bangsamandiri.com - Sekarang ini, Anda harus bisa
berpikir cerdas untuk menghemat uang saat merawat mobil kesayangannya. Dengan
tujuan utama adalah agar tidak banyak mengeluarkan biaya perawatan. Selain itu,
dengan cara yang ekonomis berarti Anda dapat mengalihkan anggaran yang tersisa
untuk yang lain, tentu saja yang lebih bermanfaat.
Cara
yang dipakai jangan sampai mengorbankan mobil kesayangan Anda sendiri. Sebagai
contoh, mengganti sparepart second atau bekas yang sudah tidak berkualitas lagi
hanya karena alasan berhemat. Cara seperti itu malah sangat membahayakan mobil
Anda sendiri.
Pasalnya,
saat dikendarai di jalan tidak menutup kemungkinan mobil Anda akan bermasalah
gara-gara Anda mengganti sparepart tidak orisinil murah tersebut. Untuk lebih
jelasnya, Anda dapat membaca tips merawat mobil secara hemat berikut ini:
1.Jangan Membeli Aksesoris Mobil
Yang Sekiranya Tidak Dibutuhkan
Biasanya,
hal ini dilakukan oleh mereka yang memiliki anggaran uang berlebih, sehingga
agar mobilnya terlihat lebih mentereng dipasang berbagai aksesoris yang
sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Hal ini hanya akan memboroskan anggaran
saja, karena selain harga aksesoris yang cukup mahal juga membutuhkan perawatan
rutin. Sebaiknya, Anda membeli aksesoris atau perlengkapan yang menunjang
keselamatan saat berkendara di jalan raya.
2.Bingung Memilih Sparepart Mahal
Atau Yang Murah
Hal
ini memang sudah menjadi rahasia umum, terutama mereka yang memiliki anggaran
pas-pasan untuk merawat mobil. Tidak sedikit yang memutuskan membeli dan
memasang sparepart atau onderdil mobil yang harganya lebih miring daripada
harganya lebih mahal. Padahal, semua orang dan Anda sendiri juga mengetahui
bahwa harga onderdil yang murah pasti kualitasnya jauh di bawah onderdil yang
harganya lebi mahal.
Selain itu, onderdil berharga murah biasanya tidak
bertahan lama dan membuat kinerja mesin mobil juga tidak optimal. Oleh karena
itu, sebaiknya Anda membeli onderdil mobil yang harganya lebih mahal, tetapi
kualitasnya bagus dan tahan lama. Saat berkendara pun Anda dapat merasa aman
dan nyaman.
3.Merawat Mobil Secara Efisien Dan
Rutin
Dengan
melakukan perawatan atau servis berkala Anda dapat lebih menghemat biaya
perawatan mobil, dibandingkan masuk bengkel hanya saat mobil bermasalah saja.
Pasalnya, dengan menyervis secara rutin Anda dapat merawat seluruh bagian mesin
mobil, interior, dan eksterior secara keseluruhan. Pastikan montir kepercayaan
Anda yang menanganinya karena lebih mengetahui tentang kondisi mobil Anda.
Jangan memilih bengkel sembarangan di pinggir jalan. Sebaiknya, Anda memilih
memasukkan mobil ke bengkel resmi.
Meskipun tarif servisnya lebih mahal, tetapi
sudah terbukti terpercaya. Montir yang dipekerjakan pada bengkel resmi juga
sangat terlatih dan profesional. Selain itu, onderdil yang dipakai juga asli
dan sesuai dengan merek mobil yang Anda miliki. Dilihat dari keawetan,
kenyamanan, dan kemanan mobil, Anda tidak akan rugi merawat mobil dengan memilih bengkel resmi.
Sama
halnya dengan memiliki rumah, bisa memiliki mobil adalah sebuah kebahagiaan
tersendiri. Bukan karena mobil merupakan wujud dari harga diri seseorang
melainkan karena segala aktivitas kita bisa terbantu dengan memiliki mobil.
Berangkat kerja kita tidak perlu lagi nebeng teman atau mengejar angkutan umum
atau bahkan membayar mahal argo taksi ke kantor.
Bahkan jika tiba-tiba saja
keluarga membutuhkan sarana transportasi untuk mengangkut seluruh keluarga,
kita tidak perlu lagi ke rental mobil untuk bisa berkendara bersama keluarga. Namun,
memiliki mobil bukannya berhenti mengeluarkan biaya, melainkan awal dari kita
mengeluarkan banyak biaya.
4.Biaya Perawatan Mobil
Biaya
yang kita keluarkan bukan hanya untuk keperluan membeli bahan bakar untuk mobil
melainkan juga berbagai perawatan yang harus kita lakukan demi berjalan
mulusnya kendaraan kita. Perawatan ini bukan hanya dilakukan pada mesin namun
juga interior, bodi mobil dan juga ban.
Dan sifatnya perawatan ini harus
berkala mengingat mobil selalu kita pakai setiap hari. Untuk meminimalisir
biaya yang kita keluarkan dalam rangka melakukan perawatan berkala, hanya bisa
dilakukan dengan satu cara yaitu melakukan pemakaian mobil dengan cara yang
baik, terutama untuk ban mobil.
Ban
mobil ini adalah salah satu bagian mobil selain mesin yang paling sering harus
mendapatkan perawatan mengingat jalannya kendaraan kita ditopang olehnya.
Pemakaian mobil secara sembrono bisa membuat ban mobil kita mudah koyak dan
kita bisa celaka dibuatnya. Karena itulah diperlukan perawatan yang baik dan
benar untuk komponen vital ini supaya ban tetap dapat berfungsi dengan baik dan
maksimal. Kita pun bisa dengan aman dan nyaman berkendara dengan mobil kita.
5.Tekanan Udara
Tekanan
udara ban mobil harus dipastikan betul dengan kondisi kendaraan yang akan
melakukan perjalanan. Jika tekanan ban terlalu kecil maka bisa dipastikan ban
mobil kita akan cepat rusak. Namun jika tekanan terlalu besar, bisa jadi ban
akan koyak dan akan membahayakan keselamatan kita. Karena itu tekanan udara
yang pas harus menjadi prioritas utama kita saat berkendara.
6.Spooring dan Balancing
Spooring
dan balancing ini adalah cara yang dapat kita gunakan untuk menjaga kestabilan
ban mobil yang kita gunakan. Biasanya ban mobil yang sudah sangat sering
digunakan akan mudah berubah posisi dan ini akan menyebabkan ketidakstabilan.
Karena itu setiap pemakaian jarak tempuh 5000 Km, sebaiknya lakukan spooring
dan balancing untuk menjaga kestabilan ban mobil selama kita berkendara.
7.Berkendara dengan Baik
Berkendara
dengan santun, baik dan juga benar bukan hanya dapat memberikan kenyamanan bagi
pengendara lain di jalan melainkan juga untuk menjaga keselamatan kita. Selain
itu bekendara dengan baik dan juga benar akan membuat ban mobil kita awet.
Berkendara dengan baik dan benar dapat dilakukan dengan tidak mengurangi
kecepatan secara tiba-tiba, tidak melakukan rem mendadak dan meminimalisir
beban yang dimasukkan dalam mobil. Perilaku santun ini akan membuat ban mobil
kita selalu awet dan terhindar dari bahaya koyak di jalan yang akan membahayakan
pengendara dan juga penumpang.
Berikut Merawat Radiator Mobil Anda:
Sistem
pendingin mesin mobil sangat dipengaruhi oleh radiator mobil yang bersangkutan.
Oleh karena itu, secara umum baik tidaknya kondisi sebuah mobil dapat dilihat
dari kondisi radiatornya. Pasalnya, radiator mobil dapat membuat mesin mobil
lebih tahan lama karena tidak cepat panas.
Jika
sistem pendingin mesin bekerja normal,
berarti mesin mobil tersebut tidak cepat aus atau rusak. Untuk menjaga
dan merawat radiator mobil, Anda harus mengetahui terlebih dahulu fungsi dan
bagia-bagiannya. Dengan begitu, Anda akan lebih tahu mendetail dalam perawatan
radiator mobil.
a.
Fungsi Dan Bagian Radiator Mobil
Radiator
berfungsi sebagai penampung utama atau tempat cairan dalam sistem pendingin
mesin mobil. Oleh karena itu, kondisi radiator mobil harus selalu terjaga
dengan sempurna. Anda dapat membersihkan radiator baik dari sisi luar maupun
dalam.
Pada
bagian luar radiator, terdapat kisi-kisi yang merupakan jalur mengalirnya angin
yang dibutuhkan dalam sistem pendingin mesin. Jika Anda melihat di bagian
kisi-kisi tersebut kotor, maka dapat diindikasikan mengalirnya angin juga
terhambat, sehingga proses pendinginan tidak optimal. Oleh karena itu, Anda
harus membersihkannya.
Pakailah sebuah kuas berukuran sedang dengan serabut
yang lembut untuk membersihkan kisi-kisi dalam radiator. Selain itu, Anda dapat
menyemprotkan air bertekanan rendah pada bagian kisi-kisi. Namun perlu diingat,
jangan sampai membuat rusak kisi-kisi karena lapisannya memang cukup tipis.
Beberapa
bagian dari radiator mobil, antara lain selang radiator yang berfungsi sebagai
penghubung antara radiator dengan mesin. Selain itu, terdapat tutup dan klem
atau pengikat selang radiator. Dan tidak kalah pentingnya, yaitu fungsi kipas
pendingin dan pompa oli. Semua bagian dari radiator tersebut harus selalu
diperiksa secara rutin, sehingga Anda dapat menaiki mobil dengan tenang dan
nyaman.
b.
Pengkaratan Pada Radiator
Jika
radiator mobil Anda sudah berumur belasan bahkan puluhan tahun, berarti memang
keawetannya harus diacungi jempol. Biasanya, produk mobil-mobil keluaran tahun
lama masih memiliki mesin, terutama radiator yang tahan lama.
Namun
begitu, Anda tetap harus memeriksa apakah ada bagian yang berkarat atau tidak.
Pasalnya, karat dapat menghambat sirkulasi sistem pendingin mobil. Oleh karena
itu, Anda harus menguras air dalam radiator minimal setahun sekali untuk
mengantisipasi terjadi pengkaratan pada radiator mobil Anda.
Jika
Anda merasa awam untuk menguras radiator, sebaiknya diserahkan kepada bengkel
yang lebih berpengalaman saja. Apalagi, pada radiator yang sudah tahunan tidak
dikuras, sehingga membutuhkan penanganan yang lebih profesional agar tetap
bertahan lama.
Perlu Anda ketahui bahwa banyaknya kotoran yang terdapat dalam
jalur sirkulasi sistem pendinginan harus ditangani dengan hati-hati. Hal itu
dikarenakan tidak menutup kemungkinan saat proses pengurasan justru dapat
menyumbat beberapa saluran pendinginan, sehingga dapat mengakibatkan kegagalan
pada sistem pendinginan di radiator mobil Anda.
Berikut Cara Menghilangkan Karat Pada Mobil Anda:
Pada
musim hujan atau daerah yang dekat pantai tentu saja resiko timbulnya karat
pada mobil akan semakin besar, dengan hal tersebut tentu saja nantinya mobil
akan terlihat kusam, tidak menarik dan juga cacat.
Jika
tidak rutin merawat atau mencuci dengan menggunakan alat cuci mobil yang baik
tentu saja nantinya akan menimbulkan karat, karat sendiri sangat mengganggu
karena jika mobil berkarat, nantinya akan menimbulkan resiko keropos dengan
demikian mobil menjadi rusak dan tidak berfungsi.
Oleh
karena itu jika memang pada mobil sudah sedikit berkarat, ada baiknya jika
segera diatasi agar tidak menimbulkan masalah yang berkepanjangan. Dan untuk
mengatasi karat pada mobil memang dibutuhkan perawatan mobil yang sederhana dan
pada kali ini kita akan membahasnya. Dengan demikian tentu saja nantinya mobil
akan tetap terawat dengan bauk dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Untuk
melakukan perawatan mobil agar tidak mudah berkarat sendiri cukup sederhana
yaitu dengan selalu memperhatikan kebersihan dari mobil itu sendiri. Namun jika
mobil sudah mulai tampak berkarat, maka memang dibutuhkan beberapa tips. Adapun
beberapa tips menghilangkan karat pada mobil adalah sebagai berikut:
1. Yang pertama adalah gunakan sarung
tangan karet, masker yang khusus dan mampu melindungi dari debu dan juga serbuk
besi agar nantinya tidak masuk ke dalam paru – paru serta kaca mana yang khusus
untuk mengecat. Setelah itu pada daerah sekitar mobil lapisi dengan Koran agar
nantinya ruangan garasi tidak kotor, atau bisa juga dilakukan di luar garasi.
2. Kemudian pada bagian mobil yang
tidak berkarat tutupi dengan selotip khusus jangan menggunakan selotip biasa,
kemudian pada saat menutupi sekeliling karat mobil harus berhati – hati dan
pastikan untuk mengikuti alur dari body mobil itu sendiri. Setelah diditutup,
hapus cat yang ada pada sekitar karat dengan menggunakan dual action sander.
Dual action sander ini membantu untuk menghapus cat dengan baik, lalu gunakan
metal grinding wheel untuk menghilangkan karat yang memang sudah menempel dan
lakukan hal tersebut dengan hati – hati agar tidak merusak mobil.
3. Yang selanjutnya adalah untuk
menghilangkan partikel mikroskopi, gunakan cairan penghilang karat di daerah yang
terkena karat. Kemudian amplas pada daerah karat tersebut hingga bersih dan
mulus.
4. Lalu jika sudah, bersihkan daerah
yang sudah diamplas tersebut dengan kain lap dan pastikan bahwa sudah tidak ada
debunya, setelah itu semprotkan pelapis secara merata dengan tiga kali
semprotan, setelah itu diamkan hingga kurang lebih 12 jam agar semprotan
kering.
5. Setelah kering maka amplas kembali
daerah yang sudah diberikan pelapis tersebut dengan menggunakan amplas 400
basah, setelah itu cuci daerah tersebut dengan menggunakan air sabun dan bilas
serta keringkan dengan kain. Jika sudah, maka semprotkan cat dengan tipis dan
perlahan sampai dengan warna yang sama dengan body mobil. Dan yang terakhir
adalah polish pada setiap sisi cat agar nantinya bisa menyatu dengan cat yang
lama.
Cara Sederhana Merawat Mobil Seken Anda:
Mobil
pribadi hendaknya selalu dijaga dan dirawat sebaik mungkin karena jika sampai
kurang perawatan mobil tersebut akan merepotkan anda misal macet di tengah
jalan, mesin kurang bertenaga saat di tanjakan, fungsi mobil tidak berjalan
dengan baik seperti rem blong atau lampu tidak menyala, dan sebagainya.
Pastinya
anda tidak ingin kan mendapatkan masalah seperti itu ketika berada di jalan
sehingga perjalanan anda kurang nyaman dan juga membahayakan anda serta
penngguna jalan lain.
Untuk
kita perlu sekali untuk melakukan perawatan mobil dan tidak usah menunggu
sampai mobil terlihat rusak disamping itu lebih baik mencegah hal-hal yang
tidak diinginkan daripada menanggulangi saat terjadi adanya masalah pada mobil.
Berikut ini ada beberapa tips menarik untuk anda guna merawat mobil agar tetap
prima apalagi bagi anda yang membeli mobil seken yang rawan masalah.
1.Menservis Rutin dan Mengganti Oli
Mobil
Mobil
sendiri walaupun berwujud sebongkah mesin namun juga ibarat manusia kalau tidak
diberi perawatan pasti juga tidak akan berjalan dengan baik. Selayaknya
memeriksa kesehatan diri maka mobil juga perlu untuk diservis agar kinerja
mobil kembali fit.
Terutama
untuk mobil seken akan lebih baik jika dilakukan servis serta ganti oli setiap
sebulan. Untuk mobil keluaran tahun 2000 ke atas biasanya membutuhkan perawatan
yang tidak terlalu intensif namun untuk mobil tahun 2000 ke bawah maka anda
harus benar-benar memperhatikan benar kondisi mesin saat diajak jalan.
Gunakan
pula oli mesin yang direkomendasikan oleh bengkel mobil terkemuka dan kalau
bisa servis terus di bengkel terpercaya yang benar-benar bisa mengatasi masalah
dalam mobil anda.
2.Cek Aki dan Air Radiator
Meskipun
anda tidak mempunyai basic teknik otomotif misalnya maka jangan ragu untuk
belajar sedikit-demi sedikit mengenai mobil. Pastinya hal ini akan sangat
membantu anda saat muncul beberapa masalah dan paling tidak anda bisa menguasai
sedikit cara memperbaiki mobil seperti mengganti ban, mengecek Aki, dan air
radiator.
Saat
ada waktu luang seperti hari minggu misalnya lebih baik gunakan waktu anda
untuk belajar mengecek Aki terutama mobil yang menggunakan Aki basah. Pertama,
anda bisa mengecek seberapa tinggi air Aki saat itu dan lihat pula apakah Aki
anda masih normal atau tidak. Lihat juga kondisi Aki anda apakah masih baik
atau tidak dan misalkan ada kotoran kerak yang menempel sebaiknya segera anda
bersihkan agar tidak mengganggu kinerja pada Aki anda dan memperlama usia Aki
anda.
3.Periksa Bagian Eksterior Lain
Mobil Anda
Cek
juga bagian eksterior lain seperti wiper apakah masih berfungsi dengan baik
agar dikala hujan dapat bekerja selayaknya. Kemudian pada ban apakah masih
tebal dan cek berkala tekanan angin sebelum dibawa pergi untuk menghindari
bocor halus dalam perjalanan Anda.
Source:
merawatmobilanda.word








0 comments:
Post a Comment