215 Nakes Dilantik dan Diambil Sumpah Jadi PPPK di Blora


BLORA – Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Blora sebagai pejabat fungsional formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Kamis 27 April 2023, bertempat di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, upacara pelantikan tersebut juga disaksikan Wakil Bupati Blora, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Blora, dan Kepala Dinas Kesehatan Blora.

Pelantikan dipimpin Bupati Blora, terlebih dahulu dibacakan Surat Keputusan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional PPPK Formasi 2022 Tenaga Kesehatan,  dilanjutkan pengambilan sumpah yang didampingi para rohaniawan, dan penandatanganan naskah perjanjian kerja.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, Drs. Heru Eko Wiyono, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah nakes yang dilantik menjadi PPPK kali ini sebanyak 215 orang,  berasal dari berbagai profesi.

“Yang dilantik paling banyak perawat sejumlah 84 orang, disusul bidan 68 orang, disusul perekam medis 11 orang, terapis gigi, dokter, apoteker masing-masing 6 orang. Sisanya ada nutrisionis, asisten apoteker, sanitarian, tenaga promosi kesehatan, radiografer dan lainnya,” ucap Heru Eko Wiyono.

“Namun sebenarnya formasi yang dibuka sebanyak 250. Tetapi yang lolos seleksi dan memenuhi syarat hanya 215 ini. Sehingga masih ada 35 formasi yang kosong. Yang kosong ini paling banyak tenaga nutrisionis kosong 8 formasi, apoteker dan tenaga elektromedis masing-masing kosong 4 formasi, asisten apoteker dan dokter gigi masing-masing kosong 3 formasi. Kemudian dokter umum, anastesi, psikolog masing-masing kosong 2 formasi, dan lainnya,” ungkap Heru Eko Wiyono.

Pada kesempatan itu, 
Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dalam sambutannya merasa senang bisa melantik PPPK formasi tenaga kesehatan. Bupati Blora ingin PPPK yang dilantik kali ini bisa menjadi contoh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bahagia rasanya bisa melantik dan mengambil sumpah jabatan fungsional sebanyak 215 Tenaga Kesehatan PPPK formasi 2022. Yang hari ini juga melaksanakan penandatanganan kontrak kerja dengan Pemkab Blora. Selamat bergabung menjadi ASN Kabupaten Blora,” ucap Bupati Blora.

Menurut Bupati Blora, menjadi ASN berarti terikat pada peraturan UU ASN. Sehingga seluruh perilakunya harus bisa dikendalikan agar tidak menyalahi aturan yang berlaku.

“Berikan pengabdian terbaik saat melayani masyarakat. Jika sebelumnya bekerja belum jadi ASN, kini sudah jadi ASN. Maka harus ada perubahan pola kinerja yang lebih baik. Semangatnya juga harus lebih tinggi. InshaAllah akan menjadi ladang pahala untuk jenengan semuanya, aamiin,” pinta  Bupati Blora.
“Jangan lupa gajinya dizakati ya biar berkah. Baznas Blora siap menampung, untuk menolong saudara saudara kita yang sedang kesusahan,” imbuh Bupati Blora.

Sementara itu, Rachman Ramadhana, salah satu PPPK Nakes yang baru saja dilantik dan menandatangani naskah perjanjian kerja dihadapan  Bupati Blora, menyampaikan rasa bahagianya, karena akhirnya bisa kembali ke kampung halaman dan mengabdikan dirinya untuk masyarakat.

“Desember lalu saya masih di Sawahlunto, Sumatra Barat, bekerja di salah satu Puskesmas disana. Sempat bertemu Pak Bupati dan Bu Wakil Bupati Blora saat kunjungan kerja ke Walikota Sawahlunto. Kala itu saya minta doanya agar bisa pulang ke Blora. Alhamdulillah sekarang diterima PPPK di Puskesmas wilayah Randublatung. Sebelumnya saya memang ambil formasi ini, namun ujian CAT-nya saya ikut dari Padang,” ujar Rachman Ramadhana.

Untuk diketahui, kekosongan formasi ini menurut Kepala BKD Blora akan diajukan kembali untuk pembukaan PPPK tahun selanjutnya. Dirinya pun akan berkoordinasi dengan BPPKAD untuk memastikan kemampuan anggaran daerah untuk gaji formasi PPPK yang akan diusulkan tahun selanjutnya itu. Hadir dalam upacara pelantikan PPPK ini para Direktur RSUD, seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Blora, dan jajaran Dinas Kesehatan. (Prokompim/Redaksi)
Share:

Blora Siap Pengamanan Arus Mudik maupun Arus Balik Lebaran 2023


BLORA – Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral  kesiapan menghadapi Idul Fitri 1444 H / 2023 M yang digelar Polda Jawa Tengah bersama Forkopimda Jateng, di Semarang, pada Rabu 12 April 2023.

Dalam rakor lintas sektoral  tersebut, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyampaikan, bahwa rakor lintas sektoral digelar untuk persiapan Operasi Ketupat Candi yang akan dilaksanakan mulai 18 April hingga 1 Mei 2023.

“Kita melakukan cek jelang Operasi Ketupat Candi yang akan digelar mulai 18 April hingga tanggal 1 Mei 2023,” kata Irjen Pol. Ahmad Luthfi.

21.147 Personel Gabungan

Irjen Pol. Ahmad Luthfi mengatakan, bahwa ada 21 ribu personel yang akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Candi 2023, untuk pengamanan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

“Kita terjunkan 21 ribu personel yang tersebar di 253 pos pengamanan di seluruh Jawa Tengah, dengan menggandeng Forkopimda atau stakeholder baik TNI, Polri dan unsur masyarakat,” imbuhnya.

Tepatnya, di tingkat Jawa Tengah, untuk pengamanan mudik lebaran tahun ini, telah disiagakan 21.147 personel. Terdiri atas 13.863 personel polisi jajaran Polda Jateng, 1.222 personel TNI, dan 6.062 personel dari instansi terkait. Personel itu disebar di 253 Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu yang ada di Jawa Tengah.

Puncak Arus Mudik

Dikemukakan, puncak arus mudik Idul Fitri 1444 H  diperkirakan akan terjadi pada 19 April 2023. Pihaknya sudah menyiapkan jalur tol, pantura tengah, jalur selatan, yang siap untuk dilalui pemudik. Khusus jalur tol nantinya akan diberlakukan one way nasional, detail mekanismenya dari Korlantas Mabes Polri.



“One way nantinya dari gerbang tol Palimanan sampai ke Kalikangkung, misal Kalikangkung terjadi kepadatan akan diperpanjang hingga Bawen,” terangnya.

Sedangkan one way lokal, pihaknya juga sudah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas.  “One way lokal kewenangan Polda, ketika terjadi kepadatan arus akan dibuang di Kaligawe, Batang, maupun exit lainnya. Sehingga saat penumpukan di Kaligawe tidak terjadi penumpukan,” ungkap Luthfi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah bersinergi dengan TNI-Polri, untuk mengantisipasi pasar tumpah dan tempat berpotensi kerumunan di sepanjang jalur mudik. Selain itu, Ganjar juga meminta perbaikan jalan di daerah dikebut dan memasang rambu-rambu, serta pengumuman kapan perbaikan dilakukan.

“Pasar tumpah dan tempat-tempat yang menjadi kerumunan, event, kami minta untuk daerah menjaganya dengan baik. Pemkab/ pemkot kami minta kerahkan Satpol PP-nya untuk bisa mengajak kelompok masyarakat untuk bisa menjaga, itu penting,” kata Ganjar Pranowo,

Rest Area Darurat

Hal tersebut disampaikannya, mengingat Jawa Tengah diperkirakan menjadi destinasi tertinggi para pemudik. Selain itu, jalur di Jawa Tengah juga menjadi persinggahan bagi pemudik yang sedang menuju kampung halaman di luar Jawa Tengah.

“Jawa Tengah kira-kira akan menjadi destinasi mudik dengan jumlah pemudik tertinggi, terbanyak, sehingga kami betul-betul menyiapkan,” kata Ganjar Pranowo.



Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik, Ganjar Pranowo juga meminta agar perbaikan jalan di tingkat kabupaten / kota dikebut. Sedangkan untuk jalan tingkat provinsi, sejauh ini sudah terus dilakukan perbaikan secara bertahap.

“Saya sebagai kepala daerah mencoba merespons sinergitas kami dengan kepolisian dan TNI. Di mana saya mintakan, untuk perbaikan jalan. Jalan ini menjadi penting, karena kemarin komplain jalan rusaknya cukup banyak,” ungkap Ganjar Pranowo.

Pemkab sinergi TNI-Polri

Selain perbaikan jalan, Ganjar Pranowo  mengimbau agar beberapa gedung yang ada di jalur mudik, disiapkan menjadi rest area darurat. Hal itu untuk mengantisipasi seandainya rest area yang telah tersedia tidak cukup menampung pemudik.

“Ini kami siapkan gedung-gedung di sepanjang jalan, seandainya diperlukan untuk rest area darurat,” ujar Ganjar Pranowo.

Usai mengikuti  Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral  kesiapan menghadapi Idul Fitri 1444 H / 2023 M di Semarang tersebut, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menandaskan, bahwa pihaknya siap tindaklanjuti arahan dari  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jateng terkait pengamanan Arus mudik maupun arus balik lebaran 2023.

"Pemkab akan bersinergi dengan TNI-POLRI untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar perjalanan mudik dan balik lebaran 2023 ini bisa berjalan lancar. Terlebih Blora juga menjadi salah satu wilayah perbatasan yang ada di Jawa tengah dan Jawa timur," ucap Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.
(Prokompim/Redaksi)

Share:

Semangat Gotong Royong Warga Ketringan Jiken Bangun Masjid Bagus Dapat Apresiasi Bupati Blora


BLORA – Peresmian Masjid Al Muzdahir, Dukuh Gempol, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Rabu malam, 5 April 2023. Peresmian dilakukan Bupati Blora saat acara Blora Menyapa Edisi Ramadhan. Seusai shalat Tarawih berjamaah. 

Pada kesempatan itu, Kades Ketringan, Wahono, berterima kasih karena Bupati Blora yang telah berkenan hadir untuk meresmikan pembangunan masjid di desa Ketringan ini, sekaligus menyapa warganya. 

“Alhamdulillah, Maturnuwun Bapak Bupati  berkenan rawuh untuk meresmikan masjid Gempol, semoga adanya masjid ini bisa dimanfaatkan dengan baik, dan  menjadi amal untuk bapak ibu panjenengan semua,” ucap  Kades Ketringan, Wahono.

Disela-sela meresmikan Masjid Al Muzdahir, Dukuh Gempol, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken tersebut,  Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si  nyatakan kagum dengan semangat warga setempat dalam gotong royong membangun tempat ibadah di Ketringan.

Bupati Blora berdialog dan menyerahkan bantuan serta santunan kepada warga Dukuh Gempol, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Al Muzdahir, Dukuh Gempol, Desa Ketringan.

“Semangatnya warga luar biasa, masjidnya bagus, saya kagum dengan warga Gempol. Tadi di tempat penyerahan santunan sebelumnya di Ketringan juga meresmikan masjid, disini di Dukuh Gempol juga meresmikan, kompak luar biasa warga Ketringan ini gotong-royongnya bisa jadi contoh,” ungkap Bupati Blora.

Bupati Blora H. Arief Rohman  berharap adanya pembangunan masjid tersebut bisa memberikan manfaat positif bagi warga, semakin meningkatkan keimanan serta semangat warga untuk beribadah di masjid.

“Semoga  pembangunan masjid ini bisa menjadi amal bapak ibu panjenengan, semoga wilayah Ketringan ini menjadi desa yang maju,” harap Bupati Blora. 

Usai penandatanganan  prasasti, dilanjutkan dengan doa bersama serta prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Blora dan Takmir Masjid Muzdahir. Selanjutnya, Bupati Blora duduk bersama seluruh warga Ketingan, bersama-sama menyantap hidangan nasi tumpeng. 

Dalam dialog dengan warga setempat, Bupati Blora menyampaikan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan di wilayah Jiken, khususnya Ketringan dan sekitarnya. Bupati Blora  mengungkapkan bahwa untuk sejumlah ruas jalan yang belum tertangani, pembangunannya akan dilanjutkan kedepannya.

Bupati Blora menyerahkan sejumlah santunan dan bantuan kepada takmir masjid dan masyarakat yang kurang mampu, baik dalam bentuk sembako serta uang tunai dari Baznas Kabupaten Blora dan Pemkab Blora.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Baznas Blora, Kepala Bappeda Blora, Kabag Kesra, Sekretaris PC NU, GP Ansor, Camat dan Forkopimcam Jiken, MWC NU Jiken, Kepala Desa Ketringan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.(Prokompim/Redaksi)
Share:

Waktu Sahur Hingga Subuh, Tim Patmor Polres Blora Tingkatkan Patroli Bersenjata


BLORA – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang melaksanakan ibadah selama bulan puasa Ramadan 2023, Polres Blora Polda Jawa Tengah terus menggelar patroli dan penjagaan.

Salah satu yang intensif dilakukan adalah dengan menurunkan tim patroli bermotor bersenjata Sat Samapta pada dini hari hingga waktu sahur dan saat tiba ibadah salat Subuh.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH melalui Kasat Samapta AKP Kusnio,SE membeberkan bahwa patroli bermotor bersenjata sengaja ditingkatkan pada saat bulan Ramadan karena pada bulan puasa aktivitas masyarakat meningkat.

"Dengan patroli bermotor diharapkan dapat lebih maksimal, karena bisa menjangkau lorong-lorong serta pemukiman dan daerah rawan lainnya," kata Kasat Samapta AKP Kusnio, Senin (03/04/2023).

Adapun sasaran patroli bermotor adalah kawasan perkantoran, warung warung makan, tempat ibadah serta pemukiman warga dan lokasi yang sepi rawan tindak kriminal.

"Kita tidak mau underestimate, kerawanan muncul pada saat dini hari hingga subuh karena momen momen itu bisa saja dimanfaatkan orang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindak kejahatan," kata Kasat Samapta.

Dalam patroli, petugas menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas agar selalu hati hati dan waspada.  (Polres/Redaksi)
Share:

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels