![]() |
| Tuntunan Manasik Haji Dan Umrah Kemenag RI |
Jakarta (PHU)—Kementerian Agama (Kemenag) melalui
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menerbitkan buku paket
bimbingan manasik haji dan umrah edisi tahun 1439 H/2018 M untuk diguanakan
sebagai panduan bagi Jemaah haji Indonesia dalam melaksanakan ibadah haji.
Buku paket ini terdiri atas tiga buku,
masing-masing berjudul Tuntunan Manasik Haji dan Umrah; Doa dan Dzikir Manasik
Haji dan Umrah, dan Doa-doa Pilihan Manasik Haji dan Umrah (Klik disini).
Ketiganya merupakan satu kesatuan dan saling melengkapi yang dapat digunakan
oleh Jemaah haji sesuai dengan kebutuhannya.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam
sambutannya dalam buku tersebut berharap dapat membantu setiap Jemaah haji
untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang ibadah haji secara mandiri
serta dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, dalam upaya mengantarkan
Jemaah haji menggapai haji mabrur, sebagai tujuan utama pelaksanaan haji yang
berdimensi kesalehan individu dan sosial.
“Hal ini penting, mengingat ibadah haji memiliki
kekhususan tersendiri, baik dari segi tata cara maupun waktu dan tempat
pelaksanaanya,” kata Menag.
Dengan berbagai latar belakang sosial budaya dan
tingkat pendidikan, termasuk tingkat pengetahuan tentang manasik haji, Kemenag
tertantang untuk mengoptimalkan bimbingan ibadah haji.
“Setiap tahun, pemerintah Indonesia memberangkatkan
Jemaah haji ke tanah suci dalam jumlah yang besar, bahkan terbesar di antara
Negara-negara lainnya didunia, semua itu menjadi tantangan tersendiri bagi Kemenag
dalam mengoptimalkan bimbingan Jemaah haji,” ujar Menag.
Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan
Haji dan Umrah Nizar menjelaskan bahwa Kemenag telah melakukan penerbitan buku
manasik haji dan umrah sejak tahun 1979, penyusunan buku tersebut melibatkan
berbagai unsur baik ulama, cendekiawan, maupun praktisi haji.
“Pada saat itu masih menyatu dalam satu buku, belum
terpisah seperti sekarang ini,” kata Nizar seperti dikutip dalam buku tersebut.
Perubahan buku dari satu buku menjadi beberapa buku
secara terpisah, kata Nizar, dilakukan penyesuaian dengan melakukan update
naskah dan takhrij hadis untuk memberikan informasi bahwa doa-doa yang dikutip
dalam buku tersebut bersumber dari teks-teks Al-Qur’an, hadis dan yang
diajarkan para ulama dalam kitab-kitab salaf (klasik).
Buku ini nantinya akan diberikan kepada setiap
jemaah haji melalui Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji
(BPS-BPIH).( https://blog.gohajj.id/post/Kemenag-Keluarkan-Buku-Paket-Bimbingan-Manasik-Haji-dan-Umrah)
Lihat disini :







0 comments:
Post a Comment