. Pelaksanaan vaksinasi disini, kami bekerjasama dengan DKT, matur nuwun Pak Dandim sudah memfasilitasi dan sasaran kami sebanyak 500 orang, karyawan dan keluarga. Sehingga harapan kami, tenaga kerja kami dijauhkan dari paparan virus Covid19," kata Agus.

Bupati menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi di desa-desa dengan sinergi bersama TNI-Polri.

"Alhamdulillah..pelaksanaan vaksinasi beberapa wilayah di Todanan sudah berjalan baik, tidak berkerumun dan sesuai dengan protokol kesehatan. Dan masih perlu ditingkatkan partisipasi warganya. Ini semua sebagai upaya kita bersama memerangi Covid19," ucap Bupati.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd, M.Kes, MH menyampaikan update capaian vaksinasi per 26 Juli kemaren. Menurutnya total vaksinasi dosis 1 sudah 14,6% dan dosis kedua 7% dari total 715.441. (Red)

Share:

Blusukan Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Blora bagikan Bansos untuk Warga Miskin

BLORA - Bhabinkamtibmas Desa Beganjing Polsek Japah Polres Blora Polda Jawa Tengah Aipda Nur Adib bersama Babinsa Koramil Japah Koptu Mulyamah menyalurkan bantuan sosial berupa paket beras dari pemerintah kepada warga miskin terdampak Covid-19, Selasa, (27/07/2021).

Penyerahan bantuan sosial tersebut adalah salah satu perhatian dari pemerintah kepada masyarakat miskin yang terdampak oleh Covid-19, salah satunya adalah dengan adanya perpanjangan PPKM.

Adapun saat ini diwilayah desa Beganjing telah dibagikan 15 paket sembako oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Japah AKP Yuliyanto,SH membeberkan bahwa penyerahan bansos dari pemerintah akan terus dilakukan hingga PPKM selesai.

"Pembagian bansos ini dilakukan serentak diseluruh Polsek Polsek, dan dalam penyalurannya kami gandeng Babinsa dan aparat pemerintah desa sehingga bisa tepat sasaran," beber Kapolsek Japah.

Pembagian bansos dilakukan dengan sistem door to door, sehingga tidak menimbulkan kerumunan masyarakat. "Untuk pembagian bansos, kita lakukan dengan sistem door to door. Sehingga tidak ada kerumunan," tandasnya.

Siti, salah satu warga penerima bantuan mengaku senang dan mengucapkan terima kasih.

"Alhamdulilah terima kasih atas bantuannya pak, harapannya semoga virus ini segera sirna. Sehingga bisa bekerja seperti biasa," kata Siti (Redaksi)
Share:

Pembangunan Gedung Radiologi dan Laboratorium RSUD harus On The Track

BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM pada Senin (26/07/2021) juga mengikuti rapat koordinasi refocussing anggaran dan pemaparan progres pembangunan gedung radiologi dan laboratorium kesehatan di Aula RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati, dr. Nugroho Adiwarso, Sp.OG, selaku Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini kondisi RSUD ketersediaan oksigen dan obat-obatan masih dalam kategori aman.

“Kami laporkan kepada Bapak Bupati dan ibu Wabup bahwa saat ini ketersediaan oksigen masih aman dan kami benar-benar selektif untuk penggunaannya, hanya untuk pasien dengan kategori berat. Obat-obatan untuk pasien Covid-19 juga masih tersedia, sesuai dengan stok dari Kementerian Kesehatan,” lapornya.

“Dari 100 tempat tidur, terisi 47 bed dan hari ini yang pulang dinyatakan sembuh 4 orang. Dan anggaran penanganan Covid19 di RSUD sudah terserab 70,58%,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Bidang Penunjang RSUD drg. Willys Yuniarti, MM, selaku PPKom memaparkan progress pembangunan gedung radiologi dan laboratorium yang baru selesai tahap pemancangan di 136 titik.

“Untuk progres pembangunan gedung radiologi dan laboratorium, awalnya kami ada sedikit kendala dengan kontraktor tapi syukur Alhamdulillah sudah terselesaikan. Dan saat ini tahap pemancangan 136 titik sudah terselesaikan. Selanjutnya, kami mohon bimbingam dan arahan dari Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati," papar drg. Willys.

Menanggapi hal itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menyampaikan arahan agar pihak RSUD dan kontraktor bisa menjalin komunikasi yang baik sehingga proyek pembangunan gedung yang bersumber anggaran DAK Pusat ini dapat berjalan dengan lancar.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah memberikan bantuan pembangunan gedung ini. Pesan saya, selain kita fokus penanganan Covid-19, namun pembangunan ini juga harus tetap jalan on the track. Tolong Pak Direktur dan kontraktor meningkatkan komunikasi sehingga kendala-kendala di lapangan dapat terselesaikan. Karena proyek ini menggunakan anggaran DAK dari Pusat (APBN). Semoga lancar dan bisa untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Bupati.

“Karena lokasinya mepet, dan dibangun menjadi 4 lantai. Maka keselamatan pekerja juga harus diutamakan. Maksimalkan potensi pekerja lokal kita, dan saya minta agar seluruh pekerja proyek divaksin, jika ada yang belum tervaksin. Agar bisa meminimalisir penularan virus Covid-19. Semua aman dan sehat,” tegasnya.

Setelah mendengar paparan, Bupati, Wabup dan peserta rakor berkesempatan meninjau lokasi pembangunan gedung radiologi dan laboratorium yang berada di belakang IGD dan bersebalahan dengan Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU).

“Selama proses pembangunan pasti akan mengganggu lingkungan. Kami mohon maaf kepada pihak gereja dan pasien lainnya. Kami minta agar pelaksana proyek tetap menjunjung tinggi sosial lingkungan. Gandeng Polres dan Kejaksaan Negeri untuk ikut mengawal pelaksanaannya agar tidak ada penyelewengan,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, proyek pembangunan Gedung Radiologi dan Laboratorium Kesehatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus APBN 2021 melalui Kementerian Kesehatan kepada RSUD Blora. Nilai kontrak sebesar Rp 23,19 miliar dengan pelaksana KSO PT. Cihko Karya Pratama dan PT. Chimarder 777 K50, dan masa kontrak hingga pertengahan Desember 2021.

Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kab. Blora, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, jajaran Dinrumkimhub dan jajaran DPUPR. (Red)
Share:

Rakornas Penanganan Pandemi dan Pelaksanaan PPKM Level-4 Jawa Bali, Bupati Berharap Blora Bisa ke Level-2

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., dan jajaran Forkopimda pada Jumat siang hingga petang (23/07/2021) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional tentang penanganan pandemi yang dipimpin Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Dilanjutkan rapat evaluasi pelaksanaan PPKM Level-4 Jawa Bali yang dipimpin Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. 

Pada rapat pertama, Wapres Ma'ruf Amin meminta agar seluruh kepala daerah bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Dengan mendorong Kementerian Kesehatan agar distribusi vaksin terus dilakukan. 

"Selain meningkatkan testing, tracing, dan treatment, vaksinasi harus terus kita lakukan. Seperti di Jawa Tengah ini capaian vaksinasi di beberapa Kabupaten masih rendah, tolong untuk terus ditingkatkan. Jika ada kendala vaksin atau SDM nakes nya tolong disampaikan," ucap Wapres.

Wapres juga meminta agar database penyaluran bantuan sosial bisa terus di update lewat DTKS dan pembagian bantuan segera dilakukan secara tepat sasaran agar dampak pelaksanaan PPKM bisa diminimalisir. 

Sementara itu, Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat evaluasi PPKM Level-4 Jawa Bali menyampaikan bahwa per 22 Juli kemarin sudah ada perkembangan penurunan mobilitas masyarakat. Namun penurunan angka kasus nya masih perlu untuk terus ditekan dengan meningkatkan testing, tracing dan treatment.

"Kudus itu dulu jadi perhatian dunia, sekarang sudah baik penurunannya. Bisa dijadikan model untuk daerah lainnya," ucap Luhut. 

Pihaknya juga menyoroti masih tingginya angka kematian khususnya yang isolasi mandiri di rumah. 

"Tolong diidentifikasi yang benar. Data isoman harus update untuk dasar kontrol perawatan kesehatannya. Kebanyakan yang meninggal ini, selain pengorbit dan usia 50 tahun ke atas, juga karena belum divaksin dan isolasi mandiri. Kepala Daerah harus mempertimbangkan hal ini, meskipun BOR di rumah sakit turun," tegas Luhut. 

Menurut Luhut, kedepan Pemerintah tidak akan menggunakan diksi relaksasi untuk melonggarkan PPKM agar masyarakat tidak salam paham. Melainkan memakai istilah level mulai level 4, 3, 2  dan 1.

"Perkembangan setiap hari terus kita pantau agar besok Minggu hasilnya bisa disimpulkan dan diumumkan Bapak Presiden pada Minggu petang tentang status level PPKM mulai 26 Juli," tambahnya. 

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyatakan siap untuk terus meningkatkan vaksinasi bekerja sama dengan TNI Polri dengan membuka gerai gerai vaksinasi di Puskesmas dan Desa-Desa. 

"Data isolasi mandiri juga terus kita update. Jangan sampai ada yang telat tertangani. Baru dibawa ke RS ketika saturasi sudah rendah atau sudah sesak nafas, jangan sampai seperti ini," kata Bupati Arief. 

Pihaknya juga mengatakan bahwa saat ini berdasarkan evaluasi pemerintah pusat, Kabupaten Blora masuk kategori level 3. Bupati berharap seluruh warga Kabupaten Blora bisa kompak agar kedepan trend positif terus terjadi. 

"Kita berharap nantinya Blora bisa masuk ke level 2 agar aktifitas masyarakat perlahan bisa kembali normal. Ini perlu kekompakan kita bersama. Semoga kasus nya terus turun, dan yang sembuh naik. Aamiin," ujar Bupati.

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi, Plt.Kepala Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, dan Kabag Hukum Setda Kabupaten Blora. (Red)
Share:

Baznas Blora Salurkan Zakat ASN untuk Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

BLORA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora kembali menyalurkan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada masyarakat kurang mampu yang ada di Blora. Penyerahan kali ini diwujudkan dalam bentuk renovasi rumah tidak layak huni atau bedah rumah kepada tiga warga Blora.

Adapun ketiga penerima bantuan tersebut adalah Sri Mujiatun, warga Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, rumah Winardi, Desa Jatisari, Kecamatan  Banjarejo, dan rumah Musyafa, Desa Trembulrejo, Kecamatan  Ngawen.

Penyerahan bantuan bedah rumah secara simbolis dilakukan oleh Plt. Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Drs. Sugiyanto, M.Si mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si didampingi Wakil Ketua Baznas Kabupaten Blora Nur Rokhim, Jumat (23/07/2021) di lobi Center Point Setda Blora.

Plt Asisten I menyampaikan terimakasih atas peran Baznas yang telah mengelola zakat dari para ASN di Kabupaten Blora.

"Kami mewakili Bapak Bupati menyampaikan terimakasih kepada Baznas Blora yang telah mengelola zakat, infaq, dari ASN yang ada di Blora ini sekitar 7 ribu orang. Alhamdulillah ASN di Blora sudah melaksanakan kewajiban berzakat sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Sugiyanto 

Menurutnya, saat ini kesadaran para ASN untuk menunaikan zakat dan berinfaq semakin tinggi.

Hal tersebut terbukti dengan capaian zakat dan infaq ASN yang dikelola Baznas jumlahnya mengalami peningkatan.

"Informasi terakhir dalam satu bulan mendapat sebanyak 716 juta, ini meningkat dari yang sebelumnya hanya 300 juta sekian. Semoga ini bisa menjadi manfaat untuk saudara-saudara kita diluar sana yang membutuhkan," lanjutnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Blora Nur Rokhim berharap dengan adanya penyerahan bantuan ini nantinya dapat turut membantu dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Blora.

"Bantuan ini diperuntukan bagi masyarakat miskin atau kurang mampu, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu upaya pengentasan kemiskinan. Sebelumnya, bedah rumah dan bantuan-bantuan lainnya juga sudah banyak kami salurkan pada masyarakat kurang mampu," paparnya. 

Lanjut Wakil Ketua Baznas Blora, seperti bulan lalu juga telah melakukan penyaluran bantuan bedah rumah di Kelurahan Ngroto, Kecamatan Cepu. Sedangkan yang diserahkan secara simbolis hari ini baru akan dilakukan besok hari Minggu (25/7/2021). 

Pihaknya berterimakasih atas partisipasi dari ASN di Kabupaten Blora dalam berzakat maupun infaq.

"Bahwa bantuan Baznas ini uangnya dari ASN yang ada di Blora dan kami yang mengelola. Diantaranya kami salurkan untuk Bapak Ibu yang menerima bedah rumah ini," jelas Nur Rokhim. 

"Semoga zakatnya ASN yang ada di Blora ini menjadi zakat yang diridhoi  oleh Allah SWT," pungkas Wakil Ketua Baznas Blora.

Untuk diketahui, para penerima antara lain Sri Mujiatun mendapatkan bantuan senilai 16,8 Juta Rupiah, Winardi senilai 16,5 Juta Rupiah dan Musyafa senilai 15 Juta Rupiah.

Sri Mujiatun (52) warga Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen yang pada pagi itu menerima bantuan bedah rumah dari Baznas Kabupaten Blora mengatakan bahwa saat ini dirinya bertempat tinggal bersama dengan seorang anak perempuannya.

Sebelumnya, ia sehari-hari menyambung hidup dengan berjualan gorengan yang dititipkan di warung-warung sekitar. Namun kini dengan situasi pandemi ini dirinya tak lagi berjualan, sehingga sehari-hari ia dibantu anaknya untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Sri bersyukur, karena telah memperoleh bantuan bedah rumah tersebut. Ia berharap agar nantinya dengan bantuan tersebut, Ia dan anaknya dapat hidup lebih layak, imbuhnya.

"Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapat bantuan bedah rumah ini. Terimakasih Baznas dan Pemkab Blora, rumah bantuan yang akan kami tempati ini nanti akan kami rawat dengan baik" ucap Sri. 

Penyerahan bantuan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dann diikuti oleh peserta terbatas. Turut hadir dalam penyerahan tersebut Kepala Desa Trembulejo dan Lurah Ngawen, Kecamatan Ngawen. (Red)
Share:

Sidomulyo menjadi Model Desa Binaan "Pengentasan Kemiskinan" dari IAIN Pekalongan

BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, pada Rabu malam melakukan diskusi secara virtual ‘Ngobrol Bareng’ dengan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, Zaenal Mustakim, dari tempat masing-masing. 

Agenda diskusi tersebut membahas tindaklanjut kerjasama di bidang pendidikan maupun pendampingan desa. Salah satunya melalui rencana pendampingan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo sebagai modelnya atau pilot project perdana. Sekaligus untuk menyerap masukan-masukan dari Kepala OPD Pemkab Blora terkait untuk mematangkan rencana. (21/07/2021)

Sebelumnya, implementasi kerjasama di bidang pendidikan sudah mulai dilaksanakan.

“Sebagai bentuk tindak lanjut Mou Pemkab dengan Pak Rektor, kita sudah mewujudkan dalam bentuk konkret, yang pertama, terkait penerimaan mahasiswa yang nanti akan kita fasilitasi bersama Pak Rektor juga. Supaya anak-anak Blora bisa kuliah di IAIN Pekalongan” ungkap Bupati. 

Selain di bidang pendidikan, Bupati berharap, agar IAIN Pekalongan juga dapat membimbing desa-desa yang ada di Kabupaten Blora agar mereka bisa bangkit dan lebih maju. Mengingat jumlah desa yang dikategorikan miskin di Blora terbilang cukup banyak.

“Selain beasiswa, kami ingin Pak Rektor, untuk bisa dibimbing dan dibantu terkait pendampingan desa-desa yang ada di Kab. Blora. Kita ingin fokus, sebagai awal umpamanya disepakati dengan Desa sidomulyo, Kecamatan Banjarejo yang juga kampung halaman Pak Rektor,” ucapnya. 

Disampaikannya, Desa Sidomulyo merupakan pedesaan yang berada didaerah pinggiran hutan. Dalam catatan Bappeda maupun Dinas Sosial, Desa Sidomulyo merupakan salah satu desa miskin.

“Kita ingin Desa Sidomulyo ini menjadi percontohoan, prototype, dalam satu kecamatan ada satu desa yang didampingi perguruan tinggi dalam hal ini IAIN Pekalongan” harap Bupati. 

"Tentunya, dengan bersinergi dengan  kades dengan para pihak lain yang bisa digandeng untuk “keroyok” ramai-ramai menagtasi permaslahan di Sidomulyo yang sekarang tercatat sebagai desa miskin, nantinya agar bisa kelaur dari kemiskinan” sambungnya

Sementara itu Rektor IAIN Pekalongan, Zaenal Mustakim mengungkapkan, bahwa pihaknya siap mendukung Pemkab Blora dengana melakukan pendampingan di Desa Sidomulyo.

“Kita mencoba akan mengimplementasikan MoU yang kedua yaitu untuk penelitaian dan pengabdfian masyarakat, Kita akan membuat dua tim yang akan di Sidomulyo kalau bisa Agustus atau September ini diterjunkan, itu tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, " ungkapnya

Rencananya, untuk mahasiswa akan ada KKN tematik di desa tersebut dan untuk dosen akan melakukan pengabdian masyarakat. Rencananya pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Yang ini tidak akan cukup dalam satu tahun, ini kita rencananya akan dua tiga tahun berturut-turut disana” jelasnya. 

Menindaklanjuti hal tersebut, Imam K. Nafy dari IAIN Pekalongan, memaparkan bahwa konsep pemberdayaan masyarakat dengan membersamai masyarakat. 

“Kita akan membersamai masyaarakat untuk bisa mengetahui potensi yang ada, mendampingi masyarakat untuk melakukan perencanaan yang baik, dan kemudian pengembangan kedepannya” ungkapnya. 

Menurutnya, kegiatan pengabdian tersebut tidak hanya kegiatan pada umumnya saja. Rencananya IAIN akan menjadikan Desa Sidomulyo sekaligus menjadi laboratorium sosial keagamaan. 

Imam menjelaskan, setelah ini tim nya akan melakukan survey pendahuluan ke lapangan melakukan pemetaan sosial, potensi-potensi desa. Baru kemudian melakukan treatment.

“Akhir Agustus atau maksimal awal September inshaallah bisa dimulai untuk eksekusi, sementara ini Desa Sidomulyo akan menjadi pilot projectnya. Kedepannya kalau pandemi ini mereda, kita bisa kirim mahasiswa secara kontinyu ke desa tertinggal yang kita pilih” ungkapnya. 

Berdasarkan data dari Dinas Sosial terdapat 1946 Kepala Keluarga di Desa Sidomulyo. Dari data tersebut, sebanyak 1141 menerima BPNT dari Kemensos dan 564 KK menerima PKH.

Diskusi secara virtual tersebut diikuti oleh Sekda Blora, Kepala Bappeda Blora beserta Kabid, Kepala DInas Sosial P3A Blora, Kepala Dinkominfo Blora, Kepala Dinas Pendidikan Blora, Kepala Dinas PMD Blora, Wakil Rektor IAIN Pekalongan, LP2M IAIN Pekalongan, Camat Banjarejo, Kepala Desa Sidomulyo dan Ketua Bumdes Sidomulyo. (Redaksi)
Share:

TP PKK Blora dan Lintas Organisasi Wanita Gelar “Pray From Home”

BLORA - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Blora bersama dengan lintas organisasi wanita se-Kabupaten Blora melakukan Doa Bersama  dan Istighosah “Pray From Home” secara virtual, Rabu, (21/07/2021) dari Pendopo Bupati Blora.

Doa bersama dan Istighosah tersebut diikuti oleh Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Nur Arafah Yasin, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Hj. Ainia Arief Rohman, Ketua Persit dan Ketua Bhayangkari Blora, dan lintas organisasi wanita se-Kabupaten  Blora.

Bupati Blora mengapresiasi TP PKK Kabupaten Blora yang telah melakukan doa bersama dan istighosah pada hari ini. Menurutnya, disamping upaya penanganan covid-19 secara lahiriah yang telah dilakukan, perlu didukung dengan upaya batiniah seperti dengan doa.

“Kita apresiasi TP PKK Kabupaten Blora yang telah berinisiasi untuk menyelenggarakan acara doa bersama “pray from home” dan juga lintas agama ini hadir juga, serta acara istighosah pada siang hari ini. Dalam rangka mendukung upaya lahiriah yang sudah kita lakukan, kita juga berupaya berdoa menurut agama kepercayaan masing-masing, kita juga upaya batin,” ungkap Bupati Arief

Bupati mengungkapkan, kegiatan tersebut sekaligus mendoakan agar  masyarakat Blora yang saat ini tengah sakit agar diberi kesembuhan. Termasuk mendoakan masyarakat Blora yang telah meninggal akibat adanya Covid-19 ini.

“Kita berdoa semoga Allah SWT mengabulkan doa kita, agar masyarakat Blora yang sakit segera diberi kesembuhan, yang menjalani isolasi mandiri semoga cepat sembuh, yang di rumah sakit juga cepat sembuh,” harap Bupati

“Dan juga kita berdoa untuk saudara-saudara kita yang sudah mendahului kita, yang meninggal karena covid-19 jumlahnya sekitar 800 orang, semoga diterima disisinya, husnul khatimah dan keluaganya diberi ketabahan,” lanjutnya

Arief berharap agar kedepannya kasus Covid-19 dapat semakin menurun angkanya. Melihat bahwa saat ini Kabupaten Blora perlahan mulai membaik, dari yang sebelumnya pada zona merah kini sudah dua minggu berada pada zona oranye dan masuk level 3. 

Namun demikian, penanganan Covid-19 di Blora akan terus ditingkatkan menjadi lebih baik dan protokol kesehatan akan terus digiatkan, agar kasus Covid-19 semakin menurun.

Sementara itu, Hj. Nawal Nur Arafah Yasin menyambut baik adanya kegiatan doa bersama dan istighosah yang diikuti lintas organisasi wanita di Kabupaten  Blora tersebut.

“Bersama kita lantunkan doa memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat Kab. Blora dan Jawa Tengah pada umumnya diberikan keselamaatan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai ujian dari Allah termasuk melewati masa pandemi covid-19,” terangnya

Hj. Nawal mendoakan agar masyarakat Blora maupun Jawa Tengah yang saat ini tengah mengalami sakit ataupun terdampak Covid-19 dapat diberikan ketabahan dan kekuatan agar lekas pulih.

“Bagi Saudara-saudara yang diuji dengan sakit ataupun musibah, kita doakan agar  senantiasa pinaringan (diberikan) kekuatan lahir batin dan insyaallah akan mampu melewati ujian ini dengan baik,” katanya

Pihaknya menerangkan bahwa pandemi ini belum bisa diprediksi kapan berakhirnya. Peningkatan kasus Covid-19 pun masih terjadi di berbagai daerah, maka kemudian pemerintah mengambil kebijakan PPKM Darurat untuk menekan kasus.

Termasuk, Gubernur Jawa Tengah telah mengambil langkah cepat dalam penanganan covid-19 diantaranya dengan menerbitkan Instruksi Gubernur  Jawa Tengah No 1 tahun 2021 tentang Percepatan Penaggulangan Lonjakan Kasus Covid-19.

“Semoga Allah SWT selalu melindungi meridhoi dan memudahkan usaha kita melewati tantangan pandemi ini, terimakasih Bapak Bupati Blora untuk dedikasi dan kerja keras unntuk masyarakat Blora,” pungkasnya

Pada kesempatan itu, Hj. Ainia Arief Rahman menyampaikan bahwa TP PKK, DWP dan organisasi wanita lainnya selalu siap mendukung pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19. 

Selain itu, juga aktif memberikan dukungan pada nakes, relawan, masyarakat yang terdampak sosial-ekonominya, menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan, terlibat aktif dalam menyukseskan Jogo Tonggo yang ada di Kab Blora, serta berbagai kegiatan lainnya.

Ketua TP PKK Blora tersebut juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berdoa, agar pandemi ini segera usai. Juga mendoakan masyarakat Kabupaten Blora yang tengah berjuang menghadapi pandemi ini.

“Mari satukan hati dan jiwa bersama-sama mohon ampun, dari salah dan dosa. Mari kita mengetuk pintu langit,  Mari kita matur dan minta kepada Allah SWT agar Pandemi segera dilenyapkan dari muka bumi,” ungkapnya 

Kegiatan doa bersama dan istighosah tersebut berlangsung secara khusyuk. Acara dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati dengan jumlah peserta terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Sedangkan, ribuan peserta lainnya mengikuti gelaran doa dari rumah masing-masing secara virtual zoom meeting maupun live streaming. (Red)
Share:

Bupati Blusukan Serahkan Bantuan ke Lansia Perajin Caping Gunung

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, pada Senin siang (19/07/2021) melakukan aksi blusukan berupa pembagian bantuan kepada warga kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19. Salah satunya adalah Mbah Marsi (77th) warga Dukuh Bangking, RT 03, RW 03, Kelurahan Tambahrejo.

Mbah Marsi yang di usia senjanya masih produktif sebagai perajin caping gunung ini merasa senang ketika didatangi Bupati dan menerima bantuan.

“Ndik dalu saya mimpi gendong bocah cilik, lha kok malam didatangi Pak Bupati. Seumur-umur nembe niki kula ngertos Bupati. Semoga Bapak Bupati dan rombongan sehat, kathah rejekine, lan mundak bayarane,” ucap Mbah Marsi dengan logat polosnya.

Selanjutnya Mbah Marsi mengaku sehari-hari di rumah sendirian. Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, ia membuat kerajinan anyaman topi aping gunung.

“Nggih ndamel caping niki, sekawan dinten dados setunggal. Disade 22 ewu. Alhamdulillah lha niki malah diparingi bantuan saking Pak Bupati. Maturnuwun, mugi-mugi koronane enggal ilang. Sehat kagem Pak Bupati, Pak Gubernur dan Pak Presiden Jokowi,” tambah Mbah Marsi.

Pada kesempatan ini, Bupati Arief Rohman menyerahkan bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak dan telur. Selain itu ada uang tunai dari program bantuan JPS tahap II 2021 sebesar Rp300.000,-.

“Tetap semangat nggih Mbah. Jenengan yuswa 77 taksih sehat ngeten. Mugi-mugi sembako lan artonipun saged ngge bantu kebutuhan sehari-hari. Semoga Mbah Marsi sehat terus,” ucap Bupati.

H. Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief ini pun mempromosikan kerajinan caping gunung karya Mbah Marsi. Salah satu caping yang belum jadi dicoba dikenakan dan ternyata pas.

“Besok kalau sudah jadi kita larisi nggih Mbah. Ayo warga Blora yang butuh caping bisa datang ke Bangking sini. Ketemu Mbah Marsi. Ternyata disini pusat kerajinan caping gunung,” tambah Bupati.

Selain ke Mbah Marsi, bantuan yang sama juga diserahkan Bupati ke rumah Mbah Joyo Gudel yang masih tetangga Mbah Marsi. Mbah Joyo Gudel ini juga perajin caping gunung. Ia baru saja genap 100 hari ditinggal istrinya meninggal dunia.

“Sehari-hari nggih ndamel caping niki kalih sadeyan warung cilik-cilikan. Maturnuwun Pak Bupati sudah mampir memberikan sembako lan arto. Nek mboten disanjangi niki wau nggih kula mboten ngertos nek niki Pak Bupati. Semoga Pak Bupati dan rombongan sehat sedayanipun,” ungkap Mbah Joyo Gudel. (Red)
Share:

Forkopimda Blora Borong Jagung Rebus, di Tugu Pancasila

BLORA - Jumat sore kemarin, (16/07/2021) sore, Forkopimda Blora,  Bupati H. Arief Rohman,SIP,M.Si, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK bersama Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan Putro,S.Sos, M.Tr.Han melakukan peninjauan lokasi penyekatan di kawasan Tugu Pancasila Blora.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan jalannya PPKM darurat berjalan maksimal. Dalam pemantauan tersebut Bupati, Dandim dan Kapolres Blora berjalan kaki dari Tugu Pancasila menyusuri jalan Pemuda.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa pemantauan penyekatan PPKM darurat sengaja dilakukan sore hari, karena pada sore hari kegiatan masyarakat cenderung meningkat. Dan selama PPKM darurat ini, petugas gabungan telah melakukan pembatasan mobilitas salah satunya adalah dengan penutupan jalur.

"Kita pantau situasi sore ini, untuk petugas gabungan melakukan penyekatan. Kepada warga yang melintas kita imbau agar tinggal dirumah saja, tidak usah keluar rumah jika tidak ada kepentingan," ucap Kapolres Blora.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan bahwa pemberlakuan PPKM darurat dilakukan bukan untuk membatasi mencari nafkah, namun adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Start dari Tugu Pancasila tiga pilar di kabupaten Blora tersebut berjalan ke arah barat menyusuri jalan pemuda. 

Selain memantau situasi, Bupati, Dandim dan Kapolres juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan beberapa pemilik toko dan pedagang kaki lima. Salah satunya adalah berbincang dengan Mashadi, penjual jagung rebus yang biasa berkeliling di wilayah dalam kota Blora.

Mashadi bercerita selama PPKM darurat penjualan jagungnya menurun. Namun demikian ia tetap semangat dan melaksanakan imbauan pemerintah. Dengan seksama Forkopimda mendengar cerita Mashadi. Dan setelah itu Forkopimda memborong jagung godok Mashadi.

Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP, M.Si menyampaikan bahwa aksi borong jagung rebus yang dilakukan bersama Dandim dan Kapolres ini adalah untuk memotivasi para pedagang kaki lima, serta mengajak seluruh ASN untuk membeli di pedagang kaki lima dan warung warung yang ada di sekitar.

"Untuk para ASN, untuk membantu pedagang kaki lima, silahkan dilarisi dan dibeli dagangannya," ucap Bupati Blora.

Mashadi, penjual jagung rebus mengaku senang dagangannya diborong. Bahkan selain diborong dagangannya, Mashadi juga mendapat bantuan berupa paket sembako.

"Terima Kasih Pak Bupati, Dandim dan Kapolres Blora. Alhamdulilah dagangan saya dilarisi dan masih dikasih sembako. Semoga berkah untuk semua," cerita Mashadi.

Sementara itu, Dandim Blora Letkol Andy Soelistyo menyampaikan bahwa pihaknya beserta jajarannya akan terus mendukung Pemkab dan Polres Blora selama pemberlakuan PPKM darurat.

"Kodim 0721/Blora akan terus bersinergi dengan Pemkab ataupun Polres. Dan salah satunya adalah dengan pembagian bantuan sosial sebagai stimulan untuk para pedagang kaki lima dan warga yang terdampak Covid-19," ucap Dandim 0721/Blora.

Untuk diketahui, situasi PPKM di Kabupaten Blora sampai saat ini berjalan aman, lancar dan kondusif. Hal tersebut terpantau dengan tidak adanya konflik ataupun kejadian menonjol di Blora. (Redaksi)
Share:

Bupati Blora bersama Forkopimda Lepas Bansos untuk Warga terdampak Covid-19

BLORA - Forkopimda Blora, Bupati H. Arief Rohman,SIP,M.Si, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK bersama Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan Putro,S.Sos, M.Tr.Han memberangkatkan Bantuan Sosial (Bansos) 
untuk warga terdampak Covid-19 selama pemberlakuan PPKM Darurat, Jumat kemarin, (16/07/2021) sore.

Bantuan tersebut nantinya akan di distribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak secara langsung pandemi covid-19 selama adanya PPKM darurat di kabupaten Blora.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Blora H. Arief Rohman,SIP,M.Si secara simbolis melepas bantuan yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, di masing masing desa atau kelurahan.

Adapun bantuan yang disiapkan dari Polres Blora tersebut adalah berupa paket sembako sebanyak 300 paket, dan di berikan kepada masyarakat yang membutuhkan, atau yang mengalami dampak langsung pandemi covid-19.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengatakan, selain melaksanakan operasi yustisi, tentunya juga perhatian pemerintah, diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19, salah satunya adalah dengan menyalurkan bantuan sosial.

“Pelaksanaannya akan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama dengan tim kelurahan dan Satpol PP. Sasarannya tentunya kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19,” jelas Kapolres Blora.

Harapannya Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta petugas kelurahan yang berada di garda terdepan, bisa mengecek siapa saja masyarakat yang terkena dampak.

Sementara itu Bupati Blora mengajak kepada masyarakat Blora untuk bersama sama menghadapi Covid-19 karena yang paling penting adalah peran serta masyarakat, yaitu dengan disiplin prokes.

“Sementara ini kami mohon kepada warga, untuk tetap di rumah, karena covid masih ada di sekitar kita,” pesan Bupati Blora.

Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI Polri di Blora yang sudah kompak mendukung Pemkab dalam setiap kegiatan. "Kami ucapkan terima kasih kepada jajaran TNI Polri di Blora yang selalu kompak mendukung Pemkab," ucap Bupati Blora.

Sementara itu, Dandim 0721/Blora menyampaikan bahwa bantuan sosial ini adalah salah satu stimulan dan kepedulian pemerintah terhadap warganya, Dandim berharap semoga  bantuan tersebut bermanfaat untuk warga dan Covid-19 segera mereda.

"Di sini kami jajaran TNI Di Blora akan terus kompak dan solid untuk bersama sama dengan Polri mendukung kebijakan pemerintah. Dan bantuan ini semoga bermanfaat," kata Dandim 0721/Blora.

Setelah pemberangkatan secara simbolis, Bupati, Dandim dan Kapolres Blora menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 di sekitar jalan pemuda, seperti untuk para tukang becak, pedagang kaki lima dan pedagang asongan lainnya. (Red)
Share:

Mantab !!! Babinsa bersama Bhabinkamtibmas bantu Warga Sambongrejo dirikan Pos Ronda

BLORA - Bhabinkamtibmas Desa Sambongrejo Polsek Sambong Polres Blora,  Bripka Suliswanto bersama Babinsa Serda Sugeng melaksanakan kerja bakti membantu warga Desa Sambongrejo 
mendirikan pos ronda atau poskamling di wilayah dukuh Blimbing, Jumat, (16/07/2021).

Dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas dan Babinsa membaur bersama warga kompak gotong royong mendirikan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).

Bhabinkamtibmas Desa Sambongrejo Bripka Suliswanto mengungkapkan bahwa pendirian poskamling ini dilakukan atas dasar kesepakatan warga sekitar dan poskamling ini didirikan sebagai tempat berkumpul sekaligus sarana untuk melaksanakan penjagaan keamanan di lingkungan desa setempat.

"Alhamdulilah, warga desa Sambongrejo selalu guyup rukun. Salah satunya seperti di dukuh Blimbing ini, hari ini kita gotong royong mendirikan poskamling," kata Bripka Suliswanto.

Bripka Suliswanto berharap dengan berdirinya poskamling ini diharapkan betul - betul dimanfaatkan oleh warga terutama dalam menjaga keamanan lingkungannya.

"Dengan berdirinya poskamling ini, tentunya warga harus aktif untuk ronda/jaga. Dan harus berkomitmen saat tiba jadwalnya piket ronda maka harus datang," tambah Bripka Suliswanto.

Sementara itu, Babinsa Serda Sugeng mengingatkan kepada warga agar selalu disiplin protokol kesehatan. Hal tersebut wajib dilakukan karena sampai saat ini pandemi Covid-19 masih belum mereda.

"Selain keamanan lingkungan, tak kalah penting adalah penerapan protokol kesehatan. Untuk itu bapak - bapak yang belum memakai masker, dibiasakan setiap keluar rumah memakai masker," jelas Babinsa.

Wakiban, salah satu warga dukuh Blimbing  mengapresiasi keaktifan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di desanya, sehingga berkenan ikut gotong royong.

"Terima kasih pak Bhabinkamtibmas dan pak Babinsa, Alhamdulilah gotong royong pembangunan poskamling berjalan lancar. Selanjutnya jika ronda sudah berjalan, mohon untuk disambangi dan dipantau pak," ucap  Wakiban. (Red)
Share:

MUI Jateng Ajak Umat Muslim Shalat Idul Adha di Rumah

SEMARANG - Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah mengajak umat Islam untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1442 Hijriyah, di rumah masing-masing, diikuti keluarga inti.

Terkait ajakan tersebut MUI Jawa Tengah akan menyiapkan materi khotbah singkat dan simpel sebagai bimbingan kepada para keluarga muslim yang memerlukan.

Seruan tersebut merupakan salah satu butir tausiyah MUI Jawa Tengah tentang Pelaksanaan shalat Idul Adha 1442 Hijriyah dan penyembelihan hewan kurban saat PPKM Darurat Jawa-Bali yang akan berakhir pada 20 Juli 2021. 

Tausiyah bernomor: 05/DP-P.XIII/T/VII/2021, tertanggal 15 Juli 2021, ditandatangani Ketua Komisi Fatwa Dr KH Fadlolan Musyaffa’ Lc MA dan Sekretaris Dr KH Ahmad Izzuddin MAg, kemudian ditandatangani pula oleh Ketum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi dan Sekum Drs KH Muhyiddin MAg.

Rapat membahas tausiyah MUI Jateng digelar di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, pimpinan Dr KH Fadlolan Musyaffa’ Lc MA, di Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Rapat dipimpin Ketua umum MUI Jawa Tengah Kiai Darodji, juga dihadiri sejumlah ulama MUI Jateng, diantaranya Waketum Prof Dr KH Ahmad Rofiq MA, jajaran Ketua, Prof Dr KH Abu Rokhmad MA, KH Hanief Ismail Lc, Drs KH Hadlor Ihsan, jajaran Sekretaris Dr KH Multazam Achmad MA, KH Agus Fathudin Yusuf MA, KH Ir Khammad Maksum Alhafidz dan Ketua Komisi Infokom H Isdiyanto Isman SIP.

Menurut Kiai Darodji, tausiyah dikeluarkan menyikapi lonjakan penyebaran varian baru Covid-19 di Indonesia, termasuk Jawa Tengah, di mana Pemerintah telah memberlakukan PPKM Darurat Jawa-Bali.

Tausiyah MUI Jateng juga merujuk Tausiyah Dewan Pimpinan MUI Pusat Nomor : Kep-1440/DP-MUI/VII/2021 tentang Pelaksanaan Ibadah, Shalat Idul Adha dan Penyelenggaraan Kurban Saat PPKM Darurat Jawa-Bali dan Tausiah Dewan Pimpinan MUI Provinsi Jawa Tengah Nomor : 04/DP-P.XIII/T/VII/2021 tentang Ibadah di Masjid pada Saat PPKM Darurat Jawa-Bali.

Butir berikutnya, MUI Jawa Tengah mengajak umat Islam, khususnya para tokoh agama, pengasuh pesantren, takmir masjid dan musala untuk menjadi pelopor dalam setiap upaya pencarian jalan keluar untuk menghentikan penyebaran wabah Covid-19 dengan tetap menaati protokol kesehatan. Hal tersebut sejalan dengan kaidah dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih (menghindari kerusakan didahulukan dari pada menarik kemaslahatan) dan al wiqaayatu khairun min al ‘ilaaji (pencegahan didahulukan dari pada pengobatan).

“Terkait Takbir Idul Adha, kami juga mengimbau agar dilakukan di rumah masing-masing. Takbir di masjid dan musala hanya boleh dikumandangkan oleh takmir,” tambah Kiai Darodji.
 
Menyinggung pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, MUI menyerukan sebaiknya dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH, pemotongan hewan kurban dapat dilakukan di luar RPH dengan ketentuan penyembelihan hewan kurban tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak menimbulkan kerumunan.

Panitia dan yang terlibat langsung dalam penyembelihan hewan kurban wajib diswab antigen dengan hasil negatif, mengenakan masker, sarung tangan (handscoon) dan face shield. Dilakukan penyemprotan disinfektan di area penyembelihan sebelum dan sesudah pelaksanaan.

Pendistribusian daging hewan kurban agar diantar petugas ke tempat tinggal warga yang berhak, petugas yang mendistribusikan wajib mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima.

MUI Jawa Tengah mendorong pemerintah untuk memperbanyak jumlah masyarakat terdampak ekonomi di masa PPKM Darurat yang akan disantuni. Kemudian mengimbau ormas-ormas Islam, Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat dan para aghniya untuk lebih peduli dan memperbanyak infaq dan sedekah. (Isi/Red).
Share:

Pemkab Gandeng Ademos Kembangkan MPP Blora

BLORA - Sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan Mal Pelayanan Publik, pada Rabu siang (14/07/2021) Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM menerima kunjungan SKK Migas - EMCL dan Ademos bertempat di Ruang Rapat Bupati.

Dalam kunjungan tersebut Ademos sebagai pelaksana salah satu program corporate social responsiblity SKK Migas - EMCL memaparkan Program Dukungan Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Penyediaan Ruang Promosi Untuk Mempromosikan Entitas Bisnis Blora. 

Ketua Ademos Indonesia, Muhamnad Kudhory dalam pengantarnya menyampaikan bahwa program ini sebagai salah satu bentuk dukungan kepada Pemkab Blora dalam pengembangan usaha ekonomi masyarakat.

"Pak Bupati..Bu Wakil dan jajaran OPD yang hadir perkenankanlah kami menyampaikan rancangan program CSR SKK Migas - EMCL yang bekerjasama dengan Ademos sebagai salah satu bentuk sinergitas mengembangkan usaha ekonomi rakyat dalam hal ini penyediaan fasilitas pujasera di area Mal Pelayanan Publik Kabupaten Blora. Selengkapnya akan disampaikan oleh Manajer Program Ademos," kata mas Dhory, panggilan akrab nya.

Manager Program Ademos A Shodiqurrosyad dalam paparannya menyampaikan bahwa pujasera ini tidak hanya melayani pengunjung MPP tapi dapat juga dijadikan akses mendongkrak promosi bagi pelaku usaha ekonomi lokal.

"Pujasera ini tidak hanya untuk masyarakat yang mengunjungi MPP tapi dapat juga melayani masyarakat melalui aplikasi-aplikasi online yang ada di Blora," katanya.

Bupati H. Arief Rohman  setelah mendengarkan pemaparan dari Manager Program Ademos menyampaikan antusiasmenya dan menyambut baik program ini.

"Saya selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Blora menyampaikan terimakasih atas CSR dari SKK Migas - EMCL yang diwujudkan dalam bentuk 6 kios pujasera di MPP Blora. Semoga kedepan dapat dikembangkan lagi dengan mendirikan seperti toko pusat oleh - oleh untuk mewadahi UMKM yang ada di Blora, karena MPP ini terletak di jalan nasional," kata Bupati.

Sementara itu, External Affair Manager MCL Ichwan Arifin yang juga hadir secara pribadi menyampaikan bahwa program CSR ini untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Program CSR di perusahaan kami memang hanya program yang bisa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, salah satu ya ini membangun kios pujasera. Karena program baru, jadi butuh sosialisasi untuk promosinya. Harapannya program ini dapat berkesinambungan. Pesan kami tolong sistem pengelolaan program ini disiapkan. Ini salah satu wujud kami mensukseskan visi misi Sesarengan mBangun Blora," kata Ichwan.

Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Asisten 3 Sekda Blora,  jajaran DPMPTSP,  jajaran Bappeda, serta Dinperinaker yang hadir dalam kegiatan ini. (Red)
Share:

Jeritan dan Keresahan PKL Blora, Candra PKL Cepu: "Kami Ikut Aturan, Tapi Perhatikan Kelangsungan Hidup Kami"

BLORA - Penerapan PPKM Darurat di wilayah Blora, meskipun terlihat kondusif, dan ditaati oleh seluruh pedagang baik pedagang kaki lima (PKL) maupun yang permanen, ternyata kalau boleh jujur, mereka menjerit dengan kondisi pendapatan yang terus menurun, akibat pandemi Covid-19 yang mendunia ini. Ditambah aturan untuk penanganan dan penekanan angka penularan Covid-19 oleh Pemerintah dari pusat.

Candra, salah satu pedagang kaki lima di Taman Seribu Lampu Cepu, menyatakan pasrah dengan kondisi ini, namun mereka tetap berharap Pemerintah bisa memperhatikan kelangsungan hidup mereka.

"Kami ikuti aturan pemerintah, sesuai ketentuan PPKM Darurat kita harus batasi jam jualan hanya sampai pukul 8 malam, sedangkan tempat dagangan kami di taman seribu lampu masuk dalam kawasan penyekatan, jelas pendapatan kami menurun drastis, kami berharap pemerintah bisa memikirkan kelangsungan hidup kami," ujarnya kepada awak media di Polsek Cepu, Selasa kemarin (13/07/2021).

Penurunan Hingga 70%

Saat dikonfirmasi terkait prosentase penurunan pendapatan sejak penerapan PPKM Darurat, mereka mengaku sudah sejak awal pandemi Covid-19, sudah terasa penurunan pendapatan mereka dalam harian. Paling terpukul adalah pedagang kuliner, yang terus mengalami kerugian, seperti yang diungkapkan oleh Suharno, penjual nasi goreng dan ikan bakar di Taman Seribu Lampu juga.

"Dulu biasanya kita dapat omzet kami sampai sejuta kotor dalam semalam, sekarang tinggal dapat tiga ratus ribu, itu belum biaya operasionalnya, mbayari tenaga bongkar pasang tenda, pokoknya 70% kita turunnya, gara - gara pandemi ini," ungkap Suharno.

Begitu juga dengan Kosim, penjual kopi dan rokok yang mangkal di tempat yang sama, oleh karena itu mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten Blora bisa membantu mereka.

Akan Sumbangkan Gaji Pokok

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, Bupati Blora, H. Arief Rohman sudah menugaskan kepada Sekretaris Daerah untuk membuat kebijakan untuk membantu perekonomian pelaku UMKM dan PKL Blora. Salah satunya adalah membuat Surat Edaran untuk ASN agar berbelanja di warung dan atau PKL yang ada di wilayah Blora.

Selain itu, H. Arief Rohman  juga akan menyumbangkan gaji pokoknya untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 ini, terutama untuk warga miskin.

"Saya berharap, jangan sampai ada warga Blora yang kelaparan, tidak bisa makan, semoga bantuan kami yang tidak seberapa ini, bisa dikelola untuk membantu warga miskin yang terdampak Pandemik Covid, semoga semua ini bisa cepat berlalu, dan kita bisa hidup normal kembali," ungkap Bupati Arief. (Redaksi)
Share:

Rakor Penanganan Covid-19 Tingkat Provinsi, Ganjar Minta Bupati Blora Kawal 3 Hal


BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si didampingi Wakil Ketua DPRD Blora, Kapolres dan Dandim, serta OPD terkait pada Senin siang (12/07/2021) mengikuti rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemic Covid-19 tingkat Jawa Tengah. Rakor dipimpin langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen secara virtual dari Gubernuran, sedangkan Bupati mengikuti secara daring dari Ruang Pertemuan Setda Blora.

Dalam rakor tersebut, Gubernur Ganjar menekankan agar masing-masing Kepala Daerah, Bupati/Walikota, bersama jajaran Forkopimda bisa mengawal percepatan vaksinasi, mengecek ketercukupan stok oksigen, dan obat-obatan.

“Selain boor rumah sakit, yang perlu kita perhatikan saat ini adalah percepatan vaksinasi, oksigen dan obat-obatan. Jika daerah masih membutuhkan vaksin silahkan diajukan, kita siap kawal. Saat ini animo masyarakat sedang bagus untuk mendapatkan vaksin. Bisa bentuk vaksinasi mobile atau keliling. Hindari vaksinasi terpusat karena nanti bisa menimbulkan kerumunan. Bagi tiap desa,” ucap Ganjar.

Begitu juga dengan oksigen, melalui Satgas Oksigen yang ia bentuk pihaknya meminta Bupati/Walikota atau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk terus berkoordinasi. Sehingga distribusi oksigen bisa mencukupi dan merata.

“Obat-obatan juga harus dipastikan mencukupi. Jangan sampai ada yang bermain dengan obat ini,” tegas Ganjar.

Menyikapi hal tersebut, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si langsung  melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan lintas OPD terkait.

“InshaAllah Blora siap untuk terus meningkatkan vaksinasi, kuota terus kita ajukan ke Kementerian Kesehatan. Oksigen juga terus kita komunikasikan dengan PT Samator dan beberapa distributor. Alhamdulillah pagi tadi juga baru datang 2,4 ton oksigen liquid dari PT Samator Indonesia untuk RSUD Blora,” ucap Bupati.

Sedangkan obat-obatan, menurut Bupati pihaknya akan kerjasama dengan TNI Polri untuk mengawasi jual beli di pasaran agar tidak disalahgunakan harganya.

“Bismillah.... Sesarengan tangani Pandemi Covid-19 agar segera usai, aamiin. Tolong masyarakat kerjasamanya untuk terus mematuhi protokol kesehatan,” tambah Bupati.

Untuk diketahui, per hari ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Blora berjumlah 10.715, yang mana 9.407 diantaranya suda dinyatakan sembuh. Kemudian 475 menjalani isolasi mandiri, kemudian 128 menjalani perawatan di rumah sakit, dan meninggal sebanyak 709 orang. (Red)

Share:

Polres Blora bagikan bantuan Beras kepada Warga terdampak Covid-19

BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah bagikan bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19. Bantuan sosial berupa beras tersebut dibagikan kepada pedagang kaki lima dan tukang becak serta kaum duafa lainnya yang terdampak Covid-19.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menjelaskan bahwa pembagian beras ini adalah salah satu wujud perhatian Polri kepada masyarakat, diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak Covid-19.

"Tidak banyak yang kami berikan semoga bermanfaat untuk mereka," kata Kapolres Blora.

Untuk teknis pembagian dilakukan dengan door to door oleh anggota Binmas dan Bhabinkamtibmas yang bersinergi dengan Babinsa setempat.

Salah satunya adalah yang dilakukan di wilayah kelurahan Jepon kecamatan Jepon, Senin, (12/07/2021). Petugas gabungan Polres dan Kodim 0721/Blora menyerahkan bantuan sosial kepada warga setempat. Adapun yang menerima bantuan adalah warga yang betul - betul terdampak dengan PPKM darurat. 

"Selain menyerahkan bantuan, kita juga sampaikan imbauan protokol kesehatan kepada warga," tandas AKBP Wiraga.

Masih tambah Kapolres, penyerahan bantuan sengaja dilakukan secara door to door dengan tujuan untuk menghindari kerumunan masyarakat. Penyerahan bantuan sosial tersebut mendapat tanggapan baik dari warga, salah satunya adalah Nor Rohmad. Ia mengaku senang dan berharap agar Covid-19 di Blora segera mereda.

"Terima kasih atas bantuannya, semoga Covid-19 di wilayah Blora segera sirna," ucap Nor Rohmad. (Red)
Share:

Peningkatan Transaksi Saat Pandemi, Polisi Di Blora Intensif Patroli Gerai ATM

BLORA - Di berlakukannya PPKM darurat dan terutama situasi akhir pekan menyebabkan ramainya gerai - gerai  Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dikunjungi oleh warga untuk melakukan transaksi keuangan. 

Baik transfer uang maupun penarikan tunai yang dilakukan oleh warga pengguna ATM di kabupaten Blora, ketika pandemi Covid-19 belum mereda.

Hal tersebut tentunya menimbulkan kerawanan tersendiri, apalagi saat banyak warga yang melakukan transaksi secara tunai.

Untuk itulah Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK memerintahkan jajarannya agar intensif patroli memantau gerai -  gerai ATM  diwilayahnya  masing masing.

"Selain obyek vital dan pusat keramaian masyarakat, gerai - gerai ATM juga kita jadikan sasaran patroli, mengingat dan menimbang adanya peningkatan transaksi di ATM saat akhir pekan, dan situasi pandemi," kata Kapolres Blora melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si, Minggu, (11/07/2021).

Lebih lanjut Kabag Ops menyampaikan bahwa selama pemberlakuan PPKM darurat, Polres Blora telah melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan.

Selain patroli untuk menjaga situasi kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas, secara khusus pihaknya juga menggencarkan patroli woro woro imbauan Protokol Kesehatan (Prokes).

"Intinya kita ingin menjaga situasi agar tetap aman dan lancar, baik aman dari gangguan kamtibmas maupun dari ancaman penularan Covid-19, terutama di wilayah Kabupaten Blora," tandas Kabag Ops.

Untuk diketahui Patroli sambang ATM itu sendiri dilakukan oleh seluruh jajaran Kepolisian (Polsek) Polres Blora di 16 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Blora dengan harapan tidak terjadi tindak kriminalitas dilokasi ATM maupun kantor perbankan. Berhati - hatilah transfer uang maupun penarikan tunai di ATM. Waspadalah !!! (Redaksi)
Share:

Ketua Tim Penggerak PKK Blora gaungkan gerakan ‘Bantu UMKM Terdampak PPKM' Darurat

BLORA - Mendengar keluh kesah para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak PPKM darurat, membuat Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Istri Bupati Blora, Hj. Ainia Shalichah, SH, MPd.AUD.,M.Pd. BI,  tergerak turun ke lapangan. Melalui gerakan ‘Bantu UMKM Terdampak PPKM, Aini - sapaan akrabnya turun ke jalan memborong dagangan penjual di sepanjang jalan Kabupaten Blora, Sabtu kemarin (10/07/2021).

Tanpa pengawal, Hj. Ainia Shalichah keluar dari pendopo Bupati Blora menggunakan sepeda motor bersama pengurus PKK kabupaten, Natania Kartika pukul 16.00 WIB. Ia menyusuri jalan protokol mendatangi beberapa pedagang kaki lima.

PKL pertama kali yang dituju yakni di depan SMPN 6 Blora. Seorang PKL yang didatangi yakni penjual cilok. Hampir saja Ainia tidak dikenali karena menggunakan masker. Namun setelah mendengar suara Ainia, penjual yang diketahui bernama Firman, 24th, tersebut langsung tahu.

“Bu Ainia nggih, iya bu mau beli berapa bungkus,” ujar Firman.

Lantas Ainia pun menimpali perkataan Firman. “Bungkus semua mas,” kata Ainia.

Semua dagangannya diborong oleh Ainia tanpa sisa. “Ada berapa ini, puluhan bungkus kog,” ujar Ainia.

Tentu saja apa yang dilakukan oleh istri orang nomor satu di Blora itupun membuatnya gembira. “Alhamdulillah langsung habis,” terang warga Balong, Kecamatan Jepon tersebut.

Menurut Firman, sejak saat diberlakukan PPKM Darurat, omzetnya menurun drastis.

“Ini biasanya agak banyak bawaannya tetapi karena harus tutup jam 20.00 WIB ya bawa sedikit saja,” terangnya.

Kemudian, Hj. Ainia Shalichah bergegas berpindah ke penjual angkringan di samping Gereja Betani.

Di PKL tersebut ia juga memborong semua dagangan. Puluhan nasi bungkus, sate, gorengan, ia borong semuanya tanpa sisa. Dikatakannya, ini merupakan aksi pertama yang dilakukannya. Kemudian akan berlanjut di hari-hari berikutnya.

“Kita tahu, semua PKL di Blora pasti terdampak karena PPKM Darurat ini, semoga ini bisa meringankan mereka meski sedikit,” kata Hj. Ainia Shalichah.

Dalam kesempatan tersebut Ainia juga mengajak masyarakat yang memiliki finansial lebih untuk ikut tergerak melakukan aksi serupa.

“Bagi masyarakat yang memiliki rejeki berlebih ayo kita bantu PKL ini selama masa PPKM darurat karena ini sangat membantu mereka,” terangnya. Ia juga mengimbau kepada para PKL yang mau diborong barang dagangannya untuk menghubungi Hj. Ainia Shalichah.

Semua makanan yang ia borong tersebut langsung disalurkan kepada relawan pemulsaran jenazah Covid-19.

“Semua kita bantukan kepada mereka, kita juga meminta semua masyarakat ayo bantu membantu gotong royong dalam keadaan sulit ini,” pungkas Hj. Ainia Shalichah. (Red)
Share:

Makanan Olahan, Kemasan, Salah Satu Penyebab Osteoporosis

SEMARANG  - Lansia yang melakukan aktivitas fisik, olahraga secara teratur akan meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dapat membantu mencegah jatuh dan cedera. Penggemar beberapa makanan olahan, produk kemasan, kopi, saus, nikotin, dan beberapa jenis makanan lain perlu lebih berhati-hati karena menjadi salah satu penyebab osteoporosis.

Penyakit yang disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh untuk meregenerasi tulang, berdampak pada berkurangnya kepadatan tulang.

“Konsumsi makanan-makanan tersebut menyebabkan kandungan kalsium di dalam tubuh lebih cepat terbuang melalui urin, tidak terserap ke tulang. Berbagai zat gizi mikro, seperti kalsium, vitamin D, vitamin C, seng, protein membantu pembentukan kepadatan tulang. Selain itu, zat isoflavon yang banyak terdapat di kedele, tahu, tempe, dan susu kedele juga berperan dalam meningkatkan pembentukan tulang,”   demikian dr Etisa AM, M.Si, SpGK dari FK Undip, dalam webinar berduet dengan DR Drs Yuswo Supadmo, M Kes    tentang osteoporosis, Jumat kemarin (09/07/2021), yang diselenggarakan oleh  Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi) cabang Semarang. Acara dipandu oleh dr Ika Vemilia Warlisti, SpPD.
    
Kontroversial

Satu hal yang kontroversial, bagi perempuan mengonsumsi kafein, ukuran 330 mg (4 cangkir kopi)  meningkatkan risiko patah tulang, dan menurunnya kepadatan tulang. Namun bagi laki-laki justru akan menurunkan risiko patah tulang.

Disarankan oleh dr Etisa AM, asupan harian untuk wanita yang sudah menopause adalah  kalsium 1200/mg perhari, 800 IU vitamin D perhari, protein 1 gr/ per kg berat badan.

“Seng yang banyak terdapat pada protein hewani, dan sayuran hijau mencegah terjadinya keropos,” kata dokter, kepala instansi gizi di  Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan dokter mitra di RS dr. Kariadi, juga RS Hermina Pandanaran

Olahraga Teratur

“Orang yang melakukan olahraga secara teratur terjaga kepadatan tulangnya,  mempunyai risiko lebih kecil terkena penyakit jantung, diabetes tipe2, stroke, demensia, alzheimer, beberapa jenis kanker seperti kanker usus besar, dan kanker payudara,” kata DR Drs Yuswo Supadmo pelatih olahragawan yang dipersiapkan untuk PON di Papua November mendatang. (HM/Red)
Share:

Apotek dan Toko obat di Blora, dilarang Menimbun dan menaikkan harga

BLORA - Bhabinkamtibmas Kelurahan Kauman Polsek Blora Polres Blora Polda Jawa Tengah Bripka Achmad Nur Kholik,SH melakukan sambang ke apotek dan toko obat yang ada di wilayah setempat, Jumat, (09/07/2021).

Selain untuk memantau perkembangan situasi di wilayahnya saat pemberlakuan PPKM darurat, kedatangan Bhabinkamtibmas ke apotek dan toko obat adalah untuk memastikan ketersediaan obat dan kestabilan harga obat saat masa PPKM darurat.

"Kita sambangi dan kita ingatkan, agar pemilik apotek atau toko obat menjual obat dan alat kesehatan sesuai dengan ketentuan yang ada. Dan jangan sampai melakukan penimbunan untuk mencari keuntungan pribadi," ucap Bripka Kholik.

Bripka Kholik menambahkan, jika ditemukan penimbunan obat ataupun alat kesehatan lainnya maka akan diberikan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang ada.

"Sesuai dengan instruksi bapak Kapolres Blora, jika ada penimbunan maka akan kita tindak dengan tegas," tandas Bripka Kholik.

Berdasar pantauan di lapangan untuk stok obat sampai saat ini masih mencukupi dan tidak terjadi lonjakan harga. Jikapun ada kenaikan harga masih dalam batas kewajaran. 

Sambang yang dilakukan oleh Bripka Achmad Nur Kholik mendapat tanggapan positif dari warga, salah satunya adalah Dwiyanto, pemilik apotek Saras di jalan Gatot Subroto 24 C Blora.

"Terima kasih pak polisi  yang sudah menyambangi kami. Pada masa pandemi ini,  kami berkomitmen untuk menjual obat sesuai aturan yang ada," kata Dwiyanto.

Dwiyanto mengatakan beberapa yang laris dan banyak di cari warga adalah obat batuk, flu dan  vitamin serta suplemen.

Terpisah, Kapolsek Blora AKP Joko Priyono,SH menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Bripka Achmad Kholik sudah tepat. Apalagi saat PPKM darurat, dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan penimbunan obat ataupun alat kesehatan.

"Sesuai petunjuk bapak Kapolres Blora, jangan sampai ada penimbunan obat ataupun alat kesehatan. Kami harap kerja sama dan peran serta masyarakat. Semoga Covid-19 ini segera mereda," ucap Kapolsek Blora. (Red)
Share:

PPKM Darurat, TNI Polri Blora Kawal isi ulang Oksigen ke Gresik Jawa Timur

BLORA - Petugas gabungan dari Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama Kodim 0721/Blora melakukan pengawalan isi ulang oksigen untuk pasien Covid-19, Kamis, (08/07/2021).

Menggunakan buddy system dan senjata laras panjang petugas gabungan TNI Polri tersebut akan mengawal petugas medis dari Rumah Sakit Permata Dan Rumkitban Blora. Adapun hari ini ada 55 tabung gas yang akan diisi ulang di wilayah Gresik Jawa Timur.

55 tabung oksigen tersebut dinaikkan kedalam kendaraan box dinas Satuan Samapta Polres Blora.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Samapta Iptu Isnaeni,SH,MH menyampaikan bahwa pengawalan dilakukan untuk mempercepat jalannya kegiatan, serta untuk antisipasi gangguan kamtibmas selama perjalanan.

"Kami terus bersinergi dengan dinas terkait, terutama untuk ketersediaan oksigen. Pengamanan dan pengawalan akan kita lakukan demi kecepatan ketersediaan oksigen," ungkap Kasat Samapta.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Todanan ini menambahkan bahwa pengawalan oksigen ini telah rutin dilakukan oleh Polres dan Kodim 0721/Blora. Apalagi saat ini terjadi kenaikan pasien positif Covid-19.

"Dengan adanya pengawalan diharapkan ketersediaan oksigen bisa lebih cepat dan maksimal, sehingga tidak terlambat saat dibutuhkan," tandas Iptu Isnaeni. (Red)
Share:

Bupati Blora Serahkan Santunan Klaim Kematian dan Beasiswa Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan

BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dengan didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., pada Rabu (07/07/2021), menyerahkan santunan klaim kematian dan beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan kepada para ahli waris.

Bertempat di ruang tamu Kantor Bupati Blora, penyerahan dihadiri langsung PPS Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kacab Kudus, Budi Hananto, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan unit Blora M. Andy Heriamsyah.

Adapun para ahli waris penerima santunan klaim kematian dan beasiswanya, yang pertama adalah Sarpini menerima santunan klaim kematian atas nama almarhum Karmo (staf Bagian Umum Setda Blora) sebesar Rp 42 juta.

Kemudian yang kedua Roni Wahab Effendi ahli waris almarhumah Novie Indriati (staf Bagian Hukum Setda Blora) menerima beasiswa sekolah TK/SD untuk putranya sebesar Rp 1,5 juta per tahun, dan akan berlanjut hingga perguruan tinggi.

Yang ketiga Sri Untartik ahli waris dari almarhum Henu Mulyono (pegawai PDAM Blora), menerima beasiswa untuk kedua anaknya yang masih sekolah SMA sebesar Rp 3 juta per tahun dan yang Kuliah sebesar Rp 12 juta per tahun.

Terakhir Rizka Ayu Kartika Sari ahli waris dari almarhumah Sudarwati (PTT SMP Negeri 1 Ngawen) menerima beasiswa kuliah sebesar Rp 12 juta per tahun. Rizka merupakan putri dari Sudarwati yang kini masih kuliah keperawatan.

“Terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mencarikan santunan klaim kematian dan beasiswa untuk para ahli waris anggota keluarga yang masih menempuh pendidikan. Semoga ini bermanfaat untuk masa depan ahli waris. Pesan kami terus jaga kesehatan nggih, apalagi kondisi saat ini masih pandemi seperti ini. Kita doakan juga semoga yang meninggal husnul khotimah, aamiin,” ucap Bupati.

Bupati juga meminta agar BPJS Ketenagakerjaan bisa terus meningkatkan keanggotaan di Kabupaten Blora agar semakin banyak masyarakat yang tercover jaminan kesejahteraan akibat kecelakaan kerja.

“Bukan berarti kita berharap ada yang sakit atau meninggal, namun ini semua bentuk kewaspadaan. Musibah tidak ada yang tahu kapan datangnya, semua orang bisa saja mengalami nya,” tambah Bupati.

PPS Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kacab Kudus, Budi Hananto, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan bantuan santunan kepada seluruh anggota BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Blora yang mengalami musibah.

“Tujuannya agar tidak terjadi adanya kemiskinan baru akibat meninggalnya tulang punggung keluarga. Bahkan tidak hanya santunan klaim kematian saja, namun juga ada beasiswa untuk para ahli waris yang masih sekolah hingga perguruan tinggi yang kita serahkan hari ini,” ucap Budi Hananto.

Sementara itu, Rizka, salah satu ahli waris mengucapkan terimakasih kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan dan Bupati serta jajarannya atas penyerahan beasiswa pendidikan baginya.

“Maturnuwun, terimakasih. Beaasiswa ini sangat membantu saya untuk mendukung penyelesaian kuliah sepeninggal almarhumah ibu. Saat ini saya masih menempuh prodi keperatawan di Universitas Muhammadiyah Semarang,” ujar Rizka. (Red)
Share:

Bupati Blora Tinjau Vaksinasi Lansia Secara Jemput Bola

BLORA - Vaksinasi untuk lansia di Kabupaten Blora terus dikebut agar bisa segera menyasar masyarakat umum,   pemberisan vaksin untuk lansia yang dilakukan dengan sistem jemput bola di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota. Selasa siang (06/07/2021).

Salah satunya pemberian vaksin kepada Mbah Siti Solichatun (88 Tahun) yang rumahnya di Jl. Nusantara Lorong 4 Kelurahan Jetis. Petugas vaksin berasal dari Puskesmas Blora.

Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Edi Widayat, S.Pd., MH., M.Kes., Bupati Blora H. Arief Rohman menyaksikan langsung penyuntikan vaksin oleh petugas kepada Mbah Siti Solichatun.

“Mbah Siti Solichatun ini dengan usia yang sudah sepuh, tetap semangat di atas kursi rodanya untuk mendapatkan vaksin sinovac dosis pertama. Alhamdulillah prosesnya lancar dan tidak merasa kesakitan,” ucap Bupati Arief.

Hal ini menurut H. Arief Rohman membuktikan bahwa vaksin aman dan sehat untuk lansia. 

“Mbah Siti saja tidak kesakitan, hanya terasa seperti digigit semut. Sehingga vaksin memang sehat dana man untuk lansia. Mari kita sukseskan bersama vaksinasi untuk lansia. Kenapa lansia didahulukan? Karena lansia merupakan golongan yang rentan terpapar Covid-19 dan rawan memiliki penyakit penyerta. Semoga lansia di Blora sehat semuanya dan segera tervaksin semuanya, aamiin,” tambah Bupati.

Bupati menambahkan bahwa proses vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar lahir yang dilakukan agar tubuh semakin memiliki ketahanan yang bagus dari paparan virus. Pihaknya meminta seluruh jajaran Puskesmas untuk terus aktif menginformasikan jadwal vaksinasi untuk masyarakat melalui berbagai kanal informasi dan media sosial.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Edi Widayat, S.Pd., MH., M.Kes menerangkan bahwa sebelum disuntik vaksin, penerima harus terlebih dahulu melalui tahapan screening dengan pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah, serta menanyakan riwayat penyakit.

“Diketahui suhu tubuhnya Mbah Siti ini 36,2’C dan tekanan darahnya 160/90 (masih dalam batas toleransi untuk pemberian vaksin). Sehingga layak untuk menerima vaksin, kali ini vaksinnya sinovac. Alhamdulillah lancar,” ungkap Edi Widayat.

Sementara itu, Mbah Siti Solichatun mengucapkan terimakasih kepada Bupati Blora yang telah rela menyempatkan diri untuk hadir mengawal vaksinasi terhadap dirinya.

“Maturnuwun sangat Pak Bupati. Rasanya tidak sakit, hanya seperti digigit semut. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan,” ujar Mbah Siti sambil duduk di kursi rodanya. (Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels