Genjot Vaksinasi, Petugas Gabungan di Tunjungan Blora Jemput Bola Blusukan Kampung

                                                              


 

BLORA - Petugas gabungan dari Polsek Tunjungan Polres Blora Polda Jawa Tengah, bersama Koramil, serta Petugas Puskesmas dan Pihak Kecamatan setempat melakukan vaksinasi secara door to door dengan blusukan ke wilayah desa Tamanrejo. Senin, (29/11/2021)

 

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Tamanrejo Bripka Ferry Antock, bersama Babinsa Koramil Peltu Pujiyanto dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Tunjungan serta Staf Kecamatan blusukan ke wilayah Tamanrejo guna melakukan vaksinasi keliling kepada warga setempat.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kapolsek Tunjungan AKP H. Soeparlan,SH menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi door to door adalah kegiatan jemput bola untuk meningkatkan jumlah vaksinasi di kabupaten Blora.

 

"Ini adalah salah satu komitmen bersama petugas lintas sektoral di Blora untuk mendongkrak jumlah vaksinasi di Blora dalam rangka percepatan penanganan Covid-19," kata Kapolsek Tunjungan.

 

"Kita berikan kemudahan kepada warga, terutama para lansia ataupun warga yang tinggal di pelosok desa, mungkin tidak ada sarana transportasi mereka kita datangi dan kita lakukan vaksinasi," tambah mantan Kasubbag Humas Polres Blora ini.

 

Masih tambah Kapolsek Tunjungan bahwa metode door to door ini akan terus dilakukan sehingga warga dipelosok desa yang belum mendapatkan vaksin bisa terlayani dengan segera dan mendapat kemudahan. "Sesuai petunjuk bapak Kapolres, vaksinasi door to door ini akan terus kita lakukan, meski sudah divaksin, tak lupa kita ingatkan warga agar tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan," beber AKP Soeparlan.

 

Kegiatan vaksinasi jemput bola tersebut tak hanya dilakukan di wilayah kecamatan Tunjungan namun juga dilakukan di 16 kecamatan di kabupaten Blora dengan melibatkan petugas gabungan dari lintas sektoral. (Red)

Share:

Polisi Wanita Polres Blora, Sambangi Warga di Tempat Keramaian Ingatkan Prokes

 



BLORA - Satu regu anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Blora, menggelar patroli dialogis di Kawasan Alun Alun Kabupaten Blora dan Lapangan Kridosono Blora, Minggu (28/11/2021).

 

Tidak mengenal libur ataupun tanggal merah, Kepolisian sebagai aparat penjaga keamanan diwajibkan untuk selalu siap siaga dalam melaksanakan tugas.

 

Tidak hanya Polisi laki laki, bahkan polisi wanita (Polwan) pun diharuskan untuk ikut berperan aktif menjaga kamtibmas.

 

Patroli difokuskan pada lokasi keramaian masyarakat tepatnya di Kawasan Alun-Alun dan lapangan Kridosono, dimana setiap hari Minggu atau hari libur ramai dikunjungi warga untuk melaksanakan olahraga pagi, ataupun sekedar menikmati kuliner pagi sambil refresing.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menerjunkan tim patroli Polwan untuk menjaga kondusifitas wilayah disaat akhir pekan ataupun saat hari libur tanggal merah.

 

Selain untuk antisipasi gangguan Kamtibmas, kehadiran Polwan di tengah masyarakat adalah untuk menyampaikan imbauan protokol kesehatan (Prokes), apalagi masih dalam suasana pandemi Covid-19.

 

“Sasaran kita adalah kerumunan masyarakat, dimana kita imbau agar selalu membiasakan protokol kesehatan, karena pandemi Covid-19 masih ada,” ucap Kapolres Blora melalui senior Polwan Iptu Lilik Widiastuti.

 

Menurut dia, patroli Polwan rutin dilakukan selain untuk menjalin kemitraan sekaligus mengajak warga agar mau dan sadar untuk disiplin protokol kesehatan.

 

“Ingat, pandemi Covid-19 masih mengancam, untuk itu kita wajib menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan,” kata Iptu Lilik.

 

Sementara itu, Agustinus, salah satu pedagang kaki lima asal kecamatan Jepon, yang biasa mangkal di kawasan Alun alun Blora, mengaku senang dengan adanya patroli Polwan tersebut, ia merasa lebih aman dan nyaman saat beraktifitas

 

“Alhamdulilah, tentunya kami merasa lebih tenang dengan adanya petugas kepolisian," ucap  Agustinus. (Red)

Share:

Operasi Zebra, Polres Blora Buka Gerai Masker Gratis Dan Penling di Simpang 4 Seso

 



BLORA - Satgas Operasi Zebra Candi 2021 Polres Blora melaksanakan giat penerangan keliling (Penling) dan gerai masker gratis di Simpang 4 Seso Kecamatan Jepon. Kegiatan dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH. Sabtu, (27/11/2021)

 

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Ops Zebra Polres Blora membuka gerai masker gratis, serta penerangan keliling sambil membagikan pamflet dan stiker keselamatan kepada pengemudi yang melintas.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto menyampaikan bahwa Operasi Zebra Candi 2021 akan dilaksanakan sampai tanggal 28 November 2021 mendatang. Dan kegiatan dilakukan secara berpinda pindah dengan mengutamakan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan serta tertib berlalu lintas.

 

"Hari ini kegiatan kita laksanakan Penling di simpang 4 Seso. Adapun sasaran adalah masyarakat yang melintas di Jalan Raya Blora Cepu tepatnya di Simpang 4 Seso. Kita berikan edukasi prokes dan disiplin lalu lintas melalui pembagian masker gratis dan pembagian stiker serta pamflet keselamatan," beber Kasat Lantas Blora.

 

Mantan Kasat Samapta Polres Klaten ini menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus untuk antisipasi munculnya gelombang ketiga Covid-19 yang bisa saja terjadi menjelang akhir tahun dimana mobilitas warga dimungkinkan akan meningkat.

 

"Selain kita gelorakan protokol kesehatan, kita juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Terutama kepada yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri. Jika ada kendala, kami siap membantu memfasilitasi," tandas Kasat Lantas.

 

Selain Penling, dalam kegiatan tersebut juga digelar bakti sosial pembagian paket beras secara selektif kepada kaum duafa. (Red)

Share:

Perkuat Silaturahmi dengan Pers, Regional Indonesia Timur Gelar Media Gathering

 


 

BLORA  – Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina  memperkuat relasi dengan pers melalui kegiatan Media Gathering area Jawa Timur, Selasa - Rabu, 23 hingga 24 November 2021.  Acara tersebut dilaksanakan di Kota Solo, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

 

Media Gathering ini dihadiri sejumlah 80-an rekan media yang berasal dari beberapa daerah, yaitu Bojonegoro, Tuban, Rembang, dan Kabupaten Blora. Rekan Pers disambut langsung oleh Muhammad Arifin, General Manager Zona 11. Arifin menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan media atas kerja sama yang dilakukan.

 

Acara yang bertema Gali Peluang Menjadi Uang “Strategi Gali Potensi Pemasaran Digital” ini menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak dan Arumi Bachsin sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

 

Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menyampaikan mengenai betapa pentingnya konten media yang disajikan untuk menentukan seberapa populer postingan yang kita berikan.

 

“Judul dari suatu konten dan juga strategi untuk penyebaran informasi itu menjadi hal yang penting dalam suatu pemberitaan,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur.

 

Menurut Emil, penggunaan media digital sebagai sarana berkomunikasi dengan masyarakat adalah sebuah keniscayaan. Mengomunikasikan sebuah program kepada publik melalui media digital, dalam hal ini media sosial, tidak akan efektif sebagai pencitraan, jika di lapangan program tersebut tidak bisa dieksekusi.

 

"Kita sekarang ini hidup di ruang kaca. Semua orang bisa melihat apa yang dilakukan pejabat publik," kata Emil. Itulah mengapa di akun pribadi seorang pemimpin publik mau tidak mau harus bisa memadukan kegiatan dalam kapasitas pribadi dan institusi.

 

Masyarakat tentu ingin tahu kehidupan pribadi seorang pejabat publik. Namun porsi aktivitas pribadi dan keluarga tidak boleh lebih banyak daripada porsi kegiatan sebagai pejabat, imbuhnya.

 

Arumi mengatakan, sepuluh tahun lalu media sosial dianggap lucu-lucuan. "Kalau tidak pakai social media tidak gaul," katanya. Saat ini media sosial digunakan untuk personal branding.

 

Namun istri Emil Dardak ini mengingatkan, tidak mudah menciptakan personal branding dengan menciptakan 100 persen citra diri baru.

 

"Banyak juga yang sekarang mulai melakukan hal itu. Tapi di tengah jalan sulit mempertahankan hal itu. Personal branding harus diri kita sendiri, tapi sisi baiknya," kata Ketua Dekrasnada.

 

Personal branding pejabat publik, menurut Arumi, untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa pejabat yang bersangkutan memiliki kredibilitas baik. Ini berbeda dengan personal branding warga yang bukan pejabat publik yang lebih mudah.

 

Sebagai Ketua Dekranasda, Arumi mengatakan, cukup banyak cobaan untuk mengangkat branding produk UMKM.

 

"Soalnya masyarakat yang hendak beli, semakin kritis. Sekarang sulit kalau mau berjualan tidak mendeskripsikan barangnya. Kalau dulu kan tidak terlalu: yang penting bagus dan harga terjangkau," kata istri Emil Dardak.   

 

Sementara itu, Kepala Departement Kehumasan SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Indra Zulkarnaen, menyampaikan bahwa kegiatan industry migas memiliki tantangan tersendiri.

 

“Kegiatan industry migas  memiliki resiko tersendiri dalam kegaitan operasinya, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin komunikasi yang lebih lancar antar perusahaan dan rekan media,” kata Indra.

 

Pada kesempatan itu, Widya Gustiani, Astman CommRel & CID menyampaikan bahwa kegiatan media gathering ini dilakukan untuk lebih mempererat silaturahmi antara Pertamina dengan rekan - rekan media yang berada di Zona 11 dan Zona 12.

 

“Dengan dilaksanakannya beberapa kegiatan yang dilakukan 2 hari ini, semoga bisa lebih menguatkan sinergi antara Pertamina dan rekan -rekan media khususnya di Wilayah Bojonegoro, Tuban, Blora dan Rembang,” Tutup Widya Gustiani.  (Redaksi)

Share:

Tak Lebih 24 Jam, Satreskrim Polres Blora Tangkap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Disertai Pengroyokan

 



BLORA - Satuan Reserse Kriminal, (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah berhasil menangkap 3 orang pemuda yang diduga melakukan tindak pidana pencurian di sertai dengan Kekerasan dan atau melakukan kekerasan terhadap orang secara bersama sama/Pengroyokan.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK saat didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Setiyanto,SH,MH, Kasi Humas Iptu Budi Yuwono serta para ketua dan sesepuh perguruan silat se Kabupaten Blora dalam kegiatan Konferensi Pers di halaman belakang Mapolres Blora, Selasa, (23/11/2021).

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK menyampaikan bahwa kejadian berawal dari pesan berantai di aplikasi What Apps yang berisi hoaks.

 

"Hari ini kami dari Polres Blora menggelar Pres Rilis terkait tindak pidana pencurian yang disertai tindak pidana kekerasan secara bersama sama yang terjadi pada tanggal 21 November 2021 dengan TKP di SPBU Jepon," kata Kapolres Blora.

 

Apadapun tersangka yang berhasil diamankan adalah NF, alias Embes (18) warga kecamatan Randublatung Blora, dan 2 tersangka lain yang masih di bawah umur.

 

Menurut keterangan tersangka ada sekitar 20 orang yang melakukan pengeroyokan terhadap korban dan sampai saat ini Satreskrim masih melakukan pengejaran.

 

Kapolres menguraikan bahwa latar belakang kejadian berawal dari pesan berantai WA yang sifatnya hoaks.

 

"Ada informasi salah satu warga perguruan silat di Blora jaketnya dirampas secara paksa oleh salah satu perguruan silat lainnya yang ada di Blora juga. Informasi yang belum jelas ini tidak dikonfirmasi terlebih dahulu, langsung tersangka 20 orang ini berkumpul di SPBU Randublatung," beber Kapolres Blora.

 

"Kemudian mereka menuju ke Blora dan berputar putar di dalam kota Blora kemudian dari Alun alun Blora, menuju ke arah Cepu untuk mencari pelaku yang diduga melakukan perampasan jaket," lanjut Kapolres.

 

Setelah melakukan pencarian, akhirnya tersangka bertemu dengan korban yang mengenakan kaos salah satu perguruan silat berada di depan SPBU Jepon, dan akhirnya tersangka melakukan tindak pidana pencurian yang disertai penganiayaan terhadap korban.

 

Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Blora bersama Unit Reskrim Polsek Jepon melakukan penyelidikan, hingga akhirnya pada tanggal 22 November 2021 sekira pukul 15.30 wib, tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya.

 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah 2 unit sepeda motor, 2 unit hand phone serta Visum dari Rumah Sakit.

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 365 ayat 1 dan 2 serta pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

 

Kepada masyarakat Blora, terutama para orang tua Kapolres berpesan agar selalu menjaga anak anaknya. Karena pelaku dalam tindak pidana ini rata rata dibawah umur,

 

"Jaga pergaulan anak anak kita. Jangan mudah terpancing hoaks. Jika kita tidak ambil langkah cepat, maka bisa terjadi konflik yang bisa saja menimbulkan korban jiwa. Sangat disayangkan apabila anak anak kita menjadi korban kejadian tersebut," tandas Kapolres Blora. (Red)

Share:

Satlantas Polres Blora Bagikan Masker Gratis dan Bakti Sosial di Simpang 4 Biandono

 


 

BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora terus menggelorakan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Salah satunya adalah melalui Satuan Tugas, (Satgas) Operasi Zebra Candi 2021. Senin, (22/11/2021) anggota gabungan fungsi Polres Blora yang tergabung dalam Satgas Operasi Zebra melaksanakan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan serta disiplin berlalu lintas.

 

Selain menyampaikan imbauan melalui pembagian pamflet dan stiker, dalam kegiatan tersebut sekaligus dilaksanakan bakti sosial pembagian masker dan bantuan sosial berupa beras kepada kaum duafa. Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Zebra tahun ini difokuskan pada edukasi dan sosialisasi. Sekaligus untuk antisipasi munculnya gelombang ke tiga Covid-19 menjelang natal dan tahun baru.

 

"Kita terus gelorakan disiplin protokol kesehatan dan tertib berlalu lintas. Harapannya dapat tercipta Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif, serta sehat bebas dari Covid-19," kata Kasat Lantas.

 

Lebih lanjut mantan Kasat Samapta Polres Klaten ini membeberkan bahwa selain kegiatan edukasi, dalam Operasi Zebra kali ini petugas juga intensif melakukan sosialisasi vaksinasi.

 

"Kepada masyarakat yang belum vaksin, kita ajak agar segera mengikuti vaksinasi. Dan tentunya kami dari Satlantas Polres Blora siap membantu jika ada yang ingin mendaftar," beber Kasat Lantas.

 

Masih tambah AKP Edi, kegiatan Operasi Zebra ini akan dilaksanakan sampai tanggal 28 November 2021, dan diharapkan masyarakat tak bosan untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan.

 

"Jangan sampai ada gelombang ke tiga Covid-19 di Blora. Untuk itulah protokol kesehatan harus selalu kita jaga," tandasnya. (ADY/Red)

Share:

Perangkat Desa Harus Inovatif dan Melek Teknologi Untuk Layani Masyarakat

 



BLORA - Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blora Masa Bhakti 2021-2026 yang digelar di Pendopo Bupati Blora, Sabtu (20/11/2021).

 

Selain itu, hadir pula Ketua Pengurus PPDI Provinsi Jawa Tengah, Cuk Suyadi, dan Sekretaris PPDI Provinsi Jawa Tengah Fathur Rofiq, Forkopimda Blora, Kepala OPD terkait.

 

Dalam pelantikan tersebut, Cuk Suwartono dilantik dan dikukuhkan menjadi Ketua Pengurus PPDI Kabupaten Blora, Tarso seabagai Sekretaris PPDI Kabupaten Blora dan Siti Rubiyatun sebagai Bendahara PPDI Kabupaten Blora.

 

Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PPDI Kabupaten Blora yang telah dilantik.

 

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Blora pertama mengucapkan selamat kepada bapak ibu yang sudah dilantik semoga amanah dan mampu membawa PPDI Kab. Blora dengan lebih maju,” pesan Bupati.

 

Bupati berharap, perangkat desa ini mampu menjadi ujung tombak pembangunan di Kabupaten Blora, selaku inovatif dan selalu mengikuti perkembangan teknologi.

 

“Diharapkan agar menjadi ujung tombak dalam rangka untuk pembangunan ini, karena pembangunan ini kita pusatkan di desa, tentunya peran dari perangkat ini menjadi suatu yang sangat penting,” papar Bupati.

 

Lanjutnya, terkait dengan pembangunan infrastruktur, kedepannya Pemkab akan berfokus pada pembangunan jalan. Maka pembangunan infrastruktur di desa diharapkan dapat selaras.

 

“Nanti kalau kabupaten fokus pembangunan jalan, dan pemerintah desa juga sama fokus membangun jalan di desanya, saya yakin nanti akan mengungkit pertumbuhan ekonomi yang ada di Blora ini, kita optimis Blora kedepan akan semakin maju,” sambungnya.

 

Dikatakannya, bahwa harmonisasi pembangunan di desa penting untuk mencapai desa yang sejahtera dan maju.

 

“Selain harmonisasi, kami juga ingin agar pengembangan ekonomi di desa terus ditingkatkan tentunya dengan potensi yang ada, termasuk Bumdes-nya,” ucapnya.

 

Bupati juga memberikan arahan kepada perangkat desa untuk aktif memanfaatkan media sosial dalam rangka melayani, serta menampung masukan dan saran dari masyarakat.

 

“Saya minta perangkat desa untuk terus melakukan pembenahan-pembenahan, melakukan peningkatan kualitas karena eranya sudah digital, harus melek teknologi,” terang Bupati Arief.

 

“Nanti kita latih agar punya medsos, Bupati saja bermedsos masa perangkatnya tidak, jadi ketika ada persoalan di desa teman-teman bisa membantu saya melayani masyarakat. Selama ini semuanya laporan ke Bupati,” sambungnya.

 

Ketua PPDI Jawa Tengah Cuk Suyadi, berharap agar PPDI Kabupaten Blora saat ini untuk mampu bersinergi tidak hanya dengan Kepala Daerah saja, melainkan Forkopimda dan pihak terkait lainnya juga.

 

“Sinergis juga dengan DPRD kabupaten, bersinergi dengan PMD, Kapolres, Kodim, Kejaksaan kemudian pengadilan juga. Ketika di kabupaten bersinergis dan ada ‘bangunan’ hubungan yang baik maka pastinya kegiatan PPDI akan didukung pula oleh para pemangku kebijakan,” terangnya.

 

Pihaknya juga menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya pengurus PPDI Kabupaten Blora periode 2021-2026. Cuk Suyadi berharap PPDI dapat semakin maju.

 

“Kita harus bisa membangun PPDI kedepan lebih maju, lebih kompak antara pengurus dan anggotanya, untuk kedepan dibawah komando bapak Cuk Suwartono bisa lebih maju,” terang Cuk Suyadi

 

Pihaknya berharap, mudah-mudahan kedepan PPDI yang ada di Blora ini lebih maju lebih eksis.

 

"Selamat menjalankan tugas sebagai amanah," ucapnya.

 

Sementara itu Ketua PPDI Kab Blora, Cuk Suwartono mengungkapkan bahwa setiap periode memiliki tantangan yang berbeda-beda. Dirinya mengajak seluruh pengurus untuk memiliki semangat pengabdian.

 

“Kini saatnya kita teguhkan, kita kukuhkan pengabdian kita dalam membangun desa dan tentunya dalam semangat Sesarengan mBangun Blora,” terang Cuk Suwartono.

 

Ia mengatakan, Mudah-mudahan setelah pelantikan ini bersama kawan-kawan bisa segera mindaklanjuti hasil Musda PPDI Kab. Blora untuk segera melakukan rapat kerja dan menindaklanjuti program-program yang telah direncanakan bersama. (Red).

Share:

Pilkades Serentak Tahun 2021 Kabupaten Blora Diamankan Pasukan BKO Brimob Polda Jateng

 

 


BLORA - Untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021 kabupaten Blora, Pasukan BKO Brimob Polda Jateng diturunkan. Setidaknya ada 31 pasukan elite Polri tersebut disiagakan untuk antisipasi kejadian tidak diinginkan.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kabag Ops Kompol Supriyo,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa hari ini telah datang sebanyak 31 anggota Brimob Polda Jawa Tengah yang akan memback up pelaksanaan pengamanan Pilkades serentak 2021 di wilayah kabupaten Blora.

 

"Kita mendapat back up dari pasukan BKO Brimob Polda Jateng. Kita harapkan pelaksanaan Pilkades serentak di Blora aman dan kondusif," kata Kabag Ops Polres Blora. Sabtu, (20/11/2021).

 

Untuk diketahui jadwal pelaksanaan Pilkades serentak di Blora meliputi :

 

- Pilkades Susulan 2 Desa :

1. Desa Biting Kecamatan Sambong tanggal 21 November 2021

2. Desa Dringo Kecamatan Todanan tanggal 21 November 2021

 

- Pilkades PAW 6 Desa :

1. Desa Plumbon Kecamatan Ngawen tanggal 21 November 2021

2. Desa Jatiklampok Kecamatan Banjarejo tanggal 17 November 2021

3. Desa Pulo Kecamatan Kedungtuban tanggal 21 November 2021

4. Desa Wotbakah Kecamatan Japah tanggal 21 November 2021

5. Desa Tawangrejo Kecamatan Tunjungan tanggal 21 November 2021

6. Desa Pelem Kecamatan Jati tanggal 10 November 2021.

 

"Semoga pelaksanaannya secara keseluruhan aman dan lancar. Kami imbau kepada warga, terutama yang tempat domisilinya dilaksanakan Pilkades, siapapun yang jadi, kerukunan dan kesatuan warga harus tetap terjaga," pungkas Kabag Ops Polres Blora. (Redaksi).

Share:

Operasi Zebra Candi 2021, Polres Blora Buka Gerai Masker Gratis dan Bakti Sosial Di Simpang 3 Koplakan

 



BLORA - Polres Blora Polda Jawa Tengah terus melakukan berbagai macam upaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif serta bebas dari Covid-19.  Salah satunya adalah melalui Satuan Tugas (Satgas) Operasi Zebra Candi 2021.

 

Jumat, (19/11/2021) petugas gabungan fungsi Polres Blora yang tergabung dalam Satgas tersebut, melaksanakan sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas dan tertib protokol kesehatan dirangkaikan dengan bakti sosial.

 

Dalam kegiatan tersebut tim Satgas Operasi Zebra Polres Blora membuka gerai masker gratis sembari bakti sosial di kawasan simpang tiga Koplakan

 

Kasat Lantas Polres Blora AKP Edi Sukamto,SH,MH melalui Kaur Bin Ops Iptu Zaenul Arifin,SH mengungkapkan bahwa dalam kegiatan operasi Zebra Candi Tahun 2021 ini lebih dikedepankan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Terutama edukasi prokes dan disiplin berlalu lintas.

 

"Kita buka gerai masker gratis, sekaligus sambil kita gelar bakti sosial pembagian beras kepada kaum duafa," kata Kaur Bin Ops Satlantas.

 

Iptu Arifin menambahkan, kepada masyarakat ia mengimbau agar warga yang belum ikut vaksinasi segera mendaftarkan diri, dan Polres Blora siap membantu memfasilitasi.

 

"Jika ada warga yang belum vaksin, silahkan bisa mendaftar di Polres Blora, Satlantas atau di Polsek Jajaran," tandasnya.

 

Kemudian menyikapi datangnya musim hujan diwilayah kabupaten Blora Iptu Arifin berpesan kepada masyarakat agar selalu hati hati dan waspada terhadap bencana alam. "Masuk musim hujan, yang perlu kita waspadai adalah bencana alam seperti angin puting beliung serta banjir, untuk itu kita harus selalu waspada," pungkasnya. (Red)

Share:

Bambang Sutrisno Apresiasi Rencana Percepatan Pembangunan di Blora

 

 


BLORA  - Usai menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, bersama Pengurus dan Anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Blora, Bambang Sutrisno menjelaskan kepada para awak media terkait apresiasinya rencana percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan reaktivasi Bandara Ngloram di Blora.

 

"Saya sangat mengapresiasi rencana percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Blora oleh Bupati dan jajarannya, kita tahu infrastruktur jalan di Blora ini masih relatif minim ya, dan kondisinya banyak yang masih kurang baik, jadi perlu percepatan pembangunan infrastruktur jalan ini, kami akan turut menyampaikan dan mengawasi agar bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat," ungkapnya.

 

Dukung Hutang Daerah

 

Saat dikonfirmasi pendapatnya terkait rencana utang daerah yang akan dilakukan oleh Pemkab Blora, untuk membangun infrastruktur jalan, Anggota DPD sekaligus Anggota MPR RI ini, menyampaikan bahwa hal itu tidak masalah, dan diperbolehkan secara regulasi, selama penggunaannya jelas untuk pembangunan.

 

"Masalah hutang daerah, saya rasa tidak masalah ya, selama penggunaannya jelas untuk membangun infrastruktur jalan, dan secara regulasi memang diperbolehkan hutang daerah itu, karena untuk percepatan pembangunan daerah," ungkapnya kembali.

 

Reaktivasi Bandara Ngloram

Selain soal hutang daerah, Bambang Sutrisno juga sangat mendukung adanya reaktivasi Bandara Ngloram, atau dibukanya jalur penerbangan menuju ke Blora, dan dirinya siap mengawal dan mengawasi pelaksanaannya, agar bisa mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat Blora.

 

"Kemudian terkait reaktivasi Bandara Ngloram, saya sangat setuju pembukaan jalur penerbangan ke Blora, untuk perhubungan antar daerah menjadi lebih cepat, dan membuka peluang ekonomi masyarakat Blora, misalnya terbukanya investasi di bidang perhotelan, restoran dan destinasi wisata, dan usaha lainnya," ujar Bambang Sutrisno. (Red)

Share:

Sekdes di 7 Desa Kecamatan Banjarejo Resmi Dilantik

 



BLORA - Pemerintah Desa di wilayah Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora melaksanakan Pelantikan Sekretaris Desa (Sekdes). Ada 7 desa yang melakukan pelantikan serentak pada Rabu, (17/11/2021) di masing - masing Balai Desanya.

 

Adapun 7 desa tersebut yakni Buluroto, melantik Ali Murtono, Balongrejo, Suharti, Karangtalun, Muriyono, Banjarejo, Dwi Puji Wijayanto, Wonosemi, Parlan, Klopoduwur, Lusiana dan Gedongsari, Arif Zainudin, semuanya untuk jabatan Sekretaris Desa.

 

Untuk sementara beberapa desa yang lain, rencananya akan segera diadakan pengisian Perangkat Desa untuk jabatan yang sama, yaitu Sekretaris Desa yang masih kosong.

 

"Selamat dan sukses, yang hari ini sudah dilantik menjadi Sekdes, semoga kedepan amanah dalam menjalankan tugas, dan setelah ini, langsung diadakan pembentukan panitia pengisian Perangkat Desa yang kosong, dan selanjutnya pengadaan Perangkat Desa," ucap M. Toha Mustofa, Sekretaris Camat Banjarejo saat memberi sambutan di Desa Balongrejo.

 

Kinerja Bagus Panitia

 

Sementara itu, Lusiana, peserta dari Desa Klopoduwur yang lolos tes seleksi hari Selasa (16/11/2021) kemarin, yang hari ini juga dilantik, saat ditemui awak media mengucapkan terimakasihnya kepada Panitia dan Jajaran Kecamatan Banjarejo yang sudah bekerja dengan sangat baik.

 

"Terimakasih banyak kepada Panitia dan Pemerintah Kecamatan Banjarejo, yang dalam waktu bisa dikatakan sangat singkat ini, tahapan pengisian posisi Sekdes dapat terselenggarakan dengan baik dan lancar, baik itu tes tertulis sampai dengan terlaksanakannya pelantikan hari ini," kata Lusiana.

 

Untuk diketahui, pelaksanaan pelantikan tersebut dihadiri oleh Camat Banjarejo, Sekretaris Kecamatan, Kasi Pemerintahan Kecamatan Banjarejo, PD, PLD, Babinsa, Babinkamtibnas, Pemdes, BPD, LPMD, PKK, Tokoh Masyarakat, RT/ RW Desa masing - masing, dengan tetap  menerapkan protokol kesehatan. (Red)

Share:

HUT Brimob Ke-76, Polres Blora Santuni 25 Anak Yatim

 


 

BLORA - Selasa 16 November 2021 bertempat di Aula Arya Guna Polres Blora telah digelar kegiatan Tasyakuran HUT Brimob ke 76 yang dirangkaikan kegiatan santunan anak yatim yang dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran serta anggota Eks Brimob Polres Blora dan 25 anak yatim yang mendapatkan santunan.

 

Kapolres Blora menjelaskan bahwa sebenarnya HUT Brimob ke 76 adalah 14 November 2021 kemarin, namun karena padatnya kegiatan, untuk acara Tasyakuran dan Santunan baru dilaksanakan pada hari ini.

 

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT Brimob Polres Blora sudah dimulai sejak awal bulan November. Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi turnamen sederhana olahraga voli antar anggota, bakti sosial pembagian paket sembako kepada kaum duafa, anjangsana dan penyerahan tali asih kepada purnawirawan, serta kegiatan santunan anak yatim yang digelar hari ini.

 

"Dengan momentum HUT Brimob Ke-76, Tentunya kita harus semakin semangat dalam melaksanakan tugas. Dan Alhamdulilah dalam rangkaian kegiatan HUT Brimob kita bisa laksanakan bakti sosial kepada kaum duafa," kata Kapolres Blora.

 

AKBP Wiraga Dimas Tama berpesan kepada seluruh anggota, terutama eks-Brimob Nusantara Polres Blora agar tetap menjaga kekompakan dan kesolidan terutama dalam melaksanakan tugas tugas melayani masyarakat.

 

"Laksanakan tugas dengan ikhlas dan niati dengan ibadah. Sesuai semboyan Brimob Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan," pungkas Kapolres Blora. (Red)

Share:

Anggota DPRD Blora Supriedi Kawal Survey Jalan Poros Sundangwungu - Balongrejo

 



BLORA - Anggota DPRD Blora, dari Partai Demokrat, Supriedi, dari Dapil  Blora 5, yang meliputi 3 Kecamatan yaitu Banjarejo, Tunjungan dan Ngawen, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora,  melakukan survei jalan dari Desa Sendangwungu ke Desa Balongrejo. Turut hadir mengikuti Camat Banjarejo dan Kades Balongrejo, pada Senin, (15/11/2021).

 

Percepatan pembangunan infrastruktur jalan, perlu didorong, agar aktivitas lalu lintas warga masyarakat setempat, lancar dan dapat menunjang peningkatan perekonomian rakyat.

 

"Jalan utama menuju kabupaten ini harus baik, karena banyak pengguns yang melalui jalan ini untuk meningkatkan perekonomiannya, terutama warga desa Balongrejo dan Sembongin," kata Supriedi  saat ditemui awak media.

 

Konsen Kawal Program

 

Politisi Muda dari Partai Demokrat itu, diketahui sejak awal menjabat sangat konsen pada pembangunan infrastruktur jalan, terutama di wilayah Dapil 5, yang menjadi basis masanya, yaitu Banjarejo, Ngawen dan Tunjungan.

 

Lanjutnya, dalam memperjuangkan pembangunan jalan tersebut, Supriedi tidak pernah lelah untuk mencari terobosan - terobosan, untuk mewujudkannya demi masyarakat. Seiring dengan visi misi Bupati Blora H. Arief Rohman, M.Si "Dalane Alus, Banyune Lancar Terus.

 

 Hal yang sama juga disampaikan oleh Lasiman dan Ahmad Rosidi, tokoh pemuda Desa Balongrejo yang berada di lokasi tersebut, merasa bangga atas kinerja  Supriedi, yang tidak pernah lelah berjuang demi kepentingan masyarakat umum, yakni di bidang infrastruktur jalan.

 

"Wakil rakyat muda dan cerdas ini, sangat peduli dan ngayomi masyarakat, tentu harus kita dukung programnya, agar semua pembangunan bisa segera terealisasi. Semoga cepat terealisasi apa yang menjadi harapan masyarakat selama ini, yaitu jalan ini baik," kata Lasiman.

 

Setelah survei lokasi selesai, Supriedi, beserta Dinas PUPR Kabupaten Blora menyambangi Kantor Desa Balongrejo, yang saat itu, juga sedang diadakan pembentukan panitia Mutasi Sekdes yang dihadiri Camat Banjarejo, Ketua BPD dan Ketua LPMD Balongrejo. (Red)

Share:

Antisipasi Korban Tersambar Petir, Bhabinkamtibmas Polres Blora Imbau Warga Waspada

 



BLORA - Hujan deras yang disertai kilat dan petir diawal musim penghujan, yang terjadi di wilayah Kabupaten Blora, menimbulkan kerawanan tersendiri bagi warga. Salah satunya adalah ketika petir datang saat hujan.

 

Untuk itulah, Kasat Binmas Polres Blora Polda Jawa Tengah AKP Sudarto perintahkan Bhabinkamtibmasnya agar turun ke desa untuk memberikan imbauan kepada warga binaan, agar waspada saat hujan deras turun.

 

“Untuk antisipasi korban tersambar petir, kami perintahkan Bhabinkamtibmas agar turun ke desa, untuk mengimbau warga agar berhati hati, saat beraktifitas di sawah, terutama ketika hujan deras yang disertai kilat dan petir.” Ucap Kasat Binmas, Sabtu, (13/11/2021).

 

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas desa Gadu Polsek Sambong Aipda Priyono, sambang ke persawahan di dukuh Kendilan, guna mengimbau warga agar hati hati dan waspada saat beraktifitas di sawah, terutama ketika hujan deras melanda.

 

“Kami sampaikan imbauan kepada warga agar waspada terhadap kilat dan petir, terutama saat beraktivitas di sawah, jika hujan deras, lebih baik pulang atau berteduh saja.” kata Bhabinkamtibmas Aipda Priyono.

 

Bhabinkamtibmas membeberkan bahwa ketika hujan deras yang disertai petir, tentunya sangat berbahaya, jika beraktifitas, terutama di ruang terbuka seperti di persawahan, dimana bisa saja petir datang menyambar.

 

“Lebih baik menunggu hujan reda, baru kembali beraktifitas, ingat utamakan keselamatan jiwa dan raga, karena keluarga pasti menunggu di rumah.” tandasnya.

 

Sementara Itu Parjan, salah satu warga Kendilan, mengaku senang dengan adanya imbauan yang di sampaikan oleh Bhabinkamtibmas.

 

“Tentunya kami senang, dengan adanya peringatan yang disampaikan oleh Pak Bhabin, jujur kebanyakan petani disawah ingin segera menyelesaikan pekerjaannya, terkadang kami nekat meskipun hujan.” ucap Parjan.

 

Terpisah Kapolsek Sambong Iptu Rustam,SH menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmasnya sudah tepat. Dimana untuk antisipasi korban tersambar petir, Bhabinkamtibmas turun langsung ke desa binaan menyampaikan imbauan kepada warga binaan. (Red)

Share:

Modus Korupsi Paling Banyak Terjadi, itu Suap !?!

 



BLORA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI gelar rakor pemberantasan korupsi dengan Gubernur Jateng dan Kepala Daerah se-Jawa Tengah, Bupati Blora, H. Arief Rohman, pada Kamis siang (11/11/2021) kemarin, mengikuti rapat koordinasi terkait pemberantasan tindak korupsi terintegrasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,  di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah.

 

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua KPK RI, Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri,  bersama Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo,  serta diikuti seluruh Kepala Daerah dan Ketua DPRD se-Jawa Tengah.

 

Dalam rakor tersebut, Ketua KPK RI Komjen. Pol. Firli Bahuri, dan Gubernur memberikan arahan kepada Kepala Daerah dari Kabupaten/Kota se Jawa Tengah yang hadir secara langsung, serta jajaran Pemerintah Daerah secara virtual tentang pentingnya pencegahan korupsi.

 

Mengawali arahannya, Ketua KPK menyampaikan, apresiasi atas capaian MCP di Jawa Tengah yang sudah baik. MCP atau monitoring centre for prevention, adalah merupakan capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi.

 

“Kami ingin menyampaikan dulu apresiasi kepada Jawa Tengah dan jajarannya, Bupati dan Walikota karena hasil monitor KPK dengan MCP,  8 aspek yang kita intervensi, menunjukan angka yang cukup menggembirakan” ucapnya.

 

Peran Kepala Daerah

 

Ketua KPK dalam arahannya menjelaskan, beberapa hal terkait tindak pidana korupsi. Kemudian, pihaknya juga memberikan arahan, terkait peran penting seorang Kepala Daerah.

 

“Saya ingin sekedar mengingatkan kembali peran Kepala Daerah, peran penting kepala daerah ingin mewujudkan tujuan negara, karena tujuan negara tidak akan bisa terwujud, tanpa peran bapak ibu sekalian” ucapnya.

 

Kemudian, tambah Komjen Firli, juga menjamin stabilitas politik dan keamanan, menjamin keselamatan masyarakat dari segala gangguan bencana dan pertumbuhan ekonomi, menjamin kepastian kemudahan investasi dan perizinan berusaha, serta menjamin keberlangsungan program pembangunan nasional.

 

Dikatakannya, untuk memberantas korupsi, kita harus hilangkan niat orang untuk korupsi, kesempatan orang untuk korupsi, dan harus membuat mereka takut untuk korupsi.

 

“Sehingga pemberantasan korupsi yang dikedepankan KPK saat ini dengan tiga pendekatan”  terangnya.

 

Pada kesempatan itu, Sekda Komang pimpin jajaran Kepala OPD, Camat dan Inspektorat Daerah ikuti rakor pemberantasan korupsi dengan KPK secara virtual

 

Tiga Pendekatan KPK

 

Firli merinci yakni pendekatan pertama adalah menggunakan pendidikan dan peran masyarakat, kedua pendekatan pencegahan, dan terakhir adalah pendekatan penindakan.

 

“Seberapa kecil pendapatan akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dan seberapa besar pendapatan tidak akan cukup, untuk memenuhi gaya hidup. Kuncinya komitmen dan integritas, agar niat korupsi ini tidak muncul. Integritas yang rendah dapat menimbulkan niat korup,” tegas Firli Bahuri.

 

Adapun, Gubernur Ganjar memaparkan mengenai beberapa area yang menjadi potensi korupsi seperti berkaitan dengan APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Publik, hingga Kepegawaian.

 

Ganjar menyampaikan, berdasarkan data yang diperolehnya,  pelaku tindak pidana korupsi berasal dari berbagai macam kalangan.

 

“Ada data yang diberikan oleh website KPK, ini pelaku korupsi tahun 2004 sampai 2020, jumlahnya cukup banyak dan ternyata pesertanya banyak, mulai dari swasta, di legislatif, eksekutif, Kementerian dan Kepala Daerah” terang  Ganjar.

 

Suap Paling Banyak

 

Disampaikannya, yang paling banyak dilakukan adalah penyuapan, lalu di pengadaan barang dan jasa, penyalahgunaan anggaran, pencucian uang/ money laundry pungutan liar, perizinan, dan menghalangi proses hukum.

 

Gubernur mengatakan bahwa korupsi, dapat berdampak pada banyak bidang. Selain itu, upaya-upaya pemberantasan korupsi, dapat dilakukan dari segi regulasi, penerapan dan penegakan hukum secara konsisten dan adil,  diklat integritas kepemimpinan semakin baik, dan ASN Berintegritas. Kemudian, ada beberapa strategi pencegahan yang dapat dilakukan.

 

“Strategi pencegahannya tentu preemptif, preventif, detektif, dan juga ada yang represif, Alhamdulillah kalau kita bicara mendeteksinya, itu kewajiban LHKPN terimakasih Jawa Tengah dulu pernah dikasih penghargaan karena eksekutif dan legislatif di Provinsi bisa 100 persen” ucapnya.

 

Selain itu, pihaknya juga terus mendorong pengelolaan keuangan negara, agar semakin optimal. Kemudian capaian MCP yang ada di Jawa Tengah, untuk terus semakin ditingkatkan. Gubernur Ganjar juga memberikan beberapa arahan, terkait rekomendasi pencegahan korupsi kepada Pemerintah Daerah.

 

“Kita ada rekomendasinya, meningkatkan komitmen Kepala Daerah dan Kepala OPD, agar bekerja sesuai ketentuan yang berlaku, membuat sistem layanan terintegrasi, mensosialisasikan budaya anti korupsi dan integritas di lingkungan masing-masing” terang Gubernur

 

“Penguatan APIP, peningkatan komitmen perbaikan tata kelola Pemda lewat program MCP, penguatan pengawasan tata kelola Dana Desa, dan sinkronisasi data perizinan provinsi dengan kab/kota secara sistemik” lanjutnya.

 

Blora Laksanakan Arahan

 

Sementara itu, Bupati H. Arief Rohman, pun menyatakan kesiapannya, untuk menindaklanjuti arahan Ketua KPK RI dan Gubernur Ganjar Pranowo, terkait pencegahan korupsi khususnya di Kabupaten Blora.

 

“Apa yang disampaikan Ketua KPK dan Pak Gubernur akan menjadi catatan kami, agar bisa benar-benar dilaksanakan di Kabupaten Blora. Kita ingin, kedepan Blora bebas dari segala bentuk praktek korupsi. Korupsi itu timbul karena keserakahan, kekuasaan, dan kesempatan. Tidak ada pelaku korupsi itu orang miskin, yang ada koruptor itu, pasti orang yang punya kuasa dan orang kaya, itu kata beliau tadi. Ini menjadi perhatian kami untuk disampaikan ke jajaran,” ungkap Bupati.

 

Terpisah, Sekda Komang Gede Irawadi, usai mengikuti rakor secara daring melalui zoom meeting dari Inspektorat Blora, meminta kepada jajarannya, agar arahan arahan dari KPK untuk dapat diperhatikan dan ditindaklanjuti dengan baik.

 

Inspektur Daerah Blora., Kunto Aji, berharap, agar dengan adanya rapat koordinasi dengan Ketua KPK tersebut, dapat menambah pengetahuan bagi Perangkat Daerah, terkait pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi terintegrasi.

 

“Saya harap rapat kali ini, dapat menambah ilmu dan wawasan kita. Saya juga minta, kita semua untuk selalu mendukung upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi” pungkasnya.

 

Adapun rapat secara virtual tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, Inspektur Daerah, Kunto Aji, Kepala OPD Pemkab Blora, Camat, dan jajaran Inspektorat Kabupaten Blora.  (Redaksi) 

Share:

Sekda Komang: Saya Minta Hutang Daerah Blora Dapat Pendampingan KPK

 



BLORA - Memperhatikan kondisi jalan di wilayah Kabupaten Blora yang 45% lebih dalam kondisi rusak parah, dan keterbatasan anggaran dari Pusat maupun Provinsi untuk membangunnya, dan juga akibat krisis pandemi Covid-19 ini, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berhitung, dan mengambil opsi, yaitu berencana ajukan utang daerah sebesar Rp.250Milyar, rencana ini telah lama direspon oleh Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank.

 

Hal itu dikonfirmasikan oleh Sekretaris Daerah, Komang Gede Irawadi, saat beraudiensi dengan LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN), di Ruang Rapat DPRD Blora, bersama dua anggota DPRD Blora, yakni H. Supardi dari Partai Golkar dan Muhammad Ali Uddin dari PKB, pada Senin (08/11/2021).

 

"Opsi hutang kita pilih, karena anggaran kita yang sangat terbatas, untuk membangun infrastruktur jalan, meskipun kami sudah menyisir anggaran kegiatan seluruh OPD, hingga Rp. 94 Milyar, kita sudah habis - habisan berhemat, sementara anggaran dari Pusat yaitu DAU juga dipotong dan DAK Fisik berkurang hingga Rp. 50 Milyar, sedangkan yang dari Provinsi kita belum tahu, kemungkinannya juga turun," ungkapnya.

 

Sudah Perhitungkan Matang

 

Meskipun anggaran dari pusat terpotong banyak, namun agenda Pemerintah Daerah harus tetap berjalan, sebagai contoh seleksi PPPK dan CASN, kemudian seleksi Perangkat Desa yang juga butuh anggaran sebesar Rp.90 Milyar untuk persiapannya, belum dana untuk penanganan covid-19, yaitu percepatan vaksinasi. Sedangkan kondisi jalan, dalam kondisi memprihatinkan, butuh percepatan pembangunan, karena sangat dibutuhkan oleh warga Kabupaten Blora.

 

"Jadi ini sudah benar - benar kami perhitungkan angkanya, kalau hutang daerah itu sudah ada regulasi yang membolehkan, yang tidak diperbolehkan kita hutang dananya untuk dibagi - bagi, oleh karena itu, karena ini yang pertama, kami usulkan pendampingan dari KPK sekalian, saya juga tidak mau kalau hutang ini, bikin kita masuk penjara," tandasnya.

 

Sebagai informasi, DPRD Blora merespon permohonan audiensi dari kelompok Pemantau Keuangan Negara (PKN), yang dipimpin oleh Kisman, terkait rencana pinjaman daerah yang menurutnya, akan merugikan rakyat Blora, dan meminta Pemerintah untuk mencari alternatif pembiayaan, dari penghematan anggaran rutin, dan efisiensi dengan puasa anggaran, serta mengoptimalkan PAD dari Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas, yang dihasilkan dari perubahan undang - undang dana perimbangan pusat dan daerah. (Redaksi)

Share:

Kapolsek Tunjungan manfaatkan Lahan Kosong, Menjadi Kebun Buah dan Sayur

 



BLORA - Terobosan kreatif dilakukan oleh Polsek Tunjungan Polres Blora Polda Jawa Tengah dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah ditengah pandemi Covid-19.

 

Kapolsek Tunjungan AKP H. Soeparlan,SH mempunyai sebuah ide kreatif untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang kosong dibelakang bangunan kantor Mapolsek Tunjungan.

 

Berawal dari instruksi Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK, AKP Soeparlan langsung bergerak cepat menanami lahan kosong tersebut, hingga akhirnya saat ini lahan tersebut menjadi kebun buah dan sayur. Aneka tanaman yang ada seperti buah mangga, nangka, matoa, kelengkeng, serta sayur mayur seperti lombok, kacang kacangan, dan tomat sudah tumbuh subur, dan beberapa sudah siap dipanen.

 

Tak hanya itu, pada lokasi tersebut juga dibangun sebuah kolam ikan dibawah gazebo yang indah. Dengan tujuan sebagai tempat singgah ataupun tempat istirahat bagi tamu ataupun pengunjung Mapolsek Tunjungan.

 

"Lokasi ini kita siapkan dan kita disein santai seperti ini. Jadi masyarakat umum, mungkin yang mengurus surat surat ataupun yang berkunjung kesini, bisa santai menikmati indahnya pemandangan. Dan masyarakat bisa ikut petik buah disini, gratis," beber Kapolsek Tunjungan, Senin, (08/11/2021).

 

Salah satu yang menarik adalah dalam pengelolaan lahan tersebut, Kapolsek menerapkan pertanian semi modern, dimana dalam perawatan menggunakan sistem Irigasi sprinkler atau spray irrigation.

 

"Sekaligus kita sampaikan edukasi pertanian kepada warga tentang irigasi sprinkler. Dimana lebih praktis dan hemat biaya serta tenaga," lanjut Kapolsek Tunjungan.

 

Irigasi sprinkler atau spray irrigation adalah model pemberian air keseluruh permukaan lahan yang akan diairi didukung pipa bertekanan. Sistem ini dapat diklasifikasikan menjadi system permanen, portable atau semi portable,

 

Irigasi ini merupakan metode irigasi yang fleksibel.Dapat digunakan untuk menyiram tanaman juga pemupukan, pengobatan serta menjaga kelembaban tanah maupun mengontrol kondisi iklim sesuai dengan kondisi tanam.

 

"Kita siapkan pompa air dan pipa pipa sebagai sarana pengairan. Dibeberapa titik kita siapkan alat spray, jadi tinggal klik air langsung menyirami tanaman. Kita tidak perlu berjalan membawa ember untuk menyirami keliling lahan," tambah Kapolsek Tunjungan.

 

Kepada masyarakat, mantan Kasi Humas Polres Blora ini berpesan untuk selalu kreatif dan inovatif. Dengan memanfaatkan potensi yang ada. Salah satunya adalah jika ada lahan yang kosong agar dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa membawa manfaat bagi keluarga.

 

"Jika panennya melimpah, tentunya bisa dijual dan bisa menjadi penambah pendapatan bagi warga. Melalui kebun inilah, secara tidak langsung kita berikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat," pungkas Kapolsek Tunjungan. (Red)

Share:

Bupati Blora H. Arief Siap Bersinergi dengan Saudara Tua

 

 


BLORA - Bupati Blora, H. Arief Rohman menghadiri undangan pembukaan Musyawarah Cabang VIII Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Blora, pada Jumat Siang (05/11/2021) di Kantor DPC PPP Blora, di dukuh Gabus, Kelurahan Mlangsen, Kabupaten Blora.

 

Kehadirannya selaku Kepala Daerah di Blora, yang juga politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, dirasakan sangat penting dan strategis, untuk menjalin silaturahmi, sekaligus rekonsiliasi pasca konstelasi politik Pilkada Blora, yang telah berlalu, setahun lebih. Seperti yang diketahui PPP saat Pilkada mengusung pasangan Umi Kulsum - Agus Sugiyanto atau Umat.

 

"Sebagai saudara tua, saya berharap Bupati Arief bisa bersinergi dengan PPP, untuk sesarengan mbangun Blora, dan saya tekankan kepada seluruh Anggota DPRD, Pengurus dan Kader PPP, untuk mendukung kebijakan dari Pemerintah yang dipimpin Mas Arief, jika menyangkut untuk kepentingan yang bermanfaat bagi umat," tandas Arwani Thomafi.

 

Siap Bersinergi Membangun

 

Bupati Arief menjawab bahwa dirinya siap merangkul semua, untuk sesarengan mbangun Blora, sesuai taglinenya saat kampanye dalam Pilkada lalu, dan kini menjadi visi misinya dalam menjalankan Pemerintahan.

 

Bupati Blora, H. Arief Rohman mengajak seluruh Anggota DPRD, Pengurus dan Kader dari PPP Blora untuk bersinergi, sesarengan mbangun Blora.

 

Dirinya juga meminta kepada Gus Aang, sebagai Politisi Pusat untuk mendukung, dan membantu upayanya dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan, yang dalam kondisi 70 % masih dalam kondisi rusak.

 

"Untuk membangun Blora, kita tidak bisa sendiri, butuh dukungan politik dari seluruh Partai, termasuk PPP, dalam rangka Sesarengan mbangun Blora, demi mewujudkan kesejahteraan umat dan masyarakat Blora, kami minta dukungannya Gus Aang untuk mengawal program kami di Pusat," ujar Bupati Arief (Red)

Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels