Bupati Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Pelunasan Biaya Kesehatan dan PKL
Bupati Blora Serahkan Ranperda RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021-2026 Kepada DPRD
BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si., didampingi Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM., mengikuti Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyerahan Rancangan Peraturan Daaerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Blora Tahun 2021-2026, dirangkaikan dengan pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Blora di Ruang Rapat DPRD Kab. Blora, Kamis (29/07/2021).
Agenda terlebih dahulu diawali dengan pengambilan sumpah janji PAW oleh Ketua Ketu DPRD Kab. Blora kepada Saeful Arifin, S.T., yang menggantikan Muchlisin, S.H.I sebagai anggotan DPRD Kab. Blora dari Partai Persatuan Pembangunan. Pergantian Muchlisin, S.H.I dikarenakan yang bersangkutan meninggal dunia.
“Atas dilantiknya Saudara Saeful Arifin, S.T., saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, mengucapkan Selamat Bertugas di DPRD Kabupaten Blora. Semoga keberadaan panjenengan membawa warna dan semangat baru untuk Sesarengan mBangun Blora," ungkap Bupati Blora.
Sebelum melakukan penyerahan Buku Raperda, Bupati Blora membacakan sambutan terlebih dahulu dihadapan para anggota dewan.
“Kami serahkan Raperda tentang RPJMD Kabupaten Blora tahun 2021-2026 kepada Ketua DPRD Kabupaten Blora beserta anggota dewan agar segera dilakukan pembahasan kemudian disetujui bersama, sehingga penetapan Raperda tentang RPJMD Kabupaten Blora tahun 2021-2026 dapat dilaksanakan tepat waktu dan sesuai peraturan yang berlaku. Sehingga proses pembangunan bisa segera dilaksanakan," terangnya
Lanjut H. Arief Rohman, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 dan Rencanan Kerja Pemerintah Daerah pasal 69 bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD kepada DPRD paling lambat 90 (sembilan puluh) hari kerja setelah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilantik.
“Adapun Kepala Daerah menetapkan Raperda tentang RPJMD yang telah dievaluasi Gubernur menjadi Peraturan Daerah tentang RPJMD paling lambat 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilantik, lanjut Bupati.
Pada kesempatan ini Bupati Blora meminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menurunkan penyabaran Covid-19 terutama di Kabupaten Blora yang angkanya semakin hari menurun dan tetap berdoa semoga Kabupaten Blora bisa turun menjadi level 2.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blora, HM. Dasum SE, MMA mengungkapkan Pemerintah Daerah menyusun Raperda Kabupaten Blora tentang RPJMD Kabupaten Blora Tahun 2021 - 2026, dan pada hari ini rancangan Peraturan Daerah dimaksud akan diserahkan kepada DPRD.
“Dengan telah diserahkan buku tersebut, maka kami meminta kepada Anggota Dewan untuk segera melakukan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah dimaksut," ungkapnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda, Sekda, kepala OPD terkait, dan anggota DPRD Kabupaten Blora. (Red)
Keliling Tinjau Vaksinasi, Bupati Blora Dorong Partisipasi Masyarakat Meningkat
BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K., dan Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf. Andy Soelistyo KP, S.Sos., M.Tr (Han), pada Selasa siang (27/07/2021) melaksanakan roadshow tinjauan vaksinasi Covid-19 di sejumlah lokasi.
Lokasi pertama tinjauan vaksinasi dilakukan Bupati dan Forkopimda di Graha Bethany dengan pembukaan gerai vaksinasi Presisi oleh Polres Blora.
“Kami sampaikan kepada Bapak Bupati dan rombongan, vaksinasi di Graha Bethany ini terbuka untuk umum dan berlangsung selama 4 hari, mulai hari Kamis dan ini hari terakhir dengan total sasaran 1214 orang. Kami berterimakasih atas bantuan jajaran Polres Blora dalam pelaksanaan vaksinasi ini," ucap Esther Srimining selaku penanggungjawab vaksinasi.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan ajakan kepada seluruh warga masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi.
"Terimakasih Bu Esther dan teman-teman yang berkenan menyediakan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi. Dan kepada bapak/ibu serta anak-anak yang menerima vaksin, jangan takut untuk di vaksin karena ini aman dan dapat meminimalisir dampak terpapar Covid19. Mari bersama - sama kita perangi sebaran virus ini dengan mengikuti vaksinasi," ajak Bupati
Rombongan kemudian bergerak menuju lokasi kedua di Desa Gunungan Todanan, Kecamatan Todanan yang menjadi salah satu daerah wilayah Blora yg masuk zona oranye.
Disini Bupati dan rombongan melihat kurangnya animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dan mempertanyakan kendala yang dihadapi oleh Kepala Desa dimana tingkat partisipasi warga nya masih rendah.
"Bu Kades, untuk meningkatkan partisipasi warga Bu Kades bisa mengajak alim ulama atau sesepuh pini sepuh Desa Gunungan untuk ikut vaksinasi. Dan tolong Pak Babinsa dapat door to door mengajak peran serta masyarakat, kalau perlu diantar jemput Pak," saran Bupati.
Kades Gunungan, Endang Karsinem pun menyatakan kesiapannya melaksanakan saran dan arahan Bupati dan mendorong warga desanya untuk mengikuti vaksinasi. Dimana dari sekitar 400 target vaksinasi, baru ada 49 warga yang hadir.
Tinjauan berikutnya, dilaksanakan Bupati dan rombongan ke Puskesmas Todanan dan menyapa masyarakat umum yang antusias mengantri untuk vaksinasi. Tidak hanya orang dewasa namun juga para pelajar.
"Bapak/ibu dan anak-anak usia diatas 12 tahun, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora matur nuwun bpk/ibu dan anak-anak kersa di vaksin. Ini semua sebagai ikhtiar kita untuk memerangi persebaran Covid19. Semoga semuanya sehat dan dijauhkan dari paparan virus ini," kata Bupati.
Data yang masuk sasaran vaksin di UPTD Puskesmas Todanan pada hari kedua berjumlah 250 orang meningkat dari hari sebelumnya 170 orang.
Lokasi vaksinasi berikutnya yang menjadi fokus monitoring adalah PT. GMM yang bekerjasama dengan Kodim 0721/Blora melalui Rumkitban (DKT) Wira Husada Blora dengan total sasaran 500 orang. Rombongan diterima oleh Direktur Keuangan dan SDM PT. GMM Bapak Agus Susatya.
"Matur nuwun atas kerawuhan Pak Bupati dan rombongan. Pelaksanaan vaksinasi disini, kami bekerjasama dengan DKT, matur nuwun Pak Dandim sudah memfasilitasi dan sasaran kami sebanyak 500 orang, karyawan dan keluarga. Sehingga harapan kami, tenaga kerja kami dijauhkan dari paparan virus Covid19," kata Agus.
Bupati menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi di desa-desa dengan sinergi bersama TNI-Polri.
"Alhamdulillah..pelaksanaan vaksinasi beberapa wilayah di Todanan sudah berjalan baik, tidak berkerumun dan sesuai dengan protokol kesehatan. Dan masih perlu ditingkatkan partisipasi warganya. Ini semua sebagai upaya kita bersama memerangi Covid19," ucap Bupati.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd, M.Kes, MH menyampaikan update capaian vaksinasi per 26 Juli kemaren. Menurutnya total vaksinasi dosis 1 sudah 14,6% dan dosis kedua 7% dari total 715.441. (Red)
Blusukan Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Blora bagikan Bansos untuk Warga Miskin
Pembangunan Gedung Radiologi dan Laboratorium RSUD harus On The Track
Rakornas Penanganan Pandemi dan Pelaksanaan PPKM Level-4 Jawa Bali, Bupati Berharap Blora Bisa ke Level-2
Baznas Blora Salurkan Zakat ASN untuk Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
Sidomulyo menjadi Model Desa Binaan "Pengentasan Kemiskinan" dari IAIN Pekalongan
TP PKK Blora dan Lintas Organisasi Wanita Gelar “Pray From Home”
Bupati Blusukan Serahkan Bantuan ke Lansia Perajin Caping Gunung
Forkopimda Blora Borong Jagung Rebus, di Tugu Pancasila
Bupati Blora bersama Forkopimda Lepas Bansos untuk Warga terdampak Covid-19
Mantab !!! Babinsa bersama Bhabinkamtibmas bantu Warga Sambongrejo dirikan Pos Ronda
MUI Jateng Ajak Umat Muslim Shalat Idul Adha di Rumah
Pemkab Gandeng Ademos Kembangkan MPP Blora
Jeritan dan Keresahan PKL Blora, Candra PKL Cepu: "Kami Ikut Aturan, Tapi Perhatikan Kelangsungan Hidup Kami"
Rakor Penanganan Covid-19 Tingkat Provinsi, Ganjar Minta Bupati Blora Kawal 3 Hal
BLORA - Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si didampingi Wakil Ketua DPRD Blora, Kapolres dan Dandim, serta OPD terkait pada Senin siang (12/07/2021) mengikuti rapat koordinasi (rakor) penanganan pandemic Covid-19 tingkat Jawa Tengah. Rakor dipimpin langsung oleh Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen secara virtual dari Gubernuran, sedangkan Bupati mengikuti secara daring dari Ruang Pertemuan Setda Blora.
Dalam rakor tersebut, Gubernur Ganjar menekankan agar masing-masing Kepala Daerah, Bupati/Walikota, bersama jajaran Forkopimda bisa mengawal percepatan vaksinasi, mengecek ketercukupan stok oksigen, dan obat-obatan.
“Selain boor rumah sakit, yang perlu kita perhatikan saat ini adalah percepatan vaksinasi, oksigen dan obat-obatan. Jika daerah masih membutuhkan vaksin silahkan diajukan, kita siap kawal. Saat ini animo masyarakat sedang bagus untuk mendapatkan vaksin. Bisa bentuk vaksinasi mobile atau keliling. Hindari vaksinasi terpusat karena nanti bisa menimbulkan kerumunan. Bagi tiap desa,” ucap Ganjar.
Begitu juga dengan oksigen, melalui Satgas Oksigen yang ia bentuk pihaknya meminta Bupati/Walikota atau Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk terus berkoordinasi. Sehingga distribusi oksigen bisa mencukupi dan merata.
“Obat-obatan juga harus dipastikan mencukupi. Jangan sampai ada yang bermain dengan obat ini,” tegas Ganjar.
Menyikapi hal tersebut, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si langsung melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan lintas OPD terkait.
“InshaAllah Blora siap untuk terus meningkatkan vaksinasi, kuota terus kita ajukan ke Kementerian Kesehatan. Oksigen juga terus kita komunikasikan dengan PT Samator dan beberapa distributor. Alhamdulillah pagi tadi juga baru datang 2,4 ton oksigen liquid dari PT Samator Indonesia untuk RSUD Blora,” ucap Bupati.
Sedangkan obat-obatan, menurut Bupati pihaknya akan kerjasama dengan TNI Polri untuk mengawasi jual beli di pasaran agar tidak disalahgunakan harganya.
“Bismillah.... Sesarengan tangani Pandemi Covid-19 agar segera usai, aamiin. Tolong masyarakat kerjasamanya untuk terus mematuhi protokol kesehatan,” tambah Bupati.
Untuk diketahui, per hari ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Blora berjumlah 10.715, yang mana 9.407 diantaranya suda dinyatakan sembuh. Kemudian 475 menjalani isolasi mandiri, kemudian 128 menjalani perawatan di rumah sakit, dan meninggal sebanyak 709 orang. (Red)
Polres Blora bagikan bantuan Beras kepada Warga terdampak Covid-19
Peningkatan Transaksi Saat Pandemi, Polisi Di Blora Intensif Patroli Gerai ATM
Ketua Tim Penggerak PKK Blora gaungkan gerakan ‘Bantu UMKM Terdampak PPKM' Darurat
Makanan Olahan, Kemasan, Salah Satu Penyebab Osteoporosis
Apotek dan Toko obat di Blora, dilarang Menimbun dan menaikkan harga
PPKM Darurat, TNI Polri Blora Kawal isi ulang Oksigen ke Gresik Jawa Timur
Bupati Blora Serahkan Santunan Klaim Kematian dan Beasiswa Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Blora Tinjau Vaksinasi Lansia Secara Jemput Bola
Terkini
500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora
BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...





