Pelajar Libur 14 Hari, Tapi Tetap Belajar Di Rumah

Belajar Di Rumah
BLORA - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo, resmi mengeluarkan Surat Edaran, untuk menunda pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah untuk SD dan Pra Ujian Semester untuk siswa SMP, dan meliburkan proses belajar mengajar di seluruh sekolah di Kabupaten Blora, termasuk PAUD dan TK, untuk mencegah penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

"Anak - anak diminta untuk belajar di rumah, selama 14 hari kedepan, sekarang hingga 31 Maret 2020, materi - materi diberikan melalui WhatsApp," ungkap Elly, orang tua dari Hatta dan Fajar, siswa SDI Baitunnur Blora.

Hatta dan Fajar, kedua kakak adik itu adalah siswa SD Islam Baitunnur, harus belajar di rumah, karena sekolahnya meliburkan, untuk mencegah penularan virus Corona, yang kini sedang mewabah di Indonesia. Dan harus ditangani dengan tepat dan cepat.

Anak - anak harus belajar di rumah, dan materinya akan dikirim ke WhatsApp grup ke orang tua siswa masing - masing.

"Jadi tetap ada proses belajar mengajar, di rumah, kami juga menghimbau agar anak - anak beraktifitas di rumah saja," pesan Guru Wali Kelas, melalui pesan beranting.

Selain sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah, Perguruan Tinggi juga dikabarkan untuk melakukan perkuliahan dalam jaringan (Daring). Hal itu disampaikan oleh salah satu  Dosen dari Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe (STTR) Cepu, Joko Handoyo.

"Mulai hari ini, hingga 2 Minggu kedepan, perkuliahan dilaksanakan melalui online, atau daring, mengikuti arahan dari Mendikti, dan Gubernur Jawa Tengah, untuk mencegah penularan virus Corona," ungkapnya melalui pesan daring. (SB)
Share:

0 comments:

Post a Comment

Terkini

500 Sedulur Sikep dari 6 Kabupaten di Jateng-Jatim Gelar Rembug Samin di Blora

BLORA - Sebanyak 500 orang Sedulur Sikep atau para pengikut ajaran Samin Surosentiko, dari 6(enam) Kabupaten yakni Blora, Kudus,...

Total Pageviews

Blog Archive

Hubungi Kami

foxyform

Labels