Cara Menghindari Dasyatnya Sambaran Petir


bangsamandiri.com - Petir adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan. Beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar yang disebut guruh.

Petir terjadi karena adanya tarik-menarik antara muatan positif dan negatif di atmosfer yang mengakibatkan penumpukan energi listrik. Pemanasan dan pendinginan udara yang cepat ini menghasilkan gelombang kejut yang nantinya menghasilkan petir.

Jangan Meremehkan Petir
Dibawah ini Anda dapat menemukan bagaimana cara menghindari sambaran petir, Jangan meremehkan bahaya petir saat cuaca sedang buruk. Bahaya tersambar petir berakibat sangat serius mulai dari pingsan, terbakar hingga menyebabkan kematian.

Sumber terbaik Anda adalah selalu mendengarkan informasi cuaca. Radio cuaca portabel sangat berguna untuk kegiatan diluar ruangan. Jika Anda tidak memiliki radio prakiraan cuaca, usahakan selalu melihat prakiraan cuaca melalui internet, TV, radio lokal atau ponsel.

Berikut Cara Menghindari Sambaran Petir adalah:
1.      Jika Anda terperangkap di luar segera masuk ke dalam bangunan. Tidak ada tempat yang aman di luar. Larilah ke mobil atau bangunan yang aman setelah Anda mendengar guntur. Hindari gudang, gubuk atau kandang yang terkurung atau bangunan kecil lainnya di area terbuka, karena pada umumnya mereka tidak memiliki penangkal petir.

2.  Jika Anda berada di luar dan Anda punya tempat untuk berteduh, posisi jongkok dengan merapatkan ke dua kaki dengan tumit yang bersentuhan. Tutup telinga dengan sikut yang menyentuh lutut. Kemudian tundukan kepala serendah-rendahnya tanpa menyentuh tanah. Dengan cara itu, petir yang menyambar di dekat posisi akan mengalir ke dalam tubuh. Namun apabila ke dua tumit kaki terbuka petir akan meloncat ke dalam tubuh.

3.      Keluar dari air, kolam renang, jacuzzi dan jauhkan badan dari air. Berlindung di sebuah gedung tertutup, jendela ditutup. Air dan logam konduktor yang sangat baik mengalirkan arus listrik. Arus dari kilatan petir dengan dapat dengan mudah mengalir dengan jarak yg cukup jauh.

4.   Jangan lari atau dekat dengan sekelompok orang / gerombolan. Beri jarak 3-5 meter untuk menghindari lontaran energi jika ada petir.

5.      Di laut atau di pegunungan, singkirkan dan menjauh secepat mungkin dari benda-benda logam. Jika Anda sedang berkemah, alasi tubuh dengan ransel, matras atau bahan anti konduktor lain. Hal ini untuk menghindari tubuh agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

6.      Lepaskan dan jauhkan perhiasan dan aksesoris yang terbuat dari logam.

7.  Matikan dan jangan menggunakan telepon rumah. Penggunaan HP / telepon genggam atau komputer portabel hanya pada saat keadaan darurat saja. Pelindung atau penangkal petir elektronik tidak dapat melindungi dari serangan petir secara langsung. Cabut peralatan seperti komputer dan televisi.

8.  Jika Anda sedang mengendarai sepeda, menunggang kuda, bermain golf atau kegiatan luar lainnya, segera berhenti dan cari perlindungan.

9.   Pada umumnya, hindari dan jauhkan diri Anda dari semua benda yang “menunjuk ke langit” (pagar, tiang listrik, monumen…).

10. Hindari lapangan, sawah, taman, gazebo, tempat penggalian, garasi, pepohonan dan area yang tinggi, karena daerah ini bukan tempat penampungan energi listrik yang efektif, selama terjadinya badai petir. Karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.

Berhati-hatilah anda melakukan kegiatan diluar ruangan ketika musim hujan, sebab petir bisa datang atau muncul secara tiba-tiba, harap waspada lingkungan sekitar anda. Semoga selamat.
Source: pinterpandai.com
Share:

0 comments:

Post a Comment

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels