bangsamandiri.com
– Dalam waktu kurang lebih empat minggu, akan ada peristiwa astronomi yang
relatif langka. Peristiwa itu adalah gerhana bulan darah super, ada juga yang
menyebutnya dengan penambahan 'serigala', jadi secara teknis dijuluki ‘gerhana bulan darah serigala super’.
Menurut laporan yang dirangkum dari berbagai
sumber, super wolf blood moon akan dimulai dari sore hari 20 Januari dan
berakhir larut malam 21 Januari.
Orang-orang di seluruh benua Amerika akan dapat
menyaksikannya pada tanggal tersebut, dengan tampilan bulat klimaks berona
kemerahan atau oranye. Begitu juga dengan mereka yang ada di Eropa Barat dan
Afrika.
Seluruh proses transformasi gerhana bulan tersebut
akan berlangsung selama 3,5 jam. Ahli menyarankan mulai mengamati pada pukul
21:36 (EST).
Sayangnya di Indonesia waktu itu sedang pagi hari
yaitu 09.36 WIB (21 Januari 2019), jadi kemungkinan gerhana tersebut tidak akan
terlihat.
Menurut Brian Murphy, direktur Holcomb Observatory
& Planetarium dan profesor Butler University, "Dalam cuaca yang cerah,
separuh bumi bisa melihatnya."
Source:
https://www.viva.co.id/digital/digilive/1106723-januari-2019-ada-gerhana-bulan-darah-serigala







0 comments:
Post a Comment