![]() |
| Penyiraman Tanaman Hias |
Pengadaan area hijau juga membuat rumah tampak
lebih sejuk dan asri, sehingga penghuni semakin nyaman dan betah. Maka tidak
heran banyak orang yang pergi berbondong-bondong untuk membeli tanaman sebagai
cara menyulap rumah biasa menjadi mewah.
Namun ternyata tidak banyak orang tersebut yang
mengetahui bagaimana cara merawat tanaman hias yang baik dan benar. Padahal
proses perawatan tanaman sangatlah penting supaya tanaman tumbuh subur untuk
jangka waktu yang lama. Tapi tenang!
Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat
dilakukan berbagai cara merawat tanaman hias. Simak!
1.
Memilih
jenis tanaman
Untuk merawat tanaman hias agar tetap subur,
pertama-tama Anda perlu cermat memilih jenis tanaman yang akan digunakan. Anda
perlu menyesuaikan karakteristik tanaman tersebut dengan iklim hunian Anda
tinggal. Jangan sampai gara-gara perbedaan musim yang dimiliki, tanaman
tersebut malah mati dan tidak dapat tumbuh dengan baik.
Umumnya, tanaman di dalam ruangan pasti menggunakan
pot sebagai media tanam. Untuk itu sebelum ditanami bunga, buatlah tanah
didalam pot menjadi humus dengan cara memberikan pupuk kadang atau pupuk kompos
agar nutrisi tanah di dalam pot dapat memenuhi kebutuhan tanaman.
2.
Menentukan
media tanam
Setelah menemukan tanaman hias yang cocok, Anda
juga perlu memilih media tanam yang tepat. Apakah akan diletakan langsung di
tanah atau dengan menggunakan media pot. Orang-orang memang lebih cenderung
menggunakan pot sebagai media tanam.
Jika Anda juga memilih pot, maka Anda perlu
menyesuaikan besaran pot yang digunakan dengan jenis tanaman. Jangan sampai pot
terlampau lebih besar apalagi sampai kekecilan.
3.
Memberikan
pupuk
Pemberian pupuk pada tanaman adalah faktor yang
sangat penting. Sebab pupuk berpengaruh terhadap kesuburan tanaman hias Anda.
Terdapat dua pupuk yang perlu Anda gunakan, yakni pupuk utama atau dasar, serta
pupuk tambahan. Untuk pupuk utama Anda dapat menggunakan jenis pupuk organik
yang dicampur dengan tanah. Jika di rumah Anda terdapat lubang biopori, Anda
juga dapat menggunakan pupuk yang dihasilkan dari lubang tersebut. Sebab salah
satu manfaat lubang biopori adalah mengubah sampah menjadi pupuk. Sedangkan
untuk pupuk tambahan Anda dapat menggunakan pupuk kimia dengan kadar yang
disesuaikan.
4.
Menyiram
secara teratur
Tanaman memiliki ketergantungan terhadap air. Untuk
menjaganya tetap tumbuh subur dan juga berkembang, penyiraman rutin perlu
dilakukan setiap harinya. Namun jangan sampai air yang diberikan berlebihan
karena dapat membuat tanaman tersebut mati. Faktor yang paling penting dari
penyiraman tanaman adalah menjaga tingkat kelembaban tanaman tersebut.
Sudah menjadi hal lumrah bagi tanaman untuk
membutuhkan air agar tetap hidup. Air tersebut berfungsi untuk menjaga
kelembaban tanah dan membuat tanaman tidak menjadi kering. Namun ada satu hal
lagi yang perlu kamu perhatikan saat memberikan air kepada tanaman, jangan
biarkan air tergenang di dalam pot karena akan menyebabkan akar tanaman menjadi
busuk.
Untuk itu, kamu bisa menyiram bunga secara perlahan
saat pagi dan petang. Berikan intensitas yang sama setiap harinya untuk
menghindari air menjadi tergenang di dalam pot.
5.
Kelembaban
tanaman hias
Seperti yang sudah disinggung di point sebelumnya,
kalau kelembaban tanaman hias merupakan suatu faktor yang sangat penting. Cara
mengetahui tingkat kelembaban tanaman hias adalah dengan cara memperhatikan
warna tekstur yang terdapat pada tanaman hias di rumah.
Apabila daun terlihat layu dan berwarna cokelat
atau pun kuning, maka dapat disimpulkan tingkat kelembabannya tidak cukup.
Untuk mengatasi hal tersebut Anda dapat memindahkan tanaman hias pada area yang
lebih sejuk.
Inilah cara mudah merawat tanaman hias di dalam
rumah. Setiap tanaman memiliki kebutuhan suhu yang berbeda-beda. Oleh sebab
itu, lebih disarankan kepadamu untuk menanam bunga yang bisa hidup dengan suhu
ruangan, atau yang berkisar di 25°C. Hal ini bertujuan agar proses merawat
bunga menjadi lebih gampang.
Ada banyak sekali bunga yang bisa hidup dengan suhu
ini, seperti bunga Anggrek, Lili, Sirih Gading, dan lain sebagainya. Tinggal
kamu sesuaikan saja dengan seleramu.
Bila terjadi musim kemarau panjang yang menyebabkan
suhu menjadi tinggi, kamu bisa menggunakan pendingin ruangan agar bunga-bunga tersebut
tetap bisa bertahan dari hantaman suhu di luar ruangan.
6.
Penyiangan
tanaman hias
Penyiangan tanaman hias dilakukan untuk menjaga
kebersihan dan tampilan tanaman agar selalu indah. Penyiangan tanaman biasanya
dilakukan apabila salah satu daun terlihat layu dan menguning.
7.
Hama
tanaman hias
Hama merupakan salah satu musuh tanaman hias yang
wajib Anda waspadai. Hama yang biasa menyerang tanaman hias dapat berupa ulat
dan juga belalang. Pada dasarnya pencegahan dan cara mengatasi hama dapat
berbeda-beda pada berbagai jenis tanaman hias.
Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menyemprotkan
pestisida dalam dosis yang dianjurkan. Jangan sampai memberikan pestisida
secara berlebihan sebab dapat berdampak pada tanaman itu sendiri.
8.
Pemangkasan
tanaman hias
Memangkas tanaman hias penting dilakukan sebagai
salah satu cara merawat tanaman hias. Penanaman tanaman tentunya dimulai ketika
masih kecil. akan tetapi seiring perkembangan waktu, tanaman akan semakin
tumbuh dan berkembang. Mulai dari bunga, daun, batang dan juga akar.
Oleh karena itu Anda perlu menyesuaikan ukuran pot
dari waktu ke waktu. Pada saat proses pemindahaan tanaman ke pot baru, Anda
dapat memangkas beberapa akar yang membandel agar muat.
9.
Mengatur
pencahayaan tanaman
Meskipun terdapat beberapa macam tanaman yang tidak
kuat terhadap cahaya berlebih, namun sebagian besar tanaman tetap membutuhkan
sinar matahari. Agar tananaman tumbuh sehat, maka ia harus diletakkan pada
area-area yang mendapatkan sinar matahari cukup. Tidak terlalu banyak dan juga
tidak terlalu sedikit.
Tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk dapat
hidup. Namun saat berada di dalam ruangan, mereka akan kekurangan nutrisi dari
cahaya matahari karena terlindung oleh atap ataupun dinding ruangan.
Untuk itu, kamu perlu mengeluarkan tumbuhan ke luar
ruangan minimal 1 kali dua minggu agar kebutuhan cahaya matahari dapat
tercukupi.
Tapi saat diluar ruangan, hindari cahaya matahari
langsung, karena itu justru dapat merusak tanaman.
10. Menata
letak tanaman hias
Penataan tanaman hias ternya merupakan bagian dari
cara merawat tanaman hias itu sendiri. Supaya menghasilkan nuansa yang berbeda,
Anda dapat memadukan berbagai jenis tanaman dengan warna yang beraneka ragam.
Dengan begitu tampilan rumah Anda akan semakin asri dan indah dipandang.
![]() |
| Penataan Tanaman Hias Yang Asri |
Sebagai tambahan kegiatan, rawatlah tanaman hias
anda dengan mengganti pot secara berkala
Tanaman tidak bisa selamanya hidup di dalam pot
yang sama. Untuk itu, kamu perlu mengganti pot secara berkala sesuai dengan
perkembangan tanaman. Perhatikan ukuran pot saat menggantinya dengan yang baru,
pastikan pot tersebut memiliki ukuran yang lebih besar ketimbang pot yang
sebelumnya. Tujuannya agar akar tanaman memiliki ruang yang lebih untuk tumbuh.
Selain itu, pilihlah pot yang memiliki drainase air
yang bagus. Sebab tanpa drainase yang bagus, hanya akan membuat air tergenang,
dan akar tanaman menjadi busuk.
Dan jangan lupa,
membersihkan tanaman hias anda dari Debu, sebab debu atau kotoran yang
hinggap pada daun-daun tanaman dapat merusak keindahan bunga. Selain itu, debu
tersebut juga dapat masuk kedalam pori-pori daun, sehingga menghalangi proses
fotosintesis karena cahaya matahari terlahang oleh debu.
Bukan hanya itu saja, debu yang mengandung bahan
kimia juga dapat mengancam kelangsungan hidup dari tanamanmu. Karena itulah,
penting bagimu agar selalu membersihkan debu yang menggumpal di daun-daun b
nga.
Caranya sangat mudah, untuk membersihkan debu dari
tanaman, kamu bisa menyemprotkan air menggunakan sprayer tangan
Demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan
sebagai cara merawat tanaman hias. Selamat mencoba! (Source:
www.rumahlia.com/www. ilmubudidaya.com)









0 comments:
Post a Comment