bangsamandiri.com - Perubahan kebiasaan sehari-hari
dan pemilihan alat elektronik yang tepat bisa menekan anggaran untuk membayar
tagihan listrik. Simak kiat-kiatnya di sini.
Rekomendasinya, Perubahan kebiasaan memakai listrik
sekecil apa pun berkontribusi menekan tagihan listrik. Matikan perangkat
elektronik saat tidak dipakai, pilih perangkat bersertifikat hemat energi, dan
hindari memakai fitur stand by.
Poin-poin kunci:
1. Ganti
lampu bohlam/pijar dengan lampu yang lebih hemat energi, seperti CFL dan atau
LED.
2. Setiap
penurunan suhu AC 1 Celcius menaikkan 6% tagihan listrik.
3. Masak
nasi secukupnya sebelum makan, jadi tidak perlu membiarkan rice cooker selalu
menyala menghangatkan sisa nasi.
Setiap rumah tangga dapat berperan dalam mengurangi
pemakaian energi listrik melalui perubahan kebiasaan sehari-hari. Manfaat
penghematan energi listrik berupa tagihan listrik yang lebih rendah bisa
langsung dirasakan setiap rumah tangga.
Cara menghemat energi listrik berikut ini akan
membuktikan bahwa perubahan kebiasaan yang sering dianggap remeh pun bisa
membantu menekan konsumsi listrik di rumah. Anda juga akan mengetahui bahwa
perilaku hemat listrik tidak menurunkan kualitas hidup Anda dan bahwa
produk-produk hemat listrik di pasaran bisa menolong anggaran rumah tangga Anda
dalam jangka panjang.
Mengapa kita
harus menghemat energi listrik?
Sebagian besar listrik dihasilkan oleh bahan bakar
fosil. Karena ketersediaan bahan bakar jenis ini terbatas, maka ketersediaan
listrik pun terbatas. Sementara pembangkit listrik alternatif terus
dikembangkan di Indonesia, pembangkit listrik konvensional terus membakar bahan
bakar dan melepaskan emisi ke lingkungan.
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,
mengurangi 10% pemakaian listrik lebih mudah daripada memproduksi 10% energi
listrik baru yang memerlukan dana Rp450 triliun dan menimbulkan konsekuensi
lingkungan. Oleh karenanya, hemat energi listrik merupakan pilihan yang lebih
masuk akal diterapkan.
Cara menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari
Tips hemat listrik yang paling dasar ketika memakai
peralatan elektronik adalah sebagai berikut:
1.
Matikan saat tidak dipakai.
2.
Pilih perangkat yang bersertifikat hemat energi.
3.
Hindari meninggalkan perangkat dalam keadaan
stand by.
Solusi
perlakuan peralatan rumah agar kurangi penggunaan listrik
Lampu
Urutan jenis lampu dari yang paling boros sampai
yang paling hemat energi listrik: bohlam/pijar, compact fluorescent lamp (CFL),
light-emitting diode (LED). Untuk menghasilkan tingkat penerangan yang sama,
bohlam memerlukan hampir 10 kali lipat energi listrik lampu LED. Contohnya,
bohlam 60W setara dengan LED 7W. Harga lampu LED memang lebih tinggi, tetapi
jauh lebih menguntungkan dalam jangka panjang dan 40 kali lebih awet daripada
bohlam.
Bersihkan lampu secara berkala.
Beberapa titik penerangan berdaya rendah di satu
ruang lebih baik daripada satu titik berdaya besar. Cara ini juga lebih baik
bagi mata.
Di ruangan besar, hindari memusatkan kontrol semua
lampu pada satu sakelar agar Anda tidak perlu menyalakan semua lampu jika ingin
memakai hanya sebagian ruangan.
Kulkas
Pastikan pintu kulkas selalu tertutup rapat dan
hanya dibuka seperlunya.
Atur temperatur kulkas sesuai keperluan.
Hindari menjejali kulkas dengan terlalu banyak isi.
Hindari memasukkan makanan/minuman panas.
Letakkan kulkas jauh dari sumber panas dan tidak
terlalu mepet ke tembok agar sirkulasi udara di belakangnya lancar.
Bersihkan kondensor secara rutin.
Pendingin Ruangan (AC)
Tutup pintu dan jendela ketika AC menyala.
Semakin rendah suhu, semakin besar pula konsumsi
listriknya. Setiap penurunan 1 Celcius menaikkan 6% tagihan listrik. Usahakan
berada di kisaran 24-27 Celcius atau selisih tidak melebihi 5 derajat dibanding
suhu luar.
Pasang kaca film pada jendela.
Gunakan pengatur waktu otomatis.
Bersihkan AC secara berkala.
Pilih AC dengan kapasitas sesuai ukuran ruang.
Gunakan kipas angin atap untuk membantu meratakan
suhu.
Penanak nasi & penjerang air
Masak nasi secukupnya sebelum waktu makan, jadi
perangkat tidak perlu selalu menyala menghangatkan kelebihan nasi.
Masak air minum sekaligus banyak, tetapi hanya
masak air secukupnya untuk membuat kopi atau teh.
Mesin cuci & setrika
Cuci setumpuk pakaian sekaligus (bukan satu per
satu kecuali untuk bahan atau jenis tertentu) dan sesuai kapasitas mesin cuci.
Bersihkan bagian bawah dan penampung air pada
setrika uap secara rutin serta atur suhunya sesuai bahan pakaian.
Komputer
Komputer desktop mengonsumsi listrik 5 kali lebih
besar daripada laptop.
Pilih resolusi dan tingkat kecerahan rendah.
Gunakan wallpaper dan screen saver
Atur setelan waktu agar monitor mati otomatis
setelah beberapa saat tidak dipakai.
Gunakan satu perpanjangan kabel yang memiliki
sakelar sehingga mesin dan layar komputer, modem, printer, scanner, dan
pengeras suara bisa dimatikan hanya melalui satu sakelar. Anda tidak perlu
memakai fitur stand by.
Cermat Dan
Hemat Dalam Pemakaian Listrik
Cara-cara di atas merupakan beberapa alternatif
yang bisa diterapkan dalam tujuannya menghemat penggunaan listrik dan menghemat
biaya tagihan listrik. Mengingat bumi kita juga sudah cukup tua dan isu-isu
energi yang sedang gencar disuarakan, tidak ada salahnya kita turut
berpartisipasi dalam penghematan penggunaan energi listrik. Selain untuk
kepentingan anak cucu kita nantinya supaya bisa menggunakan energi-energi ini,
kita juga dibebaskan dari biaya tagihan yang membengkak dan bisa mengalokasikan
dana untuk kepentingan lain yang masuk dalam daftar prioritas kebutuhan harian
Anda.







0 comments:
Post a Comment