215 Nakes Dilantik dan Diambil Sumpah Jadi PPPK di Blora
Blora Siap Pengamanan Arus Mudik maupun Arus Balik Lebaran 2023
BLORA – Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral kesiapan menghadapi Idul Fitri 1444 H / 2023 M yang digelar Polda Jawa Tengah bersama Forkopimda Jateng, di Semarang, pada Rabu 12 April 2023.
Dalam rakor lintas sektoral tersebut, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyampaikan, bahwa rakor lintas sektoral digelar untuk persiapan Operasi Ketupat Candi yang akan dilaksanakan mulai 18 April hingga 1 Mei 2023.
“Kita melakukan cek jelang Operasi Ketupat Candi yang akan digelar mulai 18 April hingga tanggal 1 Mei 2023,” kata Irjen Pol. Ahmad Luthfi.
21.147 Personel Gabungan
Irjen Pol. Ahmad Luthfi mengatakan, bahwa ada 21 ribu personel yang akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Candi 2023, untuk pengamanan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
“Kita terjunkan 21 ribu personel yang tersebar di 253 pos pengamanan di seluruh Jawa Tengah, dengan menggandeng Forkopimda atau stakeholder baik TNI, Polri dan unsur masyarakat,” imbuhnya.
Tepatnya, di tingkat Jawa Tengah, untuk pengamanan mudik lebaran tahun ini, telah disiagakan 21.147 personel. Terdiri atas 13.863 personel polisi jajaran Polda Jateng, 1.222 personel TNI, dan 6.062 personel dari instansi terkait. Personel itu disebar di 253 Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu yang ada di Jawa Tengah.
Puncak Arus Mudik
Dikemukakan, puncak arus mudik Idul Fitri 1444 H diperkirakan akan terjadi pada 19 April 2023. Pihaknya sudah menyiapkan jalur tol, pantura tengah, jalur selatan, yang siap untuk dilalui pemudik. Khusus jalur tol nantinya akan diberlakukan one way nasional, detail mekanismenya dari Korlantas Mabes Polri.
“One way nantinya dari gerbang tol Palimanan sampai ke Kalikangkung, misal Kalikangkung terjadi kepadatan akan diperpanjang hingga Bawen,” terangnya.
Sedangkan one way lokal, pihaknya juga sudah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas. “One way lokal kewenangan Polda, ketika terjadi kepadatan arus akan dibuang di Kaligawe, Batang, maupun exit lainnya. Sehingga saat penumpukan di Kaligawe tidak terjadi penumpukan,” ungkap Luthfi.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah bersinergi dengan TNI-Polri, untuk mengantisipasi pasar tumpah dan tempat berpotensi kerumunan di sepanjang jalur mudik. Selain itu, Ganjar juga meminta perbaikan jalan di daerah dikebut dan memasang rambu-rambu, serta pengumuman kapan perbaikan dilakukan.
“Pasar tumpah dan tempat-tempat yang menjadi kerumunan, event, kami minta untuk daerah menjaganya dengan baik. Pemkab/ pemkot kami minta kerahkan Satpol PP-nya untuk bisa mengajak kelompok masyarakat untuk bisa menjaga, itu penting,” kata Ganjar Pranowo,
Rest Area Darurat
Hal tersebut disampaikannya, mengingat Jawa Tengah diperkirakan menjadi destinasi tertinggi para pemudik. Selain itu, jalur di Jawa Tengah juga menjadi persinggahan bagi pemudik yang sedang menuju kampung halaman di luar Jawa Tengah.
“Jawa Tengah kira-kira akan menjadi destinasi mudik dengan jumlah pemudik tertinggi, terbanyak, sehingga kami betul-betul menyiapkan,” kata Ganjar Pranowo.
Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik, Ganjar Pranowo juga meminta agar perbaikan jalan di tingkat kabupaten / kota dikebut. Sedangkan untuk jalan tingkat provinsi, sejauh ini sudah terus dilakukan perbaikan secara bertahap.
“Saya sebagai kepala daerah mencoba merespons sinergitas kami dengan kepolisian dan TNI. Di mana saya mintakan, untuk perbaikan jalan. Jalan ini menjadi penting, karena kemarin komplain jalan rusaknya cukup banyak,” ungkap Ganjar Pranowo.
Pemkab sinergi TNI-Polri
Selain perbaikan jalan, Ganjar Pranowo mengimbau agar beberapa gedung yang ada di jalur mudik, disiapkan menjadi rest area darurat. Hal itu untuk mengantisipasi seandainya rest area yang telah tersedia tidak cukup menampung pemudik.
“Ini kami siapkan gedung-gedung di sepanjang jalan, seandainya diperlukan untuk rest area darurat,” ujar Ganjar Pranowo.
Usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral kesiapan menghadapi Idul Fitri 1444 H / 2023 M di Semarang tersebut, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menandaskan, bahwa pihaknya siap tindaklanjuti arahan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng terkait pengamanan Arus mudik maupun arus balik lebaran 2023.
"Pemkab akan bersinergi dengan TNI-POLRI untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar perjalanan mudik dan balik lebaran 2023 ini bisa berjalan lancar. Terlebih Blora juga menjadi salah satu wilayah perbatasan yang ada di Jawa tengah dan Jawa timur," ucap Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.
(Prokompim/Redaksi)
Semangat Gotong Royong Warga Ketringan Jiken Bangun Masjid Bagus Dapat Apresiasi Bupati Blora
Waktu Sahur Hingga Subuh, Tim Patmor Polres Blora Tingkatkan Patroli Bersenjata
Terkini
500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora
BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...





