Edited by Kudnadi Saputro
Bangsamandiri.com - Bisnis travel (perjalanan)
terutama wisata cukup menjanjikan dewasa ini. Semakin tinggi kesibukan
seseorang, tujuan wisata menjadi hal yang dibutuhkan untuk melakukan penyegaran
kembali (refreshing). Bahkan travelling sudah menjadi tren gaya hidup para millenial.
Mungkin kita tidak mengira bahwa bisnis travel
merupakan usaha yang dapat dimulai dengan modal usaha yang kecil alias minim.
Dan memulainya pun hanya memerlukan ketekunan dan kemampuan lobby yang cukup
bagus serta pandai melihat peluang. Bagi kita yang tinggal di negara banyak
tujuan wisata, berbisnis travel itu sangat menjanjikan.
Untuk mempersiapkan segala sesuatunya, kita tidak
perlu menyiapkan hal-hal yang bersifat administratif dan membutuhkan
ketersediaan finansial yang lebih.
Kemauan dan didukung kemampuan yang bisa dipelajari
merupakan hal yang perlu diinventarisir terlebih dahulu. Berikut beberapa
langkah yang bisa kita siapkan untuk menjalankan dan memulai bisnis travel,
antara lain:
1. Pilih Jenis Usaha Travel yang Ingin Anda Geluti
Sebelum memulai berbisnis di jasa travel, Anda
wajib menentukan jenis travel apa yang mau digeluti. Apakah tiket pesawat
terbang, tiket bus atau kereta api, sewa kendaraan/mobil berikut sopirnya,
pengurusan visa dan paspor, pemesanan kamar hotel/homestay atau vila dan
sejenisnya, perjalanan ke destinasi pariwisata, serta lainnya.
Bila sudah memilih, maka Anda akan fokus dengan
pilihan tersebut dan akan lebih mudah untuk mempelajari hal-hal yang diperlukan.
2. Buatlah Profil Usaha Anda
Setelah Anda menentukan jenis usaha travel yang
akan digeluti, buatlah profil usaha. Tulis profil usaha Anda dengan baik dan
meyakinkan calon pengguna jasa Anda. Karena kredibilitas bisnis Anda
dipengaruhi oleh profesionalitas pada profil yang tertera. Tulis profil usaha
Anda dan keunggulan yang diberikan.
Lengkapi profil usaha Anda dengan foto yang bagus
atau animasi bergerak yang menarik perhatian. Karena profil inilah sebagai alat
jual untuk dapat menawarkan jasa. Semakin menarik gambar, maka semakin besar
kemungkinan mendapatkan peluang lebih banyak pengguna jasa kita.
3. Petakan Lokasi Wisata yang Jadi Target Anda
Jika Anda memilih berbisnis di jasa travel wisata,
cobalah melakukan pemetaan tujuan wisata yang akan Anda tawarkan. Setiap daerah
pasti mempunyai tujuan wisata, bisa berupa wisata asli dari alam atau juga
wisata buatan seperti taman rekreasi atau taman hiburan. Selain itu bisa berupa
wisata sejarah dan wisata kuliner.
Cobalah untuk melakukan pemetaan dengan potensi
wisata yang terletak disekitar kota tempat tinggal Anda. Usahakan jarak antara
tempat wisata tidak lebih dari 200 km. Kenapa? Karena ini sangat berpengaruh
dengan biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya.
Selain itu Anda juga harus mempunyai database dari
setiap tempat wisata tersebut, data yang menyangkut contact person dari
pengelola tempat wisata, harga tiket, surat menyurat, dan biaya-biaya yang
mungkin dikeluarkan dalam sebuah perjalanan wisata.
4. Buatlah Nama Travel yang Mudah Diingat
Selanjutnya membuat nama (brand) dari travel Anda.
Cobalah membuat nama atau merek usaha Anda yang mudah diingat dan tidak pasaran
atau mudah didengar (ear-catching) dan mudah dilihat (eye-catching).
Ini penting agar brand bisnis travel Anda mudah dikenali
dan dihafal oleh orang. Jangan membuat nama yang terlalu sulit untuk diingat,
karena semakin nama itu mudah diingat dan gampang diterima oleh banyak orang
akan membantu Anda dalam menjalankan strategi pemasaran.
5. Daftarkan Merek Bisnis Travel Anda
Ini penting, karena bila Anda sudah capek-capek
mengeluarkan ide untuk nama/brand dan logo bisnis travel, namun karena Anda
tidak mendaftarkannya pada Hak Kekayaan Intelektual (HKI), maka Anda tidak
memiliki kuasa secara hukum atas nama atau logo dari bisnis tersebut. Jika sewaktu-waktu
ada orang menggunakan nama/logo itu, Anda tidak bisa menggugatnya meski
sebenarnya Andalah yang menciptakan pertama kalinya.
6. Buatlah Paket untuk Menarik Minat
Setelah Anda menyusun apa saja yang dibutuhkan
untuk memulai bisnis ini, buatlah paket untuk bisa menjadi pilihan calon
konsumen. Bagaimanapun juga memberikan banyak alternatif pada konsumen akan
lebih menarik bagi mereka. Karena mereka akan memiliki pilihan dan punya
pertimbangan yang dapat diambilnya.
Paket tersebut bisa berupa jumlah hari, di mana
semakin lama atau banyak hari yang dipilih harganya menjadi lebih murah. Paket
juga bisa berupa beberapa tujuan yang diambil sekaligus akan mendapat potongan
harga. Bisa juga jumlah pemesanan untuk beberapa orang akan mendapatkan harga
lebih murah.
7. Siapkan Peralatan Pemasaran
Untuk dapat menjalankan bisnis travel yang dirintis,
Anda perlu senjata atau sarana untuk
dapat menjual atau menawarkan kepada calon konsumen. Pertama adalah kartu nama.
Buatlah kartu nama (business cards) sebagai salah satu alat pemasaran Anda.
Alat pemasaran yang kedua adalah akun media sosial.
Buatlah akun media sosial untuk bisnis travel Anda. Sebagai pelengkap cobalah
membuat blog agar memudahkan calon konsumen menemukan dan mengetahui secara
menyeluruh jasa dan paket-paket yang Anda tawarkan melalui mesin pencari di
internet.
Anda bisa mempromosikan usaha kepada khalayak umum
dengan mudah dan cepat. Maksimalkan manfaat media sosial sebagai sarana promosi
Anda. Berikan informasi yang memang benar-benar dibutuhkan oleh calon pengguna
jasa Anda.
Dengan menggunakan media sosial, kesempatan untuk
menjangkau konsumen di luar kota atau daerah semakin besar. Ingat bahwa calon
konsumen terbesar atau potensial Anda adalah orang yang berasal dari kota lain.
8. Perluas Kerjasama Bisnis
Selanjutnya adalah lakukan kerjasama dengan banyak
pihak yang berhubungan dengan bisnis travel Anda, seperti jasa transportasi,
pemerintah daerah, pengelola tempat wisata dan rumah makan. Masih banyak
rekanan yang harus Anda ajak berkolaborasi dengan sistem komisi atau bahkan
kerjasama yang saling menguntungkan untuk Anda.
Peluang kerjasama ini akan sangat membantu Anda
dalam hal menjalankan bisnis ini. Untuk bisnis wisata, Anda juga bisa menjalin
kerjasama dengan travel yang berada diluar kota, karena peluang mereka untuk
mencari mitra apabila ada tujuan paket wisata di daerah Anda, mereka dapat
bekerjasama dengan Anda.
9. Perkenalkan Usaha Baru Anda
Cobalah untuk memperkenalkan usaha Anda dengan
teman dan kerabat Anda. Cobalah meminta bantuan mereka bila ada kebutuhan untuk
wisata, sehingga Anda akan jadi yang pertama dihubungi. Sebab, memperkenalkan
usaha kita dari mulut ke mulut juga terbilang efektif.
Tunjukkan bahwa Anda sudah mempunyai kesiapan yang
baik untuk memulai bisnis ini. Buatlah mereka yakin bahwa bisnis Anda sudah
siap melayani konsumen, jangan sampai mereka ragu untuk merekomendasikannya.
10. Jadikan Bisnis Anda Secara Online
Selanjutnya adalah melakukan bisnis travel ini
secara online. Di era digital saat ini, segalanya semakin mudah untuk dilakukan
sehingga membuat bisnis menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan kehidupan
yang sangat dinamis dan padatnya pekerjaan serta aktivitas, membuat banyak
orang terkadang kesulitan meluangkan waktu untuk hal-hal lain di luar pekerjaan
yang sudah menjadi tuntutan wajibnya.
Oleh karena itu, dengan mengembangkan usaha di
platform digital atau bisnis online, maka akan memudahkan calon pelanggan dan
pelanggan lama untuk menggunakan dan terus memanfaatkan layanan yang Anda
sediakan. Hal-hal yang bisa dilakukan secara online selain pemasaran tentunya,
adalah pembelian dan pembayaran, serta lainnya.
11. Berikan Pelayanan Terbaik
Bila bisnis sudah dibuka, selanjutnya berikanlah
pelayanan terbaik untuk konsumen Anda. Dokumentasikan setiap aktivitas dan
mintalah kesan dari konsumen atas perjalanan yang Anda sediakan. Ini juga akan efektif sebagai alat pemasaran
Anda. Segeralah menyelesaikan sebuah persoalan yang dialami konsumen atas jasa
Anda. Karena pelayanan menjadi penentu kepuasan konsumen.
12. Terhubung Dengan Konsumen Anda
Cobalah untuk meminta konsumen Anda terhubung
dengan media sosial Anda. Hal ini sangat berpengaruh kepada eksistensi usaha
Anda. Kemudian upload dan berikan ucapan terima kasih atas perjalanan wisata
mereka karena telah memilih travel Anda. Dengan membagikan pesan yang Anda
kirim maka peluang Anda untuk mendapatkan konsumen selanjutnya akan semakin
besar.
13. Membuat Izin Usaha
Bila usaha travel Anda berangsur-angsur berkembang
dengan baik dan besar. Jangan lupa untuk mempersiapkan mendaftarkan usaha Anda
secara resmi. Jangan sampai usaha yang Anda rintis bermasalah dengan hukum yang
berlaku di Indonesia.
Bagaimana Cara Daftarkan Merek Bisnis Anda?
Untuk mendaftarkan merek bisnis travel Anda
terbilang mudah. Bahkan bisa dilakukan secara online. Anda bisa mendaftarkan
diri melalui situs resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual di
www.dgip.go.id.
Setelah Anda resmi terdaftar, dilanjutkan dengan
masuk pada bagian Registrasi Akun Kekayaan Intelektual yang tertera di halaman
depan. Laman ini merupakan fasilitas pengajuan pembuatan akun kekayaan
intelektual yang terdiri dari beberapa aplikasi.
Lalu klik pada pilihan Aplikasi e-Filing DJKI. Ini
merupakan aplikasi permohonan dan paska permohonan kekayaan intelektual yang
meliputi merek, paten dan desain industri secara elektronik. Setelah itu, Anda
bisa mengunduh formulir yang disediakan untuk mendaftarkan merek bisnis travel
Anda. Baca dengan cermat ketentuan dan syarat yang berlaku untuk pengajuan ini.
Setelah berkas yang diperlukan lengkap, Anda bisa
membawanya untuk didaftarkan ke kantor Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9, RT.16/RW.4, Karet
Kuningan, RT.16/RW.4, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus
Ibukota Jakarta 12940
Buka: Senin – Jumat, Pukul: 07:30 WIB – 16:00 WIB. Telepon:
021 - 57905619
Atau, bila Anda terlalu sibuk untuk mengurus
sendiri pendaftaran merek usaha itu, Anda bisa menggunakan jasa pengurusan
pendaftaran brand tersebut. Anda tinggal menyiapkan dokumen yang diperlukan dan
dana yang harus dikeluarkan untuk mengurus merek bisnis Anda.
Siapkan Diri dan Mulailah, Karena Banyak Jalan
Menuju Roma !
Yaps! “Banyak jalan menuju roma.” Rupanya kata-kata
mutiara ini banyak memberikan inspirasi bagi kita, bahwa segala sesuatunya akan
dapat terjadi hanya dengan sebuah niat, serta kerja keras dan pengorbanan tanpa
lelah untuk mewujudkannya dan terus belajar tanpa mengenal lelah dan bosan. Dan
untuk memulai sebuah usaha travel ini, kita dapat melakukannya dengan biaya
yang minim dan hanya memerlukan kemauan serta kemampuan yang harus terus kita
asah untuk memulainya. (Fitriya F / https://www.cermati.com/artikel/13-cara-mudah-memulai-bisnis-travel
)







0 comments:
Post a Comment