Tujuan,
Manfaat dan Jenis Internet Banking
Institusi perbankan dalam penerapan internet
banking harus memberikan jasa pelayanan yang lebih sesuai dengan kehendak
nasabah dan lebih menjamin keamanannya sehingga dapat memberikan kenyamanan dan
kepuasan kepada para nasabah.
Penggunaan internet banking oleh nasabah akan
memberikan pelayanan yang lebih baik tanpa mengenal tempat dan waktu.
Media internet dapat digunakan oleh bank untuk
beberapa tujuan dan manfaat baik bagi pihak bank dan pihak nasabah yaitu:
a. Bagi Bank
Adapun tujuan internet banking bagi pihak bank
yaitu:
1. Menjelaskan
produk dan jasa seperti, pemberian pinjaman dan kartu kredit;
2. Menyediakan
informasi mengenai suku bunga dan kurs mata uang asing yang terbaru;
3. Menunjukkan
laporan tahunan perusahaan dan keterangan pers lainnya;
4. Menyediakan
informasi ekonomi dan bisnis seperti perkiraan bisnis;
5. Memberikan
daftar lokasi kantor bank tersebut dan lokasi ATM;
6. Memberikan
daftar pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja baru;
7. Memberikan
gambaran mengenai bank;
8. Menyediakan
informasi mengenai sejarah bank dan peristiwa terbaru;
9. Memberikan
pelayanan kepada nasabah untuk memeriksa neraca tabungan dan memindahkan dana
antar tabungan;
10. Menyediakan
algorithma yang sederhana sehingga para nasabah dapat membuat perhitungan untuk
pembayaran pinjaman, perubahan atau pengurangan pembayaran hipotik, dan lain
sebagainya;
11. Menyediakan
sambungan menuju situs lain di internet yang masih berhubungan dengan internet
banking.
Sedangkan
manfaat internet banking bagi pihak bank antara lain:
1.
Internet banking memberikan solusi penghematan
biaya operasional (cost effective) dalam penggunaannya dibandingkan dengan
saluran lainnya. Dikarenakan internet banking mampu mengurangi biaya transaksi
ke titik terendah yaitu dapat menghemat 79% biaya dibandingkan dengan biaya
transaksi perbankan yang lainnya. Ahmad Sanusi, “Prospek Internet Banking di
Era Millenium III”, (Jakarta: Majalah Bank dan Manajemen, edisi Maret-April
2000), hal. 67
2. Bank
dapat berhubungan langsung
dengan nasabah melalui
internet sehingga menghemat kertas dan biaya telepon. Menurut
Rosalind dan Dave (The Internet
Bussiness Guide, 1995), internet banking menghemat biaya percetakan, karena
internet banking mengurangi percetakan formulir yang harus diisi nasabah untuk
bertransaksi. Selain itu, juga mengurangi brosur maupun catalog serta
menggantinya dengan data elektronik. Selanjutnya, internet banking dapat
mengurangi penggunaan tinta dan kertas, yang secara jangka panjang diharapkan
bisa menjaga agar bumi tetap hijau. Dikutip dari http://www.kompas.com, Diakses
tanggal 5 September 2011
3.
Tidak
perlu menyiapkan tempat
atau ruang dan
staf operasional yang banyak. Menurut Rosalind dan Dave
Taylor, internet banking mereduksi jumlah pegawai dan jumlah telepon. Internet
banking secara revolusioner bisa menjadi cabang-cabang ATM baru yang bisa hadir
di rumah.Ibid
4.
Internet banking sebagai lahan baru untuk
menciptakan sumber pendapatan spesifik
(revenue generation) yang tidak dapat diperoleh melalui saluran distribusi
lain.Ibid
5.
Dengan internet banking, bank dapat melebarkan
jangkauan (global reach) sehingga nasabah dapat menghubungi bank dari manapun
diseluruh dunia dengan waktu yang tidak terbatas (unlimited time).Ahmad Sanusi,
Op. cit., hal. 68
6.
Meningkatkan dana dengan pengendapan yang lebih
lama karena lalu lintas dana perpindahannya secara intern.Ibid
7.
Dapat menarik nasabah baru dan membentuk nasabah
potensial menjadi nasabah yang fanatik akan internet banking serta menciptakan
image sebagai global banking.Ibid., hal. 69
8.
Cepat mengetahui kebutuhan maupun keluhan
nasabah sehingga bank dapat lebih cepat memperbaiki produk maupun layanannya
untuk disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Ibid
b. Bagi
Nasabah
Adapun tujuan
internet banking bagi pihak nasabah yaitu:
·
Mempermudah nasabah dalam bertransaksi
perbankan, karena dengan internet banking akses perbankan dapat dilakukan di
komputer pribadi (personal computer) tanpa harus datang ke kantor cabang.
·
Mempercepat kegiatan transaksi perbankan, hanya
dengan modal computer pribadi, nasabah
dapat mengakses transaksi apapun dengan komputer. Tanpa membuang-buang waktu
untuk datang dan mengisi formulir di kantor cabang.
·
Menghemat biaya seperti menghemat ongkos jalan
ke kantor cabang.
Manfaat internet
banking bagi pihak nasabah adalah
1. Nasabah
dapat menjaga hubungan dan melakukan transaksi langsung dengan beberapa bank
dan perusahaan pelayanan finansial hanya dengan menggunakan jaringan yang sama.
2. Nasabah
dan bank menjadi lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada satu distributor
saja.
3. Dengan
adanya internet banking maka akan menarik perusahaan perangkat lunak untuk
saling bersaing, yang kemudian
akan menghasilkan harga maupun
kualitas yang lebih baik dan dapat menawarkan produk dan jasa yang lebih
beragam, baik untuk nasabah dan bank.
4. Nasabah
dapat berhubungan dengan semua institusi finansial mereka tanpa harus memiliki
perangkat lunak, penyedia jaringan penghubung yang berbeda.
5. Pengurangan
biaya transaksi, karena bank berusaha untuk menyediakan harga yang lebih rendah
untuk dapat bersaing dengan bank lain.
Manfaat
internet banking menurut situs internet pada layanan internet banking di salah
satu bank yaitu:
1. 1. Cukup dari meja kerja nasabah.
Melakukan aktivitas perbankan cukup menggunakan komputer pribadi atau lap-top yang dilengkapi modem dengan koneksi line telephone.
2. Tanpa batasan waktu.
Nasabah dapat mengakses rekening 24 jam sehari 7 hari seminggu, untuk bertransaksi atau sekedar melakukan cek saldo dan melihat mutasi rekening.
3. Cakupan global.
Dapat melakukan transaksi perbankan dari belahan dunia manapun selama ada akses internet.
4. Siapapun bisa menikmati kemudahannya.
Menu transaksi jelas dengan navigasi yang sederhana, membuat nasabah bertransaksi dengan mudah, walaupun baru pertama kali menggunakannya.
5. Fitur layanan yang beragam.
Dapat melakukan beragam transaksi perbankan, seperti untuk membayar tagihan PLN, telepon rumah, isi ulang pulsa handphone, transfer antar rekening, transfer antar bank, pembelian tiket airline,dsb.
6. Aman dan terlindung.
Dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis dan token PIN.
7. Satu akses untuk semua produk.
Dengan login hanya dengan menggunakan 1 user ID, nasabah dapat sekaligus mengakses seluruh produk yang anda miliki di bank seperti tabungan, giro, deposito, kartu kredit dan rekening pinjaman, baik dalam mata uang Rupiah atau mata uang asing lainnya.
8. Pendaftaran yang mudah.
Daftar secara instant melalui ATM atau cabang pembuka, dan bila melakukan pendaftaran melalui ATM, nasabah bisa langsung melakukan aktivasi dan mengakses rekeningnya.
9. Tidak membutuhkan software khusus.
Nasabah tidak memerlukan software khusus, cukup gunakan minimum konfigurasi dengan standard browser.
10. Hemat karena hampir seluruh fitur yang ada dapat digunakan secara gratis.
Melakukan aktivitas perbankan cukup menggunakan komputer pribadi atau lap-top yang dilengkapi modem dengan koneksi line telephone.
2. Tanpa batasan waktu.
Nasabah dapat mengakses rekening 24 jam sehari 7 hari seminggu, untuk bertransaksi atau sekedar melakukan cek saldo dan melihat mutasi rekening.
3. Cakupan global.
Dapat melakukan transaksi perbankan dari belahan dunia manapun selama ada akses internet.
4. Siapapun bisa menikmati kemudahannya.
Menu transaksi jelas dengan navigasi yang sederhana, membuat nasabah bertransaksi dengan mudah, walaupun baru pertama kali menggunakannya.
5. Fitur layanan yang beragam.
Dapat melakukan beragam transaksi perbankan, seperti untuk membayar tagihan PLN, telepon rumah, isi ulang pulsa handphone, transfer antar rekening, transfer antar bank, pembelian tiket airline,dsb.
6. Aman dan terlindung.
Dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis dan token PIN.
7. Satu akses untuk semua produk.
Dengan login hanya dengan menggunakan 1 user ID, nasabah dapat sekaligus mengakses seluruh produk yang anda miliki di bank seperti tabungan, giro, deposito, kartu kredit dan rekening pinjaman, baik dalam mata uang Rupiah atau mata uang asing lainnya.
8. Pendaftaran yang mudah.
Daftar secara instant melalui ATM atau cabang pembuka, dan bila melakukan pendaftaran melalui ATM, nasabah bisa langsung melakukan aktivasi dan mengakses rekeningnya.
9. Tidak membutuhkan software khusus.
Nasabah tidak memerlukan software khusus, cukup gunakan minimum konfigurasi dengan standard browser.
10. Hemat karena hampir seluruh fitur yang ada dapat digunakan secara gratis.
Nasabah bisa melakukan beberapa transaksi perbankan
melalui fasilitas Internet Banking. Macam-macam transaksi tersebut adalah:
·
Pengecekan Saldo
·
Tranfer Uang
·
Pembayaran tagihan
·
Informasi rekening
·
Pemindah bukuan
·
Pembelian pulsa dan pembelian lainnya
Contoh-contoh
Bank yang Menyediakan Fasilitas Internet Banking
Fasilitas Internet Banking pertama kali digunakan
oleh salah satu bank di Dunia yaitu Security First Network Bank. Dan di
Indonesia sendiri saat ini sudah banyak Bank yang menyediakan fasilitas
Internet Banking. Contoh-contoh E-Banking yang diterapkan di dalam sebuah bank
antara lain:
1.
ATM,
Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai Mandiri
Ini adalah saluran e-Banking paling populer yang
kita kenal. Setiap kita pasti mempunyai kartu ATM dan menggunakan fasilitas
ATM. Fitur tradisional ATM adalah untuk mengetahui informasi saldo dan
melakukan penarikan tunai. Dalam perkembangannya, fitur semakin bertambah yang
memungkinkan untuk melakukan pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (kartu
kredit, listrik, dan telepon), pembelian (voucher dan tiket), dan yang terkini
transfer ke bank lain (dalam satu switching jaringan ATM).
Selain bertransaksi melalui mesin ATM, kartu ATM
dapat pula digunakan untuk berbelanja di tempat perbelanjaan, berfungsi sebagai
kartu debit. Bila kita mengenal ATM sebagai mesin untuk mengambil uang, belakangan
muncul pula ATM yang dapat menerima setoran uang, yang dikenal pula sebagai
Cash Deposit Machine/CDM. Layaklah bila ATM disebut sebagai mesin sejuta umat
dan segala bisa, karena ragam fitur dan kemudahan penggunaannya.
ATM biasanya terdiri dari perangkat berikut:
·
CPU (untuk mengontrol antarmuka pengguna dan
perangkat transaksi)
·
Pembaca Magnetik dan atau Chip kartu (untuk
mengidentifikasi nasabah)
·
Papan ketik PIN (mirip dalam tata letak papan
kunci touchpad atau kalkulator), sering diproduksi sebagai bagian rangka yang
aman.
·
Kriptoprosesor Aman, umumnya dalam bagian rangka
yang aman.
·
Monitor (digunakan oleh nasabah untuk melakukan
transaksi)
·
Tombol fungsi (biasanya dekat dengan layar) atau
layar sentuh (digunakan untuk memilih berbagai aspek transaksi)
·
Mesin pencetak rekam (untuk menyediakan nasabah
dengan catatan transaksi mereka)
·
Ruang penyimpanan (untuk menyimpan bagian-bagian
mesin yang membutuhkan akses terbatas)
·
Housing (untuk estetika dan untuk melampirkan
tanda tangan)
2.
Phone
Banking
Ini adalah saluran yang memungkinkan nasabah untuk
melakukan transaksi dengan bank via telepon. Pada awalnya lazim diakses melalui
telepon rumah, namun seiring dengan makin populernya telepon genggam/HP, maka
tersedia pula nomor akses khusus via HP bertarif panggilan flat dari manapun
nasabah berada. Pada awalnya, layanan Phone Banking hanya bersifat informasi
yaitu untuk informasi jasa/produk bank dan informasi saldo rekening serta
dilayani oleh Customer Service Operator/CSO.
Namun profilnya kemudian berkembang untuk transaksi
pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan
telepon), pembelian (a.l. voucher dan tiket), dan transfer ke bank lain; serta
dilayani oleh Interactive Voice Response (IVR). Fasilitas ini boleh dibilang
lebih praktis ketimbang ATM untuk transaksi non tunai, karena cukup menggunakan
telepon/HP di manapun kita berada, kita bisa melakukan berbagai transaksi,
termasuk transfer ke bank lain.
3.
Internet
Banking
Ini termasuk saluran teranyar e-Banking yang
memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan
komputer/PC atau PDA. Fitur transaksi yang dapat dilakukan sama dengan Phone
Banking yaitu informasi jasa/produk bank, informasi saldo rekening, transaksi
pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (kartu kredit, listrik, dan telepon),
pembelian (voucher dan tiket), dan transfer ke bank lain. Kelebihan dari
saluran ini adalah kenyamanan bertransaksi dengan tampilan menu dan informasi
secara lengkap tertampang di layar komputer/PC atau PDA.
4.
SMS/m-Banking
Saluran ini pada dasarnya evolusi lebih lanjut dari
Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP dengan
perintah SMS. Fitur transaksi yang dapat dilakukan yaitu informasi saldo
rekening, pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit,
listrik, dan telepon), dan pembelian voucher. Untuk transaksi lainnya pada
dasarnya dapat pula dilakukan, namun tergantung pada akses yang dapat diberikan
bank. Saluran ini sebenarnya termasuk praktis namun dalam prakteknya agak merepotkan
karena nasabah harus menghapal kode-kode transaksi dalam pengetikan sms.
Di balik kemudahan e-Banking tersimpan pula risiko,
untuk itu diperlukan pengaman yang baik. Lazimnya untuk ATM, nasabah diberikan
kartu ATM dan kode rahasia pribadi (PIN); sedangkan untuk Phone Banking,
Internet Banking, dan SMS/m-Banking, nasabah diberikan kode pengenal (userid)
dan PIN. Sebagai pengaman tambahan untuk internet banking, pada bank tertentu
diberikan piranti tambahan untuk mengeluarkan PIN acak/random. Sedangkan untuk
SMS Banking, nasabah diminta untuk meregistrasikan nomor HP yang digunakan.
Dengan beragamnya kemudahan transaksi via
e-Banking, kini pilihan ada di tangan kita untuk memanfaatkannya atau tidak.
Namun mengingat tidak semua bank menyediakan layanan-layanan tersebut, maka
seberapa pintarkah bank kita? Untuk dapat bertransaksi pintar, kini saatnya
memilih bank pintar kita, tentunya sesuai kebutuhan transaksi Anda.
Daftar Pustaka
dan Referensi
Mary J.Cronin, Banking and Finance on The Internet,
(Canada: John Wiley & Sons, 1998), hal 75
http://www.kompas.com/, Op. cit Cit., hal. 2
Mary J.Cronin, Op. cit., hal.176
http://www.bankmandiri.co.id/, Diakses tanggal 5
September 2011, hal. 1
Source:
http://niriani.blogspot.com/2016/11/tujuan-manfaat-dan-jenis-internet-banking








0 comments:
Post a Comment