bangsamandiri.com - Pasangan
yang belum juga dikaruniai anak harus menyertakan deretan buah penyubur
kandungan berikut dalam menu makan sehari-hari. Bukan tanpa alasan, setiap jenis
buah yang bisa membantu cepat hamil ini kaya akan antioksidan, vitamin,
mineral, serta phytonutrient yang penting bagi kesuburan pria maupun wanita.
Jadi,
buah ini tidak hanya untuk penyubur kandungan saja, tetapi juga menyuburkan
'benih' yang akan 'ditanam' di dalamya. Setiap nutrisi yang akan kita bahas
nanti setidaknya akan bekerja dengan cara mempertahankan keseimbangan hormon
dan keseimbangan asam-basa yang bermanfaat bagi kesuburan.
Jadi
tunggu apalagi?! Selagi berusaha hamil, maka tingkatkan asupan deretan buah
penyubur kandungan berikut ini. Siapa tahu beberapa di antaranya adalah buah
favorit bunda.
Buah-buahan
yang memiliki efek sebagai penyubur kandungan:
1. Mangga
Mangga
kaya akan karoten, antioksidan dan nutrisi seperti vitamin C, tembaga, vitamin
B (termasuk B6 yang penting untuk kesehatan siklus haid), thiamine, riboflavin,
niasin, asam folat, vitamin E, potasium, serta magnesium.
Di
samping itu, buah bernama latin Mangifera indica ini juga merupakan sumber
serat, baik yang sifatnya larut maupun tak larut. Kelebihan mangga lainnya
adalah kandungan enzim proteolitiknya dapat mencerna protein dan enzim lain
sehingga memperbaiki sistem pencernaan. Dan bila kandungan vitamin A-nya dapat
menghindarkan tubuh dari infeksi, maka agen antikumannya bisa membunuh bakteri
penyebab diare.
Sangat
mudah sekali untuk menikmati buah penyubur kandungan ini. Selain dengan dimakan
langsung (lebih baik saat masih mentah), bunda juga bisa mengolahnya dalam
bentuk salad, sup dingin, acar nasi goreng, hingga minuman smoothie.
2. Pepaya
Tak
salah memang bila pepaya disebut sebagai buahnya para malaikat. Di samping
mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel telur dan sperma, buah ini
juga merupakan sumber karoten (vitamin A), vitamin C, asam folat, potasium,
serta serat. Pepaya juga mengandung vitamin E, antioksidan penting yang dapat
melindungi persatuan antara DNA sperma dan sel telur. Lebih dari itu, indeks
glikemik pepaya juga rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes juga.
Satu
nutrisi unggulan lain yang ada dalam pepaya adalah enzim papainnya yang
berfungsi sebagai pereda rasa sakit, pengencer darah/ antikoagulan, serta
antiradang. Bagi pasangan yang mengalami alergi tertentu, nutrisi dalam pepaya
ini juga dapat mendongkrak sistem kekebalan tubuh. Baik mentah maupun matang,
pepaya bisa dinikmati sebagai bagian dari salad, rujak, dan lain sebagainya.
3. Jambu biji
Siapa
sangka kalau buah yang termasuk dalam deretan superfood ini juga bisa
menyuburkan kandungan?! Tak hanya dipadati vitamin C saja, buah penyubur
kandungan satu ini juga mengandung likopen dan antioksidan. Seperti kita
ketahui bahwa vitamin C dapat mendongkrak sistem kekebalan tubuh, mengurangi
stres, memperbaiki pencernaan, serta melindungi DNA dari kerusakan.
Kandungan
mangan dalam jambu biji juga dapat membantu tubuh menyerap nutrisi penting dari
makanan. Selain itu, jambu biji juga bisa membantu tubuh untuk menghasilkan
energi. Kadar potasium dalam jambu biji bahkan setara dengan 1 buah pisang.
Jambu
biji juga dilengkapi folat, vitamin B3, B6, A, serta magnesium yang dapat
meningkatkan kesuburan. Kandungan seratnya yang tinggi baik untuk sistem
pencernaan, apalagi bijinya yang terbukti dapat mengatasi konstipasi. Bagi
mereka yang mengalami gangguan tiroid juga mesti sering makan jambu biji karena
buah ini mengandung mineral tembaga. Dan sama seperti pepaya, jambu biji juga
rendah indeks glikemiknya.
Daging
buah jambu yang lembut (kecuali biji dan serat bagian tengahnya) sungguh nikmat
bila dijus atau disajikan sebagai smoothie. Dan tentu saja salah satu isi salad
buah ini juga bisa dimakan dalam keadaan mentah.
4. Nanas
Nanas
diperkaya vitamin A, C, kalsium, fosfor, dan potasium. Salah satu buah penyubur
kandungan ini juga mengandung mangan, mineral penting yang memampukan tubuh
menyerap nutrisi penting dari makanan. Sebagai info tambahan saja, infertilitas
ternyata bisa jadi disebabkan karena rendahnya kadar mangan dalam tubuh.
Selain
itu, di dalam nanas terdapat bromelain yang tak hanya dapat membantu pencernaan,
tapi juga menurunkan radang dan bengkak penyebab masalah kesuburan. Bunda bisa
makan 1-2 potong nanas di antara jam makan, lakukan setelah ovulasi hingga
menstruasi agar tingkat keberhasilan implantasi lebih tinggi. Tidak perlu
berlebihan juga karena itu juga tidak baik. Baik mentah maupun matang, lebih
baik diamkan sejenak nanas dalam suhu ruang sebelum mengonsumsinya.
5. Alpukat
Walau
tidak rendah kalori, tapi buah penyubur kandungan berikutnya ini merupakan
sumber asam lemak tak jenuh tunggal (omega-9) yang baik untuk kesehatan maupun
perkembangan sperma dan sel telur. Jadi makan 1 buah alpukat setiap hari takkan
merusak diet. Malahan kandungan vitamin C-nya dapat menghindarkan sperma dari
kerusakan oksidasi.
Selain
itu, plant sterol di dalamnya juga terkenal dapat menghalangi penyerapan
kelebihan estrogon dan xenoestrogen. Dan berikut ini detil beragam nutrisi lain
(beserta manfaatnya) dari buah alpukat:
·
Vitamin
B - termasuk B6 yang dapat meregulasi produksi hormon
·
VitaminE
- dapat mestabilkan dan melindungi sel dari oksidasi
·
Potasium
- mengatur tekanan darah
·
Serat
dan rendah gula karbohidrat - aman untuk penderita diabetes dan PCOS (sindrom
polikistik ovarium).
Alpukat
juga bisa memperbaiki penyerapan karoten dari sumber makanan lain. Dan sudah
bukan rahasia lagi kalau alpukat juga mengandung folat, salah satu nutrisi
penting untuk kehamilan. Kulit alpukat yang berwarna hijau juga merupakan
sumber vitamin K, yang salah satu manfaatnya adalah mempertahankan keseimbangan
hormon. Karena hampir semua bagian alpukat bernutrisi, maka lebih baik bunda
memilih alpukat organik.
6. Jeruk
Kandungan
vitamin C yang tinggi dalam jeruk dapat membantu rilisnya sel telur dari
ovarium. Selain itu, jeruk juga dipadati potasium, kalsium, serta folat
(vitamin B6) yang dapat merangsang kehamilan karena membuat siklus ovulasi
lebih lancar. Paling tidak dalam sehari, makanlah 1 porsi jeruk apakah itu
grapefruit berukuran sedang, jeruk besar, atau sebutir kiwi.
7. Delima
Buah
penyubur kandungan ini sering dipakai sebagai simbol kesuburan pada zaman kuno.
Delima memang terkenal dapat mendongkrak libido, baik itu pada ayah maupun
bunda. Selain itu, buah yang kaya vitamin C ini juga mengandung antioksidan
lain (kadarnya bahkan 3 kali lebih tinggi ketimbang green tea), seperti
resveratrol.
Antioksidan
diperlukan tubuh untuk melindungi DNA dari kerusakan yang memicu terjadinya
malnutrisi dan keguguran. Di samping itu, delima juga bisa menurunkan radang
interlukin-1b (IL-1b) yang menjadi penyebab osteoarthritis, endometriosis,
penyakit autoimun, dll. Bila radang ini memburuk maka berarti risiko keguguran
semakin besar.
Lebih
dari itu, buah penyubur kandungan satu ini juga mengandung nutrisi yang penting
bagi kesuburan seperti vitamin A, E, B3, asam folat, potasium, dan serat.
Berbagai studi menunjukkan kalau delima tak hanya efektif mencegah gangguan
prostat dan kanker payudara, namun juga melindungi otak bayi baru lahir (jika
ibunya rajin makan/ minum delima selama hamil).
8. Pisang
Perempuan
yang siklus haidnya teratur biasanya lebih subur dan berisiko lebih kecil
mengalami komplikasi kehamilan. Sebab itu, bila bunda sedang berusaha punya
anak, maka rajinlah mengonsumsi pisang karena buah penyubur kandungan ini kaya
kandungan vitamin B6-nya. Tak hanya penting untuk melancarkan siklus haid,
nutrisi ini juga dapat meningkatkan kesuburan. Baca: Aneka Manfaat Buah Pisang
untuk Kesehatan dan Kecantikan
9. Berry
Baik
blueberry maupun raspberry, keduanya diperkaya antioksidan alami dan
phytonutrien antiradang yang dapat meningkatkan kesuburan pria maupun wanita.
Sama seperti jeruk, berry juga tinggi folat dan vitamin C sehingga bisa
membantu perkembangan janin. Sumber serat ini juga bisa membantu bunda yang
sedang diet, jadi jangan segan ngemil secangkir buah berry setiap harinya.
10. Buah Ara
Buah
ara kerap dipakai sebagai gambaran ovarium dan testis, sedangkan biji-biji di
dalamnya mirip dengan sel telur dan sperma. Tak heran kalau buah ini termasuk
salah satu buah penyubur kandungan. Namun tentu saja bukan penampakannya yang
menjadi dasar kenapa buah ara baik untuk kesuburan.
Selain
serat, buah ara juga kaya kalsium yang penting untuk menggiring keluar
kelebihan estrogen dan xenoestrogen dari sistem pencernaan sebelum itu diserap.
Daun ara juga dapat menurunkan insulin sehingga baik untuk penderita PCOS atau
perempuan yang tidak mengalami ovulasi.
Di
samping itu, buah ara terbukti dapat melindungi bunda dari kanker payudara,
merosotnya kepadatan tulang, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular.
Tak hanya sehat, citarasa buah ara juga lezat.
11. Kiwi
Bila
diamati, buah yang bentuknya lonjong dan ditumbuhi bulu inipun juga bisa
menjadi lambang ovarium dan testis. Sumber vitamin C dalam kiwi dapat
melindungi sperma dan DNA dalam sel telur dari oksidasi.
Selain
itu, kiwi juga merupakan sumber nutrisi penting lain seperti magnesium, mangan,
vitamin E, tembaga, potasium, dan serat. Tak hanya membantu mengontrol gula
darah (penting untuk penderita PCOS dan diabetes), namun buah ini juga bisa
menyehatkan usus besar sekaligus melindungi seseorang dari asma. Buah ini juga
kaya akan asam folat, baca: Segarnya 13 Buah yang Mengandung Asam Folat Berikut
Ini
Tidak
hanya buah, ada jenis makanan lain yang direkomendasikan: Makanan Penyubur
Kandungan yang Terbukti Efektif!
Itulah
tadi beberapa jenis buah penyubur kandungan yang tak hanya bercitarasa lezat,
namun juga bernutrisi tinggi. Jadi, sudahkah Anda mengonsumsinya hari ini?!
Source:
honestdocs.id








0 comments:
Post a Comment